Program Berobat Gratis KDM Resmi Disepakati, Warga Cianjur Justru Pulang karena RSUD Sayang Belum Terima Juknis

investigasihukumkriminal CIANJUR – Program pelayanan kesehatan dan rawat inap gratis bagi seluruh warga Jawa Barat yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) bersama pemerintah kabupaten/kota dan jaringan rumah sakit resmi disepakati pada 7 Oktober 2026. Program ini dirancang untuk memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses fasilitas medis tanpa terkendala biaya maupun status kepesertaan jaminan sosial.

Namun, di balik antusiasme warga menyambut kebijakan tersebut, sejumlah kendala justru ditemukan di lapangan. Berdasarkan penelusuran dan konfirmasi dari akun media sosial @AktivisCianjurSelatan, pihak manajemen RSUD Sayang (Someah) dilaporkan belum menerima informasi resmi atau petunjuk teknis (A1) terkait pelaksanaan program tersebut. Akibatnya, sejumlah warga yang datang untuk berobat terpaksa harus pulang karena belum bisa memanfaatkan fasilitas layanan gratis yang disosialisasikan.

Ketentuan Utama Program Kesehatan Gratis Jabar

Secara konseptual, program layanan kesehatan ini memiliki sejumlah poin ketentuan utama yang telah disepakati bersama:

  • Fasilitas & Lokasi: Berlaku untuk perawatan medis dan akomodasi di ruang rawat inap Kelas 3 di lebih dari 100 rumah sakit mitra di Jawa Barat, serta sejumlah rumah sakit rujukan nasional di Jakarta seperti RSCM, RS Jantung Harapan Kita, RSAB Harapan Kita, RS Kanker Dharmais, dan RSPAD.
  • Sasaran & Status BPJS: Warga tetap bisa berobat gratis meskipun tidak memiliki BPJS Kesehatan, kartu BPJS kedaluwarsa atau tidak aktif, menunggak iuran, maupun jika terdapat jenis pengobatan tertentu yang tidak di-cover oleh BPJS.
  • Persyaratan KTP: Cukup menunjukkan KTP Jawa Barat. Bagi warga yang belum memiliki KTP, pelayanan tetap dapat diberikan asalkan terkonfirmasi sah sebagai penduduk Jawa Barat.
  • Kondisi Darurat: Menanggung pengobatan darurat akibat kecelakaan serta korban tindakan kriminal seperti penganiayaan, pembegalan, atau perampokan.
  • Pembiayaan: Ditanggung bersama melalui sinergi anggaran antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah kabupaten/kota masing-masing.

Desakan Penyelarasan dan Juknis di Lapangan

Temuan di RSUD Sayang sejalan dengan catatan yang sebelumnya disampaikan oleh pihak DPRD Jawa Barat. Lembaga legislatif tersebut menyoroti perlunya petunjuk teknis (juknis) yang lebih jelas serta penyelarasan mekanisme di lapangan secara cepat dan menyeluruh.

Hal ini dinilai krusial agar sosialisasi yang masif di tingkat provinsi tidak jalan di tempat, serta untuk menghindari kebingungan atau hambatan bagi masyarakat saat membutuhkan penanganan medis mendesak di rumah sakit daerah.

Masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan informasi resmi, pedoman teknis, maupun daftar fasilitas kesehatan yang telah terintegrasi dapat memantau langsung portal resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Warga juga berharap pihak manajemen rumah sakit daerah segera mendapatkan instruksi tertulis agar kebijakan mulia ini dapat segera dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat kecil. (86)

Patroli Perintis Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sisir Kawasan Pelabuhan, Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan Patroli Perintis (14/10/2026)

Kegiatan ini difokuskan pada upaya mengantisipasi kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor), tawuran, balap liar, geng motor, serta berbagai potensi gangguan keamanan lainnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Patroli dilaksanakan dengan melibatkan tujuh personel yang dipimpin oleh Aiptu Hanggoro, dengan dukungan satu unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua. Sebelum pelaksanaan patroli, pimpinan tim memberikan arahan kepada personel agar meningkatkan kewaspadaan serta mengedepankan tindakan preventif dan imbauan humanis kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel menyambangi sejumlah titik strategis di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, di antaranya Jalan Padamarang, Jalan Pasoso, Jalan Raya Pelabuhan, dan Jalan Timur Raya.

