Jumat Peduli, Polsek Kawasan Kalibaru Salurkan Sembako kepada Warga Kurang Mampu


investigasihukumkriminal Jakarta Utara | Wujud kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polsek Kawasan Kalibaru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Melalui kegiatan “Jumat Peduli”, personel Polsek Kawasan Kalibaru menyalurkan bantuan sembako kepada warga masyarakat yang membutuhkan di wilayah hukum Polsek Kawasan Kalibaru, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jl. Kalibaru Selatan, dengan menyasar masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian dan tali kasih Polri kepada warga.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Kalibaru AKP Arga Arianda Siregar, S.T.K., S.I.K., M.H., dan diikuti Wakapolsek AKP Mansyur, S.H., M.H., Kanit Reskrim AKP Supriyono, S.H., M.H., Kanit Binmas IPTU Mashudi, S.H., serta personel Polsek Kawasan Kalibaru dan warga masyarakat.


Kapolsek Kawasan Kalibaru AKP Arga Arianda Siregar mengatakan bahwa kegiatan Jumat Peduli merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan.

“Kegiatan Jumat Peduli ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kami kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari,” ujar AKP Arga.

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat terus mempererat hubungan dan komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat.

“Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat secara langsung. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” tambahnya.


Pemberian bantuan sembako tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian jajaran Polsek Kawasan Kalibaru yang telah hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat di wilayahnya.

Melalui kegiatan “Jumat Peduli”, Polsek Kawasan Kalibaru menegaskan komitmennya untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

Patroli Skala Besar Gabungan TNI-Polri dan Stakeholder, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas


investigasihukumkriminal JAKARTA | Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama personel TNI dan stakeholder terkait melaksanakan patroli skala besar dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (4/9/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 01.30 WIB tersebut dipimpin oleh IPTU Suratman, S.H., selaku Perwira Pengawas (Pawas). Patroli melibatkan 16 personel Piket Opsnal Polres Pelabuhan Tanjung Priok, 6 personel Kodim 0502/Jakarta Utara, serta 4 personel PFSO dan Security.

Patroli dilakukan secara mobile dengan menyasar sejumlah objek dan kawasan yang menjadi bagian dari wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, di antaranya Indonesia Power PLTU, Pelabuhan Hinggom, Pelabuhan Nusantara, Terminal Penumpang Nusantarapura II, hingga area Get Out TPK Koja.


Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melakukan dialogis dengan petugas keamanan di sejumlah lokasi. Para petugas Security diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, khususnya dalam melaksanakan tugas pada malam hari.

“Kami mengimbau kepada seluruh petugas keamanan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemeriksaan secara rutin serta selektif terhadap tamu maupun kendaraan yang keluar masuk area. Setiap aktivitas yang mencurigakan agar segera dilaporkan dan dikoordinasikan dengan pihak berwajib,” ujar IPTU Suratman, S.H.


Selain menyambangi objek vital dan kawasan pelabuhan, personel juga memberikan imbauan kepada para penumpang kapal laut. Masyarakat diminta mematuhi seluruh peraturan dan prosedur yang berlaku selama berada di lingkungan pelabuhan.

Petugas mengingatkan para penumpang agar tidak membawa barang-barang terlarang, selalu menjaga barang bawaan pribadi, serta tidak menerima maupun membawa titipan barang dari orang yang tidak dikenal.

“Kami juga mengimbau kepada para penumpang untuk selalu menjaga barang bawaan masing-masing dan tidak menerima titipan barang dari orang yang tidak dikenal. Bagi masyarakat yang membawa anak kecil, agar lebih memperhatikan keselamatan keluarga selama berada di lingkungan pelabuhan,” lanjutnya.

Personel gabungan juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan barang yang tidak dikenal, melihat aktivitas mencurigakan, maupun menemukan penumpang yang membutuhkan bantuan atau pertolongan.

Patroli cipta kondisi tersebut merupakan salah satu upaya preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama TNI dan stakeholder dalam menjaga keamanan sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas di kawasan pelabuhan.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Amankan Debarkasi KM Labobar, 787 Penumpang Tiba dari Surabaya


investigasihukumkriminal Jakarta | Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui jajaran Polsubsektor Pelni melaksanakan pengamanan proses debarkasi KM Labobar yang tiba dari Surabaya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Sebanyak 787 penumpang turun dari kapal dalam kondisi aman dan tertib. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian proses debarkasi berjalan lancar sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Polsubsektor Pelni Iptu Ramli W. bersama personel melaksanakan pengawasan di area pintu keluar kapal. Petugas juga memberikan imbauan kepada para penumpang agar tetap berhati-hati saat turun dari kapal, menjaga jarak, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan dan ketertiban bersama.

“Kami mengimbau seluruh penumpang untuk tetap berhati-hati saat turun dari kapal, mengikuti arahan petugas, dan menjaga ketertiban agar proses debarkasi dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar petugas pengamanan.

Setelah penumpang turun secara bertahap, personel kepolisian terus melakukan pengaturan dan mengarahkan para penumpang menuju pintu keluar dengan tertib. Pemeriksaan terhadap barang bawaan juga dilakukan melalui mesin X-Ray sebagai bagian dari upaya pencegahan masuknya barang-barang terlarang serta menjaga keamanan di kawasan pelabuhan.

“Pemeriksaan barang bawaan melalui mesin X-Ray merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan keamanan dan mencegah adanya barang terlarang yang dibawa oleh penumpang,” jelasnya.

Seluruh rangkaian pengamanan debarkasi KM Labobar dan pemeriksaan barang bawaan penumpang berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan yang menonjol.

Sementara itu, KM Labobar dijadwalkan kembali berangkat pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB dengan tujuan Surabaya. Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan terus melakukan pengamanan guna memastikan seluruh aktivitas keberangkatan dan kedatangan kapal di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Priok berjalan aman dan kondusif.

Patroli Gabungan TNI-Polri, Stakeholder di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jaga Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif


investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA | Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama personel TNI dan Stakeholder melaksanakan patroli gabungan dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di sejumlah kawasan strategis di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (3/9/2026) dini hari.

Patroli dipimpin oleh Pawas, Iptu Ramli Wabula, yang juga menjabat sebagai Kapolsubsektor Kawasan Pelni Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan melibatkan sebanyak 19 personel gabungan, terdiri dari 14 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan 5 personel Kodim 0502 Jakarta Utara. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan kendaraan dinas roda empat dan roda dua untuk melakukan patroli secara mobile.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli di antaranya Indonesia Power PLTU, Pelabuhan Inggom, Pelabuhan Nusantara, Terminal Penumpang Nusantara Pura, hingga kawasan JICT.

Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga berdialog dengan petugas keamanan dan masyarakat. Di kawasan Indonesia Power PLTU, personel patroli mengingatkan petugas keamanan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat bertugas pada malam hari.

Petugas juga mengimbau agar pengamanan dilakukan secara bersama-sama dan mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi setiap permasalahan.

“Kami mengingatkan petugas keamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, tidak bekerja sendirian, serta mengutamakan pendekatan persuasif apabila menghadapi suatu permasalahan. Jika menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan, segera berkoordinasi dan melaporkannya kepada pihak Kepolisian,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.

Dalam patroli tersebut, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan para pekerja yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Inggom dan Pelabuhan Tanjung Priok agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat diminta lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama melalui media sosial, karena informasi yang tidak benar dapat memicu keresahan dan mengganggu situasi keamanan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan. Jangan mudah terpancing provokasi maupun isu yang belum jelas kebenarannya. Apabila menemukan potensi gangguan keamanan atau permasalahan lainnya, segera laporkan kepada pihak Kepolisian atau melalui layanan Polri 110,” tegasnya.

Petugas selanjutnya melakukan monitoring aktivitas masyarakat di Terminal Penumpang Nusantara Pura. Kepada calon penumpang, penjemput, dan pengguna jasa, petugas mengingatkan agar selalu menjaga barang bawaan untuk mengantisipasi kehilangan maupun barang tertinggal.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk membeli tiket kapal Pelni maupun Roro hanya melalui tempat atau kanal resmi guna menghindari aksi penipuan.

