Polres Priok Gelar JJOS Nobar Kamtibmas Piala Dunia 2026

Investigasihukumkriminal Jakarta, – Dalam rangka mendukung program Jaga Jakarta On The Spot (JJOS) sekaligus menindaklanjuti arahan Kapolri, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Kamtibmas Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di Ruang Tunggu Terminal Penumpang Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok, pada Jumat (3/7/2026) dini hari.

Kegiatan yang dipimpin oleh jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok sebagai upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya perhelatan Piala Dunia 2026.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menyampaikan bahwa kegiatan JJOS Nobar Kamtibmas bukan sekadar menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, membangun kemitraan, serta menyerap aspirasi masyarakat terkait situasi kamtibmas di kawasan Terminal Penumpang Nusantara Pura.

«”Melalui kegiatan Nobar Kamtibmas ini, Polri ingin semakin dekat dengan masyarakat. Selain menikmati pertandingan bersama, kami juga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan,” ujar Kapolres.»

Selain sebagai sarana mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi selama pertandingan berlangsung, seperti keributan, konvoi yang tidak tertib, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Dengan tersedianya lokasi nonton bersama yang aman dan terorganisasi, masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum, seperti judi online, penyalahgunaan narkoba, serta aksi tawuran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

«”Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terlibat dalam judi online, penyalahgunaan narkoba, maupun tawuran. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar lingkungan tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tegas Kapolres.»

Tak hanya itu, masyarakat juga diberikan sosialisasi mengenai Call Center Polri 110 sebagai layanan pengaduan yang dapat diakses secara gratis apabila menemukan atau mengalami gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

«”Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan adanya gangguan kamtibmas, segera manfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang dapat dihubungi secara gratis selama 24 jam,” imbuhnya.»

Melalui kegiatan JJOS Nobar Kamtibmas Piala Dunia 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat, sehingga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dapat terus terjaga dengan baik.

Bea Cukai Gagalkan 3,37 Ton Ganja Thailand

Investigasihukumkriminal Jakarta – Sinergi Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI kembali membuahkan hasil. Aparat berhasil menggagalkan penyelundupan 3.371,4 kilogram atau 3,37 ton bunga/pucuk canabinoid marijuana asal Thailand yang masuk melalui Pelabuhan Internasional Tanjung Priok dengan modus disembunyikan di dalam koper dan gulungan matras lateks.

Keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan yang melibatkan Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai, Bea Cukai Tanjung Priok, Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I, Kanwil Bea Cukai Jawa Barat, Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah, Kanwil Bea Cukai Jakarta, Bea Cukai Gresik, Bea Cukai Purwakarta, Bea Cukai Cikarang, bersama BNN RI.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, mengatakan para pelaku terus mengembangkan berbagai cara untuk menyamarkan narkotika agar lolos dari pengawasan. Namun, berkat penguatan intelijen, analisis risiko, pemanfaatan teknologi, dan koordinasi lintas instansi, upaya penyelundupan tersebut berhasil dihentikan sebelum barang haram itu beredar di masyarakat.

Kasus ini bermula pada Senin (29/6/2026), ketika tim gabungan memperoleh informasi adanya kontainer asal Thailand yang membawa tumpukan koper dan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pengawasan ketat sejak barang keluar dari tempat penimbunan sementara hingga proses pembongkaran di gudang.

Saat pemeriksaan berlangsung, petugas menemukan bungkusan mencurigakan yang dibalut aluminium foil dan plastik di dalam sejumlah koper. Hasil analisis berikutnya mengarah pada satu pengiriman lain dengan karakteristik serupa yang diberitahukan sebagai matras lateks dari Thailand.

Untuk mengungkap jaringan di balik pengiriman tersebut, petugas menerapkan metode controlled delivery, yakni membiarkan barang bergerak di bawah pengawasan hingga mencapai lokasi tujuan. Dari hasil pemantauan diketahui barang akan dikirim menuju wilayah Gresik dan sekitarnya.

