Polres Pelabuhan Tanjung Priok Layani dan Amankan Debarkasi 840 Penumpang Kapal KM Dobonsolo
investigasihukumkriminal JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan pelayanan, pengamanan dan pengawasan proses debarkasi atau penurunan penumpang Kapal Motor (KM) Dobonsolo yang tiba dari Surabaya di Pelabuhan Tanjung Priok (25/10/2026)
Kegiatan pelayanan dan pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan proses kedatangan dan penurunan penumpang berjalan aman, tertib, dan lancar. Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 840 penumpang turun dari kapal tersebut.
Dalam pelaksanaannya, anggota Polsubsektor Pelni melakukan pengamanan di area debarkasi sekaligus memberikan imbauan kepada para penumpang agar senantiasa memperhatikan keselamatan selama turun dari kapal. Petugas juga mengarahkan penumpang untuk berjalan secara tertib dalam satu barisan serta menjaga jarak guna menghindari penumpukan di area pelabuhan.
Selain itu, petugas terus melakukan pengawasan dan mengarahkan penumpang yang menuju ruang tunggu hingga pintu keluar agar memasukkan barang bawaan ke mesin pemindai X-ray. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur pemeriksaan untuk mencegah masuk dan keluarnya barang-barang terlarang serta menjaga keamanan di lingkungan pelabuhan.
Selama kegiatan berlangsung, proses debarkasi dan pemeriksaan penumpang berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Petugas juga memastikan arus pergerakan penumpang tetap terkendali hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Berdasarkan laporan pengamanan, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol atau temuan yang mencurigakan (nihil) selama pelaksanaan kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan pengamanan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
“Pengamanan dan pengawasan dilaksanakan untuk memastikan seluruh proses debarkasi berjalan aman, tertib, dan lancar, serta mengutamakan keselamatan penumpang dan keamanan barang bawaan,” demikian laporan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.
investigasihukumkriminal BOGOR | Dewan Legio Mariae Komisium Bintang Timur Bogor sukses menyelenggarakan kegiatan Rekoleksi Rohani bagi para anggotanya. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan rasa persaudaraan ini dipusatkan di Ruang Sta. Anna, Lantai 2 Paroki Santa Maria Fatima (Graha Bina Humaniora), Sentul City. Sabtu , 24/10/2026
Rekoleksi ini dihadiri oleh para perwira dan anggota legioner dari berbagai presidium di wilayah Bogor. Pembinaan rohani ini dirancang untuk menyegarkan kembali komitmen spiritual para anggota dalam menjalankan tugas-tugas kerasulan awam di bawah naungan Bunda Maria.
Menghidupi Panggilan Kekudusan Mengangkat tema pendalaman iman dari Surat Rasul Paulus kepada Orang Ibrani: “Kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.” Ibrani 12:14
Rekoleksi kali ini menghadirkan Ibu Yasinta Senduk, S.H., S.E., M.B.A., LL.M. sebagai pembicara utama. Melalui latar belakang akademis dan profesionalnya yang luas di bidang hukum, ekonomi, dan manajemen, beliau mengajak para legioner untuk memahami arti kekudusan tidak hanya sebagai konsep teologis yang abstrak, melainkan sebagai gaya hidup nyata sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Ibu Yasinta menekankan pentingnya menjaga kesucian hati, kejujuran, integritas, dan semangat keteladanan Bunda Maria di tengah tantangan zaman modern. Para anggota Legio Mariae diajak untuk terus berjuang mengejar kekudusan melalui doa-doa harian (catena), karya belaskasih, serta ketaatan pada asas dan semangat Legio Mariae.
Suasana Khidmat dan Penuh Persaudaraan Rangkaian acara yang dimulai sejak pagi hari tersebut diisi dengan berbagai kegiatan rohani, antara lain: Doa Legio dan Rosario Bersama Sesi Pemaparan Materi & Sesi Tanya Jawab Ramah Tamah dan Doa Penutup
Para peserta tampak antusias menyimak pendalaman materi dan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi. Melalui rekoleksi ini, seluruh anggota Komisium Bintang Timur Bogor diharapkan pulang dengan pembaruan semangat (revitalisasi spiritual) untuk melayani Gereja dan sesama dengan penuh kasih.
Semoga buah-buah dari rekoleksi ini senantiasa memperkuat karya kerasulan Legio Mariae di wilayah Paroki Santa Maria Fatima Sentul City dan Komisium Bintang Timur Bogor secara keseluruhan. Pax et Bonum.
investigasihukumkriminal Jakarta | Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel, kembali melaksanakan kegiatan bakti sosial di Yayasan Cahaya Fathul Qorib di Jakarta Utara. (24/10/2026).
Bakti Sosial ini dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Acara dimulai dengan penyerahan paket sembako secara simbolis kepada Pimpinan Yayasan Cahaya Fathul Qorib, Ustadz H. Tarmidzi S.Sos.
Penyerahan ini menjadi simbol komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dalam mendukung kesejahteraan anak-anak penerus generasi Bangsa. Selanjutnya, 31 anak menerima paket sembako dan makanan ringan yang telah disiapkan.
Suasana hangat dan penuh keceriaan tercipta saat personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, berinteraksi dengan anak-anak Yayasan Cahaya Fathul Qorib, menciptakan suasana penuh kebersamaan, keakrapan dan senyuman canda tawa dari anak-anak.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot, berharap kegiatan ini dapat menginspirasi sesama anggota Polri dan masyarakat untuk terus peduli dan berbuat baik terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih dari kita semua.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong personel Polri dan masyarakat untuk lebih peduli kepada anak-anak dan terus berbagi kebaikan,” ujar Dwi.
Aksi sosial ini disambut baik oleh pihak Pengurus Yayasan Cahaya Fathul Qorib dan masyarakat sekitar, menunjukkan bahwa Kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat dan harmonis. “Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang peduli, kamtibmas aman, bebas narkoba dan saling mendukung untuk kebaikan serta kemajuan generasi bangsa Indonesia, Polisi Bersama Masyarakat,” tutupnya.
investigasihukumkriminal JAKARTA | Atlantis Water Adventure Ancol menghadirkan dua aksi pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam perayaan Hari Renang Sedunia 2026 yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026. Kegiatan tersebut meliputi renang estafet selama 24 jam tanpa henti dan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 360 meter.
Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan di kawasan Atlantis Water Adventure Ancol, Jakarta, itu mengedepankan olahraga, kebersamaan, keselamatan aktivitas air, dan semangat nasionalisme. Pada Sabtu (24/10/2026), pengunjung juga dapat menikmati rangkaian acara karena kawasan wisata air tersebut dibuka selama 24 jam.
Aksi renang estafet menjadi kegiatan pertama yang dilaksanakan pada Sabtu (24/10) di kolam tanding. Sebanyak 21 perenang dari tim lifeguard terlibat dalam kegiatan tersebut untuk menunjukkan daya tahan fisik, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama selama aktivitas renang berlangsung.
Kegiatan ini juga menyoroti peran penting petugas penjaga keselamatan kolam dalam mendukung aktivitas air. Profesionalisme dan penerapan prosedur keselamatan menjadi bagian penting dari pelaksanaan renang estafet yang berlangsung selama 24 jam tanpa henti.
Selanjutnya, Atlantis Water Adventure Ancol menjadwalkan aksi pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 360 meter pada Minggu (25/10) di area kolam arus. Bendera tersebut akan dibentangkan di sepanjang kolam sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan kebanggaan terhadap Indonesia.
Kedua aksi itu direncanakan untuk dicatat sebagai rekor MURI. Penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Atlantis Water Adventure Ancol menghadirkan perayaan Hari Renang Sedunia yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memberikan pesan positif kepada masyarakat.
Selain menyaksikan aksi pemecahan rekor, pengunjung dapat menikmati beragam hiburan dan wahana yang tersedia. Rangkaian kegiatan dirancang berlangsung dari pagi hingga malam untuk menghadirkan pengalaman rekreasi bagi keluarga dan masyarakat umum.
Peringatan Hari Renang Sedunia juga dimanfaatkan untuk mendorong kesadaran masyarakat mengenai manfaat berenang sebagai aktivitas fisik. Olahraga ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, memperkuat otot, menjaga kebugaran, serta mempertahankan berat badan yang sehat.
Melalui kegiatan tersebut, Atlantis Water Adventure Ancol berharap dapat terus memperkuat posisinya sebagai destinasi rekreasi air yang mengutamakan pengalaman pengunjung, keselamatan, dan kualitas pelayanan. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Ancol dalam menghadirkan kegiatan rekreasi yang inovatif, inklusif, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Mengusung semangat “Satu Kolam, Satu Semangat, Satu Merah Putih”, perayaan Hari Renang Sedunia 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan olahraga, hiburan, nasionalisme, dan kebersamaan melalui kegiatan rekreasi yang dapat dinikmati masyarakat.
investigasihukumkriminal JAKARTA | Polda Metro Jaya mengungkap dugaan pengiriman sekitar 54 ton batu galena dari Gorontalo ke Jakarta. Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menemukan ketidaksesuaian antara dokumen pengiriman dan muatan di dalam kontainer. Pengungkapan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (23/10/2026).
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengatakan, pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah kontainer di Pademangan, Jakarta Utara, pada 18 dan 19 September 2026. “Dalam dokumen pengiriman, muatan dicantumkan sebagai kemiri. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan muatan berupa batu galena,” ujarnya.
Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan tiga kontainer berisi sekitar 54 ton batu galena dengan nilai sekitar Rp2,336 miliar. Penyidik masih mendalami asal barang, tujuan pengiriman, pihak yang mengendalikan, serta pihak lain yang diduga terlibat.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Vicktor D. Mackbon mengatakan, penyidikan terus dikembangkan untuk mengetahui rangkaian kegiatan pengiriman serta memastikan seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, pengawasan terhadap pengelolaan sumber daya alam membutuhkan dukungan berbagai pihak. “Semangat Polisi Bersama Masyarakat diwujudkan melalui kepedulian bersama. Kami mengajak masyarakat menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan kegiatan yang tidak sesuai ketentuan, sehingga dapat ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya.
Kasi Intelijen Kejari Jaktim Berganti, Tegar Mawang Dhita Resmi Menjabat
investigasihukumkriminal JAKARTA – Tegar Mawang Dhita, S.H., M.H., resmi mengemban jabatan Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Timur setelah dilaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan dari pejabat sebelumnya, Yogi Sudharsono, S.H., M.H., Jumat (23/10/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung sekitar pukul 09.15 WIB di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas serta memperkuat kinerja institusi dalam menjalankan fungsi penegakan hukum.
Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Topik Gunawan, S.H., M.H., memimpin institusi tempat kegiatan tersebut berlangsung. Pergantian pejabat di lingkungan kejaksaan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Sebagai pejabat yang baru, Tegar Mawang Dhita diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, melanjutkan program kerja yang telah berjalan, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas Bidang Intelijen. Koordinasi dan sinergi antarbidang juga menjadi faktor penting dalam mendukung pencapaian kinerja organisasi.
Bidang Intelijen memiliki peran strategis dalam mendukung tugas kejaksaan, termasuk melalui kegiatan pengumpulan dan pengolahan informasi, deteksi dini terhadap potensi gangguan, serta pelaksanaan fungsi intelijen penegakan hukum sesuai kewenangan dan peraturan perundang-undangan.
Dalam menjalankan tanggung jawab tersebut, integritas dan akuntabilitas menjadi prinsip penting agar setiap pelaksanaan tugas tetap berada dalam koridor hukum. Profesionalisme aparatur juga diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan.
Pada kesempatan yang sama, Kejaksaan Negeri Jakarta Timur menyampaikan apresiasi kepada Yogi Sudharsono atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kasi Intelijen. Serah terima jabatan ini sekaligus menandai keberlanjutan tanggung jawab organisasi di lingkungan Kejari Jakarta Timur.
Melalui pergantian kepemimpinan tersebut, Bidang Intelijen diharapkan semakin optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas kejaksaan, memperkuat koordinasi kelembagaan, dan berkontribusi terhadap penegakan hukum yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Prabowo Sentil Perusahaan Asing Pelaku Karhutla: Siap Umumkan Nama dan Cabut Izin
investigasihukumkriminalJAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan sentilan keras terhadap sejumlah pihak dan perusahaan asing yang disebut ikut bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, serta pihak-pihak yang kerap mengolok-olok Indonesia terkait isu tersebut.
Pernyataan tegas ini disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Dalam pidatonya, Kepala Negara mengungkapkan kekesalannya terhadap pihak luar maupun korporasi yang menikmati keuntungan besar di Indonesia, namun berulang kali melakukan pelanggaran dalam pengelolaan lahan hingga memicu kebakaran hutan.
”Banyak perusahaan asing yang ikut harus bertanggung jawab. Dikasih konsesi sudah belasan tahun, ada yang melanggar tiga, empat kali, ada yang belasan kali, ada yang 19 kali melanggar,” tegas Presiden Prabowo.
Ia menyatakan tidak akan ragu-ragu untuk menindak tegas korporasi nakal tersebut. Pemerintah, lanjut Prabowo, saat ini tengah mendata dan menyiapkan langkah penutupan bagi perusahaan-perusahaan yang terbukti tidak efisien, merugikan negara, serta membuat laporan keuangan palsu. Bahkan, dalam waktu dekat, pemerintah berencana mengumumkan nama-nama perusahaan tersebut secara terbuka kepada publik.
”Siapapun kalau dia melanggar, sudahlah cabut saja. Saya tidak ragu-ragu, saya cabut nanti,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya peran kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati, bersama aparat penegak hukum untuk memperkuat pengawasan serta edukasi kepada masyarakat guna mencegah terulangnya bencana karhutla yang merusak kesehatan dan masa depan bangsa.
Rakornas TPID tersebut juga diwarnai dengan peresmian pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan oleh Presiden Prabowo sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menggerakkan ekonomi nasional secara merata dari daerah. (86)
investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA | Personel Polsubsektor Pelni Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan pengamanan dan pengawasan proses debarkasi atau penurunan penumpang Kapal Motor (KM) Kelud yang tiba dari Batam (22/10/2026).Sebanyak 1.269 penumpang tercatat turun dari kapal dalam kegiatan tersebut.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses penurunan penumpang berlangsung tertib, aman, dan lancar. Saat kapal bersandar, personel kepolisian melakukan pengawasan sekaligus memberikan imbauan kepada para penumpang agar tetap memperhatikan keselamatan, menjaga ketertiban, serta mengikuti arahan petugas.
Petugas juga mengarahkan para penumpang untuk keluar secara tertib dalam satu barisan dengan tetap memperhatikan jarak dan keselamatan selama proses debarkasi berlangsung.
Setelah penumpang memasuki ruang tunggu hingga menuju pintu keluar, personel terus melakukan pengawasan dan mengarahkan penumpang untuk memasukkan barang bawaan ke mesin X-Ray. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap masuknya barang-barang terlarang serta untuk menjaga keamanan di kawasan pelabuhan.
Selama pelaksanaan pengamanan dan pemeriksaan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun barang terlarang (nihil temuan) selama kegiatan berlangsung.
Berdasarkan rencana perjalanan, KM Kelud dijadwalkan kembali bertolak menuju Batam (23/10/2026)
Melalui kegiatan pengamanan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
“Seluruh rangkaian debarkasi penumpang KM Kelud dari Batam berjalan aman, tertib, dan lancar. Petugas tetap melaksanakan pengawasan serta memberikan imbauan keselamatan kepada para penumpang guna memastikan aktivitas di kawasan pelabuhan berlangsung kondusif,” demikian laporan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.
investigasihukumkriminal ACEH TAMIANG | Tim penulis buku praktik baik penanggulangan bencana di Aceh bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Aceh Tamiang menggelar diskusi untuk mengevaluasi pengalaman penanganan bencana sekaligus merumuskan rekomendasi bagi upaya mitigasi dan pemulihan pada masa mendatang.
Diskusi tersebut berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Tamiang, Kamis (22/10/2026). Pertemuan ini menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai praktik penanggulangan bencana, termasuk peran pemerintah daerah dan masyarakat hingga tingkat kampung.
Anggota tim penulis, Prof. Dr. Sulaiman Tripa, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut penting untuk mendokumentasikan sekaligus menyebarluaskan pengetahuan mengenai penanganan bencana berbasis komunitas. Dalam kegiatan itu, ia didampingi Dr. Mukhlisuddin.
Menurut Sulaiman, pengalaman penanganan bencana perlu menjadi bahan pembelajaran bersama agar langkah-langkah yang telah dilakukan dapat dievaluasi dan diperkuat untuk menghadapi potensi bencana berikutnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan FPRB Aceh Tamiang. Ketua FPRB Aceh Tamiang, Erwan, menyebut diskusi itu strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat serta mendorong perbaikan sistem penanggulangan bencana di daerah.
Kepemimpinan di Tingkat Kampung Jadi Catatan Dalam diskusi yang berlangsung hangat, peserta menyoroti salah satu pengalaman penting selama bencana melanda Aceh Tamiang, yakni keberadaan pimpinan daerah hingga datok penghulu yang tetap berada di kampung dan bersama masyarakat menangani berbagai kebutuhan mendesak.
Kehadiran para pemimpin di tengah masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam proses penanganan darurat, terutama untuk membantu mengidentifikasi kebutuhan warga dan mengoordinasikan langkah-langkah yang diperlukan.
Meski demikian, peserta menilai pengalaman tersebut perlu diikuti dengan penguatan sistem dan koordinasi agar penanganan bencana pada masa mendatang dapat berjalan lebih terencana, cepat, dan tepat sasaran.
Salah satu rekomendasi yang mengemuka ialah perbaikan koordinasi dan validasi data penyintas bencana. Data yang akurat dinilai penting untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan serta memenuhi hak-haknya sesuai ketentuan.
Selain itu, pemulihan ekonomi masyarakat menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian serius. Upaya pemulihan tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan kembali infrastruktur dan tempat tinggal, tetapi juga perlu menyentuh keberlangsungan mata pencaharian warga yang terdampak bencana.