“Kami mengimbau masyarakat yang berada di area terminal untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, menjaga barang bawaan, serta membeli tiket melalui tempat resmi. Jangan mudah percaya kepada pihak yang menawarkan tiket secara tidak resmi,” tambah AKBP Alrasyidin.

Patroli gabungan TNI-Polri tersebut merupakan bagian dari kegiatan cipta kondisi yang dilaksanakan secara mobile sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Dari hasil kegiatan, situasi di sejumlah titik yang menjadi sasaran patroli terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan bahwa sinergi antara TNI, Polri, stakeholder, petugas keamanan, dan masyarakat merupakan salah satu kunci dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Dengan sinergi dan kepedulian seluruh pihak, kami berharap situasi kamtibmas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok senantiasa aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Pimpin Sertijab Tiga Pejabat Utama, Tekankan Integritas dan Profesionalitas

investigasihukumkriminal, Jakarta Utara | Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat di lingkungan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (3/9/2026).

Serah Terima Jabatan berlangsung di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan diikuti sebanyak 141 personel gabungan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Tiga jabatan yang diserahterimakan yakni Kabaglog Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dan Kapolsek Kawasan Muara Baru.

Untuk jabatan Kabaglog, AKP Budi Hernawan, S.H., mendapat penugasan baru sebagai Kapolsek Seribu Utara Polres Kepulauan Seribu. Posisi tersebut selanjutnya diemban oleh AKP Parulian Siahaan, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasubbagfaskon Baglog Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Sementara itu, jabatan Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok diserahterimakan dari AKP Ginanjar Tejasasmita, S.H., M.H., kepada AKP Arif Fadil, S.E., M.M. AKP Ginanjar selanjutnya mendapat penugasan sebagai Bhayangkara Adm Penyelia Bidang Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, diarahkan pada Paur STNK Samsat Bekasi Kota.

Adapun jabatan Kapolsek Kawasan Muara Baru diserahterimakan dari AKP Kurniawan, S.H., kepada AKP Zikri Adlika, S.T.K., S.I.K. AKP Kurniawan selanjutnya menjabat sebagai Wakasatsamapta Polres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya, sedangkan AKP Zikri sebelumnya menjabat PS. Kanit 3 Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Dalam amanatnya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian selama bertugas di Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama melaksanakan tugas di Polres Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar AKBP Fajri.

Menurutnya, berbagai pengalaman, kontribusi, dan capaian positif yang telah ditorehkan para pejabat lama merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kepada para pejabat yang baru, Kapolres meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah, mengenali personel, serta memetakan berbagai dinamika dan persoalan yang menjadi perhatian.

“Segera lakukan orientasi internal, kenali karakteristik wilayah, personel, serta dinamika permasalahan yang ada. Lakukan inventarisasi dan identifikasi terhadap berbagai permasalahan yang menjadi perhatian, kemudian susun langkah-langkah prioritas yang tepat, terukur, dan dapat segera diimplementasikan,” tegasnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik dalam pelaksanaan tugas. Para pejabat baru diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, profesionalitas, integritas, dan loyalitas demi kemajuan organisasi serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesan AKBP Alrasyidin Fajri.

Lebih lanjut, Kapolres mengajak seluruh personel untuk terus menjaga soliditas dan sinergitas dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang memiliki karakteristik kawasan pelabuhan dan aktivitas masyarakat yang dinamis.

“Mari bersama-sama kita tingkatkan soliditas, sinergitas, dan kinerja Polres Pelabuhan Tanjung Priok,” pungkasnya.

Polri Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla Di Seluruh Wilayah

Investigasihukumkriminal Jakarta – Polri memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi masih adanya praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi.

Penguatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1895/VIII/OPS.1.2./2026 tanggal 31 Agustus 2026 yang ditujukan kepada seluruh Kapolda. Melalui telegram tersebut, jajaran Polda diperintahkan mengambil sejumlah langkah strategis dan terpadu dalam mencegah serta menanggulangi karhutla di wilayah masing-masing.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi, tetapi harus dimulai melalui langkah pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini.

