WARGA DARUL MAKMUR TABRAK KERBAU, SATLANTAS POLRES NAGAN RAYA MEMBANTU EVAKUASI SAMPAI SELESAI

INVESTIGASIHUKUMKRIMINAL, Nagan Raya 18/09/2025

Kawanan ternak berkeliaran dimalam hari , warga darul makmur berinisial RM mengalami Laka Lantas 18/09/2025 kejadian ini terjadi sekitar jam. 20.40 Wib di jalan meulaboh -tapak tuan gampong ujong fatihah kecamatan kuala kab.Nagan Raya .

Keterangan dari pengemudi berinisial RM bersama istri dan seorang anak yang masih balita dari arah meulabouh berniat ingin kembali ke darul makmur tiba – tiba kawanan kerbau yang lebih dari lima ekor melintas di jalan dua jalur gampong ujong fatihah sehingga tertabrak olehnya, yang mengakibatkan kerusakan mobil yang cukup parah , Alhamdulillah tidak ada korban jiwa pada insiden ini.

Satlantas Polres Nagan raya membantu melakukan evakuasi mobil tersebut dan mengawal sampai ketempat yang dititip oleh RM , hingga selesai

Keberadaan ternak yang liar sangat mengganggu ketertiban umum dan mengancam keselamatan warga, terutama pengguna jalan raya, masalah hewan ternak yang dibiarkan berkeliaran ini sudah mengalami banyak korban bahkan sudah banyak yang meninggal dunia akibat kecelakaan .

Himbauan atau perintah dari pihak berwenang (seperti pihak pemerintah di kabupaten , Polisi, satpol PP, atau perangkat desa) kepada pemilik ternak agar mengandangkan , mengikat atau mengembalakan ternak dengan benar agar tidak mengancam keselamatan pengguna jalan dan meganggu ketertiban umum lainnya ( Ada Qanun yang wajib dipatuhi oleh peternak disetiap gampong) .

Pengendara tetap waspada apalagi dimalam hari , Qanun bukan sebuah jaminan, (IHK/RegAceh)

Polda Jabar Ungkap Kasus Pengrusakan dan Pembakaran Kantor Pemerintah serta Fasilitas Umum

Polda Jabar Ungkap Kasus Pengrusakan dan Pembakaran Kantor Pemerintah serta Fasilitas Umum

investigasihukumkriminal – Polda Jawa Barat berhasil mengungkap kasus pengrusakan dan pembakaran kantor pemerintahan serta fasilitas umum yang terjadi di wilayah hukum Polda Jabar pada akhir Agustus hingga awal September 2025.    

Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan mengatakan bahwa Dari serangkaian penyelidikan, aparat mengamankan 156 orang terduga pelaku, dan setelah pemeriksaan ditetapkan sebanyak 26 orang sebagai tersangka tindak pidana pengrusakan dan pembakaran.

“Peristiwa tersebut berlangsung sejak Jumat, 29 Agustus 2025, hingga Senin, 1 September 2025. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran aksi anarkis di antaranya pagar dan pos polisi di depan Kantor Gubernur Jawa Barat, Gedung DPRD Jawa Barat, Mess MPR RI di Bandung, hingga fasilitas umum seperti gedung perbankan dan pos polisi di Tasikmalaya. Para pelaku menggunakan bom molotov, bom pipa, bom propane, petasan, batu, serta benda lainnya untuk melakukan aksinya.” ujarnya saat Konferensi Pers, Selasa (16/9/2025)

Selain itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar juga menangani 5 laporan terkait penyebaran konten provokatif di media sosial yang menghasut masyarakat untuk melakukan perusakan. Para pelaku merekam, memposting, hingga melakukan siaran langsung dengan kalimat bernada kebencian terhadap aparat. Beberapa akun media sosial teridentifikasi berafiliasi dengan jaringan yang menyebarkan paham anarkis tertentu.

“Barang bukti yang diamankan antara lain puluhan bom molotov siap pakai, bahan peledak rakitan, ratusan buku dan artikel bermuatan ideologi anarkis, hingga perangkat elektronik yang digunakan untuk menyebarkan konten provokatif.” ujarnya.

Para tersangka dijerat dengan pasal berbeda sesuai perannya. Untuk kasus pengrusakan dan pembakaran, mereka dikenakan Pasal 187 KUHP dengan ancaman pidana hingga 20 tahun penjara. Sedangkan tersangka yang menyebarkan konten hasutan melalui media sosial dijerat dengan Undang-Undang ITE dengan ancaman pidana enam tahun penjara serta denda hingga Rp1 miliar.

Polda Jawa Barat menegaskan bahwa tindakan tegas akan terus dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Polda Jabar mengimbau seluruh pihak agar tidak mudah terprovokasi dan selalu menjaga kondusifitas Jawa Barat.

Program Dana RT Rp25 Juta di Cianjur Batal Jalan, DPMD: Tidak Efektif dan Bebani Anggaran

Cianjur , investigasihukumkriminal – Rencana pemberian dana sebesar Rp25 juta per tahun bagi setiap Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Cianjur dipastikan batal direalisasikan. Program yang semula digadang-gadang sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat ini dinilai tidak efektif dan berpotensi membebani keuangan daerah.

Plt Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Dendy Kristanto, menegaskan bahwa skema tersebut tidak tercantum dalam dokumen Laporan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (LPJMD), sehingga secara aturan tidak memungkinkan untuk dijalankan.

“Program dana RT sebesar Rp25 juta per tahun itu tidak ada dalam hasil pembahasan LPJMD. Memang tidak memungkinkan untuk dijalankan,” ujar Dendy.

Bukan Dana Tunai, Melainkan Program

Dendy menjelaskan, konsep awal yang beredar di masyarakat adalah pemberian dana tunai langsung kepada setiap RT setiap tahun. Namun, hasil pembahasan menunjukkan bahwa bantuan tersebut bukan dalam bentuk uang tunai, melainkan program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

“Bentuknya bisa berupa perbaikan jalan lingkungan, drainase, atau fasilitas umum lainnya. Itu pun bukan setiap tahun, melainkan sekali dalam lima tahun,” jelasnya.

Pertimbangan Efektivitas dan Anggaran

Menurut Dendy, jika skema dana tunai Rp25 juta per RT per tahun dijalankan, anggaran yang dibutuhkan akan sangat besar dan berpotensi mengganggu prioritas pembangunan lain. Dengan jumlah RT di Kabupaten Cianjur yang mencapai ribuan, total kebutuhan dana bisa menembus ratusan miliar rupiah per tahun.

“Kalau dipaksakan, akan menggerus anggaran untuk sektor lain yang juga penting, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur skala besar,” tambahnya.

Arah Kebijakan

Pemkab Cianjur memilih mengarahkan anggaran ke program yang dinilai lebih tepat sasaran dan berkelanjutan, sesuai prioritas pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD. Program pembangunan lingkungan akan tetap berjalan, namun dengan mekanisme terpusat oleh pemerintah daerah dan jadwal pelaksanaan yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Kompol Eka Asmayanti, Polwan Pecinta Lari yang Tembus Ajang Bandung 100 Ultra

Jabar, investigasihukumkriminal – Di tengah padatnya tugas sebagai polisi wanita (Polwan), Kompol Eka Asmayanti tetap mampu menyalurkan hobinya berolahraga, khususnya lari. Lulusan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2009 yang kini menjabat sebagai Kepala Seksi BPKB (Kasi BPKB) Ditlantas Polda Jawa Barat itu menjadi salah satu peserta ajang lari lintas alam Bandung 100 Ultra di kawasan Parompong, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (14/9/2025).

Dalam event yang menantang ketahanan fisik dan mental itu, Eka berlari bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan dan Pejabat Utama Polda Jabar,  Kehadirannya menjadi bukti bahwa Polwan juga bisa tampil tangguh, tidak kalah dengan rekan-rekan polisi pria.

“Bagi saya, lari itu bukan hanya olahraga, tapi juga cara melatih disiplin dan semangat pantang menyerah. Itu sejalan dengan nilai-nilai yang kami bawa sebagai anggota Polri,” ujar Eka, Senin (15/9/2025)

Sebagai Kasi BPKB Ditlantas Polda Jabar, Eka dikenal tegas dan teliti dalam menjalankan tugas yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat di bidang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Meski demikian, ia selalu menyisihkan waktu untuk menjaga kebugaran tubuh. “Rutinitas memang padat, tapi olahraga justru jadi cara saya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan,” tambahnya.

Partisipasi Eka dalam ajang Bandung Ultra 100 tak sekadar menyalurkan hobi, melainkan juga memberi teladan kepada masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat. “Kalau kita sehat, tugas apapun bisa dijalankan lebih optimal. Saya ingin masyarakat juga termotivasi untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari hidup sehari-hari,” katanya.

Dengan kiprah dan semangatnya, Kompol Eka Asmayanti menegaskan bahwa Polwan tidak hanya hadir untuk melayani dan melindungi masyarakat, tetapi juga bisa menjadi inspirasi lewat prestasi dan konsistensi di luar tugas kedinasan.

Warga Minas Blokir Jalan, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Minas–Perawang

Siak, investigasihukumkriminal – Masyarakat Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, akhirnya turun ke jalan mereka menggelar aksi protes dengan memblokir total Jalan Lintas Minas–Perawang, tepat di dekat gerbang tol Minas menuju Perawang. Senin, 15/09/2025

Dalam aksi tersebut, warga mendirikan tenda di tengah jalan,menanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak dan menghentikan seluruh kendaraan yang melintas. Massa menegaskan siap bertahan bahkan menginap di jalan jika Pemerintah Provinsi Riau tidak segera memperbaiki jalan yang rusak parah.

Tuntutan warga langsung ditujukan kepada Gubernur Riau, Abdul Wahid, agar segera turun tangan menangani persoalan ini. “Kami sudah muak, jalan ini sudah makan banyak korban. Kalau tidak segera diperbaiki, kami akan bertahan di sini,” ujar salah seorang perwakilan warga.

Kerusakan jalan lintas ini sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa solusi. Lubang-lubang besar semakin parah karena dilalui kendaraan bertonase berat, mulai dari angkutan batubara , balak perusahaan IKPP Tbk, hingga CPO,Mobil besar lintas antar provinsi, Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara.

Aksi ini merupakan puncak dari keresahan panjang masyarakat Minas. Sebelumnya, seruan aksi beredar luas di berbagai grup WhatsApp warga, yang menyuarakan kekecewaan atas janji perbaikan jalan yang tak kunjung terealisasi meski anggaran disebut sudah ada sejak 2024.

hal ini langsung di saksikan oleh awak media Investigasihukumkriminal.com, Tegak lurus Prabowo,
“Kami melihat adanya jalan rusak dan berlubang Kami terpanggil untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan guna agar pihak pemerintah cepat tanggap perbaiki jalan tersebut,”

“Saya bangga peran media yang bisa menyuarakan kebenaran kepada publik melalui pemberitaan, sehingga saya pribadi sebagai Relawan tegak lurus prabowo merasa malu bila tidak berjuang bersama untuk bangsa dan negara Indonesia ini, terkhusus kabupaten Siak agar ada atensi dari pihak pemerintah untuk segera memperbaiki jalan rusak tersebut.

Pihak pemerintah melalui dinas terkait harus serius membenahi jalan yang sangat hancur ini , sebab jangan sampai membiarkan jalan akses utama menuju ibu kota yang menjadi akses rakyat kecamatan Minas menuju Perawang kabupaten Siak, dalam beraktivitas di biarkan rusak berlubang. Hal itu berdampak buruk kepada para pengguna sampai terjatuh atau terjadi kecelakaan akibat rusaknya jalan tersebut.

“Hal ini menjadi sangat ironis, jika kabupaten yang kaya akan sumber alamnya harus hidup dengan akses jalan yang rusak yang sangat menghambat segala aktifitas dan pembangunan daerah. Hal ini menjadi krusial mengingat bahwasanya jalan adalah aspek penting yang menjadi atensi utama bagi masyarakat dan pihak Pemerintah Kabupaten siak,” .

Relawan Tegak lurus Prabowo pusat mewanti-wanti keras kepada pihak penyelenggara khusus kepada Pemerintah provinsi melalui dinas terkait, agar segera merespon untuk melakukan perbaikan jalan yang rusak.

“Dalam UU No 22 tahun 2009 tentang LLAJ pasal 24 ayat (1) sudah jelas, bahwa penyelenggara jalan (pemerintah) wajib dan patut untuk segara memperbaiki jalan yang membahayakan dan potensial banyak menyebabkan kecelakaan. Namun sampai saat ini pemerintah provinsi apatis dan tidak adanya langkah yang begitu signifikan yang di lakukan pemerintah terhadap kerusakan yang berada di wilayah kabupaten Siak,tutupnya buchan

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih memblokir jalan sembari menunggu respons dari pemerintah provinsi.

Keberhasilan  Kapolda Jabar Dalam Bandung Ultra Trail Run 42K Dayang Sumbi

Jabar, investigasihukumkriminal – Pada hari Minggu, 14 September 2025, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan  turut ambil bagian dalam ajang Bandung Ultra Trail Run 42K Dayang Sumbi, sebuah kegiatan olahraga lari lintas alam yang menantang fisik dan mental para pesertanya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar  menegaskan bahwa keterlibatannya bukan sekadar olahraga, tetapi juga sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kegiatan positif yang menjadi kebanggaan masyarakat Bandung dan Jawa Barat.

Kapolda Jabar  mengungkapkan bahwa mengikuti ajang ini bukanlah hal yang mudah, terutama dengan rutinitas tugas sehari-hari yang padat sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat. Namun, semangat untuk memeriahkan kegiatan yang diinisiasi masyarakat Bandung menjadi dorongan utama baginya. Ia menekankan “bahwa event seperti ini layak mendapat dukungan karena dapat meningkatkan rasa kebersamaan sekaligus mengangkat nama daerah di kancah nasional maupun internasional.” ujarnya Senin (15/9/2025)

Dalam ajang tersebut, Kapolda Jabar berhasil menyelesaikan lintasan sejauh 42 kilometer . ia menilai pencapaian tersebut menjadi bukti mental dan daya juang yang kuat. Bagi Kapolda Jabar, keberhasilan menyelesaikan lomba bukan hanya tentang kecepatan, melainkan tentang konsistensi, semangat, dan tekad untuk menuntaskan perjuangan meski menghadapi rintangan berat.

Saat ditanya mengenai tantangan terberat, Kapolda Jabar menuturkan bahwa jalur di Gunung Burangrang menjadi rintangan paling menantang. Medan yang curam dan penuh tantangan membuatnya mendapat julukan “Gunung Komando”. Meski demikian, ia menyebut pengalaman tersebut sebagai hal yang luar biasa dan berharga, yang mengajarkan arti ketangguhan serta daya tahan dalam menghadapi kesulitan.

Sebagai penutup, Kapolda Jabar  menyampaikan pesan khusus bahwa dirinya bertekad untuk kembali mengikuti ajang serupa di kesempatan berikutnya. Ia berharap kegiatan Bandung Ultra Trail Run dapat terus digelar secara rutin, sehingga mampu memberikan inspirasi bagi masyarakat luas untuk mencintai olahraga, menjaga kesehatan, serta menguatkan rasa persatuan dan kebanggaan terhadap Jawa Barat.

Irjen Pol Rudi Setiawan Taklukkan Gunung Burangrang di Ajang Bandung Ultra 100

investigasihukumkriminal – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan berhasil menuntaskan ajang lari ultra marathon Bandung Ultra 100 kilometer. Meski menghadapi medan berat, ia mampu mencapai garis finis.

Irjen Pol. Rudi Setiawan mengakui, mengikuti lomba lari jarak jauh tersebut bukanlah hal mudah, terutama di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai pelayan dan pelindung masyarakat. Namun, tekad kuat untuk mendukung ajang olahraga kebanggaan warga Bandung membuatnya bersemangat.

“Bandung Ultra 100 tidaklah mudah, apalagi bagi kami yang sehari-hari sibuk bertugas. Tapi kami ingin memeriahkan event anak Bandung. Ini kebanggaan masyarakat Bandung, kebanggaan Jawa Barat,” ujar Rudi usai lomba, Minggu (14/9/2025).

Ia menuturkan, salah satu tantangan terberat adalah saat melintasi Gunung Burangrang. Menurutnya, jalur yang kerap disebut “Gunung Komando” itu menjadi rintangan paling menguras tenaga dan mental.

Meski demikian, keberhasilan menuntaskan rute menjadi pengalaman berharga sekaligus bukti daya juang. “Kami bangga bisa menyelesaikan perjuangan ini dengan semangat dan mental yang kuat,” katanya, Senin (15/9/2025)

Ia juga menyampaikan optimismenya untuk kembali berpartisipasi di tahun mendatang. “Mungkin event berikutnya kita akan ikut lagi,” tutupnya.

Dansat Brimob Polda Jabar Pimpin Syukuran HUT Pelopor Ke – 66

Jabar, investigasihukumkriminal – Satuan Brimob Polda Jabar menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pelopor ke – 66 yang berlangsung di Aula Rastra Sewakottama, Mako Sat Brimob Polda Jabar, Jl. Kol. Ahmad Syam No. 17 Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Minggu (14/9/2025)

Acara syukuran dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Jabar, Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., dan dihadiri oleh Teknisi Utama Jibom TK II Korbrimob Polri, Brigjen Pol. Dr. Agustri Heriyanto, S.I.K., S.H., M.H.

Turut hadir para Danyon Pelopor, Danden Gegana, pejabat utama Satbrimob Polda Jabar, anggota Batalyon Pelopor serta Bhayangkari.

Dalam sambutannya, Dansat Brimob Polda Jabar menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh anggota atas dedikasi dan pengabdiannya. Kehadiran Brigjen Pol. Agustri Heriyanto disebutnya sebagai suatu kehormatan besar bagi keluarga besar Brimob Polda Jabar.

