Stop Bullying, Cegah Perekrutan Terorisme Pada Anak, Polda Jabar Bentuk Satgas Khusus Di Lingkungan Sekolah

Jabar, investigasihukumkriminal – Sebanyak 110 anak di Indonesia teridentifikasi direkrut kelompok terorisme, menurut temuan Densus 88 belum lama ini. Jawa Barat terdata menempati posisi teratas sebagai daerah dengan kasus keterpaparan radikalisme anak melalui dunia digital.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan melalui Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan tak memungkiri adanya pergeseran metode perekrutan anak oleh kelompok radikal di era saat ini. Sebab kini perekrutan dilakukan melalui media sosial, berbeda dengan dulu yang dilakukan salah satunya dengan membentuk pengajian untuk menyisipkan paham radikal.

“Tetapi metode terbaru dan sebenarnya sudah lama juga dan lebih efektif itu lewat media sosial,” kata Kombes Henda, Minggu (14/12/2025).

Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, kelompok radikalisme salah satunya menyasar generasi Z dengan memanfaatkan teknologi. Menurutnya ini sangat mengkhawatirkan lantaran anak-anak dan remaja di zaman sekarang tak lepas dari penggunaan gadget.

“Ini pengguna gadget di Indonesia kalangan gen z sangat masif tentu saja yang dilakukan oleh terorisme memanfaatkan teknologi untuk bisa direkrut,” ucapnya.

Kombes Pol. Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa ada berbagai faktor yang dapat membuat anak lebih rentan terhadap upaya perekrutan kelompok terorisme, mulai dari kondisi lingkungan hingga persoalan pendidikan dan ekonomi. Faktor-faktor tersebut, menurutnya, membuka celah bagi kelompok tertentu mempengaruhi target yang dianggap mudah direkrut.

“Karena di samping pendidikan, kemiskinan, sulitnya pekerjaan, persaingan kerja ketat, ini memudahkan mereka direkrut dengan berbagai cara lah,” ujar Kabid Humas Polda Jabar.

Sebagai bentuk pencegahan, Polda Jawa Barat menyiapkan sejumlah langkah yang melibatkan berbagai pihak, termasuk bekerja sama dengan para pemangku kepentingan di daerah dan Da’i Kamtibmas.

Selain itu, Kombes Pol. Hendra menyampaikan bahwa kepolisian juga tengah merancang pembentukan satuan tugas di sekolah- sekolah dengan melibatkan siswa. Langkah ini dipandang penting sebagai upaya antisipasi, khususnya setelah insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta yang pelakunya diketahui merupakan korban perundungan. Dengan mekanisme ini, deteksi dini diharapkan bisa dilakukan lebih efektif.

“Dengan ada fenomena baru yaitu ada bullying di sekolah-sekolah, Kapolda Jabar telah memerintahkan Humas, binmas, dan unit PPA akan kita bentuk satgas untuk kita libatkan dari PKS atau polisi keamanan sekolah yang di OSIS dan organisasi di sekolahan itu kita ajak untuk edukasi agar jadi pelapor dari tindakan bullying yang dilakukan di sekolah,” katanya.

“Karena ternyata akibat bullying sangat besar dampaknya,” tutup Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

Polisi Musnahkan Ribuan Miras Berbagai Merek Dan Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H  mengatakan bahwa Jajaran Polresta Cirebon memusnahkan ribuan minuman keras (miras) berbagai merek dan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, Sabtu (13/12/2025). Miras yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil KRYD dan Operasi Pekat Polresta Cirebon serta Polsek jajaran selama Oktober – Desember 2025.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras dan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis yang dimusnahkan tersebut hasil merupakan hasil KRYD dan operasi pekat di wilayah Kabupaten Cirebon untuk menjaga kondusivitas kamtibmas. Bahkan, pemusnahan miras dan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis tersebut merupakan sinergitas penegak hukum dari mulai Polresta Cirebon, Kejaksaan Kabupaten Cirebon dan Pengadilan Negeri Cirebon.

