Punya BPJS PBI tapi Terganjal Ongkos dan Hidup Sehari-hari, Perjuangan Keluarga Pak Amuy Demi Berobat Anaknya

Perjuangan Pak Amuy Demi Berobat Anaknya

investigasihukumkriminal CIANJUR – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) sejatinya dihadirkan oleh pemerintah untuk memberikan kemudahan akses kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI). Namun, di tingkat akar rumput, kepemilikan kartu BPJS gratis saja terkadang belum cukup untuk meruntuhkan seluruh tembok penghalang kesembuhan.


Realitas pahit ini dirasakan langsung oleh Pak Amuy, seorang warga berekonomi amat terbatas yang tinggal di Kampung Tabrik RT 03, Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Di tengah himpitan hidup yang serba susah, ia harus menyaksikan anaknya, Misbah (45), terbaring lemah akibat penyakit yang telah dideritanya selama bertahun-tahun.


Meski secara administratif Pak Amuy dan keluarganya sudah tercatat memiliki fasilitas BPJS PBI, secercah harapan untuk berobat sering kali harus berbenturan dengan tembok tebal persoalan biaya operasional. Bagi keluarga prasejahtera, berobat ke rumah sakit rujukan bukan sekadar soal gratisnya tindakan medis di meja dokter, melainkan menyangkut rentetan biaya non-medis yang mau tidak mau harus dipenuhi agar proses pengobatan dapat berjalan.


Saat ditemui di kediamannya di Kp Tabrik 3 Desa Sindangraja Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur tersebut, kendala utama yang dirasakan Pak Amuy bukanlah penolakan dari pihak rumah sakit, melainkan ketiadaan biaya untuk melangkah ke sana.

Mulai dari kebutuhan mencari biaya untuk keluarga yang harus menunggu pasien di rumah sakit, biaya transportasi atau perjalanan menuju fasilitas kesehatan, hingga berbagai kebutuhan tak terduga selama masa perawatan di rumah sakit menjadi beban berat yang menghimpit.


“Kartu BPJS memang ada dan gratis, tapi untuk berangkat, ongkos jalan, dan biaya sehari-hari selama menunggu di rumah sakit itu yang membuat kami bingung harus cari ke mana,” ungkap cerminan jeritan hati warga kecil yang kerap luput dari perhatian.


Kondisi yang dialami Pak Amuy dan Misbah ini membuka mata kita semua bahwa perlindungan sosial di sektor kesehatan tidak cukup hanya berhenti pada aspek jaminan medis semata. Aspek pendukung seperti subsidi logistik keluarga pasien miskin, fasilitas rumah singgah yang memadai, atau uluran tangan dermawan serta jaring pengaman sosial di tingkat lokal sangat dibutuhkan.


Sebab, bagi warga miskin, biaya hidup harian dan ongkos operasional di luar tanggungan BPJS sering kali menjadi penentu apakah seseorang bisa melanjutkan ikhtiar kesembuhannya atau terpaksa pasrah menahan sakit di rumah.


Kasus ini menjadi potret nyata dan PR besar bagi pemerintah daerah, Dinas Sosial, para pemangku kebijakan, serta solidaritas sesama warga untuk lebih peka melihat realitas di lapangan—bahwa di balik gratisnya layanan kesehatan, masih ada air mata perjuangan rakyat kecil di pelosok desa yang harus berdarah-darah demi sekadar ongkos menuju kesembuhan.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan Wisatawan Di Dermaga Kali Adem

investigasihukumkriminal JAKARTA | Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang hendak berwisata ke Kepulauan Seribu, personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa melaksanakan kegiatan pengamanan dan pelayanan di Dermaga Dinas Perhubungan (Dishub) Kali Adem, Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran arus lalu lintas, serta keselamatan wisatawan yang menggunakan transportasi laut menuju Kepulauan Seribu.

Pengamanan tersebut melibatkan lima personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa yang dipimpin oleh Kanit Lantas Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Iptu Aguk.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengaturan arus lalu lintas mulai dari pintu masuk kawasan Muara Angke hingga Dermaga Dishub Kali Adem. Selain itu, petugas juga memberikan pelayanan, pengamanan, serta pengawasan terhadap tiket dan barang bawaan wisatawan sebelum memasuki area keberangkatan kapal.

Tidak hanya berfokus pada kelancaran aktivitas penumpang, personel kepolisian juga mengedepankan aspek keselamatan dalam perjalanan laut. Aipda Amin Tapis memberikan imbauan kepada para wisatawan agar selalu menggunakan life jacket selama perjalanan, mengawasi anak-anak, serta mematuhi larangan merokok di dalam maupun di atas kapal.

Petugas juga mengingatkan para wisatawan agar senantiasa menjaga keselamatan diri dan mengikuti arahan nahkoda serta awak kapal demi kelancaran perjalanan hingga tiba di tempat tujuan.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kecelakaan laut, Aipda Amin Tapis turut memberikan imbauan kepada para nahkoda dan kru kapal agar memeriksa kelengkapan peralatan keselamatan sebelum keberangkatan serta memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas kapal yang telah ditentukan.

Sementara itu, Iptu Aguk bersama Aipda Wahyu turut membantu wisatawan saat menaiki kapal. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, sekaligus memastikan proses keberangkatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas pariwisata bahari di wilayah Pelabuhan Muara Angke.

Keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan pengamanan, khususnya bagi wisatawan yang menggunakan transportasi laut menuju Kepulauan Seribu.

Cegah Kriminalitas dan Kebakaran, Bhabinkamtibmas Sambangi Masyarakat Pelabuhan Kalibaru

Cegah Kriminalitas dan Kebakaran, Bhabinkamtibmas Sambangi Masyarakat Pelabuhan Kalibaru

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kawasan Kalibaru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Aiptu Thomas Wibisono, melaksanakan kegiatan sambang dan kunjungan kepada masyarakat di kawasan Pelabuhan Kalibaru, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan pelabuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Thomas Wibisono menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya para pekerja di kawasan Pelabuhan Kalibaru, agar senantiasa berhati-hati saat menjalankan aktivitas serta meningkatkan kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan pekerja di kawasan Pelabuhan Kalibaru agar selalu waspada, terutama pada jam-jam rawan. Mari bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan maupun tindak pidana,” ujar Aiptu Thomas Wibisono.

Selain mengantisipasi tindak kriminalitas, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan pengawasan secara rutin guna mencegah pencurian di area pelabuhan, termasuk kawasan perkantoran dan lokasi bongkar muat barang di dermaga.

Petugas turut mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada kondisi cuaca kering. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan keamanan penggunaan peralatan listrik, sumber api, serta memastikan lingkungan kerja tetap aman guna meminimalkan risiko kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat menjauhi praktik perjudian daring (online) dan konsumsi minuman keras yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi diri sendiri maupun keluarga.

Masyarakat yang mengetahui atau menemukan dugaan tindak pidana di sekitar Pelabuhan Kalibaru diminta segera menyampaikan informasi kepada Bhabinkamtibmas setempat atau melapor langsung ke Polsek Kawasan Kalibaru. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk memperoleh bantuan kepolisian.

Melalui kegiatan sambang ini, diharapkan terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam mencegah gangguan kamtibmas serta menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman dan kondusif.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif dan mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Layani dan  Amankan Debarkasi 840 Penumpang Kapal KM Dobonsolo

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Layani dan Amankan Debarkasi 840 Penumpang Kapal KM Dobonsolo

investigasihukumkriminal JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan pelayanan, pengamanan dan pengawasan proses debarkasi atau penurunan penumpang Kapal Motor (KM) Dobonsolo yang tiba dari Surabaya di Pelabuhan Tanjung Priok (25/10/2026)

Kegiatan pelayanan dan pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan proses kedatangan dan penurunan penumpang berjalan aman, tertib, dan lancar. Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 840 penumpang turun dari kapal tersebut.

Dalam pelaksanaannya, anggota Polsubsektor Pelni melakukan pengamanan di area debarkasi sekaligus memberikan imbauan kepada para penumpang agar senantiasa memperhatikan keselamatan selama turun dari kapal. Petugas juga mengarahkan penumpang untuk berjalan secara tertib dalam satu barisan serta menjaga jarak guna menghindari penumpukan di area pelabuhan.

Selain itu, petugas terus melakukan pengawasan dan mengarahkan penumpang yang menuju ruang tunggu hingga pintu keluar agar memasukkan barang bawaan ke mesin pemindai X-ray. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur pemeriksaan untuk mencegah masuk dan keluarnya barang-barang terlarang serta menjaga keamanan di lingkungan pelabuhan.

Selama kegiatan berlangsung, proses debarkasi dan pemeriksaan penumpang berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Petugas juga memastikan arus pergerakan penumpang tetap terkendali hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Berdasarkan laporan pengamanan, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol atau temuan yang mencurigakan (nihil) selama pelaksanaan kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan pengamanan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.

“Pengamanan dan pengawasan dilaksanakan untuk memastikan seluruh proses debarkasi berjalan aman, tertib, dan lancar, serta mengutamakan keselamatan penumpang dan keamanan barang bawaan,” demikian laporan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.

Anak Kecil Menjadi Korban Kekerasan Orang Tua di Dalam Lift Gara-Gara Rebut Kereta Dorong

Anak Kecil Menjadi Korban Kekerasan Orang Tua di Dalam Lift Gara-Gara Rebut Kereta Dorong

investigasihukumkriminal KUALA LUMPUR – Tindakan tidak berperikemanusiaan sepasang suami istri terhadap anak kecil mereka di dalam sebuah lift viral di media sosial, sekaligus memicu kemarahan publik.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar luas, insiden memprihatinkan itu diduga bermula dari perebutan tempat duduk di dalam kereta dorong bayi (stroller).

Dalam video berdurasi pendek tersebut, sang ayah terlihat bertindak agresif dengan menendang kereta dorong yang sedang diduduki oleh sang anak. Sementara itu, sang ibu juga tampak mendorong dan menjentik anak kecil tersebut tanpa belas kasihan.

Lebih memperburuk keadaan, terdengar suara seorang lelaki dalam rekaman tersebut yang mendakwa wanita itu merupakan warga negara Indonesia, namun status kewarganegaraan sebenarnya masih belum dapat disahkan oleh pihak berwenang.

Kejadian ini segera menarik perhatian warganet yang mengecam sekeras-kerasnya perbuatan kejam pasangan tersebut, menyebutnya sebagai tindakan yang keterlaluan serta bentuk kekerasan fisik dan mental terhadap anak.

Sehubungan dengan itu, masyarakat turut mendesak pihak berwenang, khususnya Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM), agar segera melakukan investigasi menyeluruh guna mengenali identitas keluarga tersebut serta memastikan keselamatan dan kesejahteraan korban terjamin.

Sumber: Media Sosial (Threads)

​Legio Mariae Komisium Bintang Timur Bogor Gelar Rekoleksi Menjawab Panggilan Kekudusan

​investigasihukumkriminal BOGOR | Dewan Legio Mariae Komisium Bintang Timur Bogor sukses menyelenggarakan kegiatan Rekoleksi Rohani bagi para anggotanya. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan rasa persaudaraan ini dipusatkan di Ruang Sta. Anna, Lantai 2 Paroki Santa Maria Fatima (Graha Bina Humaniora), Sentul City. Sabtu , 24/10/2026

​Rekoleksi ini dihadiri oleh para perwira dan anggota legioner dari berbagai presidium di wilayah Bogor. Pembinaan rohani ini dirancang untuk menyegarkan kembali komitmen spiritual para anggota dalam menjalankan tugas-tugas kerasulan awam di bawah naungan Bunda Maria.

