Kapolri ke Pengusaha: Jadikan Buruh Aset, Mitra, dan Keluarga Perusahaan

investigasihukumkriminal Bekasi|Kapolri mendorong perusahaan mengubah cara pandang terhadap buruh. Pekerja tidak semestinya hanya diposisikan sebagai tenaga kerja, tetapi harus menjadi *aset, mitra, sekaligus bagian dari keluarga perusahaan.*

Pesan itu disampaikan Kapolri saat menghadiri *Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)* di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). Acara tersebut mengusung tema *“Hubungan Industrial, Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi”.*

“*Jadikan buruh sebagai aset, mitra, dan bagian dari keluarga perusahaan,*” ujar Kapolri.

Cara pandang tersebut dinilai penting untuk membangun hubungan industrial yang sehat. Sebab, keberlangsungan perusahaan dan kesejahteraan buruh bukan dua kepentingan yang harus dipertentangkan, melainkan perlu berjalan beriringan.

Perusahaan membutuhkan pekerja yang produktif dan berkualitas agar mampu bertahan dan berkembang. Sebaliknya, buruh membutuhkan perusahaan yang sehat untuk memperoleh kepastian kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

Keseimbangan itu semakin dibutuhkan di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global yang turut memberi tekanan terhadap dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan. Kondisi tersebut menuntut pemerintah, pengusaha, investor, dan pekerja semakin memperkuat komunikasi dan kolaborasi.

Kapolri pun mengapresiasi perjuangan FSPMI yang semakin mengedepankan silaturahmi serta dialog dengan pemerintah dan kalangan pengusaha. Perbedaan kepentingan dalam hubungan industrial diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah, bukan dengan langkah yang justru merugikan pekerja maupun perusahaan.

Pendekatan serupa juga terlihat dalam pembahasan Cipta Kerja yang diawali melalui pertemuan antara serikat buruh dan asosiasi pengusaha. Langkah tersebut diapresiasi sebagai upaya mencari titik temu dengan tetap berpegang pada regulasi dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja.

Konsolidasi Akbar FSPMI tersebut dihadiri sekitar *2.000 pekerja dari sekitar 1.200 perusahaan* di Kawasan Industri MM2100. Sejumlah unsur serikat pekerja, pengusaha, APINDO, pemerintah daerah, pengelola kawasan industri, hingga jajaran Polri turut hadir.

Di tengah upaya memperkuat hubungan industrial, pemerintah juga terus mendorong hilirisasi dan investasi untuk menciptakan lapangan kerja baru. Kekayaan sumber daya alam dan besarnya pasar domestik Indonesia menjadi modal penting untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja.

Namun, investasi membutuhkan iklim yang aman dan kondusif. Karena itu, Kapolri meminta *praktik pungutan liar, premanisme, maupun gangguan kamtibmas lainnya* yang menghambat aktivitas dunia usaha segera dilaporkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Peningkatan investasi juga perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pekerja. Kapolri mengapresiasi keberadaan *SMK Mitra Industri MM2100* sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang semakin kompetitif dan memiliki kesempatan untuk menduduki posisi manajerial maupun strategis di perusahaan.

Sinergi pemerintah, dunia usaha, investor, dan buruh pada akhirnya menjadi kunci agar investasi terus tumbuh, lapangan kerja semakin luas, dan kesejahteraan pekerja meningkat menuju Indonesia Emas 2045.

Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Titik Rawan 3C dan Tawuran


investigasihukumkriminal JAKARTA | Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, tawuran, balap liar, geng motor, dan aksi 3C (curas, curat, dan curanmor), jajaran Satuan Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Patroli Perintis Presisi di sejumlah wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (11/9/2026) dini hari.

Kegiatan patroli  dilaksanakan dengan melibatkan tujuh personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua.

Patroli dipimpin oleh Aipda Kasmito selaku Kepala Tim 3P, bersama Bripka Riza, Brigadir Arif, Brigadir Danny, Bripda Ihsan, Bripda Ilyas, dan Bripda Steffanus.

Sebelum melaksanakan patroli, Aipda Kasmito memberikan arahan kepada seluruh personel terkait sasaran dan langkah-langkah yang perlu dilakukan selama kegiatan.

