Bentuk Penghormatan Kepada  Insan Pers, Kabid Humas Polda Jabar Bertakziah dan Salat Jenazah untuk Almarhum Rudi Agus Mulyana


investigasihukumkriminal Bandung Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., bertakziah ke rumah duka almarhum Rudi Agus Mulyana di kawasan Arcamanik, Kota Bandung. Rabu (7/10/2026).  Kehadiran Kabid Humas Polda Jabar tersebut di kediaman almarhum yang berlokasi dekat Masjid Al Barokah LDII, RT 07 RW 08, Gg. Silih Asih 2 No. menjadi wujud simpati, belasungkawa, dan ikatan kekeluargaan yang mendalam antara Polda Jabar dengan insan pers.

Tak sekadar melayat dan menyampaikan ucapan duka cita, Kabid Humas Polda Jabar beserta anggota Bid Humas Polda Jabar  juga turut menyolatkan jenazah almarhum Rudi Agus Mulyana di masjid setempat. Pelaksanaan salat jenazah ini dilakukan sebagai bentuk  penghormatan terakhir Kepolisian kepada almarhum yang selama hidupnya telah mendedikasikan diri serta bermitra erat dengan Polda Jabar melalui insan media.

Dalam suasana yang penuh keharuan, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Bidang Humas Polda Jabar, beliau memanjatkan doa terbaik agar almarhum diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala kehilafannya, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan lahir batin.

Di mata jajaran kehumasan Kepolisian, almarhum Rudi Agus Mulyana dikenal sebagai sosok jurnalis mitra polda yang berintegritas tinggi, santun, dan sangat mendedikasikan dirinya dalam menyajikan berita-berita berkualitas. Kehadiran almarhum bukan sekadar mencari berita, melainkan juga membangun komunikasi dan kemitraan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat melalui pemberitaan yang objektif, menyejukkan, serta bertanggung jawab.

Melalui momentum takziah dan doa bersama ini, Polda Jabar menegaskan bahwa para insan pers mitra polda bukan hanya sekadar rekan kerja, melainkan bagian dari keluarga besar yang saling menjaga dan menguatkan. Kepergian almarhum Rudi Agus Mulyana menyisakan duka mendalam, namun jejak kebaikan serta dedikasi almarhum selama bermitra dengan kepolisian akan senantiasa dikenang dan dihormati.

Polsek Kawasan Kalibaru Gelar “Jaga Jakarta On The Spot”, Ajak Nelayan Jaga Kamtibmas dan Keselamatan Melaut


investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Personel Polsek Kawasan Kalibaru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan kegiatan “Jaga Jakarta On The Spot” di kawasan Pelabuhan Kalibaru, Jakarta Utara, Rabu (7/10/2026) mulai pukul 07.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Kawasan Kalibaru AKP Arga Arianda Sirgar, S.T.K., S.I.K., M.H., dan dihadiri Kanit Binmas Polsek Kawasan Kalibaru IPTU Mashudi, S.H., personel piket Polsek Kawasan Kalibaru, serta para nelayan di kawasan Pelabuhan Kalibaru.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian menyambangi masyarakat, khususnya para nelayan, sekaligus menyampaikan sejumlah imbauan terkait keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), keselamatan saat melaut, serta pentingnya menjaga lingkungan sekitar pelabuhan.

Petugas mengingatkan para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat bekerja di laut dan memastikan perlengkapan keselamatan tersedia serta dapat digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi keadaan darurat.

“Kami mengimbau kepada para nelayan agar selalu berhati-hati saat melaut, mengutamakan keselamatan, serta membawa obat-obatan dan perlengkapan keselamatan yang diperlukan sehingga dapat digunakan apabila terjadi kondisi darurat,” ujar petugas dalam kegiatan tersebut.

Selain aspek keselamatan, personel Polsek Kawasan Kalibaru juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan Pelabuhan Kalibaru. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran maupun berbagai bentuk gangguan kamtibmas.

“Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Apabila mengetahui atau mengalami adanya gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” imbau petugas.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, serta perjudian daring yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Personel turut mengingatkan masyarakat agar senantiasa menaati aturan dan menjalankan aktivitas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Masyarakat dapat melaporkan kejadian atau gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

Kegiatan “Jaga Jakarta On The Spot” merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara polisi dengan warga.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kawasan Kalibaru berupaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan


investigasihukumkriminal JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan apel dan patroli cipta kondisi dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (7/10/2026) dini hari.

