Patroli JJOS Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Antisipasi 3C, Tawuran, Dan Gangguan Kamtibmas Di di Kawasan Pelabuhan

Investigasihukumkriminal Jakarta, – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan Patroli JJOS Perintis Presisi pada Minggu (5/7/2026) dini hari. Patroli tersebut difokuskan untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), aksi tawuran, balap liar, geng motor, begal, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan patroli diawali dengan arahan dari Ka Team 3P, Aiptu Hanggoro, kepada seluruh personel sebagai bentuk kesiapan sebelum pelaksanaan patroli di sejumlah titik rawan gangguan keamanan.

Patroli melibatkan 6 personel yang didukung dengan 1 unit kendaraan dinas roda empat dan 2 unit kendaraan dinas roda dua. Tim dipimpin oleh Aiptu Hanggoro dengan anggota Aipda Kasmito, Bripka Riza, Brigadir Arif, dan Bripda Ihsan.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli dialogis dan memberikan imbauan kepada masyarakat di beberapa lokasi strategis. Di kawasan Terminal Penumpang Pelni, personel melakukan pemeriksaan serta memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada para sopir dan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang sedang berkumpul agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban.

Selanjutnya, di Jalan Pasoso, petugas menyambangi para sopir truk yang sedang beristirahat di bahu jalan. Mereka diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan, menghindari penyalahgunaan narkoba, minuman keras, praktik perjudian online, maupun keterlibatan dalam aksi tawuran.

Patroli kemudian dilanjutkan ke Jalan Raya Pelabuhan, di mana petugas menemukan sekelompok pemuda yang sedang berkumpul di pinggir jalan. Tim memberikan imbauan secara humanis agar segera meninggalkan lokasi guna mencegah potensi keributan maupun tawuran. Selain itu, dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Di Jalan Timur Raya, tepatnya di depan PT Vopak, personel mendapati sejumlah sopir yang beristirahat di bahu jalan. Petugas mengingatkan agar tidak menggunakan bahu jalan sebagai tempat beristirahat karena dapat mengganggu arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kemacetan. Para sopir juga diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum beroperasi guna meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas.

Selama kegiatan berlangsung, tim patroli menyusuri sejumlah ruas jalan yang menjadi fokus pengamanan, yaitu Jalan Padamarang, Jalan Pasoso, Jalan Raya Pelabuhan, dan Jalan Timur Raya.

Berkat kehadiran personel di lapangan serta pendekatan preventif dan humanis kepada masyarakat, kegiatan Patroli JJOS Perintis Presisi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya berbagai bentuk gangguan kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan di wilayah pelabuhan.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Pengamanan Dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Di Kawasan Pelabuhan

Investigasihukumkriminal Jakarta, – Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya kembali melaksanakan Patroli JJOS KRYD Cipta Kondisi sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di wilayah hukumnya. Kegiatan yang berlangsung dipimpin oleh AKP Yudi Hermawan, S.H., selaku Perwira Pengawas (Pawas) yang juga menjabat sebagai Wakapolsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Sabtu, 04/06/2026

Patroli melibatkan 15 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dengan dukungan 4 unit kendaraan dinas roda empat (KR4) dan 2 unit kendaraan dinas roda dua (KR2). Adapun rute patroli meliputi Jalan Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Inggom, JICT 1, hingga Terminal Penumpang Nusantara Pura.

Dalam pelaksanaannya, personel menggelar razia stasioner terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat di Jalan Raya Pelabuhan Nusantara serta melaksanakan patroli dialogis dan sambang di Terminal Penumpang Pelni Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah berbagai bentuk tindak kriminalitas, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), maupun aksi kejahatan jalanan lainnya.

Pemeriksaan dilakukan secara selektif, humanis, dan profesional dengan memeriksa kelengkapan surat kendaraan, identitas pengendara, serta barang bawaan guna mengantisipasi masuk maupun beredarnya barang-barang berbahaya dan ilegal di kawasan pelabuhan.

