Gelombang Kekecewaan di Balik Program Bansos Desa Kebonpeuteuy, Gekbrong Cianjur

investigasihukumkriminal, Cianjur – Program bantuan sosial (bansos) yang digulirkan pemerintah dengan tujuan meringankan beban masyarakat miskin dan rentan, ternyata masih menyisakan persoalan serius di daerah. Alih-alih menjadi solusi, bansos justru menimbulkan gelombang kekecewaan akibat ketidakadilan dan ketidaksesuaian data penerima.

Di Kampung Mangkak, Desa Kebonpeuteuy, Kecamatan Gebrong, Kabupaten Cianjur, sejumlah warga mengaku tidak pernah menerima bantuan meski kondisi mereka sangat layak untuk dibantu.

  • Ibu Neneng, seorang janda lanjut usia yang menggantungkan hidup dari anak-anaknya, tidak masuk dalam daftar penerima bansos.
  • Durahman, pria yang menderita penyakit dan membutuhkan fasilitas kesehatan layak, juga tidak mendapatkan bantuan sosial maupun akses layanan kesehatan yang memadai.

Ironisnya, beberapa warga yang tercatat sebagai penerima bansos justru mengalami pemotongan jumlah bantuan dengan alasan akan dibagikan kepada mereka yang tidak kebagian. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa hasil pemotongan tersebut tidak pernah sampai kepada warga yang seharusnya menerima.

Masalah Lain di Luar Bansos

Selain persoalan bansos, warga juga menghadapi praktik pungutan liar dalam berbagai layanan:

  • Pembuatan dokumen resmi di desa dikenakan biaya hingga ratusan ribu rupiah.
  • Warga yang ingin bekerja di salah satu perusahaan di wilayah tersebut bahkan dimintai biaya hingga puluhan juta rupiah, sebuah angka yang jelas memberatkan masyarakat kecil.

Gelombang Kekecewaan

Situasi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Program yang seharusnya menjadi penopang hidup warga miskin dan rentan justru berubah menjadi sumber ketidakpuasan. Banyak pihak menilai perlunya perbaikan sistem pendataan penerima bansos, pengawasan ketat terhadap praktik pemotongan bantuan, serta penindakan terhadap pungutan liar yang semakin membebani rakyat.

Polisi  Amankan Pelaku Dugaan Curanmor di Babakan Manggung

investigasihukumkriminal – Seorang pria berinisial RR warga Desa Sukakarya Kecamatan Tarogong Kidul berhasil diamankan warga setelah diduga melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah Kampung Babakan Manggung, Desa Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 18.40 WIB.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Pelaku di pergoki oleh korban, Dian, saat hendak membawa kabur sepeda motor Honda Vario milik korban yang terparkir di halaman belakang rumah. Korban sebelumnya melihat pelaku berjalan mencurigakan ketika ia pulang dari rumah adiknya yang berdekatan dengan lokasi kejadian.

Saat korban hendak menggunakan motornya, ia mendapati lubang kunci kendaraan sudah rusak. Tidak lama kemudian, pelaku kembali menghampiri motor tersebut sambil membawa dua buah kunci astag, hingga akhirnya langsung di amankan oleh warga yang sedang berada di sekitar lokasi.

Petugas yang sedang melakukan Patroli tidak jauh dari lokasi segera mengamankan Pelaku bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan dua kunci palsu yang digunakan untuk melakukan aksinya.

Kapolsek Tarogong Kidul, AKP Agus Kustanto, SH,  menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan rangkaian tindakan kepolisian.
“Pelaku berhasil di amankan berkat kesigapan warga yang segera melaporkan kejadian tersebut. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat merespons saat melihat aksi mencurigakan.” Ujarnya, Sabtu (29/11/2025)

“Pelaku berikut barang bukti sudah kami amankan, dan saat ini proses penyidikan terus kami dalami karena pelaku merupakan seorang residivis pada kasus yang sama,” katanya.

Polsek Tarogong Kidul menghimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan kepolisian terdekat.

Penghargaan He For She 2025 Mantapkan Polda Jabar sebagai Pelopor Kesetaraan Gender di Polri

investigasihukumkriminal – Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya kerja yang inklusif dan berperspektif gender usai Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menerima penghargaan Polri Awards in Support of the UN “HeForShe” Movement 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. pada Kamis (27/11/2025).

