Sabu 51,58 Gram Berhasil Disita, Hasil Operasi Gabungan Polda NTB di Mataram

investigasihukumkriminal Mataram, NTB – Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB bersama Polresta Mataram, BNNP NTB, dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) Mataram menggelar operasi gabungan untuk memberantas peredaran gelap narkotika di Kota Mataram, Jumat (9/10/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas menggerebek sebuah rumah di kawasan Karang Bagu, Kelurahan Taliwang, Kecamatan Cakranegara. Hasilnya, tiga pria berinisial S (50), RA (25), dan SJ (30) diamankan karena diduga terlibat dalam aktivitas terkait narkotika.

Dari hasil penggeledahan badan dan lokasi sekitar rumah, petugas menemukan 10 poket yang diduga berisi sabu dengan berat total 51,58 gram. Barang tersebut disimpan di dalam sebuah toples yang ditanam di bawah kandang ayam.

Selain narkotika yang diduga sabu, petugas turut menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba. Barang bukti tersebut meliputi timbangan elektrik, satu bendel plastik klip, pipet modifikasi, alat isap, korek api gas, telepon genggam, serta uang tunai puluhan juta rupiah yang diduga berasal dari hasil penjualan narkotika.

Direktur Resnarkoba Polda NTB, Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj, S.I.K., dalam konferensi pers di kantor Direktorat Resnarkoba Polda NTB, Jumat sore, menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden kepada Kapolri yang kemudian diteruskan kepada jajaran Polda NTB terkait pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap serta penyalahgunaan narkotika.

Menurut Roman, salah satu pria yang diamankan, yakni S, telah masuk dalam daftar target operasi Ditresnarkoba Polda NTB. S juga disebut merupakan residivis dalam kasus narkotika.

“Dalam penggerebekan tersebut, kami mengamankan tiga pria. Satu di antaranya, yakni S, diduga merupakan bandar narkoba dan telah menjadi Target Operasi (TO) Ditresnarkoba Polda NTB. S diketahui sebagai residivis kasus narkoba,” tegasnya.

Meski demikian, proses hukum terhadap para terduga akan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh petugas.

Direktorat Resnarkoba Polda NTB akan menangani proses hukum terhadap S sesuai hasil penyelidikan dan bukti yang ditemukan.

Sementara itu, dua pria lainnya, yang dalam keterangan disebut berinisial RA dan SJ, akan diserahkan kepada BNNP NTB untuk menjalani proses asesmen dan rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut menjadi bagian dari pendekatan penanganan narkotika yang membedakan penindakan terhadap pihak yang diduga terlibat dalam peredaran dengan penanganan terhadap penyalahguna yang membutuhkan rehabilitasi.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda NTB bersama instansi terkait untuk menekan peredaran narkotika di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Selain melakukan penindakan terhadap pihak yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran, aparat juga mendorong penanganan penyalahguna melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum.

Polda NTB menegaskan komitmennya melalui tagline, “Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba, Polisi Bersama Masyarakat.”

Melalui operasi gabungan ini, diharapkan koordinasi antarlembaga semakin kuat sehingga upaya pemberantasan peredaran narkotika dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mendorong masyarakat berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Kawasan Kalibaru Ajak Pekerja Pelabuhan Bersama Jaga Kamtibmas

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Kawasan Kalibaru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di kawasan Gudang Kayu, Kade Selatan, Pelabuhan Kalibaru, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Kapolsek Kawasan Kalibaru, AKP Arga Arianda Sirgar, S.T.K., S.I.K., M.H., bersama Kanit Binmas IPTU Mashudi, S.H., Ps. Panit Binmas AIPTU Rochman, serta personel piket Polsek Kawasan Kalibaru. Kegiatan ini juga melibatkan para pekerja bongkar muat yang beraktivitas di wilayah Pelabuhan Kalibaru.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian memberikan imbauan kamtibmas kepada para pekerja agar senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan pelabuhan. Masyarakat juga diingatkan untuk mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku serta meningkatkan sinergi dengan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Selain itu, para pekerja bongkar muat diajak untuk berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan sekitar pelabuhan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Personel juga memberikan penyuluhan mengenai bahaya kebakaran dan mengingatkan masyarakat agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, serta praktik perjudian daring atau online yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat turut diingatkan untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak kejahatan maupun gangguan kamtibmas. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat serta kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah pelabuhan.

“Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, kami ingin meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat merupakan kunci dalam mencegah gangguan kamtibmas serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” demikian penekanan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot merupakan salah satu upaya Polsek Kawasan Kalibaru untuk memperkuat komunikasi dan kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya para pekerja yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Kalibaru.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta membangun kepedulian masyarakat terhadap situasi keamanan di wilayahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Polsek Kawasan Kalibaru berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna mewujudkan lingkungan pelabuhan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint, Jaga Keamanan dan Ketertiban di Kawasan Pelabuhan


investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polda Metro Jaya, melaksanakan kegiatan Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint pada Minggu (11/10/2026) dini hari. Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan patroli dipimpin oleh AKP Agus Susanto, S.H., selaku Perwira Pengawas (Pawas), dengan melibatkan 20 personel.

Patroli menyasar sejumlah lokasi strategis di kawasan pelabuhan, antara lain Terminal Penumpang Nusantarapura II, Indonesia Power, Pelabuhan Inggom, Pelabuhan Nusantara, PLTU Indonesia Power, dan JICT 1.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian melakukan patroli dialogis dengan para penumpang kapal laut. Petugas memberikan imbauan agar penumpang senantiasa mematuhi peraturan pelabuhan, menjaga barang bawaan, tidak membawa barang terlarang, serta tidak menerima titipan barang dari orang yang tidak dikenal.

Selain itu, penumpang juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, mengawasi anggota keluarga, khususnya anak-anak, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal mencurigakan atau membutuhkan bantuan.

Petugas juga menyampaikan imbauan keselamatan kepada para pengemudi trailer agar mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, serta memastikan muatan tidak melebihi kapasitas. Pengemudi turut diingatkan untuk tidak berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk, menggunakan jalur yang telah ditentukan, dan melengkapi dokumen kendaraan.

Selain patroli mobilitas, Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga mengintensifkan kegiatan Strongpoint di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, kemacetan, dan balap liar.

Kegiatan Strongpoint dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Jalan Raya Ancol Baru arah PLTU untuk mengantisipasi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), termasuk melalui pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua yang melintas.

Selanjutnya, personel ditempatkan di Jalan Raya Pelabuhan, tepatnya di simpang pintu masuk IX, untuk melakukan pengaturan dan pemantauan arus lalu lintas. Sementara itu, di Jalan Digul, petugas melakukan pemantauan guna mengantisipasi aksi balap liar yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Melalui kegiatan tersebut, personel kepolisian melakukan pemantauan situasi kamtibmas, mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan situasi lalu lintas tetap aman, tertib, dan lancar.

Berdasarkan hasil pemantauan, situasi di seluruh lokasi Strongpoint terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di Jalan Raya Pelabuhan, khususnya di simpang pintu masuk IX, terpantau ramai lancar. Sementara itu, situasi di Jalan Digul terpantau sepi dan tidak ditemukan indikasi aktivitas balap liar selama pemantauan berlangsung.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan patroli dan Strongpoint merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Melalui kegiatan patroli yang dilaksanakan secara rutin dan terarah, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban bersama.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah hukumnya.

