investigasihukumkriminal, Manggarai, NTT – Polri memaksimalkan operasi kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Keseriusan tersebut ditunjukkan dengan turunnya langsung Astamaops Kapolri Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran, M.Si. ke wilayah terdampak untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.(17/08)
Pada Senin (17/8/2026), Astamaops Kapolri bersama Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H. dan Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., mendatangi Posko Pengungsi Barang Kolo, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok.
Berdasarkan data yang dilaporkan Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah pada 17 Agustus 2026 pukul 23.00 WITA, tercatat 163 korban, terdiri dari 27 orang meninggal dunia, 32 orang luka berat, dan 104 orang luka ringan.
Kapolres Manggarai juga melaporkan terdapat 45 titik posko pengungsian yang tersebar di delapan kecamatan dengan total 13.881 pengungsi. Data tersebut bersifat dinamis dan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.
Datang, Cek, Langsung Bantu
Sekitar pukul 12.40 WITA, Astamaops Kapolri tiba di Posko Pengungsi Barang Kolo. Setibanya di lokasi, Astamaops Kapolri langsung mengecek kondisi pengungsi dan kebutuhan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Polri membagikan 2.500 paket bantuan sosial/sembako, menyalurkan tenda darurat, serta menyerahkan 2 unit Starling untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Setiap paket sembako berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, mi instan, teh celup, kecap, biskuit, dan minyak goreng.
Bantuan tersebut melengkapi dukungan yang telah didistribusikan ke berbagai posko berupa tenda, terpal, genset, makanan dan minuman, serta bantuan kesehatan.
Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah menegaskan bahwa jajaran Polri berupaya memastikan masyarakat tidak menghadapi bencana seorang diri.
“Kami pastikan masyarakat tidak sendiri. Kami hadir di posko, membantu evakuasi, menyalurkan sembako, menyiapkan tenda darurat, memberikan pelayanan kesehatan, sekaligus menjaga keamanan. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di lapangan kami data dan kami koordinasikan agar segera ditindaklanjuti,” ujar Levi.
Bersinergi, Satu Gerak untuk Masyarakat
Penanganan gempa di Manggarai dilakukan secara terpadu dan lintas instansi. Polri tidak bekerja sendiri, melainkan bersinergi dengan TNI, Basarnas, BPBD, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, dan berbagai unsur masyarakat.
Masing-masing unsur bergerak sesuai tugasnya. TNI mendukung evakuasi, pengamanan, mobilisasi personel dan logistik. Basarnas fokus pada pencarian, pertolongan dan evakuasi korban. BPBD bersama pemerintah daerah mengoordinasikan penanganan kebencanaan, pendataan, kebutuhan pengungsi serta pengelolaan posko.
Sementara itu, tenaga kesehatan memberikan pelayanan medis dan memantau kondisi para pengungsi, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan penyandang disabilitas.
Polri berperan dalam evakuasi, pelayanan posko, distribusi bantuan, pengamanan, patroli serta memastikan koordinasi antarlembaga berjalan efektif.
Sinergi tersebut penting karena jumlah pengungsi mencapai ribuan orang dan tersebar di puluhan titik.
Kapolres Manggarai menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci agar penanganan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Semua unsur punya peran masing-masing dan harus saling menguatkan. TNI, Basarnas, BPBD, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan dan masyarakat semuanya bergerak untuk satu tujuan, yaitu menyelamatkan dan membantu masyarakat terdampak,” kata Levi.
45 Posko, 13.881 Pengungsi
Menurut data Kapolres Manggarai, 45 posko pengungsian tersebar di delapan kecamatan, yakni Langke Rembong, Reok, Reok Barat, Cibal, Cibal Barat, Lelak, Wae Rii, dan Satar Mese.
Total terdapat 13.881 pengungsi yang berada di posko-posko tersebut.
Jumlah pengungsi terbesar berada di Kecamatan Reok dan Wae Rii. Kecamatan Reok memiliki 7 posko dengan 4.488 pengungsi, sedangkan Wae Rii memiliki 17 posko dengan 4.476 pengungsi.