Selain pemeriksaan, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan saat berkendara, serta segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian.

Selama kegiatan berlangsung, personel turut melakukan pemantauan situasi di sejumlah titik rawan guna memastikan kondisi keamanan tetap terjaga dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

“Patroli JJOS KRYD Cipta Kondisi ini merupakan upaya preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di kawasan pelabuhan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya tindak kriminalitas dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh pengguna jasa pelabuhan,” ujar AKP Yudi Hermawan, S.H.

Secara keseluruhan, kegiatan patroli berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif, tanpa ditemukan adanya gangguan menonjol. Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kegiatan patroli rutin sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya tetap aman dan kondusif.

Polda Sumsel Musnahkan Ratusan Senjata Api Hasil Ops Senpi Musi

Investigasihukumkriminal Palembang – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan menggelar pemusnahan ratusan barang bukti senjata api (senpi) rakitan ilegal. Sebagai wujud “Negara Hadir”, langkah tegas ini diambil guna memastikan perlindungan mutlak bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

​Pemusnahan barang bukti hasil Operasi (Ops) Senpi Musi Tahun 2026 ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel pada Jumat (3/7/2026) bertempat di Lapangan Tembak Brimob Polda Sumsel. Operasi ini sendiri telah sukses dilaksanakan selama 16 hari, terhitung sejak 12 hingga 27 Juni 2026.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa pemberantasan peredaran senpi ilegal adalah bukti nyata keterlibatan negara dalam melindungi warganya.

​”Hasil operasi ini jumlahnya cukup signifikan, baik itu laras panjang maupun laras pendek. Ini menandakan bahwa negara hadir untuk mengamankan masyarakat dalam hal kegiatan yang berhubungan dengan senjata api,” ujar Kapolda.

​Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan kepada awak media bahwa operasi ini bermuara pada satu tujuan luhur, yakni menjamin kebebasan dan rasa aman masyarakat dari ancaman bersenjata.

​”Polda Sumatera Selatan memastikan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban ini merupakan representasi dari negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Tujuannya agar masyarakat bisa beraktivitas, bekerja, beribadah, dan bersekolah dengan aman tanpa rasa takut karena banyaknya senpi yang beredar,” tegasnya.

​Berdasarkan data operasional, Ops Senpi Musi 2026 berhasil mengungkap 32 kasus tindak pidana penyalahgunaan senjata api dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 31 orang. Total senjata api yang dimusnahkan mencapai 397 pucuk, yang terdiri dari 284 pucuk senpi laras panjang dan 113 pucuk senpi laras pendek.

​Keberhasilan ini, menurut Kapolda, bukanlah hasil kerja satu orang (superman), melainkan buah dari kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas dari sebuah super team. Ia secara khusus mengapresiasi kolaborasi apik dari Wakapolda, Irwasda, para Pejabat Utama (PJU) seperti Dirkrimum dan Karo Ops, serta seluruh Kapolres jajaran.

​Di sisi lain, keberhasilan kepolisian ini tak lepas dari tingginya kesadaran dan partisipasi aktif warga. Hal ini dibuktikan dengan adanya serahan senpi secara sukarela oleh masyarakat sebanyak 234 pucuk.

​Senada dengan pernyataan Kapolda, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa pemusnahan ini sekaligus menjadi warning atau pesan peringatan tegas bagi para pelaku kejahatan di wilayah Sumatera Selatan.

​”Polda Sumsel tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran senjata api ilegal yang kerap menjadi sumber keresahan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi warga yang telah proaktif dan berani menyerahkan senpi rakitannya secara sukarela. Bagi masyarakat yang saat ini masih menyimpan atau mengetahui adanya senpi ilegal, kami imbau untuk segera menyerahkannya kepada aparat terdekat sebelum dilakukan tindakan hukum yang tegas,” jelas Kombes Pol Nandang.

​Sebagai langkah mitigasi ke depan, kepolisian terus membuka kanal pengaduan agar masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan adanya indikasi pembuatan atau peredaran senpi rakitan di lingkungannya. Warga diimbau untuk langsung menghubungi layanan Call Center 110 yang telah terintegrasi secara online dan siap merespons laporan dengan cepat.

Pemusnahan ratusan senjata api hari ini bukan sekadar simbol penindakan hukum, melainkan wujud nyata dari napas perlindungan dan pengayoman kepolisian. Sebagai wujud kehadiran negara, Polda Sumsel terus meneguhkan komitmennya untuk merawat harmoni, memastikan setiap jengkal Bumi Sriwijaya tetap menjadi tempat yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakatnya.

Polres Priok Gelar JJOS Nobar Kamtibmas Piala Dunia 2026

Investigasihukumkriminal Jakarta, – Dalam rangka mendukung program Jaga Jakarta On The Spot (JJOS) sekaligus menindaklanjuti arahan Kapolri, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Kamtibmas Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di Ruang Tunggu Terminal Penumpang Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok, pada Jumat (3/7/2026) dini hari.

Kegiatan yang dipimpin oleh jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok sebagai upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya perhelatan Piala Dunia 2026.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menyampaikan bahwa kegiatan JJOS Nobar Kamtibmas bukan sekadar menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, membangun kemitraan, serta menyerap aspirasi masyarakat terkait situasi kamtibmas di kawasan Terminal Penumpang Nusantara Pura.

«”Melalui kegiatan Nobar Kamtibmas ini, Polri ingin semakin dekat dengan masyarakat. Selain menikmati pertandingan bersama, kami juga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan,” ujar Kapolres.»

Selain sebagai sarana mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi selama pertandingan berlangsung, seperti keributan, konvoi yang tidak tertib, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Dengan tersedianya lokasi nonton bersama yang aman dan terorganisasi, masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum, seperti judi online, penyalahgunaan narkoba, serta aksi tawuran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

«”Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terlibat dalam judi online, penyalahgunaan narkoba, maupun tawuran. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar lingkungan tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tegas Kapolres.»

Tak hanya itu, masyarakat juga diberikan sosialisasi mengenai Call Center Polri 110 sebagai layanan pengaduan yang dapat diakses secara gratis apabila menemukan atau mengalami gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

«”Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan adanya gangguan kamtibmas, segera manfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang dapat dihubungi secara gratis selama 24 jam,” imbuhnya.»

Melalui kegiatan JJOS Nobar Kamtibmas Piala Dunia 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat, sehingga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dapat terus terjaga dengan baik.

Bea Cukai Gagalkan 3,37 Ton Ganja Thailand

Investigasihukumkriminal Jakarta – Sinergi Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI kembali membuahkan hasil. Aparat berhasil menggagalkan penyelundupan 3.371,4 kilogram atau 3,37 ton bunga/pucuk canabinoid marijuana asal Thailand yang masuk melalui Pelabuhan Internasional Tanjung Priok dengan modus disembunyikan di dalam koper dan gulungan matras lateks.

Keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan yang melibatkan Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai, Bea Cukai Tanjung Priok, Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I, Kanwil Bea Cukai Jawa Barat, Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah, Kanwil Bea Cukai Jakarta, Bea Cukai Gresik, Bea Cukai Purwakarta, Bea Cukai Cikarang, bersama BNN RI.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, mengatakan para pelaku terus mengembangkan berbagai cara untuk menyamarkan narkotika agar lolos dari pengawasan. Namun, berkat penguatan intelijen, analisis risiko, pemanfaatan teknologi, dan koordinasi lintas instansi, upaya penyelundupan tersebut berhasil dihentikan sebelum barang haram itu beredar di masyarakat.

