Satresnarkoba Polres Priok Amankan, Pengguna dan Perantara Ganja di Sunter

Jakarta Utara, investigasihukumkriminal – Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengamankan seorang pria berinisial MW, yang diduga sebagai pengguna sekaligus perantara narkotika jenis ganja. Penangkapan dilakukan di pinggir Jalan Sunter Tanjung Priok Jakarta Utara.

Menurut keterangan resmi dari Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Habibie, S.I.K., M.H, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya peredaran ganja di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit 1 Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan dan observasi di lokasi yang dicurigai.

“Kami mendapat informasi bahwa akan ada transaksi narkotika di sekitar Sunter Tanjung Priok. Tim kemudian melakukan pengintaian dan pengawasan di lokasi hingga akhirnya mengamankan seorang pria yang mencurigakan di daerah tersebut,” ungkap AKP Habibie.

Dari hasil interogasi awal, pria tersebut mengaku bernama MW, warga Jakarta Selatan, yang berprofesi sebagai karyawan swasta. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan tiga paket narkotika jenis ganja yang disimpan di dalam tas milik tersangka.

Total barang bukti yang berhasil diamankan yaitu: 3 (tiga) paket ganja dengan berat keseluruhan 5,09 gram bruto, 1 (satu) unit handphone yang diduga digunakan dalam transaksi.

Dalam pemeriksaan awal, MW mengaku memperoleh ganja tersebut dari seseorang bernama Bang (DPO) di kawasan Samudera Bahari, Tanjung Priok, dengan harga Rp150.000,-. Ia juga mengakui bahwa ganja tersebut akan digunakan bersama teman-temannya.

“Saat ini tersangka dan seluruh barang bukti telah kami amankan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tambah AKP Habibie.

Adapun tindakan yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian antara lain: Mengamankan pelaku beserta barang bukti, Melakukan pengecekan urine terhadap pelaku, Memeriksa saksi-saksi, Melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, Gelar perkara dan Menyusun administrasi penyidikan.

Dengan keberhasilan pengungkapan ini, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing.

“Kami berkomitmen memberantas peredaran narkoba sampai ke akar-akarnya demi menjaga generasi muda dari bahaya narkotika,” tegas Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H.

Pelatihan Pamapta: Polres Tanjung Priok Dorong Personel Lebih Profesional & Tanggap

Jakarta , investigasihukumkriminal – Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kemampuan sumber daya manusia di lingkungan Kepolisian, Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan “Peningkatan Kemampuan Personel Pamapta” yang digelar di Ruang Rapat Utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, pada Senin (3/11/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Priok KOMPOL Supriyadi, S.H., M.H., yang juga bertindak sebagai narasumber utama.

Turut hadir sebagai narasumber pendamping: AKP Aji Mulyanto, S.H., Kasubbagbinops Bagops, IPDA Suhendra, Kanitkamsel Satlantas, BRIGADIR Aditia Juniardi Wibowo, S.H., M.H., Banit 4 Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat Polres, di antaranya: AKP Herman Fauzi, S.Sos., Kasubbagbinkar Bag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Eri Suroto, S.H., M.H., Kasubbagdalpers Bag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Priok serta deluruh personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek Jajaran.

Dalam sambutannya, Kabag SDM KOMPOL Supriyadi, S.H., M.H., menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana untuk memperkuat kompetensi dan kesiapan anggota dalam melaksanakan tugas kepolisian.

“Peningkatan kemampuan personel merupakan hal yang wajib bagi setiap anggota Polri agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks, terutama dalam melayani masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar KOMPOL Supriyadi.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh personel semakin siap dan tanggap dalam melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Cepat, Mudah, Ramah: Layanan SKCK Tanjung Priok Tuai Pujian

Pelabuhan Tanjung Priok,investigasihukumkriminal – Pelayanan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Pelabuhan Tanjung Priok mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat. Warga menilai pelayanan kini jauh lebih cepat, transparan, dan ramah dibandingkan sebelumnya.

Penerapan sistem antrean digital serta kehadiran petugas yang sigap membantu pemohon menjadi salah satu faktor yang membuat proses pembuatan SKCK semakin efisien dan nyaman.

Seorang warga Sunter Agung, Anisa Endrasasi, mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan yang diterima.

“Proses pengurusan SKCK sekarang cepat sekali, tidak ribet, dan petugasnya ramah. Saya tidak mengalami kendala apa pun selama proses berlangsung,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Feri Januardi, warga Koja, Jakarta Utara. Ia menilai para petugas di bagian pelayanan SKCK sangat membantu masyarakat yang belum terbiasa dengan sistem pendaftaran online.

