investigasihukumkriminal CIANJUR | Banjir bandang menerjang permukiman warga di Kampung Baros, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, pada Jumat (30/10/2026)* sore. Akibatnya, sejumlah rumah warga dilaporkan roboh dan perabotan rumah tangga hanyut terbawa derasnya arus air.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan hulu Pacet selama lebih dari dua jam. Air sungai meluap dan masuk ke permukiman dengan ketinggian mencapai 1 hingga 1,5 meter.
Menurut keterangan warga setempat, arus air datang secara tiba-tiba dengan sangat deras.
Air datang besar sekali dari atas, tidak sampai 10 menit langsung masuk rumah. Barang-barang tidak sempat diselamatkan, semua hanyut,” ujar salah seorang warga Kampung Baros.
Dampak yang tercatat sementara:
1. Rumah Warga: Sedikitnya 3 unit rumah permanen dan semi permanen dilaporkan roboh dan rusak berat akibat diterjang arus. Beberapa rumah lainnya mengalami rusak ringan dan dinding jebol. 2. Perabotan: Perabotan rumah tangga seperti lemari, kasur, kursi, peralatan dapur, hingga kendaraan roda dua milik warga terbawa arus air. 3. Akses Jalan: Akses jalan kampung tertutup lumpur dan material sampah bawaan banjir.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih melakukan pembersihan lumpur secara gotong royong. Belum ada laporan korban jiwa, namun beberapa warga mengalami luka ringan.
Warga berharap adanya bantuan darurat dari Pemerintah Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, BPBD Kabupaten Cianjur dan Dinas Sosial untuk kebutuhan logistik, selimut, dan alat pembersihan.
Warga juga diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Pacet dan sekitarnya.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Subuh Keliling dan Sampaikan Pesan tentang Makna Ikhtiar
investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Baitir Rochman, Rusun Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K., Kasat Binmas AKP Sudirman Agus, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Arif Fadil, S.E., M.M., Waka Polsek Sunda Kelapa AKP Yudi Hermawan, S.H., sejumlah personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek Kawasan Sunda Kelapa, serta Imam Masjid Baitir Rochman, Ustaz H. Danubi.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok tidak hanya melaksanakan salat Subuh berjamaah, tetapi juga bertindak sebagai imam dan menyampaikan tausiah keagamaan dengan mengangkat tema “Ikhtiar dan Qanaah dalam Kehidupan untuk Meraih Ridha Allah SWT.”
Dalam tausiahnya, AKBP Alrasyidin Fajri mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memahami pentingnya ikhtiar atau usaha dalam menjalani kehidupan. Ia menekankan bahwa setiap manusia harus berusaha dengan sungguh-sungguh, senantiasa memohon petunjuk dan kemudahan kepada Allah SWT, serta bertawakal atas segala hasil yang telah ditetapkan-Nya.
“Sesungguhnya manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya. Oleh karena itu, jangan pernah berhenti berikhtiar. Ada tiga hal yang harus kita lakukan, yaitu memohon petunjuk kepada Allah SWT, memohon kemudahan dalam setiap urusan, dan berserah diri atas segala hasil yang telah ditakdirkan oleh Allah SWT,” tutur Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa ikhtiar hendaknya tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian kehidupan dunia, melainkan juga diarahkan untuk memperoleh ridha Allah SWT dan menjadi bekal kehidupan akhirat.
Ia juga mengingatkan pentingnya menerapkan sikap qanaah, yakni merasa cukup atas segala rezeki yang diberikan Allah SWT, selalu bersyukur, dan tidak berlebihan dalam menjalani kehidupan.
“Ada tiga hal yang harus kita tanamkan dalam kehidupan, yaitu rasa cukup, rasa syukur, dan tidak berlebihan. Sebanyak apa pun harta yang kita miliki, apabila tidak diiringi dengan rasa syukur, maka kita tidak akan pernah merasa cukup,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan jamaah agar tidak terus-menerus meratapi kegagalan dan menyesali sesuatu yang telah terjadi.
