Polda Metro Jaya Kedepankan Pelayanan Humanis dalam Penyampaian Pendapat Buruh di DPR/MPR RI


investigasihukumkriminal JAKARTA — Polda Metro Jaya menyiagakan ribuan personel untuk memberikan pelayanan terhadap kegiatan penyampaian pendapat sejumlah elemen buruh di kawasan DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026). Pelaksanaan tugas mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan terukur dengan keselamatan seluruh pihak sebagai prioritas.

Sebanyak 11.261 personel ditempatkan di kawasan DPR/MPR RI. Selain itu, disiapkan 2.055 personel untuk pengaturan lalu lintas di kawasan kegiatan dan sekitarnya.

Karoops Polda Metro Jaya Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar mengatakan, penyampaian pendapat merupakan hak konstitusional warga negara yang harus dihormati. Kepolisian hadir untuk memberikan pelayanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat lainnya tetap dapat berjalan.

“Tugas kita adalah melayani dan memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap dapat berlangsung dengan baik,” ujar Brigjen La Ode saat memimpin apel kesiapan personel.

Ia meminta personel mengedepankan komunikasi dan pendekatan dialogis serta berkoordinasi dengan koordinator lapangan selama kegiatan berlangsung. Personel juga diingatkan menjaga pengendalian diri, tidak terpancing provokasi, dan bertindak sesuai prosedur serta arahan pimpinan di lapangan.

“Yang kami kedepankan adalah pelayanan yang humanis. Personel harus sabar, mampu berkomunikasi dengan baik, dan menjaga situasi tetap tenang agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan dengan baik,” katanya.

Pengaturan akses dan lalu lintas dilakukan secara dinamis menyesuaikan perkembangan situasi, khususnya di Jalan Gatot Subroto dan ruas sekitar DPR/MPR RI. Personel juga diingatkan tidak membawa maupun menggunakan senjata api dan senjata tajam selama pelaksanaan tugas.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kepolisian hadir untuk menjaga ruang demokrasi sekaligus memastikan keselamatan seluruh pihak.

“Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan aman dan tertib. Pada saat yang sama, hak masyarakat lainnya untuk beraktivitas juga harus tetap terjaga. Mari bersama-sama menjaga ketertiban, saling menghormati, dan mengutamakan keselamatan,” pungkasnya.

Polisi Pendamping Kelas Pantau Kehadiran Siswa SMPN 261 Muara Angke Pastikan Kegiatan Belajar Berjalan Aman

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA | Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Polisi Pendamping Kelas melaksanakan pemantauan kegiatan belajar sekaligus pengecekan kehadiran siswa di SMPN 261 Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Hari Prasetyo, bersama Kaurbinops Binmas Iptu Bambang Muharto dan Bhabinkamtibmas Aipda Amin Tapis.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan kegiatan pembelajaran di sekolah berjalan dengan tertib dan kondusif, sekaligus mendata kehadiran siswa serta melakukan pengecekan terhadap siswa yang tidak hadir.

Berdasarkan hasil pendataan, jumlah siswa kelas 7 sebanyak 244 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 226 siswa hadir, sementara 18 siswa tidak hadir dengan rincian 11 siswa sakit dan 7 siswa izin.

Sementara itu, dari 250 siswa kelas 8, sebanyak 229 siswa hadir dan 21 siswa tidak hadir. Rinciannya, 13 siswa sakit dan 8 siswa izin.

Untuk kelas 9 yang berjumlah 251 siswa, tercatat 224 siswa hadir dan 27 siswa tidak hadir. Sebanyak 24 siswa tidak hadir karena sakit dan 3 siswa karena izin.

Secara keseluruhan, jumlah siswa SMPN 261 Muara Angke yang terdata sebanyak 745 siswa, dengan 679 siswa hadir dan 66 siswa tidak hadir. Dari jumlah siswa yang tidak hadir tersebut, sebanyak 48 siswa sakit dan 18 siswa izin, sedangkan tidak terdapat siswa yang tercatat alpa.

Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Hari Prasetyo mengatakan, kehadiran Polisi Pendamping Kelas merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.

