Semarak HUT ke-81 TNI, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergitas TNI-Polri

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kunjungan silaturahmi ke sejumlah markas satuan TNI di wilayah Jakarta Utara, Senin (5/10/2026).

Kegiatan tersebut diwujudkan melalui pemberian kue ulang tahun sebagai bentuk ucapan selamat dan apresiasi kepada jajaran TNI sekaligus mempererat hubungan dan sinergitas antara TNI dan Polri.

Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 09.45 WIB hingga 15.00 WIB tersebut melibatkan Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Sejumlah satuan TNI yang dikunjungi antara lain Kodim 0502 Jakarta Utara, Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Satangair AD Pelabuhan Tanjung Priok, Yon Arhanud 6/BAY, Batalyon Infanteri 14 Marinir, Pushidrosal, Kodaeral III Jakarta, serta Pasukan Marinir 1.

Dalam kunjungan tersebut, personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok menyerahkan kue ulang tahun kepada masing-masing satuan TNI. Kegiatan dipimpin oleh sejumlah pejabat Polres dan diterima langsung oleh pejabat maupun perwakilan satuan TNI.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas dan soliditas TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan, apresiasi, sekaligus upaya mempererat silaturahmi dan sinergitas antara TNI dan Polri. Kami berharap soliditas yang selama ini terjalin dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, sinergitas TNI dan Polri memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang memiliki berbagai objek vital dan aktivitas kepelabuhanan.

“TNI dan Polri harus terus bersinergi, saling mendukung, dan bersama-sama menjaga stabilitas Kamtibmas. Dengan soliditas yang kuat, berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas dapat kita hadapi dengan lebih baik,” tambahnya.

Kegiatan kunjungan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum HUT ke-81 TNI tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan antara personel TNI dan Polri.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap sinergitas yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah Jakarta Utara, khususnya kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Priok Sambangi Rumah ABK Korban Penganiayaan KM. Maulana 23, Berikan Bantuan dan Tegaskan Usut Kasus Hingga TPPO

investigasihukumkriminal Jakarta Utara – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri menyambangi kediaman orangtua Ilyas Salahuddin, salah satu korban penyiksaan ABK KM Maulana 23, di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/10/2026) malam.

Kedatangan Alrasyidin untuk menemui keluarga sekaligus menyampaikan perkembangan penanganan kasus yang menimpa Ilyas dan tiga ABK lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Alrasyidin menyampaikan bahwa keselamatan serta kondisi kesehatan fisik dan mental para korban menjadi prioritas kepolisian.

“Pada kesempatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok izin mendatangi rumah Ibu korban, atas nama Ilyas Salahuddin, yang kita kenal sebagai salah satu korban dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kapal penangkap cumi KM Maulana 23,” kata Alrasyidin, dikutip Senin (5/10/2026).

Alrasyidin juga menyampaikan, penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan berangkat ke Kepulauan Aru untuk melakukan pemeriksaan awal.

Setelah kondisi korban membaik dan pemeriksaan oleh Polres Kepulauan Aru selesai, polisi akan fokus memulangkan seluruh korban dugaan penganiayaan ke Jakarta.

Sementara itu, ibu Ilyas, Siti Nurhayati, mengatakan dirinya terakhir berkomunikasi dengan sang anak pada Minggu pagi sebelum kedatangan Kapolres ke rumahnya.

Dalam komunikasi tersebut, Ilyas mengatakan seluruh tubuhnya masih terasa sakit.

Ilyas juga mengeluhkan telinga kirinya tidak bisa mendengar, sakit pada bagian perut, serta rasa sakit di bagian kaki.

“Bagaimana keadaannya, Nak? Alhamdulillah baik, Umi, katanya gitu. Terus apa yang sakit? Seluruh badan sakit, dia bilang. Terus apa lagi yang sakit? Telinga kiri saya tidak bisa mendengar, lalu perut saya sakit. Terus di bagian kaki juga masih ada sakit,” ujar Siti menirukan percakapannya dengan Ilyas.