“Kegiatan ini merupakan pemusnahan bersama barang bukti miras hasil KRYD dan tipiring Polresta Cirebon, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Cirebon sebagai bentuk pertanggungjawaban dari kegiatan razia yang dilaksanakan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polresta Cirebon,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H

Ia mengatakan, jumlah miras yang dimusnahkan dalam kegiatan kali ini terdiri dari berbagai merek minuman keras pabrikan sebanyak 2.599 Botol, minuman keras tradisional jenis ciu sebanyak 8.730 botol, minuman keras 0tradisional jenis tuak sebanyak 842 Liter, dan 2.456 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kabid Humas Polda Jabar mengungkapkan bahwa  Pemusnahan tersebut bertujuan agar Kabupaten Cirebon tetap aman dan nyaman tanpa adanya gangguan tindak kriminal akibat mengonsumsi miras. Sehingga kondusivitas wilayah tetap terjaga dan masyarakat merasa aman serta nyaman.

Pihaknya menegaskan Polresta Cirebon dan Polsek jajaran tidak akan pernah berhenti menggelar razia miras. Bahkan, kegiatan operasi pekat semacam itu bakal dilaksanakan secara rutin di wilayah hukum Polresta Cirebon.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan memberantas peredaran miras karena tidak ada manfaatnya sama sekali. Kami juga meminta kerja sama dari semua pihak dalam menindak peredaran miras agar ada efek jera bagi pengedar miras di wilayah Kabupaten Cirebon, dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkungannya melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497.,” kata Kombes Pol Sumarni, Minggu (14/12/2025)

Ia memastikan, Polresta Cirebon tak akan henti-hentinya menggelar operasi pekat dengan mendatangi warung-warung yang nekat menjual miras. Pasalnya, selama ini miras menjadi sumber atau pemicu terjadinya berbagai tindak kriminalitas di Kabupaten Cirebon.

“Karena kejahatan konvensional yang diawali dari mengkonsumsi miras sering kali terjadi di wilayah hukum Polresta Cirebon, tapi kami tidak akan pernah berhenti untuk memberantasnya, sehingga Kabupaten Cirebon selalu kondusif,” tuturnya.

Polisi  Ungkap 2 Kasus Narkoba Selama Desember 2025, 3 Tersangka Diamankan

investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa  Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap 2 kasus peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang selama periode Desember 2025. Sebanyak 3 tersangka telah diamankan dari hasil pengungkapan tersebut.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, menyampaikan bahwa dari 2 kasus yang terungkap terdiri dari 1 kasus peredaran sabu-sabu, dan 1 kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin. Pihaknya mengamankan 3 tersangka berinisial AS (26), AA (31), dan D (28).

“Kasus-kasus tersebut diungkap di Kecamatan Gegesik dan Depok, Kabupaten Cirebon. Modus transaksi yang digunakan para pelaku beragam, mulai dari transaksi langsung, sistem bayar di tempat (COD), hingga lainnya,” ujar Kombes Pol. Sumarni, Sabtu (13/12/2025).

Ia mengatakan, dari hasil pengungkapan 2 kasus tersebut, petugas Polresta Cirebon berhasil menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya Sabu-sabu 6,62 gram, 14.750 butir obat keras terbatas, uang tunai Rp 570 ribu, handphone, lakban, dan lainnya.

Tersangka peredaran narkotika jenis sabu-sabu dijerat Pasal 114 Ayat 1 dan 2 junto Pasal 112 Ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara 6 hingga 20 tahun serta denda Rp1 miliar hingga Rp13 miliar.

Sementara itu, tersangka peredaran obat keras tanpa izin dijerat Pasal 435 junto Pasal 138 Ayat 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Sediaan Farmasi, dengan ancaman pidana penjara 12 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar.

“Kami memastikan akan terus memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polresta Cirebon guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari narkoba,Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkungannya melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497.,” pungkasnya.

Respon Cepat Polisi Di Purwakarta Lakukan Penanganan Longsor Yang Menutupi Jalan

Jabar, investigasihukumkriminal – Personel Polres Purwakarta bersama TNI, Dinas terkait dan masyarakat melakukan pembersihan badan jalan Cantayan, Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta. Marerial Tanah dan Pohon tumbang yang menutupi badan jalan itu diduga akibat curah hujan yang tinggi, pada Kamis, 11 Desember 2025, sore.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Material yang menutup jalan tersebut terbawa aliran air dari sisi perbukitan, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

Melihat kondisi tersebut, personel Polsek Maniis, Polres Purwakarta langsung turun ke lokasi melakukan pembersihan agar akses jalan dapat segera difungsikan kembali.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya  mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat cuaca ekstrem.

usai mendapatkan laporan dari masyarakat, kata dia, personel Polsek Maniis langsung mengambil tindakan cepat bergerak ke lokasi terdampak guna mendukung percepatan penanganan.