Kegiatan yang dipimpin oleh IPTU Suhendra, KBO Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok selaku Perwira Pengawas (Pawas), dengan melibatkan sebanyak 15 personel dan menggunakan tiga unit kendaraan dinas Polri.

Patroli menyasar sejumlah objek vital dan kawasan strategis di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, di antaranya Indonesia Power PLTU, PT Salim Ivomas, Pelabuhan Hinggom, Pelabuhan Nusantara, Terminal Penumpang Nusantara Pura, hingga kawasan JICT.

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga berdialog dengan petugas keamanan (security) yang bertugas di sejumlah lokasi.

Personel memberikan imbauan agar petugas keamanan meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melaksanakan tugas pada malam hari. Petugas juga diminta melakukan pemeriksaan secara rutin terhadap tamu maupun kendaraan yang keluar masuk kawasan.

“Kami mengimbau seluruh petugas keamanan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hari. Jangan bertugas seorang diri dan tetap menjalin komunikasi dengan rekan kerja agar dapat saling membantu apabila terjadi situasi yang tidak diinginkan,” ujar IPTU Suhendra.

Selain itu, personel mengingatkan petugas keamanan agar mengedepankan pendekatan persuasif dalam menangani setiap permasalahan serta menghindari tindakan kekerasan.

“Apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Utamakan pendekatan persuasif dan laksanakan tugas secara profesional, waspada, serta penuh tanggung jawab,” lanjutnya.

Kegiatan patroli cipta kondisi ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan yang memiliki aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan cukup tinggi.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga terus membangun sinergi dengan pihak keamanan di lingkungan objek vital dan kawasan pelabuhan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Hingga kegiatan patroli selesai dilaksanakan, situasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan patroli cipta kondisi akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Polda Metro Jaya Kedepankan Pelayanan Humanis dalam Penyampaian Pendapat Buruh di DPR/MPR RI


investigasihukumkriminal JAKARTA — Polda Metro Jaya menyiagakan ribuan personel untuk memberikan pelayanan terhadap kegiatan penyampaian pendapat sejumlah elemen buruh di kawasan DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026). Pelaksanaan tugas mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan terukur dengan keselamatan seluruh pihak sebagai prioritas.

Sebanyak 11.261 personel ditempatkan di kawasan DPR/MPR RI. Selain itu, disiapkan 2.055 personel untuk pengaturan lalu lintas di kawasan kegiatan dan sekitarnya.

Karoops Polda Metro Jaya Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar mengatakan, penyampaian pendapat merupakan hak konstitusional warga negara yang harus dihormati. Kepolisian hadir untuk memberikan pelayanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat lainnya tetap dapat berjalan.

“Tugas kita adalah melayani dan memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap dapat berlangsung dengan baik,” ujar Brigjen La Ode saat memimpin apel kesiapan personel.

Ia meminta personel mengedepankan komunikasi dan pendekatan dialogis serta berkoordinasi dengan koordinator lapangan selama kegiatan berlangsung. Personel juga diingatkan menjaga pengendalian diri, tidak terpancing provokasi, dan bertindak sesuai prosedur serta arahan pimpinan di lapangan.

“Yang kami kedepankan adalah pelayanan yang humanis. Personel harus sabar, mampu berkomunikasi dengan baik, dan menjaga situasi tetap tenang agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan dengan baik,” katanya.

Pengaturan akses dan lalu lintas dilakukan secara dinamis menyesuaikan perkembangan situasi, khususnya di Jalan Gatot Subroto dan ruas sekitar DPR/MPR RI. Personel juga diingatkan tidak membawa maupun menggunakan senjata api dan senjata tajam selama pelaksanaan tugas.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kepolisian hadir untuk menjaga ruang demokrasi sekaligus memastikan keselamatan seluruh pihak.

“Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan aman dan tertib. Pada saat yang sama, hak masyarakat lainnya untuk beraktivitas juga harus tetap terjaga. Mari bersama-sama menjaga ketertiban, saling menghormati, dan mengutamakan keselamatan,” pungkasnya.

Polisi Pendamping Kelas Pantau Kehadiran Siswa SMPN 261 Muara Angke Pastikan Kegiatan Belajar Berjalan Aman

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA | Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Polisi Pendamping Kelas melaksanakan pemantauan kegiatan belajar sekaligus pengecekan kehadiran siswa di SMPN 261 Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Hari Prasetyo, bersama Kaurbinops Binmas Iptu Bambang Muharto dan Bhabinkamtibmas Aipda Amin Tapis.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan kegiatan pembelajaran di sekolah berjalan dengan tertib dan kondusif, sekaligus mendata kehadiran siswa serta melakukan pengecekan terhadap siswa yang tidak hadir.