“Saya sempat bingung saat awal mendaftar online, tapi petugas langsung sigap membantu sampai selesai. Pelayanannya sangat baik,” tuturnya.

Menanggapi apresiasi masyarakat tersebut, PS. Kauryanmin Satintelkam Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Aiptu Eka Adiwijaya, S.H., menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan bagian dari komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk memberikan kemudahan bagi warga.

“Kami terus berinovasi agar pelayanan SKCK berjalan cepat, mudah, dan bebas pungli. Peningkatan kualitas pelayanan ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Dilokasi yang berbeda Kasatintelkam AKP Diondi Asido Manik, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa berbagai inovasi dan peningkatan pelayanan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap dapat terus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, sekaligus menjadi contoh positif bagi satuan kerja lainnya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, modern, dan terpercaya.

Indramayu Gempar! Pria Ngamuk Bawa Golok di Minimarket, Pegawai Jadi Sasaran

investigasihukumkriminal – Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan aksi brutal seorang pria bersenjatakan golok menyerang pegawai minimarket di Alfamart Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Dalam video tersebut, tampak pelaku mengamuk di area kasir hingga menyebabkan sejumlah barang dagangan berserakan.
Peristiwa itu terjadi Jumat (31/10/2025) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/21/XI/2025/SPKT/Polsek Terisi/Polres Indramayu/Polda Jabar, pelaku berinisial K.A (39), warga Desa Karangasem, Kecamatan Terisi.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia menyebut pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari korban yang merupakan pegawai minimarket.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa peristiwa bermula saat korban mengantarkan obeng ke konter milik warga yang berada di depan Alfamart.

Saat itu korban dihampiri oleh pelaku K.A dengan berbicara “Maksude Priwen (Maksudnya bagaimana)” dijawab oleh korban “kita mah emong motor diselangi bae kuh karena nyelang kuh sue payah ngebaliknane (Saya tidak mau motor di pinjam terus, karena mengembalikannya lama)”.

Karena pelaku tidak terima akhirnya pelaku cekcok dan menjambak rambut korban dan pada saat bersamaan korban menangkis dengan tangan kanan setelah itu dipisah oleh kakaknya pelaku, namun pelaku berusaha menyerang lagi dengan pukulan tangan kanan mengenai mata sebela kiri korban setelah itu dilerai kembali oleh kakak pelaku setelah itu akhirnya bubar dan pelaku mengancam korban dengan kata kata “Mati Sira (Mati Kamu)”.

Berselang lima menit kemudian, pelaku datang lagi ke dalam Alfamart dengan membawa senjata tajam jenis golok untuk mencari korban.
Upaya penyerangan itu sempat dilerai oleh warga, namun pelaku tetap berusaha menyerang hingga rak rokok di area kasir roboh dan menimpa korban serta kasir kainnya. Barang-barang di dalam toko pun berjatuhan dan mengalami kerusakan.

Akibat peristiwa tersebut, korban dan pihak Alfamart mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp48.616.574.

“Kami menerima laporan dan langsung melakukan tindakan cepat. Pelaku berikut barang bukti berupa satu unit rak rokok beserta isinya sudah kami amankan,” ujarnya, Selasa (4/11/2025)

Setelah menerima laporan, lanjut Kapolsek, Unit Reskrim Polsek Terisi segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku berinisial K.A.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui seluruh perbuatannya.
Pelaku kini diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolda Jabar Raih Gelar Doktor Lewat Disertasi “Cerita dari Mesuji”, Paparkan Kondisi Polisi di Tengah Konflik

investigasihukumkriminal – Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan menjalani sidang disertasi berjudul ‘Cerita dari Mesuji: Studi Fenomeno logi tentang Menjadi Polisi di Daerah Konflik’ di Universitas Airlangga, Senin (3/11/2025). Irjen Rudi Setiawan dengan penuh percaya diri di hadapan para penguji yang hadir demi menyabet gelar doktor memaparkan tentang menjadi polisi yang profesional, bertanggung jawab, dan berintegritas di wilayah yang penuh masalah, kekerasan masyarakatnya meluas dan melembaga, hingga keberadaan polisi tak pernah diterima sepenuhnya.

Menurut Irjen Rudi, Mesuji merupakan nama yang bagi sebagian orang mungkin sekedar sebuah lokasi geografis di perbatasan Lampung dan Sumatera Selatan. Tetapi, bagi sebagian lain, Mesuji adalah ruang eksistensial di mana konflik agraria, trauma sejarah, dan pergumulan identitas sosial bersinggungan dalam keseharian dengan polisi dan warga.