“Kami melaksanakan pemantauan sekaligus pengecekan kehadiran siswa bersama pihak sekolah. Untuk siswa yang tidak hadir, dilakukan pendataan dan pengecekan oleh wali kelas bersama Polisi Pendamping Kelas,” ujar AKP Hari Prasetyo.

Selain melakukan pemantauan, Polisi Pendamping Kelas juga akan membantu proses kepulangan siswa setelah kegiatan sekolah selesai. Hal tersebut dilakukan sesuai arahan Dinas Pendidikan Jakarta, dengan memastikan para siswa pulang dan dijemput oleh orang tua masing-masing.

“Polisi Pendamping Kelas akan membantu proses kepulangan siswa agar berjalan tertib dan aman. Kami juga berkoordinasi dengan pihak sekolah serta unsur terkait untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, pengamanan dan pendampingan juga akan dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kegiatan Polisi Pendamping Kelas di SMPN 261 Muara Angke berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan seluruh unsur terkait dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan pendidikan.

Food Safety MBG Polri Di SPPG Rawa Badak Utara Pastikan Makanan Layak Konsumsi

investigasihukumkriminal Jakarta | Dalam rangka memastikan keamanan dan kualitas pangan pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan jpemeriksaan food safety terhadap makanan yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat.

Kegiatan pemeriksaan bertempat di SPPG Polri Rawa Badak Utara, Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Pemeriksaan food safety tersebut dilaksanakan oleh Pengatur I Antikah Yunisah, A.Md.Kep., dengan penanggung jawab Ipda Sri Puji Astuti, S.Farm.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan pengecekan terhadap sejumlah menu makanan yang disiapkan untuk kegiatan MBG, yaitu nasi putih, sate ayam, tempe orek, tumis sawi hijau wortel, dan pisang.

Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode organoleptik, meliputi pemeriksaan aroma, rasa, warna, kebersihan, serta kondisi penyajian makanan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa makanan tidak tercium bau busuk atau bau lain di luar karakteristik makanan, tidak ditemukan rasa yang menyimpang, serta tidak terdapat perubahan warna pada makanan. Petugas juga memastikan tidak ditemukan kontaminan seperti jamur, serangga, maupun kotoran.

Selain itu, makanan dipastikan disajikan dalam wadah tertutup dan dalam kondisi bersih, sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan pangan selama proses penyajian dan pendistribusian.

Untuk memastikan keamanan makanan secara lebih menyeluruh, dilakukan pula pemeriksaan uji fisik laboratorium terhadap sejumlah kandungan berbahaya. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kandungan arsen, sianida, nitrit, dan formalin seluruhnya dinyatakan negatif.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan organoleptik dan uji fisik laboratorium, makanan yang disiapkan untuk kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) dinyatakan layak konsumsi,” demikian hasil pemeriksaan Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Pelaksanaan pemeriksaan food safety ini merupakan bagian dari upaya memastikan makanan yang diberikan melalui program MBG memenuhi aspek keamanan, kebersihan, dan kelayakan konsumsi, sehingga dapat

Semarak HUT ke-81 TNI, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergitas TNI-Polri

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kunjungan silaturahmi ke sejumlah markas satuan TNI di wilayah Jakarta Utara, Senin (5/10/2026).

Kegiatan tersebut diwujudkan melalui pemberian kue ulang tahun sebagai bentuk ucapan selamat dan apresiasi kepada jajaran TNI sekaligus mempererat hubungan dan sinergitas antara TNI dan Polri.

Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 09.45 WIB hingga 15.00 WIB tersebut melibatkan Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Sejumlah satuan TNI yang dikunjungi antara lain Kodim 0502 Jakarta Utara, Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Satangair AD Pelabuhan Tanjung Priok, Yon Arhanud 6/BAY, Batalyon Infanteri 14 Marinir, Pushidrosal, Kodaeral III Jakarta, serta Pasukan Marinir 1.