Berdasarkan hasil pendataan, jumlah siswa kelas 7 sebanyak 244 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 226 siswa hadir, sementara 18 siswa tidak hadir dengan rincian 11 siswa sakit dan 7 siswa izin.

Sementara itu, dari 250 siswa kelas 8, sebanyak 229 siswa hadir dan 21 siswa tidak hadir. Rinciannya, 13 siswa sakit dan 8 siswa izin.

Untuk kelas 9 yang berjumlah 251 siswa, tercatat 224 siswa hadir dan 27 siswa tidak hadir. Sebanyak 24 siswa tidak hadir karena sakit dan 3 siswa karena izin.

Secara keseluruhan, jumlah siswa SMPN 261 Muara Angke yang terdata sebanyak 745 siswa, dengan 679 siswa hadir dan 66 siswa tidak hadir. Dari jumlah siswa yang tidak hadir tersebut, sebanyak 48 siswa sakit dan 18 siswa izin, sedangkan tidak terdapat siswa yang tercatat alpa.

Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Hari Prasetyo mengatakan, kehadiran Polisi Pendamping Kelas merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.

“Kami melaksanakan pemantauan sekaligus pengecekan kehadiran siswa bersama pihak sekolah. Untuk siswa yang tidak hadir, dilakukan pendataan dan pengecekan oleh wali kelas bersama Polisi Pendamping Kelas,” ujar AKP Hari Prasetyo.

Selain melakukan pemantauan, Polisi Pendamping Kelas juga akan membantu proses kepulangan siswa setelah kegiatan sekolah selesai. Hal tersebut dilakukan sesuai arahan Dinas Pendidikan Jakarta, dengan memastikan para siswa pulang dan dijemput oleh orang tua masing-masing.

“Polisi Pendamping Kelas akan membantu proses kepulangan siswa agar berjalan tertib dan aman. Kami juga berkoordinasi dengan pihak sekolah serta unsur terkait untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, pengamanan dan pendampingan juga akan dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kegiatan Polisi Pendamping Kelas di SMPN 261 Muara Angke berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan seluruh unsur terkait dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan pendidikan.

Food Safety MBG Polri Di SPPG Rawa Badak Utara Pastikan Makanan Layak Konsumsi

investigasihukumkriminal Jakarta | Dalam rangka memastikan keamanan dan kualitas pangan pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan jpemeriksaan food safety terhadap makanan yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat.

Kegiatan pemeriksaan bertempat di SPPG Polri Rawa Badak Utara, Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Pemeriksaan food safety tersebut dilaksanakan oleh Pengatur I Antikah Yunisah, A.Md.Kep., dengan penanggung jawab Ipda Sri Puji Astuti, S.Farm.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan pengecekan terhadap sejumlah menu makanan yang disiapkan untuk kegiatan MBG, yaitu nasi putih, sate ayam, tempe orek, tumis sawi hijau wortel, dan pisang.

Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode organoleptik, meliputi pemeriksaan aroma, rasa, warna, kebersihan, serta kondisi penyajian makanan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa makanan tidak tercium bau busuk atau bau lain di luar karakteristik makanan, tidak ditemukan rasa yang menyimpang, serta tidak terdapat perubahan warna pada makanan. Petugas juga memastikan tidak ditemukan kontaminan seperti jamur, serangga, maupun kotoran.

Selain itu, makanan dipastikan disajikan dalam wadah tertutup dan dalam kondisi bersih, sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan pangan selama proses penyajian dan pendistribusian.

Untuk memastikan keamanan makanan secara lebih menyeluruh, dilakukan pula pemeriksaan uji fisik laboratorium terhadap sejumlah kandungan berbahaya. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kandungan arsen, sianida, nitrit, dan formalin seluruhnya dinyatakan negatif.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan organoleptik dan uji fisik laboratorium, makanan yang disiapkan untuk kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) dinyatakan layak konsumsi,” demikian hasil pemeriksaan Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Pelaksanaan pemeriksaan food safety ini merupakan bagian dari upaya memastikan makanan yang diberikan melalui program MBG memenuhi aspek keamanan, kebersihan, dan kelayakan konsumsi, sehingga dapat

Semarak HUT ke-81 TNI, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergitas TNI-Polri

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kunjungan silaturahmi ke sejumlah markas satuan TNI di wilayah Jakarta Utara, Senin (5/10/2026).

