investigasihukumkriminal Jakarta | Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan Apel dan Patroli Cipta Kondisi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (10/9/2026) dini hari.
Kegiatan dipimpin oleh IPTU Arief Widodo, S.H., selaku Kasubbagbekpal Baglog Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dengan melibatkan sebanyak 17 personel. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan empat unit kendaraan roda empat dinas Polri.
Patroli menyasar sejumlah objek vital dan kawasan pelabuhan, di antaranya Indonesia Power PLTU, PT Salim Ivomas, Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Inggom, hingga JICT.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian juga melaksanakan dialogis dengan petugas keamanan (security) di sejumlah lokasi. Petugas memberikan imbauan agar para security meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melaksanakan tugas pada malam hari.
“Kami mengimbau kepada seluruh petugas keamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, melaksanakan pemeriksaan secara rutin terhadap tamu maupun kendaraan, serta tidak melaksanakan tugas seorang diri. Utamakan keselamatan dan segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar IPTU Arief Widodo.
Selain itu, personel juga mengingatkan petugas keamanan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi setiap permasalahan serta menghindari tindakan kekerasan.
“Dalam menangani setiap permasalahan, utamakan pendekatan yang humanis dan persuasif. Jangan mengambil tindakan yang dapat memperkeruh situasi. Sinergi antara petugas keamanan dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Patroli Cipta Kondisi tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan dan objek-objek vital yang berada di wilayah hukumnya.
Kegiatan patroli akan terus dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan aktivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok berjalan dengan aman dan lancar.
investigasihukumkriminal Jakarta Utara | Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi kejahatan jalanan, balap liar, dan aksi tawuran, Satuan Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi pada Selasa malam hingga Rabu dini hari, 8–9 September 2026.
Kegiatan patroli tersebut berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga 02.30 WIB, dengan menyasar sejumlah jalur dan kawasan yang berada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, di antaranya Jalan Pelabuhan Nusantara, Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Sulawesi, dan Jalan Panaitan.
Patroli dipimpin oleh Aiptu Sumarno selaku Ketua Tim Patroli Perintis Presisi, bersama lima personel lainnya, yakni Aipda Heru Siswanto, S.H., Brigadir Alfian, Briptu Rio, Briptu Glend, dan Bripda Putra. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua.
Sebelum pelaksanaan patroli, Aiptu Sumarno memberikan arahan kepada seluruh anggota terkait kesiapan personel, sasaran patroli, serta langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Selanjutnya, personel menyambangi sejumlah titik di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dan memberikan imbauan kepada petugas keamanan atau security agar meningkatkan kewaspadaan serta melaksanakan patroli secara mobile di area line.
Imbauan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya kehilangan barang maupun tindak pidana kejahatan lainnya di kawasan pelabuhan.
“Kami mengimbau seluruh petugas keamanan untuk meningkatkan patroli mobile dan kewaspadaan di area masing-masing. Langkah ini penting untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.
Selain menyasar petugas keamanan, personel Patroli Perintis Presisi juga memberikan imbauan kepada para sopir yang sedang menunggu antrean bongkar muat. Para sopir diingatkan untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya kejahatan jalanan.
Patroli kemudian dilanjutkan dengan menyambangi para pekerja di sekitar kawasan pelabuhan. Personel mengingatkan para pekerja agar selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja dan menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan ketentuan keselamatan kerja.
Kapolres menegaskan bahwa kegiatan Patroli Perintis Presisi merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menghadirkan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan.
“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami akan terus melakukan kegiatan preventif untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, balap liar, tawuran, maupun gangguan kamtibmas lainnya, sehingga situasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok tetap aman dan kondusif,” tegas AKBP Alrasyidin Fajri.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh rute patroli terpantau aman, tertib, dan lancar. Kegiatan Patroli Perintis Presisi juga diharapkan dapat meningkatkan rasa aman masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
investigasihukumkriminal Jakarta |Tim Patroli Brimob Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya mengamankan tiga orang yang diduga merampas telepon seluler dan uang tunai Rp100 ribu milik seorang sopir truk di kawasan lampu merah keluar Tol Tomang, Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Rabu (9/9/2026) dini hari.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, penanganan tersebut berawal ketika personel yang sedang berpatroli menuju Taman Cattleya dihampiri seorang sopir truk. Pria itu melaporkan bahwa telepon seluler dan uangnya dirampas sekelompok pemuda.
“Setiap informasi dari masyarakat harus segera ditindaklanjuti sesuai prosedur,” ujar Kombes Pol Henik Maryanto.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas menuju lokasi dan memeriksa sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan kejadian. Dari pemeriksaan awal, tiga orang berinisial D (28), P (25), dan D (26) diduga terlibat dalam perampasan tersebut.
Ketiganya kemudian diserahkan ke Polsek Grogol Petamburan bersama barang bukti berupa satu unit telepon seluler dan uang tunai Rp100 ribu untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar segera meminta bantuan petugas apabila mengalami atau mengetahui tindak kejahatan. Informasi mengenai lokasi dan kejadian dapat membantu kepolisian menindaklanjuti laporan.
“Utamakan keselamatan diri dan segera laporkan kepada petugas terdekat atau melalui layanan Polisi 110. Sampaikan lokasi serta kejadian yang dialami agar petugas dapat memberikan bantuan,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto.
investigasihukumkriminal JAKARTA | Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) melalui Kantor Wilayah Jakarta melakukan penindakan terhadap rokok ilegal di wilayah kerja Kanwil Bea Cukai Jakarta. Hasilnya sebanyak 10.067.000 batang rokok ilegal berhasil ditindak. Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Hendri Darnadi mengatakan, jumlah tersebut diperoleh dari tiga penindakan dalam periode 31 Agustus sampai 1 September 2026. Estimasi potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 7,51 miliar.
“Kantor Wilayah DJBC Jakarta bekerja sama dengan Kantor Bea Cukai Marunda telah melakukan atau mengamankan sekitar 10 juta batang rokok ilegal di wilayah Pademangan, Jakarta Utara, dengan estimasi potensi kerugian negara mencapai Rp 7,5 miliar,” kata Hendri dalam konferensi pers di kantor DJBC Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Selain itu, Kantor Bea Cukai Marunda menerima limpahan sebanyak 45 koli berisi 716 ribu batang rokok ilegal dengan estimasi kerugian negara sekitar Rp 534 juta. Artinya total batang rokok ilegal yang diamankan mencapai 10,78 juta batang dengan total kerugian Rp 8 miliar.
“Total keseluruhan dari tiga rangkaian penindakan serta pelimpahan dari Polres Metro Jakarta Barat sekitar 10.783.800 batang rokok ilegal dengan estimasi kerugian negara adalah Rp 8 miliar,” tuturnya.
Barang tersebut diketahui berasal dari wilayah Jawa Timur. Rencananya barang akan dipasarkan ke wilayah Jawa Barat, Sumatera, dan Kalimantan.
“Rokok ilegal tersebut berasal dari Jawa Timur yang akan dikirim ke daerah pemasaran. Sementara ini yang terdeteksi ke tiga tempat, yaitu Jawa Barat, Sumatera dan Kalimantan,” ungkap Hendri.
Menurut Hendri, seluruh barang hasil penindakan dan barang yang diserahterimakan tersebut saat ini masih dilakukan proses penelitian lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia juga menambahkan pelaksanaan tugas ini dilakukan melalui sinergi bersama dengan Polri, Kejaksaan, TNI, Pemerintah Provinsi, dan berbagai kementerian/lembaga.
“Saya menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi yang terjalin sangat baik antara Bea Cukai dengan Komisi III DPR RI, Kementerian Perindustrian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polri, TNI, Kejaksaan, serta seluruh instansi terkait dalam upaya melindungi masyarakat dari peredaran rokok ilegal.” tutup Hendri.
investigasihukumkriminal Jakarta | Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan Patroli Jaga Jakarta, Jaga Priok, dan Cipta Kondisi di sejumlah kawasan yang menjadi wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (9/9/2026) dini hari.
Kegiatan patroli dipimpin oleh Pawas Pendamping Ipda Edi Rusdianto, S.H., yang menjabat sebagai Kasattahti Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dengan melibatkan sebanyak 17 personel gabungan.
Patroli dilaksanakan secara mobile menggunakan empat unit kendaraan dinas Polri dengan menyasar sejumlah lokasi, di antaranya Indonesia Power PLTU, Buffer Area Inggom, PT Salim Ivomas, Pelabuhan Nusantara, JiCT 1, serta TPK Koja.
Dalam pelaksanaan patroli, personel kepolisian tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga mengedepankan kegiatan dialogis dengan petugas keamanan dan masyarakat yang ditemui di lapangan.
Kepada petugas keamanan di Indonesia Power PLTU dan PT Salim Ivomas, personel memberikan sejumlah imbauan terkait peningkatan kewaspadaan, khususnya saat bertugas pada malam hari.
“Petugas keamanan diimbau untuk tidak bertugas seorang diri dan selalu berkoordinasi dengan rekan kerja agar dapat saling membantu apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan,” ujar petugas patroli.
Selain itu, petugas keamanan juga diminta meningkatkan pemeriksaan terhadap orang maupun kendaraan yang keluar masuk area kerja serta memastikan seluruh pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai ketentuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Personel juga mengingatkan agar setiap permasalahan yang terjadi di lingkungan kerja diselesaikan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan menghindari tindakan kekerasan.
“Apabila menemukan kejadian atau potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, terhadap para pengemudi trailer yang beraktivitas di kawasan pelabuhan, petugas memberikan imbauan agar tidak memarkirkan kendaraan di sembarang tempat yang dapat mengganggu arus lalu lintas dan menimbulkan kemacetan.
Para pengemudi juga diingatkan untuk mematuhi batas kecepatan, memastikan kondisi kendaraan layak sebelum beroperasi, serta tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah maupun mengantuk.
“Pastikan muatan sesuai dengan kapasitas kendaraan dan jangan melakukan overloading karena dapat membahayakan keselamatan serta melanggar ketentuan lalu lintas. Surat-surat kendaraan dan dokumen muatan juga harus selalu dilengkapi,” tegas petugas patroli.
Petugas turut mengingatkan masyarakat, khususnya para pengemudi dan pekerja di kawasan pelabuhan, agar segera menghubungi kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun kejadian yang membutuhkan penanganan.
“Jika menemukan adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau melalui layanan Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.
Patroli Jaga Jakarta, Jaga Priok, dan Cipta Kondisi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan para pekerja di kawasan pelabuhan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di sejumlah wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau aman, kondusif, dan terkendali.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya pada jam-jam rawan di kawasan pelabuhan dan industri.
Investigasihukumkriminal Jakarta — Silaturahmi Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin bersama masyarakat Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Selasa (8/9/2026) malam, berlangsung hangat. Forum tersebut menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkenalkan potensi generasi muda yang berkembang di wilayah tersebut.
Kegiatan yang dilaksanakan usai ibadah Isya itu bertempat di SMK Taman Siswa 1, Jalan Garuda Nomor 25, RT 007/RW 04, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kecamatan Kemayoran, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, para ketua RT dan RW, LMK, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat.
Dalam suasana dialog yang terbuka, warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kondisi lingkungan maupun potensi masyarakat. Salah satu yang mendapat perhatian adalah keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia yang aktif membina anak-anak melalui seni tradisi pencak silat.
Aspirasi tersebut disampaikan Ketua RW 05 Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Drs. H. Eman Roheman, SE.
Dalam pemaparannya, H. Eman menjelaskan bahwa Sanggar Sinlamba Batavia selama ini menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan kemampuan pencak silat seni tradisi. Kegiatan latihan dilaksanakan secara rutin setiap malam Sabtu di lingkungan masyarakat.
Menurut H. Eman, proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten mulai menunjukkan hasil. Para peserta didik sanggar telah mengikuti berbagai festival dan kejuaraan serta berhasil menorehkan prestasi dari tingkat daerah hingga tingkat nasional.
“Alhamdulillah, anak-anak didik kami selama ini sudah banyak membuahkan hasil dan prestasi. Latihan pencak silat seni tradisi dilakukan rutin setiap malam Sabtu, baik untuk festival maupun kejuaraan, bahkan sudah sampai tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, salah satu capaian yang pernah diraih peserta didik Sanggar Sinlamba Batavia adalah juara II dalam ajang berskala nasional.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa potensi anak-anak di lingkungan masyarakat sangat besar apabila mendapatkan ruang pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan.
