Indramayu Gempar! Pria Ngamuk Bawa Golok di Minimarket, Pegawai Jadi Sasaran

investigasihukumkriminal – Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan aksi brutal seorang pria bersenjatakan golok menyerang pegawai minimarket di Alfamart Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Dalam video tersebut, tampak pelaku mengamuk di area kasir hingga menyebabkan sejumlah barang dagangan berserakan.
Peristiwa itu terjadi Jumat (31/10/2025) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/21/XI/2025/SPKT/Polsek Terisi/Polres Indramayu/Polda Jabar, pelaku berinisial K.A (39), warga Desa Karangasem, Kecamatan Terisi.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia menyebut pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari korban yang merupakan pegawai minimarket.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa peristiwa bermula saat korban mengantarkan obeng ke konter milik warga yang berada di depan Alfamart.

Saat itu korban dihampiri oleh pelaku K.A dengan berbicara “Maksude Priwen (Maksudnya bagaimana)” dijawab oleh korban “kita mah emong motor diselangi bae kuh karena nyelang kuh sue payah ngebaliknane (Saya tidak mau motor di pinjam terus, karena mengembalikannya lama)”.

Karena pelaku tidak terima akhirnya pelaku cekcok dan menjambak rambut korban dan pada saat bersamaan korban menangkis dengan tangan kanan setelah itu dipisah oleh kakaknya pelaku, namun pelaku berusaha menyerang lagi dengan pukulan tangan kanan mengenai mata sebela kiri korban setelah itu dilerai kembali oleh kakak pelaku setelah itu akhirnya bubar dan pelaku mengancam korban dengan kata kata “Mati Sira (Mati Kamu)”.

Berselang lima menit kemudian, pelaku datang lagi ke dalam Alfamart dengan membawa senjata tajam jenis golok untuk mencari korban.
Upaya penyerangan itu sempat dilerai oleh warga, namun pelaku tetap berusaha menyerang hingga rak rokok di area kasir roboh dan menimpa korban serta kasir kainnya. Barang-barang di dalam toko pun berjatuhan dan mengalami kerusakan.

Akibat peristiwa tersebut, korban dan pihak Alfamart mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp48.616.574.

“Kami menerima laporan dan langsung melakukan tindakan cepat. Pelaku berikut barang bukti berupa satu unit rak rokok beserta isinya sudah kami amankan,” ujarnya, Selasa (4/11/2025)

Setelah menerima laporan, lanjut Kapolsek, Unit Reskrim Polsek Terisi segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku berinisial K.A.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui seluruh perbuatannya.
Pelaku kini diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolda Jabar Raih Gelar Doktor Lewat Disertasi “Cerita dari Mesuji”, Paparkan Kondisi Polisi di Tengah Konflik

investigasihukumkriminal – Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan menjalani sidang disertasi berjudul ‘Cerita dari Mesuji: Studi Fenomeno logi tentang Menjadi Polisi di Daerah Konflik’ di Universitas Airlangga, Senin (3/11/2025). Irjen Rudi Setiawan dengan penuh percaya diri di hadapan para penguji yang hadir demi menyabet gelar doktor memaparkan tentang menjadi polisi yang profesional, bertanggung jawab, dan berintegritas di wilayah yang penuh masalah, kekerasan masyarakatnya meluas dan melembaga, hingga keberadaan polisi tak pernah diterima sepenuhnya.

Menurut Irjen Rudi, Mesuji merupakan nama yang bagi sebagian orang mungkin sekedar sebuah lokasi geografis di perbatasan Lampung dan Sumatera Selatan. Tetapi, bagi sebagian lain, Mesuji adalah ruang eksistensial di mana konflik agraria, trauma sejarah, dan pergumulan identitas sosial bersinggungan dalam keseharian dengan polisi dan warga.

Dia pun mencoba mengajak menelusuri fenomena menjadi polisi di sana lewat kacamata fenomenologi Edmund Husserl, yang mana bukan sekedar untuk memahami polisi sebagai profesi, melainkan sebagai kesadaran yang mengalami dunia hidupnya dalam situasi sosial yang kompleks dan penuh paradoks lebenswelt.

“Lebenswelt ini konsep dalam bahasa Jerman diterjemahkan sebagai lifeworld dalam bahasa Inggris atau dunia kehidupan dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada dunia pengalaman hidup sehari-hari yang diterima begitu saja, apa adanya, oleh individu,” ujarnya

Dia juga menambahkan, fenomenologi Edmund Husserl berangkat dari upaya kembali ke hal-hal itu sendiri alias back to the things themselves. Artinya, memahami pengalaman hakiki atau otentik sebagaimana dialami oleh subjek, tanpa prasangka, tanpa reduksi sosiologis atau psikologis yang terburu-buru.