Kegiatan tersebut diwujudkan melalui pemberian kue ulang tahun sebagai bentuk ucapan selamat dan apresiasi kepada jajaran TNI sekaligus mempererat hubungan dan sinergitas antara TNI dan Polri.

Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 09.45 WIB hingga 15.00 WIB tersebut melibatkan Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Sejumlah satuan TNI yang dikunjungi antara lain Kodim 0502 Jakarta Utara, Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Satangair AD Pelabuhan Tanjung Priok, Yon Arhanud 6/BAY, Batalyon Infanteri 14 Marinir, Pushidrosal, Kodaeral III Jakarta, serta Pasukan Marinir 1.

Dalam kunjungan tersebut, personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok menyerahkan kue ulang tahun kepada masing-masing satuan TNI. Kegiatan dipimpin oleh sejumlah pejabat Polres dan diterima langsung oleh pejabat maupun perwakilan satuan TNI.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas dan soliditas TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan, apresiasi, sekaligus upaya mempererat silaturahmi dan sinergitas antara TNI dan Polri. Kami berharap soliditas yang selama ini terjalin dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, sinergitas TNI dan Polri memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang memiliki berbagai objek vital dan aktivitas kepelabuhanan.

“TNI dan Polri harus terus bersinergi, saling mendukung, dan bersama-sama menjaga stabilitas Kamtibmas. Dengan soliditas yang kuat, berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas dapat kita hadapi dengan lebih baik,” tambahnya.

Kegiatan kunjungan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum HUT ke-81 TNI tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan antara personel TNI dan Polri.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap sinergitas yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah Jakarta Utara, khususnya kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Priok Sambangi Rumah ABK Korban Penganiayaan KM. Maulana 23, Berikan Bantuan dan Tegaskan Usut Kasus Hingga TPPO

investigasihukumkriminal Jakarta Utara – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri menyambangi kediaman orangtua Ilyas Salahuddin, salah satu korban penyiksaan ABK KM Maulana 23, di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/10/2026) malam.

Kedatangan Alrasyidin untuk menemui keluarga sekaligus menyampaikan perkembangan penanganan kasus yang menimpa Ilyas dan tiga ABK lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Alrasyidin menyampaikan bahwa keselamatan serta kondisi kesehatan fisik dan mental para korban menjadi prioritas kepolisian.

“Pada kesempatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok izin mendatangi rumah Ibu korban, atas nama Ilyas Salahuddin, yang kita kenal sebagai salah satu korban dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kapal penangkap cumi KM Maulana 23,” kata Alrasyidin, dikutip Senin (5/10/2026).

Alrasyidin juga menyampaikan, penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan berangkat ke Kepulauan Aru untuk melakukan pemeriksaan awal.

Setelah kondisi korban membaik dan pemeriksaan oleh Polres Kepulauan Aru selesai, polisi akan fokus memulangkan seluruh korban dugaan penganiayaan ke Jakarta.

Sementara itu, ibu Ilyas, Siti Nurhayati, mengatakan dirinya terakhir berkomunikasi dengan sang anak pada Minggu pagi sebelum kedatangan Kapolres ke rumahnya.

Dalam komunikasi tersebut, Ilyas mengatakan seluruh tubuhnya masih terasa sakit.

Ilyas juga mengeluhkan telinga kirinya tidak bisa mendengar, sakit pada bagian perut, serta rasa sakit di bagian kaki.

“Bagaimana keadaannya, Nak? Alhamdulillah baik, Umi, katanya gitu. Terus apa yang sakit? Seluruh badan sakit, dia bilang. Terus apa lagi yang sakit? Telinga kiri saya tidak bisa mendengar, lalu perut saya sakit. Terus di bagian kaki juga masih ada sakit,” ujar Siti menirukan percakapannya dengan Ilyas.

Siti mengaku sebelumnya belum melihat video penyiksaan secara utuh karena video yang diterimanya dari keponakan dalam kondisi dibuat buram.

Namun, setelah melihat video tersebut di kepolisian, Siti baru mengetahui anaknya mengalami kekerasan.

Ia melihat Ilyas dicelupkan kepala dan tubuhnya berulang kali ke dalam air.

Siti mengaku terpukul melihat kondisi anaknya dan berharap kasus tersebut segera diselesaikan oleh kepolisian.

Kasus dugaan penyiksaan terhadap Ilyas dan tiga ABK lainnya sebelumnya mencuat setelah video kekerasan di atas KM Maulana 23 viral di media sosial.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan menggunakan metode scientific crime investigation, termasuk teknologi face recognition, untuk mengidentifikasi korban.

Hasil penyelidikan mengungkap terdapat empat ABK yang menjadi korban dugaan penganiayaan, yakni Ilyas Salahuddin, Oktavian Magreza, Johan Saputra, dan Syawal Suswono.

Keempat korban merupakan bagian dari awak KM Maulana 23 yang berangkat dari kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, menuju wilayah operasi penangkapan ikan di Kepulauan Aru, Maluku.

Dalam pengembangan kasus, polisi juga menemukan informasi bahwa keluarga Ilyas sempat diberi tahu oleh pihak kapal bahwa korban mengalami sakit beri-beri dan disebut menjalani perawatan di Rumah Sakit Dobo.

Namun, setelah didalami, polisi menemukan korban tidak mendapatkan perawatan seperti informasi yang disampaikan kepada keluarganya dan justru ditemukan dalam kondisi membutuhkan penanganan medis.

Para korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit di Dobo untuk mendapatkan perawatan.

Di sisi lain, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan KM Maulana 23 di Laut Aru setelah menerima informasi mengenai dugaan penyiksaan terhadap ABK.

KM Maulana 23 diketahui membawa 28 ABK dan diamankan kapal patroli KKP Hiu 14 pada 2 Oktober 2026.

Dari pemeriksaan awal KKP, dugaan kekerasan terhadap ABK berkaitan dengan target tangkapan cumi.

ABK disebut diwajibkan mendapatkan tangkapan cumi minimal dua kilogram dalam satu malam.

Selain dugaan penganiayaan, kepolisian kini mengembangkan kasus tersebut ke dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Saat ini kepolisian berkoordinasi dengan Polres Kepulauan Aru dan KKP untuk menuntaskan penyelidikan serta memastikan keselamatan empat korban.

Kondisi keempat korban dilaporkan mulai membaik dan mereka sudah dapat berkomunikasi dengan keluarga.

KEPALA BNNP JAWA BARAT BRIGJEN POL SULISTYO PUDJO HARTONO SAMPAIKAN UCAPAN SELAMAT ATAS TERPILIHNYA KOMJEN SUYUDI ARIO SETO SEBAGAI KAPOLRI


investigasihukumkriminal BANDUNG — Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat, Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si., secara resmi menyampaikan ucapan selamat yang hangat kepada Jenderal Polisi (pangkat baru) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas terpilih dan dilantiknya beliau sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).


Ucapan selamat ini disampaikan oleh Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono mewakili keluarga besar BNNP Jawa Barat, menyusul pengesahan dan pelantikan pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara tersebut.


“Atas nama keluarga besar Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat, saya mengucapkan selamat atas pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Kami optimistis, di bawah kepemimpinan beliau, Polri akan semakin profesional, dicintai masyarakat, serta makin tangguh dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional,” ujar Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono di Bandung.


Sebagaimana diketahui, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebelumnya merupakan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI sebelum akhirnya dipercaya oleh negara untuk memimpin institusi Kepolisian Republik Indonesia. Hubungan erat antara institusi Polri dan BNN dalam penegakan hukum serta pemberantasan kejahatan narkotika dinilai akan semakin solid di bawah kepemimpinan figur yang memahami secara mendalam isu-isu strategis penanggulangan narkoba di Indonesia.


Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono juga menambahkan bahwa jajaran BNNP Jawa Barat siap untuk terus bersinergi secara maksimal dengan jajaran kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polda Jawa Barat, untuk mendukung penuh Asta Cita serta program-program prioritas pemerintah dalam menciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba (Bersinar) serta menjaga stabilitas keamanan dalam negeri.


“Kami di daerah siap memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan strategis Kapolri baru dalam rangka mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan dan pelayanan optimal kepada masyarakat,” pungkas jenderal bintang satu yang berpengalaman di bidang kehumasan dan reserse tersebut.

Layanan Paspor Hadir Di CFD Wisma KEIAI

investigasihukumkriminal JAKARTA | Pelayanan publik tidak selalu harus menunggu masyarakat datang ke kantor. Pesan tersebut terlihat dalam kegiatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DKI Jakarta bersama Kantor Imigrasi Jakarta Timur yang hadir langsung di tengah masyarakat dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Wisma KEIAI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu, 4 Oktober 2026.

Sejak pagi, kawasan tersebut dipenuhi warga yang memanfaatkan hari libur untuk berolahraga dan menikmati suasana akhir pekan. Di tengah keramaian itu, jajaran Imigrasi membuka layanan paspor sekaligus memberikan informasi mengenai berbagai layanan keimigrasian kepada masyarakat.

Kehadiran layanan tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Warga yang sedang mengikuti aktivitas CFD dapat memperoleh informasi mengenai paspor tanpa harus terlebih dahulu mendatangi kantor Imigrasi. Petugas juga memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai mekanisme dan persyaratan pelayanan.

Dalam kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Jakarta Timur menyediakan 70 kuota layanan paspor, dengan rincian 60 kuota melalui aplikasi M-Paspor dan 10 kuota untuk pemohon walk-in.

Penyediaan kuota secara langsung di ruang publik menjadi bentuk pendekatan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran petugas juga memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung mengenai kebutuhan dokumen perjalanan, khususnya paspor.

Salah seorang warga yang memanfaatkan momentum tersebut mengaku terbantu dengan adanya pelayanan Imigrasi di lokasi CFD. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan kemudahan karena masyarakat dapat memperoleh informasi sekaligus mengetahui secara langsung prosedur yang harus dipersiapkan sebelum mengurus paspor.

Bagi masyarakat, pola pelayanan seperti itu memberikan kesan bahwa aparatur pemerintah tidak berjarak dengan warga. Pelayanan dapat berlangsung dalam suasana yang lebih santai, namun tetap mengedepankan ketertiban dan profesionalitas.

Tidak hanya membuka layanan paspor, jajaran Imigrasi juga mengajak masyarakat mengikuti senam bersama. Aktivitas tersebut membuat suasana di sekitar lokasi pelayanan semakin hidup dan menciptakan interaksi yang lebih cair antara petugas dengan warga.

Olahraga bersama juga menjadi simbol pentingnya menjaga kesehatan di tengah rutinitas masyarakat perkotaan. Pemerintah dan masyarakat dapat bertemu dalam suasana yang sederhana, sehat, dan penuh kebersamaan.

Kegiatan tersebut turut diisi dengan apresiasi kepada masyarakat sebagai bentuk penghargaan terhadap antusiasme warga yang hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan. Apresiasi tersebut menambah suasana hangat dalam kegiatan pelayanan yang berlangsung pada Minggu pagi.

Bagi jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi DKI Jakarta dan Kantor Imigrasi Jakarta Timur, kehadiran di CFD merupakan bagian dari upaya mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat. Ruang publik dipandang sebagai tempat yang efektif untuk menyampaikan informasi sekaligus membangun komunikasi dua arah dengan warga.

Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memahami prosedur keimigrasian secara benar. Informasi yang diterima sejak awal diharapkan dapat membantu masyarakat mempersiapkan dokumen dan mengikuti tahapan pelayanan sesuai ketentuan.

Suasana pelayanan yang dibangun secara humanis juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat. Sikap ramah, keterbukaan informasi, dan kemudahan komunikasi menjadi unsur penting dalam memberikan pengalaman pelayanan yang baik.

Minggu pagi di Wisma KEIAI akhirnya menjadi momentum yang mempertemukan tiga hal sekaligus, yakni pelayanan publik, kesehatan, dan silaturahmi. Masyarakat berolahraga, mendapatkan informasi keimigrasian, sekaligus berinteraksi dengan aparatur pemerintah dalam suasana yang lebih dekat.

Kegiatan tersebut juga membawa nilai yang lebih luas bahwa memberikan pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian dari pengabdian. Ketika pekerjaan dilakukan dengan keikhlasan, tanggung jawab, dan niat untuk memberikan manfaat, maka pelayanan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama.

Dengan hadirnya layanan paspor di tengah kegiatan CFD, jajaran Imigrasi DKI Jakarta dan Imigrasi Jakarta Timur menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, informatif, profesional, dan humanis.

Semoga ikhtiar menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat tersebut dapat terus dilakukan secara konsisten. Sebab, pelayanan yang diberikan dengan hati, disertai niat baik dan tanggung jawab, bukan hanya menghadirkan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari pengabdian yang insyaallah membawa manfaat dan keberkahan.