Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bagikan Sembako dan Gelar Halal Bihalal Bersama Komunitas Driver hingga TKBM

investigasihukumkriminal, Jakarta – Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama potensi masyarakat (Potmas) sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 2/4/2026

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., jajaran pejabat utama (PJU), serta berbagai unsur masyarakat, di antaranya TKBM, petugas keamanan pelabuhan, komunitas ojek online, paguyuban driver bandar jakarta, dan petugas pemadam kebakaran.

Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan Halal Bihalal maupun simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako). Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan, termasuk aksi anarkis.

“Kehadiran kita bersama di sini merupakan wujud kebersamaan untuk menjaga Jakarta, menjaga keamanan, serta memperkuat kerukunan di wilayah kita,” ujar Kapolres.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Halal Bihalal dan pembagian paket sembako kepada potensi masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung dengan aman dan kondusif ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan personel serta mempererat soliditas antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat. Sinergitas yang terjalin diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang semakin stabil dan harmonis.

Jangan Asal Bawa Miras dari Luar Negeri, Bisa Disita dan Dimusnahkan

investigasihukumkriminal, Jakarta – Seorang penumpang penerbangan internasional kedapatan membawa 3 botol minuman mengandung etil alkohol (MMEA) dari luar negeri oleh petugas Bea Cukai Telukbayur pada awal Maret 2026. Jumlah tersebut melampaui batas pembebasan yang ditetapkan pemerintah, yakni maksimal 1 liter per orang. Peristiwa ini sempat menjadi perhatian publik di media sosial dan kembali menegaskan pentingnya pemahaman aturan bagi pelaku perjalanan internasional, Kamis (02/04/2026).

Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 203 Tahun 2017 sebagaimana telah diperbarui melalui PMK Nomor 34 Tahun 2025. Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menyampaikan bahwa regulasi ini bertujuan memberikan kepastian hukum serta mengendalikan konsumsi dan peredaran barang kena cukai.

Barang kena cukai (BKC) mencakup produk tertentu seperti hasil tembakau, etil alkohol, serta minuman beralkohol seperti bir, anggur, dan arak. Barang-barang ini memiliki karakteristik khusus sehingga peredarannya perlu diawasi secara ketat oleh negara.

Pemerintah memberikan pembebasan cukai untuk MMEA dengan batas maksimal 1 liter bagi penumpang dewasa berusia 21 tahun ke atas. Sementara itu, awak sarana pengangkut hanya diperbolehkan membawa hingga 350 mililiter. Pembatasan ini dimaksudkan untuk memastikan barang yang masuk tetap dalam kategori konsumsi pribadi yang wajar.

Selain minuman beralkohol, aturan juga mengatur pembawaan produk tembakau. Penumpang dewasa diperbolehkan membawa hingga 200 batang sigaret, 25 batang cerutu, atau 100 gram tembakau iris. Untuk rokok elektronik, batasan berlaku baik dalam bentuk cair maupun padat. Jika membawa lebih dari satu jenis, pembebasan cukai diberikan secara proporsional.

Budi menegaskan bahwa kelebihan dari jumlah yang diperbolehkan tidak dapat diselesaikan dengan pembayaran bea masuk atau pungutan lainnya. Barang tersebut akan langsung dimusnahkan oleh petugas Bea dan Cukai.

Masyarakat diimbau untuk memahami ketentuan sebelum bepergian ke luar negeri guna menghindari kerugian saat kembali ke Indonesia. Informasi lengkap terkait aturan pembawaan barang kena cukai dapat diakses melalui

https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/pmk-34-tahun-2025⁠� serta laman resmi Bea Cukai di https://www.beacukai.go.id/barang-penumpang⁠�.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih proaktif mencari informasi agar tidak mengalami kendala saat kembali ke Indonesia,” ujar Budi.

Dengan pemahaman yang baik terhadap aturan ini, diharapkan penumpang dan awak sarana pengangkut dapat mendukung terciptanya lalu lintas barang yang tertib, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pererat Sinergi, Kejari Jakarta Timur Gelar Halal Bihalal Bersama Insan Pers di Cipinang

investigasihukumkriminal, JAKARTA TIMUR – Momentum pasca-Idulfitri 1447 H dimanfaatkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur untuk memperkuat hubungan kelembagaan dengan insan pers. Acara Halal Bihalal yang berlangsung hangat ini digelar di sebuah rumah makan di kawasan Cipinang Jaya, Jakarta Timur, pada Rabu (1/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara jajaran Korps Adhyaksa dengan para jurnalis yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, serta organisasi wartawan Pena Timur.