Penghargaan tingkat nasional yang berkolaborasi dengan UN Women ini dinilai menjadi momentum penting bagi Polda Jabar dalam memperkuat implementasi program-program kesetaraan gender yang selama ini telah dijalankan. Dalam penilaiannya, juri menekankan tiga aspek utama: kepemimpinan dan partisipasi, dampak dan pengaruh positif, serta keberlanjutan program.

Kapolda Jabar mengatakan bahwa di lingkungan Polda Jabar, berbagai kebijakan pro- kesetaraan telah menghasilkan perubahan signifikan. Sejumlah Polwan kini menduduki posisi strategis, mendapatkan akses pelatihan lanjutan, serta terlibat aktif dalam fungsi-fungsi teknis yang selama ini cenderung didominasi personel laki-laki. Selain itu, Polda Jabar juga memperkuat perlindungan dan kenyamanan lingkungan kerja bagi seluruh personel perempuan.

Penganugerahan ini sekaligus mengukuhkan Polda Jabar sebagai salah satu role model nasional dalam penerapan program kesetaraan gender di lingkungan Kepolisian. Tahun ini, sebanyak 29 satuan kerja Polri mengikuti proses nominasi, dan hanya empat Kapolda dinyatakan memenuhi seluruh aspek penilaian melalui verifikasi lapangan, termasuk Kapolda Jabar.

Kapolda Jabar menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan, tetapi juga motivasi untuk mempercepat reformasi internal terkait pemberdayaan perempuan. “Ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran. “Kami akan terus memperkuat kebijakan dan program yang memastikan setiap personel—laki-laki maupun perempuan—memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi,” ujarnya, Jum’at (28/11/2025)

Melalui penghargaan ini, Polda Jabar berharap dapat memperluas dampak positif program kesetaraan gender, tidak hanya bagi internal organisasi, tetapi juga bagi masyarakat secara luas, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang humanis, modern dan inklusif.

Operasi Sikat Jaya 2025: Polisi Bongkar Kasus Curanmor di Tanjung Priok

Jakarta , investigasihukumkriminal – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di beberapa area dalam pelabuhan tanjung priok dan wilayah jakarta utara.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP I G.N.P. Krisnha Narayana, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kasus tersebut diungkap berdasarkan analisa dari adanya beberapa laporan dari masyarakat yang telah kehilangan sepeda motor saat di berada di dalam Wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

Tim Opsnal Unit 3 Krimsus Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok dipimpin Kasatreskrim AKP I G.N.P. Krisnha Narayana, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., dan Kanit 3 Krimsus IPTU Hary Indradjati, S.Tr.K., M.Si., melakukan penyelidikan mendalam terhadap beberapa laporan polisi berdasarkan masing-masing alat bukti. Kemudian mendapatkan hasil yang mengarah pada kesamaan pola dan beberapa pelaku. Salah satu yang diamankan pertama adalah BP.

Dalam pemeriksaan awal, BP mengakui bahwa ia melakukan pencurian bersama rekannya, MH yang kemudian berhasil diamankan oleh Unit III Krimsus beserta barang bukti terkait. Menurut keterangan para Tersangka, total gabungan mereka telah melakukan tindakan pidana pencurian kendaraan bermotor di sekitar 6 titik lokasi.

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari kedua tersangka, di antaranya : Dua unit handphone, Kunci letter T dan letter Y, Sejumlah mata obeng serta dia unit motor yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi kejahatan

Kedua tersangka kini dijerat Pasal 363 dan/atau 362 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan/atau pencurian biasa. Saat ini, penyidik masih melakukan pemberkasan serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Kepolisian berkomitmen akan menindak tegas dan terukur pelaku kejahatan yang melakukan aksi kejahatan di Pelabuhan Tanjung Priok.
Disamping itu Kapolres juga berpesan kapada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap barang milik pribadi serta saat memarkir kendaraan gunakan kunci tambahan sebagai pengaman karena pelaku pencurian kendaraan bermotor selalu bisa mengambil motor yang tidak ada kunci tambahan.

AKBP Martuasah juga berpesan kepada masyarakat apabila mengalami, melihat adanya kajadian tindak kriminalitas atau gangguan kamtibmas lainnya agar menghubungi call center polri 110 bebas pulsa serta bisa juga langsung datang ke Polres atau Polsek terdekat.

