Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

investigasihukumkriminal JAKARTA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint  (17/10/2026)

Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan situasi keamanan dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok tetap aman dan kondusif.

Patroli Cipta Kondisi dipimpin oleh AKP Mix Dimas Respati, S.Tr.K., S.I.K., selaku Kasatintelkam Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang bertugas sebagai Perwira Pengawas (Pawas). Kegiatan tersebut melibatkan 20 personel dengan dukungan kendaraan patroli dinas dan kendaraan pribadi.

Adapun rute patroli meliputi Terminal Penumpang Nusantarapura II, Indonesia Power, Pelabuhan Inggom, Pelabuhan Nusantara, JICT 1, hingga Pos IX Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam pelaksanaannya, personel patroli melakukan dialog dan memberikan imbauan kamtibmas kepada para penumpang kapal laut. Masyarakat diingatkan untuk mematuhi peraturan pelabuhan, tidak membawa barang terlarang, menjaga barang bawaan, tidak menerima titipan dari orang yang tidak dikenal, serta mengawasi anggota keluarga, khususnya anak-anak. Penumpang juga diimbau segera melapor kepada petugas apabila menemukan hal mencurigakan atau membutuhkan bantuan.

Selain itu, petugas memberikan imbauan kepada para pengemudi kendaraan trailer agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara, mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, serta memastikan muatan tidak melebihi kapasitas. Pengemudi juga diingatkan untuk tidak berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk, menggunakan jalur yang telah ditentukan, dan melengkapi surat-surat kendaraan.

Sementara itu, kegiatan Strongpoint dilaksanakan di tiga titik strategis, yakni Jalan Raya Ancol Baru arah PLTU, Jalan Raya Pelabuhan di simpang pintu masuk IX, serta Jalan Digul.

Di Jalan Raya Ancol Baru arah PLTU, personel melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua (KR2) yang melintas sebagai upaya mengantisipasi tindak kriminalitas 3C, yaitu pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Di Jalan Raya Pelabuhan, tepatnya di simpang pintu masuk IX, petugas melaksanakan pengaturan dan pemantauan arus lalu lintas guna menjaga kelancaran kendaraan yang keluar masuk kawasan pelabuhan. Sementara itu, di Jalan Digul, personel melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi di seluruh lokasi strongpoint terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di Jalan Raya Pelabuhan, khususnya di simpang pintu IX, terpantau ramai lancar. Adapun kondisi di Jalan Digul terpantau sepi dan tidak ditemukan indikasi adanya aktivitas balap liar.

Melalui kegiatan Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus berupaya meningkatkan kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat, mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan para pengguna jasa pelabuhan.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengimbau seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Laksanakan Pengamanan dan Pelayanan Wisatawan di Dermaga Kali Adem Menuju Kepulauan Seribu

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Laksanakan Pengamanan dan Pelayanan Wisatawan di Dermaga Kali Adem Menuju Kepulauan Seribu

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa melaksanakan kegiatan pengamanan dan pelayanan akses wisatawan menuju Kepulauan Seribu melalui Dermaga Dishub Kali Adem, Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, (17/10/2026)

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para wisatawan yang hendak berlibur ke Kepulauan Seribu, sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan penumpang selama proses keberangkatan.

Sebanyak lima personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa diterjunkan dalam kegiatan tersebut, dipimpin oleh Kanit Lantas Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Iptu Aguk.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengaturan arus lalu lintas mulai dari pintu masuk kawasan Muara Angke hingga Dermaga Dishub Kali Adem. Pengaturan ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta memastikan akses menuju dermaga tetap lancar dan tertib.

Selain itu, petugas juga melaksanakan pelayanan, pengamanan, dan pengawasan terhadap tiket serta barang bawaan wisatawan yang akan memasuki kawasan dermaga. Langkah tersebut dilakukan guna mendukung kelancaran proses keberangkatan dan menjaga keamanan di area pelabuhan.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan pelayaran, Aipda Amin Tapis turut memberikan imbauan kepada para wisatawan agar selalu menggunakan life jacket selama perjalanan, mengawasi anak-anak, serta mematuhi larangan merokok di dalam maupun di atas kapal.