Dalam kunjungan tersebut, personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok menyerahkan kue ulang tahun kepada masing-masing satuan TNI. Kegiatan dipimpin oleh sejumlah pejabat Polres dan diterima langsung oleh pejabat maupun perwakilan satuan TNI.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas dan soliditas TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan, apresiasi, sekaligus upaya mempererat silaturahmi dan sinergitas antara TNI dan Polri. Kami berharap soliditas yang selama ini terjalin dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, sinergitas TNI dan Polri memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang memiliki berbagai objek vital dan aktivitas kepelabuhanan.

“TNI dan Polri harus terus bersinergi, saling mendukung, dan bersama-sama menjaga stabilitas Kamtibmas. Dengan soliditas yang kuat, berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas dapat kita hadapi dengan lebih baik,” tambahnya.

Kegiatan kunjungan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum HUT ke-81 TNI tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan antara personel TNI dan Polri.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap sinergitas yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah Jakarta Utara, khususnya kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Priok Sambangi Rumah ABK Korban Penganiayaan KM. Maulana 23, Berikan Bantuan dan Tegaskan Usut Kasus Hingga TPPO

investigasihukumkriminal Jakarta Utara – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri menyambangi kediaman orangtua Ilyas Salahuddin, salah satu korban penyiksaan ABK KM Maulana 23, di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/10/2026) malam.

Kedatangan Alrasyidin untuk menemui keluarga sekaligus menyampaikan perkembangan penanganan kasus yang menimpa Ilyas dan tiga ABK lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Alrasyidin menyampaikan bahwa keselamatan serta kondisi kesehatan fisik dan mental para korban menjadi prioritas kepolisian.

“Pada kesempatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok izin mendatangi rumah Ibu korban, atas nama Ilyas Salahuddin, yang kita kenal sebagai salah satu korban dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kapal penangkap cumi KM Maulana 23,” kata Alrasyidin, dikutip Senin (5/10/2026).

Alrasyidin juga menyampaikan, penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan berangkat ke Kepulauan Aru untuk melakukan pemeriksaan awal.

Setelah kondisi korban membaik dan pemeriksaan oleh Polres Kepulauan Aru selesai, polisi akan fokus memulangkan seluruh korban dugaan penganiayaan ke Jakarta.

Sementara itu, ibu Ilyas, Siti Nurhayati, mengatakan dirinya terakhir berkomunikasi dengan sang anak pada Minggu pagi sebelum kedatangan Kapolres ke rumahnya.

Dalam komunikasi tersebut, Ilyas mengatakan seluruh tubuhnya masih terasa sakit.

Ilyas juga mengeluhkan telinga kirinya tidak bisa mendengar, sakit pada bagian perut, serta rasa sakit di bagian kaki.

“Bagaimana keadaannya, Nak? Alhamdulillah baik, Umi, katanya gitu. Terus apa yang sakit? Seluruh badan sakit, dia bilang. Terus apa lagi yang sakit? Telinga kiri saya tidak bisa mendengar, lalu perut saya sakit. Terus di bagian kaki juga masih ada sakit,” ujar Siti menirukan percakapannya dengan Ilyas.

Siti mengaku sebelumnya belum melihat video penyiksaan secara utuh karena video yang diterimanya dari keponakan dalam kondisi dibuat buram.

Namun, setelah melihat video tersebut di kepolisian, Siti baru mengetahui anaknya mengalami kekerasan.

Ia melihat Ilyas dicelupkan kepala dan tubuhnya berulang kali ke dalam air.

Siti mengaku terpukul melihat kondisi anaknya dan berharap kasus tersebut segera diselesaikan oleh kepolisian.

Kasus dugaan penyiksaan terhadap Ilyas dan tiga ABK lainnya sebelumnya mencuat setelah video kekerasan di atas KM Maulana 23 viral di media sosial.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan menggunakan metode scientific crime investigation, termasuk teknologi face recognition, untuk mengidentifikasi korban.

Hasil penyelidikan mengungkap terdapat empat ABK yang menjadi korban dugaan penganiayaan, yakni Ilyas Salahuddin, Oktavian Magreza, Johan Saputra, dan Syawal Suswono.

Keempat korban merupakan bagian dari awak KM Maulana 23 yang berangkat dari kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, menuju wilayah operasi penangkapan ikan di Kepulauan Aru, Maluku.

Dalam pengembangan kasus, polisi juga menemukan informasi bahwa keluarga Ilyas sempat diberi tahu oleh pihak kapal bahwa korban mengalami sakit beri-beri dan disebut menjalani perawatan di Rumah Sakit Dobo.

Namun, setelah didalami, polisi menemukan korban tidak mendapatkan perawatan seperti informasi yang disampaikan kepada keluarganya dan justru ditemukan dalam kondisi membutuhkan penanganan medis.

Para korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit di Dobo untuk mendapatkan perawatan.

Di sisi lain, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan KM Maulana 23 di Laut Aru setelah menerima informasi mengenai dugaan penyiksaan terhadap ABK.

KM Maulana 23 diketahui membawa 28 ABK dan diamankan kapal patroli KKP Hiu 14 pada 2 Oktober 2026.

Dari pemeriksaan awal KKP, dugaan kekerasan terhadap ABK berkaitan dengan target tangkapan cumi.

ABK disebut diwajibkan mendapatkan tangkapan cumi minimal dua kilogram dalam satu malam.

Selain dugaan penganiayaan, kepolisian kini mengembangkan kasus tersebut ke dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Saat ini kepolisian berkoordinasi dengan Polres Kepulauan Aru dan KKP untuk menuntaskan penyelidikan serta memastikan keselamatan empat korban.

Kondisi keempat korban dilaporkan mulai membaik dan mereka sudah dapat berkomunikasi dengan keluarga.

KEPALA BNNP JAWA BARAT BRIGJEN POL SULISTYO PUDJO HARTONO SAMPAIKAN UCAPAN SELAMAT ATAS TERPILIHNYA KOMJEN SUYUDI ARIO SETO SEBAGAI KAPOLRI


investigasihukumkriminal BANDUNG — Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat, Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si., secara resmi menyampaikan ucapan selamat yang hangat kepada Jenderal Polisi (pangkat baru) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas terpilih dan dilantiknya beliau sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).


Ucapan selamat ini disampaikan oleh Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono mewakili keluarga besar BNNP Jawa Barat, menyusul pengesahan dan pelantikan pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara tersebut.


“Atas nama keluarga besar Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat, saya mengucapkan selamat atas pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Kami optimistis, di bawah kepemimpinan beliau, Polri akan semakin profesional, dicintai masyarakat, serta makin tangguh dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional,” ujar Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono di Bandung.


Sebagaimana diketahui, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebelumnya merupakan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI sebelum akhirnya dipercaya oleh negara untuk memimpin institusi Kepolisian Republik Indonesia. Hubungan erat antara institusi Polri dan BNN dalam penegakan hukum serta pemberantasan kejahatan narkotika dinilai akan semakin solid di bawah kepemimpinan figur yang memahami secara mendalam isu-isu strategis penanggulangan narkoba di Indonesia.


Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono juga menambahkan bahwa jajaran BNNP Jawa Barat siap untuk terus bersinergi secara maksimal dengan jajaran kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polda Jawa Barat, untuk mendukung penuh Asta Cita serta program-program prioritas pemerintah dalam menciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba (Bersinar) serta menjaga stabilitas keamanan dalam negeri.


“Kami di daerah siap memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan strategis Kapolri baru dalam rangka mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan dan pelayanan optimal kepada masyarakat,” pungkas jenderal bintang satu yang berpengalaman di bidang kehumasan dan reserse tersebut.

Layanan Paspor Hadir Di CFD Wisma KEIAI

investigasihukumkriminal JAKARTA | Pelayanan publik tidak selalu harus menunggu masyarakat datang ke kantor. Pesan tersebut terlihat dalam kegiatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DKI Jakarta bersama Kantor Imigrasi Jakarta Timur yang hadir langsung di tengah masyarakat dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Wisma KEIAI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu, 4 Oktober 2026.

Sejak pagi, kawasan tersebut dipenuhi warga yang memanfaatkan hari libur untuk berolahraga dan menikmati suasana akhir pekan. Di tengah keramaian itu, jajaran Imigrasi membuka layanan paspor sekaligus memberikan informasi mengenai berbagai layanan keimigrasian kepada masyarakat.

Kehadiran layanan tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Warga yang sedang mengikuti aktivitas CFD dapat memperoleh informasi mengenai paspor tanpa harus terlebih dahulu mendatangi kantor Imigrasi. Petugas juga memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai mekanisme dan persyaratan pelayanan.

Dalam kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Jakarta Timur menyediakan 70 kuota layanan paspor, dengan rincian 60 kuota melalui aplikasi M-Paspor dan 10 kuota untuk pemohon walk-in.

Penyediaan kuota secara langsung di ruang publik menjadi bentuk pendekatan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran petugas juga memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung mengenai kebutuhan dokumen perjalanan, khususnya paspor.

Salah seorang warga yang memanfaatkan momentum tersebut mengaku terbantu dengan adanya pelayanan Imigrasi di lokasi CFD. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan kemudahan karena masyarakat dapat memperoleh informasi sekaligus mengetahui secara langsung prosedur yang harus dipersiapkan sebelum mengurus paspor.

Bagi masyarakat, pola pelayanan seperti itu memberikan kesan bahwa aparatur pemerintah tidak berjarak dengan warga. Pelayanan dapat berlangsung dalam suasana yang lebih santai, namun tetap mengedepankan ketertiban dan profesionalitas.

Tidak hanya membuka layanan paspor, jajaran Imigrasi juga mengajak masyarakat mengikuti senam bersama. Aktivitas tersebut membuat suasana di sekitar lokasi pelayanan semakin hidup dan menciptakan interaksi yang lebih cair antara petugas dengan warga.

Olahraga bersama juga menjadi simbol pentingnya menjaga kesehatan di tengah rutinitas masyarakat perkotaan. Pemerintah dan masyarakat dapat bertemu dalam suasana yang sederhana, sehat, dan penuh kebersamaan.

Kegiatan tersebut turut diisi dengan apresiasi kepada masyarakat sebagai bentuk penghargaan terhadap antusiasme warga yang hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan. Apresiasi tersebut menambah suasana hangat dalam kegiatan pelayanan yang berlangsung pada Minggu pagi.

Bagi jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi DKI Jakarta dan Kantor Imigrasi Jakarta Timur, kehadiran di CFD merupakan bagian dari upaya mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat. Ruang publik dipandang sebagai tempat yang efektif untuk menyampaikan informasi sekaligus membangun komunikasi dua arah dengan warga.

Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memahami prosedur keimigrasian secara benar. Informasi yang diterima sejak awal diharapkan dapat membantu masyarakat mempersiapkan dokumen dan mengikuti tahapan pelayanan sesuai ketentuan.

Suasana pelayanan yang dibangun secara humanis juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat. Sikap ramah, keterbukaan informasi, dan kemudahan komunikasi menjadi unsur penting dalam memberikan pengalaman pelayanan yang baik.

Minggu pagi di Wisma KEIAI akhirnya menjadi momentum yang mempertemukan tiga hal sekaligus, yakni pelayanan publik, kesehatan, dan silaturahmi. Masyarakat berolahraga, mendapatkan informasi keimigrasian, sekaligus berinteraksi dengan aparatur pemerintah dalam suasana yang lebih dekat.

Kegiatan tersebut juga membawa nilai yang lebih luas bahwa memberikan pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian dari pengabdian. Ketika pekerjaan dilakukan dengan keikhlasan, tanggung jawab, dan niat untuk memberikan manfaat, maka pelayanan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama.

Dengan hadirnya layanan paspor di tengah kegiatan CFD, jajaran Imigrasi DKI Jakarta dan Imigrasi Jakarta Timur menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, informatif, profesional, dan humanis.

Semoga ikhtiar menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat tersebut dapat terus dilakukan secara konsisten. Sebab, pelayanan yang diberikan dengan hati, disertai niat baik dan tanggung jawab, bukan hanya menghadirkan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari pengabdian yang insyaallah membawa manfaat dan keberkahan.

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sasar Sejumlah Objek Vital Antisipasi Gangguan Kamtibmas


investigasihukumkriminal JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polda Metro Jaya, melaksanakan patroli cipta kondisi dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Minggu (4/10/2026) dini hari.

Kegiatan patroli tersebut melibatkan 15 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan menggunakan empat unit kendaraan dinas Polri.

Patroli dipimpin oleh IPDA Rindo Sihotang, S.H., Kanit II Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, selaku Paping. Sejumlah lokasi yang menjadi rute patroli antara lain Indonesia Power PLTU, PT Salim Ivomas, Pelabuhan Inggom, Pelabuhan Nusantara, hingga kawasan JICT 1.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog dengan petugas keamanan (security) di sejumlah objek yang disambangi.

Petugas memberikan imbauan agar para security meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat menjalankan tugas pada malam hari. Mereka juga diminta melakukan pemeriksaan secara rutin terhadap tamu maupun kendaraan yang keluar-masuk area.

“Petugas keamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas, terutama pada malam hari. Laksanakan pemeriksaan secara rutin terhadap tamu maupun kendaraan dan jangan bertugas seorang diri agar dapat saling membantu apabila terjadi sesuatu,” ujar petugas dalam kegiatan patroli tersebut.

Selain itu, personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengingatkan para petugas keamanan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan menghindari tindakan kekerasan ketika menghadapi persoalan di lapangan.

“Apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Utamakan pendekatan persuasif dan laksanakan tugas secara profesional, waspada, serta penuh tanggung jawab,” lanjutnya.

Kepolisian juga mengajak seluruh pihak, khususnya pengelola dan petugas keamanan di kawasan pelabuhan maupun objek vital, untuk terus membangun sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Patroli cipta kondisi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus memastikan situasi di wilayah hukum tetap aman dan kondusif.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Sea World Ancol 34 Tahun Edukasi Laut Makin Interaktif

investigasihukumkriminal JAKARTA | Sea World Ancol merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-34 dengan mengusung semangat “Menginspirasi dan Menghidupkan Laut”. Perayaan yang digelar pada 2 Oktober 2026 tersebut menjadi momentum bagi Sea World Ancol untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat semakin dekat dengan dunia kelautan melalui pengalaman rekreasi yang edukatif, inspiratif, dan menyenangkan.

Perayaan HUT ke-34 Sea World Ancol berlangsung secara sederhana dan dihadiri jajaran Direksi serta Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Kegiatan tersebut juga melibatkan ratusan anak yatim, dhuafa, dan anak difabel dari warga sekitar kawasan Ancol.

Dalam perayaan tersebut, manajemen menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang Sea World Ancol yang telah hadir dan berkembang selama lebih dari tiga dekade. Sea World Ancol diharapkan dapat terus berkembang sebagai ruang rekreasi yang inklusif, edukatif, sekaligus memiliki kepedulian terhadap konservasi laut.

Berbagai kegiatan turut memeriahkan puncak HUT ke-34. Mulai dari pemotongan tumpeng, atraksi kue ikan underwater, pembentangan spanduk raksasa, hingga kehadiran Sharky sebagai maskot Sea World Ancol.

Kemeriahan juga semakin lengkap dengan pembagian doorprize bagi pengunjung yang hadir dalam rangkaian perayaan tersebut.

Tidak berhenti pada puncak perayaan, suasana HUT ke-34 Sea World Ancol berlanjut pada akhir pekan, 3–4 Oktober 2026. Pengunjung dapat menikmati sejumlah pertunjukan spesial yang telah disiapkan untuk menambah keceriaan serta menghadirkan pengalaman rekreasi yang menarik bagi keluarga.

Hadirkan Audio Guide Pinalle

Selain menghadirkan rangkaian kegiatan hiburan dan edukasi, momentum HUT ke-34 juga menjadi kesempatan bagi Sea World Ancol untuk memperkenalkan inovasi baru berupa Audio Guide Pinalle.

Fitur tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung dalam memperoleh informasi mengenai berbagai koleksi biota air yang ada di Sea World Ancol. Audio Guide Pinalle juga memberikan panduan mengenai rute terbaik bagi pengunjung selama berkeliling di kawasan Sea World Ancol.

Informasi tersebut disampaikan melalui narasi audio yang dapat diakses menggunakan perangkat masing-masing pengunjung.

Kehadiran Audio Guide Pinalle menjadi bagian dari upaya Sea World Ancol mengikuti perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung. Fitur tersebut dirancang agar pengunjung dapat memperoleh informasi dengan lebih nyaman, praktis, dan personal selama menikmati berbagai koleksi biota air.

Dengan adanya Audio Guide Pinalle, pengunjung tidak perlu lagi berkerumun di depan papan informasi untuk mendapatkan penjelasan mengenai koleksi biota yang sedang dilihat.

Fitur tersebut juga dirancang ramah untuk keluarga dan anak-anak serta dapat digunakan secara bersamaan oleh beberapa pengunjung. Dengan demikian, pengalaman berwisata di Sea World Ancol tidak hanya menjadi kegiatan rekreasi, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran mengenai kehidupan laut.

Menariknya, pengunjung tidak perlu mengunduh aplikasi khusus untuk menggunakan Audio Guide Pinalle. Pengunjung cukup memindai kode QR yang tersedia di area Sea World Ancol untuk kemudian mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan selama berada di kawasan tersebut.

Perkuat Edukasi dan Konservasi Laut

Melalui perayaan HUT ke-34, Sea World Ancol kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan berbagai program yang memadukan unsur edukasi, seni, budaya, konservasi, dan hiburan.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dari berbagai kalangan.

Dengan semangat “Menginspirasi dan Menghidupkan Laut”, Sea World Ancol berharap dapat terus melanjutkan perjalanan sebagai destinasi wisata keluarga yang bukan hanya menghadirkan kebahagiaan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk semakin mengenal, mencintai, dan menjaga laut Indonesia.

Perayaan HUT ke-34 sekaligus peluncuran Audio Guide Pinalle menjadi bagian dari perjalanan Sea World Ancol dalam memperkuat perannya sebagai destinasi wisata edukasi dan rekreasi kelautan.

Melalui perpaduan teknologi, edukasi, hiburan, dan konservasi, Sea World Ancol berupaya memberikan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan bagi pengunjung, tetapi juga memberikan pengetahuan mengenai kekayaan biota dan pentingnya menjaga kelestarian laut.

Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Antisipasi Kejahatan Jalanan, Balap Liar dan Tawuran



investigasihukumkriminal JAKARTA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, Patroli Perintis Presisi Satsamapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan patroli kewilayahan pada Sabtu (3/10/2026) dini hari.

Kegiatan patroli mulai menyasar sejumlah titik di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, di antaranya Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Padamarang, dan Jalan Sulawesi Ujung.

Patroli dipimpin oleh AIPTU Sumarno selaku Kepala Tim (Kateam) Patroli Perintis Presisi bersama enam personel lainnya. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua.

Sebelum melaksanakan patroli, personel terlebih dahulu menerima arahan terkait kesiapan pelaksanaan kegiatan dan sasaran patroli di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Selanjutnya, sekitar pukul 01.30 WIB, personel memberikan imbauan kepada petugas keamanan di pintu masuk Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.

Patroli kemudian dilanjutkan ke kawasan Terminal Pelni. Di lokasi tersebut, petugas memberikan imbauan kepada para penumpang kapal agar selalu menjaga barang bawaan dan tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal guna mencegah terjadinya tindak kejahatan, termasuk penipuan dan aksi hipnotis.

Memasuki kawasan JICT 1, Jalan Sulawesi Ujung, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para kenek agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, seperti perjudian, mengonsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkoba maupun aksi tawuran.

“Patroli Perintis Presisi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan. Kami juga mengedepankan langkah preventif melalui patroli dan pemberian imbauan kepada masyarakat maupun para pekerja di kawasan pelabuhan,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya berbagai bentuk gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas atau tindak pidana, segera melaporkannya kepada petugas kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, patroli berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam mengantisipasi kejahatan jalanan, balap liar, aksi tawuran, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.