“Dalam konteks Mesuji, dunia hidup polisi bukan semata dunia institusi, peraturan, atau hirarki. Mesuji adalah dunia konkret tempat mereka, para polisi, bangun pagi dengan kesadaran bahwa di luar pagar rumahnya, ada masyarakat yang mungkin melihatnya bukan sebagai pelindung, tapi sebagai bagian dari kekuasaan yang jauh, angkuh, berjarak, dan gagal memahami warga asli Mesuji sebagai entitas yang memiliki identitas partikular dengan kehormatan diri dan martabat,” ujarnya

Irjen Rudi juga dalam disertasinya menunjukkan polisi di Mesuji hidup di antara dua tarikan besar, yakni sebagai penegak hukum, simbol negara, dan pelaksana aturan di satu sisi dan di sisi lain sebagai individu yang bergulat dengan rasa sepi, terancam, ketakutan, keterbatasan sarana, tak terdukung, dan dilema moral dalam menghadapi masyarakat yang sering lebih percaya pada kekerasan daripada hukum.

“Kesadaran Polisi di Mesuji, mengarah pada masyarakat yang terbelah secara sosial sering atas dasar etnis dan klas sosial, pada klaim atas lahan yang diperebutkan oleh banyak pihak, pada para preman dan jaringan pengedar narkoba dan senjata api rakitan, para korporasi besar yang menguasai lahan, dan di antara yang lain pada sarana dan dukungan yang serba terbatas, serta sesekali pada kehilangan rasa aman di tengah ketegangan yang tak kunjung usai,” katanya.

Lebih lanjut, Irjen Rudi menyampaikan dalam perspektif fenomenologi, identitas bukan atribut tetap, melainkan konstruksi kesadaran yang terus berubah melalui interaksi dan refleksi diri.

“Tak ada yang tetap dalam identitas personal, identitas profesional, dan identitas sosial polisi yang menjalani hidup di Mesuji. Identitas personal polisi Mesuji tumbuh dari pengalaman keseharian yang sering penuh ambiguitas: di antara panggilan moral dan tekanan struktural; di antara rasa ingin melayani dan rasa ditolak, tak dipercaya, dan tak berdaya. 

Dalam diam di Mesuji yang terpencil itu, identitas personal polisi bukanlah seragam atau pangkat, melainkan rasa tanggung jawab yang mengakar pada pengalaman batin: ‘saya ada karena tugas, tetapi tugas itu juga menguji siapa saya sebenarnya’,” katanya.

Sementara itu, identitas profesionalnya Irjen Rudi menyebut dibentuk oleh norma institusional: aturan, pelatihan, dan etika kepolisian. Namun di Mesuji, norma itu sering harus diterjemahkan secara kontekstual. 

Sedangkan identitas sosial polisi di Mesuji, terbangun dalam relasi yang penuh ketegangan dengan masyarakat. Polisi di Mesuji bukan hanya representasi negara, tetapi juga figur ambivalen kadang dilihat sebagai pelindung, kadang sebagai penjaga kepentingan entitas luar, entitas asing.

“Ketika seorang polisi berhadapan dengan seorang warga asli Mesuji Wong Tobo yang menggantungkan hidupnya pada sebidang tanah yang dianggap “milik negara”, dia sesungguhnya berhadapan dengan cermin dirinya sendiri.   
Dalam momen itu, dunia hidupnya menampakkan wajah paling jujur dari realitas sosial di Indonesia: ketimpangan, alienasi, dan pencarian rumit tentang legitimasi moral,” katanya

Pria Asal Temanggung Ditangkap Usai Bunuh Kekasih Gelap di Purbalingga

Purbalingga , investigasihukumkriminal – Seorang pria asal Temanggung, Jawa Tengah, bernama Gunarto, ditangkap aparat Polres Purbalingga setelah diduga melakukan pembunuhan berencana terhadap seorang wanita berinisial I.S di sebuah kontrakan kawasan Wirasana, Kabupaten Purbalingga.(03/11)

Peristiwa tragis itu terjadi setelah hubungan asmara terlarang antara keduanya memicu konflik. Korban diketahui masih berstatus istri sah orang lain, sementara pelaku dilaporkan diliputi rasa cemburu dan sakit hati.