Beberapa titik dengan jumlah pengungsi besar antara lain Posko Robek 1.500 jiwa, Posko Barangkolong 1.330 jiwa, Posko Golo Mendo 1.058 jiwa, Posko Tengku Romot 602 jiwa, dan Posko Golo Sita 583 jiwa.
Tantangan di Lapangan
Kapolres Manggarai mengatakan penanganan memiliki sejumlah tantangan, mulai dari luasnya wilayah terdampak, banyaknya titik pengungsian, kebutuhan logistik yang berbeda-beda, hingga data yang terus bergerak.
“Tantangannya cukup besar. Pengungsi tersebar di 45 titik, kebutuhan setiap posko berbeda, sementara data di lapangan terus bergerak. Karena itu koordinasi harus cepat. Ketika satu posko membutuhkan sesuatu, kita harus segera tahu dan mencari solusinya bersama,” ujar Levi.
Di tengah situasi tersebut, personel Polri juga melakukan patroli untuk menjaga keamanan dan mencegah potensi gangguan kamtibmas.
“Dalam situasi bencana, masyarakat membutuhkan bantuan sekaligus rasa aman. Jadi kami tidak hanya mengantar bantuan, tetapi juga memastikan kondisi di pengungsian tetap aman. Personel akan terus berada di lapangan,” tegas Levi.
Ratusan Personel Bergerak
Operasi kemanusiaan di Manggarai melibatkan 100 personel Polri, 31 personel TNI, 68 personel Brimob termasuk Resimen 2 Pelopor Korps Brimob Polri, 5 personel Basarnas, dan 6 personel BPBD Jawa Timur.
Personel gabungan melakukan evakuasi korban, pelayanan pengungsi, distribusi bantuan, dukungan kesehatan, pengamanan lokasi, serta patroli.
Berdasarkan laporan Kapolres Manggarai, hingga 17 Agustus 2026 pukul 23.00 WITA tercatat 2.398 fasilitas mengalami kerusakan, meningkat dari data sebelumnya sebanyak 2.081 fasilitas.
Kerusakan meliputi fasilitas pemerintah, pendidikan, fasilitas umum, fasilitas masyarakat, dan fasilitas kesehatan.
Data Bergerak, Respons Harus Cepat
Polri bersama seluruh unsur terkait terus memperbarui data korban, pengungsi, kerusakan, serta kebutuhan masyarakat sebagai dasar menentukan prioritas penanganan berikutnya.
Setelah meninjau Kecamatan Reok, Astamaops Kapolri bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, untuk melihat langsung kondisi korban dan penanganan bencana.
Kapolres Manggarai memastikan jajarannya akan terus berada bersama masyarakat.
“Data berubah, kebutuhan berubah, maka respons juga harus cepat menyesuaikan. Prinsip kami sederhana: siapa yang membutuhkan harus kami bantu, dan di mana masyarakat membutuhkan kehadiran Polri, di situ personel kami berada,” ujar Levi.
Operasi kemanusiaan di Manggarai menunjukkan bahwa penanganan bencana merupakan kerja bersama. Polri hadir, TNI bergerak, Basarnas menyelamatkan, BPBD mengoordinasikan, tenaga kesehatan melayani, pemerintah daerah memastikan kebutuhan warga, dan masyarakat serta relawan ikut menguatkan.
Semua bergerak dalam satu tujuan: menyelamatkan, membantu, dan memastikan masyarakat terdampak tidak menghadapi bencana sendirian.
Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Kajari Sumbawa Barat Tekankan Kolaborasi Lintas Lembaga
investigasihukumkriminal, SUMBAWA BARAT – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa Barat, Mahfuddin Cakra Saputra, S.H., M.H., menghadiri rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (17/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD beserta jajarannya, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, serta unsur pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan daerah dalam momentum peringatan kemerdekaan menjadi bagian penting dalam memperkuat kebersamaan, koordinasi, dan sinergi untuk mendukung pelaksanaan pemerintahan serta pembangunan daerah.
