Polda Jawa Barat Bentuk Desk Stop Bullying, Perkuat Perlindungan Anak Dan Ciptakan Lingkungan Sekolah Aman

Jabar, investigasihukumkriminal – Polda Jawa Barat membentuk Desk Stop Bullying sebagai langkah strategis untuk memperkuat respons cepat, pencegahan, edukasi, serta penegakan hukum yang humanis dan berorientasi pada perlindungan anak. Pembentukan desk stop Bulying ini dilaksanakan pada Selasa, 16 Desember 2025, bertempat di Aula Muryono.

Desk Stop Bullying dibentuk sebagai wadah koordinasi terpadu dalam menangani kasus perundungan di lingkungan pendidikan, sekaligus sebagai upaya preventif guna menekan angka bullying di sekolah-sekolah di wilayah Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pembentukan Desk Stop Bullying merupakan komitmen nyata Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada anak-anak dari segala bentuk kekerasan dan perundungan. “Desk Stop Bullying ini dibentuk untuk menciptakan alur penanganan yang cepat, terintegrasi, dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pendampingan psikologis secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Desk Stop Bullying melibatkan berbagai satuan kerja internal Polda Jawa Barat, antara lain Direktorat Binmas, Bidang Humas, Biro SDM Bagian Psikologi, Direktorat Siber, Direktorat Reserse Kriminal Umum melalui Unit PPA, serta Biro Operasi.

Selain itu, keterlibatan stakeholder eksternal turut menjadi penguatan utama, meliputi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Balai Pemasyarakatan Provinsi Jawa Barat, UPTD PPA Provinsi Jawa Barat, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Tidak hanya itu, Desk Stop Bullying juga mengedepankan keterlibatan aktif unsur sekolah, seperti guru bimbingan konseling, OSIS, PMI, Pramuka, serta Patroli Keamanan Sekolah, sebagai garda terdepan pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan.

Adapun tujuan utama pembentukan Desk Stop Bullying meliputi:
1. Membentuk alur penanganan kasus bullying yang cepat, terintegrasi, dan mudah diakses;
2. Menguatkan edukasi anti-bullying di sekolah melalui materi dan kegiatan kolaboratif;
3. Menjalankan fungsi pemantauan, pendampingan psikologis, serta penegakan hukum yang proporsional;
4. Membangun ekosistem pengawasan berlapis yang melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, dan aparat.

Pencegahan bullying di sekolah dilakukan melalui pendekatan komprehensif yang mencakup edukasi dan sosialisasi rutin, penerapan kebijakan anti-bullying yang tegas, pembentukan tim pencegahan, penguatan iklim sekolah yang aman dan suportif, serta pengembangan keterampilan sosial siswa. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan dengan melibatkan guru, orang tua, dan mitra eksternal dalam evaluasi serta pemantauan secara berkelanjutan. Dengan dibentuknya Desk Stop Bullying, Polda Jawa Barat berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, sekaligus memastikan hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal tetap terlindungi.

Kapolres Purbalingga Resmikan Satkamling “Rukun Gawe Ayem” di Desa Sokawera

investigasihukumkriminal, Purbalingga – Kapolres Purbalingga AKBP Achmad Akbar menghadiri peresmian Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) “Rukun Gawe Ayem” di RT 1 RW 6, Desa Sokawera, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, Senin (15/12/2025). 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyerahkan bantuan berupa satu unit televisi, rompi hijau, serta lampu pengatur lalu lintas sebagai perlengkapan pendukung operasional Satkamling. 

AKBP Achmad Akbar mengapresiasi inisiatif warga dalam membentuk Satkamling. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. 

“Mari kita sengkuyung untuk sama-sama mewujudkan keamanan lingkungan. Kami sangat mengapresiasi pembentukan Satkamling di RT 1 RW 6 Desa Sokawera,” ujar Kapolres. 

Kapolres berharap keberadaan Satkamling dapat memberikan manfaat nyata dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar. 

Kepala Desa Sokawera, Badrun, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Polres Purbalingga. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi warga dalam menjaga keamanan lingkungan. 

“Terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Bapak Kapolres Purbalingga. Semoga ini semakin memotivasi warga untuk aktif menjaga keamanan lingkungan,” kata Badrun. 

Senada dengan itu, budayawan sekaligus warga setempat, Agus Sukoco, menekankan bahwa pembentukan Pos Satkamling merupakan hasil gotong royong warga yang juga didukung oleh pihak kepolisian. 

“Ini bukti bahwa Polres Purbalingga bisa manunggal bersama masyarakat. Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan,” ucap Agus. 

Peresmian Satkamling “Rukun Gawe Ayem” ini menjadi simbol sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong warga Desa Sokawera. 

Polres Priok Laksanakan Pengamanan Dan Pelayanan Penumpang Kapal Wisata Kepulauan Seribu

investigasihukumkriminal, Jakarta – Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan pelayanan dan pengamanan terhadap penumpang kapal pariwisata tujuan  Kepulauan Seribu melalui Dermaga Dishub Kali Adem, Pelabuhan Muara Angke, pada Minggu, 14 Desember 2025.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa sebanyak 15 (lima) personel yang dipimpin oleh Kasium Polsek Kawasan Sunda Kelapa, AKP Frits. Pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta memastikan kelancaran aktivitas wisata bahari menuju Kepulauan Seribu.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa melakukan pengaturan lalu lintas dari pintu masuk kawasan Muara Angke hingga Dermaga Dishub Kali Adem. Pengaturan dilakukan oleh personel Lantas, Polsubsektor, dan Samapta guna mencegah terjadinya kemacetan dan penumpukan kendaraan.

Selain itu, petugas juga melaksanakan pelayanan dan pengamanan di area dermaga, termasuk pengawasan tiket serta pemeriksaan barang bawaan para wisatawan yang akan melakukan perjalanan laut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan keselamatan.

Personel Bhabinkamtibmas Muara Angke, Aipda Afandi, turut memberikan imbauan kepada para wisatawan agar selalu menggunakan life jacket selama perjalanan, mengawasi anak-anak, serta mematuhi larangan merokok di dalam maupun di atas kapal. Ia juga mengingatkan agar seluruh penumpang tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan hingga tiba di tujuan.

Selain kepada wisatawan, imbauan juga diberikan kepada para nahkoda dan kru kapal yang berada di Dermaga Dishub Kali Adem untuk melakukan pengecekan peralatan keselamatan dan memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas kapal.

AKP Frits bersama Iptu Mashudi dan Iptu Aguk juga secara langsung membantu para wisatawan saat menaiki kapal yang akan berangkat menuju Kepulauan Seribu.

Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hitler Napitupulu, S.H., M.H., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dan pelayanan penumpang kapal ke Kepulauan Seribu, berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Situasi di Dermaga Kali Adem Pelabuhan Muara Angke terkendali aman, tanpa adanya gangguan kamtibmas

Polisi Buru Pelaku Ujaran Kebencian

Jabar, investigasihukumkriminal – Direktorat Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat, tengah melakukan pengejaran terhadap seorang konten kreator bernama Adimas Firdaus atau dikenal sebagai Resbob kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Infirmasi dan Transaksi Elekteonik (UU ITE) atas konten bermuatan rasis.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Hendra Rochmawan S.I K., M.H  mengatakan, sejauh ini telah menerima bebarapa aduan dari masyarakat terkait adanya konten yang menghina salah satu suku.

“Ditressiber Polda Jabar Telah menerima Laporan dan aduan terkait video viral tersebut, Kelompok Pendukung Persib dan Rumah Aliansi Sunda Ngahiji,”ujarnya  Minggu (14/12/2025).

Ia menjelaskan, Laporan Polisi Pendukung Persib: LP/B/ 674 /XII/2025/SPKT/POLDA JAWA BARAT, tanggal  11 Desember 2025 a.n. Pelapor FERDY RIZKY ADILYA. terkait Kejahatan Informasi Dan Transaksi Elektronik UU Nomor 1/2024 tentang perubahan kedua UU Nomor 11/2008 tentang informasi dan transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45A ayat(2) dan atau pasal 28 Ayat (2), dan atau pasal 34 jo psl 50 UU ITE, dan atau pasal 55 & 56 KUHP.

