Polisi  Amankan Pelaku Dugaan Curanmor di Babakan Manggung

investigasihukumkriminal – Seorang pria berinisial RR warga Desa Sukakarya Kecamatan Tarogong Kidul berhasil diamankan warga setelah diduga melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah Kampung Babakan Manggung, Desa Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 18.40 WIB.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Pelaku di pergoki oleh korban, Dian, saat hendak membawa kabur sepeda motor Honda Vario milik korban yang terparkir di halaman belakang rumah. Korban sebelumnya melihat pelaku berjalan mencurigakan ketika ia pulang dari rumah adiknya yang berdekatan dengan lokasi kejadian.

Saat korban hendak menggunakan motornya, ia mendapati lubang kunci kendaraan sudah rusak. Tidak lama kemudian, pelaku kembali menghampiri motor tersebut sambil membawa dua buah kunci astag, hingga akhirnya langsung di amankan oleh warga yang sedang berada di sekitar lokasi.

Petugas yang sedang melakukan Patroli tidak jauh dari lokasi segera mengamankan Pelaku bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan dua kunci palsu yang digunakan untuk melakukan aksinya.

Kapolsek Tarogong Kidul, AKP Agus Kustanto, SH,  menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan rangkaian tindakan kepolisian.
“Pelaku berhasil di amankan berkat kesigapan warga yang segera melaporkan kejadian tersebut. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat merespons saat melihat aksi mencurigakan.” Ujarnya, Sabtu (29/11/2025)

“Pelaku berikut barang bukti sudah kami amankan, dan saat ini proses penyidikan terus kami dalami karena pelaku merupakan seorang residivis pada kasus yang sama,” katanya.

Polsek Tarogong Kidul menghimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan kepolisian terdekat.

Polda Jabar Bentuk Satgas Anti Bullying Demi Lindungi Generasi Muda

Jabar, investigasihukumkriminal – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti-Bullying sebagai upaya menekan angka perundungan yang belakangan ini meningkat di lingkungan pendidikan maupun masyarakat umum.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa Satgas Anti-Bullying dibentuk sebagai bentuk komitmen kepolisian untuk memberikan perlindungan maksimal kepada anak-anak dan remaja. Ia menegaskan bahwa bullying bukan sekadar persoalan sepele, tetapi dapat berdampak serius pada psikologis dan perkembangan korban.
“Satgas Anti-Bullying ini kami bentuk untuk memastikan ruang-ruang pendidikan dan lingkungan masyarakat menjadi tempat yang aman bagi generasi muda. Polda Jabar tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal, yang dapat merugikan anak-anak kita,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan,  Jumat (28/11/2025).

Satgas Anti-Bullying ini melibatkan gabungan personel dari beberapa satker, Mereka akan melakukan sosialisasi, penegakan hukum, pendampingan korban, serta deteksi dini terhadap potensi perundungan.

Selain itu, Polda Jabar bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, sekolah-sekolah, serta lembaga psikologi untuk memberikan pendampingan rehabilitatif bagi korban dan pendekatan pembinaan terhadap pelaku yang masih berusia anak.

“Dengan langkah ini, Polda Jabar berharap terbentuknya budaya sekolah dan lingkungan sosial yang lebih aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.” tutupnya.

Kapolda Jabar Terima Penghargaan Polri Awards “HeForShe” Dari Kapolri

Jabar, investigasihukumkriminal – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menerima penghargaan Polri Awards in Support of the UN “HeForShe” Movement 2025 yang diberikan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. pada Kamis (27/11/2025).

Kegiatan penganugerahan ini turut dihadiri oleh Wakapolri, As SDM Kapolri, para Pejabat Utama Mabes Polri, UN Women, para Kapolda jajaran, para juri eksternal dan observer, serta perwakilan Polda Jabar, di antaranya KBP Dr. Fadly Samad, S.H., S.I.K., M.H., M.Si. selaku Karo SDM Polda Jabar, KBP Heni Kresnowati Soepandi Putri, S.E., M.Si. selaku Kabidkeu Polda Jabar, AKBP Dra. Wiwik Indrawati, A.Pt., MARS. selaku Pakor Polwan Polda Jabar, AKBP Reny Marthaliana, S.H., M.M. selaku Kabagwassidik Ditreskrimsus Polda Jabar, Kompol Anisa, S.E., S.H., S.I.K., M.M., C.P.H.R. selaku Kanit 1 Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Jabar, serta Iptu Nina Maryana, S.H. selaku Paursubbag Rohjashor Ro SDM Polda Jabar.

Acara berlangsung dengan rangkaian kegiatan formal yang meliputi pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, kata pengantar As SDM Kapolri dan UN Women, penayangan video “HeForShe Journey 2025”, talkshow para juri dan observer, penayangan video delapan nominator, dilanjutkan dengan penganugerahan penghargaan, sambutan Kapolri, penyerahan Buku “Praktik Baik Menuju Kesetaraan Polri”, menyanyikan Lagu Bagimu Negeri, hingga penutupan.

Sebelum ditetapkan sebagai penerima penghargaan, seluruh kandidat menjalani proses panjang berupa nominasi internal, evaluasi kebijakan, penilaian substansi program, serta verifikasi lapangan untuk melihat dampak nyata dari implementasi program.

Penilaian didasarkan pada tiga dimensi, yaitu Kepemimpinan dan Partisipasi, Dampak dan Pengaruh Positif, serta Keberlanjutan, sehingga memastikan program yang dinilai tidak hanya seremonial, melainkan berdampak langsung bagi personel dan masyarakat. Pada tahun 2025, sebanyak 2 Kasatker Mabes Polri dan 27 Kasatwil/Kapolda mengikuti proses nominasi, dan setelah melalui seleksi ketat, 8 kandidat terpilih menjalani visitasi lapangan oleh tim juri. Dari hasil penilaian tersebut, empat Kapolda ditetapkan sebagai penerima penghargaan, yaitu Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan (Kapolda Jabar), Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko (Kapolda NTT), Irjen Pol. Drs. Hendro Pandowo (Kapolda Babel), serta Irjen Pol. Hadi Gunawan (Kapolda NTB).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterima, sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di lingkungan Polda Jabar. “Penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif jajaran Polda Jabar dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif, modern, dan responsif. Kegiatan penganugerahan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri mendukung program global UN Women HeForShe, serta bagian dari upaya berkelanjutan menuju Polri yang humanis dan berperspektif kesetaraan gender.” tutupnya, Jum’at (28/11/2025)

Penghargaan He For She 2025 Mantapkan Polda Jabar sebagai Pelopor Kesetaraan Gender di Polri

investigasihukumkriminal – Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya kerja yang inklusif dan berperspektif gender usai Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menerima penghargaan Polri Awards in Support of the UN “HeForShe” Movement 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. pada Kamis (27/11/2025).

Penghargaan tingkat nasional yang berkolaborasi dengan UN Women ini dinilai menjadi momentum penting bagi Polda Jabar dalam memperkuat implementasi program-program kesetaraan gender yang selama ini telah dijalankan. Dalam penilaiannya, juri menekankan tiga aspek utama: kepemimpinan dan partisipasi, dampak dan pengaruh positif, serta keberlanjutan program.

Kapolda Jabar mengatakan bahwa di lingkungan Polda Jabar, berbagai kebijakan pro- kesetaraan telah menghasilkan perubahan signifikan. Sejumlah Polwan kini menduduki posisi strategis, mendapatkan akses pelatihan lanjutan, serta terlibat aktif dalam fungsi-fungsi teknis yang selama ini cenderung didominasi personel laki-laki. Selain itu, Polda Jabar juga memperkuat perlindungan dan kenyamanan lingkungan kerja bagi seluruh personel perempuan.

Penganugerahan ini sekaligus mengukuhkan Polda Jabar sebagai salah satu role model nasional dalam penerapan program kesetaraan gender di lingkungan Kepolisian. Tahun ini, sebanyak 29 satuan kerja Polri mengikuti proses nominasi, dan hanya empat Kapolda dinyatakan memenuhi seluruh aspek penilaian melalui verifikasi lapangan, termasuk Kapolda Jabar.

