investigasihukumkriminal, JAKARTA – Sejumlah elemen masyarakat menyatakan komitmen bersama menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kondusivitas Jakarta melalui Deklarasi Jaga Jakarta untuk Indonesia. Deklarasi tersebut menjadi wujud kepedulian bersama untuk menjaga Jakarta sebagai rumah bagi seluruh masyarakat sekaligus etalase Indonesia di mata dunia.
Dalam deklarasi tersebut, segenap elemen masyarakat menyatakan lima sikap bersama. Pertama, menjaga Jakarta tetap aman, tertib, damai, dan nyaman sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakat. Jakarta juga dipandang sebagai etalase Indonesia yang harus terus dijaga citra, keamanan, dan ketertibannya.
Kedua, elemen masyarakat menegaskan komitmen untuk bersatu dalam kebinekaan. Mereka menolak segala bentuk provokasi, intoleransi, kekerasan, dan perpecahan yang berpotensi mengganggu persatuan serta kesatuan bangsa.
Ketiga, deklarasi tersebut mengajak seluruh pihak memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi. Pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, komunitas, pemuda, dan masyarakat diharapkan terus bekerja bersama dalam menjaga Jakarta agar tetap kondusif.
Keempat, elemen masyarakat berkomitmen melindungi generasi muda dan masa depan bangsa dari narkoba, kejahatan, radikalisme, serta berbagai pengaruh negatif. Upaya itu dilakukan dengan membangun lingkungan yang sehat, produktif, dan berkarakter.
Kelima, seluruh elemen masyarakat menyatakan siap menjaga Jakarta untuk Indonesia dengan disiplin, kepedulian, toleransi, dan semangat kebangsaan. Komitmen tersebut diarahkan untuk mewujudkan Jakarta yang maju serta Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Perwakilan Pokdarkamtibmas, Yudi Wahyudi, mengatakan menjaga Jakarta membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk warga di lingkungan masing-masing.
“Kami dari Pokdarkamtibmas siap mendukung upaya menjaga Jakarta tetap aman, tertib, damai, dan kondusif. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Semangat Jaga Jakarta harus dimulai dari lingkungan terdekat. Dengan saling menjaga, menghormati, dan bekerja sama, kita bisa ikut menciptakan Jakarta yang aman dan nyaman untuk semua ,” ujar Yudi.
Melalui semangat Jaga Jakarta untuk Indonesia, seluruh elemen masyarakat diajak mengambil peran untuk menciptakan lingkungan yang aman, menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, serta merawat persatuan dan kesatuan bangsa.
“JAKARTA AMAN, INDONESIA KUAT!”
“JAGA JAKARTA UNTUK INDONESIA!”
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
investigasihukumkriminal, JAKARTA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Ketua Perjuangan Walisongo Laskar Sabilillah (PWI-LS) DKI Jakarta, KH. Ahmad Muklis Fadil, beserta jajaran pengurus.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Sekretariat PWI-LS Jakarta, Jalan Rorotan 3, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (6/8/2026) malam, tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus memperkuat komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua serta jajaran PWI-LS DKI Jakarta yang telah menerima kunjungan dan membuka ruang komunikasi bersama jajaran kepolisian.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri.
Kapolres juga mengajak seluruh jajaran PWI-LS DKI Jakarta untuk bersama-sama menjaga persatuan dan persaudaraan serta menghindari berbagai tindakan maupun pernyataan yang berpotensi menimbulkan provokasi dan konflik di tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen PWI-LS untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Jangan mudah terprovokasi oleh isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Apabila terdapat persoalan, mari kita komunikasikan dan selesaikan melalui dialog serta koordinasi yang baik,” tegasnya.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara kepolisian dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat merupakan salah satu langkah penting dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengimbau agar setiap aspirasi maupun permasalahan yang yang ada saat ini dapat disampaikan melalui mekanisme yang baik dengan mengedepankan musyawarah, dialog, serta koordinasi bersama pihak kepolisian dan instansi terkait.
“Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan di Pelabuhan Tanjung Priok nantinya dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh suasana persaudaraan. Karena itu, komunikasi dan koordinasi menjadi sangat penting,” ungkapnya.
Selain membahas situasi Kamtibmas, pertemuan tersebut juga diisi dengan ramah tamah serta makan bersama. Ketua dan jajaran PWI-LS DKI Jakarta turut menyampaikan berbagai perkembangan dan dinamika yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Pertemuan juga menjadi sarana bagi jajaran kepolisian untuk mendengarkan aspirasi serta membangun komunikasi yang lebih erat dengan PWI-LS DKI Jakarta.
Menjelang akhir kegiatan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada jajaran PWI-LS DKI Jakarta. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.
“Sinergitas antara Polri dan masyarakat harus terus kita rawat. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini,” kata AKBP Alrasyidin.
Seluruh rangkaian kegiatan silaturahmi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergitas antara Polri dan PWI-LS DKI Jakarta dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas
investigasihukumkriminal, Jakarta — Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan JJOS Patroli Cipta Kondisi dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (8/8/2026) dini hari.
Kegiatan dipimpin oleh IPDA Amin Mustofa, S.H., selaku Kanit Turjawali Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dengan melibatkan sebanyak 17 personel menggunakan empat unit kendaraan dinas Polri.
Patroli menyasar sejumlah lokasi yang menjadi jalur dan kawasan aktivitas masyarakat maupun objek vital, di antaranya Indonesia Power PLTU, PT Salim Ivomas, Jalan Pulau Payung, Pelabuhan Inggom, Terminal Penumpang Nusantara Pura 2, Terminal Petikemas 2, hingga JICT 1.
Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan patroli dan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog dengan petugas keamanan (security) di sejumlah lokasi. Personel memberikan imbauan agar para petugas meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melaksanakan tugas pada malam hari.
Petugas keamanan juga diingatkan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin terhadap tamu maupun kendaraan yang keluar-masuk kawasan, serta menghindari pelaksanaan tugas seorang diri.
“Kami mengimbau kepada seluruh petugas keamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hari. Apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, segera berkoordinasi dan melaporkannya kepada pihak kepolisian,” ujar IPDA Amin Mustofa.
Selain patroli dialogis, personel juga melaksanakan razia stasioner terhadap kendaraan roda dua dan roda empat di Jalan Raya Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak pidana jalanan, seperti begal, pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian dengan kekerasan (curas).
Pemeriksaan dilakukan secara selektif, humanis, dan profesional, meliputi kelengkapan surat-surat kendaraan, identitas pengendara, serta barang bawaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah masuknya barang berbahaya maupun barang ilegal ke wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Dalam kesempatan tersebut, personel juga memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi kejahatan jalanan, mengutamakan keselamatan dalam berkendara, serta mematuhi peraturan lalu lintas.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas atau kejadian yang mencurigakan melalui Call Center Layanan Polri 110.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan preemtif kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat maupun para pekerja di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tambah IPDA Amin Mustofa.
Selama kegiatan berlangsung, personel turut melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi patroli guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun aksi kriminalitas lainnya.
Melalui kegiatan patroli cipta kondisi tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat serta membangun sinergi dengan petugas keamanan dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif.
Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Upaya Masuknya 10,1 Kg Ganja dari Thailand
investigasihukumkriminal, BADUNG – Upaya penyelundupan narkotika lintas negara melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, berhasil digagalkan petugas Bea Cukai Ngurah Rai bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan dua warga negara India berinisial AR dan PC serta barang bukti berupa 100 kemasan ganja dengan berat total mencapai 10.310 gram bruto atau 10.110 gram netto.
Pengungkapan kasus berlangsung pada Senin (3/8/2026), setelah pesawat Scoot Air TR280 yang melayani rute Koh Samui, Thailand–Singapura–Denpasar tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 10.30 WITA.
Pemeriksaan terhadap para penumpang dilakukan sebagaimana prosedur pengawasan di terminal kedatangan internasional. Sekitar pukul 11.25 WITA, petugas Bea Cukai menemukan indikasi mencurigakan dari hasil analisis citra X-Ray dan penerapan manajemen risiko terhadap barang bawaan dua penumpang asal India tersebut.
Pemeriksaan kemudian diarahkan pada koper milik AR dan PC.
Dari koper AR, petugas menemukan delapan kotak yang berisi 62 kemasan serbuk tanaman kering berwarna hijau kecokelatan. Barang tersebut memiliki berat 6.399 gram bruto atau 6.275 gram netto.
Sementara dari koper PC ditemukan enam kotak berisi 38 kemasan dengan karakteristik serupa. Total berat barang tersebut mencapai 3.911 gram bruto atau 3.835 gram netto.
Hasil pengujian Laboratorium Bea dan Cukai Ngurah Rai memastikan seluruh barang bukti positif mengandung narkotika golongan I jenis Delta-9 Tetrahydrocannabinol (THC), atau ganja.
Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Wawan Dharmawan, mengatakan kedua terduga pelaku berdasarkan pemeriksaan awal mengaku datang ke Bali untuk berlibur selama tiga hari bersama keluarga.
Menurut keterangan awal tersebut, ganja diperoleh dari seseorang di Thailand sebelum dibawa masuk ke Indonesia. Barang terlarang itu diduga sengaja disamarkan dengan cara dikemas menyerupai oleh-oleh makanan dan ditempatkan bersama barang bawaan lainnya di dalam koper.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku mengaku datang ke Bali untuk berlibur selama tiga hari bersama keluarga. Mereka juga mengakui memperoleh barang tersebut dari seseorang di Thailand sebelum membawanya ke Indonesia,” kata Wawan.
Setelah penemuan barang bukti, Bea Cukai Ngurah Rai langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Penanganan perkara selanjutnya dilakukan melalui proses serah terima tersangka dan barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut.
Tim gabungan juga melakukan controlled delivery sebagai bagian dari pengembangan perkara guna menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas.
Kedua terduga pelaku berikut barang bukti kemudian dibawa ke Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk menjalani proses hukum.
Bea Cukai memperkirakan penggagalan peredaran 10,110 kilogram ganja tersebut berpotensi menyelamatkan lebih dari 2.076 jiwa dari penyalahgunaan narkotika. Nilai potensi kerugian ekonomi masyarakat yang dapat dicegah diperkirakan mencapai sekitar Rp3,3 miliar.
Wawan menegaskan bahwa pengungkapan tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama antarinstansi dalam memperketat pengawasan di pintu masuk Indonesia, khususnya terhadap jaringan narkotika internasional.
Menurutnya, koordinasi antara Bea Cukai dan aparat kepolisian akan terus diperkuat melalui pertukaran informasi, pengawasan berbasis intelijen, serta operasi terpadu.
“Kolaborasi antarpenegak hukum akan terus diperkuat melalui pertukaran informasi, pengawasan berbasis intelijen, serta operasi terpadu guna melindungi masyarakat dan menjaga Indonesia dari ancaman jaringan peredaran gelap narkotika internasional,” tegasnya.
Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Peningkatan Kemampuan Dalmas
Investigasihukumkriminal Jakarta, – Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Latihan Peningkatan Kemampuan Pasukan Pengendalian Massa (Dalmas) sebagai upaya meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta kemampuan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Jumat, 07/08/2026
Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok tersebut mengacu pada Surat Perintah Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok tanggal 6 Agustus 2026.
Latihan dipimpin oleh Kasatsamapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Aries Arianto, S.H., dengan instruktur dari Satsamapta, yaitu Ipda Sahat Mangiring Sihombing, S.H., Aiptu Purwanto, S.H., dan Aipda Kasmito.
Sebanyak 50 personel mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri atas Tim Negosiator Polwan, Tim Dalmas Awal, Tim Dalmas Lanjut, serta massa simulasi (bullsuit). Seluruh peserta mengikuti rangkaian latihan secara serius dan penuh semangat guna meningkatkan kemampuan teknis maupun kerja sama tim.
Adapun materi yang diberikan meliputi kemampuan public speaking bagi Tim Negosiator Polwan dalam menghadapi massa pengunjuk rasa, formasi Dalmas Awal beserta teknik penggunaan tali Dalmas, formasi Dalmas Lanjut menggunakan perlengkapan lengkap berupa tongkat dan tameng, hingga simulasi terpadu pengendalian massa yang melibatkan Negosiator Polwan, Dalmas Awal, dan Dalmas Lanjut.
Melalui latihan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen membangun personel Dalmas yang profesional, tangguh, disiplin, serta siap digerakkan kapan pun dibutuhkan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa “Latihan peningkatan kemampuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kesiapsiagaan personel Dalmas agar selalu profesional, terampil, dan responsif dalam menghadapi setiap dinamika situasi di lapangan. Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan ini juga bertujuan memperkuat jiwa korsa, kekompakan, serta sinergi antarpersonel sehingga pelaksanaan tugas pengamanan dapat berjalan secara efektif, humanis, dan sesuai prosedur.”
Dengan terselenggaranya latihan tersebut, diharapkan seluruh personel Dalmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok semakin siap menjalankan tugas pengamanan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara optimal.
JJOS Polres Priok Pastikan Debarkasi Kapal KM. Kelud dari Batam Berjalan Aman, Tertib, dan Lancar
investigasihukumkriminal, Pelabuhan Tanjung Priok – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Jaga Jakarta On The Spot Pelayanan dan Pengamanan serta Pengawasan terhadap proses debarkasi penumpang Kapal Motor (KM) Kelud yang tiba dari Batam di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (07/08)
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 2.692 penumpang berhasil turun dengan aman. Seluruh rangkaian proses kedatangan penumpang berlangsung tertib berkat pengamanan yang dilakukan oleh personel Polsubsektor Pelni bersama unsur pengamanan lainnya.
Kapolsubsektor Pelni, IPTU Ramli Wabula, bersama anggota Polsubsektor Pelni secara aktif melaksanakan pengamanan sekaligus memberikan berbagai imbauan kepada para penumpang. Edukasi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga keselamatan selama berada di area pelabuhan, pemanfaatan layanan darurat Call Center 110, pencegahan penyalahgunaan narkoba, bahaya judi online, serta antisipasi aksi tawuran.
Selain itu, petugas juga mengarahkan para penumpang agar keluar terminal secara tertib dengan berjalan satu per satu sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.
Pada saat penumpang memasuki ruang tunggu hingga menuju pintu keluar terminal, personel pengamanan terus mengarahkan seluruh penumpang untuk memasukkan barang bawaannya ke mesin X-Ray. Pemeriksaan tersebut bertujuan mencegah masuk maupun keluarnya barang-barang terlarang, seperti narkotika, senjata api, senjata tajam, serta barang berbahaya lainnya.
Secara keseluruhan, kegiatan pengamanan dan pemeriksaan debarkasi KM Kelud dari Batam berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas maupun kendala yang berarti.
Sementara itu, berdasarkan jadwal operasional, KM Kelud direncanakan kembali bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Batam pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 23.00 WIB. Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan kembali melaksanakan pengamanan secara maksimal guna memastikan seluruh proses embarkasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memberikan pelayanan, pengamanan, dan perlindungan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut, sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Apabila diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih formal bergaya rilis Humas Polri atau versi yang lebih layak dimuat di media online dengan gaya bahasa yang lebih menarik.
Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (7/8/2026) – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Jaga Jakarta On The Spot yaitu kegiatan Pelayanan, Pengamanan dan Pengawasan terhadap proses debarkasi penumpang Kapal Motor (KM) Kelud yang tiba dari Batam di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat dini hari, 7 Agustus 2026, pukul 00.15 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 2.692 penumpang berhasil turun dengan aman. Seluruh rangkaian proses kedatangan penumpang berlangsung tertib berkat pengamanan yang dilakukan oleh personel Polsubsektor Pelni bersama unsur pengamanan lainnya.
Kapolsubsektor Pelni, IPTU Ramli Wabula, bersama anggota Polsubsektor Pelni secara aktif melaksanakan pengamanan sekaligus memberikan berbagai imbauan kepada para penumpang. Edukasi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga keselamatan selama berada di area pelabuhan, pemanfaatan layanan darurat Call Center Layanan Polri 110, pencegahan penyalahgunaan narkoba, bahaya judi online, serta antisipasi aksi tawuran.
Selain itu, petugas juga mengarahkan para penumpang agar keluar terminal secara tertib dengan berjalan satu per satu sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.
Pada saat penumpang memasuki ruang tunggu hingga menuju pintu keluar terminal, personel pengamanan terus mengarahkan seluruh penumpang untuk memasukkan barang bawaannya ke mesin X-Ray. Pemeriksaan tersebut bertujuan mencegah masuk maupun keluarnya barang-barang terlarang, seperti narkotika, senjata api, senjata tajam, serta barang berbahaya lainnya.
Secara keseluruhan, kegiatan pengamanan dan pemeriksaan debarkasi KM Kelud dari Batam berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas maupun kendala yang berarti.
Sementara itu, berdasarkan jadwal operasional, KM Kelud direncanakan kembali bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Batam pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 23.00 WIB. Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan kembali melaksanakan pengamanan secara maksimal guna memastikan seluruh proses embarkasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memberikan pelayanan, pengamanan, dan perlindungan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut, sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Nakes Puskesmas Cianjur Mengucapkan Kata-kata Yang Tidak Pantas Terhadap Pasien
Investigasihukumkriminal, Cianjur – Peristiwa tenaga kesehatan (nakes) yang menghina pasien BPJS kembali mencuat dan menuai kecaman dari sejumlah masyarakat. Kasus ini menjadi bukti bahwa masih banyak nakes yang perlu mendapat perhatian serius, terutama di beberapa daerah, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Kamis, 06/08/2026
Salah satu contoh terjadi di puskesmas di Kabupaten Cianjur. Seorang pasien yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dan gusi mengaku kecewa atas ucapan, pelayanan dan tutur kata nakes yang dianggap kurang berkenan. Alih-alih memberikan pelayanan, pasien tersebut justru diarahkan untuk segera melakukan rujukan ke salah satu rumah sakit sebelum ada tindakan medis di puskesmas.
Kejadian ini menimbulkan rasa tidak nyaman bagi pasien dan memunculkan pertanyaan mengenai kualitas pelayanan kesehatan yang seharusnya mengedepankan sikap ramah, empati, dan profesionalisme.
Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap tenaga kesehatan agar pelayanan BPJS benar-benar sesuai dengan prinsip keadilan dan kemanusiaan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya soal tindakan medis, tetapi juga bagaimana nakes menjaga etika komunikasi dengan pasien. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap layanan BPJS terkikis akibat perilaku oknum yang tidak mencerminkan semangat pelayanan publik.
Kolaborasi PA Jakarta Pusat dan KJRI Johor Bahru Permudah Layanan Isbat Nikah Bagi WNI
Investigasihukumkriminal Johor Bahru – Pengadilan Agama Jakarta Pusat kembali menghadirkan layanan hukum bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri melalui penyelenggaraan sidang isbat nikah di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia, pada 5–6 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses terhadap layanan peradilan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pasangan suami istri yang belum memiliki penetapan pengadilan atas perkawinannya.
Sidang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Muhammad Aliyuddin, S.Ag., M.H., bersama majelis hakim dengan dukungan KJRI Johor Bahru. Melalui layanan tersebut, para pemohon memperoleh kesempatan untuk mengesahkan perkawinan yang sebelumnya telah dilangsungkan secara agama sehingga dapat menjadi dasar pencatatan resmi sesuai ketentuan hukum di Indonesia.
Pada hari pertama, Rabu (5/8), terdapat 15 perkara yang dijadwalkan untuk disidangkan. Sebanyak 14 pemohon hadir, sementara satu perkara dinyatakan gugur karena ketidakhadiran pemohon. Dari perkara yang diperiksa, sebagian telah diputus pada hari yang sama, sedangkan satu perkara ditunda ke hari berikutnya untuk melengkapi persyaratan administrasi.
Persidangan berlanjut pada Kamis (6/8) dengan agenda pemeriksaan 13 perkara baru serta satu perkara lanjutan dari hari sebelumnya. Dalam pelaksanaannya, dua perkara kembali dinyatakan gugur karena para pemohon tidak hadir, sementara seluruh perkara yang memenuhi syarat berhasil diperiksa dan diputus oleh majelis hakim.
Secara keseluruhan, selama dua hari pelaksanaan sidang, majelis hakim mengabulkan 25 permohonan isbat nikah. Adapun tiga perkara dinyatakan gugur akibat ketidakhadiran para pemohon dalam persidangan.
Muhammad Aliyuddin mengatakan, penyelenggaraan sidang isbat nikah di luar negeri merupakan bentuk komitmen pengadilan untuk memastikan layanan hukum tetap dapat diakses oleh WNI di mana pun berada. Menurutnya, kehadiran negara melalui pelayanan peradilan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk mereka yang bekerja maupun menetap di luar Indonesia.
Di sela kegiatan, Ketua Pengadilan Agama Jakarta Pusat juga mengunjungi sekolah binaan KJRI Johor Bahru. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan motivasi kepada para pelajar Indonesia agar terus bersemangat menempuh pendidikan, menjaga disiplin, serta mempertahankan rasa cinta terhadap tanah air meskipun berada di luar negeri.
Ia menekankan pentingnya peran generasi muda Indonesia sebagai representasi bangsa di kancah internasional. Karena itu, para pelajar diharapkan mampu menunjukkan karakter yang berintegritas, berprestasi, dan membawa citra positif Indonesia.
Pelaksanaan sidang isbat nikah ini sekaligus mencerminkan kolaborasi antara Pengadilan Agama Jakarta Pusat dan KJRI Johor Bahru dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui layanan tersebut, para pemohon tidak perlu menempuh perjalanan ke Indonesia untuk memperoleh penetapan pengadilan, sehingga dapat menghemat waktu maupun biaya.
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata peningkatan akses terhadap keadilan bagi WNI di luar negeri. Dengan pelayanan yang lebih mudah dijangkau, diharapkan semakin banyak masyarakat Indonesia yang memperoleh kepastian hukum atas status perkawinannya serta dapat melanjutkan proses administrasi kependudukan sesuai peraturan yang berlaku.
Efisiensi Anggaran Berujung Polemik Warga Cianjur Datangi Dinsos
investigasihukumkriminal, Cianjur – Beberapa warga Kabupaten Cianjur mendatangi Dinas Sosial setelah mendapati kepesertaan BPJS Kesehatan mereka dinonaktifkan Setelah Pemerintah Kabupaten Cianjur secara resmi menghentikan program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas dan menonaktifkan sekitar 400.000 peserta BPJS Kesehatan yang sebelumnya ditanggung oleh anggaran daerah, terhitung mulai 1 Agustus 2026.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah efisiensi anggaran sekaligus penyesuaian skema layanan menjadi UHC Cut Off.
Salah satu warga terdampak, Bapak Rizal dari Bojong, mengaku terkejut saat mendapati kartu BPJS anaknya tidak aktif ketika sedang menjalani perawatan di RS Sayang Cianjur. Hasil pengecekan melalui aplikasi JKN menunjukkan status kepesertaan nonaktif sejak akhir bulan.
Rizal kemudian meminta klarifikasi ke Dinas Sosial. Pihak dinas menjelaskan bahwa perubahan status kepesertaan terjadi setelah adanya update data sensus ekonomi terbaru, di mana desil ekonomi keluarga Rizal naik dari desil 5 ke desil 8. Dengan demikian, ia tidak lagi masuk kategori penerima bantuan iuran.
Namun, Rizal menilai data yang digunakan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dalam catatan dinas, ia disebut memiliki lahan dan rumah di luar tempat tinggalnya. Padahal, menurut pengakuannya, selama ini ia hanya menyewa rumah kontrakan dan tidak memiliki aset sebagaimana tercatat.
Kasus Rizal menambah daftar panjang keluhan warga Cianjur yang merasa dirugikan akibat ketidaksesuaian data dalam sistem. Masyarakat berharap pemerintah melakukan verifikasi ulang data secara lebih teliti, agar tidak ada warga miskin yang kehilangan hak atas layanan kesehatan.
Dalam wawancara dengan tim investigasi, Rizal menyampaikan: “Lebih baik program bansos dialihkan menjadi layanan BPJS Nasional. Dengan demikian, setiap rakyat Indonesia yang memiliki NIK berhak mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, sebagaimana halnya pendidikan gratis.”
Kebijakan efisiensi anggaran memang menjadi kebutuhan pemerintah daerah, namun pelaksanaannya harus tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan sosial. Hak atas kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara yang tidak boleh terabaikan hanya karena kesalahan data atau ketidaktepatan verifikasi.
Pemerintah pusat maupun daerah diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh, agar tidak ada lagi masyarakat miskin yang kehilangan akses terhadap layanan kesehatan.
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Keamanan Kawasan Pelabuhan, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif
investigasihukumkriminal, Jakarta – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan JJOS Patroli Cipta Kondisi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Kegiatan dipimpin oleh IPTU Suratman, S.H., selaku Kasubbag Dalgar Bag Ren Polres Pelabuhan Tanjung Priok, yang bertugas sebagai Perwira Pengawas (Pawas). Sebanyak 15 personel diterjunkan dalam pelaksanaan patroli dengan dukungan 4 unit kendaraan roda empat (KR4) dinas Polri dan 2 unit kendaraan roda dua (KR2) dinas Polri.
Adapun rute patroli meliputi Dermaga 001, Dermaga 003 Pelabuhan Nusantara, serta Terminal Penumpang Pelni Pelabuhan Tanjung Priok, yang merupakan kawasan strategis dengan aktivitas masyarakat dan distribusi logistik yang tinggi.
Dalam pelaksanaannya, personel melaksanakan razia stasioner terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat di kawasan Jalan Nusantara. Pemeriksaan dilakukan secara selektif, humanis, dan profesional dengan memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan, identitas pengendara, serta barang bawaan guna mencegah masuknya barang-barang berbahaya maupun barang ilegal ke kawasan pelabuhan.
Selain pemeriksaan kendaraan, personel juga melakukan sambang ke Dermaga 001, Dermaga 003, dan Terminal Penumpang Pelni untuk memantau situasi keamanan sekaligus mengantisipasi tindak pidana, seperti begal, pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), maupun bentuk kriminalitas lainnya.
Sebagai bagian dari upaya preventif, petugas memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan, mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga keselamatan selama berkendara, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Selama kegiatan berlangsung, personel terus melakukan pemantauan situasi di seluruh titik patroli untuk memastikan kondisi keamanan tetap terkendali. Kehadiran anggota Polri di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah munculnya potensi gangguan keamanan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Patroli Cipta Kondisi ini merupakan bagian dari komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya di kawasan pelabuhan yang menjadi salah satu objek vital nasional.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian patroli berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif tanpa ditemukan adanya gangguan keamanan yang menonjol.