“Patroli ini dilaksanakan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi berbagai gangguan kamtibmas, seperti aksi 3C, tawuran, geng motor, balap liar, begal, maupun gangguan keamanan lainnya di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.”

Dalam pelaksanaannya, personel menyambangi sejumlah lokasi yang dinilai rawan dan melakukan dialog serta imbauan kepada masyarakat.

Pelaksanaan patroli di depan Terminal Penumpang Pelni. Petugas melakukan pengecekan dan memberikan imbauan kepada para sopir serta tenaga kerja bongkar muat (TKBM) yang sedang berkumpul agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

Selanjutnya Patroli dilanjutkan di Jalan Pelabuhan Nusantara II. Petugas memberikan imbauan kepada para sopir truk yang beristirahat di bahu jalan agar tetap waspada terhadap barang bawaan serta menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan perjudian online.

“Kami mengimbau para sopir untuk selalu menjaga barang bawaan, tidak mengonsumsi minuman keras, menjauhi narkoba dan perjudian online, serta tetap mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan pelabuhan.”

Personel menyisir Jalan Raya Pelabuhan dan mendapati sejumlah pemuda yang sedang berkumpul di pinggir jalan. Petugas kemudian memberikan imbauan agar mereka meninggalkan kawasan pelabuhan untuk mencegah terjadinya keributan maupun gangguan keamanan. Petugas juga melakukan pengecekan terhadap barang bawaan para pemuda tersebut.

Patroli kemudian dilanjutkan di sekitar depan INGGOM, Jalan Raya Pelabuhan. Di lokasi tersebut, personel menemukan sejumlah sopir yang berkumpul di bahu jalan.

Petugas memberikan edukasi agar para sopir tidak beristirahat di bahu jalan karena dapat mengganggu arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kemacetan. Selain itu, petugas mengingatkan para sopir untuk melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum beroperasi demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kami mengingatkan para sopir agar tidak beristirahat di bahu jalan karena dapat mengganggu kelancaran lalu lintas. Sebelum kendaraan digunakan, pastikan kondisinya dalam keadaan baik untuk menghindari kecelakaan.”

Adapun rute patroli meliputi Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Pelabuhan Nusantara II, Jalan Ketel, dan Jalan Padamarang.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Patroli Perintis Presisi ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat sekaligus memberikan rasa aman kepada warga, pekerja, dan pengguna jalan, khususnya pada jam-jam rawan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kami akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan kehadiran personel di lapangan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan.”

Jumat Peduli, Polsek Kawasan Muara Baru Bagikan Nasi Siap Saji kepada Masyarakat


investigasihukumkriminal JAKARTA | Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Muara Baru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, kembali melaksanakan kegiatan Jumat Peduli sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Jl. Tuna Raya, Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara.

Kegiatan Jumat Peduli dipimpin oleh Kanit Sabhara Polsek Kawasan Muara Baru, Iptu Sunarta, bersama anggota piket fungsi Polsek Kawasan Muara Baru.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian membagikan 30 paket nasi siap saji serta air minum kemasan botol kepada masyarakat yang berada di sekitar Pasar Ikan Modern Pelabuhan Muara Baru.

“Kegiatan Jumat Peduli ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Polsek Kawasan Muara Baru kepada masyarakat, khususnya mereka yang beraktivitas di sekitar kawasan Pelabuhan Muara Baru,” ujar salah satu personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Pembagian makanan dan minuman berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya Polsek Kawasan Muara Baru untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dengan masyarakat.

Melalui kegiatan Jumat Peduli yang dilaksanakan secara rutin, Polsek Kawasan Muara Baru berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian sosial terhadap masyarakat.

“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat,” ungkapnya.

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan


investigasihukumkriminal Jakarta | Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan Apel dan Patroli Cipta Kondisi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (10/9/2026) dini hari.

Kegiatan dipimpin oleh IPTU Arief Widodo, S.H., selaku Kasubbagbekpal Baglog Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dengan melibatkan sebanyak 17 personel. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan empat unit kendaraan roda empat dinas Polri.