Pada Rabu (1/7/2026), tim gabungan menghentikan empat truk wingbox yang membawa muatan tersebut, masing-masing tiga unit di Gresik dan satu unit di Purwakarta. Pemeriksaan menyeluruh akhirnya mengungkap ribuan kilogram ganja yang disembunyikan di dalam koper dan gulungan matras lateks.

Total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 3.371,4 kilogram. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.605 kilogram ditemukan di dalam koper, sedangkan 1.766,4 kilogram lainnya tersembunyi di dalam matras lateks.

Seluruh barang bukti beserta pihak-pihak yang terkait kini diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Aparat masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap aktor utama dan jaringan penyelundupan narkotika internasional yang diduga berada di balik importasi tersebut.

Dari keberhasilan operasi ini, Bea Cukai dan BNN memperkirakan lebih dari 10,1 juta jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika. Negara juga diperkirakan dapat menghemat potensi biaya rehabilitasi hingga sekitar Rp4,585 triliun.

Djaka menegaskan pemberantasan penyelundupan narkotika akan terus menjadi prioritas. Menurutnya, pengawasan di seluruh jalur masuk Indonesia akan diperketat melalui sinergi yang semakin kuat antara Bea Cukai, BNN, dan aparat penegak hukum lainnya.

“Setiap upaya penyelundupan narkotika yang berhasil kami gagalkan merupakan bentuk perlindungan nyata kepada masyarakat. Kami akan terus memperkuat pengawasan dan kerja sama agar Indonesia terbebas dari ancaman peredaran gelap narkotika,” tegas Djaka.

Satresnarkoba Polres Priok Ungkap Kasus Peredaran Ganja

Investigasihukumkriminal Jakarta Utara – Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis ganja di wilayah Jakarta Utara pada Sabtu malam (13 Juni 2026). Dalam pengungkapan tersebut, dua orang pelaku berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti.

Kejadian bermula dari adanya informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di kawasan pinggir Jalan Metro Kencana Raya, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok. Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit II Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan di lokasi yang dimaksud.

“Sekitar pukul 20.00 WIB, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang laki-laki yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika,” ujar pihak kepolisian dalam keterangan resminya.

Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial FA (25), seorang cleaning service, dan RH (29), yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Keduanya diamankan di lokasi kejadian tanpa perlawanan.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa satu kantong plastik hitam berisi satu bungkus lakban cokelat yang diduga berisi narkotika jenis ganja, serta dua unit telepon genggam dan satu unit sepeda motor yang digunakan dalam aktivitas tersebut.

Dalam pemeriksaan awal, kedua pelaku mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang berinisial F (DPO) yang memerintahkan mereka mengambil paket narkotika di kawasan Bonpis untuk kemudian diserahkan kepada seseorang berinisial B (DPO).

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perannya dalam jaringan peredaran tersebut dan menyebut adanya pihak lain yang masih dalam pencarian.

Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga telah melakukan sejumlah tindakan, di antaranya pemeriksaan urine, pemeriksaan saksi dan tersangka, serta gelar perkara.

“Kasus ini masih terus kami kembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya. Kami juga akan melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti ke Puslabfor,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Trendy Habibi Ariyanto, S.Tr.K., S.I.K., M.H.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Priok serta mengembangkan kasus hingga ke jaringan pemasok utama.

Patroli JJOS Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Cipta Kondisi, Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif

investigasihukumkriminal, Jakarta – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pelabuhan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya kembali menggelar kegiatan Patroli Jaga Jakarta On The Spot (JJOS) Cipta Kondisi pada Kamis (2/7/2026) dini hari.

Kegiatan patroli dipimpin oleh IPTU Agus Setiarto, selaku KBO Satbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, yang bertugas sebagai Perwira Pengawas (Pawas). Sebanyak 17 personel gabungan diterjunkan dengan dukungan empat unit kendaraan dinas roda empat (KR4) untuk menyisir sejumlah objek vital dan kawasan strategis di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Adapun rute patroli meliputi kawasan PT Indonesia Power PLTU, Terminal Penumpang Nusantara Pura II, Pelabuhan Inggom, Jakarta International Container Terminal (JICT), hingga Jalan Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok.

Selama pelaksanaan patroli, personel melakukan pendekatan dialogis kepada petugas keamanan PT Indonesia Power PLTU dengan memberikan imbauan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, melaksanakan patroli internal secara berkala, melakukan pemeriksaan terhadap setiap orang maupun kendaraan yang keluar masuk kawasan, serta mengutamakan penggunaan alat pelindung diri (APD) demi mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Petugas juga mengingatkan agar setiap kejadian menonjol maupun tindak kriminal segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Di Terminal Penumpang Nusantara Pura II, personel memantau aktivitas masyarakat sekaligus memberikan edukasi kamtibmas kepada calon penumpang, penjemput, dan pengguna jasa pelabuhan. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga barang bawaan, mewaspadai aksi pencurian, serta membeli tiket kapal Pelni maupun Ro-Ro hanya melalui loket atau agen resmi guna menghindari praktik penipuan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di terminal terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan tindak kriminalitas jalanan, personel juga melaksanakan razia stasioner terhadap kendaraan roda dua di Jalan Pelabuhan Nusantara. Pemeriksaan dilakukan secara selektif, humanis, dan profesional dengan memeriksa identitas pengendara, kelengkapan surat kendaraan, serta barang bawaan guna mengantisipasi tindak pidana seperti begal, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, maupun peredaran gelap narkotika.

Selain pemeriksaan, petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan jalanan, serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui Call Center Polri 110. Personel juga terus melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi patroli guna memastikan keamanan wilayah tetap terjaga.

Dari hasil kegiatan tersebut, tidak ditemukan adanya pengendara maupun kendaraan yang terindikasi terlibat tindak pidana, membawa senjata tajam, narkotika, maupun barang berbahaya lainnya. Seluruh kendaraan yang diperiksa memiliki dokumen yang lengkap dan sah, serta tidak ditemukan orang yang mencurigakan.

Kegiatan Patroli JJOS Cipta Kondisi dilaksanakan secara mobile dan stasioner sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Melalui kehadiran personel Polri di lapangan secara rutin, diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 Berlangsung Khidmat Perkuat Sinergitas Polri Bersama TNI Pemerintah Dan Masyarakat

Investigasihukumkriminal Jakarta Utara, – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok bersama Polres Metro Jakarta Utara melaksanakan Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 yang berlangsung dengan khidmat di Halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 500 peserta dari unsur Polri, TNI, Forkopimko, instansi pemerintah, BUMN, stakeholder pelabuhan, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol. Erick Frendriz, S.I.K., M.Si.

Upacara menjadi momentum penting dalam memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, yang mencerminkan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum secara profesional, humanis, responsif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, dilanjutkan kedatangan Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, mengheningkan cipta, pengucapan Tribrata, hingga penyampaian amanat Inspektur Upacara.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menegaskan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” bukan sekadar slogan, melainkan pedoman bagi seluruh insan Bhayangkara untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, menjaga integritas dan profesionalisme, serta mempererat sinergitas dengan seluruh stakeholder dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.

Selain itu, kehadiran unsur TNI, Forkopimko, instansi pemerintah, BUMN, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan mitra Kamtibmas menjadi bukti kuatnya sinergi lintas sektoral dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian, khususnya di wilayah Jakarta Utara dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Upacara turut dihadiri oleh jajaran pejabat Polri, di antaranya Kapolres Metro Jakarta Utara, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., Wakapolres, para Pejabat Utama, serta para Kapolsek jajaran kedua Polres.

Dari unsur TNI hadir perwakilan Pushidrosal, Koarmada III, Kolinlamil, Pasmar I, Puspomal, Korem 052/Wijayakrama, Kodim 0502/Jakarta Utara, Batalyon Arhanud 6/BAY, serta Dansatangair TNI AD.

Sementara itu, unsur Forkopimko dan pemerintah daerah yang hadir antara lain Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, perwakilan Komisi III DPR RI, anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kepala BNN Kota Jakarta Utara, Kepala Kantor Pertanahan Jakarta Utara, perwakilan KSOP Utama Tanjung Priok, Bea dan Cukai Tanjung Priok, Imigrasi Jakarta Utara dan Tanjung Priok, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Tanjung Priok, serta berbagai BUMN dan stakeholder strategis seperti PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, PT PELNI, PT PLN, PT BULOG, PT Pertamina, PT KBN, STIP, KADIN Jakarta Utara, Telkom, dan instansi terkait lainnya.

Sejumlah organisasi kemasyarakatan dan mitra Kamtibmas juga turut hadir, di antaranya FBR, BPPKB, GRIB Jaya, Forkabi, Bang Japar, Pemuda Pancasila, Ansor-Banser, Kokam, Pokdar Kamtibmas, serta berbagai organisasi dan komunitas lainnya.

Setelah pelaksanaan amanat, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Andika Bhayangkari dan Hymne Pratiwi, pembacaan doa, penutupan upacara, pemberian penghargaan kepada personel Polri maupun masyarakat yang berprestasi, serta diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan.

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat soliditas internal Polri sekaligus mempererat sinergitas bersama TNI, Forkopimko, instansi pemerintah, BUMN, stakeholder pelabuhan, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Utara dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga serta tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

Semangat “Polri untuk Masyarakat” diharapkan terus menjadi landasan dalam mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, modern, dan semakin dicintai masyarakat melalui pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara.

Prestasi Ari Meilando Berbuah Promosi Ke Kasi Intelijen Kejari Bengkulu Utara

Investigasihukumkriminal Jakarta – Karier Ari Meilando, SH., MH. terus menanjak. Jaksa yang dikenal memiliki dedikasi tinggi, inovatif, dan berintegritas itu resmi mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intelijen) Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara berdasarkan Surat Keputusan (SK) Jaksa Agung Republik Indonesia tertanggal 8 Juni 2026.

Promosi tersebut menjadi bentuk kepercayaan pimpinan Kejaksaan atas berbagai capaian yang berhasil ditorehkan Ari selama menjalankan tugas di Kejaksaan Negeri Bima. Tak hanya sukses membangun tata kelola yang baik, ia juga mampu menghadirkan inovasi pelayanan publik serta mencatatkan prestasi yang mengharumkan nama satuan kerjanya di tingkat nasional.

Selama bertugas di Kejaksaan Negeri Bima, Ari berhasil membawa bidang Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PAPBB) meraih Penghargaan Kinerja Terbaik Bidang PAPBB Kejaksaan Tipe B se-Indonesia. Selain itu, Kejaksaan Negeri Bima juga menerima penghargaan Frekuensi Lelang Terbaik dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Terbaik dari Kantor Wilayah DJKN Bali dan Nusa Tenggara (Balinusra), serta dinobatkan sebagai Satuan Kerja Bidang PAPBB Terbaik se-Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat.

Berbagai terobosan pun lahir dari tangan Ari, di antaranya program Lelang Rakyat yang bertujuan mendekatkan layanan lelang kepada masyarakat serta aplikasi KITA (Kita Informasi Terpadu Adhyaksa) sebagai media informasi terpadu yang mendukung transparansi pelayanan Kejaksaan.

Tidak hanya menorehkan prestasi di bidang pengelolaan barang bukti, Ari juga aktif dalam penanganan perkara pidana khusus dan pidana umum. Salah satu perkara yang menjadi perhatian publik ialah penanganan kasus narkotika yang melibatkan mantan Kasat dan mantan Kapolres Bima. Keterlibatannya dalam perkara tersebut menunjukkan komitmen terhadap penegakan hukum yang profesional dan tanpa pandang bulu.

Saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon selulernya pada Rabu (1/7/2026), Ari menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Menurutnya, promosi jabatan tersebut menjadi bukti bahwa Kejaksaan memberikan kesempatan kepada setiap insan Adhyaksa yang bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas.

“Ini membuktikan bahwa pesan Jaksa Agung sangat jelas, tidak ada istilah mengurus penempatan. Siapa yang berdedikasi akan diberikan kesempatan promosi dan mutasi, tanpa adanya titipan-titipan,” kata Ari.

Putra seorang pedagang itu berharap amanah barunya sebagai Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan, serta menghadirkan pelayanan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan.

Polres Priok Gelar JJOS Doa Bersama Lintas Agama Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi dan Hadiah Pemenang Lomba Hari Bhayangkara ke-80

investigasihukumkriminal, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya menggelar kegiatan JJOS Doa Bersama Lintas Agama, pemberian penghargaan (rewards) kepada personel berprestasi, serta penyerahan hadiah kepada para pemenang perlombaan antar fungsi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan dipimpin oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Apel, dengan Komandan Apel AKP Mansyur, S.H., yang menjabat sebagai Wakapolsek Kawasan Kalibaru Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel, penghormatan kepada Inspektur Apel, doa bersama lintas agama, pemberian penghargaan kepada personel berprestasi, penyerahan hadiah kepada para pemenang perlombaan, hingga diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama.

Pelaksanaan doa bersama menjadi simbol kuatnya nilai toleransi dan kebersamaan di lingkungan Polri. Doa dipimpin oleh enam tokoh agama yang mewakili agama Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Buddha, dan Konghucu sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar Polri senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara, ujar Kapolres AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., (1/07/26).

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 93 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok menerima penghargaan berdasarkan Keputusan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok tanggal 26 Juni 2026. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta prestasi yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas.

Selain itu, hadiah juga diserahkan kepada para juara perlombaan antar fungsi dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, yaitu Juara I Catur dari Polsek Kawasan Muara Baru, Juara I Bola Voli dari Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Juara I Tenis Meja dari Polsek Kawasan Muara Baru, serta Juara I Gaple dari Satintelkam Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 120 personel, yang terdiri dari perwakilan satuan fungsi dan Polsek jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam amanatnya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menyampaikan bahwa doa bersama lintas agama menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan, toleransi, dan solidaritas di lingkungan Polri.

“Keberagaman yang kita miliki merupakan kekuatan yang harus terus dijaga. Melalui doa bersama lintas agama ini, kita memperkuat nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan guna membangun soliditas internal Polri sekaligus mempererat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar AKBP Aris Wibowo.

Kapolres juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang menerima penghargaan atas prestasi dan dedikasi dalam pelaksanaan tugas.

“Penghargaan ini merupakan bentuk perhatian pimpinan sekaligus motivasi agar seluruh personel terus meningkatkan kinerja, disiplin, inovasi, dan profesionalisme. Jadikan penghargaan ini sebagai penyemangat untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Kepada para pemenang perlombaan, Kapolres mengucapkan selamat serta berharap semangat sportivitas dan kebersamaan yang telah terbangun selama rangkaian Hari Bhayangkara dapat terus dipelihara.

“Perlombaan bukan semata-mata untuk mencari pemenang, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan sinergi di lingkungan Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Nilai-nilai tersebut hendaknya terus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ungkapnya.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh penerima penghargaan dan para pemenang perlombaan, serta sesi foto bersama Kapolres, Wakapolres, Pejabat Utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, para tokoh agama, dan seluruh personel yang menerima penghargaan sebagai bentuk kebersamaan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya organisasi yang humanis, profesional, berprestasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Priok, Perkuat Sinergi dengan Pekerja Pelabuhan melalui Program ‘Jaga Jakarta On The Spot’

investigasihukumkriminal, Jakarta Utara – Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus memperkuat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan kegiatan Program Jaga Jakarta On The Spot (JJOS) bersama para pekerja dan buruh bongkar muat di Lapangan Gudang 003, Pelabuhan Sunda Kelapa,(30/6/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Ipda Resi Mulyono bersama Aipda A. Affandi dan Brigadir Kuswanto, serta diikuti oleh para pekerja dan buruh bongkar muat yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa.

Program JJOS bertujuan untuk meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat, menyerap berbagai aspirasi dan keluhan terkait situasi kamtibmas di lingkungan pelabuhan, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, mengawasi anak agar tidak terlibat aksi tawuran, serta meningkatkan keselamatan kerja. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi layanan Kepolisian Call Center 110 apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas.

Kegiatan diawali dengan silaturahmi dan dialog santai bersama para pekerja serta buruh bongkar muat. Melalui komunikasi yang terbuka, personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa mendengarkan berbagai masukan, saran, dan aspirasi masyarakat terkait kondisi keamanan di kawasan pelabuhan.

Dalam penyampaiannya, Aipda A. Affandi mengajak seluruh pekerja untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk tindak kejahatan serta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan melalui semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap situasi sekitar.

Sementara itu, Brigadir Kuswanto memberikan penyuluhan mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, serta keselamatan dalam bekerja sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai aspirasi dan masukan dari para pekerja menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan pelayanan Kepolisian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, terjalin komunikasi yang semakin harmonis antara Polsek Kawasan Sunda Kelapa dengan para pekerja dan buruh bongkar muat. Selain itu, berbagai aspirasi masyarakat terkait keamanan lingkungan berhasil dihimpun, dan para pekerja menyatakan komitmennya untuk terus berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh keakraban, sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Orang Tua Calon Murid Keluhkan Sistem Pendaftaran Sekolah Berbasis Aplikasi Dan Jalur Seleksi

Investigasihukumkriminal Jakarta, – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 kembali menjadi perhatian publik. Di tengah upaya pemerintah mewujudkan sistem penerimaan peserta didik yang transparan, objektif, akuntabel, dan berkeadilan, sejumlah orang tua mengaku masih menghadapi berbagai kendala selama proses pendaftaran, khususnya pada jenjang SMP dan SMA negeri, Senin 29 Juni 2026.

Keluhan tidak hanya berkaitan dengan ketatnya persaingan memperebutkan kursi di sekolah negeri, tetapi juga menyangkut mekanisme pendaftaran berbasis digital yang dinilai belum sepenuhnya mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Persyaratan pada setiap jalur seleksi, seperti domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi, juga dianggap masih membingungkan bagi sebagian calon peserta didik maupun orang tua.

Salah satu keluhan disampaikan Hamim, warga Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Ia mengaku mengalami kesulitan saat mendaftarkan anaknya melalui sistem SPMB 2026.

Menurut Hamim, proses administrasi yang sebagian besar dilakukan secara daring menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam memahami teknologi digital.

“Kami sebagai orang tua merasa kebingungan dengan sistem yang sekarang. Selain harus melalui aplikasi, ada berbagai ketentuan yang menurut kami cukup menyulitkan. Kami berharap pemerintah dapat mengevaluasi kembali kebijakan ini agar akses pendidikan bagi masyarakat kecil semakin terbuka,” ujarnya kepada awak media.

Ia menegaskan, persoalan utama bukan semata-mata mengenai diterima atau tidaknya anak di sekolah negeri, melainkan bagaimana masyarakat dapat memahami mekanisme penerimaan yang dinilai terus mengalami perubahan dari tahun ke tahun.

Menurutnya, masih banyak orang tua yang belum terbiasa menggunakan layanan berbasis digital sehingga membutuhkan pendampingan secara langsung dari pemerintah maupun pihak sekolah.
Hamim juga mempertanyakan efektivitas pelaksanaan SPMB apabila pada tahap awal pendaftaran masih banyak masyarakat yang mengalami kesulitan. Ia berharap pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meningkatkan sosialisasi hingga ke tingkat kelurahan, sekolah, dan lingkungan masyarakat agar informasi yang diterima lebih merata.

“Kami hanya ingin anak-anak kami bisa melanjutkan pendidikan dengan mudah. Pendidikan adalah hak setiap warga negara sehingga kami berharap kebijakan yang ada benar-benar berpihak kepada masyarakat,” katanya.

Selain itu, Hamim meminta pemerintah memperkuat layanan bantuan selama proses pendaftaran berlangsung, seperti penyediaan posko pelayanan, petugas pendamping, serta pusat informasi yang mudah diakses untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis maupun administratif.

Ia juga menyampaikan harapannya agar sistem penerimaan peserta didik dapat lebih sederhana.
“Kalau bisa seperti dulu, anak mau sekolah di mana saja diperbolehkan tanpa dibatasi jarak atau domisili, sehingga masyarakat memiliki pilihan yang lebih luas,” ungkapnya.