Siti mengaku sebelumnya belum melihat video penyiksaan secara utuh karena video yang diterimanya dari keponakan dalam kondisi dibuat buram.

Namun, setelah melihat video tersebut di kepolisian, Siti baru mengetahui anaknya mengalami kekerasan.

Ia melihat Ilyas dicelupkan kepala dan tubuhnya berulang kali ke dalam air.

Siti mengaku terpukul melihat kondisi anaknya dan berharap kasus tersebut segera diselesaikan oleh kepolisian.

Kasus dugaan penyiksaan terhadap Ilyas dan tiga ABK lainnya sebelumnya mencuat setelah video kekerasan di atas KM Maulana 23 viral di media sosial.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan menggunakan metode scientific crime investigation, termasuk teknologi face recognition, untuk mengidentifikasi korban.

Hasil penyelidikan mengungkap terdapat empat ABK yang menjadi korban dugaan penganiayaan, yakni Ilyas Salahuddin, Oktavian Magreza, Johan Saputra, dan Syawal Suswono.

Keempat korban merupakan bagian dari awak KM Maulana 23 yang berangkat dari kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, menuju wilayah operasi penangkapan ikan di Kepulauan Aru, Maluku.

Dalam pengembangan kasus, polisi juga menemukan informasi bahwa keluarga Ilyas sempat diberi tahu oleh pihak kapal bahwa korban mengalami sakit beri-beri dan disebut menjalani perawatan di Rumah Sakit Dobo.

Namun, setelah didalami, polisi menemukan korban tidak mendapatkan perawatan seperti informasi yang disampaikan kepada keluarganya dan justru ditemukan dalam kondisi membutuhkan penanganan medis.

Para korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit di Dobo untuk mendapatkan perawatan.

Di sisi lain, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan KM Maulana 23 di Laut Aru setelah menerima informasi mengenai dugaan penyiksaan terhadap ABK.

KM Maulana 23 diketahui membawa 28 ABK dan diamankan kapal patroli KKP Hiu 14 pada 2 Oktober 2026.

Dari pemeriksaan awal KKP, dugaan kekerasan terhadap ABK berkaitan dengan target tangkapan cumi.

ABK disebut diwajibkan mendapatkan tangkapan cumi minimal dua kilogram dalam satu malam.

Selain dugaan penganiayaan, kepolisian kini mengembangkan kasus tersebut ke dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Saat ini kepolisian berkoordinasi dengan Polres Kepulauan Aru dan KKP untuk menuntaskan penyelidikan serta memastikan keselamatan empat korban.

Kondisi keempat korban dilaporkan mulai membaik dan mereka sudah dapat berkomunikasi dengan keluarga.

KEPALA BNNP JAWA BARAT BRIGJEN POL SULISTYO PUDJO HARTONO SAMPAIKAN UCAPAN SELAMAT ATAS TERPILIHNYA KOMJEN SUYUDI ARIO SETO SEBAGAI KAPOLRI


investigasihukumkriminal BANDUNG — Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat, Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si., secara resmi menyampaikan ucapan selamat yang hangat kepada Jenderal Polisi (pangkat baru) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas terpilih dan dilantiknya beliau sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).


Ucapan selamat ini disampaikan oleh Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono mewakili keluarga besar BNNP Jawa Barat, menyusul pengesahan dan pelantikan pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara tersebut.


“Atas nama keluarga besar Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat, saya mengucapkan selamat atas pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Kami optimistis, di bawah kepemimpinan beliau, Polri akan semakin profesional, dicintai masyarakat, serta makin tangguh dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional,” ujar Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono di Bandung.


Sebagaimana diketahui, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebelumnya merupakan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI sebelum akhirnya dipercaya oleh negara untuk memimpin institusi Kepolisian Republik Indonesia. Hubungan erat antara institusi Polri dan BNN dalam penegakan hukum serta pemberantasan kejahatan narkotika dinilai akan semakin solid di bawah kepemimpinan figur yang memahami secara mendalam isu-isu strategis penanggulangan narkoba di Indonesia.


Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono juga menambahkan bahwa jajaran BNNP Jawa Barat siap untuk terus bersinergi secara maksimal dengan jajaran kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polda Jawa Barat, untuk mendukung penuh Asta Cita serta program-program prioritas pemerintah dalam menciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba (Bersinar) serta menjaga stabilitas keamanan dalam negeri.


“Kami di daerah siap memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan strategis Kapolri baru dalam rangka mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan dan pelayanan optimal kepada masyarakat,” pungkas jenderal bintang satu yang berpengalaman di bidang kehumasan dan reserse tersebut.

Layanan Paspor Hadir Di CFD Wisma KEIAI

investigasihukumkriminal JAKARTA | Pelayanan publik tidak selalu harus menunggu masyarakat datang ke kantor. Pesan tersebut terlihat dalam kegiatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DKI Jakarta bersama Kantor Imigrasi Jakarta Timur yang hadir langsung di tengah masyarakat dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Wisma KEIAI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu, 4 Oktober 2026.

Sejak pagi, kawasan tersebut dipenuhi warga yang memanfaatkan hari libur untuk berolahraga dan menikmati suasana akhir pekan. Di tengah keramaian itu, jajaran Imigrasi membuka layanan paspor sekaligus memberikan informasi mengenai berbagai layanan keimigrasian kepada masyarakat.

Kehadiran layanan tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Warga yang sedang mengikuti aktivitas CFD dapat memperoleh informasi mengenai paspor tanpa harus terlebih dahulu mendatangi kantor Imigrasi. Petugas juga memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai mekanisme dan persyaratan pelayanan.

Dalam kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Jakarta Timur menyediakan 70 kuota layanan paspor, dengan rincian 60 kuota melalui aplikasi M-Paspor dan 10 kuota untuk pemohon walk-in.

Penyediaan kuota secara langsung di ruang publik menjadi bentuk pendekatan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran petugas juga memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung mengenai kebutuhan dokumen perjalanan, khususnya paspor.

Salah seorang warga yang memanfaatkan momentum tersebut mengaku terbantu dengan adanya pelayanan Imigrasi di lokasi CFD. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan kemudahan karena masyarakat dapat memperoleh informasi sekaligus mengetahui secara langsung prosedur yang harus dipersiapkan sebelum mengurus paspor.

Bagi masyarakat, pola pelayanan seperti itu memberikan kesan bahwa aparatur pemerintah tidak berjarak dengan warga. Pelayanan dapat berlangsung dalam suasana yang lebih santai, namun tetap mengedepankan ketertiban dan profesionalitas.

Tidak hanya membuka layanan paspor, jajaran Imigrasi juga mengajak masyarakat mengikuti senam bersama. Aktivitas tersebut membuat suasana di sekitar lokasi pelayanan semakin hidup dan menciptakan interaksi yang lebih cair antara petugas dengan warga.

Olahraga bersama juga menjadi simbol pentingnya menjaga kesehatan di tengah rutinitas masyarakat perkotaan. Pemerintah dan masyarakat dapat bertemu dalam suasana yang sederhana, sehat, dan penuh kebersamaan.

Kegiatan tersebut turut diisi dengan apresiasi kepada masyarakat sebagai bentuk penghargaan terhadap antusiasme warga yang hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan. Apresiasi tersebut menambah suasana hangat dalam kegiatan pelayanan yang berlangsung pada Minggu pagi.

Bagi jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi DKI Jakarta dan Kantor Imigrasi Jakarta Timur, kehadiran di CFD merupakan bagian dari upaya mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat. Ruang publik dipandang sebagai tempat yang efektif untuk menyampaikan informasi sekaligus membangun komunikasi dua arah dengan warga.

Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memahami prosedur keimigrasian secara benar. Informasi yang diterima sejak awal diharapkan dapat membantu masyarakat mempersiapkan dokumen dan mengikuti tahapan pelayanan sesuai ketentuan.

Suasana pelayanan yang dibangun secara humanis juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat. Sikap ramah, keterbukaan informasi, dan kemudahan komunikasi menjadi unsur penting dalam memberikan pengalaman pelayanan yang baik.