Patroli menyasar sejumlah objek vital dan kawasan pelabuhan, di antaranya Indonesia Power PLTU, PT Salim Ivomas, Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Inggom, hingga JICT.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian juga melaksanakan dialogis dengan petugas keamanan (security) di sejumlah lokasi. Petugas memberikan imbauan agar para security meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melaksanakan tugas pada malam hari.

“Kami mengimbau kepada seluruh petugas keamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, melaksanakan pemeriksaan secara rutin terhadap tamu maupun kendaraan, serta tidak melaksanakan tugas seorang diri. Utamakan keselamatan dan segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar IPTU Arief Widodo.

Selain itu, personel juga mengingatkan petugas keamanan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi setiap permasalahan serta menghindari tindakan kekerasan.

“Dalam menangani setiap permasalahan, utamakan pendekatan yang humanis dan persuasif. Jangan mengambil tindakan yang dapat memperkeruh situasi. Sinergi antara petugas keamanan dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Patroli Cipta Kondisi tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan dan objek-objek vital yang berada di wilayah hukumnya.

Kegiatan patroli akan terus dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan aktivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok berjalan dengan aman dan lancar.

Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Pengamanan, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Tawuran


investigasihukumkriminal Jakarta Utara | Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi kejahatan jalanan, balap liar, dan aksi tawuran, Satuan Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi pada Selasa malam hingga Rabu dini hari, 8–9 September 2026.

Kegiatan patroli tersebut berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga 02.30 WIB, dengan menyasar sejumlah jalur dan kawasan yang berada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, di antaranya Jalan Pelabuhan Nusantara, Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Sulawesi, dan Jalan Panaitan.

Patroli dipimpin oleh Aiptu Sumarno selaku Ketua Tim Patroli Perintis Presisi, bersama lima personel lainnya, yakni Aipda Heru Siswanto, S.H., Brigadir Alfian, Briptu Rio, Briptu Glend, dan Bripda Putra. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua.

Sebelum pelaksanaan patroli, Aiptu Sumarno memberikan arahan kepada seluruh anggota terkait kesiapan personel, sasaran patroli, serta langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Selanjutnya, personel menyambangi sejumlah titik di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dan memberikan imbauan kepada petugas keamanan atau security agar meningkatkan kewaspadaan serta melaksanakan patroli secara mobile di area line.

Imbauan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya kehilangan barang maupun tindak pidana kejahatan lainnya di kawasan pelabuhan.

“Kami mengimbau seluruh petugas keamanan untuk meningkatkan patroli mobile dan kewaspadaan di area masing-masing. Langkah ini penting untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.

Selain menyasar petugas keamanan, personel Patroli Perintis Presisi juga memberikan imbauan kepada para sopir yang sedang menunggu antrean bongkar muat. Para sopir diingatkan untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya kejahatan jalanan.

Patroli kemudian dilanjutkan dengan menyambangi para pekerja di sekitar kawasan pelabuhan. Personel mengingatkan para pekerja agar selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja dan menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan ketentuan keselamatan kerja.

Kapolres menegaskan bahwa kegiatan Patroli Perintis Presisi merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menghadirkan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan.

“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami akan terus melakukan kegiatan preventif untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, balap liar, tawuran, maupun gangguan kamtibmas lainnya, sehingga situasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok tetap aman dan kondusif,” tegas AKBP Alrasyidin Fajri.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh rute patroli terpantau aman, tertib, dan lancar. Kegiatan Patroli Perintis Presisi juga diharapkan dapat meningkatkan rasa aman masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Brimob Polda Metro Jaya Amankan Tiga Pelaku Perampasan di Tomang


investigasihukumkriminal Jakarta |Tim Patroli Brimob Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya mengamankan tiga orang yang diduga merampas telepon seluler dan uang tunai Rp100 ribu milik seorang sopir truk di kawasan lampu merah keluar Tol Tomang, Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Rabu (9/9/2026) dini hari.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, penanganan tersebut berawal ketika personel yang sedang berpatroli menuju Taman Cattleya dihampiri seorang sopir truk. Pria itu melaporkan bahwa telepon seluler dan uangnya dirampas sekelompok pemuda.

“Setiap informasi dari masyarakat harus segera ditindaklanjuti sesuai prosedur,” ujar Kombes Pol Henik Maryanto.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas menuju lokasi dan memeriksa sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan kejadian. Dari pemeriksaan awal, tiga orang berinisial D (28), P (25), dan D (26) diduga terlibat dalam perampasan tersebut.

Ketiganya kemudian diserahkan ke Polsek Grogol Petamburan bersama barang bukti berupa satu unit telepon seluler dan uang tunai Rp100 ribu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar segera meminta bantuan petugas apabila mengalami atau mengetahui tindak kejahatan. Informasi mengenai lokasi dan kejadian dapat membantu kepolisian menindaklanjuti laporan.

“Utamakan keselamatan diri dan segera laporkan kepada petugas terdekat atau melalui layanan Polisi 110. Sampaikan lokasi serta kejadian yang dialami agar petugas dapat memberikan bantuan,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto.

Bea Cukai Sita 10 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp8 Miliar

investigasihukumkriminal JAKARTA | Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) melalui Kantor Wilayah Jakarta melakukan penindakan terhadap rokok ilegal di wilayah kerja Kanwil Bea Cukai Jakarta. Hasilnya sebanyak 10.067.000 batang rokok ilegal berhasil ditindak.
Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Hendri Darnadi mengatakan, jumlah tersebut diperoleh dari tiga penindakan dalam periode 31 Agustus sampai 1 September 2026. Estimasi potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 7,51 miliar.

“Kantor Wilayah DJBC Jakarta bekerja sama dengan Kantor Bea Cukai Marunda telah melakukan atau mengamankan sekitar 10 juta batang rokok ilegal di wilayah Pademangan, Jakarta Utara, dengan estimasi potensi kerugian negara mencapai Rp 7,5 miliar,” kata Hendri dalam konferensi pers di kantor DJBC Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Selain itu, Kantor Bea Cukai Marunda menerima limpahan sebanyak 45 koli berisi 716 ribu batang rokok ilegal dengan estimasi kerugian negara sekitar Rp 534 juta. Artinya total batang rokok ilegal yang diamankan mencapai 10,78 juta batang dengan total kerugian Rp 8 miliar.

“Total keseluruhan dari tiga rangkaian penindakan serta pelimpahan dari Polres Metro Jakarta Barat sekitar 10.783.800 batang rokok ilegal dengan estimasi kerugian negara adalah Rp 8 miliar,” tuturnya.

Barang tersebut diketahui berasal dari wilayah Jawa Timur. Rencananya barang akan dipasarkan ke wilayah Jawa Barat, Sumatera, dan Kalimantan.

“Rokok ilegal tersebut berasal dari Jawa Timur yang akan dikirim ke daerah pemasaran. Sementara ini yang terdeteksi ke tiga tempat, yaitu Jawa Barat, Sumatera dan Kalimantan,” ungkap Hendri.

Menurut Hendri, seluruh barang hasil penindakan dan barang yang diserahterimakan tersebut saat ini masih dilakukan proses penelitian lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia juga menambahkan pelaksanaan tugas ini dilakukan melalui sinergi bersama dengan Polri, Kejaksaan, TNI, Pemerintah Provinsi, dan berbagai kementerian/lembaga.

“Saya menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi yang terjalin sangat baik antara Bea Cukai dengan Komisi III DPR RI, Kementerian Perindustrian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polri, TNI, Kejaksaan, serta seluruh instansi terkait dalam upaya melindungi masyarakat dari peredaran rokok ilegal.” tutup Hendri.

Patroli Jaga Jakarta, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan


investigasihukumkriminal Jakarta | Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan Patroli Jaga Jakarta, Jaga Priok, dan Cipta Kondisi di sejumlah kawasan yang menjadi wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (9/9/2026) dini hari.

Kegiatan patroli dipimpin oleh Pawas Pendamping Ipda Edi Rusdianto, S.H., yang menjabat sebagai Kasattahti Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dengan melibatkan sebanyak 17 personel gabungan.

Patroli dilaksanakan secara mobile menggunakan empat unit kendaraan dinas Polri dengan menyasar sejumlah lokasi, di antaranya Indonesia Power PLTU, Buffer Area Inggom, PT Salim Ivomas, Pelabuhan Nusantara, JiCT 1, serta TPK Koja.

Dalam pelaksanaan patroli, personel kepolisian tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga mengedepankan kegiatan dialogis dengan petugas keamanan dan masyarakat yang ditemui di lapangan.

Kepada petugas keamanan di Indonesia Power PLTU dan PT Salim Ivomas, personel memberikan sejumlah imbauan terkait peningkatan kewaspadaan, khususnya saat bertugas pada malam hari.

“Petugas keamanan diimbau untuk tidak bertugas seorang diri dan selalu berkoordinasi dengan rekan kerja agar dapat saling membantu apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan,” ujar petugas patroli.

Selain itu, petugas keamanan juga diminta meningkatkan pemeriksaan terhadap orang maupun kendaraan yang keluar masuk area kerja serta memastikan seluruh pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai ketentuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

Personel juga mengingatkan agar setiap permasalahan yang terjadi di lingkungan kerja diselesaikan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan menghindari tindakan kekerasan.

“Apabila menemukan kejadian atau potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Sementara itu, terhadap para pengemudi trailer yang beraktivitas di kawasan pelabuhan, petugas memberikan imbauan agar tidak memarkirkan kendaraan di sembarang tempat yang dapat mengganggu arus lalu lintas dan menimbulkan kemacetan.

Para pengemudi juga diingatkan untuk mematuhi batas kecepatan, memastikan kondisi kendaraan layak sebelum beroperasi, serta tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah maupun mengantuk.

“Pastikan muatan sesuai dengan kapasitas kendaraan dan jangan melakukan overloading karena dapat membahayakan keselamatan serta melanggar ketentuan lalu lintas. Surat-surat kendaraan dan dokumen muatan juga harus selalu dilengkapi,” tegas petugas patroli.

Petugas turut mengingatkan masyarakat, khususnya para pengemudi dan pekerja di kawasan pelabuhan, agar segera menghubungi kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun kejadian yang membutuhkan penanganan.

“Jika menemukan adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau melalui layanan Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Patroli Jaga Jakarta, Jaga Priok, dan Cipta Kondisi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan para pekerja di kawasan pelabuhan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di sejumlah wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya pada jam-jam rawan di kawasan pelabuhan dan industri.

Aspirasi Warga Gunung Sahari Selatan Direspons Wali Kota

Investigasihukumkriminal Jakarta — Silaturahmi Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin bersama masyarakat Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Selasa (8/9/2026) malam, berlangsung hangat. Forum tersebut menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkenalkan potensi generasi muda yang berkembang di wilayah tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan usai ibadah Isya itu bertempat di SMK Taman Siswa 1, Jalan Garuda Nomor 25, RT 007/RW 04, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kecamatan Kemayoran, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, para ketua RT dan RW, LMK, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat.

Dalam suasana dialog yang terbuka, warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kondisi lingkungan maupun potensi masyarakat. Salah satu yang mendapat perhatian adalah keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia yang aktif membina anak-anak melalui seni tradisi pencak silat.

Aspirasi tersebut disampaikan Ketua RW 05 Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Drs. H. Eman Roheman, SE.

Dalam pemaparannya, H. Eman menjelaskan bahwa Sanggar Sinlamba Batavia selama ini menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan kemampuan pencak silat seni tradisi. Kegiatan latihan dilaksanakan secara rutin setiap malam Sabtu di lingkungan masyarakat.

Menurut H. Eman, proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten mulai menunjukkan hasil. Para peserta didik sanggar telah mengikuti berbagai festival dan kejuaraan serta berhasil menorehkan prestasi dari tingkat daerah hingga tingkat nasional.

“Alhamdulillah, anak-anak didik kami selama ini sudah banyak membuahkan hasil dan prestasi. Latihan pencak silat seni tradisi dilakukan rutin setiap malam Sabtu, baik untuk festival maupun kejuaraan, bahkan sudah sampai tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu capaian yang pernah diraih peserta didik Sanggar Sinlamba Batavia adalah juara II dalam ajang berskala nasional.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa potensi anak-anak di lingkungan masyarakat sangat besar apabila mendapatkan ruang pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan.

