Patroli Jaga Jakarta, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan


investigasihukumkriminal Jakarta | Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan Patroli Jaga Jakarta, Jaga Priok, dan Cipta Kondisi di sejumlah kawasan yang menjadi wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (9/9/2026) dini hari.

Kegiatan patroli dipimpin oleh Pawas Pendamping Ipda Edi Rusdianto, S.H., yang menjabat sebagai Kasattahti Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dengan melibatkan sebanyak 17 personel gabungan.

Patroli dilaksanakan secara mobile menggunakan empat unit kendaraan dinas Polri dengan menyasar sejumlah lokasi, di antaranya Indonesia Power PLTU, Buffer Area Inggom, PT Salim Ivomas, Pelabuhan Nusantara, JiCT 1, serta TPK Koja.

Dalam pelaksanaan patroli, personel kepolisian tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga mengedepankan kegiatan dialogis dengan petugas keamanan dan masyarakat yang ditemui di lapangan.

Kepada petugas keamanan di Indonesia Power PLTU dan PT Salim Ivomas, personel memberikan sejumlah imbauan terkait peningkatan kewaspadaan, khususnya saat bertugas pada malam hari.

“Petugas keamanan diimbau untuk tidak bertugas seorang diri dan selalu berkoordinasi dengan rekan kerja agar dapat saling membantu apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan,” ujar petugas patroli.

Selain itu, petugas keamanan juga diminta meningkatkan pemeriksaan terhadap orang maupun kendaraan yang keluar masuk area kerja serta memastikan seluruh pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai ketentuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

Personel juga mengingatkan agar setiap permasalahan yang terjadi di lingkungan kerja diselesaikan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan menghindari tindakan kekerasan.

“Apabila menemukan kejadian atau potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Sementara itu, terhadap para pengemudi trailer yang beraktivitas di kawasan pelabuhan, petugas memberikan imbauan agar tidak memarkirkan kendaraan di sembarang tempat yang dapat mengganggu arus lalu lintas dan menimbulkan kemacetan.

Para pengemudi juga diingatkan untuk mematuhi batas kecepatan, memastikan kondisi kendaraan layak sebelum beroperasi, serta tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah maupun mengantuk.

“Pastikan muatan sesuai dengan kapasitas kendaraan dan jangan melakukan overloading karena dapat membahayakan keselamatan serta melanggar ketentuan lalu lintas. Surat-surat kendaraan dan dokumen muatan juga harus selalu dilengkapi,” tegas petugas patroli.

Petugas turut mengingatkan masyarakat, khususnya para pengemudi dan pekerja di kawasan pelabuhan, agar segera menghubungi kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun kejadian yang membutuhkan penanganan.

“Jika menemukan adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau melalui layanan Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Patroli Jaga Jakarta, Jaga Priok, dan Cipta Kondisi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan para pekerja di kawasan pelabuhan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di sejumlah wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya pada jam-jam rawan di kawasan pelabuhan dan industri.

Aspirasi Warga Gunung Sahari Selatan Direspons Wali Kota

Investigasihukumkriminal Jakarta — Silaturahmi Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin bersama masyarakat Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Selasa (8/9/2026) malam, berlangsung hangat. Forum tersebut menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkenalkan potensi generasi muda yang berkembang di wilayah tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan usai ibadah Isya itu bertempat di SMK Taman Siswa 1, Jalan Garuda Nomor 25, RT 007/RW 04, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kecamatan Kemayoran, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, para ketua RT dan RW, LMK, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat.

Dalam suasana dialog yang terbuka, warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kondisi lingkungan maupun potensi masyarakat. Salah satu yang mendapat perhatian adalah keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia yang aktif membina anak-anak melalui seni tradisi pencak silat.

Aspirasi tersebut disampaikan Ketua RW 05 Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Drs. H. Eman Roheman, SE.

Dalam pemaparannya, H. Eman menjelaskan bahwa Sanggar Sinlamba Batavia selama ini menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan kemampuan pencak silat seni tradisi. Kegiatan latihan dilaksanakan secara rutin setiap malam Sabtu di lingkungan masyarakat.