​Menghidupi Panggilan Kekudusan
Mengangkat tema pendalaman iman dari Surat Rasul Paulus kepada Orang Ibrani: “Kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.”
Ibrani 12:14

Rekoleksi kali ini menghadirkan Ibu Yasinta Senduk, S.H., S.E., M.B.A., LL.M. sebagai pembicara utama. Melalui latar belakang akademis dan profesionalnya yang luas di bidang hukum, ekonomi, dan manajemen, beliau mengajak para legioner untuk memahami arti kekudusan tidak hanya sebagai konsep teologis yang abstrak, melainkan sebagai gaya hidup nyata sehari-hari.

​Dalam pemaparannya, Ibu Yasinta menekankan pentingnya menjaga kesucian hati, kejujuran, integritas, dan semangat keteladanan Bunda Maria di tengah tantangan zaman modern. Para anggota Legio Mariae diajak untuk terus berjuang mengejar kekudusan melalui doa-doa harian (catena), karya belaskasih, serta ketaatan pada asas dan semangat Legio Mariae.

​Suasana Khidmat dan Penuh Persaudaraan
Rangkaian acara yang dimulai sejak pagi hari tersebut diisi dengan berbagai kegiatan rohani, antara lain:
Doa Legio dan Rosario Bersama
Sesi Pemaparan Materi & Sesi Tanya Jawab
Ramah Tamah dan Doa Penutup

Para peserta tampak antusias menyimak pendalaman materi dan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi. Melalui rekoleksi ini, seluruh anggota Komisium Bintang Timur Bogor diharapkan pulang dengan pembaruan semangat (revitalisasi spiritual) untuk melayani Gereja dan sesama dengan penuh kasih.

Semoga buah-buah dari rekoleksi ini senantiasa memperkuat karya kerasulan Legio Mariae di wilayah Paroki Santa Maria Fatima Sentul City dan Komisium Bintang Timur Bogor secara keseluruhan. Pax et Bonum.

Polres Priok Gelar Bakti Sosial Yayasan Cahaya Fathul Qorib Jakarta Utara

investigasihukumkriminal Jakarta | Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel, kembali  melaksanakan kegiatan bakti sosial di Yayasan Cahaya Fathul Qorib di Jakarta Utara. (24/10/2026).

Bakti Sosial ini dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Acara dimulai dengan penyerahan paket sembako secara simbolis kepada Pimpinan Yayasan Cahaya Fathul Qorib, Ustadz H. Tarmidzi S.Sos.

Penyerahan ini menjadi simbol komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dalam mendukung kesejahteraan anak-anak penerus generasi Bangsa.
Selanjutnya, 31 anak menerima paket  sembako dan makanan ringan yang telah disiapkan.

Suasana hangat dan penuh keceriaan tercipta saat personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, berinteraksi dengan anak-anak Yayasan Cahaya Fathul Qorib, menciptakan suasana penuh kebersamaan, keakrapan dan senyuman canda tawa dari anak-anak.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot, berharap kegiatan ini dapat menginspirasi sesama anggota Polri dan masyarakat untuk terus peduli dan berbuat baik terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih dari kita semua.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong personel Polri dan masyarakat untuk lebih peduli kepada anak-anak dan terus berbagi kebaikan,” ujar Dwi.

Aksi sosial ini disambut baik oleh pihak Pengurus Yayasan Cahaya Fathul Qorib dan masyarakat sekitar, menunjukkan bahwa Kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat dan harmonis. “Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang peduli, kamtibmas aman, bebas narkoba dan saling mendukung untuk kebaikan serta kemajuan generasi bangsa Indonesia, Polisi Bersama Masyarakat,” tutupnya.

Dua Aksi Rekor MURI Warnai Hari Renang Sedunia di Ancol

investigasihukumkriminal JAKARTA | Atlantis Water Adventure Ancol menghadirkan dua aksi pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam perayaan Hari Renang Sedunia 2026 yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026. Kegiatan tersebut meliputi renang estafet selama 24 jam tanpa henti dan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 360 meter.

Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan di kawasan Atlantis Water Adventure Ancol, Jakarta, itu mengedepankan olahraga, kebersamaan, keselamatan aktivitas air, dan semangat nasionalisme. Pada Sabtu (24/10/2026), pengunjung juga dapat menikmati rangkaian acara karena kawasan wisata air tersebut dibuka selama 24 jam.