Minggu pagi di Wisma KEIAI akhirnya menjadi momentum yang mempertemukan tiga hal sekaligus, yakni pelayanan publik, kesehatan, dan silaturahmi. Masyarakat berolahraga, mendapatkan informasi keimigrasian, sekaligus berinteraksi dengan aparatur pemerintah dalam suasana yang lebih dekat.

Kegiatan tersebut juga membawa nilai yang lebih luas bahwa memberikan pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian dari pengabdian. Ketika pekerjaan dilakukan dengan keikhlasan, tanggung jawab, dan niat untuk memberikan manfaat, maka pelayanan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama.

Dengan hadirnya layanan paspor di tengah kegiatan CFD, jajaran Imigrasi DKI Jakarta dan Imigrasi Jakarta Timur menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, informatif, profesional, dan humanis.

Semoga ikhtiar menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat tersebut dapat terus dilakukan secara konsisten. Sebab, pelayanan yang diberikan dengan hati, disertai niat baik dan tanggung jawab, bukan hanya menghadirkan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari pengabdian yang insyaallah membawa manfaat dan keberkahan.

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sasar Sejumlah Objek Vital Antisipasi Gangguan Kamtibmas


investigasihukumkriminal JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polda Metro Jaya, melaksanakan patroli cipta kondisi dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Minggu (4/10/2026) dini hari.

Kegiatan patroli tersebut melibatkan 15 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan menggunakan empat unit kendaraan dinas Polri.

Patroli dipimpin oleh IPDA Rindo Sihotang, S.H., Kanit II Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, selaku Paping. Sejumlah lokasi yang menjadi rute patroli antara lain Indonesia Power PLTU, PT Salim Ivomas, Pelabuhan Inggom, Pelabuhan Nusantara, hingga kawasan JICT 1.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog dengan petugas keamanan (security) di sejumlah objek yang disambangi.

Petugas memberikan imbauan agar para security meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat menjalankan tugas pada malam hari. Mereka juga diminta melakukan pemeriksaan secara rutin terhadap tamu maupun kendaraan yang keluar-masuk area.

“Petugas keamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas, terutama pada malam hari. Laksanakan pemeriksaan secara rutin terhadap tamu maupun kendaraan dan jangan bertugas seorang diri agar dapat saling membantu apabila terjadi sesuatu,” ujar petugas dalam kegiatan patroli tersebut.

Selain itu, personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengingatkan para petugas keamanan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan menghindari tindakan kekerasan ketika menghadapi persoalan di lapangan.

“Apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Utamakan pendekatan persuasif dan laksanakan tugas secara profesional, waspada, serta penuh tanggung jawab,” lanjutnya.

Kepolisian juga mengajak seluruh pihak, khususnya pengelola dan petugas keamanan di kawasan pelabuhan maupun objek vital, untuk terus membangun sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Patroli cipta kondisi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus memastikan situasi di wilayah hukum tetap aman dan kondusif.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Sea World Ancol 34 Tahun Edukasi Laut Makin Interaktif

investigasihukumkriminal JAKARTA | Sea World Ancol merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-34 dengan mengusung semangat “Menginspirasi dan Menghidupkan Laut”. Perayaan yang digelar pada 2 Oktober 2026 tersebut menjadi momentum bagi Sea World Ancol untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat semakin dekat dengan dunia kelautan melalui pengalaman rekreasi yang edukatif, inspiratif, dan menyenangkan.

Perayaan HUT ke-34 Sea World Ancol berlangsung secara sederhana dan dihadiri jajaran Direksi serta Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Kegiatan tersebut juga melibatkan ratusan anak yatim, dhuafa, dan anak difabel dari warga sekitar kawasan Ancol.

Dalam perayaan tersebut, manajemen menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang Sea World Ancol yang telah hadir dan berkembang selama lebih dari tiga dekade. Sea World Ancol diharapkan dapat terus berkembang sebagai ruang rekreasi yang inklusif, edukatif, sekaligus memiliki kepedulian terhadap konservasi laut.

Berbagai kegiatan turut memeriahkan puncak HUT ke-34. Mulai dari pemotongan tumpeng, atraksi kue ikan underwater, pembentangan spanduk raksasa, hingga kehadiran Sharky sebagai maskot Sea World Ancol.

Kemeriahan juga semakin lengkap dengan pembagian doorprize bagi pengunjung yang hadir dalam rangkaian perayaan tersebut.

Tidak berhenti pada puncak perayaan, suasana HUT ke-34 Sea World Ancol berlanjut pada akhir pekan, 3–4 Oktober 2026. Pengunjung dapat menikmati sejumlah pertunjukan spesial yang telah disiapkan untuk menambah keceriaan serta menghadirkan pengalaman rekreasi yang menarik bagi keluarga.

Hadirkan Audio Guide Pinalle

Selain menghadirkan rangkaian kegiatan hiburan dan edukasi, momentum HUT ke-34 juga menjadi kesempatan bagi Sea World Ancol untuk memperkenalkan inovasi baru berupa Audio Guide Pinalle.

Fitur tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung dalam memperoleh informasi mengenai berbagai koleksi biota air yang ada di Sea World Ancol. Audio Guide Pinalle juga memberikan panduan mengenai rute terbaik bagi pengunjung selama berkeliling di kawasan Sea World Ancol.

Informasi tersebut disampaikan melalui narasi audio yang dapat diakses menggunakan perangkat masing-masing pengunjung.

Kehadiran Audio Guide Pinalle menjadi bagian dari upaya Sea World Ancol mengikuti perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung. Fitur tersebut dirancang agar pengunjung dapat memperoleh informasi dengan lebih nyaman, praktis, dan personal selama menikmati berbagai koleksi biota air.

Dengan adanya Audio Guide Pinalle, pengunjung tidak perlu lagi berkerumun di depan papan informasi untuk mendapatkan penjelasan mengenai koleksi biota yang sedang dilihat.

Fitur tersebut juga dirancang ramah untuk keluarga dan anak-anak serta dapat digunakan secara bersamaan oleh beberapa pengunjung. Dengan demikian, pengalaman berwisata di Sea World Ancol tidak hanya menjadi kegiatan rekreasi, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran mengenai kehidupan laut.

Menariknya, pengunjung tidak perlu mengunduh aplikasi khusus untuk menggunakan Audio Guide Pinalle. Pengunjung cukup memindai kode QR yang tersedia di area Sea World Ancol untuk kemudian mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan selama berada di kawasan tersebut.

Perkuat Edukasi dan Konservasi Laut

Melalui perayaan HUT ke-34, Sea World Ancol kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan berbagai program yang memadukan unsur edukasi, seni, budaya, konservasi, dan hiburan.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dari berbagai kalangan.

Dengan semangat “Menginspirasi dan Menghidupkan Laut”, Sea World Ancol berharap dapat terus melanjutkan perjalanan sebagai destinasi wisata keluarga yang bukan hanya menghadirkan kebahagiaan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk semakin mengenal, mencintai, dan menjaga laut Indonesia.

Perayaan HUT ke-34 sekaligus peluncuran Audio Guide Pinalle menjadi bagian dari perjalanan Sea World Ancol dalam memperkuat perannya sebagai destinasi wisata edukasi dan rekreasi kelautan.

Melalui perpaduan teknologi, edukasi, hiburan, dan konservasi, Sea World Ancol berupaya memberikan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan bagi pengunjung, tetapi juga memberikan pengetahuan mengenai kekayaan biota dan pentingnya menjaga kelestarian laut.

Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Antisipasi Kejahatan Jalanan, Balap Liar dan Tawuran



investigasihukumkriminal JAKARTA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, Patroli Perintis Presisi Satsamapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan patroli kewilayahan pada Sabtu (3/10/2026) dini hari.

Kegiatan patroli mulai menyasar sejumlah titik di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, di antaranya Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Padamarang, dan Jalan Sulawesi Ujung.

Patroli dipimpin oleh AIPTU Sumarno selaku Kepala Tim (Kateam) Patroli Perintis Presisi bersama enam personel lainnya. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua.

