Jumat Peduli Polres Priok Berikan Makanan Bagi Sesama Di Hari Penuh Berkah

Jakarta, investigasihukumkriminal – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat, Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan rutin bertajuk “Jum’at Berkah Peduli” yang digelar pada hari Jum’at, 31 Oktober 2025, pukul 10.30 WIB hingga selesai, bertempat di Pos 1 Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Kabagren AKP Suprobo, S.H., dengan melibatkan personel Bagren, Satbinmas, Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Adapun bentuk kegiatan yang dilakukan adalah membagikan makanan gratis berupa nasi kotak kepada berbagai lapisan masyarakat, seperti pengemudi ojek online dan ojek pangkalan, buruh pelabuhan, sopir, kernet, petugas kebersihan, serta satuan pengamanan (satpam).

“Jum’at Berkah Peduli ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial Polres Pelabuhan Tanjung Priok terhadap masyarakat, khususnya mereka yang bekerja di lingkungan pelabuhan dan sekitarnya. Kegiatan ini secara rutin kami laksanakan setiap hari Jum’at sebagai bentuk pelayanan dan pendekatan humanis kepada masyarakat,” ujar AKBP Dr. Martuasah Hermindo Tobing, S.I.K., M.H., Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Jumat Berkah Peduli Berbagi ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa terbantu dan diperhatikan oleh pihak Kepolisian, terutama dalam suasana ekonomi yang menantang saat ini.

Dengan pelaksanaan kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Polisi dan masyarakat semakin erat serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan harmonis di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kunjungan Mendadak ke Cianjur Selatan, Kang Dedi Mulyadi Temui Warga dan Usulkan Solusi Konkret

investigasihukumkriminal , Cianjur — Dalam kunjungan kerjanya ke wilayah Cianjur Selatan, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat akar rumput. Di tengah perjalanan, Kang Dedi menghentikan iring-iringan kendaraannya untuk menyapa sejumlah warga yang tengah beraktivitas di pinggir jalan.

Salah satu momen yang menyentuh terjadi saat Kang Dedi berbincang dengan seorang ibu bersama dua anaknya yang hendak berangkat bekerja. Dengan mata berkaca-kaca, sang ibu menceritakan kesulitannya dalam mengurus dokumen kependudukan, khususnya e-KTP. Ia mengaku harus menjual seekor domba miliknya demi bisa mengurus dokumen tersebut ke kantor kecamatan yang jaraknya cukup jauh dari tempat tinggalnya.

Tak lama berselang, seorang bapak tua menghampiri rombongan gubernur. Dengan suara lirih, ia menceritakan kondisi istrinya yang tengah berjuang melawan kanker payudara. Demi biaya pengobatan, ia terpaksa menjual sawah satu-satunya yang menjadi sumber penghidupan keluarganya.

Mendengar keluhan dan kisah pilu warganya, Kang Dedi langsung merespons cepat. Ia mengajak Bupati Cianjur, dr. H. Wahyu, yang turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, untuk segera merancang solusi konkret. Salah satu usulan yang disampaikan adalah penyediaan sarana informasi dan transportasi di daerah-daerah terpencil.

“Kita harus hadir di tengah masyarakat. Saya minta Pak Bupati segera siapkan kendaraan operasional yang bisa menjangkau pelosok. Sopir dan bahan bakarnya biar ditanggung pemerintah daerah. Jangan sampai warga harus jual domba atau sawah hanya untuk urus KTP atau berobat,” tegas Kang Dedi.

Usulan tersebut disambut baik oleh Bupati Cianjur, yang berkomitmen untuk segera menindaklanjuti arahan gubernur demi meningkatkan aksesibilitas layanan publik di wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa di balik geliat pembangunan, masih banyak warga yang berjuang dalam senyap. Kehadiran pemimpin yang mau mendengar dan bertindak cepat menjadi harapan baru bagi masyarakat di pelosok Jawa Barat.

Patroli Skala Penuh di Jatinangor, Satgas Gabungan Polda Jabar All Out Berantas Premanisme

investigasihukumkriminal – Operasi Pemberantasan Premanisme di wilayah hukum Polda Jawa Barat mencapai puncaknya hari ini, dengan fokus penugasan berada di wilayah Polsek Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Kawasan Jatinangor dipilih karena merupakan pusat pendidikan, bisnis, dan keramaian yang memiliki potensi kerawanan tinggi terhadap aksi premanisme, terutama di sekitar kampus dan pusat perbelanjaan. Kegiatan ini menegaskan bahwa Polda Jabar bersama mitra instansi bertekad penuh untuk mengakhiri rangkaian operasi ini dengan capaian maksimal, mewujudkan Kamtibmas yang bebas dari ancaman dan intimidasi.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Operasi hari terakhir diawali dengan pelaksanaan Apel Kesiapan Satgas Gabungan yang digelar di wilayah Polsek Jatinangor. Apel tersebut diikuti oleh personel gabungan dari Kepolisian, TNI, dan instansi lainnya, menandakan kesiapan penuh tim untuk bergerak cepat dan terpadu. Fokus utama Satgas adalah menjalankan patroli intensif di seluruh titik rawan Jatinangor, termasuk jalur protoko, hingga area parkir dan terminal bayangan. Tujuannya adalah mencegah dan memberantas aksi premanisme, baik yang ditemukan langsung di lapangan maupun yang berbekal informasi akurat dari laporan masyarakat.

“Strategi penindakan pada hari ini menekankan respons cepat terhadap laporan keresahan warga. Hal ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang gencar dilakukan pada hari-hari sebelumnya, yang mendorong masyarakat untuk berani melapor. Aparat keamanan berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap informasi mengenai pungutan liar (pungli), pemaksaan, atau tindakan intimidasi lainnya yang meresahkan.” ujar Kombes Hendra, Jum’at (31/10/2025)

Penutupan operasi ini di Jatinangor sekaligus menjadi momentum evaluasi keberhasilan keseluruhan Operasi Pemberantasan Premanisme di wilayah Sumedang dan sekitarnya. Polda Jabar memastikan bahwa kegiatan pencegahan dan pengawasan akan tetap dilanjutkan melalui patroli rutin dan dialogis oleh Polsek setempat. Tujuannya adalah mempertahankan dampak positif yang telah dirasakan masyarakat selama operasi berlangsung, sehingga rasa aman dan nyaman dapat menjadi kondisi permanen.

Sebagai penutup, seluruh elemen Satgas Gabungan mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif masyarakat yang telah berani melapor dan mendukung operasi ini. Keberhasilan menekan angka premanisme adalah hasil kolaborasi antara aparat dan warga. Polda Jabar menegaskan kembali komitmennya untuk tidak pernah memberi ruang bagi premanisme dalam bentuk apapun di Jawa Barat.

Hari Ke – 3 Tim SAR Satbrimob Polda Jabar Terus Bergerak Laksanakan Recovery Pasca Banjir Bandang Cisolok

investigasihukumkriminal – Memasuki hari ketiga pasca bencana alam banjir bandang yang melanda Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Tim SAR Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat terus melaksanakan kegiatan evakuasi dan pembersihan di lokasi terdampak, Kamis (30/10/2025)

Selanjutnya, pada pukul 09.20 WIB, 1 Peleton Tim SAR Brimob Jabar bergabung dengan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Polairud TNI, BPBD, dan masyarakat sekitar untuk melaksanakan kegiatan pembersihan serta evakuasi barang-barang milik warga di Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan berlanjut pada pukul 14.29 WIB, di mana personel Satbrimob Polda Jabar bersama tim gabungan fokus melakukan pembersihan serta pengangkatan lumpur di rumah-rumah warga yang terdampak banjir bandang. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 612 rumah warga terdampak akibat bencana tersebut.

Kehadiran Tim SAR Satbrimob Polda Jabar di lokasi bencana menjadi wujud nyata pengabdian dan kepedulian Korps Brimob Polri dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah, serta mendukung percepatan pemulihan kondisi pasca bencana.

Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K. menyampaikan, “Kami akan terus berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana hingga situasi benar-benar pulih. Kehadiran personel Brimob bukan hanya dalam penanganan awal bencana, tetapi juga dalam tahap pemulihan agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal. Sinergi antara Polri, TNI, BPBD, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya recovery pasca banjir bandang di Cisolok ini.” Ujarnya.

Dengan semangat “Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan”, personel Satbrimob Polda Jabar terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam setiap situasi darurat dan penanganan bencana alam.

Kolaborasi Polri – TNI Gempur Pasar Sumedang: Pria Pembawa Gelang dari Selongsong Peluru dan Bubuk Kratom Diamankan

investigasihukumkriminal – Aparat gabungan dari Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar), Kepolisian Resor (Polres) Sumedang, bersama Polisi Militer Kodam (Pomdam) III/Siliwangi, hari Rabu (29/10/2025) melancarkan operasi besar-besaran yang difokuskan pada pemberantasan premanisme di sejumlah titik vital. Target utama operasi yang menunjukkan sinergi kuat TNI-Polri ini adalah Pasar Semi Modern Sumedang, sebuah kawasan yang dilaporkan kerap menjadi lokasi pungutan liar, pemerasan, dan transaksi barang terlarang. Kegiatan ini merupakan langkah nyata negara untuk mengembalikan rasa aman dan ketenangan di tengah aktivitas perekonomian masyarakat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Dalam penyisiran yang dilakukan oleh tim gabungan di dalam dan sekitar area pasar, beberapa individu yang dicurigai terlibat dalam aksi premanisme berhasil diamankan untuk dimintai keterangan dan pembinaan. Namun, pemeriksaan salah satu terduga pelaku membuahkan temuan yang paling mencengangkan. Seorang pria bernama RF didapati membawa barang bukti berupa 15 butir selongsong peluru yang telah dimodifikasi secara unik menjadi gelang tangan, serta empat bungkus bubuk kratom, suatu zat yang tengah diawasi ketat karena memiliki efek menyerupai narkotika.

Atas temuan tersebut, RF langsung digelandang ke Markas Polres Sumedang untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. Temuan selongsong peluru ini memicu pertanyaan serius mengenai asal-usulnya dan potensi keterlibatan pelaku dalam jaringan yang lebih luas. Pihak berwenang akan berkoordinasi dengan detasemen terkait untuk menelusuri riwayat amunisi tersebut. Sementara itu, bubuk kratom yang dibawanya juga akan diteliti lebih lanjut oleh instansi terkait sebagai bagian dari upaya pemberantasan penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang masuk kategori penyakit masyarakat (pekat).

“Operasi gabungan ini merupakan penegasan bahwa aparat keamanan, baik dari institusi Kepolisian maupun TNI, tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk ancaman yang mengganggu ketertiban umum. Keberhasilan mengungkap kasus kepemilikan barang berbahaya dan zat adiktif di tengah kegiatan premanisme menunjukkan bahwa pengamanan di pasar tidak hanya berkutat pada pungli, tetapi juga menjangkau masalah kriminalitas tersembunyi. Hal ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.” ujar Kombes Hendra, Kamis (30/10/2025)

Oleh karena itu, aparat menghimbau kepada seluruh masyarakat Sumedang untuk secara proaktif mendukung upaya ini dengan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika, zat adiktif seperti kratom, serta kepemilikan barang-barang yang dapat membahayakan keselamatan, termasuk amunisi dan senjata tajam. Aparat juga meminta masyarakat tidak takut melapor jika menemukan atau menjadi korban premanisme. Dengan dukungan publik, keamanan di Pasar Semi Modern Sumedang dan wilayah sekitarnya diharapkan dapat tercipta secara maksimal.

Satlantas Polres Priok, Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Warga Dapatkan Beras Murah

Jakarta Utara, investigasihukumkriminal — Dalam rangka mendukung Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digagas Pemerintah melalui Perum Bulog, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan penyaluran beras kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Jakarta Utara (30/10)

Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi berbeda pada hari Rabu, 29 Oktober 2025, dengan melibatkan sejumlah personel kepolisian yang berperan aktif dalam mendukung stabilitas pangan dan membantu meringankan beban masyarakat.

Lokasi Pertama: Rusun Semper, Tanjung Priok Jakarta Utara, kegiatan dimulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB di Rusun Semper, Jakarta Utara, dengan pelaksana dari Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, antara lain: Kanitkamsel Ipda Suhendra, Kanitturjagwali Ipda Dema F. Taga, S.H., Aiptu Irwan

Adapun perincian kegiatan sebagai berikut: Jumlah stok beras: 234 karung kecil @ 5 kg, Jumlah terjual: 234.

Lokasi Kedua: Jl. Pulau Besar I, Sunter Jaya, Tanjung Priok, kegiatan dilanjutkan pada pukul 10.00 hingga 14.00 WIB di Jl. Pulau Besar I RT 01 RW 11, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Petugas pelaksana kegiatan meliputi: Kanitgakkum Iptu Nuryanto, S.H., Aiptu Rudi Maisuta

Rincian kegiatan hasil penjualan beras di lokasi ini adalah: Jumlah stok beras: 100 karung kecil @ 5 kg dan Jumlah terjual: 100 karung.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Polri dan Bulog dalam membantu masyarakat melalui program pangan murah.

“Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya sekadar penyaluran beras, tetapi juga bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,”
ujar AKBP Dr. Martuasah H. Tobing.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Kabiro Investigasi Hukum Kriminal Indonesia Harapkan Humas Polri Terus Humanis di Usia ke-74

Cianjur,investigasihukumkriminal – Dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-74 Humas Polri, Kabiro Investigasi Hukum Kriminal Indonesia, Amril Chaniago, menyampaikan harapan agar fungsi kehumasan Polri semakin memperkuat perannya sebagai jembatan antara institusi kepolisian dan masyarakat.

Semoga di usia yang ke-74 tahun ini, Humas Polri terus menjadi wajah Polisi yang humanis, terbuka, serta selalu dekat dengan masyarakat,” ujar Amril Chaniago dalam keterangan resminya, Kamis (30/10).

Humas Polri sebagai Wajah Keterbukaan

Amril menekankan bahwa Humas Polri bukan sekadar unit penyampai informasi, melainkan wajah pertama yang dilihat publik dalam menilai kinerja kepolisian. Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi digital, peran Humas Polri semakin strategis untuk menghadirkan komunikasi yang transparan, cepat, dan akurat.

Ia menambahkan, pendekatan humanis yang konsisten akan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. “Keterbukaan informasi dan sikap empati adalah kunci agar masyarakat merasa dilibatkan, bukan hanya sebagai objek, tetapi juga sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

Momentum Refleksi di Usia ke-74

Peringatan HUT ke-74 Humas Polri tahun ini juga diwarnai dengan berbagai kegiatan sosial, mulai dari donor darah hingga pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa Humas Polri tidak hanya hadir dalam ranah komunikasi, tetapi juga dalam aksi nyata kepedulian sosial.

Amril menilai, langkah-langkah tersebut sejalan dengan harapan agar Humas Polri terus menjadi “Polisi Pejuang Kemanusiaan”, sesuai dengan tema peringatan tahun ini.

Harapan ke Depan

Sebagai penutup, Amril mengajak seluruh jajaran Humas Polri untuk menjadikan momentum ulang tahun ini sebagai refleksi dan evaluasi diri, agar semakin profesional dalam menjalankan tugas. “Humas Polri harus mampu menjadi teladan dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan, menenangkan, sekaligus membangun optimisme masyarakat,” pungkasnya.

Respon Cepat Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Pasca Banjir Bandang di Kec. Cisolok Kabupaten Sukabumi

investigasihukumkriminal – Tim SAR Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jabar bergerak cepat melaksanakan kegiatan evakuasi dan pembersihan pasca bencana banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/10/2025)

Satu peleton Tim SAR Brimob melaksanakan apel pergeseran pasukan dari Mako Batalyon B Pelopor Cipanas menuju lokasi terdampak di Desa Kahuripan, Kecamatan Cisolok. Setibanya di lokasi tim langsung bergabung dengan Tim SAR gabungan untuk melakukan pembersihan Kantor Desa Kahuripan yang terdampak material lumpur dan sampah akibat banjir.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Tim SAR Batalyon B Pelopor bersama unsur TNI, BPBD, relawan, dan masyarakat setempat melanjutkan kegiatan pembersihan puing – puing dan lumpur di area pemukiman warga yang terendam banjir. Kegiatan ini dilakukan dengan peralatan SAR lengkap, melibatkan sinergi lintas instansi demi percepatan pemulihan kondisi lingkungan warga.

Di lokasi terdampak, mendapat kunjungan langsung dari Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si. beserta Pejabat Utama Polres Sukabumi untuk meninjau proses evakuasi serta memberikan dukungan moral kepada petugas dan masyarakat terdampak.

Kemudian Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian melaksanakan pengecekan ke Kantor Desa Kahuripan dan SDN Cikahuripan yang mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan banjir bandang.

Dansat Brimob Polda Jabar, Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K. menyampaikan, “Sesuai dengan perintah Kapolda Jawa Barat, Sat Brimob Polda Jabar akan terus hadir di tengah masyarakat untuk membantu penanganan pasca bencana. Tim SAR Brimob diterjunkan guna mempercepat proses evakuasi, pembersihan, dan pemulihan kondisi lingkungan di wilayah Cisolok. Ini adalah wujud nyata dari pengabdian Brimob untuk masyarakat, bangsa, dan negara.”ungkapnya.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si. menambahkan, “Kami berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait, termasuk Satbrimob, BPBD dan pemerintah daerah dalam upaya tanggap darurat ini. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga, mempercepat pembersihan lingkungan, dan mendata kerusakan fasilitas umum maupun rumah warga.” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar turut memberikan apresiasi atas sinergi lintas instansi dalam penanganan pasca banjir bandang ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri, khususnya Satbrimob Polda Jabar yang bergerak cepat membantu masyarakat. Semangat gotong royong antara petugas dan warga sangat membantu dalam mempercepat pemulihan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus berupaya memberikan bantuan bagi warga terdampak.” katanya.