Keberhasilan Operasi Sikat Jaya Tahun 2025 diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktifikas di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok sebagaimana Program Kerja Kapolda Metro Jaya Jaga Jakarta dan Presisi Kapolri.

Patroli Kring Reserse Jaga Jakarta Jaga Priok Dalam Rangka Ops Sikat Jaya

investigasihukumkriminal, Jakarta Utara – Unit 1 Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang dipimpin Iptu Sumarso, S.H., melaksanakan kegiatan pemantauan Kring Reserse Jaga Jakarta Jaga Priok di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi serta pencegahan gangguan kamtibmas, terutama tindak pidana Curat, Curas, Curanmor (3C), tawuran, premanisme, perjudian, serta berbagai kejahatan jalanan lainnya dalam rangka Operasi Sikat Jaya 2025.

Pemantauan dilakukan di lokasi-lokasi rawan kejahatan yang menjadi sasaran Operasi Pekat Jaya 2025 di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Muara Angke. Unit 1 Satreskrim secara intensif melakukan mobile patrol dan observasi untuk memastikan aktivitas masyarakat dan kepelabuhanan berlangsung aman.

Sementara itu, di tempat terpisah, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP IG.N.P. Krisnha Narayana, S.TrK., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di kawasan pelabuhan.

“Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok. Kami ingin memastikan bahwa seluruh aktivitas kepelabuhanan dapat berjalan lancar, tertib, dan aman, mengingat Pelabuhan Tanjung Priok merupakan gerbang utama transportasi dan logistik perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Dengan peningkatan patroli dan pemantauan Kring Reserse ini, diharapkan potensi tindak kejahatan dapat diminimalkan serta keamanan masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan tetap terjaga sehingga perekonomian nasional berjalan aman, lancar dan kondusif.

Pasukan Dalmas hingga Tim Taktis Diterjunkan dalam Simulasi Huru-Hara Apel Kasatwil Polri 2025

investigasihukumkriminal – Dalam rangkaian kegiatan Apel Kasatwil Polri 2025, telah dilaksanakan simulasi penanganan unjuk rasa anarkis oleh satuan tugas penanggulangan huru-hara di Lapangan Nagara Yanottama, Pusat Latihan Brimob Polri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, koordinasi, serta kesiapsiagaan jajaran Polda dan Polres dalam menghadapi situasi kontinjensi di wilayah masing- masing.

Simulasi menampilkan skenario unjuk rasa yang awalnya berlangsung tertib namun berubah menjadi anarkis, sehingga memerlukan tindakan pengamanan yang terukur dan sesuai prosedur. Pasukan dalmas inti, negosiator, hingga tim taktis diterjunkan untuk menunjukkan prosedur penanganan konflik yang mengedepankan humanis, proporsionalitas, serta keselamatan masyarakat.

Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa melalui simulasi ini, Polri terus memperkuat profesionalisme dalam menangani aksi massa.

“Kita harus siap dengan berbagai bentuk dinamika keamanan, termasuk unjuk rasa yang berpotensi mengarah pada tindakan anarkis. Latihan seperti ini sangat diperlukan sebagai tolok ukur kesiapan personel di lapangan,” ujarnya, Rabu (26/11/2025)

Selain sebagai ajang peningkatan kemampuan teknis, simulasi ini juga menekankan pentingnya komunikasi publik, penggunaan peralatan sesuai standar, serta langkah-langkah pencegahan eskalasi massa. Dengan bekal tersebut, diharapkan personel Polri semakin sigap dan cermat saat menghadapi gangguan Kamtibmas maupun situasi darurat yang dapat mengganggu stabilitas keamanan nasional.

Apel Kasatwil Polri 2025 menjadi momentum evaluasi dan konsolidasi bagi seluruh jajaran kepolisian dalam mewujudkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih optimal, responsif, serta profesional.

Negara Bangga Kepada Polda Jabar Setiap Pukul 10.00 WIB Dikumandangkan Lagu Indonesia Raya

investigasihukumkriminal – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) secara konsisten melaksanakan sebuah tradisi harian yang khidmat dan memperkuat disiplin serta identitas kebangsaan anggotanya. Setiap hari, tepat pukul 10.00 WIB, aktivitas di seluruh satuan kerja Polda Jabar akan terhenti sejenak. Pada jam tersebut, melalui pengeras suara dikumandangkanlah lagu kebangsaan “Indonesia Raya” yang disusul dengan pembacaan ulang Tribrata dan Catur Prasetya. Ritual singkat ini menjadi momen refleksi kolektif yang wajib diikuti oleh seluruh anggota sebagai penegasan jiwa korsa.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H. mengatakan bahwa Saat lagu kebangsaan mulai mengalun, seluruh personel Polri, dari pimpinan hingga staf, tanpa terkecuali, diwajibkan untuk segera mengambil sikap sempurna di tempat mereka berada. Mereka harus berdiri tegak dan melakukan hormat sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada lambang negara dan kedaulatan bangsa. Tindakan ini merupakan penanaman nilai-nilai patriotisme secara masif dan harian, sekaligus menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diamanatkan tugas mulia.

“Setelah alunan Indonesia Raya berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Tribrata, yang merupakan pedoman hidup Polri, dan Catur Prasetya, yang memuat empat komitmen utama dalam pelaksanaan tugas. Seluruh anggota mendengarkan dan meresapi setiap butir dari pedoman etik tersebut. Tradisi harian ini berfungsi sebagai pengingat mendasar akan sumpah jabatan, etika profesi, serta tanggung jawab besar mereka sebagai penegak hukum yang harus melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat dengan profesionalisme.” ungkapnya, Selasa (26/11/2025)

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H., menegaskan bahwa disiplin harian ini adalah manifestasi dari penekanan pimpinan terhadap karakter anggota yang profesional dan bermoral. “Setiap butir yang didengar, baik lagu kebangsaan, Tribrata, maupun Catur Prasetya, adalah nutrisi spiritual bagi jiwa Korps Bhayangkara. Ini memastikan setiap anggota memulai atau melanjutkan tugasnya dengan kesadaran penuh bahwa Negara bangga sama Polda Jabar dan bahwa mereka membawa nama baik institusi,” jelasnya.

Dengan berdirinya seluruh anggota setiap pukul 10.00 WIB untuk menghormati lagu kebangsaan dan mendengarkan pedoman etika, Polda Jabar mengirimkan pesan yang jelas mengenai komitmennya terhadap disiplin, nasionalisme, dan etika kepolisian. Tradisi ini diharapkan dapat menciptakan budaya kerja yang menjunjung tinggi kehormatan institusi dan memberikan dorongan moral yang kuat kepada seluruh personel untuk konsisten dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima, menjadikannya teladan bagi kepolisian daerah lainnya di Indonesia.

Operasi Sikat Jaya 2025: Polres Pelabuhan Tanjung Priok Fokus Tekan Kriminalitas

investigasihukumkriminal, Jakarta – Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP I G.N.P. Krisnha Narayana, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., memimpin kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) dalam rangka Operasi Sikat Jaya Tahun 2025 yang digelar di Rupatama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, diikuti oleh Kaurbinops, para Kanit Polres dan Polsek, serta personel Satreskrim.

Dalam arahannya, Kasatreskrim menegaskan pentingnya keseriusan seluruh personel dalam melaksanakan operasi.
“Target Operasi yang sudah direncanakan wajib diungkap. Pelaku beserta barang bukti harus diamankan,” tegasnya. (26/11).

Adapun tindak pidana yang menjadi prioritas penindakan dalam Operasi Sikat Jaya 2025 meliputi: Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), Premanisme, Prostitusi dan Perjudian.

AKP I G.N.P. Krisnha Narayana, menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Sikat Jaya bertujuan untuk menurunkan angka kriminalitas sekaligus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

“Tujuan utama operasi ini adalah menekan kriminalitas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Operasi Sikat Jaya Tahun 2025 diharapkan mampu memberikan hasil optimal melalui sinergi dan komitmen seluruh personel yang terlibat operasi melaksanakan kegiatan dengan penuh rasa tanggungjawab.

Irjen Pol Rudi Setiawan Resmikan Program MBG, Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan Personel Polda Jabar

investigasihukumkriminal – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan S.I.K., S.H., M.H memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan personel dengan meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anggota Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jabar, selasa (25/11/2025).

Kapolda Jabar mengungkapkan bahwa Program ini merupakan upaya Polda Jabar untuk memastikan para personel tetap sehat, bugar, dan produktif dalam menjalankan tugas kehumasan yang dinamis dan membutuhkan kesiapsiagaan tinggi.

Kegiatan MBG dilaksanakan di lingkungan Mapolda Jabar dan diikuti oleh seluruh anggota Bidhumas. Kapolda Jabar menegaskan bahwa pemenuhan asupan bergizi merupakan bagian dari dukungan organisasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri.

“Personel yang sehat akan bekerja lebih optimal. Melalui program Makan Bergizi Gratis ini, Polda Jabar ingin memastikan bahwa seluruh anggota, khususnya Bidhumas, mendapatkan asupan nutrisi yang baik agar tetap prima dalam menjalankan tugas,” ujar Kapolda Jabar dalam keterangannya.

Kapolda Jabar juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Bidhumas yang selama ini menunjukkan dedikasi tinggi dalam penyebaran informasi publik, pengelolaan media, serta penguatan citra positif Polri. Program MBG disebut sebagai salah satu bentuk dukungan langsung terhadap kesejahteraan anggota.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyambut baik program tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Jabar atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, program MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan personel, tetapi juga meningkatkan kebersamaan serta semangat kerja tim dalam lingkungan Bidh Humas Polda Jabar.

Dengan adanya Program Makan Bergizi Gratis ini, diharapkan seluruh personel Bidhumas Polda Jabar dapat semakin bersemangat dan fokus dalam memberikan pelayanan informasi yang cepat, tepat, dan akurat kepada masyarakat, sejalan dengan visi Polri yang Presisi.

Polisi Ungkap Kasus Celurit Asmara di Cidahu

investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polisi bergerak cepat menangani kasus dugaan penganiayaan berat bermotif asmara yang terjadi di Jalan Raya Ciawigebang– Cidahu, Blok Kojengkang, Desa Cihideunggirang, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Senin (24/11/2025) malam. Seorang pemuda berinisial MM (20) berhasil diamankan setelah melukai SS (22) Warga desa Cipakem Kecamatan Maleber dengan senjata tajam jenis celurit.

Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar membenarkan penanganan kasus tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku ditangkap hanya beberapa jam setelah kejadian.
Menurut Kasat, insiden bermula ketika pelaku menelepon korban dan berpura-pura meminta pertolongan karena kehabisan bensin.
“Korban saat itu sedang berada di Ciawigebang. Karena niat membantu, korban mendatangi lokasi yang disebutkan oleh pelaku. Namun setibanya di sana, pelaku langsung melakukan serangan menggunakan celurit hingga mengenai punggung kiri korban,” jelasmya.

Korban mengalami luka sayatan cukup serius dan harus menjalani operasi di RS Mitra Husada Ciawigebang. Hingga saat ini penyidik masih mendalami dugaan motif pelaku, namun indikasi mengarah kepada persoalan asmara.
“Ada dugaan kuat motifnya terkait masalah hubungan asmara. Namun hal ini masih kami dalami melalui pemeriksaan lebih lanjut. Dari pengakuan pelaku, korban melakukan pelecehan kepada pacarnya dengan cara mencium pacar pelaku secara paksa. Kemudian, pacar korban menceritakannya kepada pelaku hingga pelaku tersulut emosi,” ujarmya

“Setelah melukai korban, pelaku melarikan diri.” ungkap Kapolres.

Tim Unit Resmob Polres Kuningan kemudian melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan pelaku pada Selasa (25/11/2025) pukul 04.00 WIB di sebuah rumah warga di Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu.
“Pelaku kami tangkap tanpa perlawanan dengan sejumlah barang bukti yang masih dikuasainya,” tambahnya.

Barang Bukti yang berhasil diamankan 1 unit sepeda motor Honda Beat hitam E-2778-YBJ. 1 unit handphone Samsung Galaxy A04e, 1 potong hoodie hitam, 1 pasang sandal Nikko hitam, 1 bilah celurit bergagang kayu warna hitam.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.
“Kami memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur. Korban sudah mendapatkan perawatan medis dan kami terus mendalami keterangan dari saksi-saksi,” tutupnya.