Sebelum melaksanakan patroli, personel terlebih dahulu menerima arahan terkait kesiapan pelaksanaan kegiatan dan sasaran patroli di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Selanjutnya, sekitar pukul 01.30 WIB, personel memberikan imbauan kepada petugas keamanan di pintu masuk Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.

Patroli kemudian dilanjutkan ke kawasan Terminal Pelni. Di lokasi tersebut, petugas memberikan imbauan kepada para penumpang kapal agar selalu menjaga barang bawaan dan tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal guna mencegah terjadinya tindak kejahatan, termasuk penipuan dan aksi hipnotis.

Memasuki kawasan JICT 1, Jalan Sulawesi Ujung, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para kenek agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, seperti perjudian, mengonsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkoba maupun aksi tawuran.

“Patroli Perintis Presisi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan. Kami juga mengedepankan langkah preventif melalui patroli dan pemberian imbauan kepada masyarakat maupun para pekerja di kawasan pelabuhan,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya berbagai bentuk gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas atau tindak pidana, segera melaporkannya kepada petugas kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, patroli berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam mengantisipasi kejahatan jalanan, balap liar, aksi tawuran, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.

Polres Priok Ulurkan Tangan Untuk Sesama, Bakti Sosial di Panti Asuhan Yatim Piatu


investigasihukumkriminal Jakarta – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel, melaksanakan kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Yatim Piatu Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Anak, Misam Amanah di Tanjung Priok Jakarta Utara, Jumat (2/10/2026) Sore.

Bakti Sosial ini dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Acara dimulai dengan penyerahan paket sembako secara simbolis kepada Pimpinan Panti Asuhan Yatim Piatu Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Anak, Misam Amanah, Ustadz H. Ahcmad.

Penyerahan ini menjadi simbol komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dalam mendukung kesejahteraan anak-anak panti asuhan. Selanjutnya, 40 anak yatim piatu menerima paket  sembako dan snack makanan ringan yang telah disiapkan.

Suasana hangat dan penuh keceriaan tercipta saat personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, berinteraksi dengan anak-anak panti asuhan, menciptakan suasana penuh kebersamaan, keakrapan dan senyuman canda tawa dari anak-anak.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot, berharap kegiatan ini dapat menginspirasi sesama anggota Polri dan masyarakat untuk terus peduli dan berbuat baik terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih dari kita semua.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong personel Polri dan masyarakat untuk lebih peduli kepada anak-anak yatim piatu dan terus berbagi kebaikan,” ujar Dwi Dodot.

Aksi sosial ini disambut baik oleh pihak Panti Asuhan dan masyarakat sekitar, menunjukkan bahwa Kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat dan harmonis. “Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang peduli, kamtibmas aman, bebas narkoba dan saling mendukung untuk kebaikan serta kemajuan generasi bangsa Indonesia,” tutupnya.

Imigrasi Jaktim Kedepankan Tabayun Dalam Pemberitaan

investigasihukumkriminal JAKARTA | Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pembenahan internal sekaligus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur, Pungki Handoyo, menegaskan bahwa upaya pembenahan tersebut merupakan proses berkelanjutan dan bukan hanya dilakukan ketika muncul persoalan. Hal itu menjadi bagian dari komitmen institusi untuk memberikan pelayanan keimigrasian yang semakin mudah, terbuka dan dapat diakses masyarakat.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur sendiri beralamat di Jl. Bekasi Timur Raya No. 169, Kelurahan cipinang besar Utara, , Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, DKI Jakarta.

Menurut Pungki, inovasi pelayanan merupakan salah satu cara untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Karena itu, jajaran Imigrasi Jakarta Timur berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada administrasi, tetapi juga memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.

Salah satu program yang menjadi bagian dari upaya tersebut adalah PASPORIA (Paspor Ceria). Program pelayanan paspor ini akan digelar pada Minggu, 4 Oktober 2026, di Wisma KEIAI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, bertepatan dengan kegiatan Car Free Day.

