Polda Jabar Kerahkan 25. 642 Personel Gabungan Amankan Nataru 2025, Sebanyak 304 Pos Pengamanan, Pelayanan Dan Pos Terpadu Disiapkan

Jabar, investigasihukumkriminal – Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi memulai Operasi Lilin Lodaya 2025 melalui Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar S.I.K., M.Hum., M.S.M pada Jumat, 19 Desember 2025.

Operasi yang berlangsung selama 14 hari  dimulai dari tanggal 19 Desember hingga 2 Januari 2026 ini bertujuan untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di seluruh wilayah Jawa Barat. Dengan total 25.642 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait, petugas disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat, kemacetan lalu lintas, hingga potensi kriminalitas dan bencana alam.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini mengedepankan pelayanan publik yang humanis dan sinergi lintas sektor sebagai kunci stabilitas keamanan. Sebanyak 304 pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu telah didirikan untuk memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat, informasi, maupun layanan kesehatan bagi masyarakat.

Wakapolda  Jabar menegaskan bahwa fokus pengamanan meliputi 1.210 gereja, 1.239 lokasi pemusatan massa, 598 objek wisata, serta simpul transportasi strategis seperti bandara, pelabuhan stasiun dan terminal di wilayah Jawa Barat.

Wakapolda Jabar menegaskan bahwa Operasi Lilin Lodaya bukan sekedar agenda pengamanan rutin melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi nilai sosial dan spiritual masyarakat.

Sinergi TNI–Polri Siap Amankan Natal Dan Tahun Baru, Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2025 Digelar Di Pematangsiantar

Pematangsiantar, investigasihukumkriminal — Komitmen aparat keamanan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat kembali ditegaskan melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Kompi 2 Yon Brimob Pematangsiantar, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar. Jumat 19/12/2025

Sebanyak satu pleton personel Kodim 0207/Simalungun turut ambil bagian dalam apel tersebut bersama unsur gabungan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi pendukung lainnya. Apel gelar pasukan ini menjadi simbol kesiapan bersama dalam rangka pelayanan dan pengamanan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 di wilayah Kota Pematangsiantar.

Apel dipimpin oleh Kapolresta Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Dandenpom I/1 Pematangsiantar Letkol Cpm Haru Prabowo, S.H., M.H., perwakilan DPRD Kota Pematangsiantar, Danyonif 122/TS, Kadishub, tokoh agama, unsur TNI lainnya, serta jajaran Polresta Pematangsiantar. Kehadiran media cetak dan online turut menambah transparansi pelaksanaan kegiatan.

Dalam amanat Kapolda Sumatera Utara yang dibacakan Kapolresta Pematangsiantar, ditegaskan bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel, sarana, dan prasarana, sekaligus penguatan sinergi lintas sektor. Operasi Lilin Toba 2025 disebut sebagai operasi kemanusiaan yang mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum yang profesional dan humanis.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru selalu diiringi peningkatan aktivitas masyarakat. Karena itu, seluruh personel diharapkan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan pelayanan terbaik, serta memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Natal,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

Polres Priok, Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Jaya Siapkan 4 Pos dengan 75 Personel guna amankan Libur Natal dan tahun baru 2026

investigasihukumkriminal, Jakarta – Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Jaya-2025 sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 19 Desember 2025, pukul 11.00 WIB bertempat di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Apel gelar pasukan dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Apel, dan diikuti oleh personel gabungan TNI, Polri, serta stakeholder terkait.

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan rasa duka mendalam kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatera dan wilayah lainnya. Ia mengajak seluruh peserta apel untuk mendoakan para korban agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Kapolres juga menegaskan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 merupakan pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana pengamanan Nataru. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak.

“Polri bersama stakeholder melaksanakan Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan 146.701 personel gabungan serta didukung ribuan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu,” ujar AKBP Dr. Martuasah.

Ia menambahkan, pengamanan akan difokuskan pada pemetaan potensi gangguan kamtibmas serta kamseltibcarlantas, rekayasa lalu lintas, pengamanan tempat ibadah, objek vital, kawasan wisata, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dan cuaca ekstrem. Optimalisasi layanan darurat Kepolisian 110 dan komunikasi publik juga menjadi perhatian utama.

Kapolres mengapresiasi seluruh personel TNI-Polri dan Stakeholder yang terlibat dalam Operasi Lilin Jaya-2025 serta menekankan pentingnya soliditas, sinergitas, dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.

“Keberhasilan pengamanan Natal dan Tahun Baru merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan jadikan sebagai ladang ibadah,” tegasnya.

Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Jaya-2025 ini diikuti oleh 145 personel gabungan, terdiri dari unsur Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek jajaran berjumlah 106 Personel.
Sedangkan Stakeholder gabungan terdiri dari Kodim 0502/JU, Kantor Syahbandar Utama Tanjung Priok, PFSO dan Security, serta KKP berjumlah 39 Personel.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam Ops Lilin Jaya 2025 telah mendirikan 1 (satu) Pos Terpadu Terminal Penumpang Nusantara Pura Pelabuhan Tanjung Priok dan 1 (satu) Pos Pelayanan Kali Adem Pelabuhan Muara Angke dengan jumlah 20 personel.
Disamping itu telah didirikan juga Pos Pengaman berjumlah 3 (tiga) Pos Pengamanan yang terletak di Pos Pam Pintu IX, Pos Pam NPCT 1, Pos Pam Pasar Ikan Modern Muara Baru dengan jumlah 21 personel. Posko Ops Lilin Jaya 2025 jumlah 10, Satgas Gakkum 2, Satgas Banops 5, Satgas Kamseltibcarlantas 2, Satgas Preventif 2, Satgas Preemtif 2, Unsur Staf Pimpinan 9, Unsur Pimpinan 2, Jumlah Personel yang tersprint Ops Lilin Jaya 2025 berjumlah 75 Personel.

Apel berlangsung dengan tertib dan khidmat, menandai kesiapan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Stakeholder Pelabuhan, dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Polda Jabar Gelar Upacara Hari Bela Negara Tahun 2025

Jabar, investigasihukumkriminal – Polda Jawa Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2025, bertempat di Lapangan Upacara Polda Jabar. Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Jumat (19/12/2025).

Upacara tersebut dipimpin oleh Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. La Ode Aries El Fathar, S.I.K., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti oleh pejabat utama Polda Jabar, personel Polri, serta ASN Polda Jabar sebagai bentuk komitmen bersama dalam menumbuhkan semangat bela negara di lingkungan kepolisian.

Dalam upacara tersebut, Karo Ops Polda Jabar membacakan Amanat Presiden Republik Indonesia dalam rangka Hari Bela Negara Tahun 2025. Dalam amanatnya, Presiden RI menegaskan bahwa bela negara merupakan hak dan kewajiban seluruh warga negara, yang tidak hanya diwujudkan melalui kekuatan militer, tetapi juga melalui kontribusi nyata sesuai peran dan profesi masing-masing dalam menjaga persatuan, kedaulatan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Presiden juga menekankan bahwa tantangan bangsa ke depan semakin kompleks, mulai dari ancaman ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga perkembangan teknologi dan informasi. Oleh karena itu, seluruh komponen bangsa diharapkan mampu memperkuat rasa cinta tanah air, meningkatkan disiplin, serta menjaga persatuan dan solidaritas nasional sebagai fondasi utama ketahanan nasional.

Selain itu, dalam amanat tersebut Presiden mengajak seluruh aparatur negara, termasuk Polri, untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud nyata bela negara dalam pelaksanaan tugas sehari-hari

“Upacara Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2025 di lingkungan Polda Jabar ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh personel dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keutuhan NKRI, sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.” ungkap Karo Ops Polda Jabar.

Polisi Musnahkan 16.000 Botol Miras Dan 520 Knalpot Tidak Standar Wujud Nyata Komitmen Jaga Kamtibmas Jelang Operasi Lilin Lodaya 2025

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polisi melaksanakan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Minuman Keras (Miras) dan Knalpot yang Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis, bertempat di depan Kantor Propam Polres Subang, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D., serta dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Subang, TNI, instansi pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pejabat utama Polres Subang.

Kapolres Subang menyampaikan bahwa kegiatan pemusnahan ini merupakan bagian dari kesiapan Operasi Lilin Lodaya 2025, sekaligus bentuk sinergitas antara Polres Subang dengan seluruh stakeholder dalam menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, namun merupakan langkah konkret dalam mewujudkan Kabupaten Subang yang aman dan kondusif. Ini adalah bentuk keseriusan Polres Subang bersama seluruh elemen dalam memberantas penyakit masyarakat,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam upaya pemberantasan narkoba. Menurutnya, penyalahgunaan narkotika, minuman keras, serta peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar harus ditekan demi menyelamatkan generasi penerus bangsa.

Lebih lanjut disampaikan, sepanjang Januari hingga Desember 2025, Polres Subang telah berhasil mengungkap 97 kasus narkoba dengan 117 orang tersangka. Selain itu, Polres Subang beserta Polsek jajaran secara intensif melaksanakan kegiatan cipta kondisi sejak Agustus hingga Desember 2025.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan dalam kegiatan tersebut berupa 16.000 botol minuman keras berbagai jenis dan merek, serta 520 buah knalpot tidak standar (knalpot brong) yang selama ini kerap menimbulkan gangguan ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Forkopimda Kabupaten Subang, pemusnahan simbolis, dan pemusnahan barang bukti secara keseluruhan. Seluruh rangkaian kegiatan inti selesai pada pukul 08.45 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman serta kondusif.

Menutup kegiatan, Kapolres Subang mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan bersinergi dengan Polres Subang, baik dari unsur TNI, pemerintah daerah, maupun masyarakat.

“Kami berharap momentum ini dapat memperkuat komitmen bersama bahwa narkoba, minuman keras, dan penggunaan knalpot tidak standar bukanlah hal yang patut ditoleransi demi terciptanya Subang yang aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.

Ditengah Padatnya Persiapan Nataru, Kapolda Jabar Pimpin  Kesamaptaan Jasmani Di Stadion Sport Jabar Arcamanik Bandung

Jabar, investigasihukumkriminal – Di sela padatnya agenda pengecekan jalur pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan S.I.K., S.H., M.H  tetap menyempatkan waktu untuk menjaga kebugaran bersama Pejabat Utama Polda Jabar dan anggota.

Pada Kamis, 18 Desember 2025 digelar kegiatan Kesamaptaan jasmani berkala periodik II TA. 2025 bersama Kapolda Jabar bertempat di Stadion Sport  Jabar Arcamanik Bandung.

Kegiatan olahraga bersama ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar dan diikuti oleh pejabat utama Polda Jabar serta personel Polda Jabar.

Selain meningkatkan kebugaran fisik, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat soliditas dan koordinasi antara Kapolda Jabar bersama Pejabat Utama dan anggota,  khususnya menjelang pengamanan Nataru 2025–2026 yang membutuhkan kesiapan ekstra.

Kapolda Jabar  menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti komitmen Kapolda Jabar dalam menjaga kekompakan serta memastikan seluruh personel tetap bugar dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Jawa Barat dapat berjalan aman, lancar, dan tertib.” ujarnya.

Polisi Launching Program Makan Siang Gratis Untuk Driver Ojol Dan Masyarakat

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Sebagai wujud nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Polisi  melaksanakan Launching Program Makan Siang Gratis untuk Driver Ojek Online (Ojol) dan Masyarakat Kabupaten Subang dengan mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, pada Kamis, 18 Desember 2025.

Kegiatan  tersebut digelar di Jl. R.A. Kartini, Kelurahan Soklat, Kecamatan/Kabupaten Subang, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Subang, para perwira dan personel Polres Subang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga dan komunitas Paguyuban Ojol Kabupaten Subang.

Kapolres Subang menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Polri hadir bukan hanya ketika ada masalah, tetapi juga hadir saat masyarakat membutuhkan, dalam bentuk kepedulian, perhatian, dan kebersamaan,” ujar Kapolres.

Kapolres Subang juga menyampaikan apresiasi kepada para driver ojol dan masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dari denyut kehidupan ekonomi di Kabupaten Subang. Melalui program makan siang gratis ini, Polres Subang ingin menghadirkan empati, memperkuat ketahanan sosial, serta membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.

“Tema Polri Untuk Masyarakat harus hidup dalam tindakan nyata. Ukuran keberhasilan Polri bukan hanya pada banyaknya kegiatan, tetapi sejauh mana masyarakat merasa aman, terbantu, dan dihargai,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres Subang turut mengajak para driver ojol dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya dengan tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Kegiatan launching dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Komunitas Paguyuban Ojol Kabupaten Subang, Mas Riono, yang menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Polres Subang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap program ini dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polres Subang, komunitas ojol, dan masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan pembagian makan siang gratis kepada driver ojol dan warga masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polres Subang berharap dapat terus memperkuat kepercayaan publik serta menegaskan komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sehingga Kabupaten Subang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga penuh kepedulian dan kebersamaan.

Kapolda Metro Jaya Resmikan Asrama Dan Mess Polri, Tingkatkan Semangat Bertugas

Jakarta, investigasihukumkriminal – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meresmikan Asrama Polri Tunggal Panaluan dan Mess Polri Tathya Dharaka Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (18/12/2025). Peresmian ini merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam meningkatkan kesejahteraan personel sekaligus mendukung optimalisasi pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Kapolda Metro Jaya beserta rombongan, dilanjutkan coffee morning dan dialog bersama Ojol Kamtibmas, serta prosesi penyambutan oleh Polisi Cilik. Acara kemudian berlanjut di aula dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, dan penayangan video selayang pandang pembangunan Asrama dan Mess Polri.

Dalam sambutannya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan pentingnya ketersediaan sarana hunian yang layak bagi personel Polri sebagai penunjang pelaksanaan tugas.

“Asrama dan mess ini merupakan bentuk perhatian institusi terhadap kesejahteraan anggota. Dengan fasilitas yang memadai, personel diharapkan dapat bekerja lebih fokus, profesional, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya juga menyerahkan kendaraan dinas hibah melalui program CSR secara simbolis, serta memberikan piagam penghargaan kepada para stakeholder yang telah berkontribusi dalam pembangunan sarana dan prasarana Polri.

Puncak acara ditandai dengan peresmian Asrama Polri Tunggal Panaluan dan Mess Polri Tathya Dharaka melalui penekanan tombol dan penandatanganan prasasti. Usai peresmian, Kapolda Metro Jaya meninjau langsung fasilitas asrama dan menyerahkan kunci kepada perwakilan penghuni.

Iuran Rp50 Ribu Per Bulan, G 36 Diduga Dapat Perlindungan Oknum Polantas

investigasihukumkriminal Gowa, Sulsel – Dugaan praktik setoran yang melibatkan oknum anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Gowa mencuat ke publik setelah pengakuan seorang anggota komunitas mobil travel G 36 beredar di media sosial. Informasi ini pertama kali dikutip dari salah satu kanal berita sosial media Sumsel.

Seorang anggota komunitas berinisial AN (28) mengungkap adanya iuran bulanan sebesar Rp50 ribu yang wajib dibayarkan oleh setiap anggota, terlepas dari ada atau tidaknya penumpang. Iuran tersebut, menurut AN, berujung pada perlindungan hukum di jalan raya.

“Dapat atau tidak penumpang, wajib bayar iuran anggota sebesar Rp50 ribu per bulan. Ketua G 36 itu Daeng RK asal Jeneponto. Total anggota 60 lebih, tandanya ada stiker G 36 di depan atau belakang mobil,” ujar AN, Senin (15/12/2025).

Dalam keterangannya, AN menyebut seorang oknum Polantas berinisial SFR diduga menerima setoran dari komunitas tersebut. Keberadaan SFR disebut menjadi “tameng” bagi anggota G 36 saat beroperasi di jalan.

“Kalau sebagai anggota komunitas tidak ditilang. Kalau ada yang ditilang, sisa telpon pak Ketua, lalu Ketua telpon Pak SFR agar diurus,” tambahnya.

AN juga menyinggung adanya perlakuan istimewa bagi anggota komunitas, termasuk pembiaran terhadap kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas, khususnya terkait kelebihan muatan.

“Kalau bayar iuran, biar buka bagasi dan ada lagi muatan di atasnya mobil, aman itu pak. Biar full muatan karena ada pak SFR,” ungkapnya.

Selain itu, terdapat sanksi internal bagi anggota yang tidak membayar iuran, berupa pencabutan atribut komunitas.

“Tutup buku tiap tanggal 18. Kalau tidak mau bayar iuran, cabut stiker G 36,” jelas AN.

Lebih jauh, AN menuding adanya praktik intimidasi terhadap kendaraan travel yang tidak tergabung dalam komunitas tersebut.

“Kalau tidak ikut komunitas pak SFR, pasti pak SFR yang ambil (tilang),” tutupnya.


Menanggapi tudingan tersebut, oknum Polantas berinisial SFR membantah keras seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Saat dikonfirmasi awak media, ia menegaskan tidak memiliki hubungan khusus dengan komunitas G 36 dan menolak disebut menerima setoran.

Program “Makan Bergizi Gratis” di Cianjur Dinilai Mirip Jajanan Gratis

investigasihukumkriminal, Cianjur Sukaluyu – Program makan bergizi gratis yang digelar di beberapa Sekolah di Wilayah Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, kembali menuai sorotan. Meski tujuan awalnya untuk meningkatkan gizi anak sekolah dasar, sejumlah orang tua menilai pemberian makanan lebih menyerupai jajanan gratis ketimbang paket bergizi harian.

Dalam pembagian kali ini, siswa menerima “4 butir telur rebus, 1 potong roti, 5 kotak susu, 2 butir jeruk, 1 butir apel” Namun, paket tersebut merupakan jatah untuk satu minggu penuh, bukan untuk konsumsi harian.

Orang tua murid menganggap isi paket lebih mirip bekal jajanan yang bisa habis dalam sekali duduk, bukan menu bergizi yang terukur setiap hari.

“Kalau dibagi harian mungkin anak-anak bisa merasakan manfaat gizi. Tapi kalau dikasih sekaligus, jadinya seperti bingkisan jajanan, bukan program makan bergizi,” ujar salah satu wali murid.

Program ini sejatinya dirancang untuk mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar anak. Namun, mekanisme pembagian yang disatukan membuat manfaat gizi harian tidak tercapai. Anak-anak justru berpotensi mengonsumsi makanan sekaligus, sehingga tidak ada asupan bergizi yang berkelanjutan.

Orang tua berharap pihak sekolah dan instansi terkait meninjau ulang sistem distribusi agar benar-benar sesuai dengan standar gizi harian. Dengan begitu, program tidak lagi dipersepsikan sebagai “jajanan gratis”, melainkan benar-benar menjadi makan bergizi gratis yang mendukung tumbuh kembang siswa.