Polres Priok Gelar Bakti Sosial Yayasan Cahaya Fathul Qorib Jakarta Utara

investigasihukumkriminal Jakarta | Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel, kembali  melaksanakan kegiatan bakti sosial di Yayasan Cahaya Fathul Qorib di Jakarta Utara. (24/10/2026).

Bakti Sosial ini dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Acara dimulai dengan penyerahan paket sembako secara simbolis kepada Pimpinan Yayasan Cahaya Fathul Qorib, Ustadz H. Tarmidzi S.Sos.

Penyerahan ini menjadi simbol komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dalam mendukung kesejahteraan anak-anak penerus generasi Bangsa.
Selanjutnya, 31 anak menerima paket  sembako dan makanan ringan yang telah disiapkan.

Suasana hangat dan penuh keceriaan tercipta saat personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, berinteraksi dengan anak-anak Yayasan Cahaya Fathul Qorib, menciptakan suasana penuh kebersamaan, keakrapan dan senyuman canda tawa dari anak-anak.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot, berharap kegiatan ini dapat menginspirasi sesama anggota Polri dan masyarakat untuk terus peduli dan berbuat baik terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih dari kita semua.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong personel Polri dan masyarakat untuk lebih peduli kepada anak-anak dan terus berbagi kebaikan,” ujar Dwi.

Aksi sosial ini disambut baik oleh pihak Pengurus Yayasan Cahaya Fathul Qorib dan masyarakat sekitar, menunjukkan bahwa Kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat dan harmonis. “Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang peduli, kamtibmas aman, bebas narkoba dan saling mendukung untuk kebaikan serta kemajuan generasi bangsa Indonesia, Polisi Bersama Masyarakat,” tutupnya.

Dua Aksi Rekor MURI Warnai Hari Renang Sedunia di Ancol

investigasihukumkriminal JAKARTA | Atlantis Water Adventure Ancol menghadirkan dua aksi pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam perayaan Hari Renang Sedunia 2026 yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026. Kegiatan tersebut meliputi renang estafet selama 24 jam tanpa henti dan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 360 meter.

Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan di kawasan Atlantis Water Adventure Ancol, Jakarta, itu mengedepankan olahraga, kebersamaan, keselamatan aktivitas air, dan semangat nasionalisme. Pada Sabtu (24/10/2026), pengunjung juga dapat menikmati rangkaian acara karena kawasan wisata air tersebut dibuka selama 24 jam.

Aksi renang estafet menjadi kegiatan pertama yang dilaksanakan pada Sabtu (24/10) di kolam tanding. Sebanyak 21 perenang dari tim lifeguard terlibat dalam kegiatan tersebut untuk menunjukkan daya tahan fisik, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama selama aktivitas renang berlangsung.

Kegiatan ini juga menyoroti peran penting petugas penjaga keselamatan kolam dalam mendukung aktivitas air. Profesionalisme dan penerapan prosedur keselamatan menjadi bagian penting dari pelaksanaan renang estafet yang berlangsung selama 24 jam tanpa henti.

Selanjutnya, Atlantis Water Adventure Ancol menjadwalkan aksi pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 360 meter pada Minggu (25/10) di area kolam arus. Bendera tersebut akan dibentangkan di sepanjang kolam sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan kebanggaan terhadap Indonesia.

Kedua aksi itu direncanakan untuk dicatat sebagai rekor MURI. Penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Atlantis Water Adventure Ancol menghadirkan perayaan Hari Renang Sedunia yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memberikan pesan positif kepada masyarakat.

Selain menyaksikan aksi pemecahan rekor, pengunjung dapat menikmati beragam hiburan dan wahana yang tersedia. Rangkaian kegiatan dirancang berlangsung dari pagi hingga malam untuk menghadirkan pengalaman rekreasi bagi keluarga dan masyarakat umum.

Peringatan Hari Renang Sedunia juga dimanfaatkan untuk mendorong kesadaran masyarakat mengenai manfaat berenang sebagai aktivitas fisik. Olahraga ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, memperkuat otot, menjaga kebugaran, serta mempertahankan berat badan yang sehat.

Melalui kegiatan tersebut, Atlantis Water Adventure Ancol berharap dapat terus memperkuat posisinya sebagai destinasi rekreasi air yang mengutamakan pengalaman pengunjung, keselamatan, dan kualitas pelayanan. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Ancol dalam menghadirkan kegiatan rekreasi yang inovatif, inklusif, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Mengusung semangat “Satu Kolam, Satu Semangat, Satu Merah Putih”, perayaan Hari Renang Sedunia 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan olahraga, hiburan, nasionalisme, dan kebersamaan melalui kegiatan rekreasi yang dapat dinikmati masyarakat.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Pimpin Salat Subuh Berjamaah di Muara Angke, Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kamtibmas

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Pimpin Salat Subuh Berjamaah di Muara Angke

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin kegiatan Subuh Keliling dengan melaksanakan salat Subuh berjamaah sekaligus memberikan tausiah kepada jamaah di Masjid Jami’ Nurul Jihad, RW 022, Muara Angke, Jakarta Utara. Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K.; Kasat Binmas, AKP Sudirman Agus, S.H., M.H.; Kasat Lantas, AKP Arif Fadil, S.E., M.M.; perwakilan personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek Kawasan Sunda Kelapa; pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami’ Nurul Jihad; serta warga Muara Angke.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolres memimpin langsung salat Subuh berjamaah sebagai imam, kemudian dilanjutkan dengan tausiah atau kuliah Subuh yang mengangkat pentingnya menjaga sikap, ucapan, dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam tausiahnya, disampaikan bahwa tindakan mengolok-olok, mengejek, maupun merendahkan orang lain merupakan perilaku yang harus dihindari karena dapat melukai perasaan, menimbulkan perselisihan, serta merusak hubungan baik antarsesama.

“Jangan membiasakan diri mengolok-olok atau mengejek orang lain. Kita harus saling menghormati, menjaga ucapan, dan menghargai perbedaan. Sikap saling menghormati merupakan salah satu kunci untuk menjaga kerukunan dan menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, serta harmonis,” demikian pesan yang disampaikan dalam tausiah tersebut.

Selain itu, jamaah juga diajak untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat keimanan dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang direncanakan berlangsung di Masjid Jami’ Nurul Jihad
diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran serta keteladanan beliau, khususnya dalam membangun sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan mempererat persatuan di tengah masyarakat.

Kegiatan Subuh Keliling ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam mendukung program prioritas Kapolri melalui pendekatan humanis dan kehadiran langsung anggota Polri di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara kepolisian, tokoh agama, pengurus masjid, dan masyarakat sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah melalui kerja sama dan kepedulian bersama.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban lingkungan. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap hubungan silaturahmi dengan masyarakat semakin erat serta tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Muara Angke dan sekitarnya.

Bill Clinton Kritik Keras Politik Perpecahan, Retorika Anti-Muslim, dan Kebijakan Luar Negeri Trump

Bill Clinton Kritik Keras Politik Perpecahan, Retorika Anti-Muslim, dan Kebijakan Luar Negeri Trump

investigasihukumkriminal WASHINGTON – Mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, melontarkan kritik tajam terhadap arah politik modern yang dinilainya terlalu mengandalkan pendekatan konfrontatif, perpecahan antarkelompok, serta retorika yang merendahkan pihak lain.

​Dalam sebuah pidato yang menyita perhatian publik, Clinton secara terbuka mengungkapkan rasa lelahnya terhadap budaya politik “kita versus mereka” yang terus dipelihara demi kepentingan elektoral. Menurutnya, banyak politikus saat ini sengaja mendefinisikan musuh sejak hari pertama dan menyusun seluruh strategi kampanye di atas fondasi rasa takut serta kemarahan.

​”Aku lelah malam ini karena kita telah meninggalkan pendekatan itu. Aku lelah dengan konstanta ‘kita versus mereka’,” ujar Clinton di hadapan para pendukungnya. Ia menambahkan bahwa para politikus kerap sibuk memicu pertikaian, sementara para pemilih di tingkat akar rumput justru sedang berjuang memikirkan kebutuhan sehari-hari.

​Kritik Hubungan Internasional dan Sekutu

​Selain menyoroti dinamika domestik, Clinton turut mengecam perlakuan terhadap sekutu-sekutu dekat Amerika Serikat yang kerap diperlakukan dengan buruk. Ia mengambil contoh hubungan dengan Kanada, memuji Perdana Menteri Kanada sebagai salah satu pemimpin paling berkualitas di dunia, namun menyayangkan munculnya wacana kontroversial yang merendahkan kedaulatan negara tetangga tersebut.

​Dalam bidang kebijakan luar negeri, Clinton juga menyoroti langkah-langkah Presiden Donald Trump. Ia mengkritik keputusan yang dinilainya mengabaikan Ukraina serta terlalu dekat dengan kepemimpinan Rusia di bawah Vladimir Putin.

​Pesan Toleransi dan Penolakan Diskriminasi

​Isu lain yang mendapat sorotan tajam dari suami Hillary Clinton ini adalah maraknya diskriminasi terhadap komunitas Muslim. Ia menegaskan kebosanannya terhadap pihak-pihak yang terus mendiskreditkan umat Muslim hanya karena identitas keagamaan mereka.

​Dalam kesempatan tersebut, Clinton membagikan kenangan saat pertama kali membaca Al-Qur’an atas rekomendasi putrinya ketika sang putri berusia 15 tahun. Dari bacaan itu, ia memetik pelajaran mendalam bahwa perbedaan diciptakan oleh Tuhan agar umat manusia saling mengenal dan belajar satu sama lain, bukan untuk saling membenci.

​”Ada aktor-aktor buruk di setiap keyakinan karena kita semua adalah manusia yang cacat, tetapi perang agama dan budaya ini… aku sudah lelah,” ungkapnya.

​Belum Menyerah untuk Perubahan

​Meski berulang kali menekankan rasa lelahnya terhadap kondisi politik saat ini, Clinton menegaskan bahwa ada perbedaan besar antara “merasa lelah” dan “sudah menyerah”. Ia menyatakan komitmennya untuk terus berupaya memperbaiki keadaan bersama para tokoh dan masyarakat yang memiliki visi serupa demi masa depan politik yang lebih sehat.

Polda Metro Jaya Perkuat Perlindungan Sumber Daya Alam melalui Penanganan 54 Ton Galena Mengandung Tembaga

investigasihukumkriminal JAKARTA | Polda Metro Jaya mengungkap dugaan pengiriman sekitar 54 ton batu galena dari Gorontalo ke Jakarta. Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menemukan ketidaksesuaian antara dokumen pengiriman dan muatan di dalam kontainer. Pengungkapan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (23/10/2026).

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengatakan, pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah kontainer di Pademangan, Jakarta Utara, pada 18 dan 19 September 2026. “Dalam dokumen pengiriman, muatan dicantumkan sebagai kemiri. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan muatan berupa batu galena,” ujarnya.

Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan tiga kontainer berisi sekitar 54 ton batu galena dengan nilai sekitar Rp2,336 miliar. Penyidik masih mendalami asal barang, tujuan pengiriman, pihak yang mengendalikan, serta pihak lain yang diduga terlibat.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Vicktor D. Mackbon mengatakan, penyidikan terus dikembangkan untuk mengetahui rangkaian kegiatan pengiriman serta memastikan seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, pengawasan terhadap pengelolaan sumber daya alam membutuhkan dukungan berbagai pihak. “Semangat Polisi Bersama Masyarakat diwujudkan melalui kepedulian bersama. Kami mengajak masyarakat menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan kegiatan yang tidak sesuai ketentuan, sehingga dapat ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya.

Lindungi Hak dan Keselamatan Warga, Polda Metro Jaya Tertibkan Penyalahgunaan LPG Bersubsidi

Polda Metro Jaya Tertibkan Penyalahgunaan LPG Bersubsidi

investigasihukumkriminal JAKARTA — Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penyalahgunaan LPG 3 kilogram bersubsidi dengan cara memindahkan isi gas ke tabung LPG 12 kilogram di Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat. Seorang tersangka diproses dalam perkara yang diungkap pada 19 Oktober 2026. Perkembangan perkara disampaikan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (23/10/2026).

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengatakan, LPG bersubsidi tersebut diduga dipindahkan ke tabung nonsubsidi untuk kemudian diperdagangkan. “Pokok perkara ini adalah dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi untuk memperoleh keuntungan melalui kegiatan perdagangan yang tidak sesuai dengan peruntukan subsidi,” ujarnya.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Vicktor D. Mackbon menjelaskan, perangkat yang ditemukan digunakan untuk memindahkan gas antartabung. Menurutnya, pemindahan isi LPG tanpa memenuhi standar keselamatan berpotensi menimbulkan kebocoran gas, kebakaran, maupun ledakan.

Region Manager Retail Sales Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga Tiara Thesaufi Harisoesyanto mengatakan, pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi terus diperkuat agar penyalurannya sesuai ketentuan. Masyarakat juga dapat menyampaikan informasi terkait dugaan penyimpangan melalui Pertamina Contact Center 135.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, pengawasan LPG bersubsidi berkaitan dengan hak masyarakat sekaligus keselamatan lingkungan. “LPG bersubsidi harus digunakan sesuai peruntukannya. Dalam semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami mengajak warga ikut mengawasi dan tidak ragu melapor apabila menemukan dugaan penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat maupun membahayakan lingkungan,” pungkasnya.

Kasi Intelijen Kejari Jaktim Berganti, Tegar Mawang Dhita Resmi Menjabat

Kasi Intelijen Kejari Jaktim Berganti, Tegar Mawang Dhita Resmi Menjabat

investigasihukumkriminal JAKARTA – Tegar Mawang Dhita, S.H., M.H., resmi mengemban jabatan Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Timur setelah dilaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan dari pejabat sebelumnya, Yogi Sudharsono, S.H., M.H., Jumat (23/10/2026).

Prosesi pelantikan berlangsung sekitar pukul 09.15 WIB di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas serta memperkuat kinerja institusi dalam menjalankan fungsi penegakan hukum.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Topik Gunawan, S.H., M.H., memimpin institusi tempat kegiatan tersebut berlangsung. Pergantian pejabat di lingkungan kejaksaan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Sebagai pejabat yang baru, Tegar Mawang Dhita diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, melanjutkan program kerja yang telah berjalan, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas Bidang Intelijen. Koordinasi dan sinergi antarbidang juga menjadi faktor penting dalam mendukung pencapaian kinerja organisasi.

Bidang Intelijen memiliki peran strategis dalam mendukung tugas kejaksaan, termasuk melalui kegiatan pengumpulan dan pengolahan informasi, deteksi dini terhadap potensi gangguan, serta pelaksanaan fungsi intelijen penegakan hukum sesuai kewenangan dan peraturan perundang-undangan.

Dalam menjalankan tanggung jawab tersebut, integritas dan akuntabilitas menjadi prinsip penting agar setiap pelaksanaan tugas tetap berada dalam koridor hukum. Profesionalisme aparatur juga diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan.

Pada kesempatan yang sama, Kejaksaan Negeri Jakarta Timur menyampaikan apresiasi kepada Yogi Sudharsono atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kasi Intelijen. Serah terima jabatan ini sekaligus menandai keberlanjutan tanggung jawab organisasi di lingkungan Kejari Jakarta Timur.

Melalui pergantian kepemimpinan tersebut, Bidang Intelijen diharapkan semakin optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas kejaksaan, memperkuat koordinasi kelembagaan, dan berkontribusi terhadap penegakan hukum yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Prabowo Sentil Perusahaan Asing Pelaku Karhutla: Siap Umumkan Nama dan Cabut Izin

Prabowo Sentil Perusahaan Asing Pelaku Karhutla: Siap Umumkan Nama dan Cabut Izin

investigasihukumkriminal JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan sentilan keras terhadap sejumlah pihak dan perusahaan asing yang disebut ikut bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, serta pihak-pihak yang kerap mengolok-olok Indonesia terkait isu tersebut.

​Pernyataan tegas ini disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

​Dalam pidatonya, Kepala Negara mengungkapkan kekesalannya terhadap pihak luar maupun korporasi yang menikmati keuntungan besar di Indonesia, namun berulang kali melakukan pelanggaran dalam pengelolaan lahan hingga memicu kebakaran hutan.

​”Banyak perusahaan asing yang ikut harus bertanggung jawab. Dikasih konsesi sudah belasan tahun, ada yang melanggar tiga, empat kali, ada yang belasan kali, ada yang 19 kali melanggar,” tegas Presiden Prabowo.

​Ia menyatakan tidak akan ragu-ragu untuk menindak tegas korporasi nakal tersebut. Pemerintah, lanjut Prabowo, saat ini tengah mendata dan menyiapkan langkah penutupan bagi perusahaan-perusahaan yang terbukti tidak efisien, merugikan negara, serta membuat laporan keuangan palsu. Bahkan, dalam waktu dekat, pemerintah berencana mengumumkan nama-nama perusahaan tersebut secara terbuka kepada publik.

​”Siapapun kalau dia melanggar, sudahlah cabut saja. Saya tidak ragu-ragu, saya cabut nanti,” imbuhnya.

​Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya peran kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati, bersama aparat penegak hukum untuk memperkuat pengawasan serta edukasi kepada masyarakat guna mencegah terulangnya bencana karhutla yang merusak kesehatan dan masa depan bangsa.

Rakornas TPID tersebut juga diwarnai dengan peresmian pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan oleh Presiden Prabowo sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menggerakkan ekonomi nasional secara merata dari daerah. (86)

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Jadi Khotib dan Imam Shalat Jumat, Ajak Jamaah Perkuat Rasa Syukur dan Qanaah

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Jadi Khotib

investigasihukumkriminal JAKARTA, – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan Jumat Keliling dengan menjadi khotib sekaligus imam Salat Jumat di Masjid Baitul Muslimin PT. DKB, Jalan Pombo, Pelabuhan Tanjung (23/10/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 500 jamaah tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk mempererat silaturahmi, membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan, serta mendukung pelaksanaan program prioritas Kapolri.

Dalam khutbahnya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok mengajak para jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT serta menanamkan sifat qanaah, yaitu sikap menerima dan merasa cukup atas rezeki yang diperoleh dengan tetap berusaha dan berikhtiar.

“Perlu kita pahami bahwa kekayaan sejati tidak semata-mata diukur dari banyaknya harta benda yang dimiliki, tetapi juga terletak pada kekayaan jiwa. Ketenangan dan kebahagiaan sejati hadir ketika kita mampu bersyukur atas apa yang telah Allah SWT berikan,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri dalam khutbahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa terdapat tiga hal penting dalam menerapkan sikap qanaah dalam kehidupan sehari-hari, yakni merasa cukup, senantiasa bersyukur, dan tidak berlebih-lebihan.

“Qanaah bukan berarti kita berhenti berusaha atau bermalas-malasan. Sebaliknya, kita harus tetap bekerja keras dan berikhtiar, sembari menerima serta mensyukuri segala ketetapan Allah SWT,” pesannya kepada para jamaah.

Lebih lanjut, Kapolres mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memohon petunjuk kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan dalam menjalani kehidupan, ketenangan hati, serta kemampuan untuk terus berusaha dan bersyukur dalam berbagai keadaan.

“Marilah kita menerima dan mensyukuri apa yang telah Allah SWT berikan kepada kita. Mudah-mudahan kita semua senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, dan kekuatan untuk terus berikhtiar dalam menjalani kehidupan,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Kapolres beserta rombongan di Masjid Baitul Muslimin PT. DKB.Selanjutnya, khutbah disampaikan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Jumat berjamaah yang dipimpin langsung oleh Kapolres sebagai imam

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sudirman Agus, S.H., M.H., Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Arif Fadil, S.E., M.M., personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, serta jamaah Masjid Baitul Muslimin PT. DKB. Bripda Michael bertugas sebagai muazin.

Setelah pelaksanaan Salat Jumat, Kapolres melanjutkan kegiatan dengan bersilaturahmi bersama pengurus masjid dan para jamaah. Suasana penuh keakraban tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan Jumat Keliling ini menjadi salah satu bentuk kehadiran langsung Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga melalui pendekatan keagamaan dan komunikasi yang humanis.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat semakin kuat, kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat, serta tercipta situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Pimpin Penertiban Tambang Ilegal PT Kristalin Ekalestari di Nabire

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Pimpin Penertiban Tambang Ilegal PT Kristalin Ekalestari di Nabire

investigasihukumkriminal Nabire – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Pengarah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat sinergi 12 kementerian dan lembaga dalam menertibkan pemanfaatan kawasan hutan yang melanggar ketentuan.

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan penertiban kawasan pertambangan PT Kristalin Ekalestari di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (22/10/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI, Kapolri, serta jajaran kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Sjafrie menjelaskan bahwa kolaborasi lintas kementerian dan lembaga tersebut menjalankan mandat Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan. Ia menegaskan, Satgas PKH tetap berkomitmen melanjutkan penertiban meskipun menghadapi berbagai tantangan dan perlawanan di lapangan.

Menurut Menhan, persatuan nasional dan kerja bersama seluruh unsur menjadi kekuatan untuk menuntaskan tugas penertiban serta menjaga kekayaan alam negara.

Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin selaku Wakil Ketua I Pengarah Satgas PKH menjelaskan bahwa pemerintah telah mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Kristalin Ekalestari. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas temuan tim gabungan mengenai pelanggaran kewajiban perizinan dan penggunaan kawasan hutan.

Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, perusahaan melakukan kegiatan penambangan emas tanpa Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), baik di dalam maupun di luar Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP).

Kawasan yang terdampak kegiatan tanpa PPKH itu mencapai 275,9025 hektare, meliputi 170,4459 hektare di dalam WIUP dan 105,4566 hektare di luar WIUP. Perusahaan juga belum memenuhi kewajiban penempatan jaminan reklamasi dan pelaksanaan reklamasi sebagaimana dipersyaratkan.

Burhanuddin menerangkan bahwa pencabutan izin mengacu pada Pasal 119 huruf a Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara beserta perubahannya, yang mengatur pencabutan izin apabila pemegangnya tidak memenuhi kewajiban.


Dengan keputusan tersebut, perusahaan tidak lagi dapat melakukan kegiatan pertambangan berdasarkan IUP yang telah dicabut. Namun, tanggung jawab perusahaan tetap harus diselesaikan, mencakup pemulihan lingkungan, pembayaran pajak dan royalti sesuai ketentuan, serta pemenuhan hak pekerja, termasuk pesangon bagi yang berhak.

Jaksa Agung menegaskan bahwa penertiban tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 untuk memastikan kekayaan alam dikelola bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Pemerintah selanjutnya mengarahkan pengelolaan melalui badan usaha milik negara sesuai mekanisme dan ketentuan perizinan. Pengelolaan itu harus menjamin perlindungan lingkungan, pemenuhan kewajiban kepada negara, serta penghormatan terhadap hak masyarakat adat.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap kekayaan alam di Papua dapat memberikan manfaat yang nyata, adil, dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat serta seluruh rakyat Indonesia.[86]