Karena itu, H. Eman berharap keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, khususnya melalui Suku Dinas Olahraga dan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat.
Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya berupa perhatian terhadap prestasi olahraga, tetapi juga terhadap aspek pelestarian seni tradisi pencak silat yang menjadi bagian dari budaya masyarakat.
“Harapan kami ada support dan dukungan dari Sudin terkait, baik Sudin Olahraga maupun Sudin Kebudayaan Jakarta Pusat, sehingga potensi anak-anak ini bisa terus dibina dan dikembangkan,” kata H. Eman Aspirasi yang disampaikan H. Eman tersebut mendapat respons dari Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengarahkan jajaran terkait untuk memperhatikan potensi anak-anak yang selama ini aktif berlatih pencak silat. Potensi tersebut dinilai perlu mendapat ruang pembinaan agar dapat berkembang menjadi bibit atlet sekaligus generasi muda yang mampu menjaga seni tradisi.
Arahan tersebut kemudian diarahkan kepada unsur terkait untuk ditindaklanjuti dengan melihat secara langsung aktivitas dan keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia.
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam forum, Kamis, 10 September 2026, direncanakan akan dilakukan kunjungan atau survei dari unsur Sudin terkait ke Sanggar Sinlamba Batavia Cabang Gunung Sahari Selatan.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mengetahui secara langsung kegiatan latihan, potensi peserta didik, prestasi yang telah diraih, serta kebutuhan sanggar dalam mengembangkan pembinaan pencak silat seni tradisi
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Lurah Gunung Sahari Selatan M. Irfan Yusuf menyempatkan diri memberikan keterangan kepada awak media.
Irfan menjelaskan bahwa pertemuan tersebut memberikan ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk membangun komunikasi secara langsung sekaligus mengetahui kebutuhan warga di lapangan.
“Pertama, kita menjalin komunikasi dan silaturahmi antara Pak Wali beserta seluruh jajarannya di tingkat kota, Pak Camat, RT, RW, LMK dan seluruh stakeholder yang ada,” ujar Irfan.
Ia mengatakan, berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan infrastruktur dan kebutuhan lainnya, dapat disampaikan secara langsung sehingga pemerintah dapat mengetahui persoalan tersebut dan menindaklanjutinya.
“Kita ingin mengetahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, baik itu mungkin infrastruktur dan lain-lain, sehingga bisa dilaksanakan dan ditindaklanjuti dengan cepat,” katanya.
Terkait pencak silat, Irfan menilai potensi anak-anak di wilayah Gunung Sahari Selatan layak mendapat perhatian dan pembinaan yang lebih terarah.
“Intinya bagaimana anak-anak kita yang terlibat di dalam pencak silat bisa mendapatkan pembinaan dari Sudin Olahraga Jakarta Pusat. Kenapa tidak ini menjadi bibit-bibit potensi yang baru dan menjadi potensi masyarakat dari wilayah Jakarta Pusat itu sendiri,” ungkapnya.
Menurut Irfan, keberadaan sanggar juga memiliki nilai penting dalam membangun aktivitas positif bagi anak-anak sekaligus menjaga keberlangsungan seni tradisi di tengah masyarakat.
Selain membahas aspirasi masyarakat, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan perhatian terhadap kondisi lingkungan menyusul informasi mengenai abu vulkanik.
Irfan mengatakan, Wali Kota mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker sebagai langkah antisipasi.
“Memang satu-dua hari ini karena adanya abu vulkanik, Pak Wali meminta kepada seluruh masyarakat untuk kembali menggunakan masker, seperti dulu pada zaman pandemi,” jelasnya.
Masyarakat juga diharapkan tetap memperhatikan kondisi lingkungan serta mengikuti arahan dan informasi resmi dari pemerintah.
Irfan berharap komunikasi yang telah terbangun antara pemerintah dan masyarakat dapat terus diperkuat. Menurutnya, kekompakan seluruh unsur warga merupakan bagian penting dalam menjaga sekaligus membangun wilayah.
“Yang mudah-mudahan ke depan kita semua, seluruh unsur masyarakat, RT, RW, PKK maupun semuanya bisa kembali guyub bersama, kembali membangun dan menata lingkungan dengan jauh lebih baik lagi,” pungkasnya.
Silaturahmi malam tersebut menjadi momentum yang mempertemukan pemerintah dengan masyarakat secara langsung. Selain menyerap aspirasi mengenai kebutuhan lingkungan, pertemuan itu juga membuka ruang bagi potensi generasi muda Gunung Sahari Selatan untuk mendapatkan perhatian lebih lanjut.
Dengan adanya respons Wali Kota serta rencana kunjungan Sudin Olahraga dan Sudin Kebudayaan, masyarakat berharap keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia dapat semakin berkembang, sekaligus menjadi wadah pembinaan prestasi dan pelestarian seni tradisi pencak silat di Jakarta Pusat.
investigasihukumkriminal JAKARTA | Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengajak keluarga besar Polri memanjatkan doa bersama untuk keselamatan bangsa, masyarakat, dan seluruh anggota Polri. Doa tersebut menjadi bagian dari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Dalam suasana Maulid Nabi, doa bersama dipanjatkan agar Allah SWT senantiasa melindungi Indonesia dari berbagai bencana dan marabahaya, memberikan keselamatan kepada masyarakat, serta menjaga seluruh personel Polri yang tengah menjalankan tugas di lapangan.
K.H. Taufiqurrahman, S.Q. hadir sebagai penceramah sekaligus memimpin doa bersama. Dalam tausiyahnya, ia menyinggung bencana yang tengah terjadi, termasuk erupsi gunung api, seraya mengajak seluruh jamaah memohon pertolongan Allah SWT agar masyarakat yang berada di wilayah terdampak diberikan keselamatan dan Indonesia dijauhkan dari bencana.
Doa juga dipanjatkan bagi saudara-saudara yang kehilangan rumah dan harta benda agar diberikan kesabaran, ketabahan, serta diganti dengan rezeki yang lebih baik. Bagi mereka yang kehilangan nyawa, didoakan agar mendapat ampunan, rahmat, tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan dimuliakan sebagai syuhada.
“Bagi saudara-saudara kita yang kini sedang menghadapi ujian bencana, semoga Allah SWT melimpahkan kesabaran dan kemudahan dalam masa pemulihan. Begitu pula bagi seluruh personel Polri yang senantiasa hadir melayani masyarakat di tengah situasi sulit, semoga setiap dedikasi dan keikhlasan tugas rekan-rekan sekalian dicatat sebagai ladang amal dan selalu dalam lindungan-Nya,” ujar Dedi.
Dedi menegaskan, Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan meneladani akhlaknya dalam kehidupan maupun pengabdian.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, melainkan kesempatan berharga untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Sejarah mencatat beliau sebagai sosok yang jujur hingga digelari Al-Amin atau orang yang terpercaya, adil dalam memutuskan perkara tanpa memandang kedudukan, serta penuh kepedulian terhadap mereka yang lemah dan tertindas,” tutur Dedi.
Ia mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk terus memuliakan nama Nabi Muhammad SAW, memperbanyak shalawat, dan menghadirkan akhlak Rasulullah SAW dalam setiap pengabdian.
“Semoga dengan kita memuliakan nama Nabi Muhammad SAW, kita memperoleh keberkahan dari kemuliaan beliau. Semoga kita senantiasa menyebut nama Nabi Muhammad SAW, bershalawat kepada beliau, serta mampu meneladani akhlaknya dalam kehidupan dan pengabdian,” ujarnya.
Menurut Dedi, nilai kejujuran, keadilan, dan kepedulian Rasulullah SAW menjadi pedoman penting bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Menutup sambutannya, Wakapolri kembali mengajak seluruh hadirin berdoa agar Allah SWT melindungi masyarakat dan anggota Polri, menjauhkan Indonesia dari bencana dan marabahaya, serta memberikan kekuatan kepada mereka yang tengah menghadapi musibah.
“Semoga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia senantiasa terjaga dengan aman dan kondusif, sehingga bangsa ini dapat melangkah dengan mantap menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045 yang dirahmati Allah SWT,” pungkas Dedi.
investigasihukumkriminal SIAK | Pagi yang semula berjalan biasa berubah menjadi kepanikan bagi seorang perempxuan di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Saat terbangun dari tidur, sejumlah barang berharga miliknya mendadak raib dari kamar kost.
Satu unit iPhone 17 Pro Max, handphone Vivo Y05 hingga kartu ATM Bank Mandiri dilaporkan hilang.Peristiwa itu terjadi di kawasan Simpang Pemadam, Desa Telaga Sam-Sam, Kecamatan Kandis, pada 25 Agustus 2026.
Korban baru menyadari kehilangan tersebut saat bangun tidur sekitar pukul 06.00 WIB. Handphone yang sebelumnya diletakkan di atas tempat tidur dalam kondisi sedang diisi daya sudah tidak ada.
Tak hanya itu. Tas sandang berwarna hitam yang berisi kartu ATM dan dokumen identitas juga ikut raib.
Saat memeriksa kondisi rumah, korban mendapati jendela dan pintu belakang rumah kost dalam keadaan terbuka.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kandis pada 7 September 2026. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp40 juta.
Polisi Bergerak Cepat Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti personel Polsek Kandis. Polisi melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti serta melakukan serangkaian penyelidikan.
Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang pria berinisial AA (28). Polisi kemudian berhasil mengamankan pria tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik turut mengamankan satu kotak handphone iPhone 17 Pro Max sebagai barang bukti. Terduga pelaku kini telah diamankan dan ditahan untuk kepentingan proses penyidikan.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kandis Kompol H. Herman Pelani, S.H., M.H., menegaskan bahwa polisi tidak akan membiarkan laporan masyarakat berhenti tanpa kepastian.
“Kami bergerak cepat menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Kandis dalam menjaga keamanan dan memberikan kepastian hukum. Proses hukum akan kami lakukan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dalam menjaga barang berharga, terutama saat berada di rumah kost maupun lingkungan tempat tinggal.
Terhadap terduga pelaku, penyidik menerapkan Pasal 477 ayat (1) huruf e Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Kasus tersebut kini masih dalam proses penyidikan untuk mendalami rangkaian kejadian serta kemungkinan adanya barang bukti lain yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
investigasihukumkriminal JAKARTA | Anjasra Karya, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (Kasi PAPBB) Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.
Pelantikan dan serah terima jabatan dilaksanakan di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Selasa (8/9/2026). Pergantian tersebut menandai dimulainya tugas Anjasra dalam menangani berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan pemulihan aset dan pengelolaan barang bukti di wilayah hukum Kejari Jakarta Timur.
Usai pelantikan, Anjasra memberikan keterangan kepada wartawan dengan didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Yogi Sudharsono, S.H., M.H.
Anjasra mengawali tugas barunya dengan menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia juga meminta dukungan dan kerja sama dari jajaran Kejari Jakarta Timur serta insan pers.
“Alhamdulillah, hari ini saya dilantik sebagai Kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Acaranya sudah selesai dan saya diterima dengan baik di sini,” ujar Anjasra kepada wartawan.
Menurutnya, dukungan dan komunikasi yang baik dengan media diperlukan untuk membangun sinergi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Saya mohon juga bantuan dan kerja samanya, baik dari rekan-rekan sesama kami di Jakarta Timur maupun dengan rekan-rekan media,” katanya.
Lanjutkan Program dan Selesaikan Pekerjaan Lama
Anjasra menegaskan tidak akan mengabaikan program yang telah berjalan sebelumnya. Ia akan terlebih dahulu melihat pekerjaan yang sudah dilakukan pejabat sebelumnya, kemudian melanjutkan sekaligus menyelesaikan berbagai pekerjaan yang masih menjadi tanggung jawab seksi tersebut.
“Saya akan tetap melanjutkan apa yang sudah menjadi program atau kerja dari Kasi PAPBB sebelumnya dan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang masih menjadi tanggungan,” ungkapnya.
Langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan inventarisasi secara menyeluruh terhadap barang bukti yang berada dalam pengelolaan Kejari Jakarta Timur.
Inventarisasi dinilai penting agar pihaknya memiliki gambaran yang jelas mengenai jumlah, kondisi, serta status barang bukti sebelum menentukan langkah lebih lanjut.
Pemusnahan Barang Bukti Disiapkan
Selain inventarisasi, Anjasra juga menyinggung rencana pelaksanaan pemusnahan barang bukti yang telah memenuhi persyaratan untuk ditindaklanjuti.
Namun, sebelum pelaksanaan dilakukan, pihaknya akan melakukan pendataan serta koordinasi dengan bidang terkait.
“Insyaallah nanti akan kita lakukan untuk barang bukti. Kita inventarisir dulu, kemudian kita koordinasikan dan tindak lanjuti,” jelasnya.
Anjasra menegaskan, setiap langkah terhadap barang bukti harus dilakukan berdasarkan status dan ketentuan hukum yang berlaku. Karena itu, proses inventarisasi menjadi bagian penting sebelum kegiatan lebih lanjut dilaksanakan.
Gandeng Intelijen dan Media
Dalam menjalankan tugasnya, Anjasra juga menekankan pentingnya koordinasi dengan Seksi Intelijen Kejari Jakarta Timur.
Ia mengatakan informasi mengenai kegiatan yang berkaitan dengan barang bukti nantinya akan dikoordinasikan dengan bidang Intelijen untuk kemudian disampaikan kepada media.
“Kalau ada informasi tentang kegiatan barang bukti juga akan saya komunikasikan dengan Intel, nanti yang akan menjelaskan kepada rekan-rekan media,” ujarnya.
Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat sekaligus menjaga komunikasi antara Kejari Jakarta Timur dengan insan pers.
Dari Pangkalpinang ke Jakarta Timur
Sebelum menduduki jabatan barunya, Anjasra Karya bertugas sebagai Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.
Ia menyebut telah menjalankan tugas di Bangka Belitung selama kurang lebih satu tahun empat bulan sebelum mendapat amanah baru di Kejari Jakarta Timur.
Sementara itu, jabatan Kasi PAPBB sebelumnya diemban Satya Wirawan, S.H., M.H., yang kini mendapat amanah sebagai Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Dengan pengalaman di bidang intelijen dan tugas barunya di bidang pemulihan aset serta pengelolaan barang bukti, Anjasra diharapkan mampu melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menyelesaikan berbagai pekerjaan yang masih menjadi tanggung jawab Kejari Jakarta Timur.
Ia pun memastikan koordinasi internal dan sinergi dengan media akan terus dibangun dalam menjalankan tugas tersebut.
investigasihukumkriminal JAKARTA | Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus langkah antisipasi terhadap dampak bencana erupsi Gunung Krakatau, Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama KSOP Muara Angke melaksanakan kegiatan pembagian masker kepada nelayan dan masyarakat di wilayah Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (8/9/2026).
Pembagian Masker dipimpin Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa, Kompol Andika Muslim, S.H., S.I.K. Kegiatan turut melibatkan personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa, KSOP Muara Angke, serta personel UPPP.
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa. Setelah itu, sebanyak 250 paket masker disiapkan untuk dibagikan kepada nelayan dan warga yang beraktivitas di sekitar Pelabuhan Muara Angke.
Pembagian masker dilakukan di kawasan Dermaga TPI Pelabuhan Muara Angke, terutama kepada nelayan dan masyarakat yang sedang melakukan aktivitas bongkar muat kapal.
Selain membagikan masker, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatan dengan menggunakan masker dan kacamata sebagai langkah perlindungan diri dari potensi dampak abu atau material vulkanik apabila terjadi erupsi.
“Kami mengimbau kepada seluruh nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Muara Angke agar selalu memperhatikan kesehatan dan keselamatan. Penggunaan masker dan perlengkapan pelindung lainnya merupakan langkah sederhana yang penting untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi,” ujar Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa, Kompol Andika Muslim.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KSOP Muara Angke juga memberikan imbauan kepada para nelayan dan masyarakat agar selalu berhati-hati selama melakukan aktivitas di kawasan pelabuhan. Selain menjaga kesehatan, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya lainnya, termasuk risiko kebakaran kapal.
“Kami mengingatkan kepada para nelayan dan masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas di kawasan pelabuhan, menjaga kesehatan, menggunakan masker, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bahaya,” imbau Kepala KSOP Muara Angke.
Kegiatan pembagian masker selesai dan dilanjutkan dengan foto bersama antara personel dan pihak terkait.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang setiap hari melakukan aktivitas di kawasan Pelabuhan Muara Angke.
Polsek Kawasan Sunda Kelapa juga memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap berbagai aktivitas masyarakat di wilayah hukumnya guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif.