Polres Simalungun Kerahkan Pasukan Ops Ketupat Toba 2026

Investigasihukumkriminal Simalungun — Suasana lapangan apel Markas Komando Polres Simalungun di Jalan Jon Horailam Saragih No. 110, Pematang Raya, tampak penuh dan khidmat. Ribuan personel dari berbagai satuan berdiri tegap mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Toba 2026” — penanda resmi dimulainya kesiapsiagaan pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Simalungun. Kamis, 12/03/2026

Apel yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., yang sekaligus membacakan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pukul 12.50 WIB, membenarkan seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

“Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026,”ujar AKP Verry.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan AKBP Marganda, disebutkan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari penuh, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan mengerahkan 161.243 personel gabungan dari unsur TNI-Polri dan berbagai instansi terkait.

Polri telah menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu — tersebar di titik-titik strategis sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi para pemudik. Tak kurang dari 185.607 objek vital turut mendapat pengawasan ketat, mulai dari masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.

“Puncak arus mudik diprediksi terjadi dua gelombang, yakni 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026. Sedangkan puncak arus balik diprediksi 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026,” ucap AKBP Marganda membacakan amanat Kapolri.

Dalam amanat tersebut, Kapolri juga menyoroti situasi geopolitik global yang tengah bergejolak — konflik di Timur Tengah yang kian memanas, termasuk dampaknya terhadap harga minyak dunia. Pemerintah Indonesia, sebagaimana disampaikan, terus menjalankan diplomasi aktif dan menjaga stabilitas ekonomi nasional, termasuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG tetap aman.

“Berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG nasional masih mencukupi. Masyarakat diimbau untuk membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying,” demikian bunyi amanat yang dibacakan.

Survei Kementerian Perhubungan RI mencatat potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang — sebuah angka kolosal yang menuntut kesiapan pengamanan yang matang dari seluruh jajaran.

Kegiatan apel ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting lintas sektor. Hadir antara lain Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, S.E., Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf. Gede Agus Dian P., Dandenpom 1/I P. Siantar Letkol CPM Haru Prabowo, perwakilan Bupati Simalungun, Ketua MUI Simalungun, Kepala Cabang Jasa Raharja, Kadis Perhubungan, hingga perwakilan Pengadilan Negeri Simalungun.

Peserta apel sendiri terdiri dari peleton-peleton berbagai satuan, mulai dari Sat Lantas, Sat Intel, Ba Polsek se-jajaran, hingga Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan BPBD Simalungun — sebuah formasi lintas instansi yang menggambarkan besarnya skala operasi ini.

Kapolri dalam amanatnya juga mengingatkan seluruh personel untuk mewaspadai potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, dan perkelahian antarkelompok. Personel diminta melakukan patroli rutin, mendata rumah kosong yang ditinggal pemudik, dan menyediakan layanan penitipan kendaraan di kantor polisi.

“Jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan, setiap tantangan sebagai panggilan tugas, serta setiap pelayanan bagi masyarakat sebagai ladang ibadah,” ungkap amanat Kapolri yang dibacakan AKBP Marganda — menutup apel dengan semangat yang membakar.
Operasi Ketupat Toba 2026 resmi dimulai. Polres Simalungun siap mengawal setiap perjalanan mudik warganya — demi satu tujuan: Mudik Aman, Keluarga Bahagia.

Tinjau Arus Mudik Di Pelabuhan Merak Kapolri Pastikan Beri Pelayanan Maksimal

Investigasihukumkriminal Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau arus mudik Lebaran 2026 di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Banten.Dalam tinjauan ini, turut hadir Menko PMK Pratikno, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, hingga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Jum’at 13/03/2026

Kapolri menuturkan, berdasarkan laporan dari ASDP maupun dari Polda Banten dan Polda Lampung terkait dengan kesiapan pelayanan mudik, khususnya di wilayah penyeberangan, ia melihat ada beberapa inovasi tambahan yang diharapkan bisa mengurai permasalahan dari tahun ke tahun terkait dengan antrean.

“Ada penambahan buffer zone dan juga ada penambahan pelabuhan baru yang tentunya diharapkan ini betul-betul bisa disosialisasikan, termasuk Command Center yang digunakan untuk betul-betul bisa mengendalikan real-time dan masyarakat juga bisa mengakses,” kata Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan semua fasilitas dan stimulus yang diberikan oleh pemerintah diharapkan bisa membantu mengurai di pelabuhan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.Lebih lanjut, Sigit mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan pengamanan di atas kapal dan beberapa wilayah di Provinsi Lampung.