Menurut hasil penyelidikan, Gunarto sempat kembali ke Temanggung. Namun, karena dilanda emosi, ia kembali ke Purbalingga dengan niat menghabisi korban. Aksi itu dilakukan di kontrakan tempat I.S tinggal. Usai kejadian, pelaku melarikan diri ke Temanggung untuk bersembunyi.

Tim Resmob Polres Purbalingga bergerak cepat melakukan pelacakan. Dalam waktu singkat, keberadaan pelaku berhasil diketahui dan ia ditangkap tanpa perlawanan.

Kapolres Purbalingga, AKBP Ahmad Akbar, menyampaikan apresiasi atas kinerja tim di lapangan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Kompol Siswanto menegaskan, “Motif utama pelaku adalah persoalan asmara yang bercampur dengan rasa cemburu. Saat ini pelaku sudah diamankan dan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.”

Kasus ini menjadi perhatian publik karena memperlihatkan bagaimana konflik pribadi dapat berujung pada tindak pidana berat. Aparat mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan persoalan secara bijak dan menghindari tindakan kekerasan.

Laporan : Junaedi Kabiro Purbalingga

Polda Jabar Lakukan Langkah Mitigasi Kecelakaan Lalu Lintas di Cianjur

investigasihukumkriminal – Kendaraan tangki bermuatan bensin pertalite terbakar di Pasirhayam, Cianjur, Sabtu (1/11/2025) pukul 21.48 WIB. Tangki Pertamina ini melaju dari arah Bandung menuju Sukabumi dan saat menempuh tikungan Perintis Kemerdekaan, di depannya ada kendaraan truk mobil yang membawa Aqua grosir Yul Pasirhayam.

“Truk tangki kaget dan mengerem mendadak. Kemudian, kendaraan tangki ini tergelincir dan terguling ke kanan sehingga bahan bakar Pertalite tumpah ke jalan dan masuk gorong-gorong yang mengakibatkan kebakaran dan menyambar pos polisi 10 cepu juga membakar beberapa mobil kendaraan Patwal Polres Cianjur dan mobil derek,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan S.I.K., M.H , Minggu (2/11/2025).

Polisi pun memintai keterangan dari sejumlah saksi, seperti warga setempat, sopir truk ekspedisi Aqua, dan tukang ojeg.

Kabid Humas Polda Jabar menambahkan, tempat yang terdampak, antara lain pos polisi 10. C beserta empat unit kendaraan patwal (terbakar), grosir Yul yang dimiliki H Yulwarman (terbakar), fotokopi Pelangi (terbakar), toko mainan (terbakar), cahaya selatan gorden, mesin e-tilang, dan gardu listrik.

“Untuk korban tak ada yang meninggal hanya luka-luka, seperti sopir tangki yang mengalami luka patah kaki, karyawan Yul bernama Ripan (18) yang mengalami luka bakar dan dibawa ke RSUD Cianjur. Untuk kerugian dan korban masih dalam pendataan,” katanya.

Kombes Hendra menegaskan, api pertama muncul dilihat oleh saksi di selokan pinggir jalan depan Toserba Selamat dan merembet ke arah tangki juga sekitar lokasi yang ada aliran BBM sehingga membakar beberapa tempat termasuk pos polisi itu.

“Pematik sumber api belum diketahui sehingga membesar. Sampai pukul 01.00 WIB masih berlangsung pemadaman tangki BBM dan gedung Yul grosir oleh tim pemadam dan kendaraan AWC Shabara Polres Cianjur,” ujarnya.

Polda Jabar Bersama BPBD dan TNI Siaga Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor

investigasihukumkriminal – Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi akibat perubahan cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat.

Memasuki musim penghujan, sejumlah wilayah di Jawa Barat berpotensi mengalami bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Menyikapi hal tersebut, Polda Jabar bersama instansi terkait seperti BPBD, TNI, serta pemerintah daerah melakukan langkah-langkah antisipatif guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menginstruksikan seluruh jajaran Polres dan Polsek untuk siaga dan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menghadapi potensi bencana.

“Polda Jabar bersama jajaran terus berkoordinasi dengan BPBD dan unsur Forkopimda dalam pemetaan wilayah rawan bencana serta menyiapkan personel dan peralatan tanggap darurat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi cuaca dari BMKG dan tidak abai terhadap peringatan dini,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

Lebih lanjut, Kabid Humas menambahkan bahwa kepedulian dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah jatuhnya korban maupun kerugian akibat bencana.