Melalui kegiatan ini, Satbrimob Polda Jabar menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menjaga keselamatan dan ketenteraman masyarakat di wilayah Jawa Barat. “Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan.”

Kapolda Jabar Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”

investigasihukumkriminal – Polda Jawa Barat menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 dengan tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, bertempat di Lapangan Apel Polda Jawa Barat, Selasa (28/10/2025).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dan diikuti oleh jajaran pejabat utama Polda Jabar, anggota Polri serta ASN di lingkungan Polda Jabar. Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Barat menyampaikan pesan reflektif tentang semangat juang pemuda 1928 yang menjadi tonggak persatuan bangsa agar menjadi fondasi kebangkitan nasional.

Irjen Pol. Rudi Setiawan menekankan bahwa tantangan generasi muda saat ini berbeda dengan masa perjuangan dahulu. Jika dulu bambu runcing menjadi senjata, kini ilmu pengetahuan, kerja keras, dan kejujuran menjadi kekuatan utama untuk membangun bangsa.

“Kita hidup di zaman yang berat, dunia bergerak cepat. Namun kita tidak boleh takut, karena di setiap kampung dan kota masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. Itulah kekuatan bangsa kita,” tegasnya.

Kapolda mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk terus menyalakan semangat patriotisme, gigih, dan empati demi kemajuan bangsa. Ia juga mengutip pesan Presiden Republik Indonesia agar generasi muda tidak takut bermimpi besar dan menghadapi kegagalan.

Kapolda Jabar Pimpin Launching PAMAPTA, Wujud Polri yang Lebih Responsif dan Proaktif

investigasihukumkriminal – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung kegiatan Launching PAMAPTA (Patroli Pengamanan dan Pelayanan Masyarakat Terpadu) Polda Jabar yang digelar di Lapangan Apel Polda Jawa Barat, Senin (27/10/2025).

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Rudi Setiawan menjelaskan bahwa peluncuran PAMAPTA merupakan bagian dari upaya transformasi struktural dan peningkatan pelayanan publik Polri sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.
“Peluncuran PAMAPTA ini merupakan tindak lanjut dari keputusan pimpinan Polri melalui surat keputusan Nomor Kep/1438/IX/2025 tanggal 24 September 2025, yang menyempurnakan nomenklatur dari Kanit SPKT menjadi Perwira PAMAPTA Polri,” ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan.

Menurutnya, perubahan ini menandai pergeseran paradigma kerja dari yang sebelumnya bersifat pasif menunggu laporan di kantor menjadi lebih proaktif dalam merespons keluhan, laporan, dan kebutuhan masyarakat.
“Para Perwira PAMAPTA kini dituntut untuk lebih aktif turun ke lapangan, merespons cepat berbagai peristiwa seperti tindak pidana, bencana alam, maupun kegiatan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bagian dari peningkatan kemampuan operasional, PAMAPTA juga dibekali dengan kendaraan patroli multifungsi (Turjawali) yang dilengkapi berbagai perlengkapan standar kepolisian, seperti rotator, alat komunikasi (HT), dan perangkat digital notepad. Perangkat digital tersebut, digunakan untuk mempercepat dan meningkatkan akurasi pelaporan baik berupa gambar, suara, maupun data digital lainnya.

Selain itu, setiap kendaraan PAMAPTA juga dilengkapi toolkit TP-TKP (Tempat Peristiwa Tindak Pidana) berisi peralatan pengolahan tempat kejadian perkara, perlengkapan P3K lengkap untuk pertolongan pertama, serta alat pengendali diri seperti buttonstick dan sasumata yang diadopsi dari teknik bela diri Jepang.
“Dengan perlengkapan tersebut, diharapkan PAMAPTA dapat memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan tanggap kepada masyarakat Jawa Barat, baik dalam penanganan peristiwa kriminal maupun bantuan kemanusiaan,” tegas Irjen Pol. Rudi.

Peluncuran PAMAPTA ini menjadi tonggak penting dalam komitmen Polda Jabar untuk terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan dinamika masyarakat yang semakin kompleks.
“PAMAPTA adalah wujud nyata transformasi Polri menuju pelayanan publik yang lebih responsif dan humanis,” tutup Kapolda Jabar.