“Polri memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian karhutla dengan mengedepankan kesiapsiagaan, sinergi lintas sektor, serta keterlibatan masyarakat. Pencegahan menjadi langkah utama agar potensi kebakaran dapat diminimalkan dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas,” ujar Trunoyudo.

Dalam telegram tersebut, jajaran Polda diminta menetapkan kebijakan daerah yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar, termasuk melakukan moratorium terhadap peraturan yang masih memberikan ruang terhadap praktik tersebut.

Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kehutanan, TNI, perusahaan perkebunan, serta pihak terkait lainnya diperkuat untuk melaksanakan langkah pencegahan dan penanggulangan karhutla.

“Koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan. Pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi,” katanya.

Langkah pencegahan juga dilakukan melalui pembangunan embung dan sekat kanal di sekitar lahan perusahaan, serta mempersiapkan relawan tanggap api yang akan dibina dan dilatih dalam pengendalian karhutla.

Di sisi kesiapsiagaan, Polri menginstruksikan pelaksanaan apel siaga di masing-masing Polres untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana. Pelatihan bagi anggota Satbrimob dan Samapta juga dilakukan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi karhutla, termasuk pembentukan Satgas Aman Nusa II maupun pelaksanaan operasi kontinjensi sebagai power on hand Polda.

Trunoyudo menuturkan, upaya penanganan karhutla juga memperhatikan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk terhadap aktivitas pendidikan dan kondisi psikologis warga terdampak.

“Polri juga mendorong keterlibatan masyarakat melalui Satgas Karhutla, pembentukan kelas aman asap bagi pelajar agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berjalan, serta pendampingan psikologis bagi masyarakat yang terdampak. Penanganan karhutla harus memperhatikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, patroli terpadu terus dilakukan di wilayah yang rawan terjadi kebakaran maupun pembakaran hutan dan lahan. Jajaran Polda juga diperintahkan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) guna mencegah, mengantisipasi, dan menanggulangi karhutla.

Terhadap setiap pelanggaran, Polri akan melakukan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku, baik melalui sanksi administratif, denda, maupun pidana secara tegas dan terukur terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.

“Penegakan hukum tetap menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan lingkungan. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, secara profesional, proporsional, dan terukur,” kata Trunoyudo.

Penguatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan pencegahan dan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu, mulai dari kesiapan personel dan sarana prasarana, pemetaan serta patroli di wilayah rawan, pelibatan masyarakat, hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Hadirkan Layanan Kesehatan bagi Warga Terdampak Kebakaran Muara Angke

investigasihukumkriminal, Jakarta Utara | Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak kebakaran di kawasan Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Pelayanan Kesehatan dilaksanakan di Pos Pengungsian yang berlokasi di depan Musholla Sirojul Muslimin, Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (30/8/26).

Personel Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan kepada warga yang mengalami keluhan kesehatan akibat kondisi pasca kebakaran.

Sebanyak 3 warga mendapatkan pelayanan kesehatan. Dari jumlah tersebut, tidak terdapat pasien yang harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lebih lanjut.

Adapun warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan, antara lain Siti Hawa (35) yang mengalami keluhan demam dan flu. Setelah dilakukan pemeriksaan dengan hasil tekanan darah 120/80 mmHg, pasien mendapatkan terapi berupa Paracetamol, Molexflu, dan Pritavit.

Selanjutnya, Dewi (49) mendapatkan pemeriksaan dengan keluhan gatal dan alergi. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 130/90 mmHg dan pasien diberikan terapi Cetirizine.

Sementara itu, Djarot (45) datang dengan keluhan asam lambung dan mual. Setelah dilakukan pemeriksaan dengan hasil tekanan darah 140/90 mmHg, pasien diberikan terapi Antasida.

Plt. Kasi Dokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ipda Sri Puji Astuti, S.Farm., mengatakan bahwa pelayanan kesehatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi situasi pasca kebakaran.

“Kami terus menyiagakan tenaga kesehatan dan ambulance untuk memberikan pelayanan kepada warga terdampak. Selain memberikan pengobatan, kami juga melakukan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat serta menyampaikan laporan secara berkala,” ujar Ipda Sri Puji Astuti.

Dalam pelaksanaannya, Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok menyiagakan tenaga kesehatan dan ambulance, memberikan pelayanan kesehatan kepada warga, serta melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi kesehatan para pengungsi.

Kehadiran Personel Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan kesehatan warga terdampak sekaligus memberikan rasa aman dan kepedulian kepada masyarakat selama masa pemulihan pasca kebakaran.

Polda Kaltim Sambut Satgas Edukasi Polri, Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla di Masyarakat

investigasihukumkriminal, BALIKPAPAN | Polda Kalimantan Timur menyambut kedatangan Satgas Edukasi Polri yang akan melaksanakan kegiatan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026. Kegiatan penyambutan berlangsung di Ruang Posko Presisi Polda Kaltim, Jumat (28/8/2026) pukul 15.00 WITA.

Kegiatan tersebut dihadiri Karoops Polda Kaltim Kombespol Dedi Suryadi, S.I.K., M.Han., Dirbinmas Polda Kaltim Kombespol Arman, S.I.K., M.Si., pendamping Satgas Kombespol Anton Firmanto, S.H., S.I.K., M.Si., Kabagbinops Roops Polda Kaltim AKBP Fauzi Akhmad, S.E., M.M., serta para peserta Satgas Edukasi Polri.

Dalam sambutannya, Karoops Polda Kaltim Kombespol Dedi Suryadi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada pendamping serta seluruh personel Satgas Edukasi Polri. Ia menjelaskan bahwa situasi karhutla di wilayah Kalimantan Timur saat ini tidak separah dengan informasi yang beredar di sejumlah media.

“Selamat datang kepada pendamping dan seluruh tim Satgas Edukasi Polri di Polda Kaltim. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran untuk mencegah terjadinya karhutla,” ujar Kombespol Dedi Suryadi.

Lebih lanjut, Karoops menyampaikan bahwa Polda Kaltim telah melakukan langkah penegakan hukum terhadap sejumlah kasus karhutla. Hingga saat ini, terdapat lima kasus dengan lima orang tersangka yang telah ditangani.

“Kami terus melakukan langkah-langkah pencegahan sekaligus penegakan hukum terhadap pelaku karhutla. Namun, kami juga menekankan kepada Satgas agar lebih mengedepankan upaya edukasi dan pendekatan kepada masyarakat,” jelasnya.

Karoops juga mengingatkan personel Satgas agar tidak mendekati daerah yang memiliki potensi titik api tanpa koordinasi dan pertimbangan situasi keamanan. Menurutnya, fokus utama Satgas adalah memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat di wilayah yang menjadi sasaran kegiatan.

Sementara itu, Dirbinmas Polda Kaltim Kombespol Arman menekankan pentingnya pendekatan secara humanis dalam pelaksanaan edukasi kepada masyarakat. Personel Satgas diharapkan dapat membangun komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh adat, pemuka adat, serta pihak perusahaan.

“Pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan oleh Polri sendiri. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kami mendorong para personel Satgas untuk melakukan penyuluhan dan pendekatan kepada tokoh adat, pemuka masyarakat maupun pihak perusahaan agar bersama-sama mencegah terjadinya karhutla,” kata Kombespol Arman.

Dalam kegiatan tersebut, pendamping Satgas juga memberikan sejumlah arahan kepada personel yang akan diterjunkan ke wilayah jajaran Polda Kaltim. Personel diminta terlebih dahulu mempelajari kondisi dan karakteristik wilayah yang rawan karhutla sebelum melaksanakan kegiatan edukasi.