Kasus ini bermula pada Senin (29/6/2026), ketika tim gabungan memperoleh informasi adanya kontainer asal Thailand yang membawa tumpukan koper dan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pengawasan ketat sejak barang keluar dari tempat penimbunan sementara hingga proses pembongkaran di gudang.

Saat pemeriksaan berlangsung, petugas menemukan bungkusan mencurigakan yang dibalut aluminium foil dan plastik di dalam sejumlah koper. Hasil analisis berikutnya mengarah pada satu pengiriman lain dengan karakteristik serupa yang diberitahukan sebagai matras lateks dari Thailand.

Untuk mengungkap jaringan di balik pengiriman tersebut, petugas menerapkan metode controlled delivery, yakni membiarkan barang bergerak di bawah pengawasan hingga mencapai lokasi tujuan. Dari hasil pemantauan diketahui barang akan dikirim menuju wilayah Gresik dan sekitarnya.

Pada Rabu (1/7/2026), tim gabungan menghentikan empat truk wingbox yang membawa muatan tersebut, masing-masing tiga unit di Gresik dan satu unit di Purwakarta. Pemeriksaan menyeluruh akhirnya mengungkap ribuan kilogram ganja yang disembunyikan di dalam koper dan gulungan matras lateks.

Total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 3.371,4 kilogram. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.605 kilogram ditemukan di dalam koper, sedangkan 1.766,4 kilogram lainnya tersembunyi di dalam matras lateks.

Seluruh barang bukti beserta pihak-pihak yang terkait kini diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Aparat masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap aktor utama dan jaringan penyelundupan narkotika internasional yang diduga berada di balik importasi tersebut.

Dari keberhasilan operasi ini, Bea Cukai dan BNN memperkirakan lebih dari 10,1 juta jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika. Negara juga diperkirakan dapat menghemat potensi biaya rehabilitasi hingga sekitar Rp4,585 triliun.

Djaka menegaskan pemberantasan penyelundupan narkotika akan terus menjadi prioritas. Menurutnya, pengawasan di seluruh jalur masuk Indonesia akan diperketat melalui sinergi yang semakin kuat antara Bea Cukai, BNN, dan aparat penegak hukum lainnya.

“Setiap upaya penyelundupan narkotika yang berhasil kami gagalkan merupakan bentuk perlindungan nyata kepada masyarakat. Kami akan terus memperkuat pengawasan dan kerja sama agar Indonesia terbebas dari ancaman peredaran gelap narkotika,” tegas Djaka.

Jaksa Berprestasi Ari Meilando Dipercaya Pimpin Intelijen Kejari Bengkulu Utara

Investigasihukumkriminal Jakarta – Karier Ari Meilando, SH., MH. terus menanjak. Jaksa yang dikenal memiliki dedikasi tinggi, inovatif, dan berintegritas itu resmi mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intelijen) Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara berdasarkan Surat Keputusan (SK) Jaksa Agung Republik Indonesia tertanggal 8 Juni 2026.

Promosi tersebut menjadi bentuk kepercayaan pimpinan Kejaksaan atas berbagai capaian yang berhasil ditorehkan Ari selama menjalankan tugas di Kejaksaan Negeri Bima. Tak hanya sukses membangun tata kelola yang baik, ia juga mampu menghadirkan inovasi pelayanan publik serta mencatatkan prestasi yang mengharumkan nama satuan kerjanya di tingkat nasional.

Selama bertugas di Kejaksaan Negeri Bima, Ari berhasil membawa bidang Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PAPBB) meraih Penghargaan Kinerja Terbaik Bidang PAPBB Kejaksaan Tipe B se-Indonesia. Selain itu, Kejaksaan Negeri Bima juga menerima penghargaan Frekuensi Lelang Terbaik dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Terbaik dari Kantor Wilayah DJKN Bali dan Nusa Tenggara (Balinusra), serta dinobatkan sebagai Satuan Kerja Bidang PAPBB Terbaik se-Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat.

Berbagai terobosan pun lahir dari tangan Ari, di antaranya program Lelang Rakyat yang bertujuan mendekatkan layanan lelang kepada masyarakat serta aplikasi KITA (Kita Informasi Terpadu Adhyaksa) sebagai media informasi terpadu yang mendukung transparansi pelayanan Kejaksaan.

Tidak hanya menorehkan prestasi di bidang pengelolaan barang bukti, Ari juga aktif dalam penanganan perkara pidana khusus dan pidana umum. Salah satu perkara yang menjadi perhatian publik ialah penanganan kasus narkotika yang melibatkan mantan Kasat dan mantan Kapolres Bima. Keterlibatannya dalam perkara tersebut menunjukkan komitmen terhadap penegakan hukum yang profesional dan tanpa pandang bulu.

Saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon selulernya pada Rabu (1/7/2026), Ari menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Menurutnya, promosi jabatan tersebut menjadi bukti bahwa Kejaksaan memberikan kesempatan kepada setiap insan Adhyaksa yang bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas.

“Ini membuktikan bahwa pesan Jaksa Agung sangat jelas, tidak ada istilah mengurus penempatan. Siapa yang berdedikasi akan diberikan kesempatan promosi dan mutasi, tanpa adanya titipan-titipan,” kata Ari.

Putra seorang pedagang itu berharap amanah barunya sebagai Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan, serta menghadirkan pelayanan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan.

Satresnarkoba Polres Priok Ungkap Kasus Peredaran Ganja

Investigasihukumkriminal Jakarta Utara – Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis ganja di wilayah Jakarta Utara pada Sabtu malam (13 Juni 2026). Dalam pengungkapan tersebut, dua orang pelaku berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti.

Kejadian bermula dari adanya informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di kawasan pinggir Jalan Metro Kencana Raya, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok. Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit II Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan di lokasi yang dimaksud.

“Sekitar pukul 20.00 WIB, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang laki-laki yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika,” ujar pihak kepolisian dalam keterangan resminya.

Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial FA (25), seorang cleaning service, dan RH (29), yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Keduanya diamankan di lokasi kejadian tanpa perlawanan.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa satu kantong plastik hitam berisi satu bungkus lakban cokelat yang diduga berisi narkotika jenis ganja, serta dua unit telepon genggam dan satu unit sepeda motor yang digunakan dalam aktivitas tersebut.

Dalam pemeriksaan awal, kedua pelaku mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang berinisial F (DPO) yang memerintahkan mereka mengambil paket narkotika di kawasan Bonpis untuk kemudian diserahkan kepada seseorang berinisial B (DPO).

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perannya dalam jaringan peredaran tersebut dan menyebut adanya pihak lain yang masih dalam pencarian.

Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga telah melakukan sejumlah tindakan, di antaranya pemeriksaan urine, pemeriksaan saksi dan tersangka, serta gelar perkara.

“Kasus ini masih terus kami kembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya. Kami juga akan melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti ke Puslabfor,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Trendy Habibi Ariyanto, S.Tr.K., S.I.K., M.H.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Priok serta mengembangkan kasus hingga ke jaringan pemasok utama.

Patroli JJOS Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Cipta Kondisi, Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif

investigasihukumkriminal, Jakarta – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pelabuhan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya kembali menggelar kegiatan Patroli Jaga Jakarta On The Spot (JJOS) Cipta Kondisi pada Kamis (2/7/2026) dini hari.

Kegiatan patroli dipimpin oleh IPTU Agus Setiarto, selaku KBO Satbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, yang bertugas sebagai Perwira Pengawas (Pawas). Sebanyak 17 personel gabungan diterjunkan dengan dukungan empat unit kendaraan dinas roda empat (KR4) untuk menyisir sejumlah objek vital dan kawasan strategis di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Adapun rute patroli meliputi kawasan PT Indonesia Power PLTU, Terminal Penumpang Nusantara Pura II, Pelabuhan Inggom, Jakarta International Container Terminal (JICT), hingga Jalan Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok.