“Kami mengajak masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan, seperti membersihkan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan. Bila terjadi bencana, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” tambahnya, Minggu (2/11/2025)

Melalui langkah- langkah antisipatif tersebut, Polda Jabar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Jawa Barat.

Pabrik Tekstil PT Mastex Jaya Lestari di Cikancung Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan

investigasihukumkriminal – Sebuah peristiwa kebakaran hebat melanda PT Mastex Jaya Lestari yang berlokasi di Kp Cilulumpang, Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, pada hari Minggu, 2 November 2025. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.S.I.K., M.H mengatakan bahwa
menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat berupa percikan api di bagian atas blower. Percikan tersebut dengan cepat menyebar dan merambat ke bagian atas pabrik.

Saksi sempat mencoba memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun upaya tersebut tidak berhasil menjinakkan api.

Api pun semakin membesar dan dengan cepat melahap gedung HJL serta gudang benang di kompleks pabrik tersebut. Meskipun kobaran api cukup besar dan meluas, dilaporkan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam insiden kebakaran ini.

Terkait peristiwa ini, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut. “Kami telah menerima laporan mengenai kebakaran di PT Mastex Jaya Lestari di Cikancung, Kabupaten Bandung, sore hari ini. Puji syukur, informasi awal yang kami terima menyebutkan tidak ada korban jiwa atau pun korban luka-luka dalam musibah ini,” terang Kombes Pol Hendra Rochmawan kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa saat ini, tim pemadam kebakaran masih berjibaku melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyisakan bara.

“Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Kepolisian masih di lokasi untuk menangani sepenuhnya. Fokus kami saat ini adalah pendinginan dan mengamankan area. Untuk penyebab pasti dan kerugian materil masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian,” tuturnya.

Perkembangan lebih lanjut mengenai penyebab dan total kerugian material akan segera dilaporkan kembali seiring proses penyelidikan yang berlangsung.

Polres Priok Layani & Amankan Akses Wisata Kepulauan Seribu di Dermaga Kali Adem Muara Angke

Jakarta , investigasihukumkriminal – Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berlibur menuju Kepulauan Seribu, Personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa di bawah jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan pengamanan di Dermaga Dinas Perhubungan (Dishub) Kali Adem, Pelabuhan Muara Angke.

Kegiatan pengamanan ini berlangsung dipimpin langsung oleh Kanitbinmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa Iptu Mashudi dengan kekuatan delapan personel yang tergabung dari fungsi Lantas, Samapta, Polsubsektor, serta Bhabinkamtibmas.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan beberapa kegiatan penting, antara lain: Pengaturan lalu lintas (lalin) dari pintu masuk Muara Angke hingga ke area Dermaga Dishub Kali Adem guna memastikan kelancaran arus kendaraan dan pejalan kaki.

Pelayanan dan pengamanan wisatawan, termasuk pengawasan terhadap tiket serta barang bawaan penumpang di pintu masuk dermaga.

Memberikan imbauan keselamatan oleh Bhabinkamtibmas Muara Angke Aipda Afandi kepada para wisatawan agar selalu menggunakan life jacket, menjaga anak-anak selama perjalanan, tidak merokok di atas kapal, serta mematuhi seluruh aturan keselamatan pelayaran.

Bhabinkamtibmas juga memberikan himbauan kepada nahkoda dan kru kapal untuk memastikan seluruh peralatan keselamatan berfungsi dengan baik serta tidak melebihi kapasitas penumpang.

Selain itu, Iptu Aguk dan Iptu Fritz turut membantu wisatawan dan penumpang menaiki kapal dengan tertib dan aman.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Dermaga Kali Adem Pelabuhan Muara Angke berjalan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun hambatan berarti.

Kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pariwisata Kepulauan Seribu agar berjalan aman dan nyaman.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik.Senin (03/11).

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas wisata yang menjadi salah satu potensi unggulan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Kapolres.

Reaksi Cepat Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Evakuasi Pohon Tumbang di Sumedang

investigasihukumkriminal – Hujan deras dari sore yang melanda wilayah Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, mengakibatkan banyak pohon bambu tumbang dan menutupi badan jalan di Desa Cipanas. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di lokasi sempat terhenti total karena kendaraan tidak dapat melintas, Sabtu (1/11/2025)

Mengetahui hal tersebut, Tim SAR Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pengecekan dan evakuasi pohon – pohon tumbang tersebut. Dengan peralatan SAR yang lengkap, tim langsung melakukan pemotongan batang dan ranting pohon yang melintang di tengah jalan.