“Ada juga dari Elemen Masyarakat Rumah Aliansi Sunda Ngahiji dengan Laporan Pengaduan Nomor : 2021 / XII / RES.2.5./2025/ Ditressiber a.n. DENI SUWARDI,”ungkapnya.

Resbob terancam Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) mengatur pidana bagi penyebar konten elektronik yang berisi hasutan kebencian atau permusuhan terhadap kelompok tertentu berdasarkan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).

“Dengan ancaman penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.
Perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) UU 1/2024,” tutup Kabid Humas.

Polisi Sita 96 Botol Miras Hasil Razia Pekat

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Minggu (14/12/2025). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 96 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional ciu.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 96 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari wilayah Kecamatan Arjawinangun dan Susukan Kabupaten Cirebon.

“Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 36 botol miras pabrikan berbagai merek dan 60 botol miras tradisional ciu dari di wilayah Kecamatan Arjawinangun dan Susukan, Kabupaten Cirebon. Kemudian penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas.

“Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Stop Bullying, Cegah Perekrutan Terorisme Pada Anak, Polda Jabar Bentuk Satgas Khusus Di Lingkungan Sekolah

Jabar, investigasihukumkriminal – Sebanyak 110 anak di Indonesia teridentifikasi direkrut kelompok terorisme, menurut temuan Densus 88 belum lama ini. Jawa Barat terdata menempati posisi teratas sebagai daerah dengan kasus keterpaparan radikalisme anak melalui dunia digital.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan melalui Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan tak memungkiri adanya pergeseran metode perekrutan anak oleh kelompok radikal di era saat ini. Sebab kini perekrutan dilakukan melalui media sosial, berbeda dengan dulu yang dilakukan salah satunya dengan membentuk pengajian untuk menyisipkan paham radikal.

“Tetapi metode terbaru dan sebenarnya sudah lama juga dan lebih efektif itu lewat media sosial,” kata Kombes Henda, Minggu (14/12/2025).

Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, kelompok radikalisme salah satunya menyasar generasi Z dengan memanfaatkan teknologi. Menurutnya ini sangat mengkhawatirkan lantaran anak-anak dan remaja di zaman sekarang tak lepas dari penggunaan gadget.

“Ini pengguna gadget di Indonesia kalangan gen z sangat masif tentu saja yang dilakukan oleh terorisme memanfaatkan teknologi untuk bisa direkrut,” ucapnya.

Kombes Pol. Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa ada berbagai faktor yang dapat membuat anak lebih rentan terhadap upaya perekrutan kelompok terorisme, mulai dari kondisi lingkungan hingga persoalan pendidikan dan ekonomi. Faktor-faktor tersebut, menurutnya, membuka celah bagi kelompok tertentu mempengaruhi target yang dianggap mudah direkrut.

“Karena di samping pendidikan, kemiskinan, sulitnya pekerjaan, persaingan kerja ketat, ini memudahkan mereka direkrut dengan berbagai cara lah,” ujar Kabid Humas Polda Jabar.

Sebagai bentuk pencegahan, Polda Jawa Barat menyiapkan sejumlah langkah yang melibatkan berbagai pihak, termasuk bekerja sama dengan para pemangku kepentingan di daerah dan Da’i Kamtibmas.

Selain itu, Kombes Pol. Hendra menyampaikan bahwa kepolisian juga tengah merancang pembentukan satuan tugas di sekolah- sekolah dengan melibatkan siswa. Langkah ini dipandang penting sebagai upaya antisipasi, khususnya setelah insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta yang pelakunya diketahui merupakan korban perundungan. Dengan mekanisme ini, deteksi dini diharapkan bisa dilakukan lebih efektif.

“Dengan ada fenomena baru yaitu ada bullying di sekolah-sekolah, Kapolda Jabar telah memerintahkan Humas, binmas, dan unit PPA akan kita bentuk satgas untuk kita libatkan dari PKS atau polisi keamanan sekolah yang di OSIS dan organisasi di sekolahan itu kita ajak untuk edukasi agar jadi pelapor dari tindakan bullying yang dilakukan di sekolah,” katanya.

“Karena ternyata akibat bullying sangat besar dampaknya,” tutup Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

Polisi Musnahkan Ribuan Miras Berbagai Merek Dan Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H  mengatakan bahwa Jajaran Polresta Cirebon memusnahkan ribuan minuman keras (miras) berbagai merek dan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, Sabtu (13/12/2025). Miras yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil KRYD dan Operasi Pekat Polresta Cirebon serta Polsek jajaran selama Oktober – Desember 2025.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras dan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis yang dimusnahkan tersebut hasil merupakan hasil KRYD dan operasi pekat di wilayah Kabupaten Cirebon untuk menjaga kondusivitas kamtibmas. Bahkan, pemusnahan miras dan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis tersebut merupakan sinergitas penegak hukum dari mulai Polresta Cirebon, Kejaksaan Kabupaten Cirebon dan Pengadilan Negeri Cirebon.

“Kegiatan ini merupakan pemusnahan bersama barang bukti miras hasil KRYD dan tipiring Polresta Cirebon, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Cirebon sebagai bentuk pertanggungjawaban dari kegiatan razia yang dilaksanakan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polresta Cirebon,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H

Ia mengatakan, jumlah miras yang dimusnahkan dalam kegiatan kali ini terdiri dari berbagai merek minuman keras pabrikan sebanyak 2.599 Botol, minuman keras tradisional jenis ciu sebanyak 8.730 botol, minuman keras 0tradisional jenis tuak sebanyak 842 Liter, dan 2.456 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kabid Humas Polda Jabar mengungkapkan bahwa  Pemusnahan tersebut bertujuan agar Kabupaten Cirebon tetap aman dan nyaman tanpa adanya gangguan tindak kriminal akibat mengonsumsi miras. Sehingga kondusivitas wilayah tetap terjaga dan masyarakat merasa aman serta nyaman.

Pihaknya menegaskan Polresta Cirebon dan Polsek jajaran tidak akan pernah berhenti menggelar razia miras. Bahkan, kegiatan operasi pekat semacam itu bakal dilaksanakan secara rutin di wilayah hukum Polresta Cirebon.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan memberantas peredaran miras karena tidak ada manfaatnya sama sekali. Kami juga meminta kerja sama dari semua pihak dalam menindak peredaran miras agar ada efek jera bagi pengedar miras di wilayah Kabupaten Cirebon, dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkungannya melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497.,” kata Kombes Pol Sumarni, Minggu (14/12/2025)

Ia memastikan, Polresta Cirebon tak akan henti-hentinya menggelar operasi pekat dengan mendatangi warung-warung yang nekat menjual miras. Pasalnya, selama ini miras menjadi sumber atau pemicu terjadinya berbagai tindak kriminalitas di Kabupaten Cirebon.

“Karena kejahatan konvensional yang diawali dari mengkonsumsi miras sering kali terjadi di wilayah hukum Polresta Cirebon, tapi kami tidak akan pernah berhenti untuk memberantasnya, sehingga Kabupaten Cirebon selalu kondusif,” tuturnya.

Respon Cepat Polisi Di Purwakarta Lakukan Penanganan Longsor Yang Menutupi Jalan

Jabar, investigasihukumkriminal – Personel Polres Purwakarta bersama TNI, Dinas terkait dan masyarakat melakukan pembersihan badan jalan Cantayan, Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta. Marerial Tanah dan Pohon tumbang yang menutupi badan jalan itu diduga akibat curah hujan yang tinggi, pada Kamis, 11 Desember 2025, sore.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Material yang menutup jalan tersebut terbawa aliran air dari sisi perbukitan, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

Melihat kondisi tersebut, personel Polsek Maniis, Polres Purwakarta langsung turun ke lokasi melakukan pembersihan agar akses jalan dapat segera difungsikan kembali.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya  mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat cuaca ekstrem.

usai mendapatkan laporan dari masyarakat, kata dia, personel Polsek Maniis langsung mengambil tindakan cepat bergerak ke lokasi terdampak guna mendukung percepatan penanganan.

“Personel Polsek Maniis langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk bantu percepatan pembersihan longsoran. Supaya tidak menghabat aktivitas warga setempat,” ungkapnya 12 Desember 2025.

Personel  Polsek maniis sampai di lokasi kejadian kemudian berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan evakuasi, sambil di bantu warga untuk mengevakuasi material longsor dengan cara manual.

Kabid Humas menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam menghadapi situasi darurat tersebut. Ia berharap sinergi antara aparat dan masyarakat bisa mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Langkah proaktif yang ditunjukkan pihak kepolisian menuai tanggapan positif dari warga setempat. Masyarakat menyambut baik kehadiran aparat yang langsung turun tangan, di tengah harapan agar kehidupan bisa segera kembali normal.

“Alhamdulillah berkat kerjasama semua pihak,  jalan sudah bisa dilalui dan arus lalin sudah lancar,” jelas Kapolres.

Polres Purwakarta akan terus meningkatkan kewaspadaan dan patroli pada titik-titik rawan longsor dan genangan, mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Purwakarta masih berpotensi tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim hujan yang saat ini terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Purwakarta.

“Bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor, saya imbau untuk selalu waspada dan memantau kondisi lingkungan sekitar. Segera hubungi petugas jika melihat tanda-tanda longsor atau bencana alam lainnya,” ungkapnya.

‎Rio Kasairy Nahkodai PWMOI Riau: Tolak Stigma Wartawan Gadungan, Siap Wujudkan Riau Bermartabat

‎Riau, investigasihukumkriminal – Ketua Umum DPP Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI), Drs. HM Jusuf Rizal SE SE, M.Si, resmi melantik Pengurus PWMOI Provinsi Riau periode 2025–2028

‎Pelantikan yang berlangsung di Hotel Alfa, Jalan H. Imam Munandar, Pekanbaru , Kamis (11/12/2023), dihadiri Bendahara Umum DPP PWMOI Ranti E. Tanjung, SE, Forkopinda Riau, dan para Ketua DPW PWMOI kabupaten/kota se-Riau.

‎Acara dibuka dengan tari persembahan, dilanjutkan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, pemutaran video perjalanan PWMOI Riau, serta pembacaan SK DPP PWMOI mengenai penetapan pengurus DPW dan DPD se-Riau oleh Bendahara Umum DPP PWMOI Ranti E. Tanjung.

‎Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PWMOI, Jusuf Rizal, mengungkapkan bahwa kelahiran PWMOI berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi pers dan wartawan di era digital. Dengan pengalaman 45 tahun sebagai jurnalis, ia menilai masih banyak pekerjaan rumah terkait perlindungan, kesejahteraan, dan kompetensi wartawan.

‎“Kita harus bertanya, apakah wartawan sudah benar-benar terlindungi, sejahtera, dan mampu bersikap konstruktif ? Saya punya komitmen untuk mentransformasikan pemikiran kritis dan profesionalisme itu,” tegas Jusuf Rizal.

‎Ia menjelaskan rekam jejaknya yang kerap membongkar kasus besar, termasuk dugaan korupsi ‘rekening gendut’ oknum Pati Polri serta berbagai kasus lain pada masa kejayaaan Golkar, yang kerap membuatnya harus menghadapi pemeriksaan.

‎Ia juga menyoroti munculnya “wartawan instan” akibat revolusi industri digital, di mana banyak pihak mengaku jurnalis hanya bermodal menulis di media sosial.

‎Karena itu, PWMOI berkomitmen membina dan meningkatkan kompetensi anggotanya, bahkan merencanakan menjadi lembaga sertifikasi wartawan bekerja sama dengan Badan Sertifikat Nasional Profesi (BSNP) .