Kapolda Jabar menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan, tetapi juga motivasi untuk mempercepat reformasi internal terkait pemberdayaan perempuan. “Ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran. “Kami akan terus memperkuat kebijakan dan program yang memastikan setiap personel—laki-laki maupun perempuan—memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi,” ujarnya, Jum’at (28/11/2025)

Melalui penghargaan ini, Polda Jabar berharap dapat memperluas dampak positif program kesetaraan gender, tidak hanya bagi internal organisasi, tetapi juga bagi masyarakat secara luas, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang humanis, modern dan inklusif.

Operasi Sikat Jaya 2025: Polisi Bongkar Kasus Curanmor di Tanjung Priok

Jakarta , investigasihukumkriminal – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di beberapa area dalam pelabuhan tanjung priok dan wilayah jakarta utara.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP I G.N.P. Krisnha Narayana, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kasus tersebut diungkap berdasarkan analisa dari adanya beberapa laporan dari masyarakat yang telah kehilangan sepeda motor saat di berada di dalam Wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

Tim Opsnal Unit 3 Krimsus Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok dipimpin Kasatreskrim AKP I G.N.P. Krisnha Narayana, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., dan Kanit 3 Krimsus IPTU Hary Indradjati, S.Tr.K., M.Si., melakukan penyelidikan mendalam terhadap beberapa laporan polisi berdasarkan masing-masing alat bukti. Kemudian mendapatkan hasil yang mengarah pada kesamaan pola dan beberapa pelaku. Salah satu yang diamankan pertama adalah BP.

Dalam pemeriksaan awal, BP mengakui bahwa ia melakukan pencurian bersama rekannya, MH yang kemudian berhasil diamankan oleh Unit III Krimsus beserta barang bukti terkait. Menurut keterangan para Tersangka, total gabungan mereka telah melakukan tindakan pidana pencurian kendaraan bermotor di sekitar 6 titik lokasi.

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari kedua tersangka, di antaranya : Dua unit handphone, Kunci letter T dan letter Y, Sejumlah mata obeng serta dia unit motor yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi kejahatan

Kedua tersangka kini dijerat Pasal 363 dan/atau 362 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan/atau pencurian biasa. Saat ini, penyidik masih melakukan pemberkasan serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Kepolisian berkomitmen akan menindak tegas dan terukur pelaku kejahatan yang melakukan aksi kejahatan di Pelabuhan Tanjung Priok.
Disamping itu Kapolres juga berpesan kapada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap barang milik pribadi serta saat memarkir kendaraan gunakan kunci tambahan sebagai pengaman karena pelaku pencurian kendaraan bermotor selalu bisa mengambil motor yang tidak ada kunci tambahan.

AKBP Martuasah juga berpesan kepada masyarakat apabila mengalami, melihat adanya kajadian tindak kriminalitas atau gangguan kamtibmas lainnya agar menghubungi call center polri 110 bebas pulsa serta bisa juga langsung datang ke Polres atau Polsek terdekat.

Keberhasilan Operasi Sikat Jaya Tahun 2025 diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktifikas di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok sebagaimana Program Kerja Kapolda Metro Jaya Jaga Jakarta dan Presisi Kapolri.

WAKAPOLDA JABAR DAMPINGI AS SDM KAPOLRI DALAM PEMBUKAAN PELATIHAN TOT INSTRUKTUR DI PURWAKARTA

Jabar, investigasihukumkriminal – Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M. mendampingi Asisten SDM (Ass SDM) Kapolri Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. dalam Upacara Pembukaan Peningkatan Kemampuan Training of Trainer (TOT) Instruktur dengan tema “Polisi Sadar Berkarakter”, yang digelar di Lapangan Batalyon B Resimen IV Pasukan Pelopor, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis (27/11/2025).

Kegiatan TOT instruktur ini merupakan bagian dari program strategis Polri dalam membangun SDM unggul, khususnya bagi para instruktur yang memiliki peran penting dalam proses pendidikan, pelatihan, serta pembinaan personel Polri. Tema “Polisi Sadar Berkarakter” dipilih sebagai wujud komitmen Polri dalam memperkuat nilai moral, integritas, serta profesionalisme setiap anggota kepolisian.