Petugas melaksanakan patroli di depan Terminal Penumpang Pelni. Di lokasi tersebut, personel melakukan pengecekan serta memberikan imbauan kepada para sopir dan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) yang sedang berkumpul agar tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.

Selanjutnya,patroli dilanjutkan ke Jalan Pasoso. Petugas memberikan imbauan kepada para sopir truk yang beristirahat di bahu jalan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan serta menghindari penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, dan praktik perjudian daring.

Personel menyisir Jalan Raya Pelabuhan dan mendapati sejumlah pemuda berkumpul di pinggir jalan. Petugas memberikan imbauan agar mereka meninggalkan lokasi pelabuhan untuk mencegah potensi keributan. Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan terhadap barang bawaan mereka sebagai bagian dari upaya pencegahan gangguan kamtibmas.

Patroli kemudian dilanjutkan di depan PT Vopak, Jalan Timur Raya. Di lokasi tersebut, petugas mendapati sejumlah sopir berkumpul di bahu jalan. Personel mengimbau agar para sopir memilih tempat istirahat yang aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Petugas juga mengingatkan pentingnya memeriksa kondisi kendaraan sebelum beroperasi guna meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Patroli Perintis ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya kejahatan jalanan, tawuran, serta gangguan ketertiban di kawasan pelabuhan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” demikian pesan yang ditekankan dalam pelaksanaan kegiatan patroli tersebut.

Melalui kegiatan patroli secara rutin dan berkelanjutan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berupaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif guna menjaga keamanan kawasan pelabuhan dan memberikan perlindungan serta rasa aman kepada masyarakat.

Jaga Jakarta On The Spot di Pelabuhan Muara Baru, Polri Ajak Ojol dan Buruh Pelabuhan Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Polsek Kawasan Muara Baru melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di Jalan Hiu Raya, Pelabuhan Muara Baru, pada Rabu (14/10/2026) pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolsek Kawasan Muara Baru, IPTU Sukis Wibowo, S.H., bersama personel piket fungsi. Dalam pelaksanaannya, petugas menyambangi para pengemudi ojek online (ojol) dan buruh pelabuhan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan Pelabuhan Muara Baru.

Dalam kesempatan tersebut, IPTU Sukis Wibowo mengimbau para pengemudi ojol dan buruh pelabuhan agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja maupun tempat beraktivitas sehari-hari.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online dan buruh Pelabuhan Muara Baru, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif,” demikian pesan kamtibmas yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Selain menyampaikan pesan keamanan, petugas juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan diri, dan kebersihan lingkungan. Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di kawasan Pelabuhan Muara Baru, demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Petugas juga mengingatkan para pengemudi ojol dan buruh pelabuhan agar menjauhi penyalahgunaan obat-obatan terlarang serta tidak mengonsumsi minuman beralkohol yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan, keselamatan, dan keamanan lingkungan.

Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindak kejahatan maupun gangguan keamanan lainnya. Laporan dapat disampaikan dengan mendatangi kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan kepolisian 110.

Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot merupakan salah satu upaya kepolisian untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi dan permasalahan warga, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta mencegah potensi terjadinya tindak kriminalitas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin baik antara kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan Pelabuhan Muara Baru yang aman, tertib, bersih, dan kondusif.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat guna mewujudkan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint, Antisipasi Gangguan Kamtibmas pada Dini Hari

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polda Metro Jaya, melaksanakan kegiatan Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint pada Rabu dini hari, 14 Oktober 2026. Kegiatan tersebut bertujuan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Patroli Cipta Kondisi melibatkan 20 personel di bawah pimpinan AKP Heri Prasetyo, S.H., selaku Kanit Bintibmas Satbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang bertugas sebagai Perwira Pengawas (Pawas).

Dalam pelaksanaannya, personel menyusuri sejumlah lokasi strategis, meliputi Terminal Penumpang Nusantarapura II, Indonesia Power, Pelabuhan Inggom, Pelabuhan Nusantara, dan JICT 1.

Di kawasan terminal penumpang, petugas melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kepada para penumpang kapal laut agar senantiasa mematuhi peraturan pelabuhan, menjaga barang bawaan, tidak membawa barang terlarang, serta tidak menerima titipan barang dari orang yang tidak dikenal. Petugas juga mengingatkan pentingnya mengawasi anggota keluarga, khususnya anak-anak, dan segera melapor apabila menemukan hal mencurigakan atau terdapat penumpang yang membutuhkan pertolongan.

Sementara itu, kepada para pengemudi trailer, petugas mengimbau agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara, mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, serta memastikan muatan tidak melebihi kapasitas. Pengemudi juga diingatkan untuk tidak berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk, menggunakan jalur yang telah ditentukan, dan melengkapi dokumen kendaraan.

“Melalui patroli dialogis ini, kami mengajak seluruh masyarakat, penumpang kapal, dan pengemudi kendaraan angkutan untuk bersama-sama menjaga keamanan, mematuhi peraturan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di kawasan pelabuhan.”

Selain patroli bergerak, Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga melaksanakan kegiatan Strongpoint pada sejumlah titik yang dinilai memerlukan pemantauan dan pengawasan, yakni Jalan Raya Ancol Baru arah PLTU, Jalan Raya Pelabuhan tepatnya di simpang pintu masuk IX, serta Jalan Digul.

Di Jalan Raya Ancol Baru arah PLTU, personel melaksanakan upaya antisipasi tindak kriminalitas 3C, yaitu pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), melalui pemeriksaan kendaraan roda dua (KR2) yang melintas.

Selanjutnya, di Jalan Raya Pelabuhan, tepatnya di simpang pintu masuk IX, petugas melaksanakan pengaturan sekaligus pemantauan arus lalu lintas guna menjaga kelancaran mobilitas kendaraan. Adapun di Jalan Digul, personel melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi aksi balap liar yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi di seluruh lokasi Strongpoint terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di Jalan Raya Pelabuhan, khususnya simpang pintu masuk IX, terpantau ramai lancar. Sementara itu, kondisi di Jalan Digul terpantau sepi dan tidak ditemukan indikasi aktivitas balap liar selama pemantauan berlangsung.

“Kegiatan Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint ini merupakan upaya preventif untuk mencegah gangguan kamtibmas, menekan potensi tindak kriminalitas, serta menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.”

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dan terarah, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berupaya meningkatkan kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan para pengguna jasa pelabuhan.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di sekitar kawasan pelabuhan.

Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan di Bareskrim hingga Kewilayahan Bergeser

investigasihukumkriminal JAKARTA – Polri melakukan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026. Mutasi ini mencakup sejumlah jabatan di lingkungan Divisi Hubungan Internasional, Bareskrim Polri, Korbrimob, Lemdiklat Polri, serta kepolisian kewilayahan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026), mengatakan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, serta rekam jejak dan integritas personel. Hal ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab secara optimal,” ujar Johnny.

Sejumlah pergeseran jabatan di antaranya Brigjen Pol Herry Dian Dwiharto dari Widyaiswara Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang NCB/Interpol Divhubinter Polri. Sementara itu, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak yang sebelumnya menjabat Dirtipideksus Bareskrim Polri dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan Dirtipideksus selanjutnya diemban Kombes Pol Suhasto, yang sebelumnya menjabat Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I Bareskrim Polri.

Di lingkungan Bareskrim Polri, Kombes Pol Afrisal yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Tingkat II diangkat menjadi Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I. Adapun Kombes Pol Dodi Ruyatman yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jawa Timur dimutasi menjadi Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri.

Mutasi juga mencakup jabatan kewilayahan. Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan yang sebelumnya menjabat Kapolresta Banyuwangi dimutasi menjadi Dirreskrimsus Polda Jawa Timur. Jabatan Kapolresta Banyuwangi selanjutnya diemban Kombes Pol Muharman Arta, yang sebelumnya menjabat Kapolresta Pekanbaru. Sementara itu, Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang yang sebelumnya menjabat Perancang Anggaran Madya Tingkat III Stamarena Polri diangkat menjadi Kapolresta Pekanbaru.

Selain itu, Kombes Pol Taufik Nurmandia yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jambi dimutasi menjadi Dosen Kepolisian Madya Tingkat III STIK Lemdiklat Polri. Jabatan Dirreskrimsus Polda Jambi selanjutnya diemban Kombes Pol Yakhob Silvana Delareskha, yang sebelumnya menjabat Kabidseum Pusjarah Polri.

Dalam mutasi tersebut, terdapat pula penugasan terhadap personel Korbrimob Polri. Brigjen Pol Deoni Jiud De Fatima dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka penugasan pada BIN. Sementara itu, Brigjen Pol Leonardus Simarmata juga dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka penugasan pada BIN. Adapun Kombes Pol Robert Da Costa dan Kombes Pol Dr. Irfan S.D.P. Marpaung dimutasi sebagai Pamen Korbrimob Polri dalam rangka penugasan di luar struktur.

Johnny menambahkan, para pejabat yang memperoleh penugasan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan melaksanakan tanggung jawab sesuai dengan tugas masing-masing.

Polri juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi serta pengabdian selama menjalankan tugas. Pengalaman dan kontribusi yang telah diberikan diharapkan dapat terus mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di berbagai bidang.

Melalui mutasi ini, Polri terus melakukan pembinaan sumber daya manusia dan penataan organisasi guna mendukung pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolri Silaturahmi Dengan Pimpinan MUI Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Dan Kerukunan

investigasihukumkriminal JAKARTA | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersilaturahmi dengan jajaran pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Polri dan ulama dalam menjaga keamanan, kerukunan, serta mendukung kemajuan bangsa.

Dalam pertemuan itu, Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar menekankan pentingnya kolaborasi antara ulama dan kepolisian. Menurutnya, keamanan, kesejahteraan, dan keimanan merupakan unsur yang saling berkaitan dalam kehidupan masyarakat. Situasi yang aman dan stabil memungkinkan masyarakat menjalankan ibadah, menuntut ilmu, mendidik generasi muda, serta bekerja mencari nafkah dengan baik.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) merupakan tanggung jawab Polri. Namun, pelaksanaannya membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk MUI dan para ulama. Semangat ini sejalan dengan prinsip Polisi Bersama Masyarakat, yang menempatkan kolaborasi sebagai bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Kami menyadari bahwa harkamtibmas adalah tanggung jawab kami. Namun, Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari segenap elemen masyarakat, khususnya Majelis Ulama Indonesia. Karena itu, sinergi dan kolaborasi perlu terus diperkuat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan di tengah masyarakat,” ujar Suyudi, Selasa (13/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Anwar menjelaskan peran MUI sebagai pengayom umat melalui misi himayatul ummah serta sebagai mitra strategis pemerintah melalui shodiqul hukumah. Ia juga mendorong penguatan kerja sama antara Polri dan pesantren, termasuk membuka kesempatan bagi santri dan santriwati untuk mengabdi sebagai anggota Polri.

Anwar turut menyampaikan harapan agar kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Polri dapat menghadirkan kesejukan dalam penegakan hukum serta membawa manfaat bagi masyarakat. Ia menilai hubungan yang erat antara ulama dan kepolisian diperlukan untuk mendukung kehidupan bangsa yang aman dan harmonis.

Imigrasi Perbarui Nama Layanan Di Pademangan Kini Bernama Beranda Imigrasi

investigasihukumkriminal JAKARTA | Masyarakat yang biasa mengurus keperluan keimigrasian di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, perlu mengetahui adanya perubahan nama pada salah satu titik pelayanan. Unit Layanan Paspor (ULP) Pasar Pagi Mangga Dua kini menggunakan nama baru, yakni Beranda Imigrasi Pasar Pagi Mangga Dua.

Perubahan tersebut merupakan bagian dari kebijakan penyeragaman identitas visual unit dan titik layanan keimigrasian yang diterapkan Direktorat Jenderal Imigrasi. Penyesuaian ini dilakukan agar identitas pelayanan Imigrasi memiliki penamaan dan tampilan visual yang lebih seragam di berbagai lokasi.

Informasi mengenai perubahan nama tersebut disampaikan melalui kanal informasi Imigrasi Jakarta Utara. Dalam pengumuman itu, masyarakat juga diinformasikan bahwa Immigration Lounge PIK Avenue kini menggunakan nama Beranda Imigrasi PIK Avenue.

Kedua perubahan tersebut mengacu pada Surat Dinas Direktur Jenderal Imigrasi Nomor IMI-GR.01-129 tentang penyeragaman identitas visual unit dan titik layanan keimigrasian.

Penyeragaman Identitas Layanan Keimigrasian
Penggunaan nama Beranda Imigrasi menjadi penanda identitas baru bagi titik pelayanan yang sebelumnya dikenal masyarakat dengan sebutan berbeda-beda.

Di Pasar Pagi Mangga Dua, nama ULP Pasar Pagi Mangga Dua kini disesuaikan menjadi Beranda Imigrasi Pasar Pagi Mangga Dua. Sementara itu, Immigration Lounge PIK Avenue berubah nama menjadi Beranda Imigrasi PIK Avenue.

Penyeragaman ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali titik pelayanan keimigrasian secara lebih mudah. Selain itu, penggunaan identitas yang konsisten juga diharapkan mempermudah penyampaian informasi kepada masyarakat yang membutuhkan layanan Imigrasi.

Meski demikian, perubahan nomenklatur tersebut perlu dibedakan dari perubahan lokasi pelayanan. Pengumuman yang tersedia menjelaskan penyesuaian nama dan identitas visual, bukan pemindahan tempat pelayanan.

Masyarakat Perlu Mengetahui Nama Terbaru
Bagi masyarakat yang berdomisili di Pademangan dan wilayah sekitarnya, informasi ini penting agar tidak terjadi kebingungan ketika mencari lokasi pelayanan paspor di Pasar Pagi Mangga Dua.

Masyarakat yang sebelumnya menggunakan nama ULP Pasar Pagi Mangga Dua kini dapat mengenali titik tersebut melalui nama Beranda Imigrasi Pasar Pagi Mangga Dua.

Namun, sebelum datang untuk mengurus paspor, masyarakat tetap disarankan memastikan jenis pelayanan yang tersedia, persyaratan dokumen, jadwal operasional, serta mekanisme permohonan melalui kanal resmi Imigrasi.

Dengan penyeragaman identitas visual tersebut, Direktorat Jenderal Imigrasi diharapkan dapat menghadirkan identitas pelayanan yang lebih konsisten sehingga masyarakat lebih mudah mengenali dan memperoleh informasi mengenai titik layanan keimigrasian.

Informasi perubahan nama ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar mulai menggunakan nomenklatur terbaru ketika mencari informasi mengenai layanan Imigrasi di Pasar Pagi Mangga Dua maupun PIK Avenue.

Dibalik Geliat Program Betrik Presiden Prabowo di Cianjur: Kisah Pak Jaja (53) yang Masih Setia Mengayuh Beca Manual

investigasihukumkriminal CIANJUR – Program bantuan Becak Listrik (Betrik) gagasan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disambut antusias oleh para pengemudi beca konvensional di berbagai daerah. Program ini dinilai sebagai angin segar untuk meringankan beban para pekerja sektor informal di usia senja. Kendati demikian, di Kabupaten Cianjur, masih banyak pengemudi beca yang belum tersentuh bantuan tersebut dan harus gigih berjuang dengan cara lama.

Salah satu kisah yang mencerminkan realitas ini datang dari Bapak Jaja. Di usianya yang telah menginjak 53 tahun, Pak Jaja masih harus mengandalkan tenaga fisiknya untuk mengayuh beca manual demi menyambung hidup keluarganya sehari-hari di Cianjur.

Bertaruh Tenaga di Usia Senja

Setiap hari, di bawah terik matahari maupun derasnya hujan, Pak Jaja menyusuri jalanan Cianjur dengan beca tuanya. Tenaga yang tak lagi muda membuat setiap kayuhan pedal terasa semakin berat.

“Kangen juga ingin merasakan beca listrik seperti teman-teman yang lain, badan tidak terlalu lelah. Tapi mau bagaimana lagi, belum ada giliran atau informasi dapat bantuan untuk saya,” ujar Pak Jaja saat ditemui di pangkalan becanya, Selasa (13/10).

Bagi Pak Jaja dan sebagian pengemudi beca tradisional lainnya di Cianjur, kehadiran program Betrik bukan sekadar modernisasi alat transportasi, melainkan harapan besar untuk efisiensi energi, tenaga, dan peningkatan pendapatan bersih harian mereka yang selama ini tergerus biaya fisik dan usia.

Harapan Penyaluran yang Merata

Program Betrik yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto memang dirancang untuk mentransformasi beca manual menjadi beca ramah lingkungan yang lebih manusiawi bagi para pengemudinya. Namun, lambatnya pemerataan dan keterbatasan kuota tahap awal membuat sejumlah pengemudi senior seperti Pak Jaja masih tertinggal.

Para pengemudi beca di Cianjur berharap pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, serta pihak-pihak terkait dapat lebih jeli dan transparan dalam mendata para penerima manfaat. Tujuannya agar bantuan strategis ini bisa tepat sasaran dan benar-benar merangkul para pengemudi beca lansia dan prasejahtera yang paling membutuhkan.

Hingga berita ini diturunkan, para pengemudi beca manual di Cianjur, termasuk Pak Jaja, masih menaruh asa yang besar agar program pro-rakyat ini bisa segera menjangkau mereka di gelombang penyaluran berikutnya.(86)

#BetrikPrabowo #BecakListrik #Cianjur #KisahInspiratif #PejuangNafkah 

Pastikan Keamanan Pangan MBG, Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok Laksanakan Pemeriksaan Food Safety

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelayakan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan pemeriksaan food safety di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Rawa Badak Utara, Selasa (13/10/2026), mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan pemeriksaan tersebut dilaksanakan di bawah penanggung jawab IPDA Sri Puji Astuti, S.Farm., dengan petugas pemeriksa dari unsur mitra, Karim Hasan Suro Taruno, A.Md.Kep.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan makanan yang disiapkan dan disajikan dalam program MBG memenuhi aspek keamanan pangan serta layak dikonsumsi oleh para penerima manfaat.

Adapun menu makanan yang diperiksa meliputi nasi putih, ayam goreng tepung, tempe orek, tumis wortel dan labu, serta buah pisang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan organoleptik, makanan diketahui memiliki aroma, rasa, dan warna yang sesuai dengan karakteristik masing-masing jenis makanan. Selain itu, tidak ditemukan kontaminan berupa jamur, serangga, maupun kotoran. Makanan juga disajikan menggunakan wadah tertutup dalam kondisi bersih.

Pemeriksaan dilanjutkan dengan uji fisik laboratorium terhadap sejumlah parameter keamanan pangan. Hasil pengujian menunjukkan kandungan arsen, sianida, nitrit, dan formalin dinyatakan negatif.

Berdasarkan hasil pemeriksaan organoleptik dan pengujian yang dilakukan, makanan yang diperiksa dinyatakan layak konsumsi.

“Pemeriksaan food safety ini merupakan bagian dari upaya memastikan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis Polri memenuhi aspek keamanan dan kebersihan, sehingga dapat dikonsumsi dengan aman oleh para penerima manfaat,” demikian penekanan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus mendukung pelaksanaan program MBG Polri melalui pemeriksaan keamanan pangan secara cermat, guna menjaga kualitas makanan serta mendukung pemenuhan gizi bagi masyarakat penerima manfaat.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Pembinaan Rohani Bagi Tahanan, Tanamkan Nilai Keimanan dan Kesadaran Hukum

investigasihukumkriminal JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) melaksanakan kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani (Binrohtal) bagi para tahanan yang beragama Islam dan Nasrani, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Besuk Tahanan Polres Pelabuhan Tanjung Priok ini bertujuan untuk memperkuat keimanan, membentuk karakter yang lebih baik, serta menumbuhkan kesadaran para tahanan agar tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.

Dalam kegiatan tersebut, para tahanan diberikan pembinaan rohani sesuai dengan agama masing-masing. Melalui pembinaan ini, diharapkan mereka dapat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjalankan kewajiban beribadah, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

“Pembinaan mental dan rohani ini merupakan salah satu upaya untuk membangun kesadaran diri, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik, baik bagi keluarga maupun masyarakat,” ujar Kasat Tahanan dan Barang Bukti IPDA Edi Rusdiyanto, S.H.

Selain sebagai sarana pembinaan spiritual, kegiatan Binrohtal juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para tahanan untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki perilaku, dan berkomitmen untuk tidak mengulangi pelanggaran hukum di kemudian hari.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan pengawasan personel jaga, yaitu Bripda Dahrul Qomar dan Bripda Stefanus.

Melalui kegiatan pembinaan mental dan rohani ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap para tahanan dapat memanfaatkan masa pembinaan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas keimanan, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan taat hukum.