‎Sementara itu, Ketua DPW PWMOI Provinsi Riau, H. Rio Kasairy, dalam sambutannya menjelaskan bahwa PWMOI telah hadir di Riau sejak 2022, dengan Ketua perdana alm. Boma. Rio yang sebelumnya menjadi sekretaris, kini melanjutkan kepemimpinan almarhum untuk mewujudkan cita-cita membentuk wartawan profesional dan bermartabat.

‎Mengusung tema Profesional – Pres Profesional, Riau Bermartabat, Rio menegaskan komitmennya memperbaiki citra PWMOI di Riau. “Saya tidak mau lagi mendengar anggota PWMOI dilecehkan atau disebut wartawan gadungan maupun tukang peras. Ke depan, seluruh anggota harus bekerja profesional untuk Riau yang bermartabat,” tegasnya.**

Polda Jabar Gelar Upacara Wisuda Purnabakti, 111 Personel Resmi Mengakhiri Masa Pengabdian

Jabar, investigasihukumkriminal – Polda Jawa Barat menggelar Upacara Wisuda Purnabakti bagi PNPP Satker Polda Jabar Tahun 2025 pada Jum’at, 12 Desember 2025 di Lapangan Upacara Polda Jabar. Kegiatan tersebut  menjadi momen penuh haru, kebanggaan, dan rasa syukur bagi seluruh keluarga besar Polda Jabar.

Sebanyak 111 personel terbaik resmi dilepas pada prosesi wisuda tersebut. Para wisudawan terdiri dari Perwira Tinggi, Perwira Menengah, Perwira Pertama, Bintara, serta PNS Polri yang telah mengabdikan puluhan tahun hidupnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat.

Kapolda Jawa Barat Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa jumlah wisudawan bukan sekadar angka, melainkan representasi perjalanan panjang penuh pengabdian, loyalitas, dan keteguhan hati yang tidak ternilai.

“Para wisudawan telah puluhan tahun mengabdi, menjaga masyarakat, mengawal ketertiban, menghadapi ancaman, tekanan, risiko, dan pengorbanan sering kali tanpa terlihat, tanpa keluhan, tanpa pamrih,” ujar Kapolda Jabar.

Tema Purnabakti kali ini yaitu “Dari Bakti Menjadi Inspirasi, Ketauladanan Tak Pernah Purna”
Tema tersebut dinilai menggambarkan makna mendalam mengenai perjalanan para wisudawan.

“Dari bakti menjadi inspirasi” menegaskan bahwa seluruh pengabdian, kerja keras, dan ketulusan para wisudawan akan terus mengalir menjadi teladan bagi generasi penerus Polri.
“Ketauladan tak pernah purna” bermakna bahwa nilai-nilai luhur seperti kejujuran, dedikasi, integritas, ketegasan, dan keberanian akan hidup selamanya,” jelas Kapolda Jabar.

Di hadapan peserta upacara dan keluarga wisudawan, Kapolda Jabar menyampaikan penghargaan setinggi- tingginya atas bakti para personel yang purnabakti.
“Atas nama keluarga besar Polda Jawa Barat, saya ucapkan selamat memasuki masa purnabakti. Terima kasih atas seluruh bakti, loyalitas, dan pengorbanan. Terima kasih telah menjadi benteng keamanan, menjadi penolong masyarakat, dan menjadi bagian dari perjalanan panjang institusi ini,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Kapolda Jabar menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi para wisudawan.
“Semoga masa purnabakti yang Bapak–Ibu masuki menjadi masa yang penuh keberkahan, menghadirkan kedamaian, kesehatan, dan kebahagiaan bersama keluarga,” tutup Kapolda Jabar.

Upacara Purnabakti Polda Jabar 2025 ini tidak hanya menjadi simbol pelepasan tugas, tetapi juga momen menguatkan nilai-nilai keteladanan yang telah ditanamkan para wisudawan untuk terus menginspirasi generasi Polri berikutnya.