Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Simulasi Pemadaman Api, Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Hadapi Aksi Unjuk Rasa

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Simulasi Pemadaman Api, Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Hadapi Aksi Unjuk Rasa

investigasihukumkriminal JAKARTA – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel menghadapi potensi gangguan keamanan saat aksi unjuk rasa, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar simulasi pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Mako Polres Pelabuhan Tanjung Priok, (29/10/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasydin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., serta dihadiri Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K.; Kabagops AKP Tri Widayat, S.H.; dan Kasatsamapta AKP Aries Arianto, S.H.

Simulasi ini difokuskan pada penanganan awal kebakaran yang berpotensi terjadi akibat pembakaran ban bekas oleh massa aksi. Dalam kegiatan tersebut, personel diberikan pemahaman mengenai pengenalan peralatan pemadam kebakaran, tata cara penggunaan APAR, serta praktik pemadaman api dengan tetap mengutamakan prosedur keselamatan.

Melalui simulasi ini, personel dilatih untuk bertindak secara cepat, tepat, dan terukur dalam menghadapi situasi darurat. Kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu mencegah api meluas, meminimalkan risiko kebakaran, serta melindungi keselamatan personel maupun masyarakat di sekitar lokasi aksi.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasydin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pengamanan unjuk rasa yang aman dan kondusif.

“Melalui kegiatan simulasi ini, kami ingin meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan personel dalam menghadapi potensi kebakaran, khususnya akibat pembakaran ban bekas saat aksi unjuk rasa. Personel harus mampu melakukan penanganan awal secara cepat, tepat, dan terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan,” demikian pesan yang ditekankan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan personel dalam mengantisipasi berbagai potensi risiko di lapangan. Dengan demikian, pelaksanaan tugas pengamanan diharapkan dapat berjalan secara profesional, humanis, serta sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Secara keseluruhan, kegiatan simulasi pemadaman api berlangsung aman dan kondusif. Melalui latihan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berupaya memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi situasi darurat guna mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel demi mewujudkan pengamanan yang aman, tertib, dan kondusif.

Polda Metro Jaya Apresiasi Aksi Damai di Jakarta, Arus Lalu Lintas Kembali Normal

Polda Metro Jaya Apresiasi Aksi Damai di Jakarta, Arus Lalu Lintas Kembali Normal

investigasihukumkriminal JAKARTA – Polda Metro Jaya mengapresiasi masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib di sejumlah titik Jakarta, Rabu (28/10/2026). Kepolisian mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga ruang publik agar kegiatan penyampaian pendapat dan aktivitas masyarakat lainnya dapat berjalan dengan aman.

Selama kegiatan berlangsung, Polda Metro Jaya bersama TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) memberikan pelayanan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan secara situasional untuk membantu kelancaran mobilitas warga.

Seiring berakhirnya kegiatan penyampaian aspirasi, arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi dilaporkan telah kembali normal berdasarkan informasi TMC Polda Metro Jaya. Masyarakat dapat kembali melintasi kawasan tersebut dan menjalankan aktivitasnya seperti biasa.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penyampaian pendapat merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati. Di sisi lain, keselamatan peserta aksi maupun masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari tetap menjadi perhatian bersama.

“Aspirasi masyarakat harus tetap mendapat ruang, sementara keselamatan dan kepentingan bersama juga kita jaga. Inilah semangat Polisi Bersama Masyarakat untuk saling menghormati hak dan menjaga ruang publik,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).

Kombes Pol Budi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang mengalami gangguan perjalanan selama kegiatan berlangsung, khususnya para pekerja dan pengguna jalan yang terdampak pengaturan lalu lintas.

Ia turut mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas umum dan saling menghormati hak pengguna ruang publik, termasuk warga yang bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas lainnya.

“Ruang publik adalah milik kita bersama. Ada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, ada pula yang bekerja, bersekolah, dan beraktivitas. Semua memiliki hak yang harus kita hormati,” pungkasnya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Pimpin Pengecekan Kesiapsiagaan Personel Pelayanan Aksi Unjuk Rasa

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Pimpin Pengecekan Kesiapsiagaan Personel Pelayanan Aksi Unjuk Rasa

investigasihukumkriminal JAKARTA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) melaksanakan monitoring dan pengecekan penempatan (ploting) personel yang bertugas dalam rangka pelayanan dan penyekatan massa aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memastikan seluruh personel yang telah ditugaskan melalui surat perintah berada di lokasi penempatan masing-masing serta menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain melakukan pengecekan personel, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok juga melaksanakan strong point di Simpang Pos 9. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan anggota, menjaga kelancaran arus lalu lintas, serta memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Pengecekan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok tanggal 27 Oktober 2026 tentang pelayanan dan penyekatan massa aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dalam pelaksanaannya, pengecekan dilakukan di delapan titik penempatan personel, yakni Pos 1, Pintu Pos 8, Pos 9, Indonesian Power, Terminal Penumpang Pelni, Pertamina LPG, Pertamina Digul, dan Vopak.

Berdasarkan hasil pengecekan, dari total 40 personel yang terploting, sebanyak 38 personel hadir di lokasi penugasan. Sementara itu, dua personel tercatat sedang melaksanakan dinas di Polda Metro Jaya, masing-masing dari fungsi Binmas dan Reskrim.

Secara umum, personel yang bertugas di sejumlah titik pengamanan terpantau siap melaksanakan tugas sesuai dengan penempatan yang telah ditentukan. Situasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok selama kegiatan berlangsung terpantau aman, terkendali, dan kondusif.

Melalui kegiatan monitoring dan pengecekan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mendukung pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Pengecekan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapsiagaan personel di setiap titik penugasan, sehingga pelaksanaan pelayanan dan pengamanan aksi unjuk rasa dapat berjalan optimal serta situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Laksanakan, Pelayanan Dan Pengamanan Embarkasi KM Kelimutu Tujuan Pontianak, 424 Penumpang Terlayani Aman dan Tertib

investigasihukumkriminal JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui personel Polsubsektor Pelni melaksanakan Pelayanan, pengamanan dan pengawasan proses embarkasi penumpang KM Kelimutu tujuan Pontianak pada Selasa (27/10/2026)

Kegiatan berlangsung di area terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok dengan jumlah penumpang yang naik ke kapal sebanyak 424 orang.

Pelayanan dan Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian proses embarkasi berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada para calon penumpang sebelum keberangkatan kapal.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsubsektor Pelni melakukan pengamanan di pintu masuk ruang tunggu terminal serta memberikan imbauan kepada calon penumpang agar senantiasa memperhatikan keselamatan. Penumpang juga diarahkan untuk memasuki ruang tunggu secara tertib dengan mengantre satu baris dan menjaga jarak.

Selanjutnya, petugas melakukan pengawasan terhadap pergerakan penumpang menuju kapal serta mengarahkan penumpang untuk memasukkan barang bawaan ke dalam mesin pemindai X-ray guna memastikan tidak terdapat barang terlarang. Selain itu, pemeriksaan tiket atau boarding pass juga dilakukan sebelum penumpang naik ke atas kapal.

Berkat kesiapsiagaan personel di lapangan, seluruh rangkaian pengamanan dan pemeriksaan embarkasi KM Kelimutu tujuan Pontianak berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya barang terlarang maupun kejadian menonjol (nihil).

Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut, sehingga proses keberangkatan penumpang di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan kondusif.

Warga Lansia Tinggal di Rumah Nyaris Rubuh Masuk Desil 7 dan Tak Pernah Terima Bansos, Kebijakan Sensus Pemerintah Disorot

Draft Berita: Warga Lansia Tinggal di Rumah Nyaris Rubuh Masuk Desil 7 dan Tak Pernah Terima Bansos

investigasihukumkriminal CIANJUR – Kondisi memprihatinkan kembali ditemukan di Kampung Asem, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Sebuah rumah warga mengalami kerusakan parah dengan lantai bilik bambu yang jebol, rapuh, serta atap yang nyaris ambruk, mengancam keselamatan penghuninya setiap saat.

Di tengah kondisi bangunan yang sangat tidak layak huni tersebut, pemilik rumah yang merupakan seorang wanita lanjut usia (lansia) justru tercatat masuk dalam kategori desil 7. Ironisnya, meski berada dalam kondisi ekonomi yang memprihatinkan dan tinggal di tengah ancaman reruntuhan, ia dilaporkan belum pernah mendapatkan bantuan sosial (bansos) sama sekali.

Kritik Tajam Terhadap Validitas Data Sensus

Kasus ini menjadi kritikan pedas bagi pemerintah, khususnya terkait pelaksanaan pendataan sensus ekonomi. Perubahan status desil yang dinilai berubah drastis di lapangan kini banyak dipertanyakan oleh masyarakat.

Publik menuntut pertanggungjawaban pemerintah dan instansi terkait mengenai bagaimana para petugas mendata di lapangan. Dengan anggaran dan alokasi gaji besar yang diberikan kepada petugas sensus, faktanya masih banyak warga miskin yang luput atau justru salah dikategorikan, yang seolah-olah menunjukkan ketidakbecusan serta lemahnya pengawasan dalam proses validasi data warga yang benar-benar membutuhkan.

Warga dan keluarga korban bersama perangkat setempat sangat berharap adanya evaluasi total terhadap sistem pendataan ini, sekaligus mendesak pemerintah daerah mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga Bupati Cianjur untuk segera turun tangan memberikan bantuan nyata bagi perbaikan rumah warga tersebut.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung Atur Lalu Lintas Muara Angke dan Berikan Motivasi Pendidikan kepada Siswa SMPN 261

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung Atur Lalu Lintas Muara Angke

invesitigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka mendukung Program Prioritas Kapolri, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., turun langsung melaksanakan pengaturan arus lalu lintas pagi di kawasan Muara Angke, sekaligus menggelar program Quick Wins Polisi Peduli Pendidikan di SMP Negeri 261 Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (26/10/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan 10 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek Kawasan Sunda Kelapa.

Dalam pelaksanaan pengaturan lalu lintas, Kapolres bersama pejabat utama (PJU) dan personel kepolisian melakukan pengaturan kendaraan di pertigaan Pasar Jaya Muara Angke dan Jalan Komplek Bermis. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, mengurai kemacetan, serta memastikan kelancaran aktivitas masyarakat pada jam sibuk pagi hari.

Kehadiran personel kepolisian di lapangan merupakan bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang memulai aktivitas pada pagi hari.

Usai melaksanakan pengaturan lalu lintas, Kapolres beserta rombongan melanjutkan kegiatan ke SMP Negeri 261 Muara Angke. Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala SMPN 261 Muara Angke, Joko Suranto, S.Pd.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama jajaran mengunjungi sejumlah kelas dan memberikan arahan serta motivasi kepada siswa-siswi kelas IX A, IX B, VIII A, dan VII F.

Kapolres mengajak para pelajar untuk bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, menaati peraturan sekolah, serta menghormati guru sebagai bagian penting dalam membentuk karakter dan kepribadian yang baik.

“Adik-adik harus serius dalam belajar, menaati aturan yang berlaku di sekolah, dan menghormati guru. Khusus bagi siswa kelas IX, sebentar lagi kalian akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. Persiapkan diri dengan baik dan berusahalah meraih nilai semaksimal mungkin demi masa depan yang lebih baik,” pesan Kapolres kepada para siswa.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga pada pembentukan mental, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepribadian yang positif.

Melalui program Quick Wins Polisi Peduli Pendidikan, Polri berupaya hadir di lingkungan sekolah untuk memberikan motivasi, membangun kedekatan dengan para pelajar, serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjalankan tugas kepolisian melalui pendekatan pelayanan masyarakat dan kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap kehadiran Polri dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dalam menjaga kelancaran lalu lintas maupun dalam mendukung pembentukan generasi muda yang disiplin, berprestasi, dan berkarakter.

Punya BPJS PBI tapi Terganjal Ongkos dan Hidup Sehari-hari, Perjuangan Keluarga Pak Amuy Demi Berobat Anaknya

Perjuangan Pak Amuy Demi Berobat Anaknya

investigasihukumkriminal CIANJUR – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) sejatinya dihadirkan oleh pemerintah untuk memberikan kemudahan akses kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI). Namun, di tingkat akar rumput, kepemilikan kartu BPJS gratis saja terkadang belum cukup untuk meruntuhkan seluruh tembok penghalang kesembuhan.


Realitas pahit ini dirasakan langsung oleh Pak Amuy, seorang warga berekonomi amat terbatas yang tinggal di Kampung Tabrik RT 03, Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Di tengah himpitan hidup yang serba susah, ia harus menyaksikan anaknya, Misbah (45), terbaring lemah akibat penyakit yang telah dideritanya selama bertahun-tahun.


Meski secara administratif Pak Amuy dan keluarganya sudah tercatat memiliki fasilitas BPJS PBI, secercah harapan untuk berobat sering kali harus berbenturan dengan tembok tebal persoalan biaya operasional. Bagi keluarga prasejahtera, berobat ke rumah sakit rujukan bukan sekadar soal gratisnya tindakan medis di meja dokter, melainkan menyangkut rentetan biaya non-medis yang mau tidak mau harus dipenuhi agar proses pengobatan dapat berjalan.


Saat ditemui di kediamannya di Kp Tabrik 3 Desa Sindangraja Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur tersebut, kendala utama yang dirasakan Pak Amuy bukanlah penolakan dari pihak rumah sakit, melainkan ketiadaan biaya untuk melangkah ke sana.

Mulai dari kebutuhan mencari biaya untuk keluarga yang harus menunggu pasien di rumah sakit, biaya transportasi atau perjalanan menuju fasilitas kesehatan, hingga berbagai kebutuhan tak terduga selama masa perawatan di rumah sakit menjadi beban berat yang menghimpit.


“Kartu BPJS memang ada dan gratis, tapi untuk berangkat, ongkos jalan, dan biaya sehari-hari selama menunggu di rumah sakit itu yang membuat kami bingung harus cari ke mana,” ungkap cerminan jeritan hati warga kecil yang kerap luput dari perhatian.


Kondisi yang dialami Pak Amuy dan Misbah ini membuka mata kita semua bahwa perlindungan sosial di sektor kesehatan tidak cukup hanya berhenti pada aspek jaminan medis semata. Aspek pendukung seperti subsidi logistik keluarga pasien miskin, fasilitas rumah singgah yang memadai, atau uluran tangan dermawan serta jaring pengaman sosial di tingkat lokal sangat dibutuhkan.


Sebab, bagi warga miskin, biaya hidup harian dan ongkos operasional di luar tanggungan BPJS sering kali menjadi penentu apakah seseorang bisa melanjutkan ikhtiar kesembuhannya atau terpaksa pasrah menahan sakit di rumah.


Kasus ini menjadi potret nyata dan PR besar bagi pemerintah daerah, Dinas Sosial, para pemangku kebijakan, serta solidaritas sesama warga untuk lebih peka melihat realitas di lapangan—bahwa di balik gratisnya layanan kesehatan, masih ada air mata perjuangan rakyat kecil di pelosok desa yang harus berdarah-darah demi sekadar ongkos menuju kesembuhan.

Cegah Kriminalitas dan Kebakaran, Bhabinkamtibmas Sambangi Masyarakat Pelabuhan Kalibaru

Cegah Kriminalitas dan Kebakaran, Bhabinkamtibmas Sambangi Masyarakat Pelabuhan Kalibaru

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kawasan Kalibaru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Aiptu Thomas Wibisono, melaksanakan kegiatan sambang dan kunjungan kepada masyarakat di kawasan Pelabuhan Kalibaru, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan pelabuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Thomas Wibisono menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya para pekerja di kawasan Pelabuhan Kalibaru, agar senantiasa berhati-hati saat menjalankan aktivitas serta meningkatkan kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan pekerja di kawasan Pelabuhan Kalibaru agar selalu waspada, terutama pada jam-jam rawan. Mari bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan maupun tindak pidana,” ujar Aiptu Thomas Wibisono.

Selain mengantisipasi tindak kriminalitas, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan pengawasan secara rutin guna mencegah pencurian di area pelabuhan, termasuk kawasan perkantoran dan lokasi bongkar muat barang di dermaga.

Petugas turut mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada kondisi cuaca kering. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan keamanan penggunaan peralatan listrik, sumber api, serta memastikan lingkungan kerja tetap aman guna meminimalkan risiko kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat menjauhi praktik perjudian daring (online) dan konsumsi minuman keras yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi diri sendiri maupun keluarga.