Menurut H. Eman, proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten mulai menunjukkan hasil. Para peserta didik sanggar telah mengikuti berbagai festival dan kejuaraan serta berhasil menorehkan prestasi dari tingkat daerah hingga tingkat nasional.

“Alhamdulillah, anak-anak didik kami selama ini sudah banyak membuahkan hasil dan prestasi. Latihan pencak silat seni tradisi dilakukan rutin setiap malam Sabtu, baik untuk festival maupun kejuaraan, bahkan sudah sampai tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu capaian yang pernah diraih peserta didik Sanggar Sinlamba Batavia adalah juara II dalam ajang berskala nasional.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa potensi anak-anak di lingkungan masyarakat sangat besar apabila mendapatkan ruang pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan.

Karena itu, H. Eman berharap keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, khususnya melalui Suku Dinas Olahraga dan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat.

Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya berupa perhatian terhadap prestasi olahraga, tetapi juga terhadap aspek pelestarian seni tradisi pencak silat yang menjadi bagian dari budaya masyarakat.

“Harapan kami ada support dan dukungan dari Sudin terkait, baik Sudin Olahraga maupun Sudin Kebudayaan Jakarta Pusat, sehingga potensi anak-anak ini bisa terus dibina dan dikembangkan,” kata H. Eman
Aspirasi yang disampaikan H. Eman tersebut mendapat respons dari Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengarahkan jajaran terkait untuk memperhatikan potensi anak-anak yang selama ini aktif berlatih pencak silat. Potensi tersebut dinilai perlu mendapat ruang pembinaan agar dapat berkembang menjadi bibit atlet sekaligus generasi muda yang mampu menjaga seni tradisi.

Arahan tersebut kemudian diarahkan kepada unsur terkait untuk ditindaklanjuti dengan melihat secara langsung aktivitas dan keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia.

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam forum, Kamis, 10 September 2026, direncanakan akan dilakukan kunjungan atau survei dari unsur Sudin terkait ke Sanggar Sinlamba Batavia Cabang Gunung Sahari Selatan.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mengetahui secara langsung kegiatan latihan, potensi peserta didik, prestasi yang telah diraih, serta kebutuhan sanggar dalam mengembangkan pembinaan pencak silat seni tradisi

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Lurah Gunung Sahari Selatan M. Irfan Yusuf menyempatkan diri memberikan keterangan kepada awak media.

Irfan menjelaskan bahwa pertemuan tersebut memberikan ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk membangun komunikasi secara langsung sekaligus mengetahui kebutuhan warga di lapangan.

“Pertama, kita menjalin komunikasi dan silaturahmi antara Pak Wali beserta seluruh jajarannya di tingkat kota, Pak Camat, RT, RW, LMK dan seluruh stakeholder yang ada,” ujar Irfan.

Ia mengatakan, berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan infrastruktur dan kebutuhan lainnya, dapat disampaikan secara langsung sehingga pemerintah dapat mengetahui persoalan tersebut dan menindaklanjutinya.

“Kita ingin mengetahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, baik itu mungkin infrastruktur dan lain-lain, sehingga bisa dilaksanakan dan ditindaklanjuti dengan cepat,” katanya.

Terkait pencak silat, Irfan menilai potensi anak-anak di wilayah Gunung Sahari Selatan layak mendapat perhatian dan pembinaan yang lebih terarah.

“Intinya bagaimana anak-anak kita yang terlibat di dalam pencak silat bisa mendapatkan pembinaan dari Sudin Olahraga Jakarta Pusat. Kenapa tidak ini menjadi bibit-bibit potensi yang baru dan menjadi potensi masyarakat dari wilayah Jakarta Pusat itu sendiri,” ungkapnya.

Menurut Irfan, keberadaan sanggar juga memiliki nilai penting dalam membangun aktivitas positif bagi anak-anak sekaligus menjaga keberlangsungan seni tradisi di tengah masyarakat.

Selain membahas aspirasi masyarakat, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan perhatian terhadap kondisi lingkungan menyusul informasi mengenai abu vulkanik.

Irfan mengatakan, Wali Kota mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker sebagai langkah antisipasi.

“Memang satu-dua hari ini karena adanya abu vulkanik, Pak Wali meminta kepada seluruh masyarakat untuk kembali menggunakan masker, seperti dulu pada zaman pandemi,” jelasnya.

Masyarakat juga diharapkan tetap memperhatikan kondisi lingkungan serta mengikuti arahan dan informasi resmi dari pemerintah.

Irfan berharap komunikasi yang telah terbangun antara pemerintah dan masyarakat dapat terus diperkuat. Menurutnya, kekompakan seluruh unsur warga merupakan bagian penting dalam menjaga sekaligus membangun wilayah.

“Yang mudah-mudahan ke depan kita semua, seluruh unsur masyarakat, RT, RW, PKK maupun semuanya bisa kembali guyub bersama, kembali membangun dan menata lingkungan dengan jauh lebih baik lagi,” pungkasnya.

Silaturahmi malam tersebut menjadi momentum yang mempertemukan pemerintah dengan masyarakat secara langsung. Selain menyerap aspirasi mengenai kebutuhan lingkungan, pertemuan itu juga membuka ruang bagi potensi generasi muda Gunung Sahari Selatan untuk mendapatkan perhatian lebih lanjut.

Dengan adanya respons Wali Kota serta rencana kunjungan Sudin Olahraga dan Sudin Kebudayaan, masyarakat berharap keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia dapat semakin berkembang, sekaligus menjadi wadah pembinaan prestasi dan pelestarian seni tradisi pencak silat di Jakarta Pusat.

Maulid Nabi di Masjid Al-Ikhlas, Wakapolri Ajak Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri


investigasihukumkriminal JAKARTA | Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengajak keluarga besar Polri memanjatkan doa bersama untuk keselamatan bangsa, masyarakat, dan seluruh anggota Polri. Doa tersebut menjadi bagian dari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Dalam suasana Maulid Nabi, doa bersama dipanjatkan agar Allah SWT senantiasa melindungi Indonesia dari berbagai bencana dan marabahaya, memberikan keselamatan kepada masyarakat, serta menjaga seluruh personel Polri yang tengah menjalankan tugas di lapangan.

K.H. Taufiqurrahman, S.Q. hadir sebagai penceramah sekaligus memimpin doa bersama. Dalam tausiyahnya, ia menyinggung bencana yang tengah terjadi, termasuk erupsi gunung api, seraya mengajak seluruh jamaah memohon pertolongan Allah SWT agar masyarakat yang berada di wilayah terdampak diberikan keselamatan dan Indonesia dijauhkan dari bencana.

Doa juga dipanjatkan bagi saudara-saudara yang kehilangan rumah dan harta benda agar diberikan kesabaran, ketabahan, serta diganti dengan rezeki yang lebih baik. Bagi mereka yang kehilangan nyawa, didoakan agar mendapat ampunan, rahmat, tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan dimuliakan sebagai syuhada.

“Bagi saudara-saudara kita yang kini sedang menghadapi ujian bencana, semoga Allah SWT melimpahkan kesabaran dan kemudahan dalam masa pemulihan. Begitu pula bagi seluruh personel Polri yang senantiasa hadir melayani masyarakat di tengah situasi sulit, semoga setiap dedikasi dan keikhlasan tugas rekan-rekan sekalian dicatat sebagai ladang amal dan selalu dalam lindungan-Nya,” ujar Dedi.

Dedi menegaskan, Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan meneladani akhlaknya dalam kehidupan maupun pengabdian.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, melainkan kesempatan berharga untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Sejarah mencatat beliau sebagai sosok yang jujur hingga digelari Al-Amin atau orang yang terpercaya, adil dalam memutuskan perkara tanpa memandang kedudukan, serta penuh kepedulian terhadap mereka yang lemah dan tertindas,” tutur Dedi.

Ia mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk terus memuliakan nama Nabi Muhammad SAW, memperbanyak shalawat, dan menghadirkan akhlak Rasulullah SAW dalam setiap pengabdian.

