Satresnarkoba Polres Priok Tangkap Pengedar Narkotika Jenis Tembakau Sintetis

Investigasihukumkriminal Jakarta – Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap pria berinisial RAS (22) yang merupakan pengedar narkoba jenis tembakau sintetis. Pelaku diketahui menjual narkotika tersebut di wilayah Jakarta melalui media sosial Instagram.

“Kami menangkap pelaku dengan barang bukti 22 klip narkotika jenis tembakau, satu timbangan dan satu ponsel,” kata Kasat Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP. Trendy Habibi Aryanto, S.TrK., S.I.K., M.H., di Jakarta, Selasa (28/7/26).

Dia mengatakan barang bukti yang diamankan dari pelaku tersebut berupa 17 klip narkoba tembakau sintetis dengan berat 16,6 gram, empat klip tembakau sintetis seberat 12,46 gram, satu plastik klip besar, satu ponsel dan satu timbangan digital.

Habibi menyebutkan penangkapan pelaku dilakukan pada 7 Juli 2026, berawal dari Informasi Tim Opsnal unit Timsus mengenai transaksi narkotika jenis sabu di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Setelah diketahui target akan mengedarkan narkotika jenis sabu dan sering berpindah pindah tempat di wilayah Jakarta, Tim Opsnal Unit Timsus Satresnarkoba kemudian menggelar penyelidikan.

Tim melakukan pengamatan dan menyamar sebagai pembeli narkoba dari pelaku RAS. Namun, saat bertemu dan hendak bertransaksi, petugas langsung menangkap pelaku tersebut.

Selain menangkap pelaku, tim juga menggeledah rumah pelaku, dan ditemukan 22 paket narkotika jenis tembakau sintetis, satu unit timbangan digital dan satu unit ponsel.

Pelaku mengaku mendapatkan narkotika jenis tembakau sintetis itu dari media sosial Instagram dan akan mengedarkannya di lingkungan tempat tinggal tersangka.
“Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Habibi.

Dia menuturkan pelaku dijerat pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun.

“Kami telah melakukan tes urine pelaku dan melakukan gelar perkara kasus ini. Kami juga sedang melakukan pengembangan kasus untuk mencari pelaku yang masih dalam pencarian,” imbuh AKP Habibi.

Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab PJU Dan Kapolres Jajaran Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat

Investigasihukumkriminal Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran Polda Metro Jaya di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (28/7/2026).

Sertijab tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Kapolri tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri dan sebagai bentuk penghormatan bagi pejabat lama sekaligus penyambutan bagi pejabat baru yang mengemban amanah di lingkungan Polda Metro Jaya. Kegiatan ini dihadiri para Pejabat Utama Polda Metro Jaya dan Kapolres jajaran. 

Sebanyak 22 pejabat yang melaksanakan sertijab di antaranya Karoops, Karo SDM, Dirlantas, Dirpamobvit, Kabidpropam, Dirbinmas, Kabiddokkes, Ka SPN, Dirtahti, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Depok, hingga Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam sambutannya, Kapolda Metro Jaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polda Metro Jaya.

“Kepada Pejabat yang baru bergabung, Selamat datang dan selamat bertugas di Polda Metro Jaya. Saya yakin dengan pengalaman yang dimiliki, saudara dapat melanjutkan serta meningkatkan capaian yang telah diraih. Bangun sinergi, jaga soliditas, dan berikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolda juga berpesan agar seluruh personel selalu mengedepankan pelayanan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jangan pernah menyakiti hati masyarakat. Jadilah polisi yang kehadirannya selalu memberikan manfaat, menghadirkan rasa aman, serta menjadi solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.

Polsek Kawasan Kalibaru Perkuat Sinergi Dengan Bank Sampah Germapin Untuk Wujudkan Kamtibmas Yang Kondusif

Investigasihukumkriminal Jakarta, Dalam upaya mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Kawasan Kalibaru melaksanakan kegiatan Program “Jaga Jakarta On The Spot” (JJOS) bersama para pengurus Bank Sampah Germapin. Kegiatan berlangsung pada Selasa (28/7/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai di Lahan Eks PT. Puma, Pelabuhan Kalibaru.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Kalibaru, AKP Arga Arianda Siregar, S.T.K., S.I.K., M.H., didampingi Waka Polsek Kawasan Kalibaru AKP Mansyur, S.H., M.H., Kanit Binmas Iptu Mashudi, S.H., Kanit Provost Iptu Yusep Tunggul Purnomo, S.H., Panit Binmas Iptu Bidi Alamsyah, Kasi Humas Ipda Fardianto, Bhabinkamtibmas Brigadir Tegar Kurniawan, serta dihadiri oleh para pengurus Bank Sampah Germapin.

Program “Jaga Jakarta On The Spot” (JJOS) merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kedekatan dengan warga, menyerap aspirasi dan keluhan terkait kamtibmas, memberikan penyuluhan, serta menghadirkan solusi cepat terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.

Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan diawali dengan silaturahmi antara jajaran Polsek Kawasan Kalibaru dan para pengurus Bank Sampah Germapin. Pada kesempatan tersebut, Kapolsek menyampaikan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kapolsek Kawasan Kalibaru menegaskan, “Kami mengajak seluruh pengurus Bank Sampah Germapin untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja maupun tempat tinggal masing-masing. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.”

Selain berdialog dan mendengarkan aspirasi masyarakat, jajaran Polsek juga memberikan sejumlah imbauan kamtibmas, di antaranya mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian rumah kosong. Masyarakat juga diimbau untuk selalu menjaga ketertiban berlalu lintas dengan tidak menggunakan knalpot bising (brong) serta menghindari aksi konvoi liar yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 apabila menemukan atau mengalami gangguan keamanan.

“Apabila terjadi gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera laporkan melalui layanan darurat 110 atau kepada kantor polisi terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, terjalin komunikasi yang harmonis antara Polsek Kawasan Kalibaru dengan para pengurus Bank Sampah Germapin. Berbagai aspirasi masyarakat berhasil dihimpun sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam rangka meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, lancar, dan kondusif. Program “Jaga Jakarta On The Spot” diharapkan terus menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan yang nyaman, aman, dan kondusif di wilayah Pelabuhan Kalibaru.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Melalui Program ‘Jaga Jakarta On The Spot’, Polri berkomitmen memperkuat kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat guna bersama-sama mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya.

Aktivitas Bongkar Muat Kapal Berjalan Aman Dan Lancar

Investigasihukumkriminal Jakarta, – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsubsektor Terminal Kawasan Jakarta International Container Terminal (JICT), Pelabuhan Tanjung Priok, terpantau aman dan kondusif selama pelaksanaan pengamanan pada Minggu malam hingga Senin pagi, 26–27 Juli 2026, pukul 20.00 WIB sampai dengan 08.00 WIB.

Berdasarkan laporan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, selama periode pengamanan tersebut tidak terdapat kejadian menonjol maupun gangguan keamanan yang dapat menghambat aktivitas kepelabuhanan. Seluruh kegiatan operasional di kawasan terminal peti kemas berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Dalam periode tersebut, tercatat dua kapal peti kemas yang bersandar di Terminal Kawasan JICT, yaitu MV. XIN YONG CHANG dan MV. SPIL KARTINI, sementara tidak terdapat kapal peti kemas yang bertolak dari terminal.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, personel Polsubsektor Kawasan JICT melaksanakan berbagai kegiatan kepolisian, diawali dengan serah terima tugas jaga yang berlangsung aman serta pengecekan barang inventaris yang dinyatakan lengkap dan dalam kondisi baik.

Selanjutnya, Aipda Mahendra melaksanakan patroli dialogis menggunakan kendaraan dinas operasional di sejumlah titik strategis kawasan terminal. Patroli dilakukan kepada pengemudi trailer di area Gate In dengan menyampaikan imbauan agar selalu mengutamakan keselamatan kerja dan meningkatkan kewaspadaan selama beraktivitas.

Patroli juga dilakukan di area Gate Out dengan memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada petugas parkir agar rutin melakukan pengecekan kendaraan yang terparkir serta tetap mematuhi prosedur keselamatan dan peraturan yang berlaku.

Pada dini hari, personel melaksanakan patroli di sepanjang Dermaga Barat dan Dermaga Utara guna memantau aktivitas bongkar muat peti kemas, melakukan pendataan kapal yang sandar maupun bertolak, serta mengawasi area blok penumpukan kontainer sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hasil pemantauan menunjukkan seluruh aktivitas berjalan aman dan terkendali.

Patroli kemudian dilanjutkan di kawasan Gate Ekspor JICT, di mana personel berdialog dengan petugas keamanan (security) serta menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan. Hingga akhir pelaksanaan tugas, situasi tetap aman dan kondusif.

Pada pelaksanaan tugas berikutnya, personel Polsubsektor Terminal Kawasan JICT akan terus melaksanakan monitoring kegiatan ekspor-impor, aktivitas bongkar muat kapal, serta patroli rutin sebagai upaya preventif dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok.

Dengan kehadiran personel Polri di kawasan pelabuhan, diharapkan situasi keamanan tetap terjaga sehingga seluruh aktivitas kepelabuhanan, khususnya bongkar muat dan distribusi logistik nasional, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Situasi Matraman dan Jalan Tambak Kondusif, Polda Metro Jaya Tangani Dua Perkara Secara Profesional

investigasihukumkriminal, Jakarta – Situasi di kawasan Matraman dan Jalan Tambak, Jakarta Pusat, saat ini telah aman, terkendali, dan kondusif. Aktivitas masyarakat serta kegiatan perekonomian di sekitar lokasi kembali berjalan normal, termasuk aktivitas para pedagang dan pelaku UMKM.

Sebanyak 188 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan pemantauan di sejumlah titik. Personel melaksanakan patroli, pengaturan akses, negosiasi, serta langkah-langkah persuasif untuk mencegah terjadinya keributan lanjutan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto pada _doorstop_ di lokasi kejadian mengatakan, pengamanan tetap dilakukan untuk mengantisipasi tindakan balasan maupun gangguan keamanan lainnya.

“Petugas tetap bersiaga dan melakukan pemantauan. Kami mengedepankan pendekatan persuasif agar situasi tetap aman dan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang,” kata Kombes Pol Budi.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, rangkaian peristiwa bermula ketika seorang pengendara sepeda motor ditegur karena menggeber kendaraannya. Pengendara tersebut kemudian diduga kembali bersama beberapa orang. Karena pihak yang dicari tidak ditemukan, terjadi perselisihan yang berujung pada dugaan perusakan gerobak milik warga di Matraman.

“Dalam perkara dugaan perusakan, penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah memeriksa delapan saksi dan menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu GNA, AJL, FAM, dan ELL. Keempatnya telah diamankan untuk menjalani proses hukum,” jelasnya.

Penetapan tersangka didasarkan pada keterangan para saksi, rekaman kamera pengawas, dan alat bukti lainnya. Polisi juga mengamankan satu gerobak nasi uduk, satu DVR CCTV, dua sepeda motor, serta pakaian yang diduga digunakan saat kejadian.

Setelah peristiwa tersebut, terjadi dugaan pengeroyokan di Jalan Tambak yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Seorang lainnya berinisial D mengalami luka dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Polda Metro Jaya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

Perkara dugaan pengeroyokan ditangani oleh penyidik Polres Metro Jakarta Pusat, sedangkan penahanan para tersangka dititipkan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, penyidik terus mendalami rangkaian kejadian dan keterlibatan setiap pihak.

“Penyidik telah memeriksa delapan saksi dan menetapkan tiga orang berinisial SK, AS, dan OR sebagai tersangka. Ketiganya telah diamankan, sementara kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat masih terus didalami,” kata AKBP Roby.

Kepolisian memastikan kedua perkara tersebut ditangani secara profesional berdasarkan fakta dan alat bukti. Setiap pihak yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses sesuai peran dan ketentuan hukum yang berlaku.

Para pihak yang berperkara telah menyerahkan dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara tersebut kepada Polda Metro Jaya. Masyarakat diimbau tetap menjaga situasi kondusif, menahan diri, tidak melakukan tindakan balasan, serta tidak terprovokasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, khususnya narasi bernuansa SARA yang dapat memperkeruh keadaan.

Debarkasi KM Ciremai dari Surabaya Berjalan Aman dan Lancar, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pastikan Pengamanan Optimal

investigasihukumkriminal, Jakarta – Proses debarkasi KM Ciremai yang tiba dari Surabaya di Pelabuhan Tanjung Priok pada Senin (27/7/2026) pukul 03.00 WIB berlangsung aman, tertib, dan lancar di bawah pengamanan personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapal penumpang KM Ciremai mengangkut sebanyak 740 penumpang yang turun di Pelabuhan Tanjung Priok. Sejak kapal bersandar, personel kepolisian yang dipimpin Kapolsubsektor Pelni IPTU Ramli W. bersama anggota langsung melaksanakan pengamanan, pengawasan, serta memberikan imbauan kepada seluruh penumpang agar turun dengan tertib dan mengutamakan keselamatan.

Petugas juga mengarahkan para penumpang menuju pintu keluar pelabuhan secara teratur, sekaligus mengingatkan agar tetap berhati-hati selama proses turun dari kapal. Selain itu, seluruh barang bawaan penumpang menjalani pemeriksaan melalui mesin X-ray sebagai langkah antisipasi guna mencegah masuknya barang-barang yang dilarang maupun berbahaya.

Berkat sinergi dan kesiapsiagaan personel di lapangan, seluruh rangkaian kegiatan debarkasi hingga pemeriksaan barang berlangsung dengan aman, tertib, dan tanpa hambatan yang berarti.

Untuk jadwal selanjutnya, KM Ciremai direncanakan kembali berangkat menuju Surabaya pada hari yang sama, Senin, 27 Juli 2026, pukul 14.00 WIB.

“Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan debarkasi KM Ciremai dari Surabaya berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Personel di lapangan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan seluruh proses pemeriksaan berjalan sesuai prosedur demi menjaga keamanan dan keselamatan penumpang,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H.

Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan sebagai salah satu objek vital nasional.
 

Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Kegiatan JJOS, Antisipasi 3C, Balap Liar, dan Tawuran di Wilayah Pelabuhan

investigasihukumkriminal, Jakarta – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot (JJOS) Patroli Perintis Presisi pada Senin (27/7/2026). Kegiatan patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C (Curas, Curat, dan Curanmor), balap liar, tawuran, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Patroli dipimpin oleh AIPTU Purwadi bersama personel yang terdiri dari AIPDA Agung, BRIPKA Keny, BRIPDA Zidny, dan BRIPDA Dahrul dengan dukungan 1 unit kendaraan roda empat dan 2 unit kendaraan roda dua.

Sebelum pelaksanaan patroli, AIPTU Purwadi memberikan arahan kepada seluruh personel mengenai sasaran patroli, kesiapsiagaan, serta langkah-langkah preventif yang harus dilakukan selama bertugas di lapangan.

Usai apel, personel bergerak menyusuri sejumlah titik rawan, di antaranya Jalan Pelabuhan Nusantara, Jalan Nusantara I, Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Dobo, dan Jalan Jampea.

Personel melaksanakan patroli dialogis di kawasan Jalan Nusantara I dengan menyambangi pengurus Makam Mbah Priok. Dalam kesempatan tersebut, petugas mengimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar guna mencegah terjadinya tindak pidana 3C.

Patroli kemudian dilanjutkan di Jalan Raya Pelabuhan. Personel memberikan edukasi kepada para sopir truk agar tidak mengonsumsi minuman keras, tidak terlibat praktik judi online, serta menjaga keselamatan dengan membuang puntung rokok pada tempatnya sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran.

Selanjutnya Personel bergeser ke Jalan Dobo dan melakukan sambang ke Pos Keamanan PT Pertamina LPG. Petugas mengingatkan petugas keamanan agar meningkatkan patroli di area kerja, memperkuat kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, serta segera berkoordinasi dengan Polres Pelabuhan Tanjung Priok apabila menemukan kejadian yang menonjol.

Patroli ditutup dengan kegiatan sambang di kawasan Ex JICT 2, Jalan Jampea. Dalam kesempatan tersebut, personel memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada petugas keamanan agar senantiasa waspada, meningkatkan pengawasan di lingkungan kerja, dan mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tindak pidana 3C.

“Melalui kegiatan Patroli Perintis Presisi ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus berupaya menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat serta mencegah secara dini berbagai bentuk gangguan kamtibmas, seperti kejahatan 3C, balap liar, tawuran, maupun tindak kriminalitas lainnya,” demikian disampaikan dalam laporan kegiatan.

Selama pelaksanaan patroli, situasi di seluruh wilayah yang dilalui terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan berlangsung dengan lancar serta mendapat respons positif dari masyarakat yang ditemui selama patroli berlangsung.

Hari Anak Nasional Di Sunter Jaya Berlangsung Meriah Pesilat Cilik Dan 40 UMKM Curi Perhatian

Investigasihukumkriminal Jakarta – Kawasan Pulo Besar Elok, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dipenuhi ribuan warga yang antusias menghadiri Gebyar Budaya Sunter Jaya Jilid 2 yang digelar Minggu (26/7/2026). Mengangkat tema “Edisi Hari Anak Nasional”, kegiatan yang diprakarsai Yayasan Sanggar Sinlamba Batavia menjadi pesta budaya yang menyatukan pelestarian seni tradisional Betawi, pembinaan generasi muda, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta kegiatan sosial dalam satu rangkaian acara.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai wilayah di Jakarta Utara berdatangan bersama keluarga untuk menikmati berbagai hiburan dan pertunjukan budaya yang disajikan panitia. Antusiasme warga terlihat dari padatnya area kegiatan hingga sepanjang Jalan Taman Elok 10, yang dipenuhi pengunjung menikmati setiap rangkaian acara.

Kegiatan diawali dengan Pawai Budaya Betawi yang diikuti berbagai komunitas budaya, sanggar seni, tokoh masyarakat, dan para peserta yang mengenakan busana adat Betawi. Iringan musik tradisional, ondel-ondel, serta atraksi budaya menjadi pembuka yang menghidupkan suasana dan mendapat sambutan meriah dari masyarakat.

Memasuki acara inti, pengunjung disuguhkan berbagai penampilan, mulai dari hadroh, dongeng anak, Tari Kicir-Kicir, Tari Kreasi Ampar-Ampar Pisang, demonstrasi karate, atraksi palang pintu, manusia petasan, pengalungan cukin, Tari Topeng Betawi, Tari Sorendo, sholawat, atraksi debus, Gambang Kromong, penampilan Rantana Band, Gwen Musik, hingga penampilan seni dari Sanggar Sinlamba Batavia yang menjadi salah satu daya tarik utama.

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, panitia juga menggelar lomba mewarnai yang diikuti puluhan anak, santunan kepada anak yatim, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memberikan ruang kreativitas kepada anak-anak.

Sorotan utama acara tertuju pada penampilan 26 perguruan pencak silat yang tergabung dalam Asosiasi Tradisi Silat Betawi (ASTRABI) Jakarta Utara di bawah kepemimpinan Babe Ahyat. Satu per satu perguruan menampilkan atraksi jurus silat tradisional Betawi yang memperlihatkan keindahan gerakan, kekompakan, serta nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.

Tidak kalah memukau, adik-adik pesilat Sanggar Sinlamba Batavia Pusat Sunter Jaya dan Cabang Gunung Sahari Selatan tampil penuh percaya diri memperagakan jurus-jurus dasar hingga rangkaian gerakan silat Betawi. Penampilan para pesilat cilik mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan masyarakat karena menjadi bukti nyata bahwa regenerasi pelestari budaya Betawi terus berjalan melalui pembinaan sejak usia dini.

Selain menjadi panggung pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sebanyak 40 pelaku UMKM membuka stan di sepanjang Jalan Taman Elok 10, tepat di depan lokasi acara. Berbagai produk lokal seperti kuliner khas Betawi, makanan dan minuman, jajanan tradisional, fesyen, aksesori, hingga produk usaha rumahan dipasarkan kepada ribuan pengunjung yang hadir.

Ramainya masyarakat yang memadati kawasan bazar memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha. Banyak stan dipenuhi pembeli sejak pagi hingga malam, sehingga kegiatan budaya ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat di Kelurahan Sunter Jaya.

Kegiatan ini dihadiri Babe H. Ahmad Mukhlis selaku Pembina sekaligus Guru Besar Sanggar Sinlamba Batavia, Erfan Pratama selaku Ketua Umum Sanggar Sinlamba Batavia, Drs. H. Eman Roheman, SE selaku Pembina Sanggar Sinlamba Batavia Cabang Gunung Sahari Selatan, serta Ketua ASTRABI Jakarta Utara, Babe Ahyat.

Turut hadir Camat Tanjung Priok, Samsul Rizal Kadhafi, Sekretaris Kelurahan Sunter Jaya Hilal mewakili Lurah Sunter Jaya, Ketua RW 011 Ichwan Rosyid, Ketua RW 09 Fahrul Roji, LMK Kelurahan Sunter Jaya H. Sehu, Ketua RT 004 RW 011 Ajis Naung, Babinsa Kelurahan Sunter Jaya Garmin Yudha dan Apriyadi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sunter Jaya Sarifudin, anggota Satpol PP Kelurahan Sunter Jaya Dede Hidayat, serta Ketua Wihara Pejagalan Jakarta Utara, Fredy Wei, bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan para pelaku seni budaya.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana Deni Malik menyampaikan bahwa Gebyar Budaya Sunter Jaya Jilid 2 merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya Betawi.

“Kami bersyukur kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan seluruh panitia, masyarakat, pemerintah, para sponsor, mitra, komunitas budaya, serta seluruh pihak yang ikut berpartisipasi. Kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya, pembinaan generasi muda, pemberdayaan UMKM, dan memperkuat kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya, Babe H. Ahmad Mukhlis mengatakan bahwa budaya Betawi harus terus diwariskan kepada generasi penerus melalui pembinaan yang berkelanjutan.

“Melihat anak-anak tampil percaya diri membawakan pencak silat dan kesenian Betawi merupakan kebanggaan bagi kita semua. Mereka adalah penerus yang akan menjaga warisan budaya ini. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berkembang sehingga budaya Betawi tetap hidup dan semakin dicintai oleh generasi muda,” katanya.

Sementara itu, Camat Tanjung Priok, Samsul Rizal Kadhafi, memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara masyarakat, pemerintah, komunitas budaya, dan dunia usaha.

“Pemerintah Kecamatan Tanjung Priok mengapresiasi Yayasan Sanggar Sinlamba Batavia beserta seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan ini. Gebyar Budaya Sunter Jaya tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya Betawi, tetapi juga mampu menggerakkan UMKM, memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkarya, memperkuat kepedulian sosial, dan mempererat persatuan masyarakat. Semoga kegiatan ini terus berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang menjadi kebanggaan Jakarta Utara,” ujar Samsul Rizal Kadhafi.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Wihara Pejagalan Jakarta Utara, Fredy Wei, yang menilai kegiatan budaya mampu memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan.

“Saya mendukung penuh kegiatan seperti ini karena budaya mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang. Semoga kebersamaan yang terbangun melalui Gebyar Budaya Sunter Jaya terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya dalam melestarikan budaya Indonesia,” ungkap Fredy Wei.

Kesuksesan penyelenggaraan Gebyar Budaya Sunter Jaya Jilid 2 juga mendapat dukungan dari berbagai mitra, yaitu Cimory, McDonald’s, Ancol, dan Sparks sebagai official partnership yang turut berkontribusi dalam menyukseskan acara.

Dengan melibatkan 26 perguruan silat ASTRABI Jakarta Utara, 40 pelaku UMKM, puluhan seniman dan budayawan, para pesilat cilik Sanggar Sinlamba Batavia Pusat Sunter Jaya dan Cabang Gunung Sahari Selatan, serta dukungan pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat keamanan, dan dunia usaha, Gebyar Budaya Sunter Jaya Jilid 2 berhasil membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan berdampingan dengan pemberdayaan ekonomi, pembinaan generasi muda, dan penguatan persatuan masyarakat. Penyelenggara berharap kegiatan ini terus menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan menjadi salah satu ikon budaya Betawi di Jakarta Utara.

Jaga Jakarta On The Spot Polsek Kawasan Muara Baru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Buruh Pelabuhan

Investigasihukumkriminal Jakarta – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Kawasan Muara Baru melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di kawasan Pelabuhan Muara Baru, Jalan Tuna Raya, Jakarta Utara, pada Minggu, (26/7/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Waka Polsek Kawasan Muara Baru, Iptu Indra Basuki, S.H., M.H., bersama personel piket fungsi. Melalui kegiatan ini, jajaran kepolisian turun langsung menemui para pekerja buruh harian lepas untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus menyerap aspirasi dan permasalahan yang dihadapi masyarakat di lingkungan pelabuhan.

Dalam kesempatan tersebut, petugas mengajak seluruh pekerja untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta memperkuat kerja sama antara masyarakat dan kepolisian.

Selain itu, para buruh diimbau agar menjauhi penyalahgunaan narkotika, obat-obatan terlarang, maupun minuman beralkohol yang dapat memicu terjadinya tindak pidana dan mengganggu ketertiban umum.

Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya dengan mendatangi kantor kepolisian terdekat atau memanfaatkan call center Layanan Polri 110 yang tersedia selama 24 jam.

Waka Polsek Kawasan Muara Baru, Iptu Indra Basuki, S.H., M.H., mengatakan, “Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dan permasalahan yang mereka hadapi, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat merupakan kunci terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.”

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan Jaga Jakarta On The Spot merupakan salah satu upaya Polri dalam memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman, membangun kepercayaan publik, serta memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan kondusif,” ujar AKBP Aris Wibowo.

JJOS Patroli KRYD Skala Besar Polres Pelabuhan Tanjung Priok Jaga Stabilitas Kamtibmas, Situasi Wilayah Tetap Aman dan Kondusif

investigasihukumkriminal, Jakarta – Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya kembali menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui Patroli Skala Besar (JJOS) sebagai upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan dipimpin oleh AKP Mix Dimas Respati, S.Tr.K., S.I.K., selaku Perwira Pengawas (Pawas) yang juga menjabat sebagai Kasat Intelkam Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Patroli melibatkan 17 personel gabungan dengan dukungan empat unit kendaraan dinas roda empat.

Rute patroli meliputi sejumlah objek vital dan kawasan strategis, di antaranya PT Indonesia Power PLTU, Terminal Penumpang Nusantara Pura II, Pelabuhan Inggom, JICT 1, serta Jalan Raya Pelabuhan Nusantara.

Selama kegiatan berlangsung, personel melaksanakan patroli dialogis dengan memberikan imbauan kepada petugas keamanan di kawasan PT Indonesia Power PLTU agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, melaksanakan patroli secara berkala, melakukan pemeriksaan terhadap orang maupun kendaraan yang keluar masuk area kerja, serta selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) demi mengantisipasi kecelakaan kerja. Petugas juga mengingatkan agar setiap tindak kriminal maupun gangguan Kamtibmas segera dilaporkan melalui Call Center Layanan Polri 110.

Di Terminal Penumpang Nusantara Pura II, personel melakukan pemantauan aktivitas masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada calon penumpang, penjemput, dan pengguna jasa pelabuhan. Masyarakat diimbau untuk menjaga barang bawaan agar terhindar dari kehilangan maupun tertinggal, serta membeli tiket kapal Pelni maupun Ro-Ro hanya melalui loket resmi guna menghindari praktik penipuan. Selama pemantauan berlangsung, situasi terminal terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Selain itu, personel juga menggelar razia stasioner di Jalan Raya Pelabuhan Nusantara sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi tindak pidana kejahatan jalanan, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, serta peredaran gelap narkotika. Pemeriksaan dilakukan secara selektif, humanis, dan profesional dengan memeriksa identitas pengendara, kelengkapan surat-surat kendaraan, serta barang bawaan guna mencegah masuknya barang berbahaya maupun barang ilegal ke kawasan pelabuhan.

Di sela kegiatan tersebut, petugas turut memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Berdasarkan hasil kegiatan, tidak ditemukan pengendara maupun kendaraan yang terindikasi terlibat tindak pidana, membawa senjata tajam, narkotika, ataupun barang berbahaya lainnya. Seluruh kendaraan yang diperiksa juga memiliki kelengkapan surat-surat yang sah dan tidak ditemukan orang yang mencurigakan.

“Patroli KRYD ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman, mencegah potensi gangguan Kamtibmas, serta memastikan aktivitas masyarakat di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif,” ujar AKP Mix Dimas Respati selaku Perwira Pengawas kegiatan.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Patroli Cipta Kondisi yang dilakukan secara mobile dan stasioner berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok selama kegiatan berlangsung terpantau tetap aman dan kondusif.