Patroli Cipta Kondisi Skala Besar TNI-Polri, Sasar Sejumlah Objek Vital di Pelabuhan Tanjung Priok

investigasihukumkriminal JAKARTA | Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama personel TNI melaksanakan patroli cipta kondisi skala besar di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 01.30 WIB tersebut digelar sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), sekaligus memastikan situasi keamanan di kawasan pelabuhan tetap aman dan kondusif.

Patroli gabungan tersebut dipimpin oleh AKP Agus Santoso, Bhayangkara Operasional Penyelia Bag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Priok, selaku Perwira Pengawas (Pawas).

Dalam kegiatan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok melibatkan 19 personel piket operasional, sementara dari Kodim 0502/Jakarta Utara diterjunkan enam personel TNI-AD di bawah pimpinan Serka Suha. Patroli menggunakan empat unit kendaraan roda empat dinas Polri dan tiga unit kendaraan roda dua dinas TNI-AD.

Adapun rute patroli meliputi kawasan Indonesia Power PLTU, Dermaga Inggom, Pelabuhan Nusantara, Pintu 9 Pelabuhan Tanjung Priok, hingga JICT 1.

Selain melakukan pemantauan situasi, personel gabungan juga melaksanakan dialogis dengan petugas keamanan di sejumlah objek vital.

Di kawasan Indonesia Power PLTU dan Dermaga Inggom, petugas memberikan imbauan kepada security agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, khususnya saat bertugas pada malam hari.

Petugas keamanan juga diingatkan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin dan selektif terhadap tamu maupun kendaraan yang keluar-masuk kawasan serta memperhatikan berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Kami mengimbau kepada seluruh petugas keamanan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” demikian imbauan petugas dalam kegiatan patroli tersebut.

Sementara itu, di Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok, personel gabungan memberikan imbauan kepada security agar meningkatkan pengamanan objek vital dan melaksanakan patroli secara rutin.

Petugas juga mengingatkan pentingnya mengantisipasi penumpukan kendaraan yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan pelabuhan.

“Apabila ditemukan kemacetan, tindak kriminal, maupun gangguan keamanan lainnya, agar segera dilaporkan kepada petugas Kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar petugas kepada security.

Patroli cipta kondisi tersebut dilaksanakan secara mobile dengan menyambangi sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian, sebagai bagian dari upaya preventif TNI-Polri dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan kegiatan patroli gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan dan objek-objek vital.

“Kegiatan patroli cipta kondisi ini dilaksanakan secara mobile bersama TNI dalam rangka mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri.

Kegiatan patroli gabungan TNI-Polri tersebut diharapkan dapat terus menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat, pekerja, pengguna jasa, maupun seluruh aktivitas yang berlangsung di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Apel Siaga, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Kerahkan 92 Personel untuk Jaga Kamtibmas

investigasihukumkriminal Jakarta | Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Apel Siaga dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polda Metro Jaya di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (24/9/2026).

Apel Siaga dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., dan diikuti sebanyak 92 personel.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi berbagai kegiatan masyarakat yang berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Salah satu fokus pengamanan adalah kegiatan Waskita RI 1 dalam rangka peresmian Kapal induk ITS Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya. Prosesi tersebut ditandai dengan diturunkannya bendera Italia dan dikibarkannya bendera Merah Putih sebagai tanda resmi bergabungnya kapal tersebut dalam jajaran kekuatan maritim Indonesia.

“Pertama yaitu kegiatan pengamanan Waskita Bapak RI 1 dalam rangka peresmian Kapal Induk ITS Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya. Dengan diturunkannya bendera Italia dan dinaikkannya bendera Merah Putih, kapal tersebut resmi menjadi bagian dari Indonesia,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri.

Selain pengamanan kegiatan kenegaraan, personel juga disiagakan untuk mengantisipasi kegiatan penyampaian pendapat di muka umum di wilayah Jakarta Pusat yang berkaitan dengan isu RUU ketenagakerjaan, reformasi agraria, serta peringatan Hari Tani Internasional.

Kapolres menyampaikan bahwa sejumlah kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok telah dilakukan langkah-langkah mitigasi guna memastikan seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar dan tertib.