Dia pun mencoba mengajak menelusuri fenomena menjadi polisi di sana lewat kacamata fenomenologi Edmund Husserl, yang mana bukan sekedar untuk memahami polisi sebagai profesi, melainkan sebagai kesadaran yang mengalami dunia hidupnya dalam situasi sosial yang kompleks dan penuh paradoks lebenswelt.

“Lebenswelt ini konsep dalam bahasa Jerman diterjemahkan sebagai lifeworld dalam bahasa Inggris atau dunia kehidupan dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada dunia pengalaman hidup sehari-hari yang diterima begitu saja, apa adanya, oleh individu,” ujarnya

Dia juga menambahkan, fenomenologi Edmund Husserl berangkat dari upaya kembali ke hal-hal itu sendiri alias back to the things themselves. Artinya, memahami pengalaman hakiki atau otentik sebagaimana dialami oleh subjek, tanpa prasangka, tanpa reduksi sosiologis atau psikologis yang terburu-buru.

“Dalam konteks Mesuji, dunia hidup polisi bukan semata dunia institusi, peraturan, atau hirarki. Mesuji adalah dunia konkret tempat mereka, para polisi, bangun pagi dengan kesadaran bahwa di luar pagar rumahnya, ada masyarakat yang mungkin melihatnya bukan sebagai pelindung, tapi sebagai bagian dari kekuasaan yang jauh, angkuh, berjarak, dan gagal memahami warga asli Mesuji sebagai entitas yang memiliki identitas partikular dengan kehormatan diri dan martabat,” ujarnya

Irjen Rudi juga dalam disertasinya menunjukkan polisi di Mesuji hidup di antara dua tarikan besar, yakni sebagai penegak hukum, simbol negara, dan pelaksana aturan di satu sisi dan di sisi lain sebagai individu yang bergulat dengan rasa sepi, terancam, ketakutan, keterbatasan sarana, tak terdukung, dan dilema moral dalam menghadapi masyarakat yang sering lebih percaya pada kekerasan daripada hukum.

“Kesadaran Polisi di Mesuji, mengarah pada masyarakat yang terbelah secara sosial sering atas dasar etnis dan klas sosial, pada klaim atas lahan yang diperebutkan oleh banyak pihak, pada para preman dan jaringan pengedar narkoba dan senjata api rakitan, para korporasi besar yang menguasai lahan, dan di antara yang lain pada sarana dan dukungan yang serba terbatas, serta sesekali pada kehilangan rasa aman di tengah ketegangan yang tak kunjung usai,” katanya.

Lebih lanjut, Irjen Rudi menyampaikan dalam perspektif fenomenologi, identitas bukan atribut tetap, melainkan konstruksi kesadaran yang terus berubah melalui interaksi dan refleksi diri.

“Tak ada yang tetap dalam identitas personal, identitas profesional, dan identitas sosial polisi yang menjalani hidup di Mesuji. Identitas personal polisi Mesuji tumbuh dari pengalaman keseharian yang sering penuh ambiguitas: di antara panggilan moral dan tekanan struktural; di antara rasa ingin melayani dan rasa ditolak, tak dipercaya, dan tak berdaya. 

Dalam diam di Mesuji yang terpencil itu, identitas personal polisi bukanlah seragam atau pangkat, melainkan rasa tanggung jawab yang mengakar pada pengalaman batin: ‘saya ada karena tugas, tetapi tugas itu juga menguji siapa saya sebenarnya’,” katanya.

Sementara itu, identitas profesionalnya Irjen Rudi menyebut dibentuk oleh norma institusional: aturan, pelatihan, dan etika kepolisian. Namun di Mesuji, norma itu sering harus diterjemahkan secara kontekstual. 

Sedangkan identitas sosial polisi di Mesuji, terbangun dalam relasi yang penuh ketegangan dengan masyarakat. Polisi di Mesuji bukan hanya representasi negara, tetapi juga figur ambivalen kadang dilihat sebagai pelindung, kadang sebagai penjaga kepentingan entitas luar, entitas asing.

“Ketika seorang polisi berhadapan dengan seorang warga asli Mesuji Wong Tobo yang menggantungkan hidupnya pada sebidang tanah yang dianggap “milik negara”, dia sesungguhnya berhadapan dengan cermin dirinya sendiri.   
Dalam momen itu, dunia hidupnya menampakkan wajah paling jujur dari realitas sosial di Indonesia: ketimpangan, alienasi, dan pencarian rumit tentang legitimasi moral,” katanya

Pria Asal Temanggung Ditangkap Usai Bunuh Kekasih Gelap di Purbalingga

Purbalingga , investigasihukumkriminal – Seorang pria asal Temanggung, Jawa Tengah, bernama Gunarto, ditangkap aparat Polres Purbalingga setelah diduga melakukan pembunuhan berencana terhadap seorang wanita berinisial I.S di sebuah kontrakan kawasan Wirasana, Kabupaten Purbalingga.(03/11)

Peristiwa tragis itu terjadi setelah hubungan asmara terlarang antara keduanya memicu konflik. Korban diketahui masih berstatus istri sah orang lain, sementara pelaku dilaporkan diliputi rasa cemburu dan sakit hati.

Menurut hasil penyelidikan, Gunarto sempat kembali ke Temanggung. Namun, karena dilanda emosi, ia kembali ke Purbalingga dengan niat menghabisi korban. Aksi itu dilakukan di kontrakan tempat I.S tinggal. Usai kejadian, pelaku melarikan diri ke Temanggung untuk bersembunyi.

Tim Resmob Polres Purbalingga bergerak cepat melakukan pelacakan. Dalam waktu singkat, keberadaan pelaku berhasil diketahui dan ia ditangkap tanpa perlawanan.

Kapolres Purbalingga, AKBP Ahmad Akbar, menyampaikan apresiasi atas kinerja tim di lapangan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Kompol Siswanto menegaskan, “Motif utama pelaku adalah persoalan asmara yang bercampur dengan rasa cemburu. Saat ini pelaku sudah diamankan dan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.”

Kasus ini menjadi perhatian publik karena memperlihatkan bagaimana konflik pribadi dapat berujung pada tindak pidana berat. Aparat mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan persoalan secara bijak dan menghindari tindakan kekerasan.

Laporan : Junaedi Kabiro Purbalingga

Polda Jabar Lakukan Langkah Mitigasi Kecelakaan Lalu Lintas di Cianjur

investigasihukumkriminal – Kendaraan tangki bermuatan bensin pertalite terbakar di Pasirhayam, Cianjur, Sabtu (1/11/2025) pukul 21.48 WIB. Tangki Pertamina ini melaju dari arah Bandung menuju Sukabumi dan saat menempuh tikungan Perintis Kemerdekaan, di depannya ada kendaraan truk mobil yang membawa Aqua grosir Yul Pasirhayam.

“Truk tangki kaget dan mengerem mendadak. Kemudian, kendaraan tangki ini tergelincir dan terguling ke kanan sehingga bahan bakar Pertalite tumpah ke jalan dan masuk gorong-gorong yang mengakibatkan kebakaran dan menyambar pos polisi 10 cepu juga membakar beberapa mobil kendaraan Patwal Polres Cianjur dan mobil derek,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan S.I.K., M.H , Minggu (2/11/2025).

Polisi pun memintai keterangan dari sejumlah saksi, seperti warga setempat, sopir truk ekspedisi Aqua, dan tukang ojeg.

Kabid Humas Polda Jabar menambahkan, tempat yang terdampak, antara lain pos polisi 10. C beserta empat unit kendaraan patwal (terbakar), grosir Yul yang dimiliki H Yulwarman (terbakar), fotokopi Pelangi (terbakar), toko mainan (terbakar), cahaya selatan gorden, mesin e-tilang, dan gardu listrik.

“Untuk korban tak ada yang meninggal hanya luka-luka, seperti sopir tangki yang mengalami luka patah kaki, karyawan Yul bernama Ripan (18) yang mengalami luka bakar dan dibawa ke RSUD Cianjur. Untuk kerugian dan korban masih dalam pendataan,” katanya.

Kombes Hendra menegaskan, api pertama muncul dilihat oleh saksi di selokan pinggir jalan depan Toserba Selamat dan merembet ke arah tangki juga sekitar lokasi yang ada aliran BBM sehingga membakar beberapa tempat termasuk pos polisi itu.

“Pematik sumber api belum diketahui sehingga membesar. Sampai pukul 01.00 WIB masih berlangsung pemadaman tangki BBM dan gedung Yul grosir oleh tim pemadam dan kendaraan AWC Shabara Polres Cianjur,” ujarnya.

Polda Jabar Bersama BPBD dan TNI Siaga Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor

investigasihukumkriminal – Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi akibat perubahan cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat.

Memasuki musim penghujan, sejumlah wilayah di Jawa Barat berpotensi mengalami bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Menyikapi hal tersebut, Polda Jabar bersama instansi terkait seperti BPBD, TNI, serta pemerintah daerah melakukan langkah-langkah antisipatif guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menginstruksikan seluruh jajaran Polres dan Polsek untuk siaga dan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menghadapi potensi bencana.

“Polda Jabar bersama jajaran terus berkoordinasi dengan BPBD dan unsur Forkopimda dalam pemetaan wilayah rawan bencana serta menyiapkan personel dan peralatan tanggap darurat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi cuaca dari BMKG dan tidak abai terhadap peringatan dini,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

Lebih lanjut, Kabid Humas menambahkan bahwa kepedulian dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah jatuhnya korban maupun kerugian akibat bencana.

“Kami mengajak masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan, seperti membersihkan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan. Bila terjadi bencana, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” tambahnya, Minggu (2/11/2025)

Melalui langkah- langkah antisipatif tersebut, Polda Jabar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Jawa Barat.

Pabrik Tekstil PT Mastex Jaya Lestari di Cikancung Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan

investigasihukumkriminal – Sebuah peristiwa kebakaran hebat melanda PT Mastex Jaya Lestari yang berlokasi di Kp Cilulumpang, Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, pada hari Minggu, 2 November 2025. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.S.I.K., M.H mengatakan bahwa
menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat berupa percikan api di bagian atas blower. Percikan tersebut dengan cepat menyebar dan merambat ke bagian atas pabrik.

Saksi sempat mencoba memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun upaya tersebut tidak berhasil menjinakkan api.

Api pun semakin membesar dan dengan cepat melahap gedung HJL serta gudang benang di kompleks pabrik tersebut. Meskipun kobaran api cukup besar dan meluas, dilaporkan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam insiden kebakaran ini.

Terkait peristiwa ini, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut. “Kami telah menerima laporan mengenai kebakaran di PT Mastex Jaya Lestari di Cikancung, Kabupaten Bandung, sore hari ini. Puji syukur, informasi awal yang kami terima menyebutkan tidak ada korban jiwa atau pun korban luka-luka dalam musibah ini,” terang Kombes Pol Hendra Rochmawan kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa saat ini, tim pemadam kebakaran masih berjibaku melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyisakan bara.

“Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Kepolisian masih di lokasi untuk menangani sepenuhnya. Fokus kami saat ini adalah pendinginan dan mengamankan area. Untuk penyebab pasti dan kerugian materil masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian,” tuturnya.

Perkembangan lebih lanjut mengenai penyebab dan total kerugian material akan segera dilaporkan kembali seiring proses penyelidikan yang berlangsung.

Polres Priok Layani & Amankan Akses Wisata Kepulauan Seribu di Dermaga Kali Adem Muara Angke

Jakarta , investigasihukumkriminal – Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berlibur menuju Kepulauan Seribu, Personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa di bawah jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan pengamanan di Dermaga Dinas Perhubungan (Dishub) Kali Adem, Pelabuhan Muara Angke.

Kegiatan pengamanan ini berlangsung dipimpin langsung oleh Kanitbinmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa Iptu Mashudi dengan kekuatan delapan personel yang tergabung dari fungsi Lantas, Samapta, Polsubsektor, serta Bhabinkamtibmas.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan beberapa kegiatan penting, antara lain: Pengaturan lalu lintas (lalin) dari pintu masuk Muara Angke hingga ke area Dermaga Dishub Kali Adem guna memastikan kelancaran arus kendaraan dan pejalan kaki.

Pelayanan dan pengamanan wisatawan, termasuk pengawasan terhadap tiket serta barang bawaan penumpang di pintu masuk dermaga.

Memberikan imbauan keselamatan oleh Bhabinkamtibmas Muara Angke Aipda Afandi kepada para wisatawan agar selalu menggunakan life jacket, menjaga anak-anak selama perjalanan, tidak merokok di atas kapal, serta mematuhi seluruh aturan keselamatan pelayaran.

Bhabinkamtibmas juga memberikan himbauan kepada nahkoda dan kru kapal untuk memastikan seluruh peralatan keselamatan berfungsi dengan baik serta tidak melebihi kapasitas penumpang.

Selain itu, Iptu Aguk dan Iptu Fritz turut membantu wisatawan dan penumpang menaiki kapal dengan tertib dan aman.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Dermaga Kali Adem Pelabuhan Muara Angke berjalan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun hambatan berarti.

Kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pariwisata Kepulauan Seribu agar berjalan aman dan nyaman.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik.Senin (03/11).

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas wisata yang menjadi salah satu potensi unggulan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Kapolres.