Keluhan serupa juga bermunculan di berbagai media sosial dan forum diskusi selama pelaksanaan SPMB 2026. Sejumlah masyarakat mengaku mengalami kendala saat mengakses aplikasi pendaftaran, mengunggah dokumen persyaratan, hingga memahami ketentuan pada masing-masing jalur seleksi. Sebagian lainnya menilai sosialisasi mengenai perubahan kebijakan masih belum merata sehingga menimbulkan beragam persepsi di tengah masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah menerapkan SPMB melalui jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan, meningkatkan pemerataan kesempatan belajar, serta memberikan kesempatan yang lebih proporsional bagi peserta didik dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemerintah juga menegaskan bahwa penyelenggaraan SPMB bertujuan menciptakan proses penerimaan peserta didik yang transparan, objektif, akuntabel, dan berkeadilan. Melalui sistem digital, seluruh tahapan seleksi diharapkan dapat dipantau secara terbuka sehingga meminimalkan potensi kecurangan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Sejumlah pengamat pendidikan menilai keberhasilan transformasi digital dalam sistem penerimaan peserta didik tidak hanya bergantung pada kesiapan teknologi, tetapi juga pada kesiapan masyarakat dalam memanfaatkannya. Literasi digital, pemerataan akses internet, serta kualitas sosialisasi dinilai menjadi faktor penting yang perlu terus diperkuat agar tujuan reformasi sistem penerimaan dapat dirasakan secara merata.

Berbagai masukan yang berkembang selama pelaksanaan SPMB 2026 dipandang sebagai bahan evaluasi penting bagi pemerintah untuk menyempurnakan kebijakan pada tahun-tahun mendatang. Penyederhanaan prosedur, peningkatan kapasitas layanan bantuan, serta sosialisasi yang lebih intensif dinilai menjadi langkah strategis guna menjawab berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta maupun instansi terkait belum memberikan tanggapan resmi atas keluhan yang disampaikan Hamim. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi sebagai bagian dari penerapan prinsip keberimbangan informasi sesuai Kode Etik Jurnalistik.

Patroli KRYD Jaga Jakarta On The Spot Polres Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Investigasihukumkriminal Jakarta Utara – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Patroli Jaga Jakarta On The Spot melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Senin (29/6/2026) dini hari, di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan ini dipimpin oleh AKP Parulian Siahaan, S.H., M.H., selaku Kasubbagfaskon Baglog Polres Pelabuhan Tanjung Priok, yang bertugas sebagai Perwira Pengawas (Pawas). Sebanyak 15 personel gabungan diterjunkan dengan dukungan 4 unit kendaraan dinas roda empat (KR4) Polri.

Adapun rute patroli meliputi Pelabuhan Nusantara I, Pelabuhan Inggom, Terminal Penumpang Nusantara Pura II, JICT I, hingga Pintu Masuk Pelabuhan Pos 9, yang merupakan titik-titik strategis dengan aktivitas masyarakat dan pengguna jasa kepelabuhanan.

Selama pelaksanaan patroli, personel melakukan pemantauan aktivitas masyarakat di Terminal Penumpang Nusantara Pura II sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada calon penumpang, penjemput, dan pengguna jasa agar selalu menjaga barang bawaan guna mengantisipasi tindak pencurian maupun barang tertinggal.

Petugas juga mengingatkan masyarakat agar membeli tiket kapal Pelni maupun Roro hanya melalui loket atau agen resmi guna menghindari praktik penipuan. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap berbagai potensi tindak kriminalitas serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan terminal.

Patroli kemudian dilanjutkan ke Pintu Masuk Pelabuhan Pos 9, di mana petugas memberikan arahan kepada personel security agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas. Apabila menemukan tindak pidana ataupun kejadian menonjol, petugas keamanan diminta segera melaporkannya kepada kantor kepolisian terdekat atau menghubungi Call Center Layanan Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti, ujar AKP Parulian.

Patroli aga Jakarta On The Spot KRYD dilaksanakan secara mobile sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan di kawasan pelabuhan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan seluruh pengguna jasa kepelabuhanan.

Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, memberikan perlindungan, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya lingkungan pelabuhan yang aman, nyaman, dan kondusif.