GELAR RUANG KOMUNIKASI TERBUKA, KAPOLDA JABAR  SILATURAHMI DAN DIALOG KAMTIBMAS BERSAMA KONFEDERASI BURUH

Jabar, investigasihukumkriminal – Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan  menggelar kegiatan Silaturahmi dan Dialog Kamtibmas dengan Konfederasi Buruh pada Jumat, 28 November 2025, bertempat di Hotel Horison Bandung. Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, dihadiri para pimpinan konfederasi buruh dari berbagai federasi dan serikat pekerja di Jawa Barat.

Kegiatan ini digagas sebagai ruang komunikasi terbuka antara Polda Jabar dan elemen buruh guna memperkuat sinergitas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah Jawa Barat.
Para pimpinan buruh yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Roy Jinto Ferianto (Ketua DPD KSPSI Jabar), H. M. Sidarta (Ketua PD FSP LEM SPSI Jabar), Azhar Hariman (Ketua GASPERMINDO Jabar)
Dani Ramdani (Ketua FSPM Jabar), Dadan Sudiana (Ketua DPD SPN Jabar)
Suparno (Ketua DPW FSPMI Jabar), Krisdianto (Ketua DPD KEP KSPI Jabar)
Anna Sumarna (Ketua SPTI SPSI Jabar), Edy Antara (Ketua DPD KSPN Jabar)
Agus Koswara (Ketua PD FSP KEP SPSI Jabar), Mulyani Wangi (Ketua GOBSI Jabar)
Lili Hambali (Ketua PPMI Jabar)
Sudaryanto (Ketua PW KASBI Jabar), Guruh Hudyanto (Ketua PD FSP TSK SPSI Jabar)
Ajat Sudrajat (Ketua SBSI ’92 Jabar), Asep Syaepudin (Ketua PD FSP KAHUT SPSI Jabar), Asep Saepudin (Ketua SARBUMUSI Jabar), Arpanidi (Ketua PD FSP RTMM SPSI Jabar), Baharudin Simbolon (Ketua KSBSI Jabar)
Fahmi Dwi Fauzi (Ketua BISS Jabar), Iyan Sopyan (Sekretaris Gabungan SP/SB Jabar).

Dalam dialog tersebut, Kapolda Jabar menyampaikan beberapa poin penting sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung dan memperjuangkan hak serta kesejahteraan buruh di Jawa Barat.

Kapolda Jabar menyampaikan
Kesejahteraan masyarakat, termasuk buruh, merupakan prioritas penting dalam menciptakan stabilitas sosial di Jawa Barat.

Polda Jabar memahami kebutuhan dan aspirasi yang diperlukan oleh para buruh sebagai bagian dari peningkatan taraf hidup pekerja, Kapolda Jabar berkeinginan menyerap masukan dari para pimpinan buruh untuk disampaikan langsung dalam pertemuan bersama Gubernur Jawa Barat, Teknis pertemuan dengan Gubernur akan difasilitasi oleh Kapolda Jabar  agar menjadi ruang komunikasi efektif antara buruh dan pemerintah daerah, Terkait upah, Kapolda Jabar menegaskan pentingnya kelayakan upah bagi buruh di Jawa Barat, Kenaikan upah setiap tahun adalah hal yang wajar dan patut diperjuangkan demi kesejahteraan pekerja, Kepolisian memiliki komitmen kuat untuk mengawal perjuangan buruh serta berada di barisan yang membela hak-hak pekerja,

Kapolda Jabar menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara serikat buruh dan Polda Jabar, agar setiap dinamika dapat diselesaikan secara dialogis, Beliau menitipkan agar para pimpinan serikat pekerja senantiasa ikhlas memperjuangkan hak-hak anggota SP/SB masing-masing, Kapolda Jabar  juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Jawa Barat agar tetap aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, Kegiatan silaturahmi dan dialog tersebut diakhiri dengan diskusi terbuka yang berlangsung hangat, penuh rasa kebersamaan, serta komitmen kuat untuk menjaga keharmonisan antara elemen buruh dan aparat kepolisian dalam rangka menciptakan iklim ketenagakerjaan yang aman, sehat, dan produktif di Jawa Barat.

Polda Jabar Berkomitmen Kuat Bela Perjuangan Buruh

Jabar, investigasihukumkriminal – Kapolda Jawa Barat, Irjen. Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menunjukkan komitmen yang kuat dalam membela perjuangan buruh melalui  kegiatan silaturahmi dan dialog kamtibmas bersama konfederasi buruh pada hari Jumat, 28 November 2025, bertempat di Hotel Horison Bandung.  Kegiatan  ini  dihadiri  oleh  pejabat  utama  Polda  Jabar  dan  berbagai pimpinan buruh dari berbagai organisasi di Jawa Barat.

Dalam  sambutannya,  Kapolda  Jabar  menegaskan  pentingnya  kolaborasi  antara kepolisian dan buruh dalam menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan kerja. Ia  menginstruksikan  kepada  Kapolres  untuk  segera  memfasilitasi  pertemuan dengan bupati guna menangani setiap tindak pidana di bidang ketenagakerjaan melalui  desk  ketenagakerjaan.  Kapolda  Jabar juga  menekankan  perlunya  penyelesaian masalah  pemutusan  hubungan  kerja  (PHK)  dan  berharap  agar  buruh  dapat mematuhi aturan perusahaan. Selain itu, Kapolda Jabar  mengajak semua pihak untuk mencari pekerjaan baru bagi rekan-rekan buruh yang terkena PHK dan menjaga komunikasi yang baik antara Polda Jabar serta buruh.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan buruh, antara lain Roy Jinto Ferianto (Ketua  DPD  KSPSI  Jabar),  H.  M.  Sidarta  (Ketua  PD  FSP  LEM  SPSI  Jabar),  Azhar Hariman  (Ketua  GASPERMINDO  Jabar) dan tamu undangan lain,  yang  menunjukkan dukungan dan partisipasi aktif dalam dialog ini. Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin  sinergi  yang  lebih  baik  antara  kepolisian  dan  buruh,  serta  terciptanya lingkungan kerja yang aman dan kondusif di Jawa Barat.

“Polda Jabar berkomitmen untuk terus mendukung dan membela hak-hak buruh, serta memastikan bahwa setiap permasalahan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik.” tutur Kapolda Jabar, Sabtu (29/11/2025)

Dengan semangat kolaborasi dan komunikasi yang terbuka, Kapolda Jabar  berharap  dapat  membangun  Jawa  Barat  yang  lebih  aman  dan  sejahtera  bagi seluruh masyarakat.

sementara, Ketua SBSI’92 Jabar Ajat Sudrajat mengatakan jika ada perselisihan dengan pengusaha, diperlukan desk naker dibentuk di beberapa Polres yang padat industrinya.

Ketua DPD KSPSI Jabar Roy Jinto Ferianto mengungkapkan bahwa harus ada ruang komunikasi antara buruh dan pemerintah, disamping itu buruh punya komitmen yang kuat untuk ikut menjaga Jabar dan tidak mau bergabung dengan kelompok perusuh.

Ada beberapa aspirasi  yang perlu disampaikan kepada Gubernur Jabar, Para buruh meminta bantuan kepada Polri lewat Kapolres  untuk  memfasilitasi pertemuan dengan KDM,  para  bupati/walikota.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jabar menyanggupi dan akan diinfokan jadwal pertemuan dengan KDM.

Ops Sikat Jaya 2025, Patroli Skala Besar Jaga Jakarta Jaga Priok Jamin Kamtibmas Aman

Jakarta, investigasihukumkriminal – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kasatintelkam Pelabuhan Tanjung Priok AKP Diondi Asido Manik, S.Tr.K., S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan Patroli Skala Besar Jaga Jakarta Jaga Priok dalam rangka Operasi Sikat Jaya, pada Jumat malam (28/11/2025) mulai pukul 23.30 WIB hingga selesai.

Patroli tersebut melibatkan 21 personel gabungan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dengan dukungan 4 unit mobil kendaraan dinas Polri dan 1 unit kendaraan opsnal Satreskrim. Turut mendampingi Kasatintelkam dalam kegiatan ini yaitu IPDA Sahat, S.H., selaku Perwira Samapta yang juga menjabat sebagai Pamapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Adapun rute patroli meliputi beberapa titik strategis, antara lain Indonesia Power, Terminal Penumpang  Pelni Nusantara Pura II, dan JICT 1 (Jakarta International Container Terminal).

Dalam pelaksanaan patroli, Kasatintelkam bersama personel melakukan kegiatan dialogis dengan pihak keamanan (satpam) di beberapa lokasi, memberikan imbauan kamtibmas, serta memastikan kesiapsiagaan petugas keamanan dalam mengantisipasi potensi gangguan di area pelabuhan.

Kasatintelkam juga  menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap aktivitas masyarakat di lingkungan kerja.

“Kami mengimbau kepada petugas keamanan Indonesia Power dan Terminal Pelni agar selalu siaga dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan adanya kerumunan atau kegiatan mencurigakan. Hal ini sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKP Diondi.

Selain itu, kepada petugas keamanan di JICT 1 dan masyarakat sekitar, Kapolres juga berpesan agar tetap berhati-hati dalam bekerja, menggunakan alat pelindung diri (APD), serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

“Mari bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok. Jangan mudah terpengaruh oleh provokasi atau informasi yang belum terverifikasi, terutama di media sosial,” tambahnya.

Selain itu anggota juga melaksanakan pemeriksaan barang dan badan terhadap orang-orang yang berada di Pelabuhan Tanjung Priok namun tidak ada pekerjaannya yang hanya nongkrong dipinggir jalan tanpa ada tujuan yang jelas.

Kegiatan patroli skala besar ini dilaksanakan secara mobile dengan tujuan menciptakan rasa aman, menekan potensi gangguan keamanan, dan memastikan situasi tetap kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai upaya preventif menjaga keamanan di kawasan pelabuhan dan sekitarnya,” tutup AKP Diondi.

Polda Jabar Bentuk Satgas Anti Bullying Demi Lindungi Generasi Muda

Jabar, investigasihukumkriminal – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti-Bullying sebagai upaya menekan angka perundungan yang belakangan ini meningkat di lingkungan pendidikan maupun masyarakat umum.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa Satgas Anti-Bullying dibentuk sebagai bentuk komitmen kepolisian untuk memberikan perlindungan maksimal kepada anak-anak dan remaja. Ia menegaskan bahwa bullying bukan sekadar persoalan sepele, tetapi dapat berdampak serius pada psikologis dan perkembangan korban.
“Satgas Anti-Bullying ini kami bentuk untuk memastikan ruang-ruang pendidikan dan lingkungan masyarakat menjadi tempat yang aman bagi generasi muda. Polda Jabar tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal, yang dapat merugikan anak-anak kita,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan,  Jumat (28/11/2025).

Satgas Anti-Bullying ini melibatkan gabungan personel dari beberapa satker, Mereka akan melakukan sosialisasi, penegakan hukum, pendampingan korban, serta deteksi dini terhadap potensi perundungan.

Selain itu, Polda Jabar bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, sekolah-sekolah, serta lembaga psikologi untuk memberikan pendampingan rehabilitatif bagi korban dan pendekatan pembinaan terhadap pelaku yang masih berusia anak.

“Dengan langkah ini, Polda Jabar berharap terbentuknya budaya sekolah dan lingkungan sosial yang lebih aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.” tutupnya.

Kapolda Jabar Terima Penghargaan Polri Awards “HeForShe” Dari Kapolri

Jabar, investigasihukumkriminal – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menerima penghargaan Polri Awards in Support of the UN “HeForShe” Movement 2025 yang diberikan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. pada Kamis (27/11/2025).

Kegiatan penganugerahan ini turut dihadiri oleh Wakapolri, As SDM Kapolri, para Pejabat Utama Mabes Polri, UN Women, para Kapolda jajaran, para juri eksternal dan observer, serta perwakilan Polda Jabar, di antaranya KBP Dr. Fadly Samad, S.H., S.I.K., M.H., M.Si. selaku Karo SDM Polda Jabar, KBP Heni Kresnowati Soepandi Putri, S.E., M.Si. selaku Kabidkeu Polda Jabar, AKBP Dra. Wiwik Indrawati, A.Pt., MARS. selaku Pakor Polwan Polda Jabar, AKBP Reny Marthaliana, S.H., M.M. selaku Kabagwassidik Ditreskrimsus Polda Jabar, Kompol Anisa, S.E., S.H., S.I.K., M.M., C.P.H.R. selaku Kanit 1 Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Jabar, serta Iptu Nina Maryana, S.H. selaku Paursubbag Rohjashor Ro SDM Polda Jabar.

Acara berlangsung dengan rangkaian kegiatan formal yang meliputi pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, kata pengantar As SDM Kapolri dan UN Women, penayangan video “HeForShe Journey 2025”, talkshow para juri dan observer, penayangan video delapan nominator, dilanjutkan dengan penganugerahan penghargaan, sambutan Kapolri, penyerahan Buku “Praktik Baik Menuju Kesetaraan Polri”, menyanyikan Lagu Bagimu Negeri, hingga penutupan.

Sebelum ditetapkan sebagai penerima penghargaan, seluruh kandidat menjalani proses panjang berupa nominasi internal, evaluasi kebijakan, penilaian substansi program, serta verifikasi lapangan untuk melihat dampak nyata dari implementasi program.

Penilaian didasarkan pada tiga dimensi, yaitu Kepemimpinan dan Partisipasi, Dampak dan Pengaruh Positif, serta Keberlanjutan, sehingga memastikan program yang dinilai tidak hanya seremonial, melainkan berdampak langsung bagi personel dan masyarakat. Pada tahun 2025, sebanyak 2 Kasatker Mabes Polri dan 27 Kasatwil/Kapolda mengikuti proses nominasi, dan setelah melalui seleksi ketat, 8 kandidat terpilih menjalani visitasi lapangan oleh tim juri. Dari hasil penilaian tersebut, empat Kapolda ditetapkan sebagai penerima penghargaan, yaitu Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan (Kapolda Jabar), Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko (Kapolda NTT), Irjen Pol. Drs. Hendro Pandowo (Kapolda Babel), serta Irjen Pol. Hadi Gunawan (Kapolda NTB).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterima, sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di lingkungan Polda Jabar. “Penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif jajaran Polda Jabar dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif, modern, dan responsif. Kegiatan penganugerahan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri mendukung program global UN Women HeForShe, serta bagian dari upaya berkelanjutan menuju Polri yang humanis dan berperspektif kesetaraan gender.” tutupnya, Jum’at (28/11/2025)

Penghargaan He For She 2025 Mantapkan Polda Jabar sebagai Pelopor Kesetaraan Gender di Polri

investigasihukumkriminal – Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya kerja yang inklusif dan berperspektif gender usai Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menerima penghargaan Polri Awards in Support of the UN “HeForShe” Movement 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. pada Kamis (27/11/2025).

Penghargaan tingkat nasional yang berkolaborasi dengan UN Women ini dinilai menjadi momentum penting bagi Polda Jabar dalam memperkuat implementasi program-program kesetaraan gender yang selama ini telah dijalankan. Dalam penilaiannya, juri menekankan tiga aspek utama: kepemimpinan dan partisipasi, dampak dan pengaruh positif, serta keberlanjutan program.

Kapolda Jabar mengatakan bahwa di lingkungan Polda Jabar, berbagai kebijakan pro- kesetaraan telah menghasilkan perubahan signifikan. Sejumlah Polwan kini menduduki posisi strategis, mendapatkan akses pelatihan lanjutan, serta terlibat aktif dalam fungsi-fungsi teknis yang selama ini cenderung didominasi personel laki-laki. Selain itu, Polda Jabar juga memperkuat perlindungan dan kenyamanan lingkungan kerja bagi seluruh personel perempuan.

Penganugerahan ini sekaligus mengukuhkan Polda Jabar sebagai salah satu role model nasional dalam penerapan program kesetaraan gender di lingkungan Kepolisian. Tahun ini, sebanyak 29 satuan kerja Polri mengikuti proses nominasi, dan hanya empat Kapolda dinyatakan memenuhi seluruh aspek penilaian melalui verifikasi lapangan, termasuk Kapolda Jabar.

Kapolda Jabar menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan, tetapi juga motivasi untuk mempercepat reformasi internal terkait pemberdayaan perempuan. “Ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran. “Kami akan terus memperkuat kebijakan dan program yang memastikan setiap personel—laki-laki maupun perempuan—memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi,” ujarnya, Jum’at (28/11/2025)

Melalui penghargaan ini, Polda Jabar berharap dapat memperluas dampak positif program kesetaraan gender, tidak hanya bagi internal organisasi, tetapi juga bagi masyarakat secara luas, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang humanis, modern dan inklusif.

WAKAPOLDA JABAR DAMPINGI AS SDM KAPOLRI DALAM PEMBUKAAN PELATIHAN TOT INSTRUKTUR DI PURWAKARTA

Jabar, investigasihukumkriminal – Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M. mendampingi Asisten SDM (Ass SDM) Kapolri Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. dalam Upacara Pembukaan Peningkatan Kemampuan Training of Trainer (TOT) Instruktur dengan tema “Polisi Sadar Berkarakter”, yang digelar di Lapangan Batalyon B Resimen IV Pasukan Pelopor, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis (27/11/2025).

Kegiatan TOT instruktur ini merupakan bagian dari program strategis Polri dalam membangun SDM unggul, khususnya bagi para instruktur yang memiliki peran penting dalam proses pendidikan, pelatihan, serta pembinaan personel Polri. Tema “Polisi Sadar Berkarakter” dipilih sebagai wujud komitmen Polri dalam memperkuat nilai moral, integritas, serta profesionalisme setiap anggota kepolisian.

Dalam sambutannya, Ass SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar menegaskan bahwa instruktur adalah ujung tombak pembentukan karakter personel Polri. Untuk itu, para instruktur harus mampu menjadi teladan yang baik, menguasai teknik pembelajaran modern, dan menyampaikan materi dengan pendekatan yang humanis serta adaptif terhadap perkembangan tugas kepolisian.

Irjen Anwar menambahkan bahwa pelatihan TOT ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas instruktur sehingga mampu menghasilkan personel yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter kuat, sadar tugas, dan peka terhadap kebutuhan masyarakat. Beliau menegaskan bahwa pembentukan karakter adalah fondasi utama dalam membangun Polri yang presisi, responsif, dan berempati.

Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan tertib, diikuti oleh para peserta TOT, pejabat utama, serta personel jajaran Brimob. Kegiatan TOT instruktur ini akan dilaksanakan secara intensif dengan rangkaian materi yang telah disiapkan sesuai standar pembinaan SDM Polri.

Wakapolda Jabar mengatakan bahwa dengan terselenggaranya pelatihan ini, Polri menunjukkan keseriusan dalam memperkuat kualitas instruktur sebagai pilar utama pembentukan SDM Polri yang profesional, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan tugas ke depan.

Polisi Amankan Puluhan Botol Miras Di Pasar Ciawitali

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Satuan  Narkoba Polres Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengamankan puluhan botol minuman keras (miras) dari seorang pelaku penjual miras ilegal. Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB

Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Usep Sudirman, S.H., menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan di di area Pasar Ciawitali, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Setelah petugas menerima informasi terkait aktivitas penjualan miras melalui sistem COD (Cash On Delivery) yang dilakukan oleh seorang pria berinisial SS (36), warga Desa Haurpanggung, Tarogong Kidul.

“Pelaku SS kami amankan saat melakukan transaksi dengan cara COD. Dari hasil operasi, kami berhasil menyita sebanyak 84 botol minuman beralkohol berbagai merek yang diduga akan diedarkan kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis (27/11/2025)

Barang bukti miras tersebut kemudian diamankan ke Mapolres Garut untuk proses lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku. Petugas juga memberikan tindakan terhadap pelaku atas aktivitas penjualan miras tanpa izin, yang dinilai dapat memicu gangguan kamtibmas serta meresahkan masyarakat.

Kasat Narkoba menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan operasi miras dan narkoba untuk menjaga kondusifitas wilayah Garut.

“Operasi seperti ini akan terus kami lakukan untuk mencegah peredaran miras dan penyalahgunaan narkoba di masyarakat,” tambahnya.

Dengan adanya penindakan ini, Polres Garut berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat semakin kondusif, serta dapat menekan peredaran miras ilegal di wilayah hukum Garut.

Kapolres Garut Terima Penghargaan Dari Kapolri Dalam Apel Kasatwil 2025

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polres Garut kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam Apel Kasatwil yang digelar di Mako Satuan Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Polres Garut berhasil meraih Penghargaan dari Kapolri sebagai Juara 1 Optimalisasi Layanan 110 dan Command Center.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Polres Garut dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pada pelayanan aduan masyarakat melalui layanan darurat 110 serta pengelolaan Command Center yang dinilai responsif, profesional, dan berbasis teknologi.

Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran, mulai dari operator layanan 110, personel Command Center, hingga seluruh anggota Polres Garut yang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam merespon cepat setiap aduan dan laporan masyarakat. Terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja optimal,” ungkap Kapolres Garut, Kamis (27/11/2025)

Layanan 110 Polres Garut diketahui mengalami peningkatan signifikan dalam kecepatan respon dan validitas tindak lanjut di lapangan. Begitu pula Command Center Polres Garut yang telah digunakan secara maksimal untuk memantau situasi kamtibmas, mobilitas masyarakat, dan kejadian-kejadian di wilayah Garut melalui teknologi pemantauan berbasis CCTV serta sistem informasi terpadu.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Polres Garut diharapkan dapat terus menjadi role model dalam optimalisasi pelayanan publik berbasis teknologi di jajaran Polda Jawa Barat dan Polri secara nasional.

Prestasi ini juga diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya Polres Garut, dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan cepat, tepat, dan profesional.

POLRI GELAR PROGRAM TRAINING OF TRAINER UNTUK PENGUATAN KARAKTER ANGGOTA, SEMAKIN PRESISI, MODERN DAN HUMANIS

Jabar, investigasihukumkriminal – Polri terus berkomitmen memperkuat implementasi reformasi kepolisian dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebagai langkah strategis, Polri menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) yang dilaksanakan selama 15 hari dengan fokus penguatan karakter dan kompetensi anggota dalam memberikan pelayanan yang lebih profesional, humanis, dan responsif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda besar reformasi kepolisian, khususnya pada pengembangan sumber daya manusia. Metode Training of Trainer dipilih agar proses transfer pengetahuan, nilai, serta standar perilaku dapat berlangsung lebih efektif, sistematis, dan berkelanjutan dalam seluruh struktur organisasi kepolisian.

Sebanyak 50 personel terpilih dari berbagai wilayah di Indonesia mengikuti program ToT angkatan pertama ini. Para peserta yang telah lulus pelatihan nantinya akan menjadi trainer di masing-masing wilayah tugasnya, sehingga proses peningkatan karakter dan kemampuan anggota Polri dapat dilakukan secara merata di seluruh Polda.

Irjen Pol. Anwar menekankan “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentuk karakter anggota Polri yang semakin humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini merupakan langkah percepatan reformasi internal Polri agar semakin adaptif dan sesuai dengan tuntutan publik,” Ujarnya Kamis (27/11/2025)

Program ini direncanakan berlangsung secara berkelanjutan dengan penyelenggaraan angkatan kedua, ketiga, dan seterusnya. Polri menargetkan seluruh Polda di Indonesia dapat menerapkan standar pelatihan dan nilai karakter yang sama guna mewujudkan Polri yang semakin Presisi, modern, dan humanis.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari arahan strategis pimpinan Polri dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi melalui pendekatan pelayanan yang lebih empatik dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.