Polri Gerak Cepat Perbaiki Jembatan Vital Di Pangandaran, Akses 400 Siswa Terselamatkan

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polisi  langsung merespons cepat kerusakan parah pada Jembatan Sungai Bojong, Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari amanat Presiden RI dan aspirasi Kades serta warga terkait akses utama bagi sekitar 400 anak sekolah yang terancam.

Kapolres Pangandaran, AKBP Dr Andri Kurniawan, S.I.K. M.H. turun langsung ke lokasi setelah menerima laporan dari Kades Putrapinggan, Juhen, mengenai kondisi jembatan sepanjang 34 meter yang menghubungkan empat desa tersebut. Jembatan itu dinilai krusial sebagai urat nadi perekonomian sekaligus jalur harian bagi siswa dari jenjang SD hingga SMK.

AKBP Andri menegaskan bahwa komitmen untuk perbaikan segera didasari oleh rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap keselamatan warga. “Amanat Presiden, jeritan rakyat, dan komitmen Polri bersambut menjadi tekad kuat yang penuh haru,” ujar AKBP Andri. “Kami tidak akan membiarkan risiko ini berlarut. Kepedulian kami adalah memastikan jembatan ini segera diperbaiki total demi kelancaran akses dan keselamatan anak-anak sekolah.” katanya, Sabtu (6/12/2025)

Warga sekitar menyambut baik aksi cepat tanggap dari kepolisian ini. Kehadiran negara melalui PolriĀ  diyakini mampu segera memulihkan jalur kehidupan mereka. Proses teknis perbaikan jembatan saat ini tengah dikoordinasikan untuk segera dilaksanakan.

Respon Cepat Polisi Bantu Penanganan Bencana Banjir

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menginformasikan bahwa Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Purwakarta sejak siang hari menyebabkan meluapnya beberapa drainase dan sungai yang mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam air, Sabtu (6/12/2025)

Seperti di Perumahan Kadumekar Asri, Desa Kadumekar, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta yang diperkirakan terdapat 20 hingga 30 rumah yang terdampak banjir.

Melihat kondisi tersebut Personel Sat Samapta Polres Purwakarta bergerak cepat menanggapi bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

Dipimpin langsung Kasat Samapta, AKP Erwan Kusbiyantoro, anggota bergerak untuk memastikan keselamatan masyarakat serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan dan membersihkan sampah yang terbawa banjir.

Selain itu, personel turut memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi meningkatnya debit air, mengingat hujan masih mengguyur beberapa kawasan.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom DanujayaĀ  menyebut, personel Sat Samapta dikerahkan ke lokasi untuk membantu warga menyelamatkan barang-barang berharga serta memastikan keselamatan masyarakat.

Polisi langsung turun begitu hujan deras, dengan  Prioritas   menyelamatkan masyarakat, terutama anak-anak, lansia, dan ibu hamil yang berada di lokasi rawan.

“Tindakan cepat ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya serta memastikan warga berada di tempat yang aman.” ujarnya.

“Kami akan terus memastikan seluruh personel Sat Samapta bergerak cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Seluruh personel kami tetap siaga dan hadir di lapangan untuk membantu warga yang terdampak bencana alam,” ucap Kapolres.

Ia menyebut, pihaknya terus meningkatkan monitoring kondisi banjir secara berkala, berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah kecamatan, serta menyiapkan langkah antisipatif jika situasi memburuk.

“Alhmdulilah banjir sudah surut. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan segera melaporkan apabila terdapat kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. Personel Sat Samapta tetap siaga dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan bencana, demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” tuturnya.

Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar BangunĀ  Jembatan Di Sungai Cikaengan Hari Ke – 4

Jabar, investigasihukumkriminal – Di tengah derasnya arus Sungai Cikaengan dan tantangan medan yang tidak mudah, Kompi 1 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar kembali menunjukkan dedikasi tanpa batas. Memasuki hari ke-4, tim yang bekerja bersama BPBD Kabupaten Garut dan Komunitas Vertical Rescue Indonesia melakukan  pembangunan pondasi jembatan penghubung antara Desa Toblong dan Desa Sukanagara, Sabtu (6/12/2025)

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Pondasi ini bukan sekadar struktur fisik, melainkan pondasi harapan. Jembatan yang sebelumnya terdampak bencana adalah akses vital bagi masyarakat penghubung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta kehidupan sosial kedua desa. Dengan adanya pembangunan ulang ini, masyarakat dapat kembali membayangkan kenyamanan beraktivitas tanpa terpisah oleh derasnya aliran sungai.

