NIK Ilegal WNA Jadi Perhatian Imigrasi DKI

investigasihukumkriminal JAKARTA | Persoalan administrasi kependudukan yang berkaitan dengan status warga negara asing (WNA) menjadi salah satu perhatian dalam koordinasi Direktorat Jenderal Imigrasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi DKI Jakarta, serta Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam Rapat Penyelesaian Masalah Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil yang digelar secara hybrid di Ruang Rapat Lantai II Kantor Disdukcapil Provinsi DKI Jakarta, Senin (26/10/2026). Pertemuan ini membahas penyelesaian berbagai persoalan dokumen administrasi kependudukan bagi warga negara Indonesia (WNI) maupun WNA, termasuk aspek hukum yang berkaitan dengan status kewarganegaraan dan keimigrasian.

Bagi jajaran Imigrasi, koordinasi tersebut berkaitan dengan pentingnya kesesuaian data identitas dan dokumen yang digunakan dalam proses administrasi keimigrasian. Persoalan dugaan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara ilegal oleh WNA turut menjadi salah satu agenda pembahasan.

Rapat dihadiri Ronni Fajar Purba, Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal dan Status Keimigrasian; Shanti, Kepala Bidang Pembinaan, Pengawasan, dan Pengendalian Administrasi Kependudukan Disdukcapil Provinsi DKI Jakarta; serta Dr. Becky Krisnayuda, S.H., M.H., Kepala Subdirektorat Kewarganegaraan Ditjen AHU Kementerian Hukum.

Sejumlah jajaran dari Ditjen AHU, Direktorat Jenderal Imigrasi, dan Disdukcapil DKI Jakarta juga terlibat dalam pertemuan tersebut. Pelibatan lintas instansi ini ditujukan untuk memperkuat koordinasi dalam menyelesaikan persoalan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil yang membutuhkan penanganan dari berbagai lembaga.

Bahas Status Keimigrasian dan Persoalan Kewarganegaraan Selain dugaan penggunaan NIK secara ilegal oleh WNA, rapat tersebut menyoroti sejumlah persoalan lain, mulai dari proses pelepasan kewarganegaraan Indonesia, penanganan anak berkewarganegaraan ganda (ABG), hingga persoalan surrogate mother atau ibu pengganti di luar negeri.

Berbagai persoalan tersebut memiliki aspek administrasi dan hukum yang perlu ditangani secara cermat. Penyelarasan data antarlembaga menjadi penting untuk mendukung ketepatan pencatatan status kependudukan sekaligus membantu memastikan dokumen yang digunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam penanganan WNA, data identitas dan status kependudukan juga berkaitan dengan dokumen perjalanan, izin tinggal, serta status keimigrasian. Karena itu, koordinasi antara Imigrasi, Disdukcapil, dan Ditjen AHU menjadi bagian penting dalam membahas persoalan yang melibatkan kewarganegaraan dan administrasi hukum.

Pelepasan Kewarganegaraan Melalui Portal Ditjen AHU
Dalam rapat tersebut turut dibahas ketentuan mengenai proses pelepasan kewarganegaraan Republik Indonesia. Berdasarkan informasi dalam materi rapat, per 1 Oktober 2026, proses tersebut diperketat dan wajib dilakukan melalui portal resmi Ditjen AHU di kewarganegaraan.ahu.go.id dengan persyaratan kepemilikan NIK.

Dengan prosedur tersebut, surat keterangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) saja tidak lagi mencukupi untuk memenuhi persyaratan proses pelepasan kewarganegaraan sebagaimana dijelaskan dalam materi rapat.

Kebijakan tersebut diarahkan untuk mencegah penyalahgunaan prosedur hukum oleh pihak yang berupaya menghindari kewajiban pajak maupun proses pidana di Indonesia. Ketentuan administrasi ini sekaligus menjadi salah satu pokok pembahasan dalam upaya menyelaraskan data kependudukan dan status kewarganegaraan.