Mitigasi, Peringatan Dini, dan Jalur Evakuasi Peserta diskusi juga menekankan pentingnya penataan kawasan hulu dan kepatuhan terhadap tata ruang sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko bencana. Pengelolaan wilayah perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan dan potensi ancaman bencana.
Penguatan sistem peringatan dini dan komunikasi kebencanaan turut menjadi rekomendasi utama. Informasi mengenai potensi bahaya harus dapat disampaikan secara cepat, jelas, dan menjangkau masyarakat, terutama warga yang tinggal di kawasan hulu dan daerah rawan bencana.
Aspek distribusi logistik juga menjadi perhatian. Mekanisme penyaluran bantuan perlu dipersiapkan agar kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau tetap dapat terpenuhi ketika akses transportasi terganggu akibat bencana.
Di samping kebutuhan fisik, peserta mengingatkan pentingnya penanganan psikososial bagi penyintas. Dampak bencana tidak hanya berkaitan dengan kerusakan rumah dan fasilitas umum, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi sosial serta kesejahteraan psikologis masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga didorong menyiapkan jalur evakuasi yang lebih mudah diakses, khususnya bagi masyarakat yang bermukim di wilayah hulu. Perencanaan jalur evakuasi perlu mempertimbangkan kondisi geografis, akses transportasi, serta kebutuhan kelompok rentan.
Diskusi tersebut menegaskan pentingnya menjadikan pengalaman bencana sebagai dasar perbaikan kebijakan dan kesiapsiagaan daerah. Dokumentasi praktik baik diharapkan tidak berhenti sebagai catatan pengalaman, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat mitigasi, respons darurat, dan pemulihan masyarakat.
Dengan demikian, jika bencana kembali terjadi, penanganannya diharapkan tidak sekadar mengulang pola sebelumnya, melainkan semakin terkoordinasi, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan serta pemenuhan hak masyarakat terdampak.
Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok Lakukan Pengawasan SPPG Rawa Badak Utara 04, Pastikan Keamanan dan Kelayakan Makanan
investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan pengecekan dan pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Rawa Badak Utara 04 (23/10/2026)
Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan operasional SPPG berjalan sesuai ketentuan serta menjaga kualitas dan keamanan makanan sebelum didistribusikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel piket Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok, yakni Aiptu Setyo, S.H., dari Unit Provos dan Aiptu Aminudin dari Unit Paminal. Pengecekan meliputi kesiapan operasional, kebersihan, kerapian, keamanan, serta pelaksanaan kegiatan di lingkungan SPPG.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan pemantauan terhadap kesiapan personel dan relawan yang terlibat dalam pelayanan pemenuhan gizi. Berdasarkan data yang dihimpun, SPPG tersebut didukung oleh 32 orang relawan, dengan Muhammad Sigit Refanggi sebagai Kepala SPPG, Sakinah Warohmah, S.Gz., sebagai ahli gizi, serta Fajar Setiawan pada bagian akuntansi.
Selain itu, personel Sidokkes, Briptu Kurnia Wahyu, melaksanakan pengujian terhadap sampel makanan melalui pemeriksaan fisik dan pengujian menggunakan alat laboratorium. Pemeriksaan tersebut meliputi uji formalin, arsenik, sianida, dan nitrit untuk mendeteksi kemungkinan adanya kandungan zat berbahaya sebelum makanan disalurkan kepada masyarakat, khususnya peserta didik di wilayah Kelurahan Rawa Badak, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilaporkan oleh personel Sidokkes, sampel makanan yang diuji tidak menunjukkan adanya kandungan zat berbahaya berdasarkan parameter pemeriksaan tersebut sehingga dinyatakan layak untuk dikonsumsi dan didistribusikan.
Dalam keterangannya, pihak Sipropam menegaskan, “Kegiatan pengecekan dan pengawasan ini merupakan bentuk pengawasan internal untuk memastikan pelaksanaan operasional SPPG berjalan sesuai ketentuan, dengan tetap memperhatikan aspek kebersihan, keamanan, serta kelayakan makanan sebelum didistribusikan kepada masyarakat.”
Pengawasan ini juga menjadi bagian dari upaya monitoring dan evaluasi guna mencegah potensi pelanggaran serta meminimalkan risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan program pelayanan pemenuhan gizi.
Kegiatan pengecekan dan pengawasan berakhir pada pukul 05.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan pengawasan secara berkala, Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok berupaya mendukung pelaksanaan pelayanan pemenuhan gizi yang tertib, aman, dan sesuai ketentuan, sehingga manfaat program dapat dirasakan oleh masyarakat secara optimal.