Masyarakat yang mengetahui atau menemukan dugaan tindak pidana di sekitar Pelabuhan Kalibaru diminta segera menyampaikan informasi kepada Bhabinkamtibmas setempat atau melapor langsung ke Polsek Kawasan Kalibaru. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk memperoleh bantuan kepolisian.

Melalui kegiatan sambang ini, diharapkan terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam mencegah gangguan kamtibmas serta menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman dan kondusif.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif dan mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Layani dan  Amankan Debarkasi 840 Penumpang Kapal KM Dobonsolo

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Layani dan Amankan Debarkasi 840 Penumpang Kapal KM Dobonsolo

investigasihukumkriminal JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan pelayanan, pengamanan dan pengawasan proses debarkasi atau penurunan penumpang Kapal Motor (KM) Dobonsolo yang tiba dari Surabaya di Pelabuhan Tanjung Priok (25/10/2026)

Kegiatan pelayanan dan pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan proses kedatangan dan penurunan penumpang berjalan aman, tertib, dan lancar. Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 840 penumpang turun dari kapal tersebut.

Dalam pelaksanaannya, anggota Polsubsektor Pelni melakukan pengamanan di area debarkasi sekaligus memberikan imbauan kepada para penumpang agar senantiasa memperhatikan keselamatan selama turun dari kapal. Petugas juga mengarahkan penumpang untuk berjalan secara tertib dalam satu barisan serta menjaga jarak guna menghindari penumpukan di area pelabuhan.

Selain itu, petugas terus melakukan pengawasan dan mengarahkan penumpang yang menuju ruang tunggu hingga pintu keluar agar memasukkan barang bawaan ke mesin pemindai X-ray. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur pemeriksaan untuk mencegah masuk dan keluarnya barang-barang terlarang serta menjaga keamanan di lingkungan pelabuhan.

Selama kegiatan berlangsung, proses debarkasi dan pemeriksaan penumpang berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Petugas juga memastikan arus pergerakan penumpang tetap terkendali hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Berdasarkan laporan pengamanan, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol atau temuan yang mencurigakan (nihil) selama pelaksanaan kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan pengamanan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.

“Pengamanan dan pengawasan dilaksanakan untuk memastikan seluruh proses debarkasi berjalan aman, tertib, dan lancar, serta mengutamakan keselamatan penumpang dan keamanan barang bawaan,” demikian laporan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.

Anak Kecil Menjadi Korban Kekerasan Orang Tua di Dalam Lift Gara-Gara Rebut Kereta Dorong

Anak Kecil Menjadi Korban Kekerasan Orang Tua di Dalam Lift Gara-Gara Rebut Kereta Dorong

investigasihukumkriminal KUALA LUMPUR – Tindakan tidak berperikemanusiaan sepasang suami istri terhadap anak kecil mereka di dalam sebuah lift viral di media sosial, sekaligus memicu kemarahan publik.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar luas, insiden memprihatinkan itu diduga bermula dari perebutan tempat duduk di dalam kereta dorong bayi (stroller).

Dalam video berdurasi pendek tersebut, sang ayah terlihat bertindak agresif dengan menendang kereta dorong yang sedang diduduki oleh sang anak. Sementara itu, sang ibu juga tampak mendorong dan menjentik anak kecil tersebut tanpa belas kasihan.

Lebih memperburuk keadaan, terdengar suara seorang lelaki dalam rekaman tersebut yang mendakwa wanita itu merupakan warga negara Indonesia, namun status kewarganegaraan sebenarnya masih belum dapat disahkan oleh pihak berwenang.

Kejadian ini segera menarik perhatian warganet yang mengecam sekeras-kerasnya perbuatan kejam pasangan tersebut, menyebutnya sebagai tindakan yang keterlaluan serta bentuk kekerasan fisik dan mental terhadap anak.

Sehubungan dengan itu, masyarakat turut mendesak pihak berwenang, khususnya Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM), agar segera melakukan investigasi menyeluruh guna mengenali identitas keluarga tersebut serta memastikan keselamatan dan kesejahteraan korban terjamin.

Sumber: Media Sosial (Threads)