“Personel Polsek Maniis langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk bantu percepatan pembersihan longsoran. Supaya tidak menghabat aktivitas warga setempat,” ungkapnya 12 Desember 2025.

Personel  Polsek maniis sampai di lokasi kejadian kemudian berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan evakuasi, sambil di bantu warga untuk mengevakuasi material longsor dengan cara manual.

Kabid Humas menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam menghadapi situasi darurat tersebut. Ia berharap sinergi antara aparat dan masyarakat bisa mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Langkah proaktif yang ditunjukkan pihak kepolisian menuai tanggapan positif dari warga setempat. Masyarakat menyambut baik kehadiran aparat yang langsung turun tangan, di tengah harapan agar kehidupan bisa segera kembali normal.

“Alhamdulillah berkat kerjasama semua pihak,  jalan sudah bisa dilalui dan arus lalin sudah lancar,” jelas Kapolres.

Polres Purwakarta akan terus meningkatkan kewaspadaan dan patroli pada titik-titik rawan longsor dan genangan, mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Purwakarta masih berpotensi tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim hujan yang saat ini terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Purwakarta.

“Bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor, saya imbau untuk selalu waspada dan memantau kondisi lingkungan sekitar. Segera hubungi petugas jika melihat tanda-tanda longsor atau bencana alam lainnya,” ungkapnya.

Satresnarkoba Polres Priok Patahkan Peredaran Gelapa Narkoba Jenis Sabu

Jakarta, investigasihukumkriminal – Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis sabu oleh Unit Timsus Satresnarkoba. Pengungkapan dilakukan berdasarkan Laporan Informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran gelap narkoba jenis sabu.

Kasat Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Trendy Habibi Aryanto, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari informasi mengenai peredaran sabu yang dikendalikan oleh seseorang bernama R dan B. Setelah dilakukan surveillance dan undercover, petugas memastikan bahwa target berada di sebuah kamar kos di kawasan Kalianyar, Grogol, Jakarta Barat.

Pada Minggu, 05 Oktober 2025 sekitar pukul 07.00 WIB, tim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka ADR, laki-laki kelahiran Jakarta, yang diduga berperan sebagai pengedar sabu.

Dalam penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 5 (lima) paket plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat total 38,58 gram brutto dan 1 unit telepon genggam yang digunakan sebagai sarana komunikasi.

Hasil interogasi mengungkap bahwa tersangka memperoleh sabu tersebut dari seseorang bernama RH (DPO) dengan total 100 gram untuk diedarkan. Tersangka juga mengaku telah mengedarkan sabu sesuai arahan DPO tersebut dengan tujuan memperoleh keuntungan serta dapat mengonsumsi sabu secara gratis.

Petugas kemudian membawa tersangka dan barang bukti ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk pemeriksaan lebih lanjut dan melakukan proses penyidikan.

Kasatresnarkoba menegaskan bahwa Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan terus memburu jaringan pengedar lain yang terlibat dalam kasus ini.

‎Rio Kasairy Nahkodai PWMOI Riau: Tolak Stigma Wartawan Gadungan, Siap Wujudkan Riau Bermartabat

‎Riau, investigasihukumkriminal – Ketua Umum DPP Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI), Drs. HM Jusuf Rizal SE SE, M.Si, resmi melantik Pengurus PWMOI Provinsi Riau periode 2025–2028

‎Pelantikan yang berlangsung di Hotel Alfa, Jalan H. Imam Munandar, Pekanbaru , Kamis (11/12/2023), dihadiri Bendahara Umum DPP PWMOI Ranti E. Tanjung, SE, Forkopinda Riau, dan para Ketua DPW PWMOI kabupaten/kota se-Riau.

‎Acara dibuka dengan tari persembahan, dilanjutkan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, pemutaran video perjalanan PWMOI Riau, serta pembacaan SK DPP PWMOI mengenai penetapan pengurus DPW dan DPD se-Riau oleh Bendahara Umum DPP PWMOI Ranti E. Tanjung.

‎Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PWMOI, Jusuf Rizal, mengungkapkan bahwa kelahiran PWMOI berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi pers dan wartawan di era digital. Dengan pengalaman 45 tahun sebagai jurnalis, ia menilai masih banyak pekerjaan rumah terkait perlindungan, kesejahteraan, dan kompetensi wartawan.

‎“Kita harus bertanya, apakah wartawan sudah benar-benar terlindungi, sejahtera, dan mampu bersikap konstruktif ? Saya punya komitmen untuk mentransformasikan pemikiran kritis dan profesionalisme itu,” tegas Jusuf Rizal.

‎Ia menjelaskan rekam jejaknya yang kerap membongkar kasus besar, termasuk dugaan korupsi ‘rekening gendut’ oknum Pati Polri serta berbagai kasus lain pada masa kejayaaan Golkar, yang kerap membuatnya harus menghadapi pemeriksaan.

‎Ia juga menyoroti munculnya “wartawan instan” akibat revolusi industri digital, di mana banyak pihak mengaku jurnalis hanya bermodal menulis di media sosial.

‎Karena itu, PWMOI berkomitmen membina dan meningkatkan kompetensi anggotanya, bahkan merencanakan menjadi lembaga sertifikasi wartawan bekerja sama dengan Badan Sertifikat Nasional Profesi (BSNP) .

‎Sementara itu, Ketua DPW PWMOI Provinsi Riau, H. Rio Kasairy, dalam sambutannya menjelaskan bahwa PWMOI telah hadir di Riau sejak 2022, dengan Ketua perdana alm. Boma. Rio yang sebelumnya menjadi sekretaris, kini melanjutkan kepemimpinan almarhum untuk mewujudkan cita-cita membentuk wartawan profesional dan bermartabat.

‎Mengusung tema Profesional – Pres Profesional, Riau Bermartabat, Rio menegaskan komitmennya memperbaiki citra PWMOI di Riau. “Saya tidak mau lagi mendengar anggota PWMOI dilecehkan atau disebut wartawan gadungan maupun tukang peras. Ke depan, seluruh anggota harus bekerja profesional untuk Riau yang bermartabat,” tegasnya.**

Polda Jabar Gelar Upacara Wisuda Purnabakti, 111 Personel Resmi Mengakhiri Masa Pengabdian

Jabar, investigasihukumkriminal – Polda Jawa Barat menggelar Upacara Wisuda Purnabakti bagi PNPP Satker Polda Jabar Tahun 2025 pada Jum’at, 12 Desember 2025 di Lapangan Upacara Polda Jabar. Kegiatan tersebut  menjadi momen penuh haru, kebanggaan, dan rasa syukur bagi seluruh keluarga besar Polda Jabar.

Sebanyak 111 personel terbaik resmi dilepas pada prosesi wisuda tersebut. Para wisudawan terdiri dari Perwira Tinggi, Perwira Menengah, Perwira Pertama, Bintara, serta PNS Polri yang telah mengabdikan puluhan tahun hidupnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat.

Kapolda Jawa Barat Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa jumlah wisudawan bukan sekadar angka, melainkan representasi perjalanan panjang penuh pengabdian, loyalitas, dan keteguhan hati yang tidak ternilai.

“Para wisudawan telah puluhan tahun mengabdi, menjaga masyarakat, mengawal ketertiban, menghadapi ancaman, tekanan, risiko, dan pengorbanan sering kali tanpa terlihat, tanpa keluhan, tanpa pamrih,” ujar Kapolda Jabar.

Tema Purnabakti kali ini yaitu “Dari Bakti Menjadi Inspirasi, Ketauladanan Tak Pernah Purna”
Tema tersebut dinilai menggambarkan makna mendalam mengenai perjalanan para wisudawan.

“Dari bakti menjadi inspirasi” menegaskan bahwa seluruh pengabdian, kerja keras, dan ketulusan para wisudawan akan terus mengalir menjadi teladan bagi generasi penerus Polri.
“Ketauladan tak pernah purna” bermakna bahwa nilai-nilai luhur seperti kejujuran, dedikasi, integritas, ketegasan, dan keberanian akan hidup selamanya,” jelas Kapolda Jabar.

Di hadapan peserta upacara dan keluarga wisudawan, Kapolda Jabar menyampaikan penghargaan setinggi- tingginya atas bakti para personel yang purnabakti.
“Atas nama keluarga besar Polda Jawa Barat, saya ucapkan selamat memasuki masa purnabakti. Terima kasih atas seluruh bakti, loyalitas, dan pengorbanan. Terima kasih telah menjadi benteng keamanan, menjadi penolong masyarakat, dan menjadi bagian dari perjalanan panjang institusi ini,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Kapolda Jabar menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi para wisudawan.
“Semoga masa purnabakti yang Bapak–Ibu masuki menjadi masa yang penuh keberkahan, menghadirkan kedamaian, kesehatan, dan kebahagiaan bersama keluarga,” tutup Kapolda Jabar.

Upacara Purnabakti Polda Jabar 2025 ini tidak hanya menjadi simbol pelepasan tugas, tetapi juga momen menguatkan nilai-nilai keteladanan yang telah ditanamkan para wisudawan untuk terus menginspirasi generasi Polri berikutnya.

Polda Jabar Gelar Upacara Wisuda Purnabakti Brigjen Pol. Gunarso

Jabar, investigasihukumkriminal – Polda Jawa Barat melaksanakan Upacara Wisuda Purnabakti sebagai  bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para personel yang memasuki masa purnatugas. Kegiatan berlangsung di Lapangan Upacara Polda Jabar dan dihadiri oleh pejabat utama Polda Jabar, para sesepuh PP Polri, Bhayangkari, keluarga wisudawan serta para personel yang hadir mendampingi. Jumat (12/12/2025).

Upacara tersebut melepas salah satu perwira terbaik, Brigjen Pol. Gunarso, bersama para personel PNPP Satker Polda Jabar TA 2025. Suasana haru menyelimuti prosesi ketika para wisudawan, yang telah mengabdi puluhan tahun di Kepolisian, menerima penghormatan dan pengalungan bunga sebagai simbol purnatugas.

Dalam amanatnya, Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa hari wisuda ini merupakan momen penuh makna dan rasa syukur. Beliau menegaskan bahwa Polda Jawa Barat telah mewisuda 111 personel terbaik dari berbagai golongan, mulai dari perwira tinggi, perwira menengah, perwira pertama, bintara hingga PNS Polri. Jumlah tersebut bukan sekadar angka, melainkan gambaran atas pengabdian panjang, loyalitas, serta keteguhan hati para wisudawan selama bertugas

Kapolda Jabar mengungkapkan bahwa perjalanan seorang anggota Polri tidak pernah mudah—penuh risiko, tekanan, dan pengorbanan, mulai dari malam-malam tanpa tidur, tugas yang mengorbankan waktu keluarga, hingga keputusan berat yang harus diambil dalam hitungan detik. Namun, para wisudawan dinilai telah menyelesaikan perjalanan itu dengan kehormatan, loyalitas, dan integritas yang tinggi.

Mengusung tema “Dari Bakti Menjadi Inspirasi, Ketauladan Tak Pernah Purna”, Kapolda Jabar  menegaskan bahwa pengabdian para wisudawan tidak berhenti dengan berakhirnya masa dinas. Keteladanan mereka akan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus Polri. Nilai-nilai luhur seperti kejujuran, dedikasi, integritas, ketegasan, dan keberanian akan tetap hidup dalam institusi melalui warisan teladan yang telah mereka tinggalkan

Kapolda Jabar juga memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada keluarga wisudawan, istri, suami, anak-anak, serta seluruh keluarga yang selama ini menjadi kekuatan di balik pengabdian anggota Polri. Beliau menegaskan bahwa di balik setiap keberhasilan anggota Polri, terdapat keluarga yang rela berkorban waktu, rasa cemas, dan memberikan doa tiada henti.

Kapolda Jabar  menyatakan bahwa para wisudawan hari ini kembali ke pangkuan keluarga sebagai pahlawan keluarga setelah sekian lama mengemban tugas negara. Walau seragam dilepas, nilai-nilai kepolisian seperti integritas, keberanian, keikhlasan, dan keteladanan akan tetap melekat selamanya dan tidak pernah purna.

Mengakhiri sambutannya, Kapolda Jabar mengucapkan terima kasih atas seluruh bakti, loyalitas, dan pengorbanan para wisudawan selama bertugas menjaga keamanan dan melayani masyarakat. Beliau berharap masa ppurnabakti yang akan dijalani menjadi masa penuh keberkahan, kesehatan, kedamaian, dan kebahagiaan bersama keluarga. Kapolda juga menekankan bahwa pintu silaturahmi dengan Polda Jabar akan selalu terbuka, serta nasihat para senior tetap dibutuhkan untuk kemajuan institusi Polri

Upacara ditutup dengan prosesi pedang pora dan pelepasan wisudawan, yang menandai berakhirnya masa dinas sekaligus awal perjalanan baru di tengah keluarga dan masyarakat. Upacara ini menjadi wujud penghormatan Polda Jabar kepada putra-putri terbaiknya yang telah mengabdikan hidupnya bagi bangsa dan negara.