Membangun Komunikasi yang Sehat

Acara dibuka oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Jakarta Timur, Yogi Sudharsono, S.H. Dalam sambutannya, Yogi menyampaikan apresiasi atas kehadiran para awak media di tengah padatnya jadwal liputan.

“Momentum Halal Bihalal ini menjadi ajang silaturahmi yang sangat berarti. Kami memohon maaf karena baru dapat meluangkan waktu saat ini. Ke depan, kami berharap sinergi antara Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dan media dapat terus terjalin dengan baik,” ujar Yogi di hadapan sekitar 15 jurnalis yang hadir.

Komitmen Transparansi Pejabat Baru

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Timur, Topik Gunawan, S.H., M.H., yang turut hadir didampingi jajarannya, menggunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan diri. Sebagai pejabat yang baru bertugas sekitar dua bulan di Jakarta Timur, ia menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik.

“Sebagai pejabat baru, saya berharap dapat menjalin hubungan yang baik dengan rekan-rekan media. Jika ada hal-hal yang perlu dipublikasikan, kami persilakan untuk berkoordinasi dan bertanya langsung,” tegas Topik.

Ia juga menambahkan bahwa pihak Kejaksaan akan selalu memberikan informasi secara resmi dan akurat untuk memastikan pemberitaan yang berkaitan dengan penegakan hukum dapat dipertanggungjawabkan.

Apresiasi dari Insan Pers

Respons positif datang dari kalangan jurnalis. Ketua Pena Timur, Rio Manik, menyampaikan ucapan selamat atas jabatan baru yang diemban Topik Gunawan. Ia berharap kepemimpinan baru ini membawa angin segar bagi pola komunikasi antara institusi hukum dan media.

“Kami berharap ke depan dapat terus bersinergi dan menjalin hubungan yang erat serta profesional. Media dan institusi hukum harus berjalan beriringan sebagai bagian dari kontrol sosial yang konstruktif,” kata Rio.

Senada dengan Rio, Ketua Pokja PWI Kejaksaan dan PN Jakarta Timur, Erfan Pratama, juga mengapresiasi inisiatif Kejari Jakarta Timur dalam merangkul wartawan lokal.

Forum Strategis Meningkatkan Kepercayaan

Kegiatan yang diawali dengan makan siang bersama ini berlangsung cair dan dialogis. Lebih dari sekadar tradisi saling memaafkan, pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membangun kepercayaan publik melalui koordinasi yang solid.

Dengan komunikasi yang lebih terbuka, diharapkan informasi mengenai penegakan hukum di wilayah Jakarta Timur dapat tersampaikan kepada masyarakat secara akurat, berimbang, dan transparan.

36 Tahun Tanpa Cacat, IPDA Moch Fertadi Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian di Polres Pelabuhan Tanjung Priok

investigasihukumkriminal, Jakarta – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan upacara kenaikan pangkat pengabdian terhadapa salah satu personel terbaiknya, IPDA Moch Fertadi, pada Rabu (1/4/2026) sore, di Loby Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H.

Upacara diikuti oleh sekitar 30 personel perwakilan dari satuan fungsi dan Polsek jajaran. Bertindak sebagai Komandan Upacara, AKP Eri Suroto, S.H., yang menjabat sebagai Kasubbagpers Bag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

IPDA Moch Fertadi resmi menerima kenaikan pangkat pengabdian terhitung mulai tanggal 1 April 2026, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian panjangnya selama 36 tahun berdinas di institusi Polri tanpa pelanggaran.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok dalam amanatnya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas loyalitas, integritas, dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh IPDA Moch Fertadi selama bertugas sejak tahun 1990. Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat pengabdian bukan sekadar administrasi, melainkan simbol kehormatan dan teladan bagi seluruh anggota Polri.

“Setiap pangkat yang disandang merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab moral. Tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja dengan hati serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya,” ujar AKBP Aris Wibowo dalam sambutannya.

Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, termasuk mengoptimalkan sosialisasi Pelayanan Polri Call Center 110 sebagai sarana pengaduan masyarakat yang siaga 24 jam dan bebas pulsa.

Rangkaian upacara berlangsung tertib, dimulai dari penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, penyematan tanda pangkat, hingga pembacaan doa. Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat oleh Kapolres, Wakapolres, pejabat utama, serta perwakilan personel, dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Upacara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian, soliditas, serta komitmen seluruh personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dicintai masyarakat.

Warga Pelabuhan Priok dan Muara Angke Apresiasi Presiden Prabowo atas Pesta Rakyat dan Bantuan Sembako

investigasihukumkriminal, Jakarta – Warga Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas penyelenggaraan pesta rakyat serta penyaluran bantuan sembako di Monumen Nasional yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam pernyataan bersama, Hasan, Hendra, Tio, dan Lukman mewakili warga Pelabuhan, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisir. Mereka menilai kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan bantuan nyata yang meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas terselenggaranya pesta rakyat dan bantuan sembako. Kegiatan ini sangat membantu dan memberikan kebahagiaan bagi kami sebagai warga Pelabuhan Tanjung Priok dan Muara Angke,” ujarnya.

Menurut warga, pembagian sembako menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Bantuan tersebut dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mengurangi tekanan ekonomi yang dirasakan sebagian warga.

Dengan adanya pembagian sembako ini, beban ekonomi kami menjadi lebih ringan. Kami merasa diperhatikan dan didukung oleh pemerintah melalui program yang benar-benar bermanfaat,” lanjut pernyataan tersebut.

Selain itu, warga juga berharap agar program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Mereka menilai kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga secara merata.

Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan ke depannya, agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat dan hubungan antara pemerintah dan rakyat semakin erat,” tambah mereka.

Di akhir pernyataannya, warga Pelabuhan Tanjung Priok dan Muara Angke turut mendoakan agar Presiden Prabowo Subianto senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan dalam memimpin bangsa Indonesia.

Kegiatan pesta rakyat dan penyaluran bantuan sembako ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah kehidupan sosial warga.

Kapolres Priok Hadiri Penutupan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 Mudik Aman Keluarga Bahagia

Investigasihukumkriminal Jakarta – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Penutupan Posko Terpadu Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H) yang berlangsung di Terminal Penumpang Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (30/3/2026) 

Kegiatan apel penutupan tersebut dipimpin oleh Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Capt. Heru Susanto, M.M., selaku inspektur upacara, dengan Ketua Panitia Bapak Kurniawan. Acara turut dihadiri oleh berbagai unsur stakeholder, antara lain perwakilan TNI, Polri, KSOP, Pelindo, BMKG, Basarnas, Balai Karantina, serta instansi terkait lainnya.

Dalam amanatnya, inspektur upacara menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan angkutan laut selama periode Lebaran 1447 H yang berlangsung sejak 13 hingga 30 Maret 2026. Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 31.059 penumpang, terdiri dari 15.674 penumpang turun dan 15.385 penumpang naik, dengan jumlah yang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta kelancaran arus mudik dan balik. Secara resmi, kegiatan Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 di Pelabuhan Tanjung Priok dinyatakan ditutup dalam suasana yang aman, lancar, tertib dan kondusif.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh stakeholder, termasuk TNI-Polri, Pelni, dan Pelindo, atas sinergi yang terjalin selama pelaksanaan kegiatan.

“Penutupan Posko Terpadu ini menjadi bentuk evaluasi akhir sekaligus apresiasi atas kerja sama lintas instansi dalam mendukung kelancaran transportasi laut selama masa Lebaran,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa secara umum, pelaksanaan angkutan laut Lebaran Tahun 2026 Mudik Aman Keluarga Bahagia  di Pelabuhan Tanjung Priok berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan sinergitas antarinstansi dapat terus terjaga dan ditingkatkan dalam menghadapi kegiatan serupa di masa mendatang.

Patroli KRYD Polres Priok Cegah Gangguan Kamtibmas Jamin Kegiatan Kepelabuhan Aman Kondusif

Investigasihukumkriminal Jakarta – Kegiatan Patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok pada Sabtu malam hingga Minggu pagi, 28 – 29 Maret 2026, berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini digelar sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Priok.

Patroli yang dimulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB tersebut dipimpin AKP Agus Santoso selaku Perwira Pengawas  dengan melibatkan sebanyak 19 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Dalam pelaksanaannya, petugas didukung oleh empat unit kendaraan dinas roda empat guna menunjang mobilitas selama kegiatan berlangsung.

Adapun rute patroli meliputi sejumlah titik strategis, antara lain Pos Terpadu Terminal Penumpang Nusantara Pura II dan Pos Pantau Pintu IX. Di lokasi tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Selain itu, petugas turut mensosialisasikan layanan pengaduan darurat Polri melalui call center 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Masyarakat diimbau untuk segera menghubungi layanan tersebut apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas yang memerlukan kehadiran aparat kepolisian.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula pengecekan kesiapsiagaan personel yang bertugas di Pos Terpadu. Tercatat sebanyak 10 personel yang dipimpin oleh IPDA Andi, S.H. dalam kondisi lengkap dan siap menjalankan tugas pengamanan.

Koordinasi aktif juga dilakukan dengan berbagai pihak terkait guna memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan selama masa pengamanan Idul Fitri dan pasca Lebaran.

Pengecekan serupa juga dilaksanakan di Pos Pantau Pintu IX, dengan kekuatan enam personel di bawah pimpinan IPDA Dema F. Taga, S.H. Seluruh personel terpantau telah menempati posisi sesuai dengan tugas masing-masing dan berada dalam kondisi siaga. Dari hasil pemantauan di lapangan, arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau lancar tanpa hambatan berarti.

Secara keseluruhan, kegiatan patroli KRYD yang dilaksanakan secara mobile ini berhasil menciptakan situasi yang aman dan terkendali di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya setelah momentum hari raya. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan situasi tetap dalam kondisi kondusif, tidak ada kejadian yang menonjol.

Polres Priok, Pengamanan dan Pelayanan Wisatawan di Dermaga Kali Adem Berjalan Lancar dan Kondusif

investigasihukumkriminal, Jakarta – Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan pengamanan dan pelayanan terhadap masyarakat serta wisatawan yang akan menuju Kepulauan Seribu melalui Dermaga Kali Adem, Pelabuhan Muara Angke, berlangsung dengan aman dan tertib pada Sabtu, 28 Maret 2026, sejak pagi hingga siang hari.

Sebanyak 13 personel Pos Pelayanan (Pos Yan) Kali Adem yang dipimpin oleh AKP M. Chaidir, S.H., diterjunkan untuk memastikan kelancaran aktivitas keberangkatan penumpang. Para personel melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pengaturan lalu lintas di jalur masuk Pelabuhan Muara Angke hingga area dermaga, hingga pengawasan tiket dan barang bawaan penumpang.

Selain itu, petugas kepolisian juga memberikan imbauan kepada para wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Di antaranya dengan menggunakan pelampung (life jacket), mengawasi anak-anak, serta mematuhi larangan tidak merokok di atas kapal.

Tidak hanya kepada penumpang, imbauan juga diberikan kepada nahkoda dan kru kapal agar memastikan kelengkapan alat keselamatan serta tidak membawa penumpang melebihi kapasitas.

Petugas turut membantu para penumpang saat proses naik ke kapal, baik untuk keperluan wisata maupun mudik ke wilayah Kepulauan Seribu. Sosialisasi layanan darurat Polri melalui nomor 110 juga disampaikan kepada masyarakat, sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Berdasarkan data yang dihimpun, total keberangkatan mencapai 16 kapal, yang terdiri dari 13 kapal tradisional dengan jumlah penumpang 1.684 orang, serta 3 kapal milik Dinas Perhubungan dengan 155 penumpang. Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang diberangkatkan mencapai 1.839 orang. Sementara itu, untuk kedatangan penumpang pada waktu tersebut tercatat nihil.

Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa, AKP Hitler Napitupulu, S.H., M.H., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan kondusif. Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan pelayanan serta pengamanan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Kegiatan pengamanan dan pelayanan berjalan dengan baik, situasi aman dan kondusif. Kami akan terus siaga dan respon cepat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Pengamanan Humanis Embarkasi KM Kelud di Tanjung Priok Berjalan Aman dan Tertib

investigasihukumkriminal, Jakarta – Pelayanan dan Pengamanan penumpang kapal KM Kelud tujuan Batam di Terminal Penumpang Nusantara Pura 2, Pelabuhan Tanjung Priok. Jumlah penumpang yang tercatat naik mencapai 3.604 jiwa.(27/3/2026).

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Kepala Polsubsektor Pelni IPTU Ramli W bersama personel melakukan pengamanan di pintu masuk terminal. Petugas juga  memberikan imbauan keselamatan kepada calon penumpang serta mengarahkan mereka untuk masuk secara tertib dalam satu barisan dan tetap menjaga jarak demi kenyamanan bersama.

Setelah penumpang memasuki ruang tunggu hingga proses naik ke kapal, petugas secara konsisten melakukan pengawasan dengan mengarahkan pemeriksaan barang bawaan melalui mesin X-ray serta pengecekan tiket boarding. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi masuknya barang-barang terlarang.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H. turut memimpin langsung kegiatan pengamanan dan pelayanan kepada para penumpang secara humanis. Kehadiran beliau di lapangan memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan lancar.

Di sela kegiatan, Kapolres bersama jajaran juga memberikan imbauan kamtibmas, mensosialisasikan call center darurat Polri 110, serta membagikan mainan kepada anak-anak penumpang kapal. Upaya ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri agar masyarakat merasa aman, nyaman, sekaligus terhibur selama menunggu keberangkatan.

Secara keseluruhan, kegiatan pengamanan embarkasi KM Kelud berjalan dengan aman dan lancar tanpa adanya temuan pelanggaran serta tidak ada kejadian yang menonjol, penumpang kapal KM. Kelud semua terlayani dengan baik.

Rakor Sinergi Lintas Instansi Antisipasi Lonjakan Arus Pasca Idul Fitri Di Pelabuhan Tanjung Priok

Investigasihukumkriminal Jakarta – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok menggelar rapat koordinasi lintas instansi dalam rangka mengantisipasi potensi kemacetan lalu lintas pasca perayaan Idulfitri 1447 H/2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (26/3/2026) di Ruang VVIP Terminal Penumpang Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan instansi strategis, di antaranya Pemerintah Kota Jakarta Utara, KSOP Utama Tanjung Priok, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Ditlantas Polda Metro Jaya, hingga berbagai stakeholder logistik dan transportasi.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Priok menyampaikan bahwa ruang VVIP akan difungsikan sebagai command center guna memantau operasional secara terintegrasi. Pusat kendali ini akan mengawasi lalu lintas kendaraan, pergerakan kapal, hingga kondisi darurat secara real-time.

“Kami akan memaksimalkan pengendalian operasional, termasuk pembatasan jumlah kapal sandar dan monitoring gate pass serta Yard Occupancy Ratio (YOR) sebagai indikator kepadatan,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara menyoroti sejumlah permasalahan krusial yang perlu segera ditangani, seperti ketidakseimbangan kapasitas depo petikemas, kemacetan di ruas jalan akibat antrean truk, serta masih adanya kendaraan yang tidak laik jalan.

“Kami mendorong optimalisasi buffer area dan pengaturan keluar-masuk depo agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” tegasnya.

Dari pihak Pelindo, disampaikan bahwa koordinasi menjadi kunci utama untuk mencegah terulangnya kemacetan parah seperti tahun sebelumnya. Pelindo juga akan menyediakan data operasional secara terbuka, termasuk CCTV real-time, data gate pass, hingga jadwal kapal yang terintegrasi dengan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa lonjakan arus balik pasca Idulfitri menjadi perhatian serius. Berdasarkan data, sekitar 500 ribu kendaraan diperkirakan masih akan kembali ke Jakarta dalam waktu dekat.

“Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret melalui koordinasi lintas sektoral agar pengaturan lalu lintas berjalan optimal, efektif, dan terintegrasi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga akan berakhir pada 29 Maret 2026, sehingga diperlukan kesiapan maksimal dalam menghadapi peningkatan aktivitas logistik.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut menyatakan dukungannya dengan menyiapkan buffer area seluas kurang lebih 5 hektare, serta melibatkan Dinas Perhubungan dan Satpol PP dalam pengaturan lalu lintas.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan di kawasan pelabuhan pasca libur panjang Idulfitri, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi. Seluruh pihak yang hadir menyatakan komitmennya untuk bekerja sama secara optimal demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Kegiatan ditutup dengan konferensi pers sebagai bentuk transparansi kepada publik terkait kesiapan pengaturan lalu lintas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Seluruh stakeholder siap bersinergi agar kejadian kemacetan parah seperti tahun lalu tidak terulang kembali,” menjadi penegasan bersama dalam rapat tersebut.