Pelayanan PASPORIA akan dimulai pukul 06.00 WIB dengan total 70 kuota. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 kuota diperuntukkan bagi pemohon melalui aplikasi M-Paspor, sedangkan 10 kuota lainnya disediakan untuk pelayanan walk-in.

Layanan yang tersedia dalam kegiatan tersebut mencakup pembuatan paspor baru serta penggantian paspor yang telah habis masa berlaku dan/atau halaman paspornya telah penuh.

Sementara itu, penggantian paspor karena hilang, rusak maupun perubahan data tidak termasuk dalam pelayanan PASPORIA yang akan digelar tersebut.

Dengan adanya layanan di ruang publik, masyarakat diharapkan memiliki pilihan lain untuk memperoleh pelayanan paspor tanpa harus datang ke kantor Imigrasi Jakarta Timur pada hari kerja.

Pada Jumat, 2 Oktober 2026, Pungki kembali menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya jajaran Imigrasi Jakarta Timur untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk terus melakukan pembenahan. Bukan karena ada persoalan saja, tetapi memang pelayanan harus terus dievaluasi dan ditingkatkan,” ujar Pungki.

Tanggapi Pemberitaan Dugaan Pungli

Di sisi lain, Pungki turut memberikan tanggapan terkait pemberitaan salah satu media mingguan Ibu Kota yang memuat dugaan adanya praktik pungutan liar atau pungli di lingkungan Imigrasi Jakarta Timur.

Pungki menyatakan sangat menyayangkan pemberitaan tersebut apabila informasi yang disampaikan tidak terlebih dahulu dikonfirmasikan kepada pihak Imigrasi Jakarta Timur.

Menurutnya, apabila terdapat informasi atau dugaan temuan yang berkaitan dengan pelayanan di lingkungan Imigrasi Jakarta Timur, pihaknya siap memberikan klarifikasi dan penjelasan berdasarkan data yang dimiliki.

“Kami tentu sangat menyayangkan apabila ada pemberitaan mengenai dugaan pungutan liar, tetapi pihak kami tidak terlebih dahulu dimintai klarifikasi atau konfirmasi,” kata Pungki.

Ia menegaskan bahwa Imigrasi Jakarta Timur tidak menutup diri terhadap kritik dari masyarakat maupun insan pers. Bahkan, kritik dan pengawasan media dinilai dapat menjadi bahan evaluasi bagi institusi.

Namun demikian, Pungki berharap setiap informasi yang berkaitan dengan institusinya dapat dikonfirmasikan terlebih dahulu kepada pihak terkait sehingga pemberitaan yang disampaikan kepada publik dapat menggambarkan persoalan secara utuh.

“Kalau memang ada informasi atau temuan, silakan konfirmasi kepada kami. Kami siap memberikan penjelasan sesuai fakta dan data yang ada,” ujarnya.

Pentingnya Tabayun dan Keberimbangan

Pungki juga menekankan pentingnya komunikasi antara media dan institusi pemerintah dalam proses peliputan.
Menurutnya, prinsip konfirmasi dan keberimbangan penting agar masyarakat memperoleh informasi yang lengkap serta tidak terjadi kesalahpahaman terhadap suatu persoalan.

Ia pun mengajak seluruh pihak mengedepankan semangat tabayun, yakni mencari kejelasan dan melakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum sebuah informasi disimpulkan atau disampaikan kepada masyarakat.

“Kami terbuka terhadap kritik. Kami juga siap dikonfirmasi kapan pun berkaitan dengan pelayanan kami. Harapannya, semua bisa dilakukan dengan komunikasi yang baik dan mengedepankan tabayun,” tuturnya.

Pungki memastikan proses pembenahan pelayanan di Imigrasi Jakarta Timur akan terus berjalan. Berbagai inovasi, termasuk PASPORIA, diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui pelayanan yang semakin dekat, keterbukaan terhadap kritik serta komunikasi dengan insan pers, Imigrasi Jakarta Timur berupaya membangun pelayanan publik yang semakin baik.

“Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik. Kami akan terus berbenah dan terbuka terhadap masukan,” pungkas Pungki.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Dugaan Penganiayaan terhadap ABK Kapal


investigasihukumkriminal Jakarta – Polres Pelabuhan Tanjung Priok membongkar dugaan penganiayaan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menimpa tiga anak buah kapal (ABK) di atas kapal penangkap cumi KM Maulana 23.

“Pengungkapan kasus ini berawal saat timnya memantau media sosial pada Senin (1/10) pukul 02.00 WIB. Tim patroli mendeteksi adanya konten viral yang memuat dugaan penganiayaan terhadap ABK,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri di Jakarta, Jumat.

Dari pemantauan patroli siber, pihaknya menemukan satu konten berisikan dugaan tindak pidana penganiayaan kepada ABK.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, penyidik langsung bergerak cepat menerapkan metode “scientific crime investigation” dengan memeriksa saksi-saksi, serta mengombinasikan dengan penyelidikan di lapangan.

Hasilnya, identitas salah satu korban terkonfirmasi atas nama Ilham Shalahudin dan berdasarkan penelusuran garis waktu, Ilham diketahui naik kapal pengangkut cumi tersebut sejak akhir Juli 2026 dari Dermaga Muara Baru dengan tujuan Merauke, serta area penangkapan ikan (fishing area) di wilayah Kepulauan Aru, Maluku.

Namun, pengembangan kasus menunjukkan bahwa korban penganiayaan tidak hanya satu orang. “Polisi mengidentifikasi total ada empat ABK yang menjadi korban, yaitu Ilham Shalahudin, Oktavian Makhreza, Syawal Suswono, dan Johan Saputra,” kata Fajri.

Baca juga: Pemkot perkuat upaya pencegahan TPPO di Jakarta Utara

Tindakan pengurus kapal mulai terkuak pada awal Agustus 2026 saat pengurus KM Maulana 23 sempat menghubungi ibu dari salah satu korban dan mengklaim bahwa anaknya berada dalam kondisi sakit.

“Pengurus menyatakan ‘anak kamu ini sakit beri-beri dan sekarang sedang dirawat di Rumah Sakit Dobo di Kepulauan Aru’. Namun setelah kita dalami, ternyata anaknya tidak dilakukan perawatan, melainkan hanya dititipkan begitu saja di darat,” ujarnya.

Prioritas utama kepolisian langsung diarahkan pada upaya penyelamatan jiwa serta pemulihan kesehatan fisik dan mental para korban. Polres Pelabuhan Tanjung Priok bergerak bersama instansi terkait untuk penegakan hukum.

Pihaknya berkoordinasi dengan Polres Kepulauan Aru untuk mengamankan para korban, serta bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna menyita sarana kapal.

“KKP mengamankan dan menarik kapalnya dari laut ke darat, sementara untuk pemeriksaan lebih lanjut dilakukan oleh Polres Kepulauan Aru. Jadi kepolisian terintegrasi, kita bekerja sama satu sama lain untuk mengungkap dugaan tindak pidana ini,” jelasnya.

Terkait keterlibatan agen penyalur ABK, dirinya menegaskan saat ini prosesnya masih dalam tahap penyelidikan mendalam untuk mengumpulkan bukti-bukti faktual dan empiris sebelum dinaikkan ke tahap penyidikan.

Kepolisian juga tidak menutup kemungkinan adanya unsur Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam kasus ini. Pelaku yang terlibat berpotensi dijerat dengan pasal berlapis.

“Bisa jadi ada dugaan tindak pidana penganiayaan dan TPPO yaitu Pasal 466 ayat (2) dan Pasal 455 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 13 tahun penjara. Soal potensi penetapan tersangka, Insya Allah kita lihat dari hasil penyelidikan,” katanya.

Fajri mengimbau para pekerja untuk lebih teliti sebelum memutuskan bekerja di atas kapal, salah satunya dengan memeriksa latar belakang kapal, riwayat kapal dengan riwayat yang baik.

Selain rekam jejak kapal, Kapolres juga menekankan pentingnya kejelasan serta ketegasan dalam Perjanjian Kerja Laut (PKL) sejak awal kesepakatan, tegas AKBP Alrasyidin Fajri.