Petugas juga mengingatkan para wisatawan agar senantiasa menjaga keselamatan diri dan keluarga selama perjalanan menuju destinasi wisata Kepulauan Seribu.

Tidak hanya kepada penumpang, imbauan keselamatan juga disampaikan kepada nakhoda dan kru kapal yang berada di Dermaga Dishub Kali Adem. Mereka diingatkan untuk memeriksa seluruh perlengkapan keselamatan sebelum keberangkatan serta memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas kapal yang telah ditentukan.

Sementara itu, Iptu Aguk bersama Aipda Wahyu turut membantu para wisatawan saat naik ke kapal guna memastikan proses keberangkatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kawasan Sunda Kelapa berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan wisata menuju Kepulauan Seribu dengan aman dan nyaman, sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap aturan keselamatan pelayaran.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, khususnya di kawasan pelabuhan yang menjadi salah satu akses utama wisatawan menuju Kepulauan Seribu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Subuh Keliling di Muara Angke, Ajak Masyarakat Cegah Bullying dan Jaga Kamtibmas

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Subuh Keliling di Muara Angke

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka mendukung program prioritas Kapolri sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di Masjid At Taufiqul Mubarok, Muara Angke, Jakarta Utara (17/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus sarana memperkuat silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok hadir bersama Kasat Binmas AKP Sudirman Agus, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Arif Fadil, S.E., M.M., personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta warga Muara Angke.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Kapolres beserta rombongan di masjid. Selanjutnya, Kapolres memimpin pelaksanaan salat Subuh berjamaah sebagai imam, yang dilanjutkan dengan kuliah Subuh bertema “Bullying atau Perundungan: Mengolok-olok dan Mengejek Dilarang oleh Agama dan Negara.”

Dalam tausiah tersebut, disampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga ucapan dan perilaku terhadap sesama. Tindakan mengolok-olok, mengejek, maupun merendahkan orang lain dapat menimbulkan dampak negatif, menyakiti perasaan, serta merusak hubungan sosial di tengah masyarakat.

Pesan tersebut juga menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman, saling menghormati, dan bebas dari tindakan perundungan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berupaya membangun kedekatan emosional dengan masyarakat serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Muara Angke.

Kehadiran pimpinan Polri secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membuka ruang komunikasi, memperkuat kepercayaan publik, serta memudahkan penyampaian aspirasi dan informasi terkait situasi kamtibmas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mengajak masyarakat agar senantiasa menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dan bersama-sama mencegah potensi gangguan keamanan.

Melalui kegiatan Subuh Keliling yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap sinergi antara Polri, tokoh agama, pengurus masjid, dan masyarakat semakin  kuat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif, khususnya di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara.

Polri Tambah Dukungan Personel Brimob Lintas Daerah untuk Penanganan Karhutla

Polri Tambah Dukungan Personel Brimob Lintas Daerah untuk Penanganan Karhutla

investigasihukumkriminal JAKARTA – Polri terus mengerahkan dukungan personel Korps Brimob dari berbagai daerah untuk membantu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terbaru, Satbrimob Polda Lampung memberangkatkan enam personel beserta dua unit kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk melaksanakan tugas bantuan kendali operasi (BKO) Polda Sumatera Selatan, Sabtu (17/10/2026).

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pengerahan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri mengoptimalkan dukungan operasional dalam menghadapi karhutla, termasuk melalui penambahan personel dan peralatan yang dibutuhkan di lapangan.