“Tadi juga ada saran terkait dengan wilayah Lampung apabila memang ada wilayah-wilayah tertentu yang mungkin perlu diantisipasi karena adanya kerawanan terkait dengan masalah kamtibmas, petugas juga kita siapkan,” katanya.

Sigit menuturkan, Polri telah mendirikan pos pelayanan dan pos pengamanan sepanjang jalur mudik di seluruh Indonesia. Ia pun meminta masyarakat untuk memanfaatkannya jika membutuhkan bantuan.

“Jadi silahkan untuk terus bisa memanfaatkan layanan yang kita miliki, termasuk juga ada pelayanan terkait dengan dapur lapangan, kemudian pelayanan terkait dengan pos-pos yang kita siapkan apabila ada masyarakat yang ingin beristirahat. Silakan untuk dimanfaatkan dengan baik dan kita harapkan mudik kali ini menjadi mudik yang betul-betul bisa terlaksana dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Semua pelayanan dan pengamanan ini, kata Sigit, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto yang memberikan arahan kepada jajaran agar memberikan pelayanan semaksimal mungkin untuk masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran. “Seluruh stakeholder terkait sesuai dengan arahan Bapak Presiden akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin,” katanya.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026 Siap Amankan Arus Mudik Lebaran

Investigasihukumkriminal Jakarta – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Jaya 2026 pada Kamis (12/3/2026) di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapan personel serta sarana prasarana dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai Inspektur Apel. Kegiatan tersebut diikuti oleh 165 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, serta sejumlah instansi terkait.

Dalam amanatnya, Kapolres membacakan pesan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel dalam mengamankan momentum mudik Lebaran. Ia menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bagian dari pengecekan kesiapan personel sekaligus wujud sinergitas lintas sektor dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus menunjukkan komitmen dan sinergitas lintas sektor agar pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKBP Aris Wibowo saat membacakan amanat.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa situasi global saat ini mengalami dinamika yang cukup kompleks, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi berdampak terhadap stabilitas ekonomi global. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai langkah diplomasi serta kebijakan strategis untuk menjaga stabilitas nasional.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian bahan bakar secara berlebihan, karena berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG nasional masih mencukupi.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, sedikit menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang. Meski demikian, seluruh aparat tetap diminta untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan mobilitas masyarakat.

Operasi Ketupat 2026 sendiri akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia. Dalam operasi tersebut, Polri juga menyiapkan 2.746 pos pengamanan, yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.

Pengamanan akan difokuskan pada berbagai objek vital dan lokasi keramaian, seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.

Kapolres juga menekankan pentingnya strategi komunikasi publik agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas terkait layanan kepolisian, termasuk rekayasa lalu lintas dan layanan darurat 110.

Di akhir amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam Operasi Ketupat Jaya 2026, termasuk TNI, kementerian dan lembaga terkait, BNPB, BMKG, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, serta berbagai mitra kamtibmas lainnya.

Adapun peserta apel terdiri dari 165 personel gabungan, dengan rincian 121 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok beserta jajaran Polsek, 10 personel Kodim 0502/JU, 10 personel Syahbandar Utama Tanjung Priok, 14 personel PFSO dan security, serta 10 personel dari KKP.

Melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan ini, diharapkan seluruh personel pengamanan dapat menjalankan tugas secara profesional dan humanis, sehingga masyarakat dapat merasakan keamanan serta kenyamanan selama melaksanakan perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri

Bandar Sabu Licin Akhirnya Terciduk

Investigasihukumkriminal Simalungun – Setelah menghindari kejaran aparat selama ini, seorang bandar narkoba yang dinilai licin akhirnya berhasil diringkus tim Polsek Bosar Maligas. Pelaku nekat melarikan diri dan membuang barang bukti saat melihat petugas datang, tapi tetap gagal kabur!

Aksi dramatis penangkapan bandar sabu berinisial ANP (38 tahun) ini terjadi di areal perladangan Kecamatan Ujung Padang pada Kamis malam (5/3/2026) sekira pukul 20.30 WIB. Pelaku yang tinggal di Huta I Nagori Pagar Bosi sempat melarikan diri sambil melempar bong dan sabu, tapi langsung dikejar dan berhasil ditangkap petugas.

“Ini hasil kerja keras tim kami setelah mendapat laporan masyarakat bahwa di Nagori Pagar Bosi marak peredaran narkoba. Kami tidak akan membiarkan wilayah kami dikuasai bandar narkoba,” tegas Kapolsek Bosar Maligas Iptu Sonni G. Silalahi, S.H., saat dikonfirmasi Rabu pagi (11/3/2026) sekira pukul 08.00 WIB.

Ceritanya dimulai sore hari Kamis (5/3/2026) sekira pukul 16.00 WIB, saat Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Roy Jansen O. Sunggu, S.H., beserta anggota untuk menyelidiki informasi tentang maraknya peredaran narkoba di lokasi tersebut.

“Kami langsung bergerak cepat. Informasi dari masyarakat adalah aset berharga dalam pemberantasan narkoba,” ujar Kapolsek.
Empat jam kemudian, sekira pukul 20.30 WIB, tim mendatangi salah satu rumah warga yang diduga menjadi sarang penyalahgunaan narkoba. Dan di sinilah aksi dramatis terjadi!

Begitu melihat petugas datang, seorang pria langsung kabur menuju perladangan sambil melemparkan sesuatu—ternyata bong dan kaca pirex berisi sabu! “Dia pikir bisa lolos dengan membuang barang bukti. Tapi kami langsung kejar dan tangkap,” jelas Kapolsek.

Setelah ditangkap dan diinterogasi, pelaku mengaku bernama ANP, warga setempat yang memang sudah lama menggunakan dan mengedarkan narkoba. Dia mengaku panik melihat polisi datang, makanya langsung kabur.

Tim kemudian memanggil Sekretaris Desa Hendro untuk mendampingi penggeledahan rumah ANP. Dan bingo! Banyak barang bukti ditemukan berupa 2 paket sabu dengan berat bruto 1,29 gram, 2 unit handphone (Oppo biru dan Nokia biru) yang diduga untuk transaksi, Peralatan pakai sabu: bong dari botol plastik, kaca pirex, dan 2 sekop dari pipet, Plastik klip besar berisi plastik klip kecil kosong (buat bagi-bagi sabu), Uang Rp 50.000 hasil jualan sabu.

“Semua barang bukti lengkap. Pelaku juga mengaku terus terang kalau dia dapat sabu dari seseorang bernama Sabar, warga Sidomukti, Kabupaten Asahan. Ini akan kami dalami untuk menangkap pemasoknya,” ungkap Kapolsek.
Kapolsek Bosar Maligas menegaskan bahwa penangkapan ini bukan yang terakhir. Polsek berkomitmen total memberantas narkoba di wilayah hukumnya tanpa pandang bulu—siapapun pelakunya, dari kalangan manapun, akan ditindak tegas.

“Polsek Bosar Maligas Polres Simalungun telah berkomitmen akan terus memberantas narkoba di wilayah hukum kami tanpa pandang bulu. Tidak peduli siapa orangnya, kalau terlibat narkoba, pasti kami tangkap,” tegas Iptu Sonni.

Lebih lanjut, Kapolsek mengajak masyarakat untuk terus bekerja sama dalam pemberantasan narkoba. “Penangkapan ini juga berkat informasi dari masyarakat. Kami berharap masyarakat terus aktif melaporkan jika ada indikasi peredaran narkoba di lingkungan mereka,” tambahnya.

Setelah penangkapan dan penggeledahan selesai, ANP beserta barang bukti dibawa ke Polsek Bosar Maligas untuk pemeriksaan awal, kemudian diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun untuk diproses lebih lanjut. “ANP akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami juga akan terus mendalami jaringannya untuk menangkap pemasok dan pengedar lain,” pungkas Kapolsek.

Penangkapan bandar narkoba ini menjadi bukti nyata bahwa Polsek Bosar Maligas serius dalam pemberantasan narkoba. Pesan untuk para bandar dan pengguna: tinggalkan narkoba sebelum aparat menjemput!

Bagi masyarakat yang punya informasi terkait peredaran narkoba, jangan ragu untuk melaporkan ke Polsek Bosar Maligas atau melalui nomor darurat 110. Mari bersama-sama jaga generasi muda dari bahaya narkoba!

Kapolres Simalungun Hadiri Launching 200 Jembatan Garuda

Investigasihukumkriminal Simalungun -,Suasana di Jembatan Baley, Huta Marubun III, Sitampulak, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, terasa istimewa dan penuh kebanggaan. Mulai pukul 13.00 WIB, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., hadir bersama Bupati Simalungun dan jajaran Forkopimda dalam sebuah momen bersejarah — Launching 200 Titik Jembatan Garuda di wilayah Kabupaten Simalungun yang diresmikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melalui sambungan video conference yang dipusatkan di Desa Lhok Kutunggu, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Kehadiran Kapolres Simalungun dalam momen bersejarah ini menjadi simbol nyata dari soliditas dan sinergi antara TNI dan Polri dalam mendukung program pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat di daerah.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, S.H., saat dikonfirmasi pada Senin, 9 Maret 2026, sekira pukul 21.00 WIB, membenarkan kehadiran Kapolres dalam kegiatan bersejarah tersebut dan menjelaskan makna penting dari program Jembatan Garuda bagi masyarakat Simalungun.

“Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang hadir langsung dalam launching 200 Jembatan Garuda di wilayah Kabupaten Simalungun. Ini adalah wujud dukungan Polri terhadap program pembangunan TNI AD yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di daerah yang selama ini membutuhkan akses infrastruktur yang lebih baik,” ujar Kompol Banuara Manurung dengan penuh kebanggaan.

Acara launching yang berlangsung secara zoom nasional ini dihadiri oleh deretan tokoh penting. Bupati Simalungun Dr. H. Ahmad Anton Saragih, S.E., M.M., hadir memberikan sambutan penuh antusias atas terwujudnya program infrastruktur strategis ini di wilayahnya. Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, S.Sos., M.M.A.S., M.Han., turut hadir mendampingi, bersama Kasrem 022/PT Letkol Inf Binsar Simanjuntak yang mewakili Danrem 022/PT.

Program 200 Jembatan Garuda adalah wujud kerja nyata TNI Angkatan Darat dalam membangun konektivitas di berbagai pelosok Indonesia — memastikan akses jalan dan jembatan yang layak hadir di daerah-daerah yang selama ini terisolasi atau memiliki infrastruktur terbatas. Di Kabupaten Simalungun, kehadiran jembatan ini membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini harus memutar jauh atau melewati jalan yang tidak layak.

“Program Jembatan Garuda ini adalah bukti nyata bahwa TNI AD hadir tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga dalam pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Polri mendukung penuh program strategis seperti ini,” ucap Kompol Banuara Manurung.

Turut menyaksikan momen bersejarah ini, Kadis PUTR Kabupaten Simalungun Binson Damanik, Camat Tanah Jawa Andi Supandi, S.H., Koordinator Jembatan Danramil 01/SU Kapten Inf Zulpan Efendi, para Pangulu, Kepala Dusun, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang memenuhi lokasi dengan penuh semangat dan rasa syukur.

Kapolres AKBP Marganda Aritonang meninggalkan lokasi sekira pukul 16.00 WIB setelah seluruh rangkaian acara selesai — membawa semangat kolaborasi TNI-Polri yang semakin solid dalam mendukung setiap program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Simalungun.

Kehadiran Kapolres dalam momen ini adalah pesan yang jelas — bahwa Polri bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga bagian aktif dari setiap langkah kemajuan yang dirasakan oleh masyarakat.

Nenek Tanpa Identitas Ditemukan Di Simalungun Polsek Tanah Jawa Imbau Warga Bantu Temukan Keluarga

Investigasihukumkriminal Simalungun – Kepedulian terhadap keselamatan warga kembali ditunjukkan jajaran kepolisian. Seorang nenek lanjut usia ditemukan tanpa identitas di wilayah Kabupaten Simalungun. Menyikapi hal tersebut, Polsek Tanah Jawa, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara segera bergerak cepat dengan menyampaikan pengumuman kepada masyarakat guna membantu menemukan keluarga dari nenek tersebut.

Informasi ini disampaikan Kanit Reskrim Polsek Tanah Jawa, Iptu Fritsel G. Sitohang, S.H., M.H., saat dikonfirmasi Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian saat ini sedang berupaya mencari keluarga dari nenek yang ditemukan tanpa membawa identitas tersebut. Senin 09/03/2026

“Benar, kami menerima informasi adanya seorang nenek lanjut usia yang ditemukan di wilayah hukum Polsek Tanah Jawa tanpa membawa identitas. Saat ini kami mengumumkan kepada masyarakat agar jika ada yang mengenali, dapat segera menghubungi pihak kepolisian,” ujar Iptu Fritsel.

Menurutnya, langkah penyebaran informasi ini merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat agar setiap warga yang membutuhkan bantuan dapat segera mendapatkan pertolongan, termasuk upaya mempertemukan kembali seseorang dengan keluarganya.

“Polri hadir untuk masyarakat. Kami berharap melalui informasi ini, masyarakat dapat membantu memberikan informasi sehingga nenek tersebut bisa segera dipertemukan kembali dengan keluarganya,” ucapnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, nenek tersebut diperkirakan berusia sekitar 70 hingga 80 tahun. Ia memiliki postur tubuh kecil dan kurus, dengan tinggi badan sekitar 150 hingga 155 sentimeter. Kulitnya berwarna sawo matang, dengan rambut beruban putih keabu-abuan yang disisir ke belakang.

Dari pengamatan petugas, nenek tersebut memiliki wajah berbentuk oval dengan kerutan yang cukup jelas di bagian dahi serta sekitar mata, yang menunjukkan tanda-tanda usia lanjut. Matanya berwarna cokelat gelap, dengan hidung berukuran sedang dan bibir tipis.

Selain ciri fisik, polisi juga mencatat pakaian yang dikenakan saat nenek tersebut ditemukan. Ia terlihat memakai kemeja lengan panjang berwarna biru tua serta celana panjang berwarna abu-abu.

“Kondisi nenek tersebut saat ditemukan tampak tenang dan sedang duduk. Namun beliau tidak membawa identitas apa pun yang bisa menunjukkan asal-usul atau keluarganya,” ungkap Iptu Fritsel.

Karena tidak ditemukan dokumen identitas ataupun barang yang dapat menunjukkan alamat keluarga, pihak kepolisian memutuskan untuk menyampaikan pengumuman terbuka kepada masyarakat agar informasi tersebut dapat segera menyebar luas.

“Kami berharap masyarakat yang merasa mengenali atau mengetahui keluarga dari nenek tersebut dapat segera datang atau menghubungi Polsek Tanah Jawa. Dengan demikian, kami dapat membantu mempertemukan kembali beliau dengan keluarganya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk turut peduli apabila menemukan warga lanjut usia yang terlihat kebingungan atau diduga tersesat. Menurutnya, kerja sama masyarakat sangat penting dalam membantu tugas-tugas kemanusiaan.

“Peran masyarakat sangat penting. Jika ada yang mengetahui identitas nenek ini atau keluarganya, mohon segera menyampaikan informasi kepada kami. Semoga dengan bantuan masyarakat, nenek ini bisa segera kembali ke tengah keluarganya,” tutur Iptu Fritsel.

Saat ini, informasi mengenai penemuan nenek tersebut juga telah disebarkan melalui berbagai saluran komunikasi masyarakat, termasuk media sosial dan jaringan informasi warga di wilayah Kabupaten Simalungun.

Polsek Tanah Jawa berharap dengan penyebaran informasi yang luas, keluarga dari nenek tersebut dapat segera mengetahui keberadaannya dan datang menjemput.

“Kami membuka pintu bagi masyarakat yang memiliki informasi. Silakan datang langsung ke Polsek Tanah Jawa agar nenek tersebut dapat segera dipertemukan kembali dengan keluarganya,” pungkasnya.

Langkah cepat yang dilakukan kepolisian ini menjadi bagian dari komitmen Polres Simalungun dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus memastikan setiap warga yang membutuhkan bantuan dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Peredaran Narkotika di Sunter Agung Tanjung Priok, Dua Pelaku Diamankan

investigasihukumkriminal, Jakarta – Unit II Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku beserta sejumlah barang bukti narkotika.”
“Kejadian penangkapan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026 sekitar pukul 02.30 WIB di pinggir Jalan Danau Sunter Utara, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Penangkapan dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.”

“Setelah menerima informasi tersebut, anggota opsnal Unit II Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok segera melakukan penyelidikan di lokasi yang dimaksud. Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap dua orang laki-laki yang diketahui bernama LL dan W.”

“Dari hasil penggeledahan yang dilakukan terhadap kedua pelaku, petugas menemukan barang bukti berupa dua paket plastik berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto total 0,97 gram, satu paket plastik klip bening berisi narkotika jenis Extaci (inex), serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan dalam aktivitas terkait peredaran narkotika.”

“Berdasarkan hasil interogasi awal, diketahui bahwa narkotika tersebut rencananya akan diantarkan kepada seseorang yang diketahui bernama B, yang saat ini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).”

“Selanjutnya, kedua pelaku beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna menjalani proses hukum lebih lanjut.”

“Dalam penanganan kasus ini, petugas telah melakukan sejumlah tindakan, antara lain mengamankan pelaku dan barang bukti, melakukan pemeriksaan urine terhadap pelaku, memeriksa saksi dan tersangka, melaksanakan gelar perkara, serta melengkapi administrasi penyidikan.”

“Untuk tindak lanjut, penyidik berencana melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti narkotika di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan atau pelaku lainnya, serta melanjutkan proses penyidikan.”

“Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Trendy Habibi Ariyanto, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan kasus guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.”

“Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar.”

Motor Bengkel Digadaikan Tetangga Pelaku Dibekuk Di Depan Rumah Sendiri

Investigasihukumkriminal Simalungun — Aksi penggelapan sepeda motor milik seorang pemilik bengkel di Kecamatan Gunung Malela berhasil diungkap jajaran Polsek Bangun, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara. Pelaku yang tak lain adalah orang yang sudah dikenal korban, nekat menggadaikan motor pinjaman hanya demi meraup uang satu juta rupiah. Penangkapan berhasil dilakukan hanya tiga hari setelah laporan masuk.

Hal itu disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Minggu, 08 Maret 2026, sekira pukul 06.30 WIB.

Berawal dari Pinjam Motor “Sebentar”, Kisah ini bermula pada Rabu, 04 Maret 2026, sekira pukul 11.00 WIB. Korban berinisial A.H.(43), seorang wiraswasta pemilik bengkel sepeda motor yang berlokasi di Jalan Asahan KM 17,5, Simpang Susu, Nagori Pamatang Asilom, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, kedatangan seseorang yang sudah ia kenal — I alias AK(43).

Dengan wajah santai, I alias AK meminta izin meminjam satu unit sepeda motor milik A.H., yakni Suzuki FL 125 RCMD Solo, tahun 2009, warna hitam, bernomor polisi BM 5356 PY. Alasannya simpel: hanya mau pergi sebentar ke Pematangsiantar.

Merasa sudah kenal dan percaya, A.H. pun tanpa curiga menyerahkan kunci kontaknya. Motor langsung dibawa pergi oleh I alias AK.

Namun sebentar ternyata berubah menjadi berhari-hari. Esok harinya, motor tak kunjung kembali. A.H. mulai gelisah dan segera mencari I alias AK hingga menemuinya di kawasan Karang Sari.

Di situlah kejutan pahit itu terungkap. I alias AK dengan entengnya mengakui bahwa motor tersebut telah ia gadaikan kepada dua orang temannya berinisial M dan JBS, dengan nilai gadai hanya Rp1.000.000.,(satu juta rupiah). Akibat ulah tersebut, A.H. mengalami kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp8.000.000.,(delapan juta rupiah).

Polsek Bangun Bergerak Cepat, Tak mau tinggal diam, A.H. segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bangun. Laporan resmi tercatat dengan nomor LP/B/59/III/2026/SPKT/POLSEK BANGUN/POLRES SIMALUNGUN/POLDA SUMUT.

Merespons laporan itu, Surat Perintah Penyidikan langsung diterbitkan pada 07 Maret 2026. Tim opsnal Reskrim Polsek Bangun yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim IPDA B. Situngkir, S.H., langsung bergerak melacak keberadaan tersangka.

Setelah mengantongi informasi akurat, pada Sabtu, 07 Maret 2026, sekira pukul 17.00 WIB, tim bergerak menuju Huta 2, Nagori Pamatang Asilom. Dan benar saja — I alias AK ditemukan sedang berada di depan rumahnya sendiri. Tanpa perlawanan berarti, tersangka langsung diamankan di tempat.

Tak berhenti di situ, penyidik melanjutkan pencarian barang bukti hingga ke Lorong IV Parluasan, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar, dan berhasil mengamankan satu unit Suzuki Shogun SP warna hitam bernomor polisi BM 5356 PY — motor yang sempat raib itu.

Tersangka Kini Ditahan, Proses Hukum Berjalan, Saat ini, tersangka I alias AK telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif. Sejumlah saksi turut dimintai keterangan, di antaranya R(27), U(49), serta M (43) yang merupakan salah satu pihak penerima gadai motor tersebut.

AKP Verry Purba menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan sesuai prosedur. “Polres Simalungun melalui Polsek Bangun terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menindak tegas setiap pelaku tindak pidana,” ujarnya.

Kapolsek Bangun, AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., memastikan seluruh proses penyidikan dilengkapi sesuai ketentuan hukum yang berlaku, mulai dari pemeriksaan tersangka, kelengkapan berkas, hingga gelar perkara.

Kasus ini menjadi pengingat nyata bahwa kepercayaan yang disalahgunakan bisa berujung di balik jeruji besi — dan Polsek Bangun membuktikan, tidak butuh waktu lama untuk mengungkapnya.

Patroli Siang Hari Di Muara Angke Polisi Antisipasi Curanmor Dan Tawuran

Investigasihukumkriminal Jakarta – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan patroli kepolisian guna mengantisipasi tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, serta potensi tawuran di wilayah hukum Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Senin (9/3/2026).

Patroli dipimpin  Perwira Pengawas (Pawas) Kanit Patroli IPDA Resi Mulyono, S.H. Sebelum pelaksanaan patroli, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa terlebih dahulu melaksanakan apel kesiapan guna memastikan cara bertindak dan  kelengkapan patroli lengkap agar kegiatan berjalan tertib, lancar, aman dan terkoordinasi dengan baik.

Setelah apel, personel kepolisian melaksanakan patroli di sejumlah titik, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk Pelabuhan Muara Angke. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.

Petugas mengingatkan warga untuk selalu mengunci ganda kendaraan yang diparkir di pinggir jalan, serta memastikan pintu dan jendela rumah dalam kondisi terkunci guna mencegah terjadinya pencurian kendaraan bermotor maupun tindak kriminal lainnya.

Selain itu, patroli juga bertujuan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman serta mencegah potensi terjadinya tawuran di lingkungan warga.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin akan terus dilaksanakan sebagai langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah hukum Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok.”

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Lomba Futsal Dan Night Run

Investigasihukumkriminal Jakarta – Dalam rangka mengisi kegiatan positif selama bulan suci Ramadhan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar perlombaan Futsal dan Night Run yang diikuti oleh warga serta pemuda di kawasan Pelabuhan Muara Angke yang
berlangsung pada Rabu malam, 4 Maret 2026 di Lapangan Ingub Pelabuhan Muara Angke.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K.,  M.H., menjeladkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kekompakan, sportivitas, serta kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda, selama bulan Ramadhan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K., para Pejabat Utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hitler Napitupulu, SH., MH., beserta para Kanit Polsek. Selain itu hadir pula para Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat Muara Angke, serta sejumlah bintang tamu seperti Pepy, Okan Cornelius, dan drummer Pass Band Agus Teguh Prakoso yang turut memeriahkan acara.

Dalam sambutannya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan olahraga ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

“Kegiatan Pertandingan Futsal Night Jaga Jakarta, Jaga Priok, Jaga Muara Angke (Japri Jangke) ini merupakan wadah kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Melalui olahraga, kita dapat membangun semangat sportivitas, menjaga kekompakan, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKBP Aris Wibowo.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi mereka dalam kegiatan yang bermanfaat, sekaligus menjauhkan diri dari aktivitas negatif yang dapat mengganggu ketertiban lingkungan.

Pertandingan berlangsung meriah dan penuh sportivitas hingga babak final. Dari hasil pertandingan, tim RW 001 berhasil meraih Juara 1, disusul RW 022 sebagai Juara 2, dan RW 021 sebagai Juara 3.
Selain futsal, kegiatan juga dimeriahkan dengan lomba Night Run yang dibagi dalam beberapa kategori. Para peserta berlomba mencapai waktu tempuh tercepat untuk menentukan pemenang.

Dalam lomba Night Run, pemenang pertama diraih oleh Tegar dari RW 01 dan Renal dari RW 02. Sementara itu posisi juara kedua diraih oleh Ricky dari RW 20 dan Andrias dari RW 21, serta juara ketiga diraih oleh Tarung dari RW 22.

Perlombaan Futsal dan Night Run ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari arahan Kapolda Metro Jaya untuk menghadirkan berbagai kegiatan positif yang dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat selama bulan suci Ramadhan.