Mahfuddin mengatakan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak semata-mata menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, sinergi antarlembaga diperlukan untuk menjembatani kepentingan masyarakat dengan berbagai program yang telah direncanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.
“Tujuannya bagaimana kita bersama-sama menjembatani terwujudnya pemenuhan kepentingan masyarakat dengan program yang direncanakan Pemerintah Daerah, sehingga dapat memberikan rasa aman, nyaman, tenang dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mahfuddin.
Ia menegaskan, terciptanya keamanan, kenyamanan, ketenangan, dan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan seluruh unsur sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.
Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, kata dia, akan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah serta seluruh unsur terkait dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan komunikasi, koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI, Polri, DPRD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Mahfuddin juga menyampaikan bahwa momentum kemerdekaan merupakan pengingat bagi seluruh pihak untuk mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, pelayanan publik yang baik, penegakan hukum yang profesional, serta pembangunan yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., bersama unsur pemerintahan daerah dan Forkopimda turut mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kehadiran pimpinan DPRD beserta jajaran, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, serta unsur Forkopimda menunjukkan pentingnya keterpaduan dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Sumbawa Barat.
Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum peringatan kemerdekaan, tetapi terus diwujudkan dalam pelaksanaan program dan kebijakan daerah, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik, keamanan, ketertiban, kepastian hukum, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Mahfuddin menilai, koordinasi yang baik akan membantu pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus mencari solusi terhadap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan memberikan yang terbaik sesuai tugas kita masing-masing. Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran pemerintah dan seluruh institusi negara,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan kerja yang harmonis antarlembaga dengan tetap berpegang pada aturan dan kewenangan masing-masing.
Bagi Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, dukungan terhadap pembangunan daerah dilakukan melalui pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan secara profesional, berintegritas, serta tetap mengedepankan kepentingan hukum dan kepentingan masyarakat.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sumbawa Barat akhirnya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.
Kebersamaan antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, DPRD, Kejaksaan, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan daerah yang aman, nyaman, tenang dan sejahtera.
Momentum kemerdekaan juga diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Sumbawa Barat.
Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT
investigasihukumkriminal, JAKARTA — Polda Metro Jaya mengirim 12 truk bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8/2026). Keberangkatan bantuan dilepas langsung oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri sekitar pukul 12.30 WIB.
Logistik yang dikirim terdiri atas berbagai kebutuhan dasar, antara lain air mineral, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, mi instan, ikan sarden, bubur bayi, minuman siap saji, makanan ringan, selimut dan sarung, alas tidur, serta terpal plastik berbagai ukuran.
“Keluarga besar Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, memberikan manfaat, serta menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” ujar Komjen Asep Edi Suheri.
Usai dilepas, seluruh logistik dibawa menuju Lanud Halim Perdanakusuma untuk selanjutnya diberangkatkan ke Nusa Tenggara Timur. Polda Metro Jaya juga telah berkoordinasi dengan Polda Nusa Tenggara Timur untuk menentukan skala prioritas penyaluran sesuai kebutuhan di wilayah terdampak.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.
“Kita berharap bantuan ini segera terdistribusi kepada masyarakat yang terdampak sehingga dapat dimanfaatkan dengan cepat dan memberikan manfaat sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Kombes Budi Hermanto.
Pengiriman bantuan berlangsung bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Di momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kita tetap fokus pada persatuan, gotong royong, dan rasa senasib sepenanggungan. Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk diwujudkan menjadi tanggung jawab bersama sebagai satu bangsa,” tambah Kombes Budi Hermanto.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jakarta Utara
investigasihukumkriminal, JAKARTA UTARA — Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri JJOS Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Halaman Plaza Barat Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Senin (17/8/2026).
Upacara yang dipimpin oleh Walikota Administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat, M.A.P., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti unsur FORKOPIMKO PLUS Jakarta Utara, TNI, Polri, instansi pemerintah, serta berbagai stakeholder terkait.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri hadir bersama sejumlah pejabat TNI dan Polri, di antaranya Plh. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Oki Waskito, S.H., S.I.K., M.Si., serta Kepala BNN Kota Jakarta Utara Kombes Pol. Irwan Andi Purnamawan, S.I.K., M.H.
Turut hadir jajaran pejabat TNI, antara lain perwakilan Panglima Komando Lintas Laut Militer Kolonel Laut (P) Suhartaya, M.Tr.Hanla., perwakilan Komandan Komando Daerah Angkatan Laut III Kolonel Laut (P) Ainul Muslimin, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., CHRMP., Dandim 0502 Jakarta Utara Kolonel Inf. Mohammad Syaifudin Fanany, S.H., M.I.P., serta sejumlah pejabat TNI lainnya.
Dari unsur pemerintah dan Forkopimko Plus Jakarta Utara, hadir Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Dr. Syahrul Juaksha Subuki, S.H., M.H., Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara Iqbal Masrul, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Priok Ari Santoso, Kepala Kantor Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok Ichlas Maradona, serta Kepala BPN Kota Jakarta Utara Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP.
Upacara berlangsung khidmat dan diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan. Selanjutnya, Inspektur Upacara menuju mimbar dan menerima laporan Komandan Upacara.
Prosesi dilanjutkan dengan pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta pembacaan Naskah Proklamasi.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan pesan-pesan kebangsaan sekaligus mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Rangkaian upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa, Andhika Bhayangkari, laporan Komandan Upacara, penghormatan kepada Inspektur Upacara, serta penyerahan secara simbolis Bendera Merah Putih kepada masyarakat Kota Administrasi Jakarta Utara yang diwakili oleh Wakil Camat.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri menegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan mempererat sinergitas antarlembaga.
“Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi kita semua untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan gotong royong dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri.
Ia juga menekankan pentingnya soliditas dan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, stakeholder, serta seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Utara.
“Sinergitas dan kebersamaan seluruh unsur Forkopimko Plus, TNI, Polri, pemerintah, stakeholder, dan masyarakat merupakan modal penting untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.
Kehadiran Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Polri dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergitas lintas sektoral guna mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jakarta Utara.
Jaga Jakarta On The Spot di Pelabuhan Sunda Kelapa, Polisi Tampung Keluhan Buruh soal Banjir Rob
investigasihukumkriminal, JAKARTA — Polsek Kawasan Sunda Kelapa melalui Program Jaga Jakarta On The Spot terus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Minggu (16/8/2026), dengan melibatkan buruh dan pekerja pelabuhan.
Kegiatan yang dipimpin Panit Samapta Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Ipda Resi Mulyono, bersama Bhabinkamtibmas Pelabuhan Sunda Kelapa, Aipda A. Affandi.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian tidak hanya menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga membuka ruang dialog bagi para buruh dan pekerja untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lingkungan pelabuhan.
Panit Samapta Polsek Kawasan Sunda Kelapa mengajak seluruh buruh dan pekerja untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa.
“Kami mengajak seluruh buruh dan pekerja untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pelabuhan. Sinergi antara masyarakat dan Polri sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Ipda Resi Mulyono.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Pelabuhan Sunda Kelapa, Aipda A. Affandi, memberikan imbauan kepada para pekerja agar selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja dengan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
“Keselamatan kerja harus menjadi perhatian utama. Kami mengimbau para pekerja untuk selalu menggunakan alat pelindung diri (APD), seperti helm, sepatu keselamatan, rompi, serta perlengkapan lainnya sesuai dengan ketentuan,” kata Aipda A. Affandi.
Dalam sesi dialog, salah seorang buruh Pelabuhan Sunda Kelapa menyampaikan aspirasi mengenai kondisi sejumlah jalan dan gudang yang kerap tergenang air akibat banjir rob, terutama ketika hujan turun bersamaan dengan kondisi air laut sedang pasang.
“Kami menyampaikan masukan terkait jalan dan gudang yang sering tergenang rob, terutama setelah hujan dan saat air laut pasang. Kondisi tersebut cukup menghambat pekerjaan kami. Kami berharap ada perhatian dan tindak lanjut dari instansi terkait,” ungkap salah seorang buruh.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ipda Resi Mulyono menyampaikan apresiasi atas masukan yang disampaikan para pekerja. Pihaknya juga berkomitmen menjembatani keluhan tersebut kepada instansi yang memiliki kewenangan menangani fasilitas dan persoalan genangan di kawasan pelabuhan.
“Terima kasih atas masukan yang disampaikan. Keluhan ini akan kami jembatani kepada instansi terkait yang memiliki kewenangan untuk memperbaiki fasilitas pelabuhan,” ujar Ipda Resi.
Ia menambahkan, saat ini telah terdapat upaya dari pihak terkait untuk melakukan penanganan, termasuk pembangunan tanggul dan perbaikan fasilitas.
“Kita juga melihat sudah ada upaya dari pihak terkait, seperti pembangunan tanggul dan perbaikan fasilitas. Mudah-mudahan setelah seluruh proses perbaikan selesai, persoalan banjir rob di kawasan ini dapat semakin tertangani,” tambahnya.
Selain membahas persoalan fasilitas pelabuhan, polisi juga mengajak para buruh dan pekerja untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan, gangguan kamtibmas, maupun tindak pidana.
“Melalui Program Jaga Jakarta On The Spot ini, kami mengajak seluruh buruh dan pekerja untuk aktif menjaga lingkungan sekitar. Apabila menemukan orang yang mencurigakan, mengalami atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas maupun tindak pidana, segera laporkan kepada Polri melalui Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam,” jelasnya.
Program Jaga Jakarta On The Spot merupakan salah satu upaya Polri untuk memperkuat komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung di lapangan.
Kegiatan di Pelabuhan Sunda Kelapa tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Polri di tengah aktivitas masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, buruh, pekerja, dan seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa.
Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Begal, Balap Liar, dan Tawuran
investigasihukumkriminal, JAKARTA — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi aksi kejahatan jalanan, balap liar, dan tawuran, Satuan Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Kegiatan patroli dilaksanakan mulai pukul 00.00 WIB hingga 02.30 WIB dengan menyasar sejumlah titik di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Patroli dipimpin langsung oleh Kasatsamapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Aries Arianto, S.H., bersama personel Satsamapta yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Adapun rute patroli meliputi Jalan Pelabuhan Nusantara, Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Sulawesi, serta Jalan Pelabuhan Kalibaru.
Sebelum pelaksanaan patroli, Kasatsamapta memberikan arahan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan tetap mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
“Patroli Perintis Presisi ini merupakan langkah preventif Kepolisian untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya begal, balap liar, dan aksi tawuran yang dapat meresahkan masyarakat.”
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi keamanan di sejumlah ruas jalan dan kawasan yang menjadi rute patroli. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi terjadinya tindak kriminalitas dan gangguan ketertiban masyarakat.
Kegiatan patroli didukung dengan 1 unit kendaraan roda empat dan 4 unit kendaraan roda dua, dengan melibatkan personel yaitu Aiptu Sumarno, Aipda Heru Siswanto, S.H., Brigadir Alfian, Briptu Rio, Briptu Glend, dan Bripda Putra.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah patroli terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan adanya gangguan menonjol selama pelaksanaan kegiatan.
“Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan upaya preventif guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan.”
Kegiatan Patroli Perintis Presisi tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kondusivitas keamanan di wilayah hukumnya.
Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran di Cawang, 2 Sajam Diamankan
investigasihukumkriminal, JAKARTA — Tim Patroli Gabungan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan aksi tawuran di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (15/8/2026) dini hari. Seorang remaja diamankan bersama dua senjata tajam.
Peristiwa bermula ketika petugas melaksanakan patroli di sejumlah lokasi rawan gangguan keamanan. Saat melintas di Jalan Dewi Sartika, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran.
Petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan seorang remaja. Dari lokasi tersebut, polisi turut menemukan dua senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam tawuran.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menegaskan personel tidak akan membiarkan potensi tawuran berkembang hingga mengganggu keamanan dan membahayakan masyarakat.
“Kami tidak menunggu gangguan terjadi. Personel hadir lebih awal untuk mencegah tawuran sebelum menimbulkan korban atau meresahkan masyarakat. Keamanan warga menjadi prioritas,” ujar Kombes Henik.
Sebelumnya, tim gabungan juga melaksanakan patroli di Jalan Raya Jatinegara Timur. Petugas sempat memeriksa seorang pengendara yang dinilai mencurigakan, tetapi tidak menemukan barang maupun aktivitas yang mengarah pada tindak pidana.
Remaja yang diamankan berikut dua senjata tajam kemudian diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Patroli gabungan terus dilaksanakan di sejumlah wilayah Jakarta Timur dengan mengedepankan langkah pencegahan serta respons cepat terhadap laporan masyarakat dan temuan di lapangan.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak-anak, terutama pada malam hingga dini hari.
“Kami mengajak para orang tua untuk memastikan anak-anak berada dalam lingkungan yang aman dan tidak terlibat tawuran. Jangan biarkan mereka keluar tanpa tujuan yang jelas, terlebih membawa senjata tajam karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta berhadapan dengan proses hukum,” kata Kombes Budi.
Kombes Budi juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila mengetahui adanya ajakan, persiapan, maupun potensi tawuran di lingkungannya.
“Segera sampaikan kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan Polisi 110. Informasi dari masyarakat sangat penting agar petugas dapat melakukan pencegahan sedini mungkin,” pungkasnya.
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Polsek Kawasan Kalibaru Polres Priok, Gelar Lomba Bersama Warga
investigasihukumkriminal, Jakarta Utara — Dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, PMJ Merdeka Bersama Masyarakat Polsek Kawasan Kalibaru Polres Pelabuhan Tanjung Priok, menggelar berbagai perlombaan bersama personel kepolisian dan warga sekitar. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mako Polsek Kawasan Kalibaru, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Kalibaru AKP Arga Arianda Siregar, S.T.K., S.I.K., M.H. dan diikuti oleh para perwira, seluruh personel Polsek Kawasan Kalibaru, serta masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.
Sejumlah perlombaan yang digelar antara lain lomba gaple, lomba joget balon, serta lomba memasukkan sedotan ke dalam botol. Perlombaan berlangsung dengan suasana meriah dan penuh keakraban antara personel kepolisian dengan warga.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta memperkuat kebersamaan antara Polri dan masyarakat,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian perlombaan dimulai dengan lomba gaple. Selanjutnya, dilaksanakan lomba memasukkan sedotan ke dalam botol, kemudian dilanjutkan dengan lomba joget bersama warga.
Kemeriahan semakin terasa ketika personel Polsek Kawasan Kalibaru dan warga saling berbaur mengikuti perlombaan. Canda, tawa, dan semangat kompetisi mewarnai kegiatan yang digelar sebagai bentuk kebersamaan dalam menyambut momentum kemerdekaan.
“Kegiatan perlombaan ini diharapkan dapat menjadi sarana hiburan bagi personel dan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa persatuan, kekompakan, dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.”
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kawasan Kalibaru menunjukkan komitmennya untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan positif, sekaligus menghidupkan semangat kemerdekaa dengan penuh kebersamaan.
Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur yang mencerminkan tekad bangsa untuk memperkuat kedaulatan, mewujudkan pemerataan kesejahteraan, dan memberikan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia di tengah keberagaman Nusantara.
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tanam 20 Pohon Bersama Masyarakat
Investigasihukumkriminal Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar kegiatan penanaman pohon dan penghijauan bersama masyarakat di Lapangan Asrama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., dan diikuti Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Yudi Permadi, S.S., S.I.K., Kabagsdm Polres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Supriyadi, S.H., M.H., personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, masyarakat wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, serta komunitas Ojek Online (Ojol).
Dalam kegiatan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama masyarakat dan komunitas Ojol melakukan penanaman sebanyak 20 pohon berkayu sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan penghijauan di lingkungan sekitar.
“Kegiatan penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri bersama masyarakat terhadap kelestarian lingkungan. Momentum Hari Kemerdekaan RI ke-81 kami manfaatkan untuk melakukan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.
Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan antara kepolisian, masyarakat, serta komunitas Ojek Online.
Kapolres berharap kegiatan penghijauan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat dilanjutkan dengan menjaga dan merawat pohon-pohon yang telah ditanam.
“Kami berharap pohon-pohon yang telah ditanam dapat dirawat dan dijaga bersama sehingga nantinya dapat memberikan manfaat bagi lingkungan serta generasi yang akan datang,” tambahnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Bela Negara Bukan Soal Seragam Danpusterad Ingatkan Ancaman Di Era Digital
Investigasihukumkriminal Bandung – Kesadaran bela negara menjadi fondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus menyiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikan Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno dalam Forum Kebangsaan bertema “Kesadaran Bela Negara Merupakan Pondasi Dasar Menuju Indonesia Emas”, di Aula Muhammad Toda Kodiklatad, Bandung, Kamis (13/8/2026).
Forum Kebangsaan yang merupakan bagian dari Program Unggulan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Si., tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat persatuan, wawasan kebangsaan, dan karakter bangsa. Kegiatan dihadiri 526 peserta dari berbagai unsur, mulai tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, LSM, mahasiswa hingga pelajar.
Dalam sambutannya, Danpusterad mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Ia mencontohkan pecahnya Yugoslavia pada awal 1990-an sebagai pelajaran sejarah bahwa krisis politik, ekonomi, konflik etnis, serta melemahnya figur pemersatu dapat memicu disintegrasi dan kehancuran sebuah negara. “Bela negara bukan hanya tugas TNI, tetapi hak dan kewajiban seluruh warga negara,” tegas Danpusterad.
Menurut Letjen TNI Mochamad Syafei, ancaman terhadap negara saat ini tidak lagi hanya berbentuk ancaman militer, tetapi juga hadir melalui ruang digital, ideologi, ekonomi, sosial, budaya, serta derasnya arus informasi.
“Karena itu, bela negara harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui integritas, etika digital, kreativitas, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta kebanggaan terhadap identitas bangsa. Bagi TNI Angkatan Darat, upaya tersebut diperkuat melalui Pembinaan Teritorial dan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” ucapnya.
Danpusterad juga menyoroti kekayaan Indonesia yang terdiri atas beragam suku, bahasa, agama, dan warisan budaya. Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan kekuatan strategis bangsa yang harus dirawat dengan nasionalisme dan semangat persatuan.
Di tengah tantangan globalisasi, generasi muda menghadapi sejumlah persoalan, seperti pemahaman nasionalisme yang masih simbolik, kesadaran bela negara yang belum merata, meningkatnya individualisme, menurunnya literasi sejarah, hingga pengaruh ideologi transnasional melalui ruang digital.
“Generasi muda adalah penentu masa depan Indonesia. Kesadaran bela negara bukan hanya tentang senjata dan seragam, tetapi tentang karakter, integritas, kepedulian, dan pengabdian kepada bangsa,” ujarnya.
Melalui Forum Kebangsaan, Danpusterad mengajak seluruh elemen masyarakat memperkokoh nasionalisme, memperluas wawasan kebangsaan, menyatukan persepsi, serta membangun komitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI.
Ia berharap forum tersebut menjadi ruang berbagi gagasan dan inspirasi dalam memperkuat karakter bangsa, menjaga persatuan, serta menyiapkan generasi penerus yang memiliki kecintaan terhadap tanah air dan semangat pengabdian.
Dengan karakter bangsa yang kuat dan persatuan yang kokoh, Indonesia diyakini mampu melangkah menuju Indonesia Emas 2045 sebagai bangsa besar yang berdaulat, maju, dan disegani dunia.