Selain itu, personel Satgas diminta menyampaikan kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak pembakaran hutan maupun lahan serta melakukan pendekatan dengan cara yang baik dan persuasif. Koordinasi dengan Kasatbinmas di masing-masing wilayah juga menjadi bagian penting agar pelaksanaan tugas dapat berjalan efektif dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Satgas Edukasi Polri juga diminta segera menyiapkan rencana kegiatan masing-masing hingga pelaksanaan tugas berakhir pada 6 September 2026.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Edukasi Polri akan ditempatkan di sejumlah wilayah hukum Polres jajaran Polda Kaltim yang menjadi sasaran kegiatan, yakni Polres Berau, Polres Kutai Timur, Polres Kutai Kartanegara, Polres Paser, dan Polres Kutai Barat.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Kaltim berharap kehadiran Satgas Edukasi Polri dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya karhutla serta mendorong keterlibatan seluruh pihak dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Upaya edukasi dan pencegahan tersebut diharapkan dapat berjalan secara berkesinambungan, sehingga potensi karhutla di wilayah Kalimantan Timur dapat ditekan dan masyarakat semakin memahami dampak hukum, lingkungan, kesehatan, serta sosial yang ditimbulkan akibat pembakaran hutan dan lahan.

Jaga Jakarta On The Spot, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Pengemudi Ojek Pangkalan dan Bajaj di Muara Baru

investigasihukumkriminal, Jakarta | Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Polsek Kawasan Muara Baru melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di kawasan Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pelabuhan Muara Baru, tersebut dipimpin oleh Waka Polsek Kawasan Muara Baru IPTU Sukis Wibowo, S.H., bersama personel piket fungsi.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran kepolisian menyambangi dan berdialog langsung dengan para pengemudi ojek pangkalan dan pengemudi bajaj yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Muara Baru. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kesempatan itu, IPTU Sukis Wibowo menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pengemudi agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif.

“Kami mengajak seluruh pengemudi ojek pangkalan dan bajaj untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Apabila menemukan atau mengetahui adanya gangguan keamanan maupun tindak kriminalitas, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” ujar IPTU Sukis Wibowo.

Petugas juga mengingatkan para pengemudi untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang serta tidak mengonsumsi minuman beralkohol yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban.

“Jangan sampai terlibat dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang maupun minuman beralkohol. Mari kita bersama-sama menjaga diri, keluarga, dan lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” pesannya.

Selain itu, masyarakat diberikan pemahaman mengenai akses layanan kepolisian. Warga yang mengetahui adanya tindak kejahatan atau kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi dapat melaporkannya dengan mendatangi kantor kepolisian terdekat maupun melalui layanan kepolisian 110.

Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, personel kepolisian dapat mendengarkan secara langsung berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas sebagai langkah preventif dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Pelabuhan Muara Baru terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan kepolisian yang bersifat humanis dan preventif serta membangun sinergi bersama masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang semakin baik di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Polisi Borong Tahu Pedagang, Dibagikan ke Warga di Tengah Pengamanan DPR

investigasihukumkriminal, JAKARTA – Ada momen ringan di tengah pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Sejumlah personel kepolisian membeli dagangan seorang penjual tahu yang berada di sekitar lokasi, lalu membagikannya kepada warga.

Momen tersebut terekam dalam video yang diunggah akun Instagram Matabebas. Dalam rekaman, petugas terlihat menghampiri pedagang dan membeli tahu yang masih tersisa.

Setelah dibeli, tahu tersebut dibagikan kepada masyarakat di sekitar lokasi. “Warga silakan, boleh makan, silakan,” terdengar suara dalam rekaman saat warga dipersilakan mengambil makanan.

Bagi pedagang, momen itu membuat dagangannya habis terjual. Sementara warga yang berada di sekitar kawasan DPR ikut menikmati tahu yang dibagikan.

Kegiatan tersebut berlangsung di sela-sela pelaksanaan pengamanan, dengan personel tetap menjalankan tugas di sekitar lokasi penyampaian aspirasi.

Interaksi sederhana antara petugas, pedagang, dan warga itu menjadi salah satu suasana yang terlihat di tengah dinamika kegiatan di kawasan DPR/MPR RI.