Polisi Evakuasi Korban Laka Lantas Di Jalan Raya Bayongbong Garut

Jabar, investigasihukumkriminal – Polsek Bayongbong bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Senin (1/12/2025) sekitar pukul 22.30 WIB di Jalan Raya Bayongbong–Garut, tepatnya di depan area Kondangsari, Kampung Babakan Cariring, Desa Bayongbong, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kecelakaan tersebut melibatkan dua sepeda motor, yaitu Yamaha Vega R tanpa plat nomor yang dikendarai Sandi (19) berboncengan dengan Ahmad (25), serta Honda Scoopy nopol Z 5034 DBQ yang dikendarai Rehan (19).

Kapolsek Bayongbong AKP Gopar mengatakan, kecelakaan bermula saat Yamaha Vega R yang tidak menyalakan lampu melaju dari arah Bayongbong menuju Garut. Pada saat bersamaan, Honda Scoopy datang dari arah berlawanan dan tengah melakukan manuver menyalip kendaraan roda empat.

Ketika berpindah jalur, pengendara Scoopy tidak menyadari kemunculan sepeda motor Yamaha Vega karena kondisi tanpa lampu, sehingga tabrakan frontal tidak dapat dihindarkan.

Akibat benturan keras tersebut, tiga orang mengalami luka-luka. Seluruh korban segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Bayongbong untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sementara itu, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Petugas piket Polsek Bayongbong, juga melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan saksi  untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami telah berkoordinasi dengan satuan lalu lintas dan memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur, kami juga mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kelengkapan dan kondisi kendaraan, serta mematuhi aturan berkendara, terutama pada malam hari, guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.” Ujar Kapolsek, Selasa (2/12/2025)

Kapolda Jabar Dorong Transformasi Penyidikan Dalam Rakernis Fungsi Reskrim 2025

Jabar, investigasihukumkriminal – Polda Jawa Barat melaksanakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Reserse Kriminal Tahun Anggaran 2025 pada Selasa, 02 Desember 2025, bertempat di Aula Dit Lantas Polda Jabar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dan dihadiri para pejabat utama beserta jajaran penyidik dari Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, dan Ditresriber Polda Jabar.

Rakernis tahun ini mengusung tema “Transformasi SDM Reskrim: Pedomani Manfaat, Keadilan, dan Kepastian Hukum”. Tema tersebut menjadi fondasi dalam mewujudkan penegakan hukum modern yang responsif, profesional, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolda Jabar  menegaskan perlunya perubahan paradigma penyidik dari orientasi “pengamanan” menjadi “pelayanan”. Ia menekankan bahwa penyidikan adalah ruang pelayanan publik sehingga harus berjalan secara transparan dan akuntabel, Kapolda Jabar  mengingatkan seluruh jajaran bahwa kepercayaan masyarakat dapat tumbuh apabila proses penegakan hukum benar-benar dilakukan secara jujur, terbuka, dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum etika, maupun moral.

Selain itu, Kapolda Jabar meminta agar penegakan hukum terus mengedepankan prinsip ultimum remedium. Ia menegaskan bahwa langkah represif tidak selalu harus menjadi pilihan pertama. Pendekatan Restorative Justice, terutama pada perkara yang melibatkan masyarakat kecil, perlu diutamakan untuk menghindari dampak sosial yang lebih luas. Walaupun demikian, Kapolda Jabar menekankan bahwa ketegasan tetap diperlukan pada perkara-perkara yang berpotensi menimbulkan kerugian besar atau mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar  memberikan sejumlah penegasan penting kepada seluruh peserta Rakernis. Ia menyoroti pentingnya penguasaan hukum secara mendalam, terutama terkait KUHAP dan KUHP baru yang akan berlaku pada Januari 2026. Para penyidik diminta benar-benar memahami setiap perkembangan regulasi sehingga proses penyidikan dapat berjalan tepat, sah, dan berkualitas.
Kapolda Jabar  juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi tidak lagi bersifat opsional, melainkan menjadi kebutuhan utama dalam setiap pengungkapan perkara. Mulai dari pengelolaan data, analisis informasi, pelacakan digital, hingga pembuktian berbasis teknologi, semuanya harus dioptimalkan untuk mendukung proses penyidikan yang lebih cepat dan akurat.

Lebih jauh, Kapolda Jabar  mengingatkan kembali bahwa penegakan hukum yang dilakukan Polri harus berorientasi pada manfaat bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyidikan tidak diukur dari seberapa banyak kasus ditangani, melainkan dari bagaimana penyidik mampu menghadirkan keadilan dan kepastian hukum tanpa hanya mengejar penyelesaian administratif.

Di akhir arahannya, Kapolda Jabar menekankan pentingnya menjaga integritas melalui pelaksanaan penyidikan yang transparan dan akuntabel. Setiap tindakan penyidik, ujar Kapolda, harus bebas dari penyimpangan, penyalahgunaan wewenang, atau praktik yang berpotensi merusak citra Polri. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan wajib dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, etika, dan moral sebagai bentuk nyata menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Rakernis Fungsi Reskrim Polda Jabar 2025 diharapkan menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Reskrim, termasuk Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, dan Ditresriber, untuk memperkuat komitmen dalam membangun kualitas penyidikan yang adaptif, humanis, dan berintegritas. Dengan transformasi SDM serta pemanfaatan teknologi yang optimal, Polda Jabar bertekad mewujudkan penegakan hukum yang semakin profesional dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.

Polda Jabar Kirim Bantuan Donasi Kemanusiaan Untuk Korban Bencana Di Sumatera

Jabar, investigasihukumkriminal – Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama Bhayangkari dan jajaran Polres di wilayah Jawa Barat mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sumatera. Bantuan diberangkatkan hari ini menggunakan sembilan truk logistik dan akan dihimpun terlebih dahulu di Mabes Polri, Pondok Cabe, Jakarta, sebelum disalurkan ke provinsi terdampak, Senin (01/12/2025)

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil donasi dari seluruh personel Polda Jabar, Bhayangkari, serta jajaran di 23 Polres. Dana yang terkumpul kemudian dialokasikan untuk membeli kebutuhan yang dinilai paling mendesak bagi para pengungsi.

“Kami mengirimkan berbagai kebutuhan vital, termasuk bantuan khusus bagi balita seperti susu, popok, dan perlengkapan penting lainnya karena banyak pengungsi yang membawa anak-anak kecil,” ujar Kapolda Jabar.

Selain bantuan kebutuhan dasar, Polda Jabar juga merespons kebutuhan penanganan jenazah di lokasi terdampak. Berdasarkan koordinasi terakhir, salah satu kebutuhan prioritas adalah kantong jenazah.

“Tadi malam disampaikan bahwa kebutuhan kantong mayat sangat penting. Kami mengirimkan 200 kantong mayat pada hari ini,” jelas Kapolda Jabar Rudi Setiawan.

Seluruh logistik bantuan dikirim menggunakan sembilan truk besar dan akan dikendalikan langsung melalui Mabes Polri sebelum disalurkan ke wilayah bencana. Polda Jawa Barat memastikan dukungan kemanusiaan tidak berhenti pada pengiriman hari ini. Bantuan lanjutan akan diberikan berdasarkan evaluasi kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.

“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang saling membantu dalam situasi darurat,” tutup Kapolda Jabar

Kapolda Jawa Barat Perintahkan Jajaran Percepat Bantuan Untuk Korban Bencana Di Sumatera

Jabar, investigasihukumkriminal – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, menyerukan kesiapsiagaan penuh kepada seluruh jajaran saat memimpin apel pagi gabungan Polda Jawa Barat pada Senin, 1 Desember 2025, di Bandung.

Dalam amanatnya, Kapolda menekankan bahwa situasi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan kondisi darurat kemanusiaan yang harus segera mendapat dukungan nyata dari kepolisian.

Apel pagi diawali dengan doa bersama untuk para korban bencana. Kapolda mengatakan bahwa masyarakat di kawasan terdampak membutuhkan perhatian serius seluruh elemen bangsa. Ia menyampaikan harapannya agar masyarakat yang tengah berjuang menghadapi bencana diberi keselamatan dan kekuatan.

