
investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA – Dalam rangka memastikan keamanan dan kualitas pangan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan pemeriksaan food safety terhadap makanan yang diproduksi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Wanasari, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan terhadap keamanan pangan guna memastikan makanan yang didistribusikan kepada para penerima manfaat dalam kondisi baik, bersih, dan layak dikonsumsi.
Pelaksanaan program MBG di SPPG Polri Wanasari bekerja sama dengan Yayasan Kamala Bhayangkari, dengan penanggung jawab Kepala SPPG, Rahmad Redha.
Pemeriksaan Organoleptik dan Uji Keamanan Pangan
Dalam kegiatan tersebut, petugas pemeriksa Haidar Ghifari, S.Gz., melakukan pemeriksaan makanan menggunakan metode organoleptik, meliputi pengamatan terhadap aroma, rasa, warna, kebersihan, serta kondisi wadah penyajian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, makanan tidak menunjukkan adanya aroma busuk, rasa yang menyimpang, maupun perubahan warna yang tidak semestinya. Selain itu, tidak ditemukan kontaminan berupa jamur, serangga, ataupun kotoran. Makanan juga disajikan menggunakan wadah tertutup dan dalam kondisi bersih.
Pemeriksaan dilanjutkan dengan pengujian terhadap kandungan bahan berbahaya pada makanan, meliputi arsen, sianida, nitrit, formalin, dan boraks.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh parameter yang diperiksa dinyatakan negatif. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, sampel makanan yang diuji dinyatakan layak konsumsi.
“Pemeriksaan keamanan pangan merupakan langkah penting untuk memastikan makanan yang disalurkan melalui program Makan Bergizi Gratis memenuhi aspek kebersihan dan keamanan, sehingga dapat dikonsumsi dengan aman oleh para penerima manfaat.”
Menu MBG Memenuhi Kebutuhan Asupan Gizi
Menu MBG yang disiapkan pada hari tersebut terdiri atas nasi putih, ayam mentega, sambal goreng tahu, sup kering, dan buah anggur.
Berdasarkan analisis kandungan gizi, porsi kecil mengandung energi sebesar 447,45 kkal, protein 19,76 gram, lemak 17,56 gram, karbohidrat 55,69 gram, dan serat 1,61 gram.
Sementara itu, porsi besar mengandung energi sebesar 534,95 kkal, protein 21,26 gram, lemak 17,76 gram, karbohidrat 75,59 gram, dan serat 1,71 gram.
Penyediaan menu tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi para penerima manfaat melalui makanan yang disiapkan dengan memperhatikan aspek keamanan dan kandungan gizinya.
Menjangkau Ribuan Penerima Manfaat
Dalam pelaksanaan kali ini, SPPG Polri Wanasari mencatat total produksi MBG sebanyak 2.273 porsi, sesuai jumlah yang dilaporkan, untuk didistribusikan kepada sejumlah posyandu dan satuan pendidikan.
Penerima manfaat yang tercantum dalam data distribusi meliputi Posyandu Arum Sari 4, Posyandu Sari Indah 3, Posyandu Sari Kemuning 1, Posyandu Sari Kemuning 2, Posyandu Sari Kemuning 3, Posyandu Sari Mekar 1, Posyandu Sari Mekar 2, Posyandu Sari Mekar 3, Posyandu Sari Mekar 4, Posyandu Sari Permata 1, Posyandu Sari Tulip 2, dan Posyandu Sari Mekar 6.
Selain itu, distribusi juga mencakup RA PLUS RMB, MI PLUS RMB, MTS PLUS RMB, dan MA PLUS RMB.
Pelaksanaan pemeriksaan food safety ini menjadi bagian penting dari pengawasan terhadap kualitas makanan dalam program MBG, mulai dari kondisi fisik makanan hingga pengujian kandungan bahan berbahaya.
Melalui kegiatan tersebut, Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok mendukung upaya menjaga keamanan pangan serta mendorong terselenggaranya program Makan Bergizi Gratis yang berkualitas, higienis, dan berorientasi pada kesehatan para penerima manfaat.
Keamanan pangan dan kualitas gizi merupakan dua aspek penting yang harus senantiasa diperhatikan dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis.(86)