Rangkaian acara dimulai dengan sambutan, dilanjutkan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur, dan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan seluruh personel Brimob dalam menjalankan tugas.

Brigjen Pol. Dr. Agustri Heriyanto, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan, “Momentum HUT Pelopor ke-66 ini harus dijadikan semangat untuk semakin meningkatkan profesionalisme dan loyalitas dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian. Saya bangga kepada jajaran Brimob Polda Jabar yang telah menunjukkan dedikasi tinggi, menjaga soliditas, dan terus hadir untuk melindungi masyarakat serta menjaga keutuhan NKRI.”

Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K. juga menambahkan, “Syukuran HUT Pelopor ke-66 ini menjadi momen penting untuk mempererat persaudaraan serta meneguhkan komitmen kita dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Terima kasih kepada seluruh anggota atas loyalitas dan pengabdian tanpa pamrih, serta kepada Brigjen Pol. Agustri Heriyanto yang telah berkenan hadir memberikan dukungan dan motivasi bagi kami semua.”

Patroli Skala Besar Gabungan TNI, Polri, Brimob dan Stakeholder dalam Rangka Jamin Kamtibmas Aman

Jakarta, investigasihukumkriminal – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama unsur Brimob, TNI dan Stakeholder terkait menggelar kegiatan Patroli Skala Besar Gabungan pada Sabtu malam menjelang pagi.

Patroli ini dilaksanakan Jaga Jakarta dan Jaga Priok sebagai respons terhadap situasi Kamtibmas terkini, di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H., memimpin jalannya kegiatan patroli yang berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB dini hari.

“Patroli Skala Besar ini merupakan wujud sinergitas antara TNI, POLRI, Brimob, serta Stakeholder pelabuhan dalam menjaga situasi keamanan di kawasan strategis Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Kapolres AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H.

Kegiatan ini, melibatkan Personel sebanyak 75 personel gabungan, terdiri dari:
40 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, 10 Personel TNI, 20 personel BKO Brimob yang dipimpin oleh Ipda Sapri Sembiring, dan 5 personel dari PFSO dan Security perusahaan pelabuhan.

Kendaraan operasional yang digunakan dalam patroli antara lain: 8 unit KR4 Dinas Polri, 2 unit KR4 Pribadi, 2 unit KR4 PFSO, 6 unit KR2 Dinas Polri

Patroli menyisir sejumlah titik strategis di wilayah pelabuhan, antara lain: Jalan Raya Pelabuhan, Terminal Pelni, JICT, TPK Koja, NPCT 1.

Dalam pelaksanaannya, tim patroli melakukan pemantauan intensif terhadap jalur-jalur utama dan objek vital di kawasan pelabuhan. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak manajemen dan satuan keamanan internal perusahaan untuk memperkuat pengamanan.

“Hasil dari patroli menunjukkan situasi yang aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan yang signifikan,” ungkap Kapolres.

Operasi Cipta Kondisi Patroli Skala Besar tersebut berjalan lancar dan ditutup dengan hasil yang positif dalam rangka pemeliharaan keamanan di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jum’at Berkah Sedekah Makanan untuk Ojol, Buruh, dan Sopir

Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jum’at Berkah Sedekah Makanan untuk Ojol, Buruh, dan Sopir

Jakarta,investigasihukumkriminal – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat, Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan rutin bertajuk “Jum’at Berkah” yang digelar pada hari Jum’at, 12 September 2025, pukul 10.30 WIB hingga selesai, bertempat di Terminal Nusantara Pura II Pelni Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Kasatbinmas AKP Sudirman Agus, S.H., M.H., dengan melibatkan personel Satbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Adapun bentuk kegiatan yang dilakukan adalah pembagian makanan gratis berupa nasi kotak kepada berbagai lapisan masyarakat, seperti pengemudi ojek online dan ojek pangkalan, buruh pelabuhan, sopir, kernet, petugas kebersihan, serta satuan pengamanan (satpam).

“Kegiatan Jum’at Berkah ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial Polres Pelabuhan Tanjung Priok terhadap masyarakat, khususnya mereka yang bekerja di lingkungan pelabuhan dan sekitarnya. Kegiatan ini secara rutin kami laksanakan setiap hari Jum’at sebagai bentuk pelayanan dan pendekatan humanis kepada masyarakat,” ujar AKBP Dr. Martuasah Hermindo Tobing, S.I.K., M.H., Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Jumat Berkah Berbagi ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa terbantu dan diperhatikan oleh pihak Kepolisian, terutama dalam suasana ekonomi yang menantang saat ini.

Dengan pelaksanaan kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Polisi dan masyarakat semakin erat serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan harmonis di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.