Dari MHT 2026, Pokja PWI Jaktim Lanjutkan Diskusi di Caffe



investigasihukumkriminal JAKARTA | Suasana keakraban mewarnai pertemuan sejumlah pengurus dan anggota Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur setelah mengikuti Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT) ke-52 Tahun 2026 di Balai Agung, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Senin (7/9/2026).

Usai menghadiri kegiatan tersebut, sejumlah rekan Pokja PWI Jaktim menyempatkan diri berkumpul di Caffe Teras 7, Jalan Raya Penggilingan, Jakarta Timur. Pertemuan yang berlangsung santai itu dimanfaatkan untuk berbincang sekaligus bertukar gagasan mengenai aktivitas jurnalistik dan peluang usaha yang tengah dikembangkan.

Salah satu pembahasan menarik dalam pertemuan tersebut adalah usaha yang kini tengah dirintis Rio Manik, anggota Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur dari media interaksinews.com.

Rio tengah mencoba mengembangkan usaha media tanam. Langkah tersebut menjadi bagian dari upayanya membangun kegiatan usaha yang dapat berjalan beriringan dengan profesinya sebagai insan pers.

Diskusi pun berkembang secara informal. Sejumlah rekan memberikan pandangan dan dukungan, sekaligus bertukar pengalaman mengenai bagaimana sebuah usaha dapat dirintis dari skala kecil dan dikembangkan secara bertahap.

Bagi mereka, pertemuan tersebut bukan sekadar ngopi selepas menghadiri agenda jurnalistik. Ruang pertemuan yang sederhana justru menjadi tempat untuk melahirkan gagasan, mempererat komunikasi, serta menjaga kebersamaan antaranggota Pokja PWI Jaktim.

Caffe Teras 7 yang menjadi lokasi diskusi juga menawarkan suasana yang cukup nyaman untuk berkumpul. Caffe milik Anjel tersebut menyediakan beragam pilihan kopi, mulai dari kopi panas hingga kopi dingin, serta berbagai menu makanan lainnya.

Tidak hanya menawarkan menu makanan dan minuman, Caffe Teras 7 juga dilengkapi fasilitas Wi-Fi gratis, musik serta karaoke bagi pengunjung. Dengan fasilitas tersebut, tempat ini dapat menjadi pilihan untuk bersantai maupun berdiskusi, baik bagi kalangan muda maupun pengunjung dari berbagai kelompok usia.

Caffe tersebut melayani pengunjung sejak dini hari hingga pagi, sehingga memiliki karakter tersendiri dibandingkan tempat nongkrong pada umumnya.

Pertemuan sederhana selepas MHT ke-52 itu akhirnya menjadi ruang bertukar pikiran yang produktif. Dari pembahasan jurnalistik hingga rintisan usaha media tanam, komunikasi yang dibangun secara santai menunjukkan bahwa kebersamaan dan kolaborasi dapat menjadi bagian penting dalam membuka peluang baru.

Bagi anggota Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, kegiatan semacam ini juga menjadi momentum untuk terus menjaga silaturahmi sekaligus memberikan dukungan terhadap kreativitas dan usaha yang dirintis sesama rekan.

About The Author

Tinggalkan komentar