Selama pelaksanaan patroli, personel melakukan pendekatan dialogis kepada petugas keamanan PT Indonesia Power PLTU dengan memberikan imbauan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, melaksanakan patroli internal secara berkala, melakukan pemeriksaan terhadap setiap orang maupun kendaraan yang keluar masuk kawasan, serta mengutamakan penggunaan alat pelindung diri (APD) demi mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Petugas juga mengingatkan agar setiap kejadian menonjol maupun tindak kriminal segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Di Terminal Penumpang Nusantara Pura II, personel memantau aktivitas masyarakat sekaligus memberikan edukasi kamtibmas kepada calon penumpang, penjemput, dan pengguna jasa pelabuhan. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga barang bawaan, mewaspadai aksi pencurian, serta membeli tiket kapal Pelni maupun Ro-Ro hanya melalui loket atau agen resmi guna menghindari praktik penipuan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di terminal terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan tindak kriminalitas jalanan, personel juga melaksanakan razia stasioner terhadap kendaraan roda dua di Jalan Pelabuhan Nusantara. Pemeriksaan dilakukan secara selektif, humanis, dan profesional dengan memeriksa identitas pengendara, kelengkapan surat kendaraan, serta barang bawaan guna mengantisipasi tindak pidana seperti begal, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, maupun peredaran gelap narkotika.

Selain pemeriksaan, petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan jalanan, serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui Call Center Polri 110. Personel juga terus melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi patroli guna memastikan keamanan wilayah tetap terjaga.

Dari hasil kegiatan tersebut, tidak ditemukan adanya pengendara maupun kendaraan yang terindikasi terlibat tindak pidana, membawa senjata tajam, narkotika, maupun barang berbahaya lainnya. Seluruh kendaraan yang diperiksa memiliki dokumen yang lengkap dan sah, serta tidak ditemukan orang yang mencurigakan.

Kegiatan Patroli JJOS Cipta Kondisi dilaksanakan secara mobile dan stasioner sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Melalui kehadiran personel Polri di lapangan secara rutin, diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

WhatsApp Resmi Luncurkan Fitur Username, Privasi Pengguna Semakin Terjaga

investigasihukumkriminal, Jakarta – WhatsApp, aplikasi pesan instan dengan lebih dari 3 miliar pengguna aktif, kini menghadirkan fitur terbaru berupa username. Mulai akhir Juni 2026, pengguna dapat berkomunikasi tanpa harus membagikan nomor telepon, sebuah inovasi yang digadang-gadang akan mengubah cara interaksi digital secara global.

Cara Kerja Username

  • Reservasi username: Bisa dilakukan melalui menu Settings > Account > Username.
  • Format username: 3–35 karakter, menggunakan huruf kecil, angka, titik, atau garis bawah.
  • Privasi tambahan: Tersedia opsi username key, kode unik yang harus diketahui orang lain sebelum bisa mengirim pesan pertama.
  • Tidak ada direktori publik: Username tidak bisa dicari secara bebas, sehingga hanya orang yang mengetahui username tepat yang dapat menghubungi.

Dampak Positif

  • Privasi lebih kuat: Nomor telepon tidak otomatis terlihat saat bergabung ke grup.
  • Kemudahan komunikasi: Cocok untuk interaksi dengan teman baru atau komunitas tanpa berbagi nomor pribadi.
  • Konsistensi brand: Bisnis dan kreator bisa memakai username yang sama dengan Instagram atau Facebook.

Potensi Risiko
Meski membawa manfaat besar, sejumlah pakar memperingatkan adanya risiko:

  • Penipuan dan impersonasi: Akun palsu bisa menyerupai tokoh publik.
  • Kesadaran pengguna: Edukasi diperlukan agar masyarakat tidak mudah tertipu oleh akun tiruan.