Sebagai langkah lanjutan, Disdukcapil DKI Jakarta dan Ditjen AHU akan mendorong integrasi data secara real-time agar perubahan status kependudukan dapat dipantau secara lebih akurat dalam sistem administrasi.

Integrasi data diharapkan memperkuat pertukaran informasi antarlembaga, termasuk dalam koordinasi dengan jajaran Imigrasi terkait persoalan dokumen perjalanan, izin tinggal, dan status keimigrasian.

Melalui koordinasi tersebut, penyelesaian persoalan administrasi kependudukan dan keimigrasian diharapkan dapat berjalan lebih tertib, akurat, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Penanganan lintas instansi juga diperlukan agar setiap persoalan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing lembaga.

Warga Lansia Tinggal di Rumah Nyaris Rubuh Masuk Desil 7 dan Tak Pernah Terima Bansos, Kebijakan Sensus Pemerintah Disorot

Draft Berita: Warga Lansia Tinggal di Rumah Nyaris Rubuh Masuk Desil 7 dan Tak Pernah Terima Bansos

investigasihukumkriminal CIANJUR – Kondisi memprihatinkan kembali ditemukan di Kampung Asem, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Sebuah rumah warga mengalami kerusakan parah dengan lantai bilik bambu yang jebol, rapuh, serta atap yang nyaris ambruk, mengancam keselamatan penghuninya setiap saat.

Di tengah kondisi bangunan yang sangat tidak layak huni tersebut, pemilik rumah yang merupakan seorang wanita lanjut usia (lansia) justru tercatat masuk dalam kategori desil 7. Ironisnya, meski berada dalam kondisi ekonomi yang memprihatinkan dan tinggal di tengah ancaman reruntuhan, ia dilaporkan belum pernah mendapatkan bantuan sosial (bansos) sama sekali.

Kritik Tajam Terhadap Validitas Data Sensus

Kasus ini menjadi kritikan pedas bagi pemerintah, khususnya terkait pelaksanaan pendataan sensus ekonomi. Perubahan status desil yang dinilai berubah drastis di lapangan kini banyak dipertanyakan oleh masyarakat.

Publik menuntut pertanggungjawaban pemerintah dan instansi terkait mengenai bagaimana para petugas mendata di lapangan. Dengan anggaran dan alokasi gaji besar yang diberikan kepada petugas sensus, faktanya masih banyak warga miskin yang luput atau justru salah dikategorikan, yang seolah-olah menunjukkan ketidakbecusan serta lemahnya pengawasan dalam proses validasi data warga yang benar-benar membutuhkan.

Warga dan keluarga korban bersama perangkat setempat sangat berharap adanya evaluasi total terhadap sistem pendataan ini, sekaligus mendesak pemerintah daerah mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga Bupati Cianjur untuk segera turun tangan memberikan bantuan nyata bagi perbaikan rumah warga tersebut.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi Dini Hari Antisipasi Kejahatan Jalanan Dan Gangguan Kamtibmas

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA | Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan patroli cipta kondisi  (26/10/2026)

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Patroli dipimpin oleh AKP Hendro Prayitno, S.H., selaku Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Polres Pelabuhan Tanjung Priok sekaligus Perwira Pengawas (Pawas), dengan melibatkan 16 personel. Dalam pelaksanaannya, personel didukung empat unit kendaraan roda empat (KR4) dan dua unit kendaraan roda dua (KR2) dinas Polri.

Adapun rute patroli meliputi kawasan Indonesia Power, Pelabuhan Inggom, Salim Ivomas, Terminal Operasi 1, serta Jalan Nusantara Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan razia stasioner secara selektif terhadap kendaraan roda dua dan roda empat di Jalan Nusantara. Pemeriksaan dilakukan secara humanis dan profesional dengan memperhatikan kelengkapan surat-surat kendaraan, identitas pengendara, serta barang bawaan guna mengantisipasi peredaran barang berbahaya maupun barang ilegal.

Selain pemeriksaan kendaraan, personel juga melaksanakan sambang dan koordinasi dengan petugas keamanan (security) di kawasan Indonesia Power dan Salim Ivomas. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Petugas turut memberikan imbauan kepada petugas keamanan dan masyarakat agar senantiasa waspada terhadap tindak kejahatan jalanan, pencurian dengan pemberatan, serta pencurian dengan kekerasan. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan saat berkendara, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

“Patroli cipta kondisi ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan mencegah terjadinya tindak kriminalitas, khususnya pada jam-jam rawan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok tetap kondusif,” demikian tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Selama kegiatan berlangsung, personel juga melakukan pemantauan situasi di sejumlah titik yang menjadi sasaran patroli guna memastikan kondisi keamanan tetap terkendali serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Secara keseluruhan, kegiatan patroli cipta kondisi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus mengoptimalkan upaya preventif melalui patroli dan kegiatan kepolisian lainnya guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Pengadilan Tinggi Denpasar Bersama Pengadilan Negeri Se Bali Gelar Bakti Sosial Di Bangli

investigasihukumkriminal Bangli | Keluarga Besar Pengadilan Tinggi Denpasar dan Pengadilan Negeri se-Bali menggelar kegiatan Bakti Sosial di Kabupaten Bangli, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan bakti sosial yang mengusung tema “Peradilan Luhur, Indonesia Makmur” tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Dr. Ifa Sudewi, S.H., M.H. dan di dampingi Ketua Pelaksana Hakim Tinggi Marliyus M.S., S.H., M.H.

Peserta baksos PT Denpasar kali ini berasal dari unsur pimpinan pejabat dan asn pppk dan outsourching dan turut berpartisipasi  KPN Denpasar, KPN dan WKPN Singaraja, KPN Amlapura, WKPN Bangli.

Sesuai hasil rapat kepanitiaan kegiatan bakti sosial ini telah direncanakan matang dengan dasar SK KPT Denpasar no.108/KPT.W24_U/SK.KP./X/2026.

Maksud dan tujuan kegiatan adalah
1. Melaksnakan sembahyang bersama dan kerja bhakti bersihkan PURA KEHEN sebagai pengamalan nilai luhur TRI HITA KARANA dan kebiasaaan Ngayah gotong royong serta Implementasi Core Value Berakhlak.
2. Menyerahkan bantuan sosial ke panti Guru Kula Bangli.
3. Mempererat rasa kekeluargaan antar warga peradilan se Bali.
4. Mendukung  pembangunan Zona Integritas menuju WBK WBBM.

Dalam apelnya yang di pimpin oleh Ketua panita Marliyus M.S., S.H., M.H. mengatakan pentingnya tata tertib dalam perjalanan. Berangkat pukul 07.30 WITA dari halaman kantor Pengadilan Tinggi Denpasar sebagai tujuan pertama titik kumpul Pengadilan Negeri Bangli.

Untuk kegiatan pertama dilaksanakan di Pura Kehen, Bangli. Seluruh warga peradilan melaksanakan persembahyangan bersama sebagai wujud bakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih (kerja bakti) di area pura.

Usai kegiatan di Pura Kehen, rombongan beristirahat dan makan siang bersama di Tegu Kopi, Kintamani. Ucapnya

Pada pukul 13.30 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Guru Kula, Bangli. Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Ketua PT Denpasar melakukan silaturahmi dan menyerahkan bantuan secara simbolis.

Adapun bantuan yang diserahkan berupa paket sembako, mainan anak-anak, keperluan anak panti, serta santunan tali asih dari warga peradilan se-Bali.

Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Dr. Ifa Sudewi, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan komitmen peradilan untuk hadir di tengah masyarakat.

Peradilan tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga harus luhur dalam kemanusiaan. “Berbagi kasih adalah bagian dari dharma bakti kita untuk mewujudkan Indonesia yang makmur, dan menunjukkan bahwa pengadilan tinggi dan pengadilan negeri se bali bagian dari masyarakat bali”. Ujarnya

Ketua panita Marliyus M.S., S.H., M.H. juga menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala. Rombongan kembali tiba di Kantor Pengadilan Tinggi Denpasar pada pukul 17.00 WITA.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat rasa kebersamaan antar warga peradilan serta meningkatkan citra peradilan yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

Bunga cempaka di Pura Kehen
Mekar indah di pagi hari.
Bakti sosial tulus dari peradilan,
Berbagi kasih yang abadi. Tutup Marliyus dengan pantun

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Operasi Patuh Jaya 2026 Sasaran Keselamatan Berlalu Lintas

investigasihukumkriminal Jakarta | Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Jaya 2026 yang dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP  Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., di Lapangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Operasi yang berlangsung selama 14 hari hingga 8 November 2026 ini mengedepankan edukasi dan pencegahan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat serta keselamatan pengguna jalan. Senin, 26/10/2026

Kapolres menegaskan bahwa tertib berlalu lintas harus tumbuh dari kesadaran masyarakat, bukan semata-mata karena pengawasan atau penindakan petugas. Mengusung tema Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan, ia mengajak seluruh pihak berperan aktif membangun budaya keselamatan. “Terdapat kebutuhan sinergi dan kolaborasi dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk instansi terkait, tokoh masyarakat, orang tua, guru, dan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.

Operasi Patuh Jaya 2026 Polres Pelabuhan Tanjung Priok melibatkan 100 personel gabungan, terdiri atas gabungan satuan fungsi. Sasaran operasi meliputi pengendara yang tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, melanggar rambu dan marka jalan, menerobos lampu merah, melebihi batas kecepatan, serta melawan arus.

AKBP Fajri menginstruksikan jajarannya memetakan titik rawan pelanggaran dan kecelakaan dengan mengidentifikasi faktor penyebabnya, mulai dari kondisi jalan, penerangan, rambu, hingga pengawasan lalu lintas. Ia juga menekankan pentingnya dokumentasi tindakan petugas melalui rekaman video serta pengawasan melekat oleh Provos untuk menjaga akuntabilitas dan profesionalisme selama operasi berlangsung.

Selain penegakan hukum, Kapolres meminta agar pelanggar berulang atau berisiko tinggi mendapat pembinaan melalui pendekatan edukatif oleh Bhabinkamtibmas dan fungsi Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas). Pembinaan dapat dilakukan melalui kunjungan ke rumah atau sekolah dengan melibatkan personel terkait, khususnya bagi pelanggar yang berdomisili di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kunjungan tersebut bukan untuk mengintimidasi masyarakat, melainkan sebagai bentuk pembinaan agar pelanggar memahami risiko dari perbuatannya dan tumbuh kesadaran untuk tidak mengulangi pelanggaran,” tegasnya.

Kapolres juga meminta setiap Satuan Tugas (Satgas) Operasi Patuh Jaya menentukan sasaran dan wilayah prioritas secara terukur agar pelaksanaan operasi dapat dievaluasi, terutama dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat, mencegah pelanggaran berulang, dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Sementara itu, Kasatlantas AKP Arif, S.H., M.M.,  mengajak masyarakat menjadikan tertib berlalu lintas sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan hanya selama operasi berlangsung. “Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk saling mengingatkan dan mengutamakan keselamatan. Tertib berlalu lintas dimulai dari diri sendiri, karena keselamatan kita juga menyangkut keselamatan orang lain. Inilah semangat yang terus kami dorong melalui Kerja Melayani Jakarta,” tutupnya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung Atur Lalu Lintas Muara Angke dan Berikan Motivasi Pendidikan kepada Siswa SMPN 261

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung Atur Lalu Lintas Muara Angke

invesitigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka mendukung Program Prioritas Kapolri, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., turun langsung melaksanakan pengaturan arus lalu lintas pagi di kawasan Muara Angke, sekaligus menggelar program Quick Wins Polisi Peduli Pendidikan di SMP Negeri 261 Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (26/10/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan 10 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek Kawasan Sunda Kelapa.

Dalam pelaksanaan pengaturan lalu lintas, Kapolres bersama pejabat utama (PJU) dan personel kepolisian melakukan pengaturan kendaraan di pertigaan Pasar Jaya Muara Angke dan Jalan Komplek Bermis. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, mengurai kemacetan, serta memastikan kelancaran aktivitas masyarakat pada jam sibuk pagi hari.

Kehadiran personel kepolisian di lapangan merupakan bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang memulai aktivitas pada pagi hari.

Usai melaksanakan pengaturan lalu lintas, Kapolres beserta rombongan melanjutkan kegiatan ke SMP Negeri 261 Muara Angke. Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala SMPN 261 Muara Angke, Joko Suranto, S.Pd.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama jajaran mengunjungi sejumlah kelas dan memberikan arahan serta motivasi kepada siswa-siswi kelas IX A, IX B, VIII A, dan VII F.

Kapolres mengajak para pelajar untuk bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, menaati peraturan sekolah, serta menghormati guru sebagai bagian penting dalam membentuk karakter dan kepribadian yang baik.

“Adik-adik harus serius dalam belajar, menaati aturan yang berlaku di sekolah, dan menghormati guru. Khusus bagi siswa kelas IX, sebentar lagi kalian akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. Persiapkan diri dengan baik dan berusahalah meraih nilai semaksimal mungkin demi masa depan yang lebih baik,” pesan Kapolres kepada para siswa.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga pada pembentukan mental, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepribadian yang positif.

Melalui program Quick Wins Polisi Peduli Pendidikan, Polri berupaya hadir di lingkungan sekolah untuk memberikan motivasi, membangun kedekatan dengan para pelajar, serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjalankan tugas kepolisian melalui pendekatan pelayanan masyarakat dan kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap kehadiran Polri dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dalam menjaga kelancaran lalu lintas maupun dalam mendukung pembentukan generasi muda yang disiplin, berprestasi, dan berkarakter.

Punya BPJS PBI tapi Terganjal Ongkos dan Hidup Sehari-hari, Perjuangan Keluarga Pak Amuy Demi Berobat Anaknya

Perjuangan Pak Amuy Demi Berobat Anaknya

investigasihukumkriminal CIANJUR – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) sejatinya dihadirkan oleh pemerintah untuk memberikan kemudahan akses kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI). Namun, di tingkat akar rumput, kepemilikan kartu BPJS gratis saja terkadang belum cukup untuk meruntuhkan seluruh tembok penghalang kesembuhan.


Realitas pahit ini dirasakan langsung oleh Pak Amuy, seorang warga berekonomi amat terbatas yang tinggal di Kampung Tabrik RT 03, Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Di tengah himpitan hidup yang serba susah, ia harus menyaksikan anaknya, Misbah (45), terbaring lemah akibat penyakit yang telah dideritanya selama bertahun-tahun.


Meski secara administratif Pak Amuy dan keluarganya sudah tercatat memiliki fasilitas BPJS PBI, secercah harapan untuk berobat sering kali harus berbenturan dengan tembok tebal persoalan biaya operasional. Bagi keluarga prasejahtera, berobat ke rumah sakit rujukan bukan sekadar soal gratisnya tindakan medis di meja dokter, melainkan menyangkut rentetan biaya non-medis yang mau tidak mau harus dipenuhi agar proses pengobatan dapat berjalan.


Saat ditemui di kediamannya di Kp Tabrik 3 Desa Sindangraja Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur tersebut, kendala utama yang dirasakan Pak Amuy bukanlah penolakan dari pihak rumah sakit, melainkan ketiadaan biaya untuk melangkah ke sana.

Mulai dari kebutuhan mencari biaya untuk keluarga yang harus menunggu pasien di rumah sakit, biaya transportasi atau perjalanan menuju fasilitas kesehatan, hingga berbagai kebutuhan tak terduga selama masa perawatan di rumah sakit menjadi beban berat yang menghimpit.


“Kartu BPJS memang ada dan gratis, tapi untuk berangkat, ongkos jalan, dan biaya sehari-hari selama menunggu di rumah sakit itu yang membuat kami bingung harus cari ke mana,” ungkap cerminan jeritan hati warga kecil yang kerap luput dari perhatian.


Kondisi yang dialami Pak Amuy dan Misbah ini membuka mata kita semua bahwa perlindungan sosial di sektor kesehatan tidak cukup hanya berhenti pada aspek jaminan medis semata. Aspek pendukung seperti subsidi logistik keluarga pasien miskin, fasilitas rumah singgah yang memadai, atau uluran tangan dermawan serta jaring pengaman sosial di tingkat lokal sangat dibutuhkan.


Sebab, bagi warga miskin, biaya hidup harian dan ongkos operasional di luar tanggungan BPJS sering kali menjadi penentu apakah seseorang bisa melanjutkan ikhtiar kesembuhannya atau terpaksa pasrah menahan sakit di rumah.


Kasus ini menjadi potret nyata dan PR besar bagi pemerintah daerah, Dinas Sosial, para pemangku kebijakan, serta solidaritas sesama warga untuk lebih peka melihat realitas di lapangan—bahwa di balik gratisnya layanan kesehatan, masih ada air mata perjuangan rakyat kecil di pelosok desa yang harus berdarah-darah demi sekadar ongkos menuju kesembuhan.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan Wisatawan Di Dermaga Kali Adem

investigasihukumkriminal JAKARTA | Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang hendak berwisata ke Kepulauan Seribu, personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa melaksanakan kegiatan pengamanan dan pelayanan di Dermaga Dinas Perhubungan (Dishub) Kali Adem, Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran arus lalu lintas, serta keselamatan wisatawan yang menggunakan transportasi laut menuju Kepulauan Seribu.

Pengamanan tersebut melibatkan lima personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa yang dipimpin oleh Kanit Lantas Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Iptu Aguk.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengaturan arus lalu lintas mulai dari pintu masuk kawasan Muara Angke hingga Dermaga Dishub Kali Adem. Selain itu, petugas juga memberikan pelayanan, pengamanan, serta pengawasan terhadap tiket dan barang bawaan wisatawan sebelum memasuki area keberangkatan kapal.

Tidak hanya berfokus pada kelancaran aktivitas penumpang, personel kepolisian juga mengedepankan aspek keselamatan dalam perjalanan laut. Aipda Amin Tapis memberikan imbauan kepada para wisatawan agar selalu menggunakan life jacket selama perjalanan, mengawasi anak-anak, serta mematuhi larangan merokok di dalam maupun di atas kapal.

Petugas juga mengingatkan para wisatawan agar senantiasa menjaga keselamatan diri dan mengikuti arahan nahkoda serta awak kapal demi kelancaran perjalanan hingga tiba di tempat tujuan.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kecelakaan laut, Aipda Amin Tapis turut memberikan imbauan kepada para nahkoda dan kru kapal agar memeriksa kelengkapan peralatan keselamatan sebelum keberangkatan serta memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas kapal yang telah ditentukan.

Sementara itu, Iptu Aguk bersama Aipda Wahyu turut membantu wisatawan saat menaiki kapal. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, sekaligus memastikan proses keberangkatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas pariwisata bahari di wilayah Pelabuhan Muara Angke.

Keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan pengamanan, khususnya bagi wisatawan yang menggunakan transportasi laut menuju Kepulauan Seribu.

Cegah Kriminalitas dan Kebakaran, Bhabinkamtibmas Sambangi Masyarakat Pelabuhan Kalibaru

Cegah Kriminalitas dan Kebakaran, Bhabinkamtibmas Sambangi Masyarakat Pelabuhan Kalibaru

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kawasan Kalibaru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Aiptu Thomas Wibisono, melaksanakan kegiatan sambang dan kunjungan kepada masyarakat di kawasan Pelabuhan Kalibaru, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan pelabuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Thomas Wibisono menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya para pekerja di kawasan Pelabuhan Kalibaru, agar senantiasa berhati-hati saat menjalankan aktivitas serta meningkatkan kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan pekerja di kawasan Pelabuhan Kalibaru agar selalu waspada, terutama pada jam-jam rawan. Mari bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan maupun tindak pidana,” ujar Aiptu Thomas Wibisono.

Selain mengantisipasi tindak kriminalitas, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan pengawasan secara rutin guna mencegah pencurian di area pelabuhan, termasuk kawasan perkantoran dan lokasi bongkar muat barang di dermaga.

Petugas turut mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada kondisi cuaca kering. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan keamanan penggunaan peralatan listrik, sumber api, serta memastikan lingkungan kerja tetap aman guna meminimalkan risiko kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat menjauhi praktik perjudian daring (online) dan konsumsi minuman keras yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi diri sendiri maupun keluarga.

Masyarakat yang mengetahui atau menemukan dugaan tindak pidana di sekitar Pelabuhan Kalibaru diminta segera menyampaikan informasi kepada Bhabinkamtibmas setempat atau melapor langsung ke Polsek Kawasan Kalibaru. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk memperoleh bantuan kepolisian.

Melalui kegiatan sambang ini, diharapkan terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam mencegah gangguan kamtibmas serta menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman dan kondusif.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif dan mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Layani dan  Amankan Debarkasi 840 Penumpang Kapal KM Dobonsolo

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Layani dan Amankan Debarkasi 840 Penumpang Kapal KM Dobonsolo

investigasihukumkriminal JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan pelayanan, pengamanan dan pengawasan proses debarkasi atau penurunan penumpang Kapal Motor (KM) Dobonsolo yang tiba dari Surabaya di Pelabuhan Tanjung Priok (25/10/2026)

Kegiatan pelayanan dan pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan proses kedatangan dan penurunan penumpang berjalan aman, tertib, dan lancar. Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 840 penumpang turun dari kapal tersebut.

Dalam pelaksanaannya, anggota Polsubsektor Pelni melakukan pengamanan di area debarkasi sekaligus memberikan imbauan kepada para penumpang agar senantiasa memperhatikan keselamatan selama turun dari kapal. Petugas juga mengarahkan penumpang untuk berjalan secara tertib dalam satu barisan serta menjaga jarak guna menghindari penumpukan di area pelabuhan.

Selain itu, petugas terus melakukan pengawasan dan mengarahkan penumpang yang menuju ruang tunggu hingga pintu keluar agar memasukkan barang bawaan ke mesin pemindai X-ray. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur pemeriksaan untuk mencegah masuk dan keluarnya barang-barang terlarang serta menjaga keamanan di lingkungan pelabuhan.

Selama kegiatan berlangsung, proses debarkasi dan pemeriksaan penumpang berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Petugas juga memastikan arus pergerakan penumpang tetap terkendali hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Berdasarkan laporan pengamanan, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol atau temuan yang mencurigakan (nihil) selama pelaksanaan kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan pengamanan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.

“Pengamanan dan pengawasan dilaksanakan untuk memastikan seluruh proses debarkasi berjalan aman, tertib, dan lancar, serta mengutamakan keselamatan penumpang dan keamanan barang bawaan,” demikian laporan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.