Investigasi Hukum & Kriminal Aceh Siap Bentuk Tim Khusus Sokong Polres Nagan Raya, Gempur Habis Narkoba


investigasihukumkriminal.com NAGAN RAYA – 11/10 – Ajakan perang terhadap barang haram kembali digaungkan . Menanggapi Instruksi Operasi Serentak yang dikeluarkan Kapolri pasca-pelantikannya pada 1 Oktober 2026, Investigasi Hukum dan Kriminal Provinsi Aceh menyatakan siap memberi dukungan maksimal untuk menghancurkan jaringan peredaran gelap narkotika.
Kepala Regional Investigasi Hukum & Kriminal Provinsi Aceh, Yu Salim A.Rachman menegaskan pihaknya siap melibatkan timnya untuk mebantu kepolisian . Langkah ini diambil untuk merealisasikan perintah langsung Kapolri terkait gerakan sapu bersih ” narkoba”.
“Instruksi Kapolri sudah sangat jelas: Gempur Habis Sarang Narkoba. Kami dari Investigasi Hukum dan Kriminal Aceh tidak akan tinggal diam. Tim yang dibentuk akan memperkuat fungsi pengawasan, pemetaan jaringan, dan mendukung tindakan tegas Polres Nagan Raya di lapangan,” ujar Yu. Salim A.Rachman
Sinergi ini diharapkan menjadi pukulan telak bagi para pengedar dan bandar narkoba yang beroperasi di wilayah Nagan Raya, sekaligus mempersempit ruang gerak peredaran barang haram demi melindungi masa depan generasi muda Aceh. (Red_Aceh)

Kanwil Imigrasi DKI Gandeng Lintas Instansi Awasi Kepulauan Seribu

investigasihukumkriminal JAKARTA | Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DKI Jakarta menggelar operasi gabungan pengawasan keimigrasian di wilayah Kepulauan Seribu pada 9–10 Oktober 2026. Kegiatan yang menyasar Pulau Macan dan Pulau Pari tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait untuk memperkuat pengawasan lapangan sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA).

Operasi gabungan ini melibatkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Polda Metro Jaya, Kesbangpol, serta Kantor Imigrasi Tanjung Priok. Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi bagian dari koordinasi pelaksanaan tugas pengawasan sesuai kewenangan masing-masing lembaga.

Pemilihan Pulau Macan dan Pulau Pari sebagai lokasi kegiatan merupakan bagian dari pelaksanaan pengawasan keimigrasian di wilayah Kepulauan Seribu. Berdasarkan publikasi resmi Kanwil Imigrasi DKI Jakarta, kegiatan dilakukan melalui pengawasan lapangan dan sosialisasi penggunaan aplikasi APOA.

Pengawasan lapangan menjadi salah satu langkah untuk memastikan ketentuan keimigrasian mendapat perhatian di wilayah yang menjadi lokasi aktivitas masyarakat dan wisatawan. Melalui kegiatan tersebut, pengawasan diharapkan dapat berjalan lebih optimal dengan dukungan koordinasi antarlembaga.

Selain pengawasan, sosialisasi APOA juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Penyampaian informasi mengenai aplikasi ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman pihak terkait terhadap mekanisme pelaporan keberadaan orang asing sesuai ketentuan yang berlaku.

APOA atau Aplikasi Pelaporan Orang Asing berkaitan dengan kewajiban pelaporan keberadaan orang asing oleh pihak yang bertanggung jawab atas tempat penginapan atau akomodasi sesuai peraturan yang berlaku. Oleh karena itu, pemahaman terhadap prosedur penggunaan aplikasi tersebut diperlukan agar pihak yang memiliki kewajiban pelaporan dapat menjalankan tanggung jawab administratifnya secara benar.

Keterlibatan unsur Imigrasi, kepolisian, dan instansi pemerintah lainnya menunjukkan pentingnya sinergi dalam pelaksanaan pengawasan keimigrasian di wilayah kepulauan.

Setiap instansi menjalankan fungsi dan kewenangannya masing-masing. Koordinasi tersebut diperlukan untuk mendukung pertukaran informasi serta membantu pelaksanaan tugas di lapangan agar lebih terarah.

Di sisi lain, sosialisasi APOA memberikan kesempatan bagi pihak terkait untuk memperoleh informasi mengenai prosedur pelaporan orang asing. Dengan pemahaman yang memadai, masyarakat maupun pelaku usaha yang memiliki kewajiban pelaporan diharapkan dapat memenuhi ketentuan administratif sesuai aturan yang berlaku.

Melalui kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kanwil Ditjen Imigrasi DKI Jakarta bersama instansi terkait mendorong pengawasan keimigrasian yang lebih optimal di wilayah Kepulauan Seribu.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarlembaga dan meningkatkan pemahaman mengenai kewajiban pelaporan orang asing, khususnya bagi pihak yang bertanggung jawab atas tempat penginapan atau akomodasi.

Dengan mengusung semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, Kanwil Ditjen Imigrasi DKI Jakarta menempatkan kegiatan pengawasan dan sosialisasi tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung kepatuhan terhadap ketentuan keimigrasian di wilayah Kepulauan Seribu.

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Anniversary 1 Dekade Korwil Ojol Jakarta Utara, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Sosial


investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Yudi Permadi, S.S., S.I.K., menghadiri kegiatan Anniversary 1 Dekade Koordinator Wilayah (Korwil) Ojek Online Jakarta Utara Tahun 2026 yang digelar di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan yang tersebut menjadi momentum peringatan 10 tahun perjalanan komunitas ojek online Jakarta Utara dalam mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas antaranggota, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Iyan Sopian Hadi, Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf. Muhammad Syaifuddin Fanany, S.H., M.I.P., Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Adhe Hariadi, S.I.K., M.H., Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., M.H., serta sejumlah pejabat kepolisian, unsur TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tamu undangan lainnya.

Hadir pula Kasat Intelkam Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Mix Dimas Respati, S.Tr.K., S.I.K., Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sudirman Agus, S.H., M.H., Ketua Umum sekaligus Ketua Korwil Ojek Online Jakarta Utara Mansyur, Ketua Pelaksana Zakaria, Ketua Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Jakarta Utara Donny Christian, perwakilan Manajemen Mal Artha Gading/Artha Graha Peduli Jakarta Utara Johan Sunarto, serta tokoh agama Habib Alhabsyi.

Sekitar 250 orang yang terdiri dari anggota komunitas ojek online, sponsor, dan tamu undangan turut memeriahkan peringatan satu dekade tersebut.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan diawali registrasi peserta, pembukaan, pembacaan doa, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia dan tamu undangan, pemutaran video perjalanan 10 tahun Korwil Ojek Online Jakarta Utara, serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan komunitas selama satu dekade.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para pendiri dan anggota teladan, santunan kepada anak yatim piatu, kegiatan bakti sosial, serta pembagian paket sembako kepada masyarakat yang menjadi penerima manfaat. Acara ditutup dengan hiburan dan pembagian doorprize.

Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial

Peringatan satu dekade Korwil Ojek Online Jakarta Utara diharapkan dapat semakin mempererat hubungan persaudaraan antaranggota komunitas sekaligus mendorong kontribusi positif bagi masyarakat.

Keberadaan komunitas ojek online tidak hanya berperan dalam mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga memiliki potensi besar untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, menjaga ketertiban lingkungan, dan membangun komunikasi yang baik dengan aparat keamanan serta pemerintah daerah.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok turut melakukan pemantauan dan koordinasi dengan panitia serta instansi terkait guna mendukung kelancaran acara. Perhatian khusus diberikan terhadap pengamanan kegiatan, pengaturan arus lalu lintas, penataan parkir kendaraan, serta kelancaran pelaksanaan kegiatan sosial.

Langkah koordinasi tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di sekitar Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, mengingat jumlah peserta yang hadir cukup besar.

Melalui momentum Anniversary 1 Dekade Korwil Ojek Online Jakarta Utara ini, sinergi antara komunitas ojek online, kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat guna mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman serta kondusif.

Sedekah Hari Jumat, Untuk Sesama Panti Asuhan Yatim Piatu  Titipan Ilahi


investigasihukumkriminal Jakarta – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel, kembali  melaksanakan kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Yatim Piatu Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Anak, Titipan Ilahi di Tanjung Priok Jakarta Utara, Jumat (9/10/2026) Sore.

Bakti Sosial ini dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Acara dimulai dengan penyerahan paket sembako secara simbolis kepada Pimpinan Panti Asuhan Yatim Piatu Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Anak, Titipan Ilahi, Ustadz H. Zarkoni Yusuf.

Penyerahan ini menjadi simbol komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dalam mendukung kesejahteraan anak-anak panti asuhan. Selanjutnya, 30 anak yatim piatu menerima paket  sembako dan makanan ringan yang telah disiapkan.

Suasana hangat dan penuh keceriaan tercipta saat personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, berinteraksi dengan anak-anak panti asuhan, menciptakan suasana penuh kebersamaan, keakrapan dan senyuman canda tawa dari anak-anak.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot, berharap kegiatan ini dapat menginspirasi sesama anggota Polri dan masyarakat untuk terus peduli dan berbuat baik terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih dari kita semua.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong personel Polri dan masyarakat untuk lebih peduli kepada anak-anak yatim piatu dan terus berbagi kebaikan,” ujar Dwi Dodot.

Aksi sosial ini disambut baik oleh pihak Panti Asuhan dan masyarakat sekitar, menunjukkan bahwa Kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat dan harmonis. “Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang peduli, kamtibmas aman, bebas narkoba dan saling mendukung untuk kebaikan serta kemajuan generasi bangsa Indonesia, Polisi Bersama Masyarakat,” tutupnya.

Polres Priok Laksanakan Pekayanan dan Pengamanan Akses Wisata Kepulauan Seribu, Utamakan Keselamatan Penumpang


investigasihukumkriminal JAKARTA – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang hendak berwisata ke Kepulauan Seribu, personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan kegiatan pengamanan dan pelayanan di Dermaga Dishub Kali Adem, Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, pada Sabtu (10/10/2026).

Pelayanan dan  Pengamanan dipimpin Kanitlantas Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Iptu Aguk, dengan melibatkan enam personel yang bertugas mengatur arus lalu lintas, melakukan pengawasan terhadap aktivitas penumpang, serta memastikan kelancaran akses menuju dermaga keberangkatan kapal wisata.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengaturan lalu lintas mulai dari pintu masuk kawasan Muara Angke hingga Dermaga Dishub Kali Adem. Selain itu, petugas juga memberikan pelayanan dan pengamanan kepada para wisatawan, termasuk melakukan pengawasan terhadap tiket serta barang bawaan penumpang sebelum memasuki area dermaga.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, Aipda Amin Tapis turut memberikan imbauan kepada para wisatawan yang hendak menyeberang menuju Kepulauan Seribu.

“Kami mengimbau kepada seluruh wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, menggunakan life jacket sesuai ketentuan, serta memastikan anak-anak tetap dalam pengawasan orang tua atau pendamping. Kami juga mengingatkan agar tidak merokok di dalam maupun di atas kapal serta selalu mematuhi arahan awak kapal,” ujar Aipda Amin Tapis saat memberikan imbauan kepada wisatawan.

Tidak hanya kepada penumpang, imbauan keselamatan juga disampaikan kepada nakhoda dan kru kapal yang beroperasi di Dermaga Dishub Kali Adem. Petugas mengingatkan agar seluruh perlengkapan keselamatan diperiksa sebelum keberangkatan dan kapasitas penumpang selalu disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Iptu Aguk bersama Aipda Wahyu turut membantu para wisatawan saat menaiki kapal guna memastikan proses keberangkatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Polsek Kawasan Sunda Kelapa dalam memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan dan akses transportasi wisata laut.

Melalui kegiatan pengamanan dan pelayanan tersebut, diharapkan masyarakat dapat menikmati perjalanan wisata menuju Kepulauan Seribu dengan aman, nyaman, dan tertib, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan selama pelayaran.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan, demi terciptanya perjalanan wisata yang aman dan nyaman. (86)

Layanan Pasang Baru Satu Pintu NIDI: Solusi Mudah, Aman, dan Resmi untuk Instalasi Listrik Masyarakat

investigasihukumkriminal CIANJUR — PT PLN (Persero) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (DJK) menghadirkan inovasi layanan Pasang Baru Satu Pintu NIDI. Kehadiran layanan ini bertujuan memberikan kemudahan serta jaminan keamanan bagi masyarakat dalam mengurus penyambungan listrik baru yang memenuhi seluruh standar regulasi pemerintah.


Melalui program terintegrasi ini, masyarakat yang ingin mengajukan pasang baru listrik dapat sekaligus mengurus dua dokumen krusial, yaitu Nomor Identitas Instalasi Tenaga Listrik (NIDI) dan Sertifikat Laik Operasi (SLO). Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Kementerian ESDM Nomor 5 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral


Memahami Pentingnya NIDI dan SLO
Banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan serta peran penting dari NIDI dan SLO dalam proses pemasangan listrik baru maupun tambah daya:


NIDI (Nomor Identitas Instalasi Tenaga Listrik): Diibaratkan sebagai “akta kelahiran” bagi suatu instalasi listrik. NIDI dikeluarkan oleh DJK dan diterbitkan khusus oleh Badan Usaha Pembangunan & Pemasangan Instalasi yang telah tersertifikasi resmi.


SLO (Sertifikat Laik Operasi): Sertifikat resmi yang menyatakan bahwa seluruh jaringan dan instalasi listrik di dalam bangunan dalam kondisi layak serta aman untuk dioperasikan.

Keterkaitan Antara NIDI dan SLO: NIDI merupakan syarat utama agar SLO dapat diterbitkan. Tanpa adanya NIDI dari badan usaha tersertifikasi, SLO tidak dapat diproses.


Manfaat Utama Bagi Pelanggan


Penerapan Pasang Baru Satu Pintu NIDI membawa sejumlah keunggulan langsung bagi calon pelanggan:


Jaminan Keselamatan Ketenagalistrikan: Memastikan seluruh pengerjaan instalasi di rumah atau tempat usaha dilakukan sesuai dengan prosedur baku operasional guna mencegah risiko korsleting dan kebakaran.


Transparansi Detail Instalasi: Pelanggan mendapatkan rincian serta rekam jejak jelas mengenai jaringan instalasi yang terpasang di bangunan milik mereka.


Prosedur Pengurusan Lebih Praktis: Masyarakat tidak perlu lagi mengurus dokumen secara terpisah ke berbagai instansi, karena seluruh proses persyaratan administrasi kini terintegrasi dalam satu jalur pelayanan.


Layanan Pasang Baru Satu Pintu ini menjadi komitmen nyata PLN dan Kementerian ESDM dalam menghadirkan akses energi listrik yang tidak hanya cepat dan transparan, tetapi juga memprioritaskan aspek keselamatan masyarakat secara berkelanjutan.(86)

Napak Tilas Sirnah Gali Gali Cerita Sejarah di Pesarean Tegalsari

investigasihukumkriminal SURABAYA – Sejarah panjang Kerajaan Majapahit menyimpan berbagai kisah yang masih hidup di tengah masyarakat hingga sekarang. Salah satunya adalah kisah Eyang Yudo Kardono, tokoh yang dipercaya sebagai panglima perang Majapahit dan makamnya berada di Jalan Cempaka Nomor 25, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya. Untuk menggali lebih dalam cerita sejarah tersebut, Tim Napak Tilas Sirnah Gali mengunjungi kompleks pesarean pada Jumat (9/10/2026), sekaligus melakukan wawancara dengan juru kunci dan menelusuri kisah silsilah keluarga yang berkembang secara turun-temurun.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Tim Napak Tilas Sirnah Gali bersama Didik Djatmiko dan Erfan Pratama, yang masing-masing didampingi oleh istri mereka. Dalam kunjungan itu, rombongan menggali keterangan dari Sumali, 86 tahun, yang telah menjaga Pesarean Eyang Yudo Kardono selama hampir 21 tahun. Wawancara membahas asal-usul pesarean, kisah tokoh Majapahit, peninggalan di kompleks makam, serta tradisi masyarakat yang masih berlangsung hingga kini.

Menggali Kisah Panglima Perang Majapahit
Berdasarkan informasi pada portal cagar budaya Pemerintah Kota Surabaya, Eyang Yudo Kardono juga dikenal dengan nama Kudo Karjono atau Kuda Karjana. Ia dipercaya sebagai panglima perang pada masa pemerintahan Raja Jayanegara, yang memerintah Majapahit pada 1309–1328 Masehi.

Dalam cerita yang berkembang di masyarakat, Kudo Kardono mendapat tugas menjaga wilayah pesisir utara, termasuk Surabaya, Gresik, dan sekitarnya. Namanya juga dikaitkan dengan peristiwa pemberontakan Ra Kuti dan Nambi pada masa pemerintahan Jayanegara. Setelah menjalankan tugasnya, ia disebut memperoleh wilayah yang kemudian dikenal sebagai Tegal Bobot Sari, yang sekarang menjadi kawasan Tegalsari.

Kisah tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam penelusuran Tim Napak Tilas Sirnah Gali. Melalui wawancara langsung dengan juru kunci, rombongan berupaya menghimpun cerita yang masih dipelihara masyarakat sekaligus mengenal lebih jauh sejarah lokal Surabaya.

Meski demikian, kisah mengenai perjalanan hidup dan perjuangan Eyang Yudo Kardono perlu dipahami dengan membedakan tradisi lisan dari fakta sejarah yang telah terverifikasi melalui sumber tertulis.

Silsilah Keluarga Menjadi Bagian Penelusuran
Selain menggali sejarah perjuangan, Tim Napak Tilas Sirnah Gali turut menelusuri cerita mengenai silsilah keluarga Eyang Yudo Kardono.

Dalam keterangan yang berkembang di lingkungan pesarean, Eyang Wahyu disebut sebagai ayah Eyang Yudo Kardono. Sementara itu, informasi cagar budaya Pemerintah Kota Surabaya menyebutkan bahwa Kudo Kardono dipercaya memiliki hubungan kekerabatan sebagai saudara sepupu Mahapatih Gajah Mada.

Pemberitaan terdahulu mengenai pesarean tersebut juga menyebutkan bahwa Eyang Yudo Kardono dimakamkan bersama istri dan tiga anaknya. Salah satu nama anak perempuan yang pernah disebut dalam keterangan juru kunci adalah Pandan Wangi.

Informasi tersebut menjadi bahan penelusuran lebih lanjut bagi rombongan. Pendokumentasian silsilah dinilai penting untuk membantu masyarakat mengenali cerita keluarga tokoh yang dikaitkan dengan sejarah Majapahit.

Namun, nama lengkap istri, seluruh anak, serta urutan keturunan masih perlu dipastikan melalui keterangan lanjutan dari juru kunci atau dokumen pendukung. Dengan demikian, informasi mengenai silsilah dapat disampaikan secara lebih akurat dan tidak bercampur dengan dugaan yang belum terverifikasi.

Sumali Ceritakan Aktivitas Peziarah

Dalam wawancara tersebut, Sumali juga menceritakan aktivitas pengunjung yang datang ke pesarean. Menurut keterangannya, jumlah peziarah biasanya meningkat pada waktu-waktu tertentu dalam penanggalan Jawa, termasuk malam Jumat dan Selasa Kliwon.

Para pengunjung datang dari berbagai daerah dengan tujuan beragam. Sebagian ingin mengetahui sejarah Eyang Yudo Kardono, sedangkan lainnya datang untuk berdoa, melakukan refleksi diri, atau menjalankan tradisi sesuai keyakinan masing-masing.

Ada pula masyarakat yang datang dengan harapan memperoleh kelancaran usaha, pekerjaan, jabatan, jodoh, maupun rezeki. Harapan tersebut merupakan bagian dari kepercayaan dan tradisi yang berkembang di masyarakat, bukan hasil yang dapat dijamin oleh keberadaan pesarean.

Selain area makam, kompleks ini juga memiliki sumur yang dianggap memiliki nilai khusus oleh sebagian pengunjung. Berdasarkan penuturan yang disampaikan dalam wawancara, air sumur tersebut digunakan untuk keperluan tertentu dan tidak diperuntukkan sebagai air minum.

Bu Maya Turut Menjaga Kompleks Pesarean

Selain Sumali, Bu Maya juga disebut turut membantu menjaga kompleks pesarean pada siang hari. Para penjaga memiliki peran dalam membantu pengunjung, menjaga ketertiban, serta menyampaikan informasi mengenai sejarah dan tradisi yang berkembang di lokasi tersebut.

Keterangan dari para penjaga menjadi bagian penting dalam memahami perjalanan pesarean dari waktu ke waktu. Melalui cerita yang disampaikan secara turun-temurun, masyarakat dapat mengenal berbagai aspek kehidupan di kompleks makam, mulai dari sejarah tokoh yang dimakamkan hingga tradisi yang masih dipertahankan.

Bagi Tim Napak Tilas Sirnah Gali, wawancara tersebut menjadi kesempatan untuk menghimpun informasi langsung dari orang-orang yang selama bertahun-tahun berinteraksi dengan lingkungan pesarean.

Peninggalan Budaya yang Perlu Dijaga

Pesarean Eyang Yudo Kardono tidak hanya dikenal sebagai tempat ziarah, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya. Data Pemerintah Kota Surabaya mencatat keberadaan simbol Surya Majapahit di atas makam, sejumlah bangunan pendukung, arca, serta ruang yang berkaitan dengan tradisi masyarakat.

Kompleks tersebut juga pernah mengalami pemugaran pada 1959–1960. Di kawasan yang sama terdapat Pesarean Eyang Wahyu, yang dalam keterangan cagar budaya disebut sebagai penasihat Eyang Kudo Kardono.

Keberadaan bangunan dan berbagai unsur peninggalan tersebut memperlihatkan pentingnya upaya pelestarian agar situs bersejarah tetap terawat dan dapat dipelajari generasi mendatang.

Pelestarian tidak hanya dilakukan dengan merawat bangunan, tetapi juga melalui pendokumentasian cerita masyarakat, penelusuran silsilah, serta pengumpulan sumber sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Napak Tilas untuk Mengenal Warisan Sejarah
Kunjungan Bapak Tulas Sirnah Gali, Didik Djatmiko, dan Erfan Pratama, yang masing-masing didampingi oleh istri mereka, menjadi bagian dari kegiatan penelusuran sejarah melalui wawancara langsung dengan juru kunci.

Melalui kegiatan tersebut, Tim Napak Tilas Sirnah Gali menggali informasi mengenai sosok Eyang Yudo Kardono, kisah silsilah keluarga, peninggalan di kompleks pesarean, serta tradisi yang masih berlangsung di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa warisan sejarah tidak hanya tersimpan dalam dokumen tertulis, tetapi turut hidup melalui cerita masyarakat dan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Masyarakat yang berkunjung diharapkan turut menjaga kebersihan, menghormati perbedaan keyakinan, serta tidak merusak bangunan maupun benda yang memiliki nilai sejarah dan budaya.

Pesarean Eyang Yudo Kardono di Jalan Cempaka Nomor 25, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, menjadi salah satu pengingat akan jejak sejarah yang dikaitkan dengan Kerajaan Majapahit. Melalui penelusuran Tim Napak Tilas Sirnah Gali, kisah masa lalu tersebut kembali digali agar semakin dikenal masyarakat dan menjadi bagian dari upaya menjaga warisan sejarah bangsa.(86)