Satresnarkoba Polres Priok, Terima Asistensi Kampung Tangguh Anti Narkoba

Satresnarkoba Polres Priok, Terima Asistensi Kampung Tangguh Anti Narkoba

Jakarta Utara, investigasihukumkriminal – Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya melakukan asistensi dan penguatan terhadap program Kampung Tangguh Anti Narkoba yang berlokasi di Rusun Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 23 September 2025, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, sebagai bagian dari upaya sinergis dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan masyarakat urban.

Tim asistensi dari Direktorat Narkoba PMJ dipimpin oleh AKBP Anggara Sahadewa Wiritanaya, S.H., M.Si., didampingi oleh KOMPOL Sujarwo, S.H., M.H. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh AKP Trendy Habibi Aryanto, S.Tr.K., S.I.K., M.H., selaku Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat dalam membangun ketahanan terhadap bahaya narkoba.

Dalam arahannya, AKBP Anggara Sahadewa Wiritanaya menekankan bahwa “Program Kampung Tangguh Anti Narkoba merupakan salah satu strategi untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui partisipasi aktif warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.”

Partisipasi Aktif Warga dan Tokoh Masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, di antaranya : Bapak Pri Hartono – Tokoh Masyarakat, Hasanudin – Tokoh Masyarakat Ust. H. Abu Hasan – Tokoh Agama, Ust. Suharto – Tokoh Agama, Roy – Tokoh Pemuda, Ramdani – Perangkat Pemerintahan, Bhabinkamtibmas Muara Angke – Polsek Sunda Kelapa, Warga Rusun Muara Angke

Sesi tanya jawab interaktif menjadi momen penting dalam kegiatan ini, di mana warga menyampaikan berbagai pertanyaan, saran, dan harapan terkait upaya pencegahan narkoba di lingkungan mereka.

Setelah sesi diskusi, dilakukan pengecekan terhadap sarana pendukung dan kondisi lingkungan Kampung Tangguh Anti Narkoba oleh KOMPOL Sujarwo, untuk memastikan kesiapan dan kelayakan fasilitas dalam mendukung program pencegahan narkoba.

Kegiatan ditutup dengan dokumentasi foto bersama dan laporan singkat dari panitia, disertai ucapan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan.

Program ini bertujuan untuk Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, Mendorong keterlibatan aktif warga dalam menjaga lingkungan bebas narkoba, Memberdayakan tokoh masyarakat, agama, dan pemuda sebagai agen pencegahan, Membangun ketahanan sosial berbasis komunitas terhadap ancaman narkotika

Dengan berjalannya kegiatan ini secara tertib, lancar, dan kondusif, diharapkan akan semakin memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bebas dari ancaman narkoba.

“Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah peredaran narkoba sejak dini,” tutup AKP Trendy Habibi Aryanto.

Jumlah Korban Dugaan Keracunan Makanan di Cipongkor Bertambah Jadi 369 Orang

Jumlah Korban Dugaan Keracunan Makanan di Cipongkor Bertambah Jadi 369 Orang

investigasihukumkriminal – Jumlah korban dugaan keracunan massal akibat konsumsi makanan MBG di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, kembali bertambah. Hingga Selasa (23/9/2025) total korban yang dilaporkan mencapai 369 orang.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H membenarkan perkembangan tersebut. Menurutnya, korban terdiri dari siswa berbagai jenjang pendidikan mulai dari SD, MTs, SMP hingga SMK.

“Data terakhir, jumlah korban sementara mencapai 369 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 112 orang masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, sementara 257 orang sudah membaik dan diperbolehkan pulang,” ujar Hendra, Selasa (23/9/2025).

Rincian korban yang masih dirawat antara lain 2 orang di Poned Puskesmas Cipongkor, 15 orang di Posko Kecamatan Cipongkor, 29 orang di RSUD Cililin, 44 orang di RS Permata, serta 22 orang di RSIA Anugrah.

Sementara itu, penanganan medis darurat masih dipusatkan di beberapa lokasi. Puskesmas Cipongkor menangani 116 orang, sedangkan Posko Kecamatan Cipongkor menampung 252 orang.

Hendra menegaskan, Polda Jabar bersama dinas terkait terus melakukan langkah penyelidikan untuk memastikan sumber makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal ini.

“Kami imbau masyarakat tetap tenang. Fokus utama saat ini adalah penanganan medis korban. Untuk penyelidikan, tim sudah bergerak melakukan penelusuran terkait makanan yang diduga menjadi penyebab,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban masih berpotensi bertambah seiring laporan yang masuk dari lapangan.

Polisi Fasilitasi Hasil Panen Jagung Dijual Tidak Ke Tengkulak, Sejahterakan Petani Dan Distribusi Lebih Sehat

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol.Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polsek Tomo Polres Sumedang bersama masyarakat tani melaksanakan kegiatan pengiriman hasil panen jagung di lahan milik Perum Perhutani, Blok Karet, Desa Karyamukti, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Rabu (17/09/2025).

Kapolsek Tomo, AKP Baban Kusbandi, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama petugas Bulog serta Ketua Kelompok Tani Rimba Mulya, Endi, beserta anggota kelompoknya.

“Kehadiran pihak kepolisian menjadi bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya swasembada jagung.” ujar Kabid Humas, Senin(22/9/2025)

Adapun hasil panen jagung di lahan Perhutani tersebut berada di  lahan seluas 10 hektare dengan jenis jagung hybrida yang ditanam sejak 9 Mei 2025 dan dipanen pada 19–21 Agustus 2025.

Dari hasil panen, diperoleh produksi sebanyak 18 ton jagung. Setelah melalui proses uji laboratorium, sebanyak 16 ton jagung kering dinyatakan memenuhi syarat untuk dijual kepada Bulog.
Kapolsek Tomo AKP Baban Kusbsndi  menjelaskan bahwa peran Polsek Tomo dalam program ini adalah sebagai fasilitator pemanfaatan lahan milik Perhutani sekaligus memastikan hasil panen dijual langsung ke Bulog, bukan kepada tengkulak. Hal ini menjadi langkah penting agar kesejahteraan petani dapat meningkat dan rantai distribusi lebih sehat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan tahun 2025, dengan harapan swasembada pangan dapat benar-benar terwujud melalui sinergi antara pemerintah, aparat kepolisian, dan masyarakat tani,” ungkap AKP Baban Kusbandi.

Dengan pengiriman hasil panen ini, Polsek Tomo Polres Sumedang bersama para petani Desa Karyamukti menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah Sumedang.

Polisi Lakukan Penyelidikan Terkait 301 Siswa di Kabupaten Bandung Barat Diduga Keracunan Usai Konsumsi Makanan MBG

Jabar, investigasihukumkriminal – Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bandung Barat dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG.

Hingga Senin (22/9/2025), pukul 23.56 WIB, jumlah korban sementara tercatat sebanyak 301 orang. Para korban merupakan siswa tingkat SD, MTs, SMP, hingga SMK.

Penanganan darurat dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan. Sebanyak 116 orang dirawat di Puskesmas Cipongkor, 13 orang di Bidan Desa Sirnagalih, 27 orang di RSUD Cililin, 127 orang di Posko Kecamatan Cipongkor, dan 18 orang di RSIA Anugrah.

Hingga saat ini, korban masih terus berdatangan ke Posko Kecamatan Cipongkor, sehingga jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H  membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, hingga malam  jumlah korban sementara sudah mencapai 301 orang. Kami masih melakukan pendataan karena korban terus berdatangan. Penanganan medis sudah disiapkan di beberapa titik, termasuk di puskesmas, rumah sakit, dan posko darurat. Polda Jabar bersama instansi terkait akan terus memantau dan memastikan korban mendapatkan perawatan,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Kombes Hendra menambahkan, pihak kepolisian akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk menelusuri sumber makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal ini.

“Kami imbau masyarakat tetap tenang. Saat ini tim kesehatan fokus pada penanganan korban, sementara aparat Kepolisian akan membantu memastikan penyelidikan terkait penyebab dugaan keracunan ini,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban masih berpotensi bertambah seiring laporan dari lapangan.

Polda Jabar Gelar Seminar Hukum Bidkum 2025 Bahas Sinergitas Aparat Penegak Hukum Dan Pemberlakuan KUHP Baru

Jabar, investigasihukumkriminal – Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar Seminar Hukum Bidkum Polda Jabar 2025 dengan tema “Sinergitas Aparat Penegak Hukum dan Pemberlakuan KUHP Baru”. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (23/9/2025) di Aula Lantas Polda Jabar.

Seminar dibuka secara resmi oleh Irwasda Polda Jabar, Brigjen Pol Rinto Prastowo, S.I.K., dan dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, narasumber, penyidik, Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba jajaran, perwakilan mahasiswa, hingga undangan lainnya.

Irwasda Polda Jabar Brigjen Pol Rinto Prastowo, S.I.K., dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dalam rangka penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru.
“Setelah lebih dari satu abad menggunakan KUHP warisan kolonial, bangsa Indonesia kini memiliki KUHP hasil karya sendiri yang disusun berdasarkan falsafah pancasila, UUD 1945, serta nilai-nilai luhur budaya bangsa. Pembaruan ini bukan hanya soal pasal, tetapi menghadirkan sistem hukum pidana yang lebih adil, humanis, dan sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar Irwasda Polda Jabar Brigjen Pol Rinto Prastowo, S.I.K.

Beliau menekankan bahwa keberhasilan pemberlakuan KUHP baru menuntut sinergitas seluruh aparat penegak hukum, mulai dari Polri, Kejaksaan, Kehakiman, hingga Lembaga Pemasyarakatan. Koordinasi dan komunikasi yang baik diperlukan agar tidak terjadi perbedaan tafsir yang membingungkan masyarakat.

Lebih lanjut, Irwasda Polda Jabar  menyampaikan tiga harapan dari penyelenggaraan seminar ini yakni Memberikan pemahaman komprehensif mengenai substansi KUHP baru, Merumuskan strategi sinergi antar lembaga penegak hukum dan melahirkan rekomendasi praktis berupa pedoman, SOP, atau tindak lanjut nyata.

Selain itu, Polda Jabar juga membuka ruang kerja sama dengan perguruan tinggi, organisasi profesi hukum, dan masyarakat sipil untuk meningkatkan literasi hukum di masyarakat.
“Semangat dari KUHP baru adalah menghadirkan hukum pidana yang berkeadilan. Karena itu, dalam penerapannya, kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas, dengan menekankan aspek pencegahan, edukasi, dan pemulihan, bukan hanya penindakan,” tegas Irwasda Polda Jabar Brigjen Pol Rinto Prastowo, S.I.K.

Acara seminar ini ditutup dengan harapan agar diskusi dan materi yang disampaikan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi aparat penegak hukum maupun masyarakat luas, sehingga implementasi KUHP baru dapat berjalan efektif, adil, dan transparan.

Klarifikasi Pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI

Jakarta, investigasihukumkriminal – Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan  pemberitaan yang menyesatkan karena tidak  secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat.
Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya.

Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain:
Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota  koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.”
Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu:
Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang.

Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit.
Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit.
Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun.

Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud,  yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan.
Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Ngopi Kamtibmas Bersama Komunitas Ojol: Pererat Silaturahmi dan Wujudkan Jaga Jakarta

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Ngopi Kamtibmas Bersama Komunitas Ojol: Pererat Silaturahmi dan Wujudkan Jaga Jakarta

Jakarta, investigasihukumkriminal – Dalam upaya mempererat hubungan antara Kepolisian dan masyarakat, khususnya komunitas ojek online (Ojol), Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar kegiatan bertajuk Ngopi Kamtibmas dan Bakti Sosial di Lt. 2 Coffee Shop Brotherhood Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan perwakilan dari komunitas Ojol Korwil Jakarta Utara.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K., Kasat Intelkam, AKP Diondi Asido Manik, S.Tr.K., S.I.K., Kasat Binmas, AKP Sudirman Agus, S.H., M.H., Kasat Lantas, AKP Ginanjar Tejasasmita, S.H., M.H.

Ketua Ojol Korwil Jakarta Utara, Bapak Mansyur serta jajaran pengurus dan anggota komunitas Ojol lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres menyampaikan terima kasih kepada komunitas Ojol Korwil Jakarta Utara yang telah menyempatkan waktu untuk hadir. Ngopi Kamtibmas ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana komunikasi dua arah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Jika ada informasi terkait gangguan Kamtibmas, kami harap dapat segera disampaikan melalui grup komunikasi yang telah dibentuk.

” Ketua Komunitas Ojol Korwil Jakarta Utara, Bapak Mansyur, juga mengapresiasi inisiatif dari Polres dan berharap komunikasi dua arah ini terus terjalin secara rutin.

“Kami siap membantu menjaga situasi kamtibmas dengan menyampaikan informasi yang terjadi di lapangan. Selain itu, kami juga berharap pihak kepolisian dapat memberikan pemberitahuan apabila ada operasi besar, agar para driver tidak terkena imbasnya secara langsung,” ujarnya. Selasa (23/9).

Tak hanya itu, pihak komunitas Ojol juga menyampaikan aspirasi terkait kebijakan akses pelabuhan, khususnya mengenai biaya pass pelabuhan yang dirasa tidak seimbang dengan pendapatan para driver. Mereka berharap agar pihak Kepolisian dapat membantu menjembatani komunikasi dengan pihak Pelindo.

Dalam sesi diskusi lainnya, Kasatlantas menekankan pentingnya keselamatan berkendara.

“Kami imbau seluruh rekan-rekan ojol untuk senantiasa menggunakan helm dan tidak bermain HP saat berkendara demi keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.”

Perwakilan Ojol, Wakil Ketua 1 yang akrab disapa “Om Ganteng”, juga mengusulkan pelatihan safety riding bagi para driver ojol. Hal ini mendapat tanggapan positif dari Satlantas.

Kasat Binmas menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun komunitas mitra Kepolisian dalam program “Jaga Jakarta”.

“Sinergitas antara Kepolisian dan komunitas masyarakat sangat penting. Ini bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi juga langkah strategis untuk menjaga keamanan secara bersama-sama,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan pembagian paket sembako oleh Wakapolres dan para Kasat kepada perwakilan ojol, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah.

Rencana kegiatan selanjutnya, sebagai bagian dari penguatan program “Jaga Jakarta”, Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan kembali menggelar kegiatan serupa, dengan melibatkan 4 komunitas sekaligus yaitu Komunitas Ojol, Komunitas TKBM, Komunitas Sopir, Komunitas Chip Security Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan ini juga bertujuan membentuk sinergi yang lebih luas antara aparat Kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, tutup Kompol Yudi.

Polisi Fasilitasi Hasil Panen Jagung Dijual Tidak Ke Tengkulak, Sejahterakan Petani Dan Distribusi Lebih Sehat

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol.Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polsek Tomo Polres Sumedang bersama masyarakat tani melaksanakan kegiatan pengiriman hasil panen jagung di lahan milik Perum Perhutani, Blok Karet, Desa Karyamukti, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Rabu (17/09/2025).

Kapolsek Tomo, AKP Baban Kusbandi, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama petugas Bulog serta Ketua Kelompok Tani Rimba Mulya, Endi, beserta anggota kelompoknya.

“Kehadiran pihak kepolisian menjadi bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya swasembada jagung.” ujar Kabid Humas, Senin(22/9/2025)

Adapun hasil panen jagung di lahan Perhutani tersebut berada di  lahan seluas 10 hektare dengan jenis jagung hybrida yang ditanam sejak 9 Mei 2025 dan dipanen pada 19–21 Agustus 2025.

Dari hasil panen, diperoleh produksi sebanyak 18 ton jagung. Setelah melalui proses uji laboratorium, sebanyak 16 ton jagung kering dinyatakan memenuhi syarat untuk dijual kepada Bulog.
Kapolsek Tomo AKP Baban Kusbsndi  menjelaskan bahwa peran Polsek Tomo dalam program ini adalah sebagai fasilitator pemanfaatan lahan milik Perhutani sekaligus memastikan hasil panen dijual langsung ke Bulog, bukan kepada tengkulak. Hal ini menjadi langkah penting agar kesejahteraan petani dapat meningkat dan rantai distribusi lebih sehat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan tahun 2025, dengan harapan swasembada pangan dapat benar-benar terwujud melalui sinergi antara pemerintah, aparat kepolisian, dan masyarakat tani,” ungkap AKP Baban Kusbandi.

Dengan pengiriman hasil panen ini, Polsek Tomo Polres Sumedang bersama para petani Desa Karyamukti menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah Sumedang.

Polisi Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Tanah Longsor

Jabar, investigasihukumkriminal – Curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Banjar Kota Banjar mengakibatkan longsor di Dusun Cijambu RT 03 RW 01 Desa Cibrurem Kecamatan Banjar Kota Banjar

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Untuk memastikan akses jalan kembali normal, Bhabinkamtibmas Polsek Banjar bersama Bina Desa dengan warga setempat membersihkan material longsor secara gotong royong.
Mereka bahu- membahu menyingkirkan tanah dan batu yang menutup badan jalan demi membuka kembali akses utama.

Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K, mengatakan, selain membantu membersihkan material longsor, Bhabinkamtibmas dan binadesa memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah tersebut.

“Mereka mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati dan melaporkan segera kepada pihak terkait jika terjadi situasi darurat demi keamanan bersama. Kerja sama seperti ini sangat penting. Gotong royong bukan hanya meringankan pekerjaan, tetapi juga memperkuat hubungan antara petugas dan masyarakat,” ujarnya, Senin (22/9/2025)

Kapolres  juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan aktif dalam menjaga lingkungan, seperti membersihkan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Pencegahan banjir bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Mari kita jaga lingkungan agar tetap aman,” tuturnya.

Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim hujan yang saat ini terjadi di beberapa wilayah Kota Banjar
“Bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor, saya imbau untuk selalu waspada dan memantau kondisi lingkungan sekitar. Segera hubungi petugas jika melihat tanda-tanda longsor atau bencana alam lainnya,” tutupnya.

Kapolda Jabar Dukung Gerakan 1 Juta Hektare Jagung Di Indramayu

Indramayu, investigasihukumkriminal – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., mengambil peran penting dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Nasional Kuartal II Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Kamis, 5 Juni 2025  yang lalu. Meskipun kegiatan utama berpusat di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kapolda Jabar secara aktif berpartisipasi melalui sambungan video conference dari lokasi panen raya di Kawasan Hutan Perum Perhutani Blok Bangka, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

Kehadiran Kapolda Jabar di Indramayu tersebut  menjadi sorotan, menunjukkan komitmen nyata Polda Jawa Barat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Beliau tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi juga memberikan arahan langsung kepada jajarannya dan para petani setempat. Irjen Pol. Rudi Setiawan menekankan peran strategis Polda Jabar dalam Gerakan 1 Juta Hektare Jagung, mencakup pengamanan, pendampingan petani, pengawalan distribusi pupuk, dan pencegahan praktik-praktik yang merugikan petani.

Dalam sambutannya, Kapolda Jabar menyampaikan harapannya agar hasil panen di kuartal II ini meningkat secara signifikan dibandingkan dengan capaian kuartal I yang telah menunjukkan hasil positif. Beliau juga menekankan pentingnya semangat gotong royong untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ini bukan sekadar panen, ini simbol kemandirian bangsa,” tegas Kapolda Jabar, Senin (22/9/2025)

Kehadiran Wakil Gubernur Jawa Barat, Bapak H. Erwan Setiawan, S.E., dan pejabat Forkopimda lainnya di lokasi panen raya di Indramayu semakin memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap program ini. Kegiatan di Indramayu diakhiri dengan penyerahan alat bantu pertanian, panen simbolis, dan pembagian paket sembako kepada kelompok tani, menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. Peran aktif Kapolda Jabar dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Jabar dalam mendukung program pemerintah dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.