“Semoga dengan kita memuliakan nama Nabi Muhammad SAW, kita memperoleh keberkahan dari kemuliaan beliau. Semoga kita senantiasa menyebut nama Nabi Muhammad SAW, bershalawat kepada beliau, serta mampu meneladani akhlaknya dalam kehidupan dan pengabdian,” ujarnya.

Menurut Dedi, nilai kejujuran, keadilan, dan kepedulian Rasulullah SAW menjadi pedoman penting bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Menutup sambutannya, Wakapolri kembali mengajak seluruh hadirin berdoa agar Allah SWT melindungi masyarakat dan anggota Polri, menjauhkan Indonesia dari bencana dan marabahaya, serta memberikan kekuatan kepada mereka yang tengah menghadapi musibah.

“Semoga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia senantiasa terjaga dengan aman dan kondusif, sehingga bangsa ini dapat melangkah dengan mantap menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045 yang dirahmati Allah SWT,” pungkas Dedi.

Anjasra Karya Siap Benahi Pengelolaan Barang Bukti Jaktim


investigasihukumkriminal JAKARTA | Anjasra Karya, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (Kasi PAPBB) Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Pelantikan dan serah terima jabatan dilaksanakan di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Selasa (8/9/2026). Pergantian tersebut menandai dimulainya tugas Anjasra dalam menangani berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan pemulihan aset dan pengelolaan barang bukti di wilayah hukum Kejari Jakarta Timur.

Usai pelantikan, Anjasra memberikan keterangan kepada wartawan dengan didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Yogi Sudharsono, S.H., M.H.

Anjasra mengawali tugas barunya dengan menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia juga meminta dukungan dan kerja sama dari jajaran Kejari Jakarta Timur serta insan pers.

“Alhamdulillah, hari ini saya dilantik sebagai Kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Acaranya sudah selesai dan saya diterima dengan baik di sini,” ujar Anjasra kepada wartawan.

Menurutnya, dukungan dan komunikasi yang baik dengan media diperlukan untuk membangun sinergi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Saya mohon juga bantuan dan kerja samanya, baik dari rekan-rekan sesama kami di Jakarta Timur maupun dengan rekan-rekan media,” katanya.

Lanjutkan Program dan Selesaikan Pekerjaan Lama

Anjasra menegaskan tidak akan mengabaikan program yang telah berjalan sebelumnya. Ia akan terlebih dahulu melihat pekerjaan yang sudah dilakukan pejabat sebelumnya, kemudian melanjutkan sekaligus menyelesaikan berbagai pekerjaan yang masih menjadi tanggung jawab seksi tersebut.

“Saya akan tetap melanjutkan apa yang sudah menjadi program atau kerja dari Kasi PAPBB sebelumnya dan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang masih menjadi tanggungan,” ungkapnya.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan inventarisasi secara menyeluruh terhadap barang bukti yang berada dalam pengelolaan Kejari Jakarta Timur.

Inventarisasi dinilai penting agar pihaknya memiliki gambaran yang jelas mengenai jumlah, kondisi, serta status barang bukti sebelum menentukan langkah lebih lanjut.

Pemusnahan Barang Bukti Disiapkan

Selain inventarisasi, Anjasra juga menyinggung rencana pelaksanaan pemusnahan barang bukti yang telah memenuhi persyaratan untuk ditindaklanjuti.

Namun, sebelum pelaksanaan dilakukan, pihaknya akan melakukan pendataan serta koordinasi dengan bidang terkait.

“Insyaallah nanti akan kita lakukan untuk barang bukti. Kita inventarisir dulu, kemudian kita koordinasikan dan tindak lanjuti,” jelasnya.

Anjasra menegaskan, setiap langkah terhadap barang bukti harus dilakukan berdasarkan status dan ketentuan hukum yang berlaku. Karena itu, proses inventarisasi menjadi bagian penting sebelum kegiatan lebih lanjut dilaksanakan.

Gandeng Intelijen dan Media

Dalam menjalankan tugasnya, Anjasra juga menekankan pentingnya koordinasi dengan Seksi Intelijen Kejari Jakarta Timur.

Ia mengatakan informasi mengenai kegiatan yang berkaitan dengan barang bukti nantinya akan dikoordinasikan dengan bidang Intelijen untuk kemudian disampaikan kepada media.

“Kalau ada informasi tentang kegiatan barang bukti juga akan saya komunikasikan dengan Intel, nanti yang akan menjelaskan kepada rekan-rekan media,” ujarnya.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat sekaligus menjaga komunikasi antara Kejari Jakarta Timur dengan insan pers.

Dari Pangkalpinang ke Jakarta Timur

Sebelum menduduki jabatan barunya, Anjasra Karya bertugas sebagai Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Ia menyebut telah menjalankan tugas di Bangka Belitung selama kurang lebih satu tahun empat bulan sebelum mendapat amanah baru di Kejari Jakarta Timur.

Sementara itu, jabatan Kasi PAPBB sebelumnya diemban Satya Wirawan, S.H., M.H., yang kini mendapat amanah sebagai Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Dengan pengalaman di bidang intelijen dan tugas barunya di bidang pemulihan aset serta pengelolaan barang bukti, Anjasra diharapkan mampu melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menyelesaikan berbagai pekerjaan yang masih menjadi tanggung jawab Kejari Jakarta Timur.

Ia pun memastikan koordinasi internal dan sinergi dengan media akan terus dibangun dalam menjalankan tugas tersebut.

Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Krakatau, Polsek Sunda Kelapa, Bagikan 250 Masker kepada Nelayan


investigasihukumkriminal JAKARTA | Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus langkah antisipasi terhadap dampak bencana erupsi Gunung Krakatau, Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama KSOP Muara Angke melaksanakan kegiatan pembagian masker kepada nelayan dan masyarakat di wilayah Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (8/9/2026).

Pembagian Masker dipimpin Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa, Kompol Andika Muslim, S.H., S.I.K. Kegiatan turut melibatkan personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa, KSOP Muara Angke, serta personel UPPP.

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa. Setelah itu, sebanyak 250 paket masker disiapkan untuk dibagikan kepada nelayan dan warga yang beraktivitas di sekitar Pelabuhan Muara Angke.

Pembagian masker dilakukan di kawasan Dermaga TPI Pelabuhan Muara Angke, terutama kepada nelayan dan masyarakat yang sedang melakukan aktivitas bongkar muat kapal.

Selain membagikan masker, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatan dengan menggunakan masker dan kacamata sebagai langkah perlindungan diri dari potensi dampak abu atau material vulkanik apabila terjadi erupsi.

“Kami mengimbau kepada seluruh nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Muara Angke agar selalu memperhatikan kesehatan dan keselamatan. Penggunaan masker dan perlengkapan pelindung lainnya merupakan langkah sederhana yang penting untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi,” ujar Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa, Kompol Andika Muslim.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala KSOP Muara Angke juga memberikan imbauan kepada para nelayan dan masyarakat agar selalu berhati-hati selama melakukan aktivitas di kawasan pelabuhan. Selain menjaga kesehatan, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya lainnya, termasuk risiko kebakaran kapal.

“Kami mengingatkan kepada para nelayan dan masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas di kawasan pelabuhan, menjaga kesehatan, menggunakan masker, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bahaya,” imbau Kepala KSOP Muara Angke.

Kegiatan pembagian masker selesai dan dilanjutkan dengan foto bersama antara personel dan pihak terkait.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang setiap hari melakukan aktivitas di kawasan Pelabuhan Muara Angke.

Polsek Kawasan Sunda Kelapa juga memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap berbagai aktivitas masyarakat di wilayah hukumnya guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Dari MHT 2026, Pokja PWI Jaktim Lanjutkan Diskusi di Caffe



investigasihukumkriminal JAKARTA | Suasana keakraban mewarnai pertemuan sejumlah pengurus dan anggota Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur setelah mengikuti Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT) ke-52 Tahun 2026 di Balai Agung, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Senin (7/9/2026).

Usai menghadiri kegiatan tersebut, sejumlah rekan Pokja PWI Jaktim menyempatkan diri berkumpul di Caffe Teras 7, Jalan Raya Penggilingan, Jakarta Timur. Pertemuan yang berlangsung santai itu dimanfaatkan untuk berbincang sekaligus bertukar gagasan mengenai aktivitas jurnalistik dan peluang usaha yang tengah dikembangkan.

Salah satu pembahasan menarik dalam pertemuan tersebut adalah usaha yang kini tengah dirintis Rio Manik, anggota Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur dari media interaksinews.com.

Rio tengah mencoba mengembangkan usaha media tanam. Langkah tersebut menjadi bagian dari upayanya membangun kegiatan usaha yang dapat berjalan beriringan dengan profesinya sebagai insan pers.

Diskusi pun berkembang secara informal. Sejumlah rekan memberikan pandangan dan dukungan, sekaligus bertukar pengalaman mengenai bagaimana sebuah usaha dapat dirintis dari skala kecil dan dikembangkan secara bertahap.

Bagi mereka, pertemuan tersebut bukan sekadar ngopi selepas menghadiri agenda jurnalistik. Ruang pertemuan yang sederhana justru menjadi tempat untuk melahirkan gagasan, mempererat komunikasi, serta menjaga kebersamaan antaranggota Pokja PWI Jaktim.

Caffe Teras 7 yang menjadi lokasi diskusi juga menawarkan suasana yang cukup nyaman untuk berkumpul. Caffe milik Anjel tersebut menyediakan beragam pilihan kopi, mulai dari kopi panas hingga kopi dingin, serta berbagai menu makanan lainnya.

Tidak hanya menawarkan menu makanan dan minuman, Caffe Teras 7 juga dilengkapi fasilitas Wi-Fi gratis, musik serta karaoke bagi pengunjung. Dengan fasilitas tersebut, tempat ini dapat menjadi pilihan untuk bersantai maupun berdiskusi, baik bagi kalangan muda maupun pengunjung dari berbagai kelompok usia.

Caffe tersebut melayani pengunjung sejak dini hari hingga pagi, sehingga memiliki karakter tersendiri dibandingkan tempat nongkrong pada umumnya.

Pertemuan sederhana selepas MHT ke-52 itu akhirnya menjadi ruang bertukar pikiran yang produktif. Dari pembahasan jurnalistik hingga rintisan usaha media tanam, komunikasi yang dibangun secara santai menunjukkan bahwa kebersamaan dan kolaborasi dapat menjadi bagian penting dalam membuka peluang baru.

Bagi anggota Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, kegiatan semacam ini juga menjadi momentum untuk terus menjaga silaturahmi sekaligus memberikan dukungan terhadap kreativitas dan usaha yang dirintis sesama rekan.

Patroli Jaga Jakarta Jaga Priok di Pelabuhan Sambil Bagikan Masker

investigasihumkriminal Jakarta Utara | Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar patroli cipta kondisi (cipkon) Skala Besar bersama TNI dan Stakeholder sekaligus membagikan masker kepada masyarakat pelabuhan yang beraktivitas pada malam hari. Pembagian Masker ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian Polri menyikapi dampak letusan Gunung anak Gunung Krakatau yang menyebarkan debu abu vulkanik.

Patroli digelar pada Senin (7/9/2026) dini hari dengan melibatkan 21 personel yang dipimpin Pawas sekaligus Kasatlantas AKP Arif Fadil, S.E., M.M.

Polisi menyusuri sejumlah wilayah, di antaranya PLTU Indonesia Power, Pelabuhan Hinggom, Bimoli, Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Terminal Nusantara Pura. Polisi menyambangi titik-titik keramaian, obyek vital nasional, hingga kawasan pelabuhan terminal penumpang untuk membagikan masker sekaligus mengimbau masyarakat agar menggunakannya saat beraktivitas di luar ruangan.

Khusus di kawasan Terminal Penumpang Nusantara Pura, petugas memberikan perhatian karena aktivitas penumpang kapal meningkat menyusul penutupan sementara bandara. Masker dibagikan kepada penumpang yang tiba maupun masyarakat yang berada di sekitar pelabuhan.

Ditempat terpisah Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alarasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan patroli tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memberikan rasa aman sekaligus perlindungan kepada masyarakat.

“Kami tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan perlindungan kepada masyarakat. Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kami agar masyarakat tetap aman dan nyaman dalam beraktivitas,” ujar AKBP Fajri.

Sementara itu, AKP Arif, yang memimpin patroli mengingatkan personel agar mengedepankan pendekatan humanis saat memberikan masker maupun menyampaikan imbauan kepada masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan ikuti informasi resmi terkait kondisi lingkungan. Kami dari kepolisian akan terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata AKP Arif.

Selain menjaga keamanan, personel juga memastikan diri menggunakan masker saat membagikannya kepada masyarakat. Warga yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi layanan Polisi 110.

Patroli Jaga Jakarta Skala Besar, Polres Priok Bersama TNI & Stakeholder, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

investigasihukumkriminal Jakarta | Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan Patroli Jaga Jakarta Skala Besar secara gabungan bersama personel TNI-AD dan stakeholder terkait, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan patroli dilaksanakan secara mobile di sejumlah kawasan yang berada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Patroli tersebut dipimpin oleh AKP Yudi Hermawan, S.H., selaku Wakapolsek Kawasan Sunda Kelapa Pelabuhan Tanjung Priok sekaligus Pawas, dengan melibatkan sebanyak 21 personel gabungan. Kekuatan tersebut terdiri dari 16 personel Piket Opsnal Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan 5 personel Kodim 0502/JU TNI-AD di bawah pimpinan Serma Jhony.

Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan empat unit kendaraan roda empat dinas Polri dan tiga unit kendaraan roda dua dinas TNI-AD.

Adapun rute patroli meliputi kawasan Indonesia Power PLTU, Pelabuhan Hinggom, Pelabuhan Nusantara, JICT, hingga Pintu 9 Pelabuhan Tanjung Priok.

Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, personel gabungan juga melaksanakan dialog dengan petugas keamanan di sejumlah objek vital. Di Indonesia Power PLTU, petugas memberikan imbauan kepada security agar terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, khususnya dalam pelaksanaan tugas pada malam hari.

Petugas keamanan juga diingatkan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin dan selektif terhadap tamu maupun kendaraan yang keluar masuk kawasan serta memperhatikan berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Kami mengimbau seluruh petugas keamanan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hari. Setiap aktivitas yang mencurigakan agar segera dilaporkan dan dikoordinasikan dengan pihak Kepolisian sehingga potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi,” demikian kutipan yang disusun berdasarkan arahan dalam laporan kegiatan.

Patroli kemudian dilanjutkan dengan kegiatan dialogis bersama security Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok. Dalam kesempatan tersebut, personel mengingatkan petugas keamanan agar meningkatkan pengamanan objek vital, melaksanakan patroli secara rutin, serta mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Petugas juga diminta segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian apabila menemukan adanya kemacetan, tindak kriminal, maupun gangguan keamanan lainnya.

“Sinergi antara Kepolisian, TNI, petugas keamanan, dan stakeholder sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Melalui patroli skala besar ini, kami berupaya mencegah dan mengantisipasi potensi gangguan sejak dini,” demikian kutipan yang disusun berdasarkan substansi kegiatan.

Kegiatan Patroli Jaga Jakarta Skala Besar tersebut merupakan bagian dari upaya cipta kondisi dengan mengedepankan kegiatan preventif dan dialogis. Kehadiran personel gabungan di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama TNI dan stakeholder dalam menjaga keamanan kawasan pelabuhan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya pada waktu malam hingga dini hari.

Pengurus Dewan Paroki Santa Maria Ratu Para Malaikat Cipanas Resmi Dilantik Untuk Masa Bakti 2026–2029

investigasihukumkriminal Cipanas | Umat Paroki Santa Maria Ratu Para Malaikat Cipanas mengikuti Perayaan Ekaristi Pelantikan Dewan Pengurus Paroki (DPP) dan Pengurus Wilayah/Kategorial masa bakti 2026–2029. Misa pelantikan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Vikjen RD. Yohanes Driyanto didampingi pastor paroki RP.Bonefasius Budiman,OFM dan RP.Ignasius wagut,OFM. Minggu, 06/09/2026

Homili: Dari dua peristiwa itu saya ingin menyatakan bahwa betapa cukup banyak orang gampang sekali merasa terluka, tersinggung dan sakit hati. Padahal sebenarnya peristiwa yang biasa saja yang seharusnya tidak terjadi betapa kerugian itu sangat besar karena kemudian ya untuknya frater tadi diberitahu bahwa memang saudara itu memang kurang itu juga ya ini yang harganya tetap tersimpan sekian lama antara pastur dan suster itu hubungan menjadi kurang baik bisa anda bayangkan kalau itu terjadi juga antar umat dan itu bisa terjadi juga antara orang tua dan anak anak dan orang tua menurut pemikiran saya dan permenungan saya itu merupakan salah satu alasan karena mudahnya orang tersinggung mudahnya orang terluka mudahnya orang sakit hati sehingga tidak memungkinkan orang untuk saling mengureksi tidak mungkin orang saling menegur tidak ada upaya untuk saling meluruskan betapa kita juga sering mendengar ada murid yang diperingati oleh gurunya marah dan bahkan akhirnya gurunya yang salah ada juga anak yang ditegur oleh orang tuanya menjadi marah sehingga lama-kelamaan orang tua juga tidak berani menegur anaknya lagi kalau seandainya nah kalau seandainya ada cukup banyak pejabat orang yang memegang jabatan tinggi tidak hanya dalam pemerintahan tapi juga dalam gereja sehingga yang jahat tetap jalan terus mungkin karena hal ini juga karena bukan karena kita tidak tahu dan tidak ingin menegurnya bukan karena kita tidak ingin untuk memperbaikinya tetapi karena memang orang-orang ini sudah menjadi sangat sensitif

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Keuskupan Bogor mengenai penetapan susunan pengurus baru. Di hadapan altar dan seluruh umat yang hadir, para pengurus yang dilantik mengucapkan janji pelayanan, menyatakan kesediaan untuk mengabdi dengan kerendahan hati, serta menjaga persatuan gereja dalam semangat kasih Kristus.

Dalam homilinya, Vikjen menekankan pentingnya pelayanan yang berakar pada semangat persaudaraan dan kepemimpinan yang melayani. Menjadi pengurus gereja bukanlah mencari posisi atau kehormatan, melainkan panggilan untuk menjadi hamba bagi sesama dan pembawa kedamaian di tengah umat Paroki Santa Maria Ratu Para Malaikat Cipanas.

Setelah pengucapan janji, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh perwakilan pengurus baru dan Pastor Paroki. Vikjen kemudian pemercikkan air suci serta memberikan berkat khusus kepada seluruh pengurus agar diberi kekuatan, hikmat, dan kesehatan dalam menjalankan tugas pelayanan pastoral selama tiga tahun ke depan.

Ketua Dewan Pengurus Paroki Harian yang baru dilantik menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan gereja dan umat. Ia mengajak seluruh elemen paroki, mulai dari tingkat Lingkungan, hingga Organisasi Kategorial, untuk terus berkolaborasi dan saling mendukung dalam menyukseskan program-program pelayanan iman, sosial, dan kepemudaan.

Rangkaian acara pelantikan ditutup dengan berkat penutup Perayaan Ekaristi, foto bersama pengurus baru di depan altar, dan acara ramah tamah sederhana

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

investigasihukumkriminal Jakarta – Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M,bertempat di Aula Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Sabtu, 05/09/2026

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Peringatan Maulid Nabi dihadiri Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.,  Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K.,  para Pejabat Utama (PJU) Polres Pelabuhan Tanjung Priok, serta Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Oleh karena itu, momentum Maulid Nabi hendaknya tidak hanya dijadikan sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Adapun hal terpenting dalam peringatan Maulid Nabi adalah bagaimana kita dapat meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ungkap AKBP Fajri.

Selain itu, jamaah diajak untuk senantiasa bersyukur atas keamanan dan ketenteraman yang ada di Indonesia. Kondisi yang aman memungkinkan masyarakat, termasuk anggota Polri, dapat bekerja dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok diharapkan dapat semakin memperkuat nilai-nilai keagamaan, keteladanan, serta semangat pengabdian personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Diakhir kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian bantuan sosial kepada Personel yang keluarganya sakit sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.