Dalam sambutannya, Ass SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar menegaskan bahwa instruktur adalah ujung tombak pembentukan karakter personel Polri. Untuk itu, para instruktur harus mampu menjadi teladan yang baik, menguasai teknik pembelajaran modern, dan menyampaikan materi dengan pendekatan yang humanis serta adaptif terhadap perkembangan tugas kepolisian.

Irjen Anwar menambahkan bahwa pelatihan TOT ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas instruktur sehingga mampu menghasilkan personel yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter kuat, sadar tugas, dan peka terhadap kebutuhan masyarakat. Beliau menegaskan bahwa pembentukan karakter adalah fondasi utama dalam membangun Polri yang presisi, responsif, dan berempati.

Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan tertib, diikuti oleh para peserta TOT, pejabat utama, serta personel jajaran Brimob. Kegiatan TOT instruktur ini akan dilaksanakan secara intensif dengan rangkaian materi yang telah disiapkan sesuai standar pembinaan SDM Polri.

Wakapolda Jabar mengatakan bahwa dengan terselenggaranya pelatihan ini, Polri menunjukkan keseriusan dalam memperkuat kualitas instruktur sebagai pilar utama pembentukan SDM Polri yang profesional, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan tugas ke depan.

Polisi Amankan Puluhan Botol Miras Di Pasar Ciawitali

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Satuan  Narkoba Polres Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengamankan puluhan botol minuman keras (miras) dari seorang pelaku penjual miras ilegal. Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB

Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Usep Sudirman, S.H., menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan di di area Pasar Ciawitali, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Setelah petugas menerima informasi terkait aktivitas penjualan miras melalui sistem COD (Cash On Delivery) yang dilakukan oleh seorang pria berinisial SS (36), warga Desa Haurpanggung, Tarogong Kidul.

“Pelaku SS kami amankan saat melakukan transaksi dengan cara COD. Dari hasil operasi, kami berhasil menyita sebanyak 84 botol minuman beralkohol berbagai merek yang diduga akan diedarkan kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis (27/11/2025)

Barang bukti miras tersebut kemudian diamankan ke Mapolres Garut untuk proses lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku. Petugas juga memberikan tindakan terhadap pelaku atas aktivitas penjualan miras tanpa izin, yang dinilai dapat memicu gangguan kamtibmas serta meresahkan masyarakat.

Kasat Narkoba menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan operasi miras dan narkoba untuk menjaga kondusifitas wilayah Garut.

“Operasi seperti ini akan terus kami lakukan untuk mencegah peredaran miras dan penyalahgunaan narkoba di masyarakat,” tambahnya.

Dengan adanya penindakan ini, Polres Garut berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat semakin kondusif, serta dapat menekan peredaran miras ilegal di wilayah hukum Garut.

Kapolres Garut Terima Penghargaan Dari Kapolri Dalam Apel Kasatwil 2025

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polres Garut kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam Apel Kasatwil yang digelar di Mako Satuan Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Polres Garut berhasil meraih Penghargaan dari Kapolri sebagai Juara 1 Optimalisasi Layanan 110 dan Command Center.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Polres Garut dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pada pelayanan aduan masyarakat melalui layanan darurat 110 serta pengelolaan Command Center yang dinilai responsif, profesional, dan berbasis teknologi.

Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran, mulai dari operator layanan 110, personel Command Center, hingga seluruh anggota Polres Garut yang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam merespon cepat setiap aduan dan laporan masyarakat. Terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja optimal,” ungkap Kapolres Garut, Kamis (27/11/2025)

Layanan 110 Polres Garut diketahui mengalami peningkatan signifikan dalam kecepatan respon dan validitas tindak lanjut di lapangan. Begitu pula Command Center Polres Garut yang telah digunakan secara maksimal untuk memantau situasi kamtibmas, mobilitas masyarakat, dan kejadian-kejadian di wilayah Garut melalui teknologi pemantauan berbasis CCTV serta sistem informasi terpadu.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Polres Garut diharapkan dapat terus menjadi role model dalam optimalisasi pelayanan publik berbasis teknologi di jajaran Polda Jawa Barat dan Polri secara nasional.

Prestasi ini juga diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya Polres Garut, dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan cepat, tepat, dan profesional.

POLRI GELAR PROGRAM TRAINING OF TRAINER UNTUK PENGUATAN KARAKTER ANGGOTA, SEMAKIN PRESISI, MODERN DAN HUMANIS

Jabar, investigasihukumkriminal – Polri terus berkomitmen memperkuat implementasi reformasi kepolisian dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebagai langkah strategis, Polri menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) yang dilaksanakan selama 15 hari dengan fokus penguatan karakter dan kompetensi anggota dalam memberikan pelayanan yang lebih profesional, humanis, dan responsif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda besar reformasi kepolisian, khususnya pada pengembangan sumber daya manusia. Metode Training of Trainer dipilih agar proses transfer pengetahuan, nilai, serta standar perilaku dapat berlangsung lebih efektif, sistematis, dan berkelanjutan dalam seluruh struktur organisasi kepolisian.

Sebanyak 50 personel terpilih dari berbagai wilayah di Indonesia mengikuti program ToT angkatan pertama ini. Para peserta yang telah lulus pelatihan nantinya akan menjadi trainer di masing-masing wilayah tugasnya, sehingga proses peningkatan karakter dan kemampuan anggota Polri dapat dilakukan secara merata di seluruh Polda.

Irjen Pol. Anwar menekankan “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentuk karakter anggota Polri yang semakin humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini merupakan langkah percepatan reformasi internal Polri agar semakin adaptif dan sesuai dengan tuntutan publik,” Ujarnya Kamis (27/11/2025)

Program ini direncanakan berlangsung secara berkelanjutan dengan penyelenggaraan angkatan kedua, ketiga, dan seterusnya. Polri menargetkan seluruh Polda di Indonesia dapat menerapkan standar pelatihan dan nilai karakter yang sama guna mewujudkan Polri yang semakin Presisi, modern, dan humanis.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari arahan strategis pimpinan Polri dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi melalui pendekatan pelayanan yang lebih empatik dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

As SDM Kapolri Buka Peningkatan Kemampuan TOT Instruktur Polisi Sadar Berkarakter Di Purwakarta, Wujudkan Polri Yang Responsif Melayani Masyarakat

Jabar, investigasihukumkriminal – Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen. Pol. Anwar membuka acara Peningkatan Kemampuan Training Of Trainers (TOT) Instruktur Polisi Sadar Berkarakter, Pada Kamis, 27 November 2025.

Kegiatan upacara pembukaan yang digelar Markas Bataliyon B Resimen IV Pelopor Brimob di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta itu dihadiri Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar dan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein.

Selain itu tampak hadir, Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Ketua DPRD Purwakarta, Sri Puji Utami, Dandim 0619/Purwakarta, Letkol Inf Ardha Cairova Pariputra, Ketua MUI Purwakarta, KH. John Dien, Para PJU Polres Purwakarta dan Tamu Undangan lainnya.

Irjen. Pol. Anwar menyebut, kegiatan ini adalah kegiatan untuk melaksanakan implementasi dari Reformasi Kepolisian, sehingga untuk mempercepat itu melakukan Training Of Trainers (TOT) Instruktur Polisi Sadar Berkarakter.

“Kegiatan ini bakal dilaksanakan selama 15 hari dan diikuti 50 peserta dari seluruh Polda. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk menumbuhkan karakter dan watak Polri yang mempunyai sikap untuk melayani masyarakat dengan mengedepankan sisi-sisi humanis,” jelasnya.

Ia menyebut, kegiatan ini menjadi bagian kecil dari langkah nyata dan sistematis Polri untuk memperbaiki diri dengan membangun SDM yang unggul, profesional, dan berkarakter Bhayangkara Indonesia melalui pilar spiritual, intelektual, dan kultural.

“Nantinya, para peserta yang mengikuti kegiatan TOT Instruktur Polisi Sadar Berkarakter ini, akan menjadi pelatih lagi di wilayahnya masing-masing. Ini merupakan kegiatan dari internal kepolisian untuk menyikapi dalam mengimplementasikan Polisi Sadar Berkarakter,” Ungkapnya

As SDM Polri menambahkan, kegiatan ini untuk meningkatkan karakter kepolisian dalam pelayanan masyarakat. Sehingga hal ini kemudian membangun komitmen kolektif dan pada akhirnya, mewujudkan Polri yang responsif, berkarakter kuat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi.