115 Personel Satpam PT. PDS Ikuti Apel Kamtibmas di Tanjung Priok

investigasihukumkriminal, Jakarta – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Satuan Binmas melaksanakan kegiatan apel bersama jajaran Satpam Pelabuhan Tanjung Priok, PT. PDS dalam rangka memberikan himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (15/04/2026) di Kade 001 Ternjnal Operator 1 Pelabuhan Tanjung Priok.

Apel dipimpin Kasat Binmas AKP. Sudirman Agus, S.H., M.H., dan diikuti jajaran anggota Binmas serta sebanyak 115 personel Satpam dari PT. PDS yang bertugas di Satker Regional Pusat, Cabang Priok, dan PTP.

Dalam arahannya, Kasat Binmas menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel keamanan, khususnya menjelang peringatan May Day yang berpotensi menimbulkan peningkatan aktifitas penyampaian pendapat dimuka umum, terutama di luar area Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok.

Selain itu, para Satpam juga diimbau untuk terus memperkuat sinergi dengan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di kawasan Pelabuhan. Profesionalisme dalam bertugas turut menjadi perhatian, termasuk kelengkapan administrasi seperti KTA dan SIM.

Tidak kalah penting, aspek sikap dan perilaku juga menjadi sorotan. Para personel diminta untuk menghindari sikap arogansi, tetap mengedepankan pendekatan humanis, menjaga etika serta tidak merokok saat bertugas guna menghindari teguran dari pihak pengguna jasa.

Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh personel Satpam dapat meningkatkan kewaspadaan serta profesionalisme dalam menjalankan tugas pengamanan di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

Ancol Tegaskan Transformasi Bisnis di RUPST 2026

investigasihukumkriminal, JAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk pada Selasa (14/4/2026) menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang menegaskan arah baru perusahaan dalam menghadapi dinamika industri pariwisata. Agenda rapat mencakup pembagian dividen, perombakan manajemen, hingga penegasan transformasi bisnis berbasis pengalaman (experience).

Sepanjang tahun buku 2025, Perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp1,121 triliun dengan laba bersih Rp180,19 miliar. Stabilitas kinerja ini ditopang oleh efisiensi operasional, digitalisasi layanan ticketing, peningkatan fasilitas pengunjung, serta pengembangan event tematik yang menjaga daya tarik kawasan wisata Ancol.

RUPST menyetujui pembagian dividen Rp26,05 per lembar saham dengan total Rp41,6 miliar atau 23,13 persen dari laba bersih. Kebijakan ini mencerminkan komitmen Perseroan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus menjaga ruang ekspansi bisnis.

Perubahan Susunan Manajemen
Untuk memperkuat kepemimpinan, RUPST menetapkan susunan baru Dewan Komisaris dan Direksi:

  • Dewan Komisaris
  • Komisaris Utama & Independen: Irfan Setiaputra
  • Komisaris: Suharini Eliawati, Lies Hartono, Sutiyoso
  • Komisaris Independen: Trisni Puspitaningtyas
  • Dewan Direksi
  • Direktur Utama: Syahmudrian Lubis
  • Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso, Daniel Nainggolan, Eddy Prastiyo, Rahmaniar

Perubahan ini diharapkan memperkuat inovasi dan mempercepat transformasi bisnis.


Perseroan menegaskan bahwa industri pariwisata kini bergeser dari sekadar destinasi menuju pengalaman terintegrasi. Empat fokus utama transformasi Ancol ke depan meliputi:

  • Meningkatkan nilai per pelanggan
  • Mengoptimalkan aset dan ekosistem
  • Memanfaatkan data sebagai dasar keputusan
  • Membangun kolaborasi strategis jangka panjang

Transformasi ini juga menyasar budaya kerja dan penguatan SDM dengan penekanan pada disiplin eksekusi.


Dengan semangat baru, Ancol menargetkan menjadi destinasi yang relevan, inovatif, dan berdampak, bukan hanya bagi pengunjung dan pemegang saham, tetapi juga bagi Jakarta sebagai pusat pariwisata urban. Langkah ini menempatkan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dalam posisi strategis untuk menjadi pemain utama dalam redefinisi industri rekreasi modern di Indonesia.

Polisi Ungkap Kasus Penipuan Dan Penggelapan Uang Pembelian Ikan Ekspor Di Muara Angke

Investigasihukumkriminal Jakarta – Unit Reskrim Kepolisian Sektor Kawasan Sunda Kelapa Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan dalam transaksi pembelian ikan layur siap ekspor yang terjadi di kawasan Pelabuhan Muara Angke, Pluit, Jakarta Utara.

Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Hitler Napitupulu, S.H., M.H., menyampaikan bahwa “Kasus ini merupakan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan terkait transaksi pembelian ikan layur dan ikan ayam-ayam siap ekspor yang terjadi sejak Agustus 2024 hingga April 2025.

Kasus ini bermula dari laporan seorang korban bernama Brenda, yang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kawasan Sunda Kelapa pada 29 Juli 2025. Dalam laporannya, korban mengaku mengalami kerugian besar akibat transaksi yang tidak sesuai dengan kesepakatan.

Awalnya korban diperkenalkan kepada tersangka oleh suaminya. Tersangka menawarkan diri sebagai pemasok tunggal ikan siap ekspor dan sempat mengirimkan barang sesuai pesanan di awal kerja sama,” jelas pihak kepolisian.

Namun, seiring berjalannya waktu, tersangka yang diketahui bernama Kusumasari alias Meymey mulai tidak memenuhi kewajibannya. Meski korban terus melakukan transfer pembayaran melalui M-Banking, jumlah ikan yang dikirim tidak sesuai dengan nilai uang yang telah dibayarkan.

Sejak Januari hingga April 2025, korban telah mentransfer dana lebih dari Rp1 miliar, namun pengiriman barang tidak sebanding. Bahkan, tersangka mengaku tidak mengetahui ke mana uang tersebut digunakan,” lanjut keterangan korban.
Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp1.073.380.000 (satu miliar tujuh puluh tiga juta tiga ratus delapan puluh ribu rupiah).

Polisi akhirnya berhasil mengamankan tersangka pada Kamis, 9 April 2026 di Wilayah Hukum Polsek Kawasan Sunda Kelapa.

Dalam penanganan kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain rekening koran, invoice transaksi, bukti transfer, serta tangkapan layar percakapan WhatsApp yang berkaitan dengan transaksi.

Adapun modus operandi yang digunakan tersangka adalah menawarkan produk ikan siap ekspor dengan janji sebagai pemasok utama, kemudian menerima pembayaran tanpa memenuhi kewajiban pengiriman secara penuh.

Saat ini, tersangka dijerat dengan pasal penipuan dan/atau penggelapan sesuai dengan ketentuan KUHP. Polisi juga menyatakan akan segera melakukan gelar perkara dan melimpahkan berkas ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), ujar AKP Hitler.

Kami akan menindaklanjuti perkara ini hingga tuntas sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” tutup Kapolsek

Pesan Kebangsaan Wiranto dan Visi Pramono Anung Warnai Halal Bihalal PJT

investigasihukumkriminal, Jakarta, 12 April 2026 – Keluarga besar Paguyuban Jawa Tengah (PJT) Provinsi Lampung turut serta memeriahkan acara Halal Bihalal Paguyuban Jawa Tengah yang digelar di Kantor Walikota Jakarta Timur. Dengan mengusung tema “Bersatu dalam Kebersamaan, Harmonis Sepanjang Masa”, kegiatan ini menjadi momentum istimewa yang mempertemukan tokoh nasional, pimpinan daerah, serta ribuan perantau asal Jawa Tengah.

Pesan Kebangsaan Jend TNI (p) Wiranto

Ketua Dewan Kehormatan PJT Pusat, Jend TNI (p) Wiranto, menekankan pentingnya peran paguyuban dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi bangsa.

“Paguyuban Jawa Tengah bukan sekadar tempat berkumpulnya orang-orang yang rindu kampung halaman. Kita adalah kekuatan kolektif yang menjaga nilai-nilai luhur tepa selira dan gotong royong di tengah modernitas. Mari kita jadikan kebersamaan ini sebagai modal sosial untuk membangun bangsa yang lebih harmonis,” tegasnya.