“Janganlah kita terlalu larut dalam kata ‘andai’ untuk meratapi kegagalan atau menyesali sesuatu yang sudah berlalu. Jadikan setiap kejadian sebagai pelajaran, tetap berusaha, memperbaiki diri, dan senantiasa bertawakal kepada Allah SWT,” pesannya.
Menurutnya, sikap merasa cukup merupakan salah satu bentuk kekayaan yang sesungguhnya. Dengan membiasakan diri untuk bersyukur, hidup sederhana, dan tidak berlebihan, seseorang akan lebih mudah memperoleh ketenangan serta keberkahan dalam kehidupannya.
Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap lingkungan tempat ibadah, dalam kesempatan tersebut Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok juga menyerahkan bantuan kepada Imam Masjid Baitir Rochman, Ustaz H. Danubi.
Kegiatan Subuh Keliling ini merupakan bentuk implementasi program prioritas Kapolri melalui kehadiran langsung pimpinan Polri di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai wadah membangun komunikasi yang harmonis, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Melalui kegiatan ini, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, damai, dan kondusif.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Pimpin Salat Jumat dan Sampaikan Khutbah tentang Ikhtiar di Masjid Jami’ Khodamuttaqwa
investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Jami’ Khodamuttaqwa, Pelabuhan Tanjung Priok, (30/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok tidak hanya hadir untuk melaksanakan ibadah salat Jumat bersama masyarakat, tetapi juga bertindak sebagai khatib sekaligus imam salat Jumat.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 600 jamaah, turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K., Kabag SDM KOMPOL Supriyadi, S.H., Kasat Binmas AKP Sudirman Agus, S.H., M.H., personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, serta pengurus dan jamaah Masjid Jami’ Khodamuttaqwa.
Dalam khutbahnya, AKBP Alrasyidin Fajri mengangkat tema “Ikhtiar”, yang mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa berusaha, berdoa, bersyukur, dan bertawakal kepada Allah SWT dalam menjalani kehidupan.
Kapolres menyampaikan bahwa setiap manusia harus senantiasa berikhtiar dalam mencapai tujuan hidup, dengan tetap menyadari bahwa segala hasil akhir merupakan ketentuan Allah SWT.
“Sesungguhnya manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya. Oleh karena itu, kita harus senantiasa berusaha, memohon petunjuk dan kemudahan kepada Allah SWT, kemudian berserah diri atas segala hasil yang telah ditetapkan-Nya,” ungkap AKBP Alrasyidin dalam khutbahnya.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa terdapat tiga hal penting yang harus menjadi pedoman dalam menjalankan ikhtiar, yaitu memohon petunjuk kepada Allah SWT, memohon kemudahan dalam setiap usaha, serta berserah diri atas hasil yang diberikan oleh Allah SWT.
Selain membahas ikhtiar, Kapolres juga mengingatkan pentingnya menerapkan sikap qanaah, yakni merasa cukup dan senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
“Qanaah bukan berarti berhenti berusaha, melainkan bagaimana kita mampu merasa cukup, senantiasa bersyukur, dan tidak berlebihan dalam menjalani kehidupan. Sebab, kekayaan sejati bukan hanya diukur dari banyaknya harta, tetapi juga dari hati yang selalu merasa cukup,” tuturnya.
Ia juga mengajak jamaah agar tidak larut dalam penyesalan terhadap sesuatu yang telah terjadi, melainkan menjadikannya sebagai pelajaran untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ikhtiar ke depannya.
Usai penyampaian khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Jumat berjamaah.Setelah salat Jumat selesai, Kapolres bersama rombongan melaksanakan silaturahmi dengan pengurus masjid dan para jamaah sebelum meninggalkan lokasi.
Kegiatan Jumat Keliling ini merupakan salah satu bentuk implementasi program prioritas Kapolri melalui kehadiran langsung jajaran kepolisian di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berupaya mempererat hubungan silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya warga di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
PASPORIA Kembali Digelar, CFD BSD Jadi Lokasi Layanan Paspor
investi gasihukumkriminalTangerang– Masyarakat Tangerang dan sekitarnya kembali mendapat kesempatan untuk mengurus dokumen perjalanan tanpa harus menunggu hari kerja. Kantor Imigrasi Tangerang kembali menghadirkan program PASPORIA (Paspor Ceria) melalui layanan paspor simpatik di kawasan Car Free Day (CFD) BSD, Minggu (1/11/2026).
Informasi layanan tersebut dipublikasikan pada Jumat (30/10/2026), sebagai pemberitahuan awal bagi masyarakat agar dapat mempersiapkan persyaratan dan melakukan pendaftaran sebelum kuota pelayanan terpenuhi.
Pelayanan PASPORIA akan dimulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB. Adapun titik pelaksanaannya berada di sepanjang jalur CFD BSD, meliputi Jalan Pahlawan Seribu, German Centre, hingga U-Turn ITC BSD.
Parsporia
Kehadiran layanan ini merupakan bentuk pelayanan jemput bola dari Kantor Imigrasi Tangerang untuk memberikan kemudahan akses kepada masyarakat. Dengan demikian, warga dapat memanfaatkan aktivitas akhir pekan di kawasan CFD sekaligus mengurus administrasi paspor dalam suasana yang lebih santai, praktis, dan menyenangkan.
Namun, masyarakat perlu memperhatikan ketersediaan kuota pelayanan. Mengingat tingginya antusiasme warga pada kegiatan sebelumnya, kuota PASPORIA kali ini disediakan dalam jumlah terbatas.
Karena itu, masyarakat yang ingin memanfaatkan kesempatan tersebut diimbau segera melakukan pendaftaran melalui aplikasi resmi M-Paspor. Pendaftaran lebih awal diperlukan agar tidak kehabisan kuota kupon pelayanan yang disediakan di lokasi.
Melalui program PASPORIA, Kantor Imigrasi Tangerang kembali memberikan alternatif pelayanan keimigrasian yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki kesibukan pada hari kerja.
investigasihukumkriminal Jakarta – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel, kembali lagi melaksanakan kegiatan bakti sosial di Yayasan Al – Kahfi di Jakarta Utara. (30/10/2026).
Bakti Sosial ini dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Acara dimulai dengan penyerahan paket sembako secara simbolis kepada Pimpinan Yayasan Al – Kahfi, Ustadz H. Abidin, S.Ag.
Penyerahan ini menjadi simbol komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dalam mendukung kesejahteraan anak-anak penerus generasi Bangsa. Selanjutnya, 35 anak menerima paket sembako dan makanan ringan yang telah disiapkan.
Suasana hangat dan penuh keceriaan tercipta saat personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, berinteraksi dengan anak-anak Yayasan Al – Kahfi, menciptakan suasana penuh kebersamaan, keakrapan dan senyuman canda tawa dari anak-anak.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot, berharap kegiatan ini dapat menginspirasi sesama anggota Polri dan masyarakat untuk terus peduli dan berbuat baik terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih dari kita semua.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong personel Polri dan masyarakat untuk lebih peduli kepada anak-anak dan terus berbagi kebaikan,” ujar Dwi.
Aksi sosial ini disambut baik oleh pihak Pengurus Yayasan Al – Kahfi dan masyarakat sekitar, menunjukkan bahwa Kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat dan harmonis. “Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang peduli, kamtibmas aman, bebas narkoba dan saling mendukung untuk kebaikan serta kemajuan generasi bangsa Indonesia, Polisi Bersama Masyarakat,” tutupnya.
investigasihukumkriminal Semarang – Baharkam Polri mendorong peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan satuan pengamanan (Satpam) sebagai bagian penting dalam memperkuat sistem keamanan nasional.
Satpam dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, baik di dunia usaha maupun di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Direktur Pembinaan Potensi Masyarakat (Dirbinpotmas) Korbinmas Baharkam Polri Brigjen M. Rudy Syafirudin saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Tahun 2026 di Hotel Novotel, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (30/10/2026).
Rudy mengatakan, tantangan keamanan yang semakin kompleks menuntut Satpam untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, tugas Satpam saat ini tidak lagi terbatas pada penjagaan fisik suatu kawasan atau fasilitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan sejak dini.
“Peran Satpam bukan sekadar menjaga suatu tempat, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menciptakan rasa aman, tertib, dan kondusif di lingkungan kerja maupun masyarakat,” ujar Rudy.
Rudy menjelaskan, keberadaan APSI memiliki peran penting dalam menjembatani kepentingan anggota Satpam, dunia usaha, dan Polri sebagai pembina fungsi kepolisian terbatas.
Melalui pembinaan, pelatihan, dan sertifikasi profesi, APSI diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Satpam sekaligus memperkuat pengakuan terhadap profesi tersebut.
“Di balik seragam dan atribut Satpam terdapat tanggung jawab besar, semangat pengabdian, serta loyalitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Karena itu, peningkatan kompetensi harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan hukum mereka,” katanya.
Lebih lanjut, Rudy menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri, organisasi profesi Satpam, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun sistem keamanan yang mengedepankan pencegahan.
Menurutnya, penguatan kapasitas Satpam sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat yang menempatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat sebagai bagian penting dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk Satpam yang setiap hari berada di lingkungan kerja dan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ujarnya.
Rudy juga menyampaikan apresiasi kepada APSI atas kontribusinya dalam membangun citra positif profesi Satpam di Indonesia.
Ia berharap Rakernas 2026 menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menghasilkan program nyata bagi peningkatan profesionalisme anggotanya.
Rakernas APSI 2026 dihadiri Ketua Umum DPP APSI Aziz Said, Ketua Dewan Penasihat APSI Komjen Pol (Purn) Ahwil Luthan, Dirbinmas Polda Jawa Tengah Kombes Siti Rondhijah, Kapolrestabes Semarang Kombes Erlin Tang Jaya, serta perwakilan instansi terkait dan pengurus APSI dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain pembahasan program organisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan pelantikan pengurus DPD APSI dan seminar keamanan.
Melalui kegiatan ini, Polri berharap APSI terus berkembang menjadi organisasi profesi yang solid, profesional, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi keamanan masyarakat.
investigasihukumkriminal PURWODADI – Setiap orang memiliki perjalanan hidup dan impian yang berbeda. Ada yang memilih menetap di kampung halaman, ada pula yang harus meninggalkan tanah kelahirannya demi mengadu nasib dan memperjuangkan masa depan. Namun, tidak semua orang yang berhasil di perantauan melupakan tempat dari mana perjuangannya bermula.
Kisah itulah yang tergambar dalam perjalanan hidup Sutrimo, putra asli Desa Sambung, tepatnya dari Dusun Manggian, yang kini memberanikan diri maju sebagai Calon Kepala Desa Sambung periode 2027–2035.
Perjalanan Sutrimo bukanlah kisah yang dibangun dalam semalam. Berangkat dari kampung halaman dengan membawa harapan, ia merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib. Berbagai tantangan kehidupan harus dihadapi. Kerja keras, ketekunan, keberanian mengambil risiko, serta semangat pantang menyerah menjadi bekal dalam menapaki perjalanan hidupnya.
Waktu demi waktu dilalui dengan penuh perjuangan. Hingga akhirnya, melalui proses panjang dan kerja keras, Sutrimo berhasil mewujudkan salah satu impiannya menjadi seorang kontraktor.
Namun, keberhasilan dalam dunia usaha ternyata tidak membuatnya lupa terhadap kampung halaman. Justru dari perjalanan panjang itulah tumbuh kesadaran bahwa keberhasilan seseorang akan semakin bermakna apabila dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
PULANG BUKAN SEKADAR KEMBALI, TETAPI MEMBAWA HARAPAN
Keputusan Sutrimo untuk mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Sambung bukan sekadar keinginan menduduki jabatan. Ada kerinduan, kepedulian, dan harapan agar tanah kelahirannya dapat berkembang lebih baik.
Baginya, desa bukan hanya tempat seseorang dilahirkan, tetapi juga tempat masa depan generasi berikutnya harus diperjuangkan.
Dengan bekal pengalaman hidup, dunia usaha, serta perjalanan panjang menghadapi berbagai tantangan, Sutrimo ingin mengambil bagian dalam membangun Desa Sambung.
Ia memiliki cita-cita menghadirkan pemerintahan desa yang bersih, amanah, transparan, dan benar-benar berorientasi pada pelayanan masyarakat.