Tahap Peluncuran

  • Rollout bertahap: Dilakukan mulai Juli–September 2026 di berbagai negara.
  • Indonesia: Sudah tersedia sejak akhir Juni 2026, termasuk dalam gelombang awal.

Fitur username WhatsApp menjadi langkah penting dalam perlindungan privasi digital. Namun, keberhasilan inovasi ini bergantung pada kesadaran pengguna dan sistem verifikasi yang kuat agar tidak dimanfaatkan untuk penipuan.

Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 Berlangsung Khidmat Perkuat Sinergitas Polri Bersama TNI Pemerintah Dan Masyarakat

Investigasihukumkriminal Jakarta Utara, – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok bersama Polres Metro Jakarta Utara melaksanakan Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 yang berlangsung dengan khidmat di Halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 500 peserta dari unsur Polri, TNI, Forkopimko, instansi pemerintah, BUMN, stakeholder pelabuhan, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol. Erick Frendriz, S.I.K., M.Si.

Upacara menjadi momentum penting dalam memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, yang mencerminkan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum secara profesional, humanis, responsif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, dilanjutkan kedatangan Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, mengheningkan cipta, pengucapan Tribrata, hingga penyampaian amanat Inspektur Upacara.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menegaskan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” bukan sekadar slogan, melainkan pedoman bagi seluruh insan Bhayangkara untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, menjaga integritas dan profesionalisme, serta mempererat sinergitas dengan seluruh stakeholder dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.

Selain itu, kehadiran unsur TNI, Forkopimko, instansi pemerintah, BUMN, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan mitra Kamtibmas menjadi bukti kuatnya sinergi lintas sektoral dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian, khususnya di wilayah Jakarta Utara dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Upacara turut dihadiri oleh jajaran pejabat Polri, di antaranya Kapolres Metro Jakarta Utara, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., Wakapolres, para Pejabat Utama, serta para Kapolsek jajaran kedua Polres.

Dari unsur TNI hadir perwakilan Pushidrosal, Koarmada III, Kolinlamil, Pasmar I, Puspomal, Korem 052/Wijayakrama, Kodim 0502/Jakarta Utara, Batalyon Arhanud 6/BAY, serta Dansatangair TNI AD.

Sementara itu, unsur Forkopimko dan pemerintah daerah yang hadir antara lain Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, perwakilan Komisi III DPR RI, anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kepala BNN Kota Jakarta Utara, Kepala Kantor Pertanahan Jakarta Utara, perwakilan KSOP Utama Tanjung Priok, Bea dan Cukai Tanjung Priok, Imigrasi Jakarta Utara dan Tanjung Priok, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Tanjung Priok, serta berbagai BUMN dan stakeholder strategis seperti PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, PT PELNI, PT PLN, PT BULOG, PT Pertamina, PT KBN, STIP, KADIN Jakarta Utara, Telkom, dan instansi terkait lainnya.

Sejumlah organisasi kemasyarakatan dan mitra Kamtibmas juga turut hadir, di antaranya FBR, BPPKB, GRIB Jaya, Forkabi, Bang Japar, Pemuda Pancasila, Ansor-Banser, Kokam, Pokdar Kamtibmas, serta berbagai organisasi dan komunitas lainnya.

Setelah pelaksanaan amanat, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Andika Bhayangkari dan Hymne Pratiwi, pembacaan doa, penutupan upacara, pemberian penghargaan kepada personel Polri maupun masyarakat yang berprestasi, serta diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan.

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat soliditas internal Polri sekaligus mempererat sinergitas bersama TNI, Forkopimko, instansi pemerintah, BUMN, stakeholder pelabuhan, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Utara dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga serta tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

Semangat “Polri untuk Masyarakat” diharapkan terus menjadi landasan dalam mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, modern, dan semakin dicintai masyarakat melalui pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara.