investigasihukumkriminal, Jakarta Utara – Dalam rangka menjaga kebugaran personel sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polsek Kawasan Kalibaru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, menggelar JJOS apel pagi yang dilanjutkan dengan olahraga senam aerobik dan gowes santai, (7/8).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Kalibaru AKP Arga Arianda Siregar, S.T.K., S.I.K., M.H. dan diikuti Wakapolsek, para Kanit dan Panit, serta personel piket fungsi Polsek Kawasan Kalibaru sebanyak 20 personel.
Kegiatan diawali dengan apel pagi di halaman Mako Polsek Kawasan Kalibaru. Setelah itu, seluruh personel mengikuti senam aerobik bersama sebelum melanjutkan kegiatan gowes santai dengan rute Mako Polsek Kawasan Kalibaru – Jalan Pelabuhan Kalibaru – Jalan Raya Cilincing/Kramat Jaya – Islamic Center Jakarta Utara – kembali ke Mako Polsek Kawasan Kalibaru.
Kapolsek Kawasan Kalibaru AKP Arga Arianda Siregar mengatakan bahwa kegiatan olahraga bersama tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan dan kebugaran personel, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta membangun kedekatan dengan masyarakat.
Melalui kegiatan gowes sehat ini, kami juga ingin mengajak masyarakat bersama-sama menyambut dan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar AKP Arga.
Mengusung semangat “Gowes Sehat Kalibaru PMJ Merdeka Bersama Masyarakat 2026”, kegiatan tersebut juga diisi dengan ajakan kepada masyarakat untuk turut menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing.
Personel Polsek Kawasan Kalibaru juga membagikan Bendera Merah Putih kepada anak-anak yang ditemui sepanjang perjalanan sebagai bentuk edukasi dan penanaman nilai-nilai nasionalisme sejak dini.
“Kami ingin momentum kemerdekaan ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak. Pemberian Bendera Merah Putih ini merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan kita kepada jasa para pahlawan yang telah berjuang dan berkorban demi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kawasan Kalibaru berharap semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kebersamaan, kepedulian, kesehatan, serta kecintaan terhadap Tanah Air.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.
Editorial
Your blog category
SPN Polda Metro Gelar Ekspedisi Darat, Bentuk Siswa Polri Presisi dan Humanis
investigasihukumkriminal, Jakarta – Sekolah Polisi Negara atau SPN Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Ekspedisi Darat bagi Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara atau Diktuk Ba Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari pembinaan fisik, mental, dan karakter siswa.
Kepala SPN Polda Metro Jaya Kombes Pol Abdul Waras melepas langsung kegiatan tersebut. Ia mengatakan Ekspedisi Darat menjadi salah satu upaya membentuk calon anggota Polri yang memiliki ketahanan fisik, mental kuat, serta dekat dengan masyarakat.
“Pembinaan fisik ini untuk membentuk karakter siswa. Kami mencetak Bhayangkara yang tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga dicintai masyarakat,” ujar Abdul Waras.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa menempuh jarak kurang lebih 7 kilometer dengan medan yang beragam, mulai dari jalan aspal, jalan semen, jalan tanah, jalan setapak, area perkampungan, perkebunan, hingga jembatan. Untuk memastikan kegiatan berjalan aman, jalur ekspedisi dibagi menjadi 13 pos pengawasan.
Kegiatan ditutup dengan pengecekan siswa dan pembulatan materi oleh perwira piket. Melalui Ekspedisi Darat ini, para siswa diharapkan semakin siap menjadi anggota Polri yang Presisi, tangguh, humanis, dan mampu hadir di tengah masyarakat.
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berbagi Kebahagiaan, Santuni 40 Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama
investigasihukumkriminal, Jakarta – Polres Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan kepedulian dan perhatian terhadap anak-anak yatim piatu melalui kegiatan santunan dan doa bersama yang digelar di Aula Polres Pelabuhan Tanjung Priok, (7/8).
Kegiatan yang dihadiri Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Yudi Permadi, S.S., S.I.K., jajaran pejabat utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, serta 40 anak yatim piatu dari Yayasan Nurul Zahro yang dipimpin oleh Ust. H. Sultoni.
Dalam sambutannya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran anak-anak yatim piatu dalam kegiatan tersebut. Ia juga memberikan pesan agar anak-anak tidak pernah merasa sendiri dalam menjalani kehidupan.