Selain itu, pengamanan juga dilakukan terhadap kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi di kawasan Sunda Kelapa serta aktivitas kedatangan dan keberangkatan kapal yang membawa komunitas internasional.

Kapolres mengingatkan seluruh personel agar menjaga nama baik institusi dan bangsa dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya ketika berhadapan dengan masyarakat maupun tamu internasional dengan akan sandarnya Kapal Doulus Hope.

“Kapal Doulus Hope
adalah perpustakaan apung terbesar di dunia, sehingga kita membawa nama baik bangsa ini,” tegasnya.

Untuk pelaksanaan tugas di lapangan, Kapolres menyerahkan pengaturan teknis kepada Wakapolres dan Kabagops agar seluruh personel dapat melaksanakan pengamanan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Kapolres juga mengapresiasi kehadiran dan kesiapsiagaan seluruh personel yang mengikuti apel.

“Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang sudah hadir. Saya pun hadir sejak pukul 05.30 WIB karena ada dua pelaksanaan apel yang dilaksanakan. Saya ingin rekan-rekan memahami arti saling menghargai dan disiplin dalam pelaksanaan tugas,” ungkapnya.

Menutup arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk senantiasa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat, berkat, pertolongan, dan bimbingan-Nya dalam setiap langkah kita. Semoga tugas hari ini berjalan dengan lancar,” pungkas AKBP Alrasyidin Fajri.

Apel siaga tersebut menjadi bagian dari langkah Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam memastikan kesiapan personel menghadapi berbagai agenda kegiatan masyarakat maupun kegiatan kenegaraan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Integrasi Data SIAK dan SIMKAH Ditargetkan Rampung Akhir Tahun untuk Tutup Celah Pemalsuan Status Nikah

investigasihukumkriminal JAKARTA | Pemerintah mempercepat integrasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) milik Kementerian Dalam Negeri dengan Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) milik Kementerian Agama. Langkah berbasis digital ini ditargetkan rampung pada akhir tahun untuk mengunci celah manipulasi status perkawinan, mencegah kecurangan, serta meningkatkan akurasi data layanan publik di seluruh Indonesia.

Percepatan interkoneksi data nasional ini disepakati dalam Rapat Koordinasi Monitoring Capaian Interkoneksi SIAK dan SIMKAH di Command Center Ditjen Dukcapil, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Rapat yang dipimpin langsung oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi ini merupakan tindak lanjut atas arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).
Melalui integrasi ini, otomatisasi pembaruan status perkawinan pada SIAK Terpusat akan berjalan secara real-time. Ketika pernikahan tercatat di SIMKAH (KUA), status kependudukan warga di basis data Dukcapil—seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP-el—akan otomatis terbarui tanpa perlu proses birokrasi yang berbelit.


Melalui integrasi ini, otomatisasi pembaruan status perkawinan pada SIAK Terpusat akan berjalan secara real-time. Ketika pernikahan tercatat di SIMKAH (KUA), status kependudukan warga di basis data Dukcapil—seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP-el—akan otomatis terbarui tanpa perlu proses birokrasi yang berbelit.


Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, menegaskan bahwa penyesuaian sistem ini ditargetkan selesai pada November 2026, sehingga pengujian piloting dapat langsung dimulai di dua hingga tiga KUA pada Desember 2026.


“Integrasi ini mempermudah masyarakat sekaligus memperkuat keamanan siber agar data kependudukan terlindungi dari ancaman kebocoran. Ke depan, KUA di daerah tidak perlu lagi membuat Perjanjian Kerja Sama (PKS) satu per satu dengan Dinas Dukcapil setempat karena semua langsung terhubung secara terpusat,” ujar Teguh.


Sementara itu, Tenaga Ahli Stranas PK KPK, Budi Pribadi, menyampaikan bahwa keandalan basis data nasional merupakan fondasi utama pencegahan korupsi di sektor pelayanan publik. Integrasi ini dinilai sangat krusial untuk mencegah penipuan identitas serta mendukung ketepatan penyaluran bantuan sosial (bansos).


Dari pihak Kementerian Agama, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, menyambut positif langkah ini. Menurutnya, interkoneksi langsung antara SIMKAH dan SIAK Terpusat akan memangkas beban administrasi masyarakat yang baru menikah.

Dengan pendekatan pemerintah yang aktif (stelsel aktif), ketersediaan infrastruktur SIAK Terpusat dipastikan siap melayani pembaruan data secara masif dan aman. Sinkronisasi data berkala akan terus dilakukan hingga target pemutakhiran real-time dan protokol keamanan siber yang ketat terealisasi penuh pada Desember 2026.

Source: dukcapil

Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional, Warga Diimbau Rencanakan Perjalanan

investigasihukumkriminal JAKARTA | Polda Metro Jaya menyiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas secara situasional pada Kamis (24/9/2026), seiring adanya sejumlah kegiatan masyarakat dan penyampaian pendapat di Jakarta. Pengaturan disiapkan terutama di kawasan Sudirman–Thamrin, Monas, serta sekitar Gedung DPR/MPR RI.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Firman Darmansyah mengatakan, pengalihan arus tidak serta-merta diberlakukan. Penerapannya akan menyesuaikan kondisi lalu lintas, jumlah massa, serta perkembangan situasi di lapangan. Sebanyak 1.550 personel lalu lintas disiapkan untuk memberikan pelayanan dan membantu kelancaran mobilitas masyarakat.

“Alih arus akan diterapkan apabila diperlukan berdasarkan kondisi di lapangan. Kami mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi kegiatan untuk mempertimbangkan jalur alternatif agar perjalanan tetap nyaman dan lancar,” ujarnya, Rabu (23/9/2026).

Bagi masyarakat dari arah Jakarta Barat menuju kawasan Monas, perjalanan dapat melalui Jalan Tomang Raya–Jalan Suryopranoto–Harmoni–Monas. Dari Jakarta Selatan, alternatif perjalanan dapat melalui Jalan Tendean–Jalan HR Rasuna Said–Jalan HOS Cokroaminoto–Tugu Tani–Monas. Sementara dari Jakarta Timur dapat melalui Jalan Jatinegara–Jalan Kramat Raya–Tugu Tani–Monas.

Untuk pengguna jalan dari Simpang Semanggi yang akan menuju Slipi atau Tomang, alternatif perjalanan dapat melalui Jalan Sudirman–Bendungan Hilir–Pejompongan–Jalan Letjen S. Parman. Sedangkan dari Jalan Gatot Subroto, perjalanan dapat diarahkan melalui Jalan Gerbang Pemuda–Patal Senayan–Jalan Tentara Pelajar–Jalan Letjen S. Parman.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan sejak awal, menyesuaikan waktu keberangkatan, serta memantau perkembangan lalu lintas sebelum melakukan perjalanan.

“Pantau informasi terbaru melalui media sosial TMC Polda Metro Jaya, gunakan jalur alternatif apabila diperlukan, dan ikuti arahan petugas di lapangan. Pengaturan lalu lintas akan disesuaikan dengan perkembangan situasi agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan aman dan lancar,” jelasnya.

“Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila mobilitasnya sedikit terganggu. Pengaturan ini kami lakukan agar seluruh aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan lancar dan aman,” tutup Kombes Budi.

Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Titik Rawan Antisipasi 3C Dan Tawuran

investigasihukumkriminal JAKARTA | Satuan Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi dalam rangka mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), aksi tawuran, geng motor, balap liar, serta potensi tindak pidana 3C (curas, curat, dan curanmor).

Kegiatan patroli dilaksanakan dengan menyasar sejumlah lokasi dan jalur yang berada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Patroli dipimpin oleh Aiptu Hanggoro selaku Kepala Tim 3P, bersama lima personel, yakni Aipda Kasmito, Bripka Riza, Brigadir Arif, Brigadir Danny, dan Bripda Ihsan. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua.

Sebelum melaksanakan patroli, Aiptu Hanggoro memberikan arahan kepada seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah-langkah preventif terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada jam rawan.

Patroli pertama dilakukan di depan Terminal Penumpang Pelni. Petugas melakukan pemantauan sekaligus memberikan imbauan kepada para sopir dan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) yang masih berkumpul di sekitar lokasi.

Selanjutnya, pada pukul 00.55 WIB hingga 01.45 WIB, personel menyisir Jalan Pelabuhan Nusantara II. Petugas memberikan imbauan kepada para sopir truk yang sedang beristirahat di bahu jalan agar tetap menjaga keamanan barang bawaan serta menghindari penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan perjudian daring.

Memasuki pukul 01.50 WIB hingga 02.30 WIB, patroli dilanjutkan di Jalan Raya Pelabuhan. Petugas mendapati sejumlah pemuda yang berkumpul di pinggir jalan. Personel kemudian memberikan imbauan agar mereka meninggalkan kawasan pelabuhan guna mencegah terjadinya keributan. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan mereka sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

Patroli kemudian berlanjut ke kawasan depan INGGOM, Jalan Raya Pelabuhan, pada pukul 02.35 WIB hingga 03.10 WIB. Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah sopir yang berkumpul di bahu jalan.

Personel memberikan edukasi agar para sopir tidak beristirahat di bahu jalan karena dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Selain itu, para sopir diingatkan untuk selalu melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum beroperasi guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Adapun rute patroli meliputi Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Pelabuhan Nusantara II, Jalan Ketel, dan Jalan Padamarang.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa kegiatan Patroli Perintis Presisi merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada waktu-waktu rawan.

“Patroli ini kami laksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk aksi tawuran, geng motor, balap liar, serta kejahatan jalanan lainnya. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan dan pekerja di kawasan pelabuhan, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan adanya aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, segera informasikan kepada petugas kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.

Satresnarkoba Polres Priok Ungkap Peredaran Gelap 155 Pcs Etomidate Dalam Ops Nila Jaya – 2026

investigasihukumkriminal JAKARTA | Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap kasus  dugaan peredaraan gelap narkotika jenis etomidate dalam rangka Operasi Nila Jaya 2026. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan Target Operasi Ops Nila Jaya Tahun 2026 seorang pria berinisial CA (25) beserta barang bukti sebanyak 155 pcs etomidate.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Penangkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran gelap etomidate di wilayah Tanjung Priok.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit I Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok di bawah pimpinan Kanit I melakukan penyelidikan. Dalam perkembangannya, petugas memperoleh informasi bahwa lokasi transaksi berpindah ke kawasan PIK 1 dengan modus penempelan barang.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan secara tertutup di sekitar lokasi. Saat berada di titik yang telah ditentukan, tim mencurigai seorang pria yang terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi dan kemudian mengambil sebuah barang.

Petugas selanjutnya mengamankan pria tersebut dan memperkenalkan diri sebagai anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Pria tersebut mengaku bernama Andri.
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap barang yang diambil, petugas menemukan 155 pcs etomidate yang diduga merupakan narkotika.

“Dari hasil interogasi awal, yang bersangkutan mengaku mengambil barang tersebut atas perintah seorang perempuan berinisial S, yang saat ini masih dalam pencarian atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” jelas Kasatresnarkoba AKP. Trendy Habibi Aryanto, S.Tr.K., S.I.K., M.H., pada Rabu (23/9/2026).

Selain barang bukti etomidate, petugas juga mengamankan satu unit telepon seluler yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersangka.
Selanjutnya, tersangka bersama seluruh barang bukti dibawa ke Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik telah melakukan sejumlah tindakan, di antaranya mengamankan tersangka dan barang bukti, pemeriksaan urine, pemeriksaan saksi dan tersangka, gelar perkara, serta melengkapi administrasi penyidikan.

Penyidik juga akan melakukan pemeriksaan awal barang bukti di laboratorium, pemeriksaan perangkat telepon seluler menggunakan Cellebrite, serta melanjutkan penyelidikan terhadap perempuan berinisial S yang disebut sebagai DPO.

Atas perkara tersebut, tersangka diproses berdasarkan ketentuan Pasal 119 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 ayat (2) huruf b KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, serta ketentuan Permenkes RI Nomor 15 Tahun 2025 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.

Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Trendy Habibi Aryanto, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyatakan proses penyidikan masih terus dilakukan, termasuk pendalaman terhadap jaringan dan pihak lain yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

“Proses penyelidikan dan penyidikan masih terus kami lakukan untuk mengungkap lebih lanjut asal-usul barang serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam perkara ini,” demikian keterangan kepada awak media.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Bekali Personel dengan Filosofi Hukum dan Strategi Penegakan Hukum

investigasihukumkriminal JAKARTA | Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., memberikan pengarahan kepada personel Polres dan Polsek jajaran mengenai filosofi hukum dasar, sistem hukum, serta taktik penyelenggaraan penegakan hukum (gakkum) di Aula Lantai 2 Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Selasa (22/9/2026).

Pengarahan dihadiri Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, para Kapolsek jajaran, para KBO, serta para Kanit dari masing-masing fungsi.

Dalam arahannya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menekankan pentingnya pemahaman terhadap filosofi hukum sebagai landasan dalam melaksanakan tugas penegakan hukum secara profesional, terukur, dan tepat sasaran.

Kapolres menjelaskan bahwa dalam memahami serta menyelesaikan persoalan hukum, diperlukan pola pikir yang berjenjang, mulai dari kemampuan melihat fakta secara konkret hingga kemampuan merumuskan strategi secara menyeluruh.

“Pola pikir linier berfokus pada pembuktian empiris yang dapat diverifikasi secara indrawi untuk menunjukkan keterkaitan antar-fakta secara langsung,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri dalam arahannya.

Selanjutnya, ia menjelaskan mengenai pola pikir perspektif, yaitu kemampuan memahami suatu persoalan berdasarkan sudut pandang atau kerangka analisis tertentu.

“Pola pikir perspektif berfokus pada pemahaman suatu persoalan berdasarkan sudut pandang atau kacamata analisis tertentu,” jelasnya.

Menurutnya, dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum, kemampuan tersebut perlu dikembangkan lebih lanjut melalui pola pikir taktis, yakni kemampuan menentukan dan melaksanakan tindakan secara tepat berdasarkan situasi, kondisi, waktu, serta tujuan yang hendak dicapai.

“Pola pikir taktis berfokus pada kemampuan mengeksekusi tindakan atau keputusan secara tepat pada waktu dan kondisi tertentu,” kata Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Alrasyidin Fajri menerangkan pentingnya pola pikir strategis dalam mengintegrasikan berbagai taktik dan merumuskan cara bertindak secara terencana.

“Pola pikir strategis berfokus pada pengintegrasian serangkaian taktik dan formulasi cara bertindak secara terencana untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” tuturnya.

Selain itu, Kapolres juga menyampaikan konsep grand strategy, yaitu kemampuan mengonsolidasikan berbagai strategi secara menyeluruh dan berjangka panjang guna mencapai tujuan utama organisasi.

“Grand strategy merupakan konsolidasi berbagai strategi secara menyeluruh dan berjangka panjang guna mencapai tujuan utama instansi,” ungkapnya.

Kapolres menegaskan bahwa pemahaman terhadap berbagai tingkatan pola pikir tersebut penting bagi personel, khususnya yang menjalankan fungsi penegakan hukum, agar setiap tindakan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian perkara, tetapi juga memperhatikan ketepatan analisis, dasar hukum, situasi, serta tujuan penegakan hukum.

Melalui kegiatan pengarahan tersebut, diharapkan seluruh personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek jajaran dapat meningkatkan pemahaman serta wawasan mengenai filosofi hukum dasar, sistem hukum, dan taktik penyelenggaraan penegakan hukum.

“Dengan pemahaman hukum dan pola pikir yang baik, diharapkan setiap personel mampu melaksanakan tugas penegakan hukum secara profesional, tepat, dan bertanggung jawab,” pungkas AKBP Fajri.

Binrohtal bagi Tahanan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Pembinaan Mental dan Kerohanian

investigasihukumkriminal Jakarta Utara | Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi para tahanan yang beragama Islam dan Nasrani, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan dilaksanakan di Ruang Besuk Tahanan Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan terhadap para tahanan agar tetap memiliki ketahanan mental dan kehidupan rohani yang baik selama menjalani proses hukum.

Dalam kegiatan tersebut, para tahanan diberikan pembinaan keagamaan serta diajak untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui ibadah dan menjalankan kewajiban agama masing-masing.

“Kegiatan pembinaan rohani ini diharapkan dapat memberikan penguatan mental dan spiritual kepada para tahanan, sehingga mereka dapat melakukan introspeksi diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Kasat Tahti Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Ipda Edi Rusdianto, S.H.

Selain sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual, kegiatan Binrohtal juga diharapkan dapat menjadi momentum bagi para tahanan untuk melakukan evaluasi diri serta mengambil hikmah dari proses hukum yang sedang dijalani.

“Melalui pembinaan ini, kami mengajak para tahanan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, memperbaiki diri, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum di kemudian hari,” lanjutnya.

Pelaksanaan Binrohtal turut mendapat pengamanan dari personel jaga, yakni Brigadir F. Ulum dan Bripda Michael. Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian pembinaan berjalan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan yang bersifat humanis kepada para tahanan, termasuk melalui kegiatan keagamaan, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran, memperkuat mental, dan mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.

Kontainer Terbakar di NPCT 1, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gandeng Labfor Lakukan Penyelidikan

investigasihukumkriminal Jakarta Utara | Satu Kontainer di New Priok Container Terminal One (NPCT1) Jl. Terminal Kalibaru Raya Kav. B No. 1, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilicing, Jakarta Utara dilaporkan terbakar, Senin, 21 September 2026 sore. Objek yang terbakar diduga dari muatan salah satu kontainer berisi minyak mentah yang mudah terbakar.

Pihak kepolisian setempat saat dikonfirmasi menyebut sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan status quo sekitar lokasi agar api tidak menyebar ke tempat lain.

“Lokasi TKP ada di Kade 820 Block DG, terminal NPCT1. Api termonitor muncul dari dalam muatan salah satu kontainer sejak pukul 15.20 WIB dan berhasil dipadamkan pada pukul 16.45 WIB. Proses pemadaman api melibatkan 14 unit mobil damkar dari Pelindo, NPCT1, dan Pemkot Jakut,” terang Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP A.A. Ngurah Made Pandu Prabawa.

Dalam peristiwa kebakaran ini kata Pandu, mengakibatkan beberapa isotank dan unit kontainer hangus terbakar.

” Sejauh ini terdapat 51 isotank dan 1 unit kontainer DG yg terbakar. Detail lebih lanjut masih dalam proses penyelidikan,” beber Pandu.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak labfor untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Pandu.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Edukasi Siswa Tentang Etika Dan Keamanan Penggunaan AI

investigasihukumkriminal JAKARTA | Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui tim trainer Program Paham AI melaksanakan kegiatan pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi siswa Madrasah Aliyah Nurul Bahri, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Paham AI untuk siswa SMA sederajat di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Sebanyak 19 siswa mengikuti kegiatan edukasi yang diberikan oleh tim trainer.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Materi yang disampaikan meliputi Cerita Jeda, Introduction of AI, Ethical Use of AI, Data Privacy & Safety AI, serta AI Prompt.

Selain pemberian materi, para siswa juga diperkenalkan dengan Website Senopati Academy dan mengikuti quiz pretest serta posttest sebagai bagian dari rangkaian pembelajaran.

Tim trainer dalam kegiatan tersebut terdiri dari IPTU Daffa Raihantra Budiman, S.Tr.K., M.Sc., BRIGADIR Aditia Juniardi Wibowo, S.H., M.H., BRIPTU Dimas, dan BRIPDA Hatta.

Program Paham AI tidak hanya memberikan pemahaman mengenai perkembangan teknologi, tetapi juga menekankan pentingnya etika, keamanan data, dan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan siber.

“Kegiatan Program Paham AI untuk Sekolah SMA Sederajat di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya bertujuan untuk memberikan wawasan dan edukasi terkait penggunaan AI dalam pembelajaran serta sebagai imbauan tentang Cybercrime,” demikian disampaikan dalam laporan kegiatan.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan AI, khususnya dalam mendukung proses pembelajaran, dengan tetap memperhatikan aspek etika dan keamanan digital.

Sebagai bentuk apresiasi atas keikutsertaan dalam kegiatan, seluruh siswa yang mengikuti pelatihan juga telah mendapatkan Sertifikat Program Paham AI.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi kepada generasi muda agar semakin memahami perkembangan teknologi AI sekaligus mampu menggunakannya secara aman dan bertanggung jawab.