Setiap ayunan cangkul, setiap pemasangan besi pondasi, dan setiap langkah di medan licin adalah bukti nyata bahwa sinergi antara Sat  Brimob Polda Jabar, BPBD, serta relawan Vertical Rescue bukan hanya soal tugas, tetapi tentang kemanusiaan. Mereka berdiri di garis depan, memastikan jembatan tersebut dapat kembali digunakan masyarakat untuk melintas dengan aman dan layak.

Dansat Brimob Polda Jabar, Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel dan mitra yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Kepada media, beliau menyampaikan, ā€œSaya memberikan penghargaan setinggi – tingginya kepada personel Kompi 1 Batalyon D Pelopor, BPBD Kabupaten Garut, serta Komunitas Vertical Rescue Indonesia. Kerja sama yang terjalin di lapangan menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan selalu menjadi prioritas dalam setiap langkah Brimob.”

Pembangunan pondasi jembatan ini bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kembali harapan masyarakat Desa Toblong dan Desa Sukanagara.ā€ ungkap Dansat Brimob.

ā€œKami akan terus hadir dan bekerja maksimal, memastikan masyarakat mendapatkan kembali akses aman antar desa. Ini adalah wujud nyata Bakti Brimob untuk Indonesia.ā€ kata Donyar Kusumadji.

Dengan kerja keras dan semangat kebersamaan, jembatan di Sungai Cikaengan bukan hanya sedang dibangun kembali, tetapi juga kembali menjadi simbol kekuatan dan kepedulian di tengah masyarakat Garut. Semoga upaya mulia ini segera membuahkan hasil sehingga masyarakat dapat kembali melintas dengan aman dan nyaman.

Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Sigap Tangani Banjir Rob di Indramayu

investigasihukumkriminal – Anggota Kompi 2 Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jabar kembali menunjukkan kesiapsiagaannya dalam menangani situasi kebencanaan. Personel melaksanakan SAR Banjir Rob di wilayah Kabupaten Indramayu yang sejak pagi telah terdampak luapan air pasang, Sabtu (6/12/2025)

Tim SAR menggelar apel sekaligus melakukan pengecekan kesiapan personel dan perlengkapan. Setelah apel, tim langsung bergerak menuju lokasi terdampak untuk melaksanakan pemantauan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Tim SAR melakukan monitoring banjir rob di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sejak pukul 05.00 WIB banjir rob telah merendam sebagian pemukiman warga dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa atau sekitar 40 cm. Meski demikian, aktivitas masyarakat masih berlangsung normal, dan hingga saat ini tidak ada warga yang mengungsi.

Warga setempat menjelaskan bahwa banjir rob seperti ini memang kerap terjadi. Namun demikian, Tim SAR tetap memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi kenaikan volume air. Tim juga melakukan koordinasi dengan perangkat Desa Eretan Wetan untuk memastikan langkah antisipasi berjalan baik. Setelah monitoring, personel melanjutkan standby on call di Kantor Desa untuk merespons cepat apabila situasi berubah.

Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., memberikan pernyataan terkait kegiatan tersebut, ā€œPersonel Brimob Jabar akan selalu hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun, termasuk penanganan banjir rob di Indramayu hari ini. Kami terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta perangkat desa untuk memastikan keselamatan warga”. ungkapnya

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kenaikan air dan segera melapor apabila membutuhkan bantuan. Sat Brimob Polda Jabar siap memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.ā€ pungkas Donyar Kusumadji.

Satresnarkoba Polres Priok Tangkap Dua Kurir 1 Kg Sabu di Bandara Soeta

investigasihukumkriminal, Jakarta – Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat hampir satu kilogram dalam operasi gabungan di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Rabu (12/11).

Menurut Kasatresnarkoba AKP Trendy Habibi Ariyanto, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa Pengungkapan ini berawal dari Laporan dari Masyarakat di Call Center 110 Informasi yang mengarah adanya peredaran gelap narkoba jenis Sabu dari Kalimantan melalui Bandara Soekarno Hatta Banten.

Adapun Identitas Tersangka yang berhasil diamankan bernama YH asal Pontianak, Kalimantan Barat, peran sebagai Kurir Narkotika Jenis Sabu dan SBP, Umur 29 tahun, Asal Pontianak, Kalimantan Barat, Peran sebagai Kurir Narkotika Jenis Sabu.

Petugas mengamankan Barang Bukti berupa 10 paket plastik klip besar berisi diduga sabu dengan total berat 896,706 gram bruto, serta dua unit telepon seluler.

Rincian barang bukti:
Barang milik SBP : 447,58 gram bruto, barang milik Yogi: 449,12 gram bruto. Seluruh paket sabu tersebut ditemukan disembunyikan di dalam celana dalam para tersangka saat penggeledahan.

Proses Penangkapan dimulai pada pukul 01.00 WIB, ketika Tim Opsnal Timsus Satresnarkoba menerima informasi lanjutan dari pengembangan kasus peredaran sabu di Pelabuhan Angkasa Pura II Pelni Tanjung Priok. Informasi itu menyebutkan adanya pengiriman sabu dari Pontianak menuju Jakarta melalui jalur udara.

Pesawat yang membawa kedua tersangka tiba di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.35 WIB. Setelah berkoordinasi dengan otoritas bandara, petugas melakukan pembuntutan dan akhirnya menangkap kedua kurir tersebut.

ā€œDalam penggeledahan, petugas menemukan 10 paket sabu total hampir 1 kilogram yang disembunyikan di dalam pakaian dalam kedua pelaku.ā€

Hasil interogasi mengungkap bahwa barang haram tersebut berasal dari seorang pemasok bernama W (DPO)ā€. Kedua tersangka mengaku menerima upah Rp13.500.000 dan menyatakan telah dua kali melakukan aksi serupa sebelumnya.

Para tersangka bersama barang bukti kemudian dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk pemeriksaan lebih lanjut dan kedua tersangka dijerat dengan dugaan pelanggaran Tindak Pidana Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Bhakti Sosial Ditres Narkoba Polda Jabar di HUT Reserse ke-78 ā€œReserse Presisi Siap Melayaniā€

investigasihukumkriminal, Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Reserse ke-78, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat menggelar kegiatan bhakti sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Acara ini dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar, Kombes Pol. Albert RD., S.Sos., S.I.K., M.Si. (05/12/25)

Kegiatan bhakti sosial dilaksanakan dengan penuh semangat kebersamaan, melibatkan jajaran personel Ditres Narkoba serta masyarakat sekitar. Bentuk kegiatan meliputi:

  • Pembagian paket sembako kepada warga kurang mampu.
  • Pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan tenaga medis.
  • Penyuluhan bahaya narkoba sebagai bagian dari edukasi publik.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Albert RD. menegaskan bahwa momentum HUT Reserse ke-78 bukan hanya perayaan internal, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat.

ā€œReserse Presisi siap melayani. Kami hadir bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bhakti sosial ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga solidaritas dan kepedulian sosial,ā€ ujar Kombes Pol. Albert RD.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga yang hadir. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Polda Jabar, khususnya Direktorat Reserse Narkoba, yang tidak hanya fokus pada pemberantasan narkoba tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial.

Dengan tagline ā€œReserse Presisi Siap Melayaniā€, Ditres Narkoba Polda Jabar menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga Jawa Barat dari ancaman narkoba dan berbagai persoalan sosial.

WUJUD SOLIDARITAS, POLDA JABAR BERSAMA PARA PEMUKA AGAMA GELAR DOA BERSAMA UNTUK KORBAN BENCANA ALAM

Jabar, investigasihukumkriminal – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggelar kegiatan Doa Lintas Agama yang bertujuan memohon pertolongan dan kekuatan Tuhan bagi korban bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) . Kegiatan  tersebut  diikuti  oleh  tokoh agama dan  Pejabat Utama Polda Jabar, Kamis (4/12/2025).

Para tokoh agama yang hadir  memimpin doa pada kesempatan tersebut diantaranya  Drs. Rafani Akhyar, M.Si, selaku Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Jawa Barat,  Pendeta Paulus Wijono, S.Th, selaku Ketua PGIW (Persatuan Gereja Indonesia Wilayah) Jawa Barat,  Pastor R.P. Yohanes Surono, OSC. kemudian  Pandita I Gusti Made Arya, Pandita Satirman dan  Js. Sukotjo Sostro Negoro.

Acara tersebut berlangsung dalam suasana yang digambarkan Kapolda Jabar  sebagai “penuh harap dan keteduhan”. Dalam sambutannya, Kapolda Jabar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah sebuah momen yang strategis. Beliau menegaskan bahwa Doa Lintas Agama merupakan manifestasi persaudaraan dan kekuatan spiritual bangsa di tengah musibah.

Kapolda Jabar menyampaikan bahwa bencana alam adalah pengingat bahwa manusia adalah makhluk yang lemah, dan tanpa pertolongan Tuhan, manusia tidak berdaya. Justru dalam kelemahan itulah, lahir makna persaudaraan dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dan sesama .

Menggarisbawahi kekuatan spiritual, Kapolda Jabar menyatakan, “Dalam setiap cobaan, kita memiliki satu kekuatan yang tidak pernah padam: Doa. Doa adalah senjata orang beriman, cahaya dalam gelapnya duka, dan jembatan antara kelemahan manusia dan kekuatan Tuhan .”

Inti dari kegiatan ini adalah permohonan bersama. “Mari kita doakan korban bencana agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan . Mari kita doakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan, ketabahan, dan harapan untuk bangkit ,” seru Kapolda Jabar.

Doa bersama ini juga diperluas untuk keselamatan petugas dan bangsa. “kita doakan para petugas, relawan, serta seluruh unsur pemerintah yang sedang bekerja keras, agar selalu diberi perlindungan dan pertolongan. Dan tentu, mari kita memohon keselamatan untuk bangsa dan negara indonesia, agar selalu berada dalam naungan tuhan, dijauhkan dari marabahaya, serta dipersatukan oleh kasih sayang dan persaudaraan.” Ujar Kapolda Jabar

Kapolda Jabar menutup sambutan dengan rasa terima kasih, berharap agar pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa bangsa akan menjadi kuat bila bersatu dan memohon kepada Yang Maha Perkasa. “Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas setiap niat baik dan langkah mulia kita.”

Polda Jabar Gelar Doa Bersama Antar Lintas Agama Untuk Korban Bencana Alam DiĀ  Aceh, Sumut Dan Sumbar

Jabar, investigasihukumkriminal – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menyelenggarakan kegiatan Doa Bersama antar  Lintas Agama sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), sekaligus memohon keselamatan bagi Bangsa dan Negara Indonesia. Acara ini bertempat di Aula Ditlantas Polda Jabar serta dibuka oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan melalui   Zoom Meeting  Kamis (4/12/2025).

Kapolda Jabar Irjen. Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., mengikuti kegiatan secara daring (Zoom Meeting) dari Polresta Cirebon, sementara Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., beserta Para PJU Polda Jabar dan tokoh agama hadir secara langsung di Aula Ditlantas. Kegiatan ini memiliki maksud utama untuk membangun kebersamaan dan meningkatkan toleransi antarumat beragama di Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Rudi Setiawan menyampaikan terima kasih atas kehadiran para tokoh agama dan personel, serta menggarisbawahi pentingnya acara tersebut. “Kegiatan hari ini adalah kegiatan yang strategis, saya ucapkan terima kasih sekali lagi atas kehadiran kita semua, semoga kita selalu dimudahkan dalam segala urusannya dan doa-doa kita diijabah oleh Allah SWT,” ujar Kapolda Jabar.

Kapolda Jabar kemudian menyoroti tragedi yang melanda saudara sebangsa di Sumatera. “Tentunya kita masih ingat peristiwa tanggal 24-25 yang terjadi di belahan timur Sumatra, kita melihat ada gunungan air yang begitu besar yang datangnya tiba-tiba mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia dan ribuan korban harus mengungsi. Hal itu menunjukkan suatu keprihatinan bagi kita semua, oleh sebab itu kita berkumpul pada hari ini,  berdoa untuk begitu besarnya kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa terhadap alam dan makhluk ciptaan-Nya,” paparnya. Beliau mengingatkan bahwa manusia tidak bisa berbuat apa-apa tanpa memohon kepada Tuhan.

“Kita berdoa sama-sama untuk saudara kita agar senantiasa diberikan kekuatan, kemudahan dalam melewati musibah yang tidak mudah ini. Semoga saudara kita diberikan ketabahan dan keikhlasan. Kita sebagai warga Jabar memohon kepada Allah SWT supaya kita terlindung dari segala bencana.”  tambahnya.

Puncak acara adalah pembacaan Doa Lintas Agama yang dipimpin oleh enam pemuka agama, yang melambangkan kerukunan sejati. Tokoh-tokoh yang memimpin doa adalah Drs. Rafani Akhyar, M.Si (Ketua FKUB Jabar)Ā  Pdt. Paulus Wijono, S.Th (Ketua PGI-W Jabar) , Pastor R.P. Yohanes Surono, OSCĀ Ā  Pandita I Gusti Made Arya serta Pandita Satirman dan Js. Sukotjo Sostro NegoroĀ  Konghucu. Mereka memimpin doa serentak untuk memohon kekuatan bagi para korban, petugas, dan keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gelombang Kekecewaan di Balik Program Bansos Desa Kebonpeuteuy, Gekbrong Cianjur

investigasihukumkriminal, Cianjur – Program bantuan sosial (bansos) yang digulirkan pemerintah dengan tujuan meringankan beban masyarakat miskin dan rentan, ternyata masih menyisakan persoalan serius di daerah. Alih-alih menjadi solusi, bansos justru menimbulkan gelombang kekecewaan akibat ketidakadilan dan ketidaksesuaian data penerima.

Di Kampung Mangkak, Desa Kebonpeuteuy, Kecamatan Gebrong, Kabupaten Cianjur, sejumlah warga mengaku tidak pernah menerima bantuan meski kondisi mereka sangat layak untuk dibantu.

  • Ibu Neneng, seorang janda lanjut usia yang menggantungkan hidup dari anak-anaknya, tidak masuk dalam daftar penerima bansos.
  • Durahman, pria yang menderita penyakit dan membutuhkan fasilitas kesehatan layak, juga tidak mendapatkan bantuan sosial maupun akses layanan kesehatan yang memadai.

Ironisnya, beberapa warga yang tercatat sebagai penerima bansos justru mengalami pemotongan jumlah bantuan dengan alasan akan dibagikan kepada mereka yang tidak kebagian. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa hasil pemotongan tersebut tidak pernah sampai kepada warga yang seharusnya menerima.

Masalah Lain di Luar Bansos

Selain persoalan bansos, warga juga menghadapi praktik pungutan liar dalam berbagai layanan:

  • Pembuatan dokumen resmi di desa dikenakan biaya hingga ratusan ribu rupiah.
  • Warga yang ingin bekerja di salah satu perusahaan di wilayah tersebut bahkan dimintai biaya hingga puluhan juta rupiah, sebuah angka yang jelas memberatkan masyarakat kecil.

Gelombang Kekecewaan

Situasi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Program yang seharusnya menjadi penopang hidup warga miskin dan rentan justru berubah menjadi sumber ketidakpuasan. Banyak pihak menilai perlunya perbaikan sistem pendataan penerima bansos, pengawasan ketat terhadap praktik pemotongan bantuan, serta penindakan terhadap pungutan liar yang semakin membebani rakyat.

Banjir Bandang Di Desa Mekarrahayu, PolisiĀ  Tunjukkan Empati

Jabar, investigasihukumkriminal – Polsek Margaasih menunjukkan empati dan kepedulian terhadap para korban bencana banjir yang melanda Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K , M.H mengatakan bahwa Banjir tersebut terjadi pada  hari Senin, 01 Desember 2025. Bencana banjir ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, sehingga anak Sungai Cicukang meluap dan menyebabkan jebolnya benteng, yang mengakibatkan air masuk ke pemukiman rumah warga

“Personel Polsek Margaasih segera melakukan pengecekan lokasi kejadian dan memberikan bantuan sembako kepada para korban. Mereka juga berkoordinasi dengan aparat terkait, seperti Kepala Desa, BPBD, dan Dishub Kabupaten Bandung, untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan efektif, ujar Kapolres Cimahi AKBO Niko N. Adi Putra, Selasa (2/12/2025)

Banjir ini menyebabkan kerugian yang signifikan, dengan 2 unit mobil terbawa hanyut, 30 unit rumah terendam, dan beberapa bangunan rusak, termasuk GOR Merdeka yang dindingnya roboh. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 400 juta. Namun, alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, tambah kapolres.

Saat ini, kondisi sudah mulai membaik, dengan air yang sudah surut dan pembersihan yang sudah dilakukan oleh pemilik rumah. Rumah-rumah sudah bisa ditempati kembali, dan kegiatan masyarakat sudah mulai normal

PolisiĀ  akan terus memantau situasi dan memberikan bantuan yang diperlukan kepada para korban. Mereka juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga dalam menghadapi bencana alam, serta menjaga lingkungan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan