Bagren Polres Priok, Gelar Jumat Berkah Peduli, Bagikan Nasi Siap Saji kepada Pekerja Pelabuhan

investigasihukumkriminal, Jakarta – Bagian Perencanaan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, kembali melaksanakan kegiatan sosial Jumat Berkah Peduli sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.(23/01/2026)

Sasaran kegiatan adalah masyarakat dan para pekerja Pelabuhan Tanjung Priok, khususnya di area Pintu Masuk Pos 1.

Pelaksanaan kegiatan Jumat Berkah dipimpin oleh Kasubbag Bagren, AKP Agus Susanto, S.H., yang didampingi oleh anggota Bagren dan Satbinmas.

Dalam kegiatan tersebut, Bagren Polres Pelabuhan Tanjung Priok membagikan 50 (lima puluh) paket nasi siap santap beserta air mineral kepada masyarakat dan pekerja pelabuhan sebagai wujud rasa syukur serta upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan Jumat Berkah Peduli ini merupakan program rutin Polres Pelabuhan Tanjung Priok, yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial, memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, bahwa Polri akan selalu hadir untuk masyarakat, tutup AKP Agus.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana

Jakarta, investigasihukumkriminal – Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan Apel Kesiapsiagaan dalam rangka menghadapi potensi bencana di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (22/1/2026) pagi.

Kegiatan apel kesiapsiagaan tersebut berlangsung di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Apel dipimpin langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K.

Apel kesiapsiagaan ini diikuti sebanyak 202 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait, antara lain Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kodim 0502 Jakarta Utara, Syahbandar Tanjung Priok, BPBD Provinsi DKI Jakarta, Basarnas, Kantor Kesehatan Pelabuhan, PFSO, serta unsur Pemadam Kebakaran.

Dalam amanatnya, Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok menyampaikan bahwa apel kesiapsiagaan ini merupakan wujud komitmen dan kesiapan Polri bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem, seperti curah hujan tinggi, pasang air laut (rob), serta gelombang tinggi yang berpotensi mengganggu aktivitas pelabuhan, keselamatan masyarakat, dan keamanan pelayaran.

Lebih lanjut disampaikan bahwa wilayah Pelabuhan Tanjung Priok memiliki sejumlah kerawanan, di antaranya banjir dan genangan air di kawasan pelabuhan serta permukiman Muara Angke, air rob yang mengganggu akses jalan dan kegiatan bongkar muat, hingga gelombang tinggi yang dapat mengakibatkan kecelakaan laut seperti kapal kandas atau tenggelam, serta dampak lanjutan berupa gangguan kamtibmas dan keselamatan jiwa.

Melalui apel tersebut, pimpinan apel menekankan beberapa hal penting kepada seluruh personel, antara lain peningkatan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap perkembangan cuaca ekstrem, pelaksanaan deteksi dini serta pemantauan intensif pada titik-titik rawan bencana, penguatan sinergi dan koordinasi dengan TNI, KSOP, Pelindo, Basarnas, BPBD, dan instansi terkait lainnya, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung beserta personel yang siap digerakkan sewaktu-waktu.

Selain itu, personel juga diingatkan untuk melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas secara humanis apabila terjadi genangan atau banjir, serta bertindak cepat dan terkoordinasi dalam penanganan kecelakaan laut guna penyelamatan korban dan pengamanan lokasi.

Wakapolres juga menegaskan agar seluruh personel senantiasa mengutamakan keselamatan diri, berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP), serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan empati kepada masyarakat.

Kapolres Priok Perkuat Sinergi melalui Silaturahmi dengan PDM Muhammadiyah

investigasihukumkriminal, Jakarta Utara – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Sekretariat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Utara, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga 14.50 WIB tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kemitraan strategis antara Polri dan tokoh keagamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua PDM Jakarta Utara, Bapak H. Lahudin, bersama jajaran pengurus Muhammadiyah Jakarta Utara. Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Utama RS Islam Jakarta Sukapura, dr. Fifi Maghfirah, MARS., MPM, serta jajaran Pejabat Utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, antara lain Wakapolres, Kabaglog, Kasat Binmas, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, dan Kasipropam.

Dalam sambutannya, Ketua PDM Jakarta Utara H. Lahudin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok beserta rombongan. Ia juga menjelaskan secara singkat tentang peran dan gerakan Muhammadiyah di Jakarta Utara, memperkenalkan struktur kepengurusan, serta berharap komunikasi dan kerja sama dengan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dapat terus terjalin dengan baik.

Sementara itu, AKBP Aris Wibowo dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Utara. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan langkah awal untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres juga memperkenalkan jajaran Pejabat Utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok serta mengundang PDM Jakarta Utara untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan, khususnya menjadi imam dan penceramah Shalat Jumat di Aula Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan cakupan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang meliputi Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Polsek Kawasan Kali Baru, dan Polsek Kawasan Muara Baru, serta menegaskan komitmen Polres akan terus hadir membantu masyarakat meskipun berada di luar wilayah hukumnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya terus melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti serikat buruh dan komunitas ojek online, dalam membangun sinergitas Kamtibmas. Terkait isu kemacetan, Kapolres menjelaskan bahwa sebagian besar kemacetan bukan berasal dari aktivitas pelabuhan, melainkan akibat penumpukan di depo dan antrean kendaraan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua PDM Jakarta Utara berharap agar berbagai permasalahan publik ke depan dapat dikomunikasikan secara intensif melalui pertemuan rutin, seperti kegiatan coffee morning yang melibatkan unsur Binmas, Intelkam, dan Reskrim.

Sementara itu, Direktur Utama RS Islam Jakarta Sukapura menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam berbagai kegiatan sosial, seperti bakti sosial dan sunatan massal.

Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah, foto bersama, serta pemberian cinderamata dari PDM Jakarta Utara kepada Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kunjungan ini menjadi wujud nyata komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam membangun hubungan yang harmonis dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan, guna menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jakarta Utara dan khususnya Pelabuhan Tanjung Priok.

Upacara Sertijab di Polres Purbalingga: Pergantian Kasatlantas dan Kapolsek Padamara

investigasihukumkriminal, Purbalingga – Polres Purbalingga menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) dan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Padamara di halaman Mapolres, Rabu (21/1/2026) pagi.

Dalam upacara tersebut, jabatan Kasatlantas resmi diserahterimakan dari AKP Kumala Enggar Anjarani kepada AKP Gharasa Zahra Zahirah, yang sebelumnya menjabat Kanit 1 Subditgakkum Ditlantas Polda Jawa Tengah. Sementara itu, AKP Kumala mendapat penugasan baru sebagai Kasatlantas Polres Grobogan.

Adapun jabatan Kapolsek Padamara diserahterimakan dari Iptu Tohirin kepada Iptu Siswanto, yang sebelumnya menjabat Kaurbinopsnal Satresnarkoba Polres Purbalingga. Iptu Tohirin selanjutnya dipercaya sebagai Kasubbagkerma Bagops Polres Purbalingga.

Upacara sertijab dipimpin Wakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo selaku inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia membacakan sambutan Kapolres Purbalingga AKBP Anita Indah Setyaningrum.

“Serah terima jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi. Ini bagian dari penyegaran, pengembangan karier, dan peningkatan kinerja untuk mencapai tujuan institusi,” ujar Kompol Agus.

Wakapolres juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi selama menjabat, serta ucapan selamat kepada pejabat baru yang akan mengemban tugas di Polres Purbalingga.

“Kepada Kasatlantas dan Kapolsek Padamara yang baru, selamat atas promosi jabatan. Segera menyesuaikan diri dan lanjutkan hal-hal positif yang telah dirintis pejabat sebelumnya,” pesannya.

Upacara sertijab berlangsung khidmat dengan dihadiri para pejabat utama Polres Purbalingga, perwira, serta personel jajaran. (Junaedi)

Gus Ipul Tekankan Pentingnya Pemutakhiran Data Sosial di Bojonegoro

investigasihukumkriminal, Bojonegoro, 21 Januari 2026 – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pentingnya penguatan akurasi dan pemutakhiran data sosial hingga tingkat desa sebagai langkah strategis menjangkau warga miskin dan rentan yang selama ini luput dari intervensi negara, atau yang disebut sebagai the invisible people.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Pendopo Malowopati, Bojonegoro, Jawa Timur, yang dihadiri ratusan kepala desa dan pilar sosial se-Kabupaten Bojonegoro.

Fokus pada Ketepatan Sasaran

Gus Ipul menekankan bahwa persoalan utama perlindungan sosial bukan sekadar program, melainkan ketepatan sasaran.

“Kalau datanya tidak benar, kebijakannya pasti tidak tepat. Karena itu saya selalu menekankan pentingnya jihad data, kerja sungguh-sungguh dan berkelanjutan agar warga miskin dan rentan benar-benar terlihat,” ujarnya.

Istilah the invisible people merujuk pada kelompok masyarakat miskin dan rentan yang tidak tercatat dalam sistem, sehingga tidak tersentuh bantuan sosial maupun layanan negara. Presiden Prabowo Subianto disebut memberi perhatian serius agar pemerintah bekerja lebih presisi.

Potret Kerentanan Sosial

Dalam paparannya, Gus Ipul mengungkap data penerima manfaat Sekolah Rakyat:

  • 60% orang tua bekerja sebagai buruh atau tenaga harian lepas.
  • 67% berpenghasilan di bawah Rp1 juta per bulan.
  • 65% memiliki tanggungan keluarga lebih dari empat orang.

Dari sisi pendidikan:

  • 454 anak tidak pernah bersekolah.
  • 299 anak putus sekolah atau tidak lulus, sebagian sudah bekerja membantu keluarga.

Dari aspek sosial, banyak anak berasal dari keluarga orang tua tunggal dan menghadapi kerentanan seperti kekerasan dalam rumah tangga.

DTSEN sebagai Pondasi Kebijaka

DTSEN disusun berdasarkan mandat konstitusi, undang-undang, serta visi Presiden melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN dan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan ekstrem.

Pemutakhiran data dilakukan melalui:

  • Jalur formal: RT/RW, musyawarah desa, diverifikasi pendamping sosial dan dinas sosial.
  • Jalur partisipasi masyarakat: melalui aplikasi Cek Bansos untuk usulan atau sanggahan data.

Sekolah Rakyat untuk Anak Rentan

Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat menyasar anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2, tanpa tes akademik, melainkan berbasis data DTSEN.

“Sekolah Rakyat ini bukan soal pintar atau tidak, tapi soal keadilan. Negara hadir untuk anak-anak dari keluarga paling rentan agar mereka punya masa depan,” tegasnya.

Hingga kini, 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi di berbagai daerah dengan hampir 16 ribu siswa, didukung lebih dari 2 ribu guru dan 5 ribu tenaga kependidikan, termasuk di Bojonegoro.

Dukungan Pemerintah Daerah

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyatakan komitmen memperkuat kebijakan berbasis data melalui DTSEN.

“Dengan DTSEN, kita tidak lagi bekerja berdasarkan perkiraan. Data ini menjadi pondasi agar kebijakan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan dukungan terhadap Sekolah Rakyat sebagai upaya memutus rantai kemiskinan dan membangun kemandirian keluarga.

Kesimpulan: Sosialisasi DTSEN di Bojonegoro menegaskan pentingnya akurasi data sosial sebagai dasar kebijakan perlindungan sosial. Dengan DTSEN, negara diharapkan hadir lebih presisi bagi masyarakat miskin dan rentan, sekaligus memperkuat program Sekolah Rakyat sebagai jalan keluar dari lingkaran kemiskinan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Peresmian Implementasi Electric Prime Movers di Terminal NPCTI


investigasihukumkriminal, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Peresmian Implementasi Electric Prime Movers (E-PM) yang diselenggarakan oleh PT New Priok Container Terminal One (NPCT1), Selasa (20/1/2026), bertempat di Conference Room Kantor PT NPCT1, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.20 WIB hingga 11.15 WIB tersebut merupakan bagian dari komitmen NPCT1 dalam mendukung efisiensi operasional bongkar muat, peningkatan keandalan layanan kepelabuhanan, serta penerapan prinsip ramah lingkungan (green port) melalui penggunaan kendaraan truk listrik untuk operasional terminal peti kemas.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sejumlah sambutan dari para pimpinan dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, President Director NPCT1, Takayuki Hori, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh undangan. Ia menegaskan bahwa kehadiran Electric Prime Movers menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan bongkar muat di NPCT1.

“Kedatangan E-PM ini tidak hanya untuk meningkatkan kelancaran operasional, tetapi juga sebagai wujud komitmen kami dalam mendukung prinsip ramah lingkungan dan kemajuan pelabuhan,” ujar Takayuki Hori.

Sementara itu, Direktur Komersial PT Pelindo (Persero), Drajat Sulistyo, menyampaikan bahwa kecepatan dan efisiensi pelayanan merupakan kebutuhan utama pelanggan di pelabuhan.

“Implementasi E-PM ini sangat mendukung kelancaran operasional di Pelabuhan Tanjung Priok. Kami mengapresiasi komitmen NPCT1 dalam mendukung program Smart Port dan Green Port guna meminimalisir pencemaran udara,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Senior Executive Managing Officer Mitsui & Co., Ltd., Tetsuya Daikoku, yang menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan untuk masa depan pelabuhan.

“Hari ini kita meresmikan pengoperasian alat yang menjadi bagian dari masa depan pelabuhan yang lebih baik. Mitsui akan terus mendukung program green port serta pembaruan operasional bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video visual proses kedatangan E-PM di Terminal NPCT1, penyerahan plakat dari President Director NPCT1 kepada Deputy General Manager PT Sany Heavy Industri Indonesia, Li Dao, serta peresmian E-PM melalui pemotongan pita.

Acara ditutup dengan foto bersama dan peninjauan langsung tujuh unit Electric Prime Movers di area lapangan terminal.
Implementasi Electric Prime Movers ini menjadi tonggak penting bagi NPCT1 dalam mendukung transformasi sektor kepelabuhanan nasional yang lebih modern, efisien, dan berwawasan lingkungan, sekaligus memperkuat sinergi antara operator pelabuhan, BUMN, mitra internasional, dan aparat keamanan.

Polres Priok Gelar Upacara Serah Terima Jabatan Kasatreskrim


investigasihukumkriminal, Jakarta – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan upacara serah terima jabatan Kasatreskrim pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 14.25 WIB dan berjalan dengan aman, tertib, serta lancar.

Upacara serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara.

Sementara itu, Komandan Upacara dijabat oleh Kanit Reskrim Polsek Kawasan Kali Baru Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Supriyono, S.H., M.H., Upacara dihadiri oleh Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), Perwira, Bintara Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek jajaran, serta Bhayangkari dengan jumlah keseluruhan sekitar 130 personel.

Jabatan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok secara resmi diserahterimakan dari pejabat lama AKP. IGNP Krisnha Narayana, S.TrK., S.I.K., M.Si., kepada pejabat baru AKP A. A. Ngurah Made Pandu Prabawa, S.TrK., S.I.K., M.H.Li.

Pejabat lama AKP IGNP Krisnha Narayana selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Kanit 3 Subdit 2 Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Sementara itu, pejabat baru AKP A. A. Ngurah Made Pandu Prabawa sebelumnya menjabat sebagai Perwira Pertama (Pama) Polda Metro Jaya (pindahan dari Spripim Polri).

Rangkaian upacara serah terima jabatan meliputi masuknya Komandan Upacara ke lapangan, kedatangan Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, pembacaan Keputusan Kapolda Metro Jaya, penanggalan dan penyematan tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan oleh rohaniawan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, sumpah jabatan, kontrak kinerja, serta fakta integritas. Upacara kemudian dilanjutkan dengan amanat Inspektur Upacara, pembacaan doa, dan pemberian ucapan selamat kepada pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier personel Polri.

AKBP Aris Wibowo, juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pejabat lama beserta keluarga atas dedikasi dan kinerja selama bertugas di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, serta mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru.

Kepada pejabat baru, Kapolres juga mengucapkan selamat datang dan berharap agar dapat melanjutkan serta meningkatkan inovasi dan kinerja yang telah berjalan.

Kapolres menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara humanis, membangun soliditas internal dan eksternal, serta memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan di wilayah pelabuhan. Seluruh personel juga diminta untuk memberikan dukungan penuh kepada pejabat baru dalam pelaksanaan tugas ke depan.

Dandim 0207/Simalungun, Hadiri Sertijab Danyonif 122/Tombak Sakti

Simalungun, investigasihukumkriminal – Komandan Kodim (Dandim) 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, S.sos., M.M.A.S., M.Han., menghadiri  upacara Serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Yonif (Danyon) 122/ Tombak Sakit bertempat di Lapangan Mako Yonif 122/Tombak Sakit diKecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Sabtu (17/1/2026)

Upacara Sertijab tersebut dipimpin Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 7/Rimba Raya Letnan Kolonel Inf. Dadang Armada Sari, S.I.P selaku inspektur upacara (Irup) yang ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan tongkat komando Danyonif 122/Tombak Sakit dari Letkol Inf. Wahidin Sobar, S. Sos M.Sc kepada Letkol Inf. Jati Yuli Adiputra S.E M.M.,M.Han

Dalam arahannya, Danbrigif 7/RR Letkol Inf Dadang Armada Sari berharap kepada Letkol Inf. Jati Yuli Adiputra S.E M.M.,M.Han yang telah resmi menjadi keluarga besar Yonif 122/TS, dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas.

Sertijab adalah tradisi militer untuk pergantian tampuk kepemimpinan guna penyegaran dan peningkatan kinerja.
Untuk kita ketahui, Yonif 122/Tombak Sakti merupakan satuan infanteri di bawah komando Brigif 7/Rimba Raya, Kodam I/Bukit Barisan.

Sementara itu, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, S.sos., M.M.A.S., M.Han., menyampaikan, atas nama pribadi dan satuan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada pejabat lama yakni Letkol Inf. Wahidin Sobar, S. Sos M.Sc atas kebersamaan dan kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini.

Menurut Dandim pergantian pimpinan ini adalah hal yang biasa dalam rangka penyegaran, peningkatan wawasan, pemahaman yang pada akhirnya meningkatkan kinerja bagi seluruh aparatur dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. Tak lupa pula Dandim juga mengucapkan Selamat datang kepada Letkol Inf. Jati Yuli Adiputra S.E M.M.,M.Han sebagai komandan Batalyon Infanteri 122/Tombak Sakti yang baru.

Satresnarkoba Polres Priok Ungkap Kasus Peredaran Sabu

Jakarta, investigasihukumkriminal – Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pengungkapan tersebut dilakukan oleh Unit II Satresnarkoba.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kampung Bahari Jakarta Utara kemudian dikembangkan di daerah Ujung Menteng,  Jakarta Timur.

Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Opsnal Unit II Satresnarkoba melakukan penyelidikan intensif di lokasi yang dimaksud.

Bertempat di pinggir jalan Jl. Irigasi, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial YF, yang diketahui bernama Y F, lahir di Tasikmalaya pada tahun 1984.

Tersangka YF berstatus kawin, bekerja sebagai buruh, dan berdomisili di daerah Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Dalam penangkapan tersebut, petugas melakukan penggeledahan badan dan menemukan dua klip plastik bening berisi narkotika jenis sabu serta satu unit telepon genggam. Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui masih menyimpan narkotika jenis sabu di rumahnya. Selanjutnya, tim opsnal melakukan pengembangan dengan mendatangi kediaman tersangka, ungkap Kasatresnarkoba AKP Habibi, S.I.K., M.H.

Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka, petugas kembali menemukan barang bukti berupa satu klip plastik bening berisi sabu, satu unit timbangan digital, satu set alat hisap sabu, satu pak plastik klip bening, satu kantong plastik warna hitam, serta satu lembar kertas tisu yang dibungkus lakban hitam. Total barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan seberat 14,32 gram.

Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, tersangka mengaku mendapatkan narkotika jenis sabu tersebut dari seorang pria berinisial H alias B yang saat ini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) dan diketahui sedang menjalani hukuman di Lapas Salemba Jakarta Pusat. Sabu tersebut diperoleh dengan harga Rp 850.000 per gram.

Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Adapun tindakan kepolisian yang telah dilakukan meliputi pengamanan tersangka dan barang bukti, pemeriksaan urine, pemeriksaan saksi dan tersangka, gelar perkara, serta pembuatan administrasi penyidikan.

Ke depan, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti ke Puslabfor, mengembangkan jaringan pelaku lainnya, serta melanjutkan proses penyidikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kegiatan pengungkapan kasus tindak pidana narkotika ini sebagai bentuk komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam memberantas peredaran gelap narkotika tutup AKP Habibi.

Desersi Brimob Aceh: Bripda Rio Tinggalkan Seragam Polri, Jadi Letda Tentara Rusia 

investigasihukumkriminal, Aceh – Anggota Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio, resmi dipecat dengan status Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan desersi dan bergabung menjadi tentara Angkatan Bersenjata Rusia. 

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, membenarkan kabar tersebut. “Sementara benar,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (17/1). 

Gaji dan Pangkat di Rusia
Dalam pesan yang dikirimkan kepada anggota Provos Satbrimob Polda Aceh, Bripda Rio mengaku menerima gaji sebesar RUB 210 ribu atau sekitar Rp 42 juta per bulan. Ia juga menyebut telah diberi pangkat Letnan Dua (Letda) di militer Rusia. 

Selain itu, Rio mengaku mendapat bonus awal sebesar RUB 2 juta atau senilai Rp 420 juta ketika pertama kali bergabung. 

Riwayat Pelanggaran
Joko menjelaskan, sebelum desersi, Bripda Rio telah dijatuhi hukuman demosi selama dua tahun akibat pelanggaran kode etik berupa perselingkuhan dan pernikahan siri. Putusan tersebut ditetapkan melalui Sidang KKEP pada 14 Mei 2025 dengan Nomor: PUT KKEP/12/V/2025/KKEPP. 

Sejak 8 Desember 2025, Rio tidak lagi masuk dinas tanpa keterangan. Upaya pencarian dilakukan ke rumah orang tua dan kediaman pribadinya, namun tidak membuahkan hasil. Pemanggilan resmi juga dilakukan pada 24 Desember 2025 dan 6 Januari 2026. 

Pada 7 Januari 2026, Rio tiba-tiba mengirimkan pesan WhatsApp berisi foto dan video yang menunjukkan dirinya telah bergabung dengan divisi tentara bayaran Rusia. Pesan itu juga memuat detail proses pendaftaran serta nominal gaji yang diterima. 

Status DPO dan Pemecatan
Sebelum pesan tersebut diterima, Satbrimob Polda Aceh telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan Nomor: DPO/01/I/HUK.12.10/2026 tanggal 7 Januari 2026. 

Selanjutnya, Bidpropam Polda Aceh menggelar dua Sidang KKEP secara in absentia pada 9 Januari 2026. Dari sidang itu diputuskan Bripda Rio dikenakan sanksi PTDH. 

“Bripda Muhammad Rio dikenakan Pasal 13 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 4 huruf a dan e serta Pasal 5 Ayat (1) huruf a, b, dan c, serta Pasal 8 huruf c angka 1 Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri dan Komisi Kode Etik Polri, dengan putusan sidang berupa sanksi administratif PTDH,” jelas Joko. 

Ia menambahkan, secara akumulatif Rio telah tiga kali menjalani sidang KKEP: satu kali terkait kasus perselingkuhan, serta dua kali atas kasus desersi dan keterkaitan dengan tentara Rusia. Putusan terakhir menjatuhkan sanksi pemecatan.