Visi Sinergi dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan komunitas perantau.

“Jakarta berhutang budi pada kerja keras warga asal Jawa Tengah. Harmonisasi yang kita rayakan hari ini adalah bukti bahwa kolaborasi lintas wilayah adalah kunci. Saya berharap PJT terus menjadi jembatan inovasi demi kesejahteraan warga di Jakarta maupun Nusantara,” ujarnya.

Sambutan Ketua PJT Provinsi Lampung

Ketua PJT Provinsi Lampung, Ki Sufarzi SG, menyampaikan apresiasi atas arahan para tokoh nasional.

“Kehadiran kami dari Lampung adalah bentuk nyata semangat guyub rukun. Pesan dari Pak Wiranto dan Pak Pramono menjadi pelecut semangat bagi kami untuk memperkuat jejaring komunikasi dan memastikan warga perantauan tetap solid serta berkontribusi positif bagi pembangunan di Lampung,” ungkapnya.

Delegasi PJT Lampung yang Hadir

Delegasi Lampung hadir dengan kekuatan penuh, dipimpin langsung oleh dewan pembina dan pengurus inti:

  • Dr. H. Bustami Zainudin, S.Pd., MH (Dewan Pembina PJT Lampung)
  • Ki Sufarzi SG (Ketua PJT Lampung)
  • Alfansuli Setiono (Bendahara PJT Lampung)
  • Sandi Febri Wijaya (Bidang Media & Informasi)
  • Hendra Kusuma Jaya (Bidang Organisasi)

Acara berlangsung penuh kehangatan dan ditutup dengan ramah tamah serta doa bersama untuk kemajuan keluarga besar Paguyuban Jawa Tengah di seluruh penjuru dunia. (*)

Ribuan Jamaah Padati Pisangan Baru, Haul ke-220 Syekh Arsyad Al-Banjari Berlangsung Khidmat

investigasihukumkriminal, JAKARTA – Ratusan warga memadati Masjid Jami’ Sabilal Muhtadin, Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, dalam rangka memperingati Haul ke-220 ulama besar Nusantara, Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Jamaah yang hadir tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Bandung dan Surabaya.

Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya kecintaan umat terhadap ulama sekaligus semangat menjaga tradisi keagamaan.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tawasul dan tartibul fatihah yang dipimpin KH Muhammad Rosyid, tokoh ulama Betawi. Selanjutnya, pembacaan Surah Yasin dan tahlil dipimpin Ketua DKM Masjid Sabilal Muhtadin, H. Madani.

Suasana religius semakin terasa saat doa dipanjatkan oleh para habaib, di antaranya Al-Habib Umar bin Toha Al-Hadad dan Al-Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsy.

Kekhusyukan jamaah tampak saat seluruh hadirin larut dalam lantunan doa dan dzikir.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan maulid oleh grup Maulid Al-Banjari pimpinan Anang Abdul Wahab Sya’roni dari Bandung.

Lantunan shalawat yang menggema menambah suasana haru sekaligus memperkuat ikatan spiritual di antara jamaah.

Selain itu, tausiah melalui pembacaan manakib oleh Al-Ustadz Qusyairi Bezi turut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

Dalam penyampaiannya, ia mengulas perjalanan hidup serta keteladanan sahibul haul, yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Mewakili panitia, Ustadz Muhammad Bazzar Zubaidi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara, mulai dari para ulama, habaib, tokoh masyarakat, hingga para donatur dan jamaah.

Ia juga mengapresiasi dukungan aparat setempat seperti Kapolsek Matraman, Babinsa, dan Mitra Jaya yang telah membantu menjaga kelancaran dan keamanan acara.

Tak lupa, panitia menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga memaparkan sejumlah program rutin Masjid Sabilal Muhtadin, seperti pembacaan Maulid Simtud Duror dan taklim mingguan setiap malam Jumat yang dipimpin KH Maulana Kamal Yusuf, pembacaan Dalailul Khairat dua pekan sekali, serta wirid salaf yang rutin dilaksanakan selepas salat Subuh.

Selain kegiatan rutin, panitia juga menginformasikan perkembangan pembangunan Pondok Pesantren Annur Sabilal Muhtadin yang kini telah memasuki tahun kedua pembukaan pendaftaran santri.

Dukungan doa dari para ulama dan jamaah diharapkan dapat membawa keberkahan serta melahirkan generasi santri yang saleh, berilmu, dan berakhlak sesuai ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.

Acara haul ini turut dihadiri sejumlah habaib dan ulama terkemuka, di antaranya Habib Hamid bin Ahmad Assegaf, Al-Habib Umar bin Idrus Al-Attos, Al-Habib Abdul Khadir bin Gozi Al-Bahar, serta para kiai dan ustadz lainnya.

Peringatan haul ini tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa dan perjuangan ulama besar, tetapi juga sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat menuntut ilmu di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan umat Islam semakin termotivasi untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta terus melanjutkan perjuangan para ulama dalam menebarkan kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Pengamanan Ketat di Dermaga Kali Adem, Wisatawan Dijaga Keselamatannya

investigasihukumkriminal, Jakarta – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan pengamanan akses penumpang Kapal dan wisatawan yang akan briwisata menuju Kepulauan Seribu melalui Dermaga Dishub Kali Adem, Pelabuhan Muara Angke, pada Minggu (12/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut melibatkan delapan personel dari Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang dipimpin oleh Kanit Patroli Iptu Jujun Supriatna, SH. Pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan kelancaran dan keselamatan wisatawan yang hendak berlibur serta penumpang kapal.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengaturan lalu lintas mulai dari pintu masuk kawasan Pelabuhan Muara Angke hingga Dermaga Kali Adem. Selain itu, personel juga melakukan pengawasan terhadap tiket dan barang bawaan wisatawan guna menjaga ketertiban dan keamanan di area pelabuhan.

Petugas turut memberikan imbauan kepada para wisatawan agar selalu menggunakan jaket pelampung (life jacket) selama perjalanan, mengawasi anak-anak, serta tidak merokok di dalam maupun di atas kapal demi keselamatan bersama.

Tidak hanya kepada penumpang, imbauan juga diberikan kepada para nahkoda dan kru kapal agar memastikan kelengkapan alat keselamatan serta tidak mengangkut penumpang melebihi kapasitas yang telah ditentukan.

Selain itu, Bhabinkamtibmas setempat juga mensosialisasikan Pelayanan Polri melalui nomor 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan gangguan kamtibmas.

Respons Lamban, Warga Kampung Sawah Indah Fogging Mandiri Setelah Anak 7 Tahun Terjangkit DBD

investigasihukumkriminal, Jakarta Timur – Kekhawatiran warga Kampung Sawah Indah Blok E RT 01/005, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, memuncak setelah seorang anak berusia tujuh tahun, Mutiara Melani Putri, terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan harus menjalani perawatan intensif di RS Resti. Kondisi tersebut memicu keresahan di tengah masyarakat yang khawatir penyebaran penyakit akan meluas jika tidak segera dilakukan langkah penanganan cepat.(Minggu,12/04/2026)

Warga menilai, respons dari pihak pemerintah terkait dinilai lamban dalam melakukan tindakan pencegahan, khususnya penyemprotan atau fogging di lingkungan yang terindikasi rawan penyebaran nyamuk Aedes aegypti. Padahal, menurut warga, laporan mengenai adanya kasus DBD sudah disampaikan agar segera ditindaklanjuti demi mencegah munculnya korban berikutnya. Namun hingga kondisi semakin mengkhawatirkan, tindakan fogging belum juga dilakukan secara resmi.

Merasa keselamatan lingkungan menjadi prioritas, warga akhirnya mengambil langkah tegas dengan melakukan fogging secara mandiri. Inisiatif ini dilakukan secara swadaya, mulai dari pengumpulan dana, penyediaan alat, hingga pelaksanaan penyemprotan di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Aksi gotong royong tersebut menunjukkan kepedulian tinggi masyarakat terhadap kesehatan lingkungan. Namun di sisi lain, langkah ini juga menjadi kritik terbuka terhadap lambannya penanganan yang seharusnya menjadi tanggung jawab pihak terkait. Warga berharap pemerintah tidak hanya menunggu laporan berulang, tetapi proaktif melakukan pemantauan dan tindakan cepat ketika ada kasus DBD yang muncul.

Menurut sejumlah warga, kondisi lingkungan dengan genangan air di beberapa titik dan cuaca yang tidak menentu semakin meningkatkan risiko berkembangnya nyamuk penyebab DBD. Tanpa tindakan cepat seperti fogging dan edukasi intensif, dikhawatirkan kasus serupa akan kembali terjadi, terutama pada anak-anak yang lebih rentan terhadap penyakit tersebut.

Selain melakukan fogging mandiri, warga juga mengimbau seluruh masyarakat untuk memperketat upaya pencegahan melalui gerakan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mengubur atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya jangka panjang dalam menekan angka penyebaran DBD.

Warga Kampung Sawah Indah berharap kondisi Mutiara Melani Putri segera pulih dan tidak ada lagi korban berikutnya. Mereka juga mendesak agar pemerintah segera turun tangan secara serius, tidak hanya melakukan fogging, tetapi juga pemeriksaan jentik, sosialisasi kesehatan, serta pengawasan lingkungan secara berkala.
“Keselamatan warga jangan sampai menunggu korban berikutnya. Kami bergerak karena kondisi sudah mendesak,” ungkap salah satu warga.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penanganan DBD membutuhkan respons cepat, koordinasi, serta kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah. Tanpa langkah sigap, ancaman penyakit yang sebenarnya bisa dicegah ini berpotensi terus berulang dan menimbulkan korban baru.

SPPG Polri Rawa Badak Utara Polres Priok Perkuat Standar Kebersihan Demi Kualitas Program MBG

Investigasihukumkriminal Jakarta – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Rawa Badak Utara, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan kegiatan korve bersih-bersih dapur, peralatan, serta lingkungan sekitar fasilitas SPPG. Sabtu, 11/04/2026

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya rutin dan berkelanjutan dalam menjaga standar kebersihan dan kesehatan lingkungan kerja. Pengawas SPPG Polri, AKP Bambang Irawan, menegaskan bahwa kebersihan menjadi prioritas utama dalam mendukung kualitas layanan gizi kepada masyarakat.

“Korve bersih-bersih ini kami lakukan secara rutin dan kontinyu untuk memastikan kebersihan serta kesehatan lingkungan dan kendaraan, peralatan  SPPG tetap terjaga kebersihan dan kenyamanan,” ujarnya.
SPPG Polri Rawa Badak Utara terus mengedepankan kebersihan dapur dan peralatan sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini dinilai penting karena kualitas layanan gizi tidak hanya ditentukan oleh bahan makanan, tetapi juga oleh standar kebersihan serta manajemen dapur yang baik.

Lebih lanjut, Kepala Seksi Pengawasan AKP Bambang Irawan menyampaikan bahwa kualitas gizi yang optimal berawal dari dapur yang bersih dan tertata. Oleh karena itu, konsistensi dalam menjaga aspek teknis seperti kebersihan menjadi kunci dalam menjamin keamanan pangan bagi para siswa penerima manfaat program MBG.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kualitas makanan yang disajikan kepada siswa-siswi penerima program MBG dapat terus terjaga, aman, dan memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan Badan Gizi Nasional Republik Indonesia.

Ditangkapnya Tokoh Perlawanan : Keteguhan Prinsip.

Investigasihukumkriminal.com — Jakarta 10/04/2026

Penangkapan Nelson Mandela merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan melawan sistem apartheid di Afrika Selatan. Mandela, yang dikenal sebagai tokoh utama dalam gerakan anti-apartheid, ditangkap pada tahun 1962 oleh pemerintah Afrika Selatan saat itu.

Penangkapan ini terjadi setelah bertahun-tahun aktivitas politik Mandela yang menentang kebijakan diskriminatif rasial yang diterapkan oleh rezim apartheid. Sebagai anggota dan pemimpin African National Congress (ANC), Mandela terlibat dalam berbagai bentuk perlawanan, mulai dari aksi damai hingga strategi perlawanan yang lebih tegas setelah pemerintah terus melakukan represi terhadap demonstrasi rakyat.

Pemerintah apartheid menuduh Mandela melakukan tindakan sabotase dan berupaya menggulingkan negara. Tuduhan tersebut menjadi dasar bagi penangkapannya, yang kemudian berujung pada persidangan terkenal, Rivonia Trial, pada tahun 1963–1964. Dalam persidangan tersebut, Mandela dan rekan-rekannya dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Penangkapan dan pemenjaraan Mandela justru memperkuat perhatian dunia internasional terhadap ketidakadilan sistem apartheid. Ia menjadi simbol perjuangan kebebasan dan kesetaraan, baik di Afrika Selatan maupun secara global.

Mandela menghabiskan 27 tahun di penjara sebelum akhirnya dibebaskan pada tahun 1990. Setelah pembebasannya, ia memainkan peran penting dalam mengakhiri apartheid dan kemudian terpilih sebagai Presiden Afrika Selatan pertama yang dipilih secara demokratis pada tahun 1994.
Peristiwa penangkapan Nelson Mandela kini dikenang sebagai bagian penting dari sejarah perjuangan hak asasi manusia dan menjadi pengingat akan pentingnya keadilan, kesetaraan, dan kebebasan bagi semua.


Sikap Nelson Mandela saat ditangkap pada tahun 1962 dikenal tenang, tegas, dan penuh keyakinan terhadap perjuangannya.
Mandela tidak menunjukkan perlawanan fisik ketika aparat menangkapnya. Sebaliknya, ia tetap bersikap kooperatif namun berprinsip. Ia menyadari bahwa penangkapannya adalah bagian dari risiko perjuangan melawan sistem apartheid, dan ia siap menghadapi konsekuensinya.

Yang paling menonjol adalah sikap mentalnya: Mandela tidak merasa bersalah atas tindakannya. Ia justru melihat dirinya sebagai pejuang keadilan. Sikap ini semakin terlihat jelas dalam persidangan setelah penangkapannya, terutama dalam Rivonia Trial, di mana ia menyampaikan pidato terkenal yang menegaskan komitmennya terhadap kesetaraan. Dalam pidato itu, ia menyatakan bahwa ia siap mengorbankan hidupnya demi cita-cita masyarakat yang bebas dan demokratis.

Secara keseluruhan, sikap Mandela saat ditangkap mencerminkan:
Keteguhan prinsip
Keberanian moral
Kesiapan berkorban
Keyakinan kuat terhadap keadilan

Sikap inilah yang kemudian membuatnya dihormati di seluruh dunia sebagai simbol perlawanan tanpa kehilangan martabat.

Investigasi@RED

Berkas Penyelesaian Sengketa PWI Diserahkan Ke Kapolres Jakarta Pusat

Investigasihukumkriminal Jakarta – Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat, Anrico Pasaribu, melakukan silaturahmi dengan Kapolres Jakarta Pusat yang baru, Kombes Reynold Hutagalung, pada Jumat (10/4/2026) pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Anrico didampingi Ketua Pokja Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Helmi AR, menyampaikan sejumlah berkas penting terkait penyelesaian berbagai persoalan internal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), khususnya yang muncul pada masa dualisme kepengurusan.

Ia menjelaskan, penyerahan dokumen ini merupakan bagian dari upaya mendorong penyelesaian konflik secara administratif dan hukum sesuai amanat Kongres di Cikarang, Jawa Barat.

“Harapannya, seluruh permasalahan PWI yang terjadi sebelumnya bisa segera diselesaikan secara administrasi hukum,” ujar Anrico.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari komitmen PWI Pusat untuk menata kembali organisasi secara profesional dan menjaga soliditas di kalangan insan pers.

Sementara itu, silaturahmi dengan Kapolres Jakarta Pusat juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara organisasi pers dengan aparat penegak hukum, khususnya dalam mendukung penegakan hukum dan perlindungan terhadap kerja-kerja jurnalistik.