Pria Asal Cianjur Hilang Kontak Usai Berangkat Kerja ke NTT

investigasihukumkriminal , Cianjur, Jawa Barat – Seorang pria asal Cianjur bernama Ruslan Jaelani (34), warga Kp. Bonghas RT 03/RW 02, Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, dilaporkan hilang kontak dengan pihak keluarga sejak akhir tahun 2023 setelah berangkat kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Pria yang akrab disapa Usan ini hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Kronologi Keberangkatan

Pada Oktober 2023, Ruslan berangkat kerja melalui sebuah perusahaan dengan tujuan NTT. Namun, pihak keluarga tidak mengetahui secara pasti nama perusahaan yang memberangkatkannya. Sebelum menuju NTT, Ruslan sempat berpamitan ke Jakarta.

Dalam perjalanan menuju lokasi kerja, Ruslan masih sempat berkomunikasi dengan keluarga melalui media sosial. Bahkan setelah tiba di NTT, ia masih aktif mengunggah status di WhatsApp. Namun, sejak akhir 2023 komunikasi tersebut terhenti tanpa penjelasan.

Kekhawatiran Keluarga

Memasuki awal tahun 2024, keluarga mulai diliputi rasa cemas karena tidak lagi menerima kabar dari Ruslan. Hingga kini, pihak keluarga belum melaporkan kasus ini kepada aparat berwajib.

“Kami sudah sangat khawatir karena sejak awal tahun tidak ada kabar sama sekali. Kami berharap ada kejelasan mengenai keberadaan adik kami,” ujar Cemcem, kakak Ruslan.

Penutup

Kasus hilangnya kontak Ruslan Jaelani menambah daftar panjang warga yang bekerja di luar daerah tanpa informasi jelas kepada keluarga. Pihak keluarga berharap segera ada titik terang dan mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati serta memastikan kejelasan perusahaan sebelum menerima tawaran kerja di luar daerah.(YW)

Kapolda Jabar Raih Penghargaan Pemimpin Progresif Keamanan Humanis dan Transformasi Digital

investigasihukumkriminal , Bogor – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan meraih penghargaan bergengsi sebagai Pemimpin Progresif Keamanan Humanis dan Transformasi Digital dalam ajang Detik Jabar Award 2025 yang digelar di Hotel Salak The Heritage, Kota Bogor, Rabu (10/12/2025).

Penghargaan berupa trofi tokoh Transformasi Keamanan Digital dan Inklusivitas Polri diserahkan langsung oleh Direktur Transmedia, Latif Harnoko, kepada Irjen Rudi Setiawan.

Transformasi Digital dan Humanis

Di bawah kepemimpinannya, Polda Jabar berhasil melakukan perubahan signifikan melalui digitalisasi layanan keamanan yang inklusif. Inovasi ini mendekatkan Polri kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat birokrasi yang kaku.

Tahun 2025 menjadi momentum transformasi fundamental di tubuh Kepolisian Daerah Jawa Barat. Irjen Rudi Setiawan membawa standar integritas tinggi dari pengalamannya sebagai Deputi Penindakan KPK. Ia tidak hanya melakukan pembersihan sistem, tetapi juga membangun kembali institusi dengan fondasi teknologi masa depan.

Melalui peluncuran Jabar Command Center 4.0 dan implementasi Integrated Digital Security System (IDSS) sebagai pilot project nasional, Polda Jabar menghadirkan keamanan prediktif dan presisi bagi sekitar 50 juta warga Jawa Barat. Meski sarat teknologi, pendekatan yang dilakukan tetap menekankan sentuhan kemanusiaan.

Pengakuan Internasional

Komitmen Irjen Rudi Setiawan terhadap inklusivitas juga mendapat pengakuan dunia. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan UN HeForShe Award 2025, yang menegaskan terobosan paradigmatik Polri dalam menciptakan institusi ramah gender dan inklusif.

Ucapan Syukur

Atas penghargaan yang diterima, Kapolda Jabar menyampaikan rasa syukur dan komitmen untuk terus berinovasi.

“Ini tentunya akan memicu kami untuk terus melakukan hal-hal terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Ia menutup dengan pesan kebersamaan:

“Semoga kemitraan kita selalu terpelihara, terima kasih dan Sauyunan jaga lembur.”