“Polri mengerahkan personel dan sarana pendukung dari berbagai satuan kewilayahan untuk membantu penanganan karhutla sesuai kebutuhan di lapangan. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pemadaman, meningkatkan kesiapsiagaan, serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Sebelumnya, pada Kamis (15/10/2026), Polri telah mengerahkan 200 personel tambahan dari Pasukan Brimob I Korbrimob Polri untuk membantu penanganan karhutla di Sumatera Selatan. Sementara itu, Polda Nusa Tenggara Barat juga mengirimkan 200 personel Brimob untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Tengah pada Jumat (16/10/2026).

Pengerahan dari sejumlah wilayah tersebut menunjukkan dukungan lintas satuan Polri dalam menghadapi karhutla di daerah yang membutuhkan penanganan intensif. Penempatan personel dan pelaksanaan tugas disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi di masing-masing wilayah.

Adapun enam personel Satbrimob Polda Lampung yang diberangkatkan ke Sumatera Selatan terdiri atas empat operator kendaraan AWC dan dua pengemudi.

Polri terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kemunculan titik api kepada petugas. Partisipasi masyarakat dan koordinasi lintas instansi diperlukan agar potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas.

PP IRNA Apresiasi Langkah Kapolri Petakan Wilayah Rawan Narkoba

PP IRNA Apresiasi Langkah Kapolri Petakan Wilayah Rawan Narkoba

investigasihukumkriminal JAKARTA – Pimpinan Pusat Indonesia Raya Anti Narkoba (PP IRNA) mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam mendorong pemetaan wilayah rawan narkoba. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika agar lebih terarah sesuai kondisi di setiap daerah.

Sekretaris Jenderal PP IRNA, Prayoga, menilai pemetaan wilayah dapat membantu menentukan prioritas penanganan berdasarkan tingkat kerawanan di lapangan. Dengan demikian, upaya pemberantasan narkoba diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

“PP IRNA mengapresiasi langkah Kapolri yang mendorong pemetaan wilayah rawan narkoba. Pemetaan ini penting agar penanganannya tidak dilakukan secara umum saja, tetapi berdasarkan kondisi dan kebutuhan setiap wilayah,” ujar Prayoga.

Ia berharap langkah tersebut dapat memperkuat koordinasi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam mencegah peredaran narkoba. Menurutnya, kerja sama berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

PP IRNA menyatakan dukungannya terhadap upaya Polri dalam memperkuat pemberantasan narkoba melalui langkah yang terarah dan berkelanjutan. Pemetaan wilayah rawan diharapkan dapat menjadi salah satu dasar dalam menyusun strategi pencegahan dan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Pakar Hukum Pidana Nilai JPU Bakal Hadapi Tantangan Berat dalam Pembuktian Kasus Roy Suryo dan Dr. Tifa

Pakar Hukum Pidana Nilai JPU Bakal Hadapi Tantangan Berat dalam Pembuktian Kasus Roy Suryo dan Dr. Tifa

investigasihukumkriminal JAKARTA – Sidang perkara yang menyeret nama Roy Suryo dan Dr. Tifa kembali menjadi sorotan publik. Pakar hukum pidana, Gandjar Laksmana, menilai bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) berpotensi menghadapi kesulitan yang cukup besar dalam membuktikan unsur-unsur tindak pidana di persidangan.

Menurut Gandjar, kasus hukum terkait dugaan ijazah palsu ini sebenarnya merupakan persoalan yang sederhana. Ia bahkan berpandangan bahwa kasus yang menempatkan Roy Suryo sebagai tersangka seharusnya tidak perlu terjadi karena secara hukum tidak memenuhi unsur perbuatan yang dituduhkan.

Pokok permasalahan dari kasus ini berakar pada pernyataan Roy Suryo yang menyebut bahwa ijazah milik Presiden Joko Widodo adalah palsu, bukan menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo memalsukan ijazah. Gandjar menegaskan bahwa kedua kalimat tersebut memiliki makna yang sangat berbeda. Menuduh seseorang memiliki barang palsu tidak secara otomatis sama dengan menuduh orang tersebut melakukan perbuatan memalsukan barang, yang mana dalam konteks hukum pidana harus dibuktikan sebagai suatu perbuatan nyata.

Selain itu, Gandjar menyoroti aspek pencemaran nama baik yang sering dikaitkan dalam perkara ini. Ia menjelaskan bahwa ijazah bukanlah simbol kehormatan, melainkan bentuk kebanggaan akademis seseorang. Oleh karena itu, klaim atau tudingan terkait ketidakaslian ijazah seharusnya dikembalikan pada pembuktian uji forensik laboratorium, alih-alih langsung diarahkan sebagai tindak pidana penghinaan nama baik.

Terkait dengan prosedur penahanan terhadap tersangka, Gandjar juga mengingatkan agar penegak hukum lebih berhati-hati dan objektif dalam menerapkan aturan. Penahanan, menurutnya, merupakan langkah hukum yang sifatnya membatasi kebebasan dan harus memenuhi syarat-syarat objektif maupun subjektif yang ketat agar tidak menyalahi prosedur hukum yang berlaku. (86)

Viral! iPhone Jatuh di Jalan Ditemukan Lewat iCloud, Pemilik Kaget Foto Penemu Malah Unggah Otomatis ke Cloud

Pemilik Kaget Foto Penemu Malah Unggah Otomatis ke Cloud

investigasihukumkriminal BOGOR — Sebuah kisah unik sekaligus viral menghebohkan media sosial, khususnya bagi para pengguna perangkat Apple. Seorang warganet membagikan pengalamannya saat kehilangan iPhone yang terjatuh di jalan dan berhasil melacak keberadaannya menggunakan fitur iCloud Find My (Lacak).

Kisah ini berawal dari pemilik akun media sosial yang bertanya di sebuah forum jual beli iPhone Indonesia setelah perangkatnya terjatuh. Berdasarkan tangkapan layar peta pelacakan iCloud, perangkat tersebut terdeteksi berada di suatu wilayah di Kabupaten Bogor.

Namun, kejadian tak terduga terjadi setelahnya. Karena akun iCloud korban tetap aktif dan tersinkronisasi, foto-foto terbaru dari orang yang memegang atau menemukan ponsel tersebut justru terunggah secara otomatis ke penyimpanan iCloud korban.

Dalam foto yang tersinkronisasi tersebut, tampak dua orang pria sedang berada di dalam ruangan berdinding hijau dengan santai memegang perangkat yang diduga merupakan iPhone korban yang hilang. Unggahan tangkapan layar peta lokasi beserta foto wajah terduga penemu ini pun langsung menjadi sorotan warganet dan menuai beragam komentar di dunia maya.

Kasus ini menjadi pengingat bagi para pengguna gawai untuk selalu mengaktifkan fitur keamanan seperti Activation Lock dan berhati-hati dalam mengamankan data pribadi saat kehilangan perangkat elektronik. (86)

Kunjungi Sejumlah Partai Politik, Ketum H. Eka Jaya Tegaskan Komitmen Dorong Pemakzulan Gibran Rakabuming Raka

Ketum H. Eka Jaya Tegaskan Komitmen Partai untuk Pemakzulan Gibran dan Kunjungi Partai Politik

investigasihukumkriminal JAKARTA – Ketua Umum H. Eka Jaya secara tegas mengumumkan langkah politik organisasinya untuk mendatangi berbagai partai politik di Indonesia. Agenda silaturahmi dan penegasan sikap ini dimulai dengan menyambangi Partai Gerindra pada hari ini, yang nantinya akan dilanjutkan ke Partai Golkar serta jajaran partai politik lainnya.

Dalam pernyataan pers yang disampaikan di hadapan awak media, Eka Jaya menekankan bahwa tekad bulat lembaganya telah bulat, yakni mendesak adanya proses pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, dengan merujuk pada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dinilai sangat jelas, final, dan bersifat binding (mengikat), tidak ada lagi celah ataupun alasan bagi pihak manapun untuk menghindar dari penegakan aturan tersebut.

Didampingi sejumlah tokoh, termasuk Ustaz Khoirudin dan Ustaz Naja, Eka Jaya menyoroti bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa partai-partai politik memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam menyelamatkan bangsa dan negara. Ia menilai, aksi-aksi demonstrasi berskala besar yang sebelumnya telah disuarakan oleh anak bangsa merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap perbaikan kondisi negeri ini.

Selain menyoroti isu politik kenegaraan, Eka Jaya juga mengkritik berbagai musibah dan persoalan nasional yang tengah melanda, termasuk masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dinilainya luar biasa masif. Ia menyayangkan sikap penanganan yang dinilai lemah terhadap sektor kehutanan, seraya mengingatkan bahwa para menteri terkait memegang tanggung jawab penuh atas persoalan personal dan struktural di kementerian masing-masing.

Lebih lanjut, Eka Jaya berharap para anggota dewan di parlemen dapat menggunakan nalar yang jernih, objektif, dan berpihak pada kepentingan rakyat banyak. Keputusan dari Mahkamah Konstitusi ditegaskan sudah menjadi keputusan mutlak lembaga tertinggi, sehingga saat ini ujian terbesar berada di pundak anggota DPR untuk menunjukkan keberanian moral dalam membela aspirasi masyarakat.

“Bangsa ini membutuhkan pemikiran yang cerdas dan visioner dari anak-anak bangsanya untuk keluar dari berbagai krisis, bukan sekadar berdiam diri,” pungkasnya. (86)

Sertijab di Mako Polres Cianjur, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Kedekatan dengan Masyarakat

Sertijab di Mako Polres Cianjur, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Kedekatan dengan Masyarakat

investigasihukumkriminal CIANJUR – Polres Cianjur menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasat Samapta dan Kapolsek Kadupandak di Lapangan Utama Mako Polres Cianjur, Jumat (16/10/2026). Upacara khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur, AKBP Dr. Akhmad Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolres Cianjur Kompol Wahyu Maduransyah Putra, S.T., S.I.K., M.H., para pejabat utama, kapolsek jajaran, perwira, personel, Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres Cianjur, serta pengurus Bhayangkari Cabang Cianjur.

Berdasarkan keputusan Kapolda Jawa Barat, jabatan Kasat Samapta Polres Cianjur resmi diserahterimakan dari pejabat lama, AKP Yudistira Nugraha, S.H., M.H., kepada pejabat baru, AKP Mochamad Andri Suhendar, S.H., M.H. Sementara itu, posisi Kapolsek Kadupandak kini diemban oleh pejabat baru, IPTU Budi Setiayudha.

Prosesi sertijab berlangsung khidmat dengan ditandai pembacaan Surat Keputusan Kapolda Jabar, penanggalan dan penyematan tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan pakta integritas.

Dinamika Organisasi dan Apresiasi Kinerja

Dalam amanatnya, Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian yang wajar dari dinamika organisasi Polri. Hal ini sekaligus menjadi bentuk penyegaran serta pembinaan karier personel guna menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tinggi atas dedikasi serta kinerja pejabat lama beserta seluruh personel selama bertugas di Polres Cianjur. Kepada pejabat yang baru, ia berharap agar dapat segera beradaptasi, mengenali karakteristik wilayah penugasan, serta mempertahankan bahkan meningkatkan capaian positif yang telah diraih sebelumnya.

Komitmen Pelayanan Humanis

Lebih lanjut, Kapolres Cianjur mengingatkan seluruh personel agar senantiasa meningkatkan profesionalisme, integritas, dan rasa tanggung jawab yang tinggi dalam mengemban tugas negara. Ia menekankan pentingnya menghadirkan pelayanan publik yang humanis serta memperkuat kedekatan emosional dengan masyarakat.

Pesan tersebut ditekankan melalui semangat program “Salam Polisi, Polisi Bersama Masyarakat”. Menurut Kapolres, setiap anggota Polri harus mampu menunjukkan kinerja nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, demi menjaga serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia. (86)

Pelajar di Sukaluyu Cianjur Jadi Korban Pembacokan, Tiga Orang Terduga Pelaku Diamankan Polisi

investigasihukumkriminal CIANJUR – Seorang pelajar berinisial R (16) mengalami luka serius akibat dugaan pembacokan menggunakan senjata tajam di Kampung Babakanjati, Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Kamis (15/10/2026) malam. Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.


Peristiwa bermula saat korban sedang nongkrong sambil bermain telepon genggam bersama temannya di sebuah warung pinggir jalan sekitar pukul 20.15 WIB. Tak lama kemudian, dua unit sepeda motor yang masing-masing ditumpangi oleh dua orang berhenti di lokasi kejadian.


Salah seorang dari kelompok tersebut diduga langsung mengayunkan senjata tajam ke arah korban, mengakibatkan luka serius pada bagian kepala. Suasana di sekitar lokasi mendadak mencekam saat korban berteriak meminta pertolongan.


Sejumlah warga yang berada di sekitar warung mengaku kaget mendengar teriakan korban. Menurut kesaksian warga setempat, aksi penyerangan tersebut terjadi begitu cepat sehingga warga sempat kesulitan mengenali para pelaku secara jelas di tengah kondisi malam hari.


“Kami kaget dengar suara teriakan minta tolong dari arah warung. Warga yang melihat kejadian langsung berhamburan keluar untuk menolong korban dan mengejar para pelaku yang sempat panik,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.


Dalam pengejaran tersebut, berkat kesigapan warga bersama orang-orang di sekitar lokasi, tiga orang terduga pelaku berhasil diamankan. Sementara itu, dua orang lainnya melarikan diri menggunakan sepeda motor.


Anggota Trantib Kecamatan Sukaluyu, Asep Toni, mengungkapkan bahwa petugas bersama unsur terkait segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan situasi sekaligus mengevakuasi korban.
“Korban kami evakuasi ke Puskesmas Sukaluyu. Karena mengalami luka serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Cianjur untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Asep.


Polisi Dalami Dugaan Janjian via Media Sosial
Kapolsek Sukaluyu IPTU Mulyadi melalui Kanit Reskrim AIPDA Yudha Widianto menyampaikan, hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan adanya kesepakatan atau perjanjian melalui media sosial sebelum peristiwa terjadi.


“Untuk sementara, hasil interogasi singkat dengan terduga yang diamankan, ada perjanjian melalui media sosial, Instagram, antara sekolah di Cilaku dan Sukaluyu,” papar Yudha, Jumat (16/10/2026).


Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan motif maupun rangkaian peristiwa secara pasti. Penyidik masih mendalami keterangan dari berbagai pihak serta mengumpulkan alat bukti guna memastikan peran dan keterlibatan masing-masing terduga pelaku.


Korban diketahui merupakan pelajar SMK kelas X berusia 16 tahun. Sementara itu, tiga orang yang berhasil diamankan terdiri atas dua orang dewasa dan satu orang anak di bawah umur.


Ketiganya langsung digelandang ke Polsek Sukaluyu guna mengantisipasi potensi aksi massa serta mencegah terjadinya aksi lanjutan di sekitar lokasi kejadian.


“Pada malam itu, mereka langsung kami amankan ke Polsek karena ada aksi massa dan kami khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambah Yudha.


Kasus ini sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan dikaitkan dengan aksi geng motor. Kendati demikian, pihak kepolisian menegaskan masih terus menelusuri kebenaran informasi tersebut dan mendalami dugaan provokasi yang bermula dari media sosial Instagram. (86)