Karena itu, H. Eman berharap keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, khususnya melalui Suku Dinas Olahraga dan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat.

Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya berupa perhatian terhadap prestasi olahraga, tetapi juga terhadap aspek pelestarian seni tradisi pencak silat yang menjadi bagian dari budaya masyarakat.

“Harapan kami ada support dan dukungan dari Sudin terkait, baik Sudin Olahraga maupun Sudin Kebudayaan Jakarta Pusat, sehingga potensi anak-anak ini bisa terus dibina dan dikembangkan,” kata H. Eman
Aspirasi yang disampaikan H. Eman tersebut mendapat respons dari Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengarahkan jajaran terkait untuk memperhatikan potensi anak-anak yang selama ini aktif berlatih pencak silat. Potensi tersebut dinilai perlu mendapat ruang pembinaan agar dapat berkembang menjadi bibit atlet sekaligus generasi muda yang mampu menjaga seni tradisi.

Arahan tersebut kemudian diarahkan kepada unsur terkait untuk ditindaklanjuti dengan melihat secara langsung aktivitas dan keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia.

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam forum, Kamis, 10 September 2026, direncanakan akan dilakukan kunjungan atau survei dari unsur Sudin terkait ke Sanggar Sinlamba Batavia Cabang Gunung Sahari Selatan.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mengetahui secara langsung kegiatan latihan, potensi peserta didik, prestasi yang telah diraih, serta kebutuhan sanggar dalam mengembangkan pembinaan pencak silat seni tradisi

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Lurah Gunung Sahari Selatan M. Irfan Yusuf menyempatkan diri memberikan keterangan kepada awak media.

Irfan menjelaskan bahwa pertemuan tersebut memberikan ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk membangun komunikasi secara langsung sekaligus mengetahui kebutuhan warga di lapangan.

“Pertama, kita menjalin komunikasi dan silaturahmi antara Pak Wali beserta seluruh jajarannya di tingkat kota, Pak Camat, RT, RW, LMK dan seluruh stakeholder yang ada,” ujar Irfan.

Ia mengatakan, berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan infrastruktur dan kebutuhan lainnya, dapat disampaikan secara langsung sehingga pemerintah dapat mengetahui persoalan tersebut dan menindaklanjutinya.

“Kita ingin mengetahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, baik itu mungkin infrastruktur dan lain-lain, sehingga bisa dilaksanakan dan ditindaklanjuti dengan cepat,” katanya.

Terkait pencak silat, Irfan menilai potensi anak-anak di wilayah Gunung Sahari Selatan layak mendapat perhatian dan pembinaan yang lebih terarah.

“Intinya bagaimana anak-anak kita yang terlibat di dalam pencak silat bisa mendapatkan pembinaan dari Sudin Olahraga Jakarta Pusat. Kenapa tidak ini menjadi bibit-bibit potensi yang baru dan menjadi potensi masyarakat dari wilayah Jakarta Pusat itu sendiri,” ungkapnya.

Menurut Irfan, keberadaan sanggar juga memiliki nilai penting dalam membangun aktivitas positif bagi anak-anak sekaligus menjaga keberlangsungan seni tradisi di tengah masyarakat.

Selain membahas aspirasi masyarakat, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan perhatian terhadap kondisi lingkungan menyusul informasi mengenai abu vulkanik.

Irfan mengatakan, Wali Kota mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker sebagai langkah antisipasi.

“Memang satu-dua hari ini karena adanya abu vulkanik, Pak Wali meminta kepada seluruh masyarakat untuk kembali menggunakan masker, seperti dulu pada zaman pandemi,” jelasnya.

Masyarakat juga diharapkan tetap memperhatikan kondisi lingkungan serta mengikuti arahan dan informasi resmi dari pemerintah.

Irfan berharap komunikasi yang telah terbangun antara pemerintah dan masyarakat dapat terus diperkuat. Menurutnya, kekompakan seluruh unsur warga merupakan bagian penting dalam menjaga sekaligus membangun wilayah.

“Yang mudah-mudahan ke depan kita semua, seluruh unsur masyarakat, RT, RW, PKK maupun semuanya bisa kembali guyub bersama, kembali membangun dan menata lingkungan dengan jauh lebih baik lagi,” pungkasnya.

Silaturahmi malam tersebut menjadi momentum yang mempertemukan pemerintah dengan masyarakat secara langsung. Selain menyerap aspirasi mengenai kebutuhan lingkungan, pertemuan itu juga membuka ruang bagi potensi generasi muda Gunung Sahari Selatan untuk mendapatkan perhatian lebih lanjut.

Dengan adanya respons Wali Kota serta rencana kunjungan Sudin Olahraga dan Sudin Kebudayaan, masyarakat berharap keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia dapat semakin berkembang, sekaligus menjadi wadah pembinaan prestasi dan pelestarian seni tradisi pencak silat di Jakarta Pusat.

Maulid Nabi di Masjid Al-Ikhlas, Wakapolri Ajak Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri


investigasihukumkriminal JAKARTA | Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengajak keluarga besar Polri memanjatkan doa bersama untuk keselamatan bangsa, masyarakat, dan seluruh anggota Polri. Doa tersebut menjadi bagian dari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Dalam suasana Maulid Nabi, doa bersama dipanjatkan agar Allah SWT senantiasa melindungi Indonesia dari berbagai bencana dan marabahaya, memberikan keselamatan kepada masyarakat, serta menjaga seluruh personel Polri yang tengah menjalankan tugas di lapangan.

K.H. Taufiqurrahman, S.Q. hadir sebagai penceramah sekaligus memimpin doa bersama. Dalam tausiyahnya, ia menyinggung bencana yang tengah terjadi, termasuk erupsi gunung api, seraya mengajak seluruh jamaah memohon pertolongan Allah SWT agar masyarakat yang berada di wilayah terdampak diberikan keselamatan dan Indonesia dijauhkan dari bencana.

Doa juga dipanjatkan bagi saudara-saudara yang kehilangan rumah dan harta benda agar diberikan kesabaran, ketabahan, serta diganti dengan rezeki yang lebih baik. Bagi mereka yang kehilangan nyawa, didoakan agar mendapat ampunan, rahmat, tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan dimuliakan sebagai syuhada.

“Bagi saudara-saudara kita yang kini sedang menghadapi ujian bencana, semoga Allah SWT melimpahkan kesabaran dan kemudahan dalam masa pemulihan. Begitu pula bagi seluruh personel Polri yang senantiasa hadir melayani masyarakat di tengah situasi sulit, semoga setiap dedikasi dan keikhlasan tugas rekan-rekan sekalian dicatat sebagai ladang amal dan selalu dalam lindungan-Nya,” ujar Dedi.

Dedi menegaskan, Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan meneladani akhlaknya dalam kehidupan maupun pengabdian.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, melainkan kesempatan berharga untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Sejarah mencatat beliau sebagai sosok yang jujur hingga digelari Al-Amin atau orang yang terpercaya, adil dalam memutuskan perkara tanpa memandang kedudukan, serta penuh kepedulian terhadap mereka yang lemah dan tertindas,” tutur Dedi.

Ia mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk terus memuliakan nama Nabi Muhammad SAW, memperbanyak shalawat, dan menghadirkan akhlak Rasulullah SAW dalam setiap pengabdian.

“Semoga dengan kita memuliakan nama Nabi Muhammad SAW, kita memperoleh keberkahan dari kemuliaan beliau. Semoga kita senantiasa menyebut nama Nabi Muhammad SAW, bershalawat kepada beliau, serta mampu meneladani akhlaknya dalam kehidupan dan pengabdian,” ujarnya.

Menurut Dedi, nilai kejujuran, keadilan, dan kepedulian Rasulullah SAW menjadi pedoman penting bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Menutup sambutannya, Wakapolri kembali mengajak seluruh hadirin berdoa agar Allah SWT melindungi masyarakat dan anggota Polri, menjauhkan Indonesia dari bencana dan marabahaya, serta memberikan kekuatan kepada mereka yang tengah menghadapi musibah.

“Semoga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia senantiasa terjaga dengan aman dan kondusif, sehingga bangsa ini dapat melangkah dengan mantap menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045 yang dirahmati Allah SWT,” pungkas Dedi.