“Adik-adik semua memiliki tempat tersendiri dan memiliki banyak orang tua yang akan selalu memperhatikan dan menyayangi. Jangan pernah merasa sendiri dan bersedih. Kita harus saling menjaga dan saling menyayangi,” ujar AKBP Fajri.
Kapolres juga mengajak seluruh anak-anak untuk bersama-sama memanjatkan doa agar seluruh personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan serta menjaga keamanan masyarakat.
“Kami juga memohon doa dari adik-adik semua agar dalam melaksanakan tugas diberikan kemudahan, kelancaran, serta selalu dalam lindungan Allah SWT,” ungkapnya.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 40 anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian dan perhatian Polri terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan dukungan dan kasih sayang.
Kegiatan kemudian diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ust. Sholihin dengan tema “Lima Faedah Sedekah”. Dalam tausiyahnya, disampaikan bahwa sedekah memiliki berbagai keutamaan, di antaranya dapat membersihkan harta, membersihkan hati dan jiwa, menjadi salah satu ikhtiar untuk menolak bala, membahagiakan orang lain, serta mendatangkan keberkahan dan pertambahan rezeki.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk kebaikan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari kepedulian Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menunjukkan bahwa Polri selalu hadir dan peduli terhadap masyarakat. Semoga santunan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi adik-adik semua,” pungkas Kapolres.
Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban, kekeluargaan, dan suasana penuh kasih sayang. Melalui kegiatan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap kepedulian terhadap anak yatim piatu dapat terus ditumbuhkan serta menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung ke Muara Angke, Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Spot
investigasihukumkriminal, JAKARTA UTARA — Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., turun langsung menemui masyarakat di RW 022, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, dalam kegiatan Jaga Jakarta On The Spot (JJOTS) Polda Metro Jaya Merdeka Bersama Masyarakat 2026, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran kepolisian untuk berdialog langsung dengan warga sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan disampaikan warga, mulai dari banjir, pembangunan tanggul dan pipanisasi PAM Jaya, rencana pembangunan rumah susun, bedah rumah, hingga persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ketua RW 022 Muara Angke, Bani Sadar, menyampaikan bahwa wilayahnya masih menghadapi sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian dan sinergi berbagai pihak.
“Wilayah RW 22 ini masih banyak persoalan dan isu yang dapat mengancam keamanan wilayah. Kami berharap apa pun persoalannya dapat diselesaikan dengan kepala dingin sehingga RW 22 ke depannya tetap aman dan kondusif,” ujar Bani Sadar.
Ia juga menyampaikan perkembangan penanganan banjir yang sebelumnya menjadi salah satu persoalan utama warga.
“Pada tahun 2024 terjadi banjir bandang yang datang pada waktu subuh. Alhamdulillah, permasalahan banjir sudah sekitar 80 persen teratasi dengan adanya tanggul mitigasi, meskipun masih ada sekitar 20 persen persoalan banjir di beberapa RT,” katanya.
Selain persoalan banjir, warga turut menyoroti isu pertanahan serta rencana pembangunan hunian di kawasan Muara Angke. Warga berharap setiap kebijakan pembangunan dapat dikomunikasikan dengan baik sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik di tengah masyarakat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri menegaskan bahwa kehadiran kepolisian di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kemitraan yang kuat.
“Polisi itu tercipta karena adanya masyarakat. Kami adalah operator masyarakat, pelaksana dari apa yang diinginkan masyarakat, khususnya dalam ranah keamanan,” ujar AKBP Alrasyidin.
Menurutnya, terciptanya keamanan dan ketertiban tidak dapat dilakukan oleh kepolisian seorang diri. Diperlukan kerja sama antara polisi, masyarakat, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Upaya keamanan itu tidak bisa tercipta dari pihak tunggal. Polisi bukan Superman. Kami membutuhkan bantuan masyarakat dan stakeholder. Kami akan mengupayakan yang terbaik,” tegasnya.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk terus membangun komunikasi dengan jajaran kepolisian apabila menghadapi persoalan di lingkungan masing-masing.
“Kita sebagai teman harus saling berbagi. Kalau bukan masalah keamanan tetapi masih bisa dikomunikasikan, insyaallah akan kami bantu dan kami laksanakan sesuai dengan kewenangan kami,” tuturnya.
Dalam sesi dialog, tokoh masyarakat dan warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi. Muslimin selaku LMK RW 022 menyoroti rencana pembangunan tanggul serta wacana pembangunan rumah susun yang telah berkembang sejak beberapa tahun lalu.
Sementara itu, tokoh agama RW 022, Ustad Suleni, berharap komunikasi antara tokoh agama, masyarakat dan kepolisian dapat terus terjalin secara berkelanjutan.
“Kalau bisa, tokoh agama jangan hanya dilibatkan ketika mendekati tahun-tahun politik saja. Kami berharap komunikasi dan silaturahmi dengan kepolisian dapat terus berjalan,” ujarnya.
Ia juga mengusulkan agar menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 digelar kegiatan istighosah untuk mendoakan para pejuang bangsa.
Aspirasi lain disampaikan Ibu Imas, Ketua RT 09 RW 022, yang mengusulkan program bedah rumah bagi keluarga yang membutuhkan.
“Kalau ada acara lagi, saya ingin mengusulkan keluarga saya untuk mendapatkan program bedah rumah. Saya berharap bisa di-ACC,” katanya.
Ia juga mengapresiasi jajaran kepolisian yang dinilai berhasil membantu menekan aksi tawuran di wilayah Muara Angke.
“Alhamdulillah, tawuran di RW 22 sudah berkurang. Terima kasih kepada Pospol Muara Angke yang sudah membantu mengurangi kegiatan tawuran tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh nelayan Suherman menyampaikan persoalan yang kerap dihadapi kelompok masyarakat pengawas ketika menemukan jenazah di wilayah perairan.
“Kalau ada kejadian seperti menemukan mayat di wilayah kami, kami sebagai pokmaswas sering bingung. Kalau kami mengambil atau mengevakuasi, kami takut justru menjadi saksi. Kami mohon solusinya,” ungkapnya.
Kapolres menjelaskan bahwa apabila masyarakat menemukan jenazah atau kejadian yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, masyarakat dapat segera menghubungi kepolisian melalui layanan 110 agar proses penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur.
“Kalau menemukan mayat, bisa telepon 110. Kalau sebagai saksi, memang harus diperiksa karena harus ada proses hukum. Kita tidak boleh menutup kemungkinan apabila kejadian tersebut berkaitan dengan tindak pidana,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian memahami kekhawatiran masyarakat dan akan berupaya mempercepat proses sesuai prosedur apabila terdapat laporan maupun temuan di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan komitmennya untuk membantu meneruskan aspirasi masyarakat kepada pihak-pihak terkait, termasuk mengenai program bedah rumah.
“Semoga seiring berjalannya waktu, keinginan masyarakat ini dapat Allah jaga dan kabulkan. Aspirasi ini akan kami sampaikan kepada pihak terkait. Untuk bedah rumah, nanti akan kami upayakan untuk disegerakan,” katanya.
Kapolres menegaskan bahwa jabatannya bukanlah ajang untuk menunjukkan kehebatan, melainkan kesempatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kesempatan menjadi Kapolres ini bukan ajang hebat-hebatan. Saya ingin kesempatan ini menjadi jalan untuk membuat pahala jariyah yang terus mengalir. Pada akhirnya, sehebat apa pun manusia, kita semua akan kembali ke tanah,” tutur AKBP Alrasyidin.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres juga memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang selama ini dinilai aktif membangun kedekatan dengan masyarakat Muara Angke.
“Terima kasih kepada IPTU Sardi dan AKP Yudi yang sudah dekat dengan masyarakat di Muara Angke. Kedekatan seperti ini harus terus dijaga,” ujarnya.
Kegiatan JJOTS kemudian dilanjutkan dengan pembagian sembako secara simbolis kepada masyarakat serta peninjauan Rumah Apung Muara Angke oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.
Program Jaga Jakarta On The Spot (JJOTS) Polda Metro Jaya Merdeka Bersama Masyarakat 2026 merupakan bagian dari upaya menghadirkan polisi secara langsung di tengah masyarakat melalui pendekatan yang humanis, komunikatif, dan kolaboratif.
Melalui kegiatan tersebut, kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga membuka ruang dialog agar berbagai persoalan masyarakat dapat disampaikan secara langsung dan dicarikan solusi bersama.
Deklarasi Jaga Jakarta untuk Indonesia, Elemen Masyarakat Bersatu Jaga Keamanan dan Persatuan
investigasihukumkriminal, JAKARTA – Sejumlah elemen masyarakat menyatakan komitmen bersama menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kondusivitas Jakarta melalui Deklarasi Jaga Jakarta untuk Indonesia. Deklarasi tersebut menjadi wujud kepedulian bersama untuk menjaga Jakarta sebagai rumah bagi seluruh masyarakat sekaligus etalase Indonesia di mata dunia.
Dalam deklarasi tersebut, segenap elemen masyarakat menyatakan lima sikap bersama. Pertama, menjaga Jakarta tetap aman, tertib, damai, dan nyaman sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakat. Jakarta juga dipandang sebagai etalase Indonesia yang harus terus dijaga citra, keamanan, dan ketertibannya.
Kedua, elemen masyarakat menegaskan komitmen untuk bersatu dalam kebinekaan. Mereka menolak segala bentuk provokasi, intoleransi, kekerasan, dan perpecahan yang berpotensi mengganggu persatuan serta kesatuan bangsa.
Ketiga, deklarasi tersebut mengajak seluruh pihak memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi. Pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, komunitas, pemuda, dan masyarakat diharapkan terus bekerja bersama dalam menjaga Jakarta agar tetap kondusif.
Keempat, elemen masyarakat berkomitmen melindungi generasi muda dan masa depan bangsa dari narkoba, kejahatan, radikalisme, serta berbagai pengaruh negatif. Upaya itu dilakukan dengan membangun lingkungan yang sehat, produktif, dan berkarakter.
Kelima, seluruh elemen masyarakat menyatakan siap menjaga Jakarta untuk Indonesia dengan disiplin, kepedulian, toleransi, dan semangat kebangsaan. Komitmen tersebut diarahkan untuk mewujudkan Jakarta yang maju serta Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Perwakilan Pokdarkamtibmas, Yudi Wahyudi, mengatakan menjaga Jakarta membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk warga di lingkungan masing-masing.
“Kami dari Pokdarkamtibmas siap mendukung upaya menjaga Jakarta tetap aman, tertib, damai, dan kondusif. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Semangat Jaga Jakarta harus dimulai dari lingkungan terdekat. Dengan saling menjaga, menghormati, dan bekerja sama, kita bisa ikut menciptakan Jakarta yang aman dan nyaman untuk semua ,” ujar Yudi.
Melalui semangat Jaga Jakarta untuk Indonesia, seluruh elemen masyarakat diajak mengambil peran untuk menciptakan lingkungan yang aman, menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, serta merawat persatuan dan kesatuan bangsa.
“JAKARTA AMAN, INDONESIA KUAT!”
“JAGA JAKARTA UNTUK INDONESIA!”
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
investigasihukumkriminal, JAKARTA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Ketua Perjuangan Walisongo Laskar Sabilillah (PWI-LS) DKI Jakarta, KH. Ahmad Muklis Fadil, beserta jajaran pengurus.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Sekretariat PWI-LS Jakarta, Jalan Rorotan 3, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (6/8/2026) malam, tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus memperkuat komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua serta jajaran PWI-LS DKI Jakarta yang telah menerima kunjungan dan membuka ruang komunikasi bersama jajaran kepolisian.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri.
Kapolres juga mengajak seluruh jajaran PWI-LS DKI Jakarta untuk bersama-sama menjaga persatuan dan persaudaraan serta menghindari berbagai tindakan maupun pernyataan yang berpotensi menimbulkan provokasi dan konflik di tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen PWI-LS untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Jangan mudah terprovokasi oleh isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Apabila terdapat persoalan, mari kita komunikasikan dan selesaikan melalui dialog serta koordinasi yang baik,” tegasnya.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara kepolisian dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat merupakan salah satu langkah penting dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengimbau agar setiap aspirasi maupun permasalahan yang yang ada saat ini dapat disampaikan melalui mekanisme yang baik dengan mengedepankan musyawarah, dialog, serta koordinasi bersama pihak kepolisian dan instansi terkait.
“Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan di Pelabuhan Tanjung Priok nantinya dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh suasana persaudaraan. Karena itu, komunikasi dan koordinasi menjadi sangat penting,” ungkapnya.
Selain membahas situasi Kamtibmas, pertemuan tersebut juga diisi dengan ramah tamah serta makan bersama. Ketua dan jajaran PWI-LS DKI Jakarta turut menyampaikan berbagai perkembangan dan dinamika yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Pertemuan juga menjadi sarana bagi jajaran kepolisian untuk mendengarkan aspirasi serta membangun komunikasi yang lebih erat dengan PWI-LS DKI Jakarta.
Menjelang akhir kegiatan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada jajaran PWI-LS DKI Jakarta. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.
“Sinergitas antara Polri dan masyarakat harus terus kita rawat. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini,” kata AKBP Alrasyidin.
Seluruh rangkaian kegiatan silaturahmi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergitas antara Polri dan PWI-LS DKI Jakarta dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas
investigasihukumkriminal, Jakarta — Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan JJOS Patroli Cipta Kondisi dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (8/8/2026) dini hari.
Kegiatan dipimpin oleh IPDA Amin Mustofa, S.H., selaku Kanit Turjawali Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dengan melibatkan sebanyak 17 personel menggunakan empat unit kendaraan dinas Polri.
Patroli menyasar sejumlah lokasi yang menjadi jalur dan kawasan aktivitas masyarakat maupun objek vital, di antaranya Indonesia Power PLTU, PT Salim Ivomas, Jalan Pulau Payung, Pelabuhan Inggom, Terminal Penumpang Nusantara Pura 2, Terminal Petikemas 2, hingga JICT 1.
Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan patroli dan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog dengan petugas keamanan (security) di sejumlah lokasi. Personel memberikan imbauan agar para petugas meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melaksanakan tugas pada malam hari.
Petugas keamanan juga diingatkan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin terhadap tamu maupun kendaraan yang keluar-masuk kawasan, serta menghindari pelaksanaan tugas seorang diri.
“Kami mengimbau kepada seluruh petugas keamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hari. Apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, segera berkoordinasi dan melaporkannya kepada pihak kepolisian,” ujar IPDA Amin Mustofa.
Selain patroli dialogis, personel juga melaksanakan razia stasioner terhadap kendaraan roda dua dan roda empat di Jalan Raya Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak pidana jalanan, seperti begal, pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian dengan kekerasan (curas).
Pemeriksaan dilakukan secara selektif, humanis, dan profesional, meliputi kelengkapan surat-surat kendaraan, identitas pengendara, serta barang bawaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah masuknya barang berbahaya maupun barang ilegal ke wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Dalam kesempatan tersebut, personel juga memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi kejahatan jalanan, mengutamakan keselamatan dalam berkendara, serta mematuhi peraturan lalu lintas.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas atau kejadian yang mencurigakan melalui Call Center Layanan Polri 110.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan preemtif kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat maupun para pekerja di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tambah IPDA Amin Mustofa.
Selama kegiatan berlangsung, personel turut melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi patroli guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun aksi kriminalitas lainnya.
Melalui kegiatan patroli cipta kondisi tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat serta membangun sinergi dengan petugas keamanan dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif.
Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Upaya Masuknya 10,1 Kg Ganja dari Thailand
investigasihukumkriminal, BADUNG – Upaya penyelundupan narkotika lintas negara melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, berhasil digagalkan petugas Bea Cukai Ngurah Rai bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan dua warga negara India berinisial AR dan PC serta barang bukti berupa 100 kemasan ganja dengan berat total mencapai 10.310 gram bruto atau 10.110 gram netto.
Pengungkapan kasus berlangsung pada Senin (3/8/2026), setelah pesawat Scoot Air TR280 yang melayani rute Koh Samui, Thailand–Singapura–Denpasar tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 10.30 WITA.
Pemeriksaan terhadap para penumpang dilakukan sebagaimana prosedur pengawasan di terminal kedatangan internasional. Sekitar pukul 11.25 WITA, petugas Bea Cukai menemukan indikasi mencurigakan dari hasil analisis citra X-Ray dan penerapan manajemen risiko terhadap barang bawaan dua penumpang asal India tersebut.
Pemeriksaan kemudian diarahkan pada koper milik AR dan PC.
Dari koper AR, petugas menemukan delapan kotak yang berisi 62 kemasan serbuk tanaman kering berwarna hijau kecokelatan. Barang tersebut memiliki berat 6.399 gram bruto atau 6.275 gram netto.
Sementara dari koper PC ditemukan enam kotak berisi 38 kemasan dengan karakteristik serupa. Total berat barang tersebut mencapai 3.911 gram bruto atau 3.835 gram netto.
Hasil pengujian Laboratorium Bea dan Cukai Ngurah Rai memastikan seluruh barang bukti positif mengandung narkotika golongan I jenis Delta-9 Tetrahydrocannabinol (THC), atau ganja.
Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Wawan Dharmawan, mengatakan kedua terduga pelaku berdasarkan pemeriksaan awal mengaku datang ke Bali untuk berlibur selama tiga hari bersama keluarga.
Menurut keterangan awal tersebut, ganja diperoleh dari seseorang di Thailand sebelum dibawa masuk ke Indonesia. Barang terlarang itu diduga sengaja disamarkan dengan cara dikemas menyerupai oleh-oleh makanan dan ditempatkan bersama barang bawaan lainnya di dalam koper.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku mengaku datang ke Bali untuk berlibur selama tiga hari bersama keluarga. Mereka juga mengakui memperoleh barang tersebut dari seseorang di Thailand sebelum membawanya ke Indonesia,” kata Wawan.
Setelah penemuan barang bukti, Bea Cukai Ngurah Rai langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Penanganan perkara selanjutnya dilakukan melalui proses serah terima tersangka dan barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut.
Tim gabungan juga melakukan controlled delivery sebagai bagian dari pengembangan perkara guna menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas.
Kedua terduga pelaku berikut barang bukti kemudian dibawa ke Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk menjalani proses hukum.
Bea Cukai memperkirakan penggagalan peredaran 10,110 kilogram ganja tersebut berpotensi menyelamatkan lebih dari 2.076 jiwa dari penyalahgunaan narkotika. Nilai potensi kerugian ekonomi masyarakat yang dapat dicegah diperkirakan mencapai sekitar Rp3,3 miliar.
Wawan menegaskan bahwa pengungkapan tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama antarinstansi dalam memperketat pengawasan di pintu masuk Indonesia, khususnya terhadap jaringan narkotika internasional.
Menurutnya, koordinasi antara Bea Cukai dan aparat kepolisian akan terus diperkuat melalui pertukaran informasi, pengawasan berbasis intelijen, serta operasi terpadu.
“Kolaborasi antarpenegak hukum akan terus diperkuat melalui pertukaran informasi, pengawasan berbasis intelijen, serta operasi terpadu guna melindungi masyarakat dan menjaga Indonesia dari ancaman jaringan peredaran gelap narkotika internasional,” tegasnya.
Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Peningkatan Kemampuan Dalmas
Investigasihukumkriminal Jakarta, – Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Latihan Peningkatan Kemampuan Pasukan Pengendalian Massa (Dalmas) sebagai upaya meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta kemampuan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Jumat, 07/08/2026
Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok tersebut mengacu pada Surat Perintah Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok tanggal 6 Agustus 2026.
Latihan dipimpin oleh Kasatsamapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Aries Arianto, S.H., dengan instruktur dari Satsamapta, yaitu Ipda Sahat Mangiring Sihombing, S.H., Aiptu Purwanto, S.H., dan Aipda Kasmito.
Sebanyak 50 personel mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri atas Tim Negosiator Polwan, Tim Dalmas Awal, Tim Dalmas Lanjut, serta massa simulasi (bullsuit). Seluruh peserta mengikuti rangkaian latihan secara serius dan penuh semangat guna meningkatkan kemampuan teknis maupun kerja sama tim.
Adapun materi yang diberikan meliputi kemampuan public speaking bagi Tim Negosiator Polwan dalam menghadapi massa pengunjuk rasa, formasi Dalmas Awal beserta teknik penggunaan tali Dalmas, formasi Dalmas Lanjut menggunakan perlengkapan lengkap berupa tongkat dan tameng, hingga simulasi terpadu pengendalian massa yang melibatkan Negosiator Polwan, Dalmas Awal, dan Dalmas Lanjut.
Melalui latihan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen membangun personel Dalmas yang profesional, tangguh, disiplin, serta siap digerakkan kapan pun dibutuhkan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa “Latihan peningkatan kemampuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kesiapsiagaan personel Dalmas agar selalu profesional, terampil, dan responsif dalam menghadapi setiap dinamika situasi di lapangan. Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan ini juga bertujuan memperkuat jiwa korsa, kekompakan, serta sinergi antarpersonel sehingga pelaksanaan tugas pengamanan dapat berjalan secara efektif, humanis, dan sesuai prosedur.”
Dengan terselenggaranya latihan tersebut, diharapkan seluruh personel Dalmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok semakin siap menjalankan tugas pengamanan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara optimal.
JJOS Polres Priok Pastikan Debarkasi Kapal KM. Kelud dari Batam Berjalan Aman, Tertib, dan Lancar
investigasihukumkriminal, Pelabuhan Tanjung Priok – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Jaga Jakarta On The Spot Pelayanan dan Pengamanan serta Pengawasan terhadap proses debarkasi penumpang Kapal Motor (KM) Kelud yang tiba dari Batam di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (07/08)
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 2.692 penumpang berhasil turun dengan aman. Seluruh rangkaian proses kedatangan penumpang berlangsung tertib berkat pengamanan yang dilakukan oleh personel Polsubsektor Pelni bersama unsur pengamanan lainnya.
Kapolsubsektor Pelni, IPTU Ramli Wabula, bersama anggota Polsubsektor Pelni secara aktif melaksanakan pengamanan sekaligus memberikan berbagai imbauan kepada para penumpang. Edukasi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga keselamatan selama berada di area pelabuhan, pemanfaatan layanan darurat Call Center 110, pencegahan penyalahgunaan narkoba, bahaya judi online, serta antisipasi aksi tawuran.
Selain itu, petugas juga mengarahkan para penumpang agar keluar terminal secara tertib dengan berjalan satu per satu sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.
Pada saat penumpang memasuki ruang tunggu hingga menuju pintu keluar terminal, personel pengamanan terus mengarahkan seluruh penumpang untuk memasukkan barang bawaannya ke mesin X-Ray. Pemeriksaan tersebut bertujuan mencegah masuk maupun keluarnya barang-barang terlarang, seperti narkotika, senjata api, senjata tajam, serta barang berbahaya lainnya.
Secara keseluruhan, kegiatan pengamanan dan pemeriksaan debarkasi KM Kelud dari Batam berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas maupun kendala yang berarti.
Sementara itu, berdasarkan jadwal operasional, KM Kelud direncanakan kembali bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Batam pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 23.00 WIB. Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan kembali melaksanakan pengamanan secara maksimal guna memastikan seluruh proses embarkasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memberikan pelayanan, pengamanan, dan perlindungan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut, sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Apabila diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih formal bergaya rilis Humas Polri atau versi yang lebih layak dimuat di media online dengan gaya bahasa yang lebih menarik.
Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (7/8/2026) – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Jaga Jakarta On The Spot yaitu kegiatan Pelayanan, Pengamanan dan Pengawasan terhadap proses debarkasi penumpang Kapal Motor (KM) Kelud yang tiba dari Batam di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat dini hari, 7 Agustus 2026, pukul 00.15 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 2.692 penumpang berhasil turun dengan aman. Seluruh rangkaian proses kedatangan penumpang berlangsung tertib berkat pengamanan yang dilakukan oleh personel Polsubsektor Pelni bersama unsur pengamanan lainnya.
Kapolsubsektor Pelni, IPTU Ramli Wabula, bersama anggota Polsubsektor Pelni secara aktif melaksanakan pengamanan sekaligus memberikan berbagai imbauan kepada para penumpang. Edukasi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga keselamatan selama berada di area pelabuhan, pemanfaatan layanan darurat Call Center Layanan Polri 110, pencegahan penyalahgunaan narkoba, bahaya judi online, serta antisipasi aksi tawuran.
Selain itu, petugas juga mengarahkan para penumpang agar keluar terminal secara tertib dengan berjalan satu per satu sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.
Pada saat penumpang memasuki ruang tunggu hingga menuju pintu keluar terminal, personel pengamanan terus mengarahkan seluruh penumpang untuk memasukkan barang bawaannya ke mesin X-Ray. Pemeriksaan tersebut bertujuan mencegah masuk maupun keluarnya barang-barang terlarang, seperti narkotika, senjata api, senjata tajam, serta barang berbahaya lainnya.
Secara keseluruhan, kegiatan pengamanan dan pemeriksaan debarkasi KM Kelud dari Batam berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas maupun kendala yang berarti.
Sementara itu, berdasarkan jadwal operasional, KM Kelud direncanakan kembali bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Batam pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 23.00 WIB. Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan kembali melaksanakan pengamanan secara maksimal guna memastikan seluruh proses embarkasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memberikan pelayanan, pengamanan, dan perlindungan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut, sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.