Dalam arahannya, Kapolda Jabar menjelaskan bahwa Polda Jawa Barat sudah mengirimkan bantuan sosial dengan nilai total hampir lima ratus juta rupiah. Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban masyarakat di wilayah terdampak serta mendukung penanganan bencana di lapangan.

Selain itu, Polda Jawa Barat juga menyiapkan dukungan tambahan berupa kantong jenazah dan obat-obatan sesuai permintaan dari kepolisian daerah yang terdampak bencana.

“Bantuan kita adalah bentuk empati dan solidaritas Polri kepada masyarakat,” tegas Kapolda Jabar dalam amanatnya. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan wujud kepedulian nyata yang harus terus dijaga oleh seluruh anggota Polri.

Lebih lanjut, Kapolda Jabar  meminta seluruh jajaran untuk tetap siaga dan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait. Ia mengingatkan bahwa kecepatan bertindak sangat menentukan dalam upaya penyelamatan dan bantuan kemanusiaan di daerah terdampak.

“Saya meminta seluruh jajaran tetap siaga, meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, dan memastikan bahwa setiap upaya dilakukan dengan cepat dan tepat,” ujarnya.

Kapolda Jabar  juga menekankan perlunya pengawasan yang terarah agar bantuan sampai kepada orang yang tepat dan sesuai kebutuhan di lapangan. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas dalam setiap langkah penanganan bencana. Ia menekankan bahwa polisi harus selalu hadir memberikan pertolongan, ketenangan, dan keselamatan bagi warga yang membutuhkan.

Menutup amanatnya, Kapolda Jabar  menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel yang telah berkontribusi dalam misi kemanusiaan tersebut. Ia berharap dukungan kepolisian dapat mempercepat pemulihan masyarakat di kawasan terdampak.

“Terima kasih atas dedikasi seluruh personel. Semoga Allah SWT memberikan perlindungan dan kemudahan bagi kita dalam menjalankan tugas pengabdian,” ucapnya.

Upaya penanganan dan pemberian bantuan bagi wilayah terdampak diharapkan dapat terus berjalan efektif. Kepolisian Daerah Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menjaga kesiapan dalam menghadapi setiap situasi darurat kemanusiaan yang memerlukan kehadiran negara di tengah masyarakat.

Polisi Gagalkan Produksi Mie Dan Pangsit Berbahaya, 2 Orang Diamankan

Jabar, investigasihukumkriminal – Polresta Bogor Kota melalui Sat Reskrim berhasil menggagalkan produksi mie dan pangsit berbahaya di Perumahan PKPN Blok C4 Rt 002 Rw 007 Kel. Kedung Halang Kec. Bogor Utara Kota Bogor pada Sabtu, 29 November 2025. Dua orang, I.P. (24 tahun) dan R.A.S. (18 tahun), diamankan karena memproduksi mie dan pangsit dengan menggunakan bahan tambahan pangan yang dilarang, seperti tawas.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa dari hasil penggerebekan, ditemukan 50 karung terigu, 1 karung garam, setengah karung sagu, dan beberapa ember berisi soda bubuk, tawas, benzoat, dan potasium. Barang-barang tersebut digunakan untuk memproduksi mie dan pangsit yang kemudian dijual ke beberapa pasar di Kota dan Kabupaten Bogor.

“Modus operandi pelaku adalah mencampurkan bahan tambahan pangan yang dilarang ke dalam adonan mie dan pangsit untuk membuatnya lebih awet. Pelaku telah melakukan kegiatan ini selama kurang lebih 2 tahun dan telah menjual produknya ke berbagai pasar.” ujarnya, Minggu (30/11/2025)

Kabid Humas  mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam membeli produk makanan dan melaporkan jika menemukan produk yang mencurigakan. Pelaku dapat dijerat dengan Pasal 136 Jo Pasal 75 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp10.000.000.000,00.

Kapolres Priok, Hadiri Gelar Doa Bersama Dan Bakti Sosial Untuk Korban Bencana Di Aceh, Sumut, Dan Sumbar

Jakarta Utara, investigasihukumkriminal – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Polairud Tahun 2025, Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama Ditpolairud Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar. Acara berlangsung pada Senin, 1 Desember 2025, di Lapangan Tempat Pelelangan Ikan Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara.

Tampak hadir sejumlah pejabat Utama Polda Metro Jaya, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Pelabuhan Muara Angke diantaranya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Joko Sadono, S.H., S.I.K., M.H., M.Han., Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.H., Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Harri Muharram Firmansyah, S.H., M.H., Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Martuasah Hermindo Tobing, S.I.K., M.H.

Turut hadir pula perwakilan KSOP, HNSI, tokoh masyarakat, serta sekitar 100 warga Pelabuhan Muara Angke.

Rangkaian Kegiatan
Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC. Lima menit kemudian, Ustad H. Suleni Toyib, LC.,  menyampaikan tausyiah dan memimpin doa bersama untuk keselamatan serta pemulihan para korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kapolda Metro Jaya memberikan penghargaan kepada Bapak Suhedi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada Bapak Akmal, perwakilan masyarakat Pelabuhan Muara Angke.

Momen kebersamaan semakin terasa saat Kapolda dan Wakapolda melakukan pemotongan tumpeng yang kemudian diberikan kepada tokoh masyarakat setempat. Setelah itu, seluruh peserta menikmati makan pagi bersama.

Menjelang akhir acara, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Biddokkes Polda Metro Jaya untuk masyarakat sekitar.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas Satpolairud kepada para korban bencana. Ia menekankan bahwa, “Kegiatan doa bersama ini bukan hanya sebagai momen spiritual, tetapi juga menjadi simbol empati, kebersamaan, dan kepedulian Satpolairud terhadap masyarakat yang terdampak bencana.”

Ia juga menambahkan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan doa bersama dalam rangka HUT ke-75 Polairud ini menjadi pengingat bahwa peringatan hari jadi bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga diisi dengan aksi kemanusiaan dan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat

Polisi Bantu Ibu Melahirkan, Tembus Kepadatan Lalu Lintas Dengan Sigap

Jabar, investigasihukumkriminal – Saat sedang patroli di tengah kepadatan arus lalu lintas Kota Bogor di akhir pekan, Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Yudiono, menunjukkan kepedulian dan kesigapan luar biasa. Ia memberikan pelayanan kepada seorang ibu yang akan melahirkan, mengantarnya ke rumah sakit dengan melewati jalan-jalan yang padat.

Kompol Yudiono memberikan bantuan untuk mengantar ibu tersebut ke rumah sakit. Tanpa ragu, ia segera  mengantar ibu tersebut, memastikan keselamatannya di tengah kepadatan lalu lintas.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Aksinya ini patut diapresiasi, menunjukkan bahwa Polresta Bogor Kota siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bahkan di situasi yang paling darurat sekalipun. Ibu dan bayi tersebut kini dalam keadaan sehat dan bahagia, berkat bantuan Polisi.

“Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Polri  dalam memberikan pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat. ” ujarnya, Minggu (30/11/2025)

Kompol Yudiono berharap, aksinya ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat dan anggota kepolisian lainnya untuk selalu siap membantu dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Pelaksanaan Ops Sikat Jaya Di Dermaga Kali Adem Pelabuhan Muara Angke

Jakarta, investigasihukumkriminal – Personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan Ops Sikat Jaya 2025 dalam rangka pengamanan dan pelayanan keberangkatan wisatawan menuju Kepulauan Seribu melalui Dermaga Dishub Kali Adem, Pelabuhan Muara Angke, pada Sabtu, 29 November 2025. Kegiatan dimulai pukul 06.00 WIB hingga selesai, dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Iptu Mashudi, dengan dukungan tujuh personel.

Pengamanan difokuskan untuk memastikan kelancaran arus wisatawan, keamanan aktivitas dermaga, serta ketertiban selama proses naik turun penumpang di salah satu pintu utama transportasi laut menuju Kepulauan Seribu.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan beberapa langkah pengamanan, antara lain: Pengaturan Lalu Lintas oleh Personel dari Unitlantas, Polsubsektor Muara Angke, dan Unitpatroli melakukan pengaturan kendaraan sejak pintu masuk Pelabuhan Muara Angke hingga area Dermaga Dishub Kali Adem. Hal ini bertujuan menjaga kelancaran arus kendaraan dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

Disamping itu juga memberikan Pelayanan serta Pemeriksaan Tiket dan Barang Bawaan
Petugas berjaga di pintu masuk dermaga untuk melakukan pemeriksaan tiket dan barang bawaan wisatawan, memastikan suasana tetap aman dan tertib.

Unitbinmas juga memberikan imbauan Keselamatan kepada Wisatawan yang dilakukan oleh
Bhabinkamtibmas Muara Angke, Aipda Afandi juga memberikan imbauan mengenai penggunaan life jacket, pengawasan terhadap anak-anak selama perjalanan, serta larangan merokok di dalam maupun di atas kapal. Wisatawan diminta tetap menjaga keselamatan hingga tiba di tujuan.

Himbauan kepada Nahkoda dan Kru Kapal juga dilakukan Aipda Afandi serta mengingatkan nahkoda dan kru kapal untuk melakukan pengecekan peralatan keselamatan serta memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas.

Selain itu, Iptu Mashudi dan Iptu Fritz turut membantu wisatawan selama proses naik ke kapal untuk memastikan kegiatan berjalan tertib.

GMPS Apresiasi Kunjungan Kapolda Jabar ke Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya

Jabar, investigasihukumkriminal – Generasi Muda Pontren Suryalaya (GMPS) memberikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Jawa Barat IRJEN Pol. Dr. RUDI SETIAWAN, S.I.K., S.H., M.H. ke Pondok Pesantren Suryalaya yang berlokasi di Kp. Godebag RT 01 RW 02, Desa Tanjungkerta, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (29/11/25).

Kunjungan dalam rangka Silaturahmi Kamtibmas tersebut turut didampingi pejabat utama Polda Jawa Barat, di antaranya Karo SDM Polda Jabar, Kabid Propam Polda Jabar, Dir Intelkam Polda Jabar, serta Kapolres Tasikmalaya Kota dan Kapolres Tasikmalaya bersama jajaran Pejabat Utama Polres Tasikmalaya Kota.

Rombongan Kapolda Jabar diterima langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Suryalaya, KH. Akhmad Masykur Firdaus Arifin, yang menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kehadiran Kapolda beserta jajaran. Menurutnya, kedatangan pimpinan kepolisian tertinggi di Jawa Barat tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus penguatan hubungan silaturahmi antara institusi kepolisian dan pesantren.

Sementara itu, Penasehat GMPS, H. Sufi Halwani, turut menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Kapolda Jabar menjadi bukti nyata adanya sinergitas antara Polri dan pesantren dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.      

“Terima kasih atas kunjungan Bapak Kapolda sebagai bentuk sinergitas Polri dan pesantren untuk bersama menjaga kamtibmas di Tasikmalaya,” ungkapnya.

GMPS memandang bahwa pesantren sebagai basis pendidikan moral memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat, sementara Polri sebagai penjaga keamanan negara memerlukan dukungan dari lembaga keagamaan agar situasi tetap kondusif dan harmonis.

Diharapkan melalui kegiatan Silaturahmi Kamtibmas ini, GMPS berharap terjalin hubungan kolaboratif yang lebih kuat antara Polda Jawa Barat dengan kalangan pesantren, sehingga tercipta stabilitas keamanan yang harmonis serta sinergi dalam membina masyarakat menuju kehidupan yang damai, berakhlak, dan berkemajuan.

Silaturahmi Kamtibmas Kapolda Jabar ke Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya

Jabar, investigasihukumkriminal – Bertempat di Madrasah Pondok Pesantren Suryalaya, Kp. Godebag RT 01 RW 02 Desa Tanjungkerta Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya telah dilaksanakan kegiatan Silaturrahmi Kamtibmas Kapolda Jawa Barat IRJEN Pol. Dr. RUDI SETIAWAN, S.I.K., S.H., M.H. pada Sabtu malam (29/11/25). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 orang dan berlangsung dengan khidmat.

Turut mendampingi Kapolda Jabar dalam kegiatan ini, diantaranya:
KOMBES POL Dr. FADLY SAMAD, S.H., S.I.K., M.H., M.Si. (Karo SDM Polda Jabar), KOMBES POL ADIIJAYA, S.I.K. (Kabid Propam Polda Jabar), KOMBES POL SUKENDAR EKA RISTYAN PUTRA, S.I.K., M.Si. (Dir Intelkam Polda Jabar), AKBP MOH FARUK ROZI, S.I.K., M.Si. (Kapolres Tasikmalaya Kota)  AKBP HARIS DINZAH, S.H., S.I.K., M.H. (Kapolres Tasikmalaya) serta Pejabat Utama Polres Tasikmalaya Kota.

Kunjungan Kapolda Jabar disambut langsung oleh KH. AKHMAD MASYKUR FIRDAUS ARIFIN, S.I.Kom (Pimpinan Pondok Pesantren Suryalaya), didampingi Hj. Umi Yoyoh (Istri Alm. Abah Anom), Sdr. Rachman Kutub (Ketua GMPS), H. Sufi Halwani (Penasehat GMPS), Sdr. Achmad Dzurrotul Anwar, Sdr. Akhmad Hidayat Nurul Akbar/Cep Abeng, serta KH. Sirojudin (Wakil Talkin).

Pada kesempatan itu, pimpinan Ponpes Suryalaya
KH. Akhmad Masykur Firdaus Arifin menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kunjungan Kapolda Jabar dan rombongan. Beliau juga memperkenalkan struktur keluarga besar Pondok Pesantren Suryalaya serta Generasi Muda Pontren Suryalaya (GMPS). Disampaikan pula bahwa Pondok Pesantren Suryalaya berdiri sejak 5 September 1905 dan memiliki sekitar 4.000 santri dari berbagai daerah, dengan pendidikan formal, Inabah, dan organisasi GMPS sebagai penguatan pembinaan akhlak dan keilmuan.

Kapolda Jabar  IRJEN Pol. Dr. RUDI SETIAWAN menyampaikan pentingnya silaturahmi. “Silaturahmi ini merupakan upaya mempererat hubungan Polri dengan ulama dan pesantren.,kami mengenal nama besar Pondok Pesantren Suryalaya dan Abah Anom sebagai tokoh yang melahirkan santri berkarakter dan berakhlakul karimah,” ungkapnya

Kapolda Jabar menambahkan bahwa Jawa Barat memerlukan pemimpin dan generasi muda berakhlak baik sebagai benteng moral masyarakat serta
Pesantren menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kemudian  Kapolda Jabar  Menegaskan pentingnya kearifan lokal Jawa Barat dengan slogan “Sauyunan, Ngajaga Lembur” sebagai modal sosial menuju masyarakat aman, makmur, dan sejahtera lahir batin.

Kegiatan selanjutnya  Kapolda Jabar menyerahkan tali asih berupa 1.000 Kg (1 Ton) beras premium yang diterima langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Suryalaya. Sebaliknya, pihak pondok memberikan Profil Pesantren dan Buku Amalan Kesuryalayaan kepada Kapolda Jabar.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah, talqin yang dipimpin KH. Sirojudin, serta ziarah ke Makam Pangersa Abah Sepuh dan Abah Anom di Puncak Suryalaya, sebagai bentuk penghormatan terhadap pendiri dan pewaris nilai spiritual tarekat.

Kegiatan Silaturahmi Kamtibmas ini diharapkan memperkuat sinergitas antara Polda Jawa Barat dengan kalangan pesantren, sehingga tercipta stabilitas keamanan yang harmonis serta terbangun kolaborasi dalam membina masyarakat menuju kehidupan yang damai, berakhlak, dan berkemajuan.