Komunitas Ojeg Online Priok, Dapat Perpanjangan SIM Gratis Dari Polres Priok

Tanjung Priok, 18 Oktober 2025 — Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya kepada para pengemudi ojek online (Ojol), Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama Satpas SIM Polres Metro Jakarta Utara menggelar kegiatan Pelayanan Perpanjangan SIM Gratis pada Jumat, 17 Oktober 2025, bertempat di Lobi Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program dan Perintah Bapak Kapolda Metro Jaya yang bertujuan untuk mendukung mobilitas pengemudi ojek online sebagai bagian penting dari sektor transportasi masyarakat urban.

Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB dan berjalan dengan lancar, tertib, serta mendapatkan sambutan positif dari para peserta. Sebanyak 24 orang driver ojek online tercatat menerima layanan perpanjangan SIM secara gratis.

Ke-24 Potmas Ojol Kamtibmas tersebut mendapatkan Perpanjangan SIM Gratis karena Berperan Aktif Jaga Jakarta terutama di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok serta memberikan informasi penting terkait Kamtibmas di Jakarta Utara yang sangat membantu tugas Kepolisian terutama Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Adapun personel yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini antara lain: AKP Ginanjar Tejasasmita, S.H., M.H., Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Diondi Asido Manik, S.Tr., S.I.K., Kasatintelkam, Iptu Heru, S.H. – PA Satpas SIM Polres Metro Jakarta Utara, 7 personel tambahan dari Satpas SIM Polres Metro Jakarta Utara dan Personel Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Mansur salah satu perwakilan Potmas Ojol Kamtibmas mengucapkan terima kasih atas bantuan perpanjangan SIM Gratis ini dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung kepada para pengemudi ojek online yang merupakan garda terdepan dalam layanan transportasi masyarakat. Ini juga sebagai bentuk apresiasi kami kepada mereka yang telah membantu mobilitas warga setiap hari,” ujar Kapolres.

Patroli Dialogis Satsamapta, Cegah Gangguan Kamtibmas di Pelabuhan

Jakarta, 19 Oktober 2025 — Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, personel Satuan Samapta (Satsamapta) melaksanakan kegiatan patroli dialogis pada Sabtu malam (18/10).

Kegiatan patroli dilaksanakan mulai pukul 23.00 WIB hingga 04.15 WIB dengan rute: Mako – Pelabuhan Nusantara – Jalan Padamarang – Jalan Ambon – Jalan Pombo. Patroli ini dipimpin oleh Aiptu Hanggoro dan Brigadir Slamet.

Dalam patroli tersebut, personel Satsamapta menyambangi sejumlah titik strategis dan berdialog langsung dengan para Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), sopir kontainer, dan petugas keamanan (security) di kawasan pelabuhan. Beberapa imbauan yang disampaikan, antara lain:

  1. Buruh TKBM di Dermaga 003, agar selalu menggunakan helm dan pakaian pelindung saat bekerja, serta menjauhi praktik-praktik melanggar hukum seperti judi online, konsumsi miras, dan narkoba.Situasi: Kondusif dan terkendali.
  2. Selanjutnya TKBM di Dermaga 115, diingatkan untuk tidak beristirahat di bawah alat berat guna menghindari potensi kecelakaan kerja, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran. Situasi: Kondusif dan terkendali.
  3. Sopir kontainer di Dermaga 220, diimbau untuk tidak parkir sembarangan agar tidak menyebabkan kemacetan, dan disarankan beristirahat jika merasa mengantuk guna mencegah kecelakaan lalu lintas.Situasi: Kondusif dan terkendali.
  4. Petugas jaga keamanan (Satpam), diingatkan agar tetap waspada dan tidak tertidur saat berjaga. Ditekankan pula pentingnya patroli jalan kaki, khususnya di area parkir, guna mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor secara rutin.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri apabila mengamankan pelaku dan menemukan gangguan Kamtibmas atau tindak pidana. Disarankan untuk segera melapor ke pihak kepolisian melalui: Call Center Patroli Perintis Presisi 0882-9082-0110 Hotline bebas pulsa: 110 Atau langsung mendatangi Polres/Polsek terdekat.

“Patroli dialogis ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H.

Bhabinkamtibmas Muara Baru Gencarkan Imbauan Kesehatan dan Kamtibmas kepada Masyarakat Pelabuhan

Jakarta, 19 Oktober 2025 – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Bhabinkamtibmas Polsek Kawasan Muara Baru melaksanakan kegiatan sambang dan imbauan kepada masyarakat di kawasan Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 19 Oktober 2025, pukul 12.10 WIB tersebut, merupakan bagian dari program DDS (Door to Door System) yang dilaksanakan oleh Briptu Dimas Rendi H sebagai personel Bhabinkamtibmas Polsek Kawasan Muara Baru.

Dalam kunjungannya, Briptu Dimas menyampaikan beberapa pesan penting kepada masyarakat, khususnya kepada para pengemudi yang berada di area pelabuhan seperti Sodik Cs. Pesan-pesan yang disampaikan meliputi:

1.Layanan Pengaduan Kamtibmas: Warga diimbau untuk segera melaporkan jika mengetahui adanya tindak pidana seperti pungutan liar (pungli), premanisme, dan gangguan keamanan lainnya. Masyarakat dapat langsung menghubungi Polsek Kawasan Muara Baru atau melalui layanan bebas pulsa 110.

2.Imbauan Antisipasi Kebakaran Kapal:
Ditekankan pentingnya kesadaran terhadap potensi bahaya kebakaran di area pelabuhan. Salah satunya dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di dekat kapal atau area yang mudah terbakar.

3.Imbauan Umum Kamtibmas:
Masyarakat dihimbau untuk tidak mengonsumsi minuman keras saat istirahat atau saat bekerja, serta selalu mematuhi SOP keselamatan kerja. Selain itu, penting untuk menghindari perselisihan antarpekerja guna mencegah perkelahian dan kecelakaan kerja.

Bhabinkamtibmas juga menekankan bahwa keamanan dan ketertiban di lingkungan pelabuhan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan tercipta suasana yang aman dan nyaman untuk semua pihak.

“Tetap jaga keamanan dan ketertiban dalam menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Pelabuhan Muara Baru,” ujar Briptu Dimas Rendi H di akhir kegiatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Kawasan Muara Baru, serta mendukung visi Polda Metro Jaya dalam upaya “Jaga Jakarta” tetap aman dan tertib.

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang Tinjau Pelaksanaan Latsar CPNS 2025

Aceh Tamiang – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tamiang, Dr. Yudhi Syufriadi, S.H., M.H., meninjau secara langsung pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III dan Golongan II Tahun 2025 di lingkungan Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang.

Kegiatan Latsar ini diselenggarakan secara daring (online) sesuai dengan kurikulum resmi yang berlaku. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dasar, integritas, serta profesionalisme para CPNS sebelum nantinya mengemban tugas sebagai aparatur negara.

Dalam peninjauannya, Kajari Aceh Tamiang menekankan pentingnya Latsar sebagai fondasi awal pembentukan karakter dan etika kerja bagi setiap CPNS. Ia juga mengingatkan bahwa integritas dan profesionalisme merupakan nilai utama yang harus dijunjung tinggi oleh setiap pegawai kejaksaan.

“Latsar bukan sekadar formalitas, melainkan proses pembentukan mental, disiplin, dan komitmen pengabdian. Para CPNS harus mampu menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN, sehingga ke depan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Dr. Yudhi Syufriadi.

Pelaksanaan Latsar CPNS ini diharapkan dapat menghasilkan aparatur kejaksaan yang berkompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan penegakan hukum di masa mendatang, khususnya di wilayah Aceh Tamiang.

KAPOLDA JABAR LEPAS ROMBONGAN ZIARAH MUASSIS NU DALAM RANGKAIAN HARI SANTRI NASIONAL 2025

Jabar, investigasihukumkriminal – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menghadiri sekaligus melepas rombongan Ziarah Muassis Nahdlatul Ulama (NU) dalam rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional PWNU Jawa Barat Tahun 2025. Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan Shalat Jumat berjamaah di Masjid PWNU Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (17/10/2025).

Rangkaian ziarah tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap para pendiri dan ulama NU yang telah berjasa besar dalam perjuangan kemerdekaan serta pembinaan umat Islam di Indonesia. Kehadiran Kapolda Jabar dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dengan organisasi keagamaan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.

Dalam sambutannya, Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PWNU Jawa Barat atas terselenggaranya kegiatan ziarah ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna penting dalam meneladani perjuangan para ulama terdahulu.
“Ziarah ini bukan hanya bentuk penghormatan terhadap para pendiri NU, tetapi juga pengingat bagi kita semua untuk terus meneladani perjuangan dan semangat kebangsaan para ulama. Semoga semangat Hari Santri ini menjadi momentum memperkuat persatuan, toleransi, dan semangat menjaga keutuhan NKRI,” ujar Kapolda Jabar.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Rudi Setiawan menekankan bahwa Polri senantiasa mendukung kegiatan keagamaan yang menumbuhkan nilai moral, spiritual, dan nasionalisme di masyarakat. Ia berharap kolaborasi antara kepolisian dan elemen keagamaan dapat terus diperkuat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban yang harmonis di Jawa Barat.

Kegiatan pelepasan rombongan ziarah ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus PWNU Jawa Barat, tokoh masyarakat, serta para santri dari berbagai pesantren di wilayah Jawa Barat. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa selama acara berlangsung, mencerminkan semangat dalam memperkokoh keutuhan bangsa.

Kapolda Jabar Jalin Silaturahmi Dan Audiensi Dengan Forum Ormas Jawa Barat

Jabar, investigasihukumkriminal – Kapolda Jabar  Irjen Pol. Rudi Setiawan, melaksanakan kegiatan silaturahmi dan audiensi yang penting dengan Forum Organisasi Masyarakat (Ormas) Jawa Barat. Acara ini berlangsung pada hari Jumat, 17 Oktober 2025, bertempat di Aula Herman Sudjanadiwirja, Mapolda Jawa Barat.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Kapolda Jabar dalam mempererat hubungan dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya Ormas, dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Jawa Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, antara lain Dir Intelkam, Dir Binmas, dan Kabid Humas Polda Jabar. Kehadiran para pimpinan kepolisian ini menggarisbawahi pentingnya peran Ormas sebagai mitra strategis Kepolisian. Silaturahmi ini bertujuan untuk membangun komunikasi dua arah, mendengarkan aspirasi, masukan, serta menjalin kerja sama yang lebih erat antara Polda Jabar dan Forum Ormas dalam menyikapi berbagai isu sosial dan keamanan yang berkembang di tengah masyarakat.

Forum Ormas Jawa Barat hadir dengan representasi yang beragam, mencerminkan spektrum organisasi kemasyarakatan yang luas di Jawa Barat. Tercatat hadir sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Forum Ormas Jawa Barat, Raden Hendra Mulyana, S.H., serta perwakilan dari berbagai organisasi seperti Perkumpulan Pendekar, Ormas BBC, IPSI, LSM Penjara, Sundawani, Baraya Bahar (BBGB), Senkom Jabar, RBRJ, BPMMS, GERSUMA JABAR, GABSI, IPNU Pagarnusa, MPW PP, LSM Mempan, dan Paku Pajajaran.
Kehadiran 20 perwakilan Ormas ini menunjukkan antusiasme dan kesiapan Ormas untuk berkolaborasi aktif dengan Kepolisian.

“Direktorat  Intelkam dan Direktorat Binmas Polda Jabar memiliki peran strategis dalam mendukung sinergi ini. Direktorat Intelkam berperan dalam pertukaran informasi dan pemetaan potensi dinamika sosial, sementara Direktorat  Binmas menekankan pada pembinaan masyarakat (Binmas) sebagai upaya preventif. Kolaborasi antara Kepolisian dengan Ormas, yang memiliki akar kuat di masyarakat, diharapkan dapat menjadi katalisator dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, damai, dan harmonis. Diskusi dalam audiensi ini  membahas peran Ormas dalam penanggulangan masalah sosial, pencegahan konflik, hingga dukungan terhadap program – program Kepolisian.” ujarnya.

Secara keseluruhan, kegiatan silaturahmi dan audiensi ini merupakan langkah proaktif Polda Jabar di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Rudi Setiawan untuk mengonsolidasikan kekuatan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas. Hasil dari pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan yang berkelanjutan antara Polda Jabar dan Forum Ormas Jawa Barat, menjadikannya fondasi yang kokoh bagi upaya bersama dalam menciptakan Jawa Barat yang aman, tertib, dan sejahtera.         

Polisi Edukatif, Polisi Empatik: Bripka Arief Purwoko dan Gerakan Humanis di Magelang

Magelang, investigasihukumkriminal – Di tengah hiruk-pikuk tugas kepolisian yang kerap dianggap tegas dan formal, sosok Bripka Arief Purwoko dari Satuan Lalu Lintas Polres Magelang Kota justru tampil beda. Dengan tinggi badan 167 cm dan posisi barisan paling belakang saat pendidikan dulu, rekan-rekannya menjulukinya “Polpen” singkatan dari “Polisi Pendek”. Julukan yang kini menjadi identitas khas penuh kehangatan.

Namun, di balik panggilan itu, tersimpan semangat luar biasa untuk mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat. “Saya tidak pernah ditegur pimpinan karena gaya saya yang nyeleneh. Justru mereka mendukung agar saya tetap semangat dan terus edukatif,” ujar Bripka Arief.

Konten Humanis, Edukasi yang Mengena

Bripka Arief aktif membuat konten sosial dan edukasi yang menyentuh hati warga. Salah satu yang paling berkesan adalah aksi memberikan hadiah kepada anak-anak yang tertib berlalu lintas, seperti memakai helm. “Anak-anak itu bangga banget. Dapat hadiah dari Pak Polisi, dan itu jadi kenangan yang mungkin tak terlupakan,” katanya.

Sebaliknya, bagi pelanggar, pendekatan Bripka Arief tetap humanis. Ia menghindari cara-cara yang bisa menimbulkan kesan arogan. “Pernah ada ibu-ibu yang tidak pakai helm, dan saat ditegur malah melawan. Kalau ada yang ambil gambar lalu narasinya dipelintir, bisa-bisa kami dikira kasar,” ungkapnya.

Donasi dan Gerobak untuk Mbah Supinah

Kepedulian Aris tak berhenti di jalan raya. Saat bulan puasa, ia membuka donasi untuk membantu pedagang kecil. Salah satu kisah viral adalah tentang Mbah Supinah, penjual gorengan seharga Rp500 yang berjualan di tempat tak layak. “Ada yang komen, ‘Tolong bantu Mbah Supinah’. Akhirnya kami buat gerobak jualan dan sisanya kami berikan bantuan bulanan,” jelas Bripka Arief.

Pesan untuk Rekan dan Masyarakat

Melalui konten-kontennya, Bripka Arief ingin menyampaikan pesan kepada sesama anggota kepolisian agar tetap humanis dan tidak menjadikan seragam sebagai momok. “Kita harus bisa dekat dengan masyarakat, di mana pun tempatnya. Itu kebanggaan yang tak ternilai,” tegasnya.

Ia juga berkomitmen untuk terus membuat konten edukasi seputar keselamatan, seperti pentingnya memasang plat nomor, penggunaan helm, dan knalpot yang sesuai aturan. “Selama itu bermanfaat, saya akan terus buat. Tidak ada salahnya jadi polisi yang humanis dan bisa diajak makan bareng warga,” tutupnya sambil tersenyum.

Gerakan Pangan Murah Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Sasar Warga Di Muara Angke

Jakarta, investigasihukumkriminal – Dalam rangka mendukung program pemerintah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) melaksanakan kegiatan penyaluran beras GPM dari Bulog kepada masyarakat di wilayah Pelabuhan Muara Angke. Kamis, 16/10/2025

Kegiatan yang dimulai sejak pagi tersebut dipimpin langsung oleh AKP Sudirman Agus, S.H., M.H., dan turut dihadiri oleh personel Satbinmas lainnya, antara lain IPTU Agus Setiarto, AIPTU Agus Subekti, serta jajaran personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

“Penyaluran beras ini merupakan bagian dari upaya sinergitas Polri dan Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan, khususnya beras, di wilayah DKI Jakarta,” ujar AKP Sudirman dalam keterangannya di lokasi kegiatan.

Sebanyak 144 pack beras yang sebelumnya didistribusikan dari Bulog, seluruhnya tersalurkan kepada 70 warga masyarakat sekitar. Dengan harga terjangkau, total hasil penjualan beras mencapai Rp7.920.000,-.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi solusi atas tingginya harga beras di pasaran, tetapi juga sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan, sebagai bentuk nyata komitmen Polri bersama Bulog untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok.

LIMA TARUNA AKPOL CERDAS MENGUPAS INOVASI KAJIAN KRUSIAL PENDIDIKAN STEM SEBAGAI FONDASI GENERASI TANGGUH INDONESIA

Jabar, investigasihukumkriminal – Semangat Dharma, Bijaksana, Ksatria yang diemban Akademi Kepolisian (Akpol) tidak hanya tercermin di medan pengabdian, tetapi juga di kancah ilmiah. Lima Taruna/Taruni Akpol menunjukkan kepedulian mendalam terhadap masa depan bangsa melalui penelitian esai inspiratif berjudul “Membangun Generasi Tangguh Melalui Pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics)”. Inisiatif ini membuktikan bahwa calon perwira Polri adalah bagian integral dari upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) nasional, siap menghadapi tantangan Abad ke-21.

Tim peneliti yang merupakan representasi terbaik dari berbagai wilayah di Indonesia ini terdiri dari Alifia Zahra Putri Ariesti (No. AK 200406013149, Jakarta, 21 tahun), Bagas Satya Rama Pribadi (No. AK 200502013211, Jabar, 20 tahun), Raja Aufa Mahasin (No. AK 200502013208, Kalteng, 20 tahun), Raja Luat Simanjuntak (No. AK 200409013168, Sumsel, 21 tahun), dan Sefrio Farhan Fadhillah (No. AK 200409013171, Yogyakarta, 21 tahun). Mereka menegaskan bahwa pendidikan adalah pilar utama pembangunan SDM yang berkualitas , dan pendekatan STEM adalah jawaban paling relevan untuk menanggapi perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

Penelitian yang menggunakan metode studi literatur ini secara gamblang menjelaskan peran sentral Pendidikan STEM, yang mengintegrasikan sains, teknologi, rekayasa, dan matematika, dalam membekali siswa dengan keterampilan inti seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi  dan literasi digital. Keterampilan ini tidak hanya bersifat akademik, tetapi merupakan fondasi kuat untuk membentuk karakter resilien dan sikap mental yang adaptif terhadap perubahan yang cepat dan ketidakpastian. Dengan pola pikir pemecahan masalah yang ilmiah, generasi muda akan tangguh menghadapi berbagai dinamika global, mulai dari perubahan iklim hingga krisis kesehatan.

Namun demikian, para Taruna/Taruni ini tidak memungkiri bahwa implementasi Pendidikan STEM di Tanah Air masih menghadapi tantangan serius yang harus segera diatasi. Masalah utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan kompetensi guru dalam mengajarkan konsep integratif STEM, minimnya fasilitas laboratorium dan perangkat teknologi, serta kesenjangan digital yang lebar antara sekolah di perkotaan dan daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Selain itu, rendahnya minat siswa pada bidang STEM serta kurangnya integrasi nilai karakter dalam proses pembelajaran juga menjadi hambatan signifikan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Dampak dari penguatan Pendidikan STEM dinilai sangat luas, menyentuh pembangunan sosial dan ekonomi bangsa. Secara sosial, STEM membentuk pola pikir ilmiah, kritis, dan rasional yang krusial bagi masyarakat agar mampu memilah informasi di tengah disinformasi digital. Sementara di sektor ekonomi, investasi pada STEM berkorelasi langsung dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja dan mendorong transformasi ekonomi menuju industri berbasis pengetahuan (knowledge-based economy). Kegagalan dalam mengoptimalkannya dikhawatirkan akan berakibat pada rendahnya daya saing nasional dan stagnasi inovasi.

Taruna Akpol menyoroti berbagai studi kasus yang berhasil sebagai model untuk direplikasi. Salah satunya adalah keberhasilan penerapan Project-Based Learning (PjBL) berbasis mitigasi bencana gempa bumi di salah satu sekolah, yang terbukti mampu meningkatkan pemahaman sains sekaligus menumbuhkan keterampilan kolaborasi dan kreativitas siswa. Selain itu, pendekatan STEAM (yang menambahkan unsur Seni/Arts) berbasis nilai-nilai lokal, bahkan nilai keislaman, juga efektif dalam membentuk karakter religius, tanggung jawab sosial, dan memperkuat resiliensi peserta didik.

“Sebagai solusi strategis, tim peneliti merekomendasikan penguatan kapasitas guru sebagai ujung tombak melalui pelatihan rutin, khususnya yang berfokus pada integrasi lintas disiplin ilmu dan penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran. Langkah ini harus diiringi dengan upaya pemerataan penyediaan fasilitas dan sumber belajar berbasis teknologi, bahkan melalui kerja sama antara pemerintah, universitas, dan pihak swasta untuk menyediakan laboratorium STEM serta akses internet di seluruh sekolah.” ujar Kombes Hendra, Kamis (16/10/2025)

Selain itu, mereka menekankan pentingnya pengembangan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan menarik, seperti kurikulum berbasis proyek yang mengangkat isu-isu lokal, misalnya pengelolaan sampah atau energi alternatif. Krusial juga untuk mengintegrasikan penanaman karakter dan mindset technopreneurship sejak dini, mendorong siswa merancang produk inovatif yang dapat dipasarkan, sehingga mereka menjadi pencipta lapangan kerja.

Kolaborasi multipihak merupakan kunci keberhasilan jangka panjang. Penelitian ini mendorong terjalinnya kolaborasi erat antara sekolah, pemerintah, dunia industri, dan komunitas. Keterlibatan industri dapat berupa penyediaan mentoring, magang, atau kompetisi inovasi berbasis STEM, yang memberikan siswa gambaran nyata mengenai penerapan ilmu yang mereka pelajari di dunia kerja.

Sebagai penutup, tim Taruna/Taruni Akpol merekomendasikan perumusan kebijakan nasional yang lebih terintegrasi berupa Peta Jalan (roadmap) Pendidikan STEM jangka panjang. Kebijakan ini harus memuat target capaian yang terukur dan didukung oleh sistem monitoring, evaluasi, serta insentif yang berkelanjutan. Disimpulkan bahwa Pendidikan STEM adalah fondasi penting untuk membentuk generasi yang resilien, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global. Jika strategi ini dijalankan secara sistematis dan inklusif, Indonesia akan mampu melahirkan generasi pemimpin inovasi yang memajukan bangsa di era global.

POLDA JABAR TEGASKAN KOMITMEN ASTA CITA PRESIDEN SERTA PERAN PEMUDA BEBAS NARKOBA MENUJU INDONESIA EMAS 2045

Jabar, investigasihukumkriminal – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menegaskan komitmennya dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya poin ke-7 yaitu “Memperkuat Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi. Serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba” sebagai bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, kuat, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K.,M.H. menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam mengawal dan mengisi agenda besar pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan bahwa semangat pemuda harus diarahkan pada hal-hal positif, bukan dirusak oleh pengaruh narkoba dan perilaku menyimpang.

“Peran generasi muda jangan dirusak oleh narkoba. Bentuknya dan juga tulisannya betul-betul murni dari sana. Dan untuk ganja ini, ini dari lokal khususnya dari daerah Aceh yang masih banyak memproduksi di sini, dan mereka lah yang mengedarkan. Jadi saya memberikan edukasi dan literasi kepada seluruh para pemuda Indonesia,” ujar Kabid Humas, Kamis (16/10/2025)

Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Jabar menekankan bahwa cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai apabila generasi mudanya terjerumus dalam narkoba dan tindakan kriminal lainnya.
“Apabila kita mempunyai semangat yang besar dalam meraih cita-cita bangsa kita menuju Indonesia Emas tahun 2045, jangan ikuti langkah-langkah dan jejak orang-orang ini. Mereka adalah pengkhianat bangsa, perusak bangsa, yang membuat kita tidak bisa mencapai generasi emas yang diharapkan. Untuk itu, kerusakan ini, kejahatan ini jangan ditiru,” tegasnya.

Kabid Humas juga mengingatkan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga dan lembaga pendidikan, yang harus memperkuat pendidikan karakter dan pengawasan terhadap generasi muda.

Di sisi lain, Direktur Narkoba Polda Jabar Kombes Pol. Albert RD., S.Sos., S.I.K., M.Si. menambahkan bahwa kejahatan narkoba merupakan bentuk penghianatan terhadap bangsa yang sangat serius.

“Para pengkhianat biasanya adalah orang-orang yang berpikir sempit, berdalih kesulitan mencari nafkah, berdalih kesulitan mencari pekerjaan, tetapi dengan cara yang sangat jahat mereka merusak bangsa Indonesia ini. Jadi ini merupakan kejahatan luar biasa extraordinary crime yang merusak generasi dan masa depan negeri,” tegasnya.

Menurutnya, sindikat narkoba tidak berdiri sendiri, melainkan memiliki jaringan yang luas hingga ke level internasional. Oleh karena itu, Polri terus memperkuat kerja sama lintas instansi dan internasional dalam memberantas peredaran narkotika dari hulu hingga hilir.

Polda Jabar juga berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat melalui kegiatan literasi hukum, penyuluhan ke sekolah-sekolah, dan kampanye sosial agar pemuda tidak mudah terpengaruh oleh bujuk rayu para pengedar yang bersembunyi di balik alasan ekonomi.

“Bangsa ini butuh generasi kuat, sehat, dan berintegritas. Mari bersama kita dukung cita-cita besar pemerintah untuk memperkuat hukum dan birokrasi, serta melindungi anak bangsa dari bahaya narkoba, demi Indonesia Emas 2045,” tutup Kombes Pol. Hendra Rochmawan.