DELAPAN ARAH PERJUANGAN MENUJU DESA SAMBUNG YANG LEBIH BAIK
Mengusung semangat:
“BERSAMA MEMBANGUN DESA, BERSAMA MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN.”
Sutrimo membawa visi:
“Mewujudkan Desa Sambung yang maju, sejahtera, mandiri, aman, dan berkeadilan melalui pemerintahan desa yang jujur, transparan, amanah, dan melayani masyarakat.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, terdapat delapan misi yang menjadi arah perjuangannya:
Mewujudkan pemerintahan desa yang bersih dan amanah.
Meningkatkan pembangunan dan infrastruktur desa.
Meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.
Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan.
Meningkatkan pelayanan sosial dan kepedulian kepada masyarakat.
Mewujudkan desa yang aman, rukun, dan harmonis.
Mengembangkan pemberdayaan pemuda, perempuan, dan kelembagaan desa.
Mewujudkan pembangunan desa yang adil dan merata.
Delapan misi tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan desa tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
DESA MAJU BUKAN HANYA SOAL JALAN, TETAPI KESEJAHTERAAN RAKYATNYA
Tantangan membangun desa ke depan tentu tidak sederhana. Dibutuhkan kepemimpinan yang mampu mendengar, memahami persoalan masyarakat, serta berani mencari solusi.
Desa yang maju bukan semata-mata desa yang memiliki jalan bagus dan bangunan megah. Lebih dari itu, desa yang maju adalah desa yang masyarakatnya memiliki kesempatan bekerja, pelaku UMKM berkembang, pemuda mendapatkan ruang berkarya, pelayanan publik berjalan baik, dan pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Pengalaman Sutrimo sebagai seorang perantau dan pelaku usaha diharapkan dapat menjadi bekal untuk mendorong semangat kewirausahaan, membuka peluang ekonomi, serta membangun kolaborasi demi kemajuan Desa Sambung.
Pada akhirnya, kepemimpinan bukan tentang seberapa tinggi jabatan yang diraih, melainkan seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.
DARI DUSUN MANGGIAN, UNTUK SELURUH MASYARAKAT DESA SAMBUNG.
Sutrimo membawa sebuah harapan: bahwa kampung halaman yang pernah menjadi titik awal perjuangannya kelak dapat tumbuh menjadi desa yang lebih maju, mandiri, sejahtera, dan membanggakan.
Karena pulang ke kampung halaman bukan berarti mengakhiri perjalanan, melainkan bisa menjadi awal dari sebuah pengabdian.
SUTRIMO – CALON KEPALA DESA SAMBUNG PERIODE 2027–2035
Bersama Membangun Desa, Bersama Mewujudkan Kesejahteraan.
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari, Pastikan Aktivitas Masyarakat Berjalan Lancar dan Aman
investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menjaga kelancaran arus lalu lintas, personel Satuan Samapta (Sat Samapta) dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (30/10/2026)
Kegiatan pengaturan lalu lintas tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, meliputi Pos 1, Pos Payung, Bahari IV, dan Samudera VI.
Sebanyak tujuh personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari empat personel Sat Samapta dan tiga personel Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Kehadiran personel kepolisian di lapangan bertujuan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas, khususnya pada jam sibuk pagi hari, saat masyarakat berangkat bekerja maupun aktivitas kendaraan yang mengangkut tamu VIP di kawasan pelabuhan.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel juga melaksanakan pemantauan situasi guna mengantisipasi terjadinya kemacetan, tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas).
Dalam pelaksanaannya, anggota kepolisian turut memberikan pelayanan dan rasa aman kepada para pengguna jalan sehingga aktivitas masyarakat maupun operasional di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.
“Kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami berupaya memastikan arus lalu lintas tetap lancar, mencegah potensi gangguan keamanan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” demikian tujuan pelaksanaan kegiatan pengaturan lalu lintas tersebut.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi arus lalu lintas terpantau lancar. Secara umum, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah kegiatan juga dalam keadaan kondusif dan terkendali.
Melalui kegiatan rutin ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat sebagai wujud nyata pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, khususnya di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA | Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan pelayanan, pengamanan dan pengawasan kegiatan embarkasi penumpang Kapal Motor (KM) Labobar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara (29/10/2026) Kapal tersebut dijadwalkan bertolak menuju Surabaya dengan jumlah penumpang naik sebanyak 1.313 orang.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsubsektor Pelni melaksanakan pengamanan di area terminal penumpang, khususnya selama proses keberangkatan berlangsung. Petugas juga memberikan imbauan kepada para penumpang agar senantiasa memperhatikan keselamatan serta mengikuti arahan petugas demi terciptanya ketertiban dan kelancaran proses embarkasi.
Saat para penumpang memasuki ruang tunggu terminal secara bertahap, petugas mengarahkan mereka untuk mengantre dengan tertib dan mengikuti jalur yang telah ditentukan. Langkah tersebut dilakukan guna menghindari penumpukan penumpang serta memberikan kenyamanan dan keamanan selama proses keberangkatan.
Selain itu, personel turut mengawasi proses pemeriksaan barang bawaan dengan mengarahkan penumpang untuk memasukkan barang ke mesin pemindai X-ray. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan adanya barang terlarang yang dapat membahayakan keselamatan penumpang maupun pelayaran.
Melalui kegiatan pengamanan dan pengawasan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berupaya memastikan seluruh rangkaian embarkasi berjalan tertib, aman, dan lancar, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi prosedur keselamatan di lingkungan pelabuhan.
Hingga laporan disampaikan, kegiatan pengamanan dan pemeriksaan embarkasi KM Labobar dilaporkan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.
Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, khususnya para pengguna jasa transportasi laut, guna mewujudkan keamanan dan keselamatan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gencarkan Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint, Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) dan Strongpoint di sejumlah kawasan strategis wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok (30/10/2026)
Kegiatan yang dimulai pukul 01.00 WIB tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan situasi keamanan di kawasan pelabuhan tetap aman dan kondusif.
Patroli Cipta Kondisi dipimpin oleh IPTU Sukis Wibowo, S.H., selaku Wakapolsek Kawasan Muara Baru Polres Pelabuhan Tanjung Priok sekaligus Perwira Pengawas (Pawas), dengan melibatkan 12 personel kepolisian dan dukungan kendaraan dinas patroli.
Adapun rute patroli meliputi kawasan Indonesia Power PLTU, Pelabuhan Inggom, Pelabuhan Nusantara, Terminal Operasi 1, hingga Terminal Penumpang Nusantarapura II.
Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian melakukan patroli dialogis dengan petugas keamanan (security) di sejumlah objek vital dan kawasan pelabuhan. Petugas memberikan imbauan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hingga dini hari, rutin melakukan pemeriksaan terhadap tamu dan kendaraan, serta tidak melaksanakan tugas seorang diri.
Selain itu, petugas keamanan juga diingatkan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Tidak hanya menyasar kawasan objek vital, personel juga melaksanakan pelayanan dan pengamanan debarkasi penumpang kapal laut di Terminal Penumpang Nusantarapura II.
Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada para penumpang agar senantiasa mematuhi peraturan dan prosedur pelabuhan, tidak membawa barang terlarang, menjaga barang bawaan pribadi, serta tidak menerima titipan barang dari orang yang tidak dikenal.
Para penumpang juga diingatkan untuk memperhatikan keselamatan anggota keluarga, khususnya anak-anak, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal mencurigakan atau membutuhkan bantuan.
Sementara itu, kegiatan Strongpoint dilaksanakan di pintu masuk Pos VIII dengan fokus mengantisipasi tindak kriminalitas 3C, yaitu pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Personel yang bertugas melaksanakan pemantauan situasi keamanan, mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya.
Dari hasil pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi Strongpoint terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya juga terpantau lancar.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan patroli dan Strongpoint merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kegiatan Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas, mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan masyarakat, khususnya para pengguna jasa pelabuhan, dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.”
“Kami juga mengimbau kepada seluruh petugas keamanan dan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Sinergi dan kepedulian bersama sangat penting dalam menjaga situasi keamanan agar tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres.
Secara keseluruhan, kegiatan Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint Polres Pelabuhan Tanjung Priok berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.