Aksi renang estafet menjadi kegiatan pertama yang dilaksanakan pada Sabtu (24/10) di kolam tanding. Sebanyak 21 perenang dari tim lifeguard terlibat dalam kegiatan tersebut untuk menunjukkan daya tahan fisik, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama selama aktivitas renang berlangsung.

Kegiatan ini juga menyoroti peran penting petugas penjaga keselamatan kolam dalam mendukung aktivitas air. Profesionalisme dan penerapan prosedur keselamatan menjadi bagian penting dari pelaksanaan renang estafet yang berlangsung selama 24 jam tanpa henti.

Selanjutnya, Atlantis Water Adventure Ancol menjadwalkan aksi pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 360 meter pada Minggu (25/10) di area kolam arus. Bendera tersebut akan dibentangkan di sepanjang kolam sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan kebanggaan terhadap Indonesia.

Kedua aksi itu direncanakan untuk dicatat sebagai rekor MURI. Penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Atlantis Water Adventure Ancol menghadirkan perayaan Hari Renang Sedunia yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memberikan pesan positif kepada masyarakat.

Selain menyaksikan aksi pemecahan rekor, pengunjung dapat menikmati beragam hiburan dan wahana yang tersedia. Rangkaian kegiatan dirancang berlangsung dari pagi hingga malam untuk menghadirkan pengalaman rekreasi bagi keluarga dan masyarakat umum.

Peringatan Hari Renang Sedunia juga dimanfaatkan untuk mendorong kesadaran masyarakat mengenai manfaat berenang sebagai aktivitas fisik. Olahraga ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, memperkuat otot, menjaga kebugaran, serta mempertahankan berat badan yang sehat.

Melalui kegiatan tersebut, Atlantis Water Adventure Ancol berharap dapat terus memperkuat posisinya sebagai destinasi rekreasi air yang mengutamakan pengalaman pengunjung, keselamatan, dan kualitas pelayanan. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Ancol dalam menghadirkan kegiatan rekreasi yang inovatif, inklusif, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Mengusung semangat “Satu Kolam, Satu Semangat, Satu Merah Putih”, perayaan Hari Renang Sedunia 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan olahraga, hiburan, nasionalisme, dan kebersamaan melalui kegiatan rekreasi yang dapat dinikmati masyarakat.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Pimpin Salat Subuh Berjamaah di Muara Angke, Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kamtibmas

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Pimpin Salat Subuh Berjamaah di Muara Angke

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin kegiatan Subuh Keliling dengan melaksanakan salat Subuh berjamaah sekaligus memberikan tausiah kepada jamaah di Masjid Jami’ Nurul Jihad, RW 022, Muara Angke, Jakarta Utara. Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K.; Kasat Binmas, AKP Sudirman Agus, S.H., M.H.; Kasat Lantas, AKP Arif Fadil, S.E., M.M.; perwakilan personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek Kawasan Sunda Kelapa; pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami’ Nurul Jihad; serta warga Muara Angke.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolres memimpin langsung salat Subuh berjamaah sebagai imam, kemudian dilanjutkan dengan tausiah atau kuliah Subuh yang mengangkat pentingnya menjaga sikap, ucapan, dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam tausiahnya, disampaikan bahwa tindakan mengolok-olok, mengejek, maupun merendahkan orang lain merupakan perilaku yang harus dihindari karena dapat melukai perasaan, menimbulkan perselisihan, serta merusak hubungan baik antarsesama.

“Jangan membiasakan diri mengolok-olok atau mengejek orang lain. Kita harus saling menghormati, menjaga ucapan, dan menghargai perbedaan. Sikap saling menghormati merupakan salah satu kunci untuk menjaga kerukunan dan menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, serta harmonis,” demikian pesan yang disampaikan dalam tausiah tersebut.

Selain itu, jamaah juga diajak untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat keimanan dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang direncanakan berlangsung di Masjid Jami’ Nurul Jihad
diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran serta keteladanan beliau, khususnya dalam membangun sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan mempererat persatuan di tengah masyarakat.

Kegiatan Subuh Keliling ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam mendukung program prioritas Kapolri melalui pendekatan humanis dan kehadiran langsung anggota Polri di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara kepolisian, tokoh agama, pengurus masjid, dan masyarakat sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah melalui kerja sama dan kepedulian bersama.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban lingkungan. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap hubungan silaturahmi dengan masyarakat semakin erat serta tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Muara Angke dan sekitarnya.

Bill Clinton Kritik Keras Politik Perpecahan, Retorika Anti-Muslim, dan Kebijakan Luar Negeri Trump

Bill Clinton Kritik Keras Politik Perpecahan, Retorika Anti-Muslim, dan Kebijakan Luar Negeri Trump

investigasihukumkriminal WASHINGTON – Mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, melontarkan kritik tajam terhadap arah politik modern yang dinilainya terlalu mengandalkan pendekatan konfrontatif, perpecahan antarkelompok, serta retorika yang merendahkan pihak lain.

​Dalam sebuah pidato yang menyita perhatian publik, Clinton secara terbuka mengungkapkan rasa lelahnya terhadap budaya politik “kita versus mereka” yang terus dipelihara demi kepentingan elektoral. Menurutnya, banyak politikus saat ini sengaja mendefinisikan musuh sejak hari pertama dan menyusun seluruh strategi kampanye di atas fondasi rasa takut serta kemarahan.

​”Aku lelah malam ini karena kita telah meninggalkan pendekatan itu. Aku lelah dengan konstanta ‘kita versus mereka’,” ujar Clinton di hadapan para pendukungnya. Ia menambahkan bahwa para politikus kerap sibuk memicu pertikaian, sementara para pemilih di tingkat akar rumput justru sedang berjuang memikirkan kebutuhan sehari-hari.

​Kritik Hubungan Internasional dan Sekutu

​Selain menyoroti dinamika domestik, Clinton turut mengecam perlakuan terhadap sekutu-sekutu dekat Amerika Serikat yang kerap diperlakukan dengan buruk. Ia mengambil contoh hubungan dengan Kanada, memuji Perdana Menteri Kanada sebagai salah satu pemimpin paling berkualitas di dunia, namun menyayangkan munculnya wacana kontroversial yang merendahkan kedaulatan negara tetangga tersebut.

​Dalam bidang kebijakan luar negeri, Clinton juga menyoroti langkah-langkah Presiden Donald Trump. Ia mengkritik keputusan yang dinilainya mengabaikan Ukraina serta terlalu dekat dengan kepemimpinan Rusia di bawah Vladimir Putin.

​Pesan Toleransi dan Penolakan Diskriminasi

​Isu lain yang mendapat sorotan tajam dari suami Hillary Clinton ini adalah maraknya diskriminasi terhadap komunitas Muslim. Ia menegaskan kebosanannya terhadap pihak-pihak yang terus mendiskreditkan umat Muslim hanya karena identitas keagamaan mereka.

​Dalam kesempatan tersebut, Clinton membagikan kenangan saat pertama kali membaca Al-Qur’an atas rekomendasi putrinya ketika sang putri berusia 15 tahun. Dari bacaan itu, ia memetik pelajaran mendalam bahwa perbedaan diciptakan oleh Tuhan agar umat manusia saling mengenal dan belajar satu sama lain, bukan untuk saling membenci.

​”Ada aktor-aktor buruk di setiap keyakinan karena kita semua adalah manusia yang cacat, tetapi perang agama dan budaya ini… aku sudah lelah,” ungkapnya.

​Belum Menyerah untuk Perubahan

​Meski berulang kali menekankan rasa lelahnya terhadap kondisi politik saat ini, Clinton menegaskan bahwa ada perbedaan besar antara “merasa lelah” dan “sudah menyerah”. Ia menyatakan komitmennya untuk terus berupaya memperbaiki keadaan bersama para tokoh dan masyarakat yang memiliki visi serupa demi masa depan politik yang lebih sehat.