Dalam proses evakuasi, Tim SAR Satbrimob Jabar bekerja sama dengan personel TNI dan warga setempat. Kolaborasi yang solid ini membuat proses pembersihan berjalan cepat dan aman, sehingga akses jalan kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dengan lancar.

“Reaksi cepat dari anggota di lapangan merupakan bentuk nyata kehadiran Brimob untuk masyarakat. Kami selalu siap siaga memberikan bantuan dalam situasi darurat, terutama yang berkaitan dengan keselamatan warga dan kelancaran aktivitas masyarakat,” ujar Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K.,Minggu (2/11/2025)

Dansat Brimob Polda Jabar juga menambahkan bahwa kesiapsiagaan personel Brimob merupakan bagian dari tugas kemanusiaan yang selalu diutamakan, terutama dalam menghadapi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat.

Dengan sigap dan tanggapnya personel di lapangan, Satbrimob Polda Jabar kembali menunjukkan komitmennya sebagai satuan elit Polri yang selalu hadir membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan.

Sosialisasi Proyek Perubahan Kepada Serdik Sespimmen Polri, Strategi Pengembangan Knowlege Manajemen Sistem di Lemdiklat Polri Dukung Pengentasan Kemiskinan

Bandung, investigasihukumkriminal – Penelitian Polisi dalam mendukung program Nasional dalam pengentasan kemiskinan yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo, KBP Dudung Adijono SiK, MM sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional TK 1 Lembaga Administrasi Negara Angkatan ke 64 Tahun 2025 membuat terobosan dan inovasi sebagai kontribusi Polri dalam mendukung pengentasan kemiskinan telah dituangkan dalam sebuah Proyek Perubahan yg diberi judul “Strategi Pengembangan Knowlege Manajemen Sistem (KMS) Di Lemdiklat Polri Untuk Mendukung Pengentasan Kemiskinan”.

Kombes Pol Dudung mengatakan KMS ini adalah sebuah platform digital yang merupakan sebuah sistem pengetahuan terpadu di Lemdiklat Polri yang berfungsi sebagai pusat dokumentasi, kolaborasi dan inovasi yang mendukung efektivitas pendidikan dan pelatihan berbasis data serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.

“Sistem ini akan memperkuat kompetensi kepemimpinan digital, kemampuan inovasi, literasi data dan ketrampilan mengelola perubahan dan Sistem ini mengkolaborasikan pengetahuan – pengetahuan yang ada di lembaga lain seperti Kemensos, Kementan dan Lembaga pendidikan yang sudah ada kerja sama.” Ujarnya, Sabtu (1/11/2025)

Dengan adanya KMS ini tidak hanya memberikan manfaat bagi internal Polri tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung agenda RPJMN 2025-2029 terkait pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan melalui penguatan kapasitas SDM dan kolaborasi lintas sektor. Dan KMS ini bisa diakses oleh masyarakat sebagai informasi program kemiskinan yang lebih baik, percepatan pengentasan kemiskinan melalui program berbasis data dan peningkatan literarasi sosial ekonomi.

Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Korban Difabel

investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menginformasikan bahwa Unit IV PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Garut berhasil mengamankan satu orang tersangka tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang perempuan difabel di wilayah Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut.

Penangkapan terhadap pelaku berinisial A (51), Kecamatan Mekarmukti, dilakukan pada Jumat (31/10/2025) sekitar pukul 20.00 WIB, setelah penyidik memperoleh bukti yang cukup terkait laporan dugaan kekerasan seksual yang terjadi pada 15 Agustus 2025.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., MH menjelaskan bahwa korban merupakan perempuan berinisial N (23) yang diketahui dalam kondisi tidak dapat berjalan (difabel).

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka diduga memanfaatkan kondisi korban untuk melakukan perbuatan tidak senonoh di rumah korban.” Ujarnya, Minggu (2/11/2025)

“Pelaku sudah kami amankan dan dilakukan penahanan di Mapolres Garut. Saat ini penyidik tengah melengkapi berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim.Polres Garut AKP Joko Prihatin,

Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 6 huruf c jo Pasal 15 huruf a dan huruf h Undang- Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan Pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa pakaian korban, sementara penyidik juga telah melakukan koordinasi dengan pihak medis dan lembaga pendamping untuk memberikan perlindungan psikologis terhadap korban.

Polres Garut menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta mengimbau masyarakat untuk berani melapor apabila mengetahui atau mengalami tindakan serupa.