Polisi Hadiri Doa Bersama, Perangati Hari Tani Nasional 2025

Jabar, investigasihukumkriminal – Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2025, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggelar kegiatan doa bersama yang berlangsung khidmat di Aula Setda Ciamis, Rabu, (24/9/2025).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol
Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kegiatan ini menjadi momentum reflektif sekaligus ungkapan syukur atas peran penting para petani dalam menjaga ketahanan pangan daerah dan nasional.

Acara dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan, mulai dari unsur Forkopimda Ciamis, pimpinan organisasi, kelompok tani, asosiasi pertanian, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para pegiat sektor pertanian lainnya, menunjukkan soliditas dalam mendukung sektor vital ini.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, Ape Ruswandana, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni. “Melainkan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki dan keberkahan yang telah dirasakan oleh masyarakat Ciamis, khususnya para petani,” ujarnya.

Ape juga menambahkan bahwa kegiatan ini adalah sarana mempererat silaturahmi antar semua pihak yang terlibat dalam pembangunan pertanian. “Alhamdulillah, acara ini bisa terselenggara dengan baik berkat dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Ciamis,” harapnya.

Sementara itu, Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., dalam sambutannya menekankan pentingnya Hari Tani Nasional sebagai momentum refleksi terhadap kontribusi besar para petani dalam pembangunan bangsa. “Petani adalah garda terdepan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Kami dari pihak Kepolisian siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pertanian, baik dalam budidaya jagung, beras, maupun komoditas unggulan lainnya, demi menjadikan Ciamis sebagai daerah pertanian yang maju dan mandiri,” tegas Kapolres.

Dalam diskusi yang berkembang, terungkap potensi besar Kabupaten Ciamis dalam mencapai swasembada pangan, khususnya untuk komoditas jagung dan padi. Kebutuhan jagung per hari di Ciamis mencapai 114 ton, namun saat ini baru dapat dipenuhi sekitar 60-70 ton per hari. Ini menunjukkan peluang yang sangat bagus untuk mendongkrak para petani guna melaksanakan swasembada pangan.

Meski Ciamis terkenal dengan pertaniannya yang luar biasa, namun masih menghadapi tantangan dalam hal branding produk lokal. “Data yang kami punya, kita belum punya brand sendiri. Brand beras Ciamis, jagung Ciamis belum ada,” ungkap salah satu peserta diskusi. Selama ini, masyarakat lebih mengenal beras Cianjur, padahal penyuplai besar beras tersebut banyak berasal dari kelompok tani di Ciamis.

Ditekankan bahwa perlu adanya kolaborasi aktif antara pemerintah daerah dan seluruh stakeholder untuk menciptakan brand beras Pandan Wangi Ciamis atau brand jagung “Lapong”, atau nama lain yang dapat mengangkat identitas produk lokal. Langkah ini diharapkan dapat memajukan Ciamis di masa depan dan memberikan nilai tambah bagi petani.

Kegiatan doa bersama ini juga diisi dengan tausiah dan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh KH. Nonop Hanafi, yang menekankan pentingnya keberkahan dalam setiap usaha di sektor pertanian serta perlunya sinergi spiritual dan teknis dalam membangun kemandirian pangan.

Acara ditutup dengan doa bersama, dipanjatkan untuk kemajuan sektor pertanian Ciamis dan kesejahteraan para petani yang selama ini menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat di Kabupaten Ciamis. Dengan semangat Hari Tani Nasional 2025 dan tema “Petani Kuat, Ekonomi Hebat”, Kabupaten Ciamis kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan pertanian sebagai sektor strategis demi terwujudnya kemandirian pangan dan kesejahteraan petani yang berkelanjutan, didukung dengan upaya penguatan identitas produk lokal.

Polisi Hadiri Peringatan Hari Tani Ke-64 Tingkat Kabupaten Cianjur

Cianjur, investigasihukumkriminal – Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., M.H. menghadiri undangan dari Bupati Cianjur dalam rangka peringatan Hari Tani ke-64 tingkat Kabupaten Cianjur yang diselenggarakan di Sub Terminal Agribisnis Desa Ciherang, Kecamatan Pacet serta di kawasan Perkebunan Teh Maleber, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Rabu (24/9/2025).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kegiatan peringatan Hari Tani ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Cianjur, unsur pemerintahan daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan kelompok tani. Rangkaian acara meliputi sambutan Bupati Cianjur, peninjauan hasil pertanian lokal, hingga kunjungan lapangan ke area perkebunan teh yang menjadi salah satu komoditas unggulan Cianjur.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Cianjur menyampaikan dukungan penuh Polri terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. “Kami siap bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang merupakan salah satu pilar penting bagi perekonomian daerah,” ujar AKBP Rohman Yonky Dilatha.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Peringatan Hari Tani ke-64 ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan serta kesejahteraan petani di Kabupaten Cianjur.

Pagelaran Seni Budaya Ronggeng Amen Hiasi Rangkaian Peringatan Hari Tani Nasional Di Pangandaran

Jabar, investigasihukumkriminal – Peringatan Hari Tani Nasional di Kabupaten Pangandaran digelar dengan meriah melalui pertunjukan seni tradisi Ronggeng Amen di Sekretariat Serikat Petani Pasundan (SPP), Selasa malam (23/9/2025). Acara yang berlangsung sejak pukul 19.30 WIB ini dihadiri oleh Kapolres Pangandaran AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., Dandim 0625 Pangandaran Letkol CZI Ibnu Muntaha, M.Han., dan Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami, S.H.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengapresiasi terhadap penyelenggaraan acara yang memadukan semangat perjuangan petani dengan pelestarian budaya lokal.

“Hari Tani Nasional bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk mengingatkan kita semua akan peran besar petani sebagai penopang ketahanan pangan bangsa. Kehadiran seni tradisi seperti Ronggeng Amen menjadi wujud rasa syukur masyarakat agraris, sekaligus mempererat kebersamaan dan gotong royong. Polres Pangandaran mendukung penuh upaya masyarakat menjaga budaya dan menghormati jasa para petani,” ujar Kapolres, Rabu (24/9/2025)

Pertunjukan Ronggeng Amen sendiri merupakan seni tradisional khas Pangandaran yang lahir dari kehidupan masyarakat tani. Tarian ini diiringi musik kendang, gong, dan rebab dengan lantunan tembang rakyat. Filosofinya adalah ungkapan syukur atas hasil panen, doa agar tanah tetap subur, serta simbol persaudaraan di tengah masyarakat.

Acara ini diselenggarakan oleh Serikat Petani Pasundan (SPP), sebuah organisasi petani yang konsisten memperjuangkan hak-hak petani, kedaulatan pangan, dan pelestarian lingkungan hidup. SPP tidak hanya bergerak di bidang advokasi, tetapi juga aktif mengangkat seni budaya rakyat sebagai bagian dari identitas petani.

Dengan kehadiran para pejabat daerah bersama masyarakat, peringatan Hari Tani Nasional di Pangandaran menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan organisasi petani demi tercapainya kesejahteraan dan kelestarian budaya lokal.

Polisi Fasilitasi Hasil Panen Jagung Dijual Tidak Ke Tengkulak, Sejahterakan Petani Dan Distribusi Lebih Sehat

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol.Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polsek Tomo Polres Sumedang bersama masyarakat tani melaksanakan kegiatan pengiriman hasil panen jagung di lahan milik Perum Perhutani, Blok Karet, Desa Karyamukti, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Rabu (17/09/2025).

Kapolsek Tomo, AKP Baban Kusbandi, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama petugas Bulog serta Ketua Kelompok Tani Rimba Mulya, Endi, beserta anggota kelompoknya.

“Kehadiran pihak kepolisian menjadi bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya swasembada jagung.” ujar Kabid Humas, Senin(22/9/2025)

Adapun hasil panen jagung di lahan Perhutani tersebut berada di  lahan seluas 10 hektare dengan jenis jagung hybrida yang ditanam sejak 9 Mei 2025 dan dipanen pada 19–21 Agustus 2025.

Dari hasil panen, diperoleh produksi sebanyak 18 ton jagung. Setelah melalui proses uji laboratorium, sebanyak 16 ton jagung kering dinyatakan memenuhi syarat untuk dijual kepada Bulog.
Kapolsek Tomo AKP Baban Kusbsndi  menjelaskan bahwa peran Polsek Tomo dalam program ini adalah sebagai fasilitator pemanfaatan lahan milik Perhutani sekaligus memastikan hasil panen dijual langsung ke Bulog, bukan kepada tengkulak. Hal ini menjadi langkah penting agar kesejahteraan petani dapat meningkat dan rantai distribusi lebih sehat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan tahun 2025, dengan harapan swasembada pangan dapat benar-benar terwujud melalui sinergi antara pemerintah, aparat kepolisian, dan masyarakat tani,” ungkap AKP Baban Kusbandi.

Dengan pengiriman hasil panen ini, Polsek Tomo Polres Sumedang bersama para petani Desa Karyamukti menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah Sumedang.

Polisi Lakukan Penyelidikan Terkait 301 Siswa di Kabupaten Bandung Barat Diduga Keracunan Usai Konsumsi Makanan MBG

Jabar, investigasihukumkriminal – Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bandung Barat dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG.

Hingga Senin (22/9/2025), pukul 23.56 WIB, jumlah korban sementara tercatat sebanyak 301 orang. Para korban merupakan siswa tingkat SD, MTs, SMP, hingga SMK.

Penanganan darurat dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan. Sebanyak 116 orang dirawat di Puskesmas Cipongkor, 13 orang di Bidan Desa Sirnagalih, 27 orang di RSUD Cililin, 127 orang di Posko Kecamatan Cipongkor, dan 18 orang di RSIA Anugrah.

Hingga saat ini, korban masih terus berdatangan ke Posko Kecamatan Cipongkor, sehingga jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H  membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, hingga malam  jumlah korban sementara sudah mencapai 301 orang. Kami masih melakukan pendataan karena korban terus berdatangan. Penanganan medis sudah disiapkan di beberapa titik, termasuk di puskesmas, rumah sakit, dan posko darurat. Polda Jabar bersama instansi terkait akan terus memantau dan memastikan korban mendapatkan perawatan,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Kombes Hendra menambahkan, pihak kepolisian akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk menelusuri sumber makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal ini.

“Kami imbau masyarakat tetap tenang. Saat ini tim kesehatan fokus pada penanganan korban, sementara aparat Kepolisian akan membantu memastikan penyelidikan terkait penyebab dugaan keracunan ini,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban masih berpotensi bertambah seiring laporan dari lapangan.

Polda Jabar Gelar Seminar Hukum Bidkum 2025 Bahas Sinergitas Aparat Penegak Hukum Dan Pemberlakuan KUHP Baru

Jabar, investigasihukumkriminal – Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar Seminar Hukum Bidkum Polda Jabar 2025 dengan tema “Sinergitas Aparat Penegak Hukum dan Pemberlakuan KUHP Baru”. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (23/9/2025) di Aula Lantas Polda Jabar.

Seminar dibuka secara resmi oleh Irwasda Polda Jabar, Brigjen Pol Rinto Prastowo, S.I.K., dan dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, narasumber, penyidik, Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba jajaran, perwakilan mahasiswa, hingga undangan lainnya.

Irwasda Polda Jabar Brigjen Pol Rinto Prastowo, S.I.K., dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dalam rangka penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru.
“Setelah lebih dari satu abad menggunakan KUHP warisan kolonial, bangsa Indonesia kini memiliki KUHP hasil karya sendiri yang disusun berdasarkan falsafah pancasila, UUD 1945, serta nilai-nilai luhur budaya bangsa. Pembaruan ini bukan hanya soal pasal, tetapi menghadirkan sistem hukum pidana yang lebih adil, humanis, dan sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar Irwasda Polda Jabar Brigjen Pol Rinto Prastowo, S.I.K.

Beliau menekankan bahwa keberhasilan pemberlakuan KUHP baru menuntut sinergitas seluruh aparat penegak hukum, mulai dari Polri, Kejaksaan, Kehakiman, hingga Lembaga Pemasyarakatan. Koordinasi dan komunikasi yang baik diperlukan agar tidak terjadi perbedaan tafsir yang membingungkan masyarakat.

Lebih lanjut, Irwasda Polda Jabar  menyampaikan tiga harapan dari penyelenggaraan seminar ini yakni Memberikan pemahaman komprehensif mengenai substansi KUHP baru, Merumuskan strategi sinergi antar lembaga penegak hukum dan melahirkan rekomendasi praktis berupa pedoman, SOP, atau tindak lanjut nyata.

Selain itu, Polda Jabar juga membuka ruang kerja sama dengan perguruan tinggi, organisasi profesi hukum, dan masyarakat sipil untuk meningkatkan literasi hukum di masyarakat.
“Semangat dari KUHP baru adalah menghadirkan hukum pidana yang berkeadilan. Karena itu, dalam penerapannya, kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas, dengan menekankan aspek pencegahan, edukasi, dan pemulihan, bukan hanya penindakan,” tegas Irwasda Polda Jabar Brigjen Pol Rinto Prastowo, S.I.K.

Acara seminar ini ditutup dengan harapan agar diskusi dan materi yang disampaikan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi aparat penegak hukum maupun masyarakat luas, sehingga implementasi KUHP baru dapat berjalan efektif, adil, dan transparan.

Klarifikasi Pemberitaan Bupati Madina “Monopoli Pupuk Organik Tidak SNI

Jakarta, investigasihukumkriminal – Dapat kami jelaskan bahwa berita tersebut terlalu tendensius dan merupakan  pemberitaan yang menyesatkan karena tidak  secara utuh menginformasikan konteks acara dimana Bupati Madina menyampaikan ajakan untuk menggunakan pupuk PT. Basimbah Tani Rantau Prapat.
Bahwa Bupati Madina mengundang seluruh Koperasi Plasma Sawit sebagai salah satu entitas bisnis/usaha yang turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Masyarakat dalam rangka silaturahmi sebagaimana lazimnya Bupati melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat lainnya.

Silaturahmi dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal. Pada acara tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan beberapa pesan penting antara lain:
Yang pertama, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah di Bumi Mandailing Natal pasca terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di beberapa tempat di tanah air, Bupati menyampaikan pesan dari Mendagri kepada Masyarakat terutama anggota  koperasi melalui ketua atau pengurus yang hadir, “untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Mandailing Natal yang hingga hari ini masih tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.”
Kedua, dalam kaitan Pembangunan sawit berkelanjutan secara khusus pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan oleh-oleh dari Jakarta yang didapat dari pertemuan dengan Kepala BPD PKS (Bapak Eddy Abdurrahman) yang sangat bermanfaat bagi Pengurus Koperasi Plasma dan seluruh anggota yaitu:
Agar para Pengurus Koperasi dapat menyebarluaskan informasi tentang program beasiswa bagi anak-anak pelaku perkebunan sawit, sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Hal ini mengingat bahwa tahun ini siswa yang lulus dan mendapatkan beasiswa sawit hanya 10 (sepuluh) orang.

Adanya program capacity building bagi para pelaku perkebunan sawit yang akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan perkebunan sawit.
Untuk membantu produktifitas perkebunan sawit Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan program bantuan sarana dan prasarana bagi Perkebunan Sawit.
Program selanjutnya adalah adanya bantuan peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk tanaman sawit yang sudah tidak produktif berusia diatas 25 (dua puluh lima) tahun.

Ketiga, pada acara tanya jawab Bupati yang didampingi Sekda, Kadis Koperasi UKM, Kadis PMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kadis Pertanian yang hadir menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Plasma. Bupati pada kesempatan dialog dimaksud,  yang baru saja melakukan kunjungan bersama beberapa OPD ke Kebun Sawit milik H. Suyono sahabat lama Bupati Madina di Rantau Prapat, menyampaikan informasi hasil penggunaan pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Basimbah Tani Syahdilata dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buah sawit dengan baik. Selanjutnya, Bupati menginformasikan bahwa pupuk ini telah banyak yang menggunakannya di Madina, dan bila Bapak-bapak berminat dapat menghubungi langsung perusahaan yang bersangkutan.
Dari kronologi pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa berita terkait Monopoli Pupuk Organik tidak SNI, adalah tidak benar dan tendensius karena informasi penggunaan pupuk Haji Suyono yang diproduksi PT. Basimbah Tani dengan SNI 7763:2018 muncul pada saat dialog dan bukan merupakan acara pokok dalam pertemuan dimaksud.

Polisi Fasilitasi Hasil Panen Jagung Dijual Tidak Ke Tengkulak, Sejahterakan Petani Dan Distribusi Lebih Sehat

Jabar, investigasihukumkriminal – Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol.Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polsek Tomo Polres Sumedang bersama masyarakat tani melaksanakan kegiatan pengiriman hasil panen jagung di lahan milik Perum Perhutani, Blok Karet, Desa Karyamukti, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Rabu (17/09/2025).

Kapolsek Tomo, AKP Baban Kusbandi, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama petugas Bulog serta Ketua Kelompok Tani Rimba Mulya, Endi, beserta anggota kelompoknya.

“Kehadiran pihak kepolisian menjadi bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya swasembada jagung.” ujar Kabid Humas, Senin(22/9/2025)

Adapun hasil panen jagung di lahan Perhutani tersebut berada di  lahan seluas 10 hektare dengan jenis jagung hybrida yang ditanam sejak 9 Mei 2025 dan dipanen pada 19–21 Agustus 2025.

Dari hasil panen, diperoleh produksi sebanyak 18 ton jagung. Setelah melalui proses uji laboratorium, sebanyak 16 ton jagung kering dinyatakan memenuhi syarat untuk dijual kepada Bulog.
Kapolsek Tomo AKP Baban Kusbsndi  menjelaskan bahwa peran Polsek Tomo dalam program ini adalah sebagai fasilitator pemanfaatan lahan milik Perhutani sekaligus memastikan hasil panen dijual langsung ke Bulog, bukan kepada tengkulak. Hal ini menjadi langkah penting agar kesejahteraan petani dapat meningkat dan rantai distribusi lebih sehat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan tahun 2025, dengan harapan swasembada pangan dapat benar-benar terwujud melalui sinergi antara pemerintah, aparat kepolisian, dan masyarakat tani,” ungkap AKP Baban Kusbandi.

Dengan pengiriman hasil panen ini, Polsek Tomo Polres Sumedang bersama para petani Desa Karyamukti menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah Sumedang.

Polisi Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Tanah Longsor

Jabar, investigasihukumkriminal – Curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Banjar Kota Banjar mengakibatkan longsor di Dusun Cijambu RT 03 RW 01 Desa Cibrurem Kecamatan Banjar Kota Banjar

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Untuk memastikan akses jalan kembali normal, Bhabinkamtibmas Polsek Banjar bersama Bina Desa dengan warga setempat membersihkan material longsor secara gotong royong.
Mereka bahu- membahu menyingkirkan tanah dan batu yang menutup badan jalan demi membuka kembali akses utama.

Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K, mengatakan, selain membantu membersihkan material longsor, Bhabinkamtibmas dan binadesa memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah tersebut.

“Mereka mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati dan melaporkan segera kepada pihak terkait jika terjadi situasi darurat demi keamanan bersama. Kerja sama seperti ini sangat penting. Gotong royong bukan hanya meringankan pekerjaan, tetapi juga memperkuat hubungan antara petugas dan masyarakat,” ujarnya, Senin (22/9/2025)

Kapolres  juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan aktif dalam menjaga lingkungan, seperti membersihkan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Pencegahan banjir bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Mari kita jaga lingkungan agar tetap aman,” tuturnya.

Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim hujan yang saat ini terjadi di beberapa wilayah Kota Banjar
“Bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor, saya imbau untuk selalu waspada dan memantau kondisi lingkungan sekitar. Segera hubungi petugas jika melihat tanda-tanda longsor atau bencana alam lainnya,” tutupnya.

Kapolda Jabar Dukung Gerakan 1 Juta Hektare Jagung Di Indramayu

Indramayu, investigasihukumkriminal – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., mengambil peran penting dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Nasional Kuartal II Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Kamis, 5 Juni 2025  yang lalu. Meskipun kegiatan utama berpusat di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kapolda Jabar secara aktif berpartisipasi melalui sambungan video conference dari lokasi panen raya di Kawasan Hutan Perum Perhutani Blok Bangka, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

Kehadiran Kapolda Jabar di Indramayu tersebut  menjadi sorotan, menunjukkan komitmen nyata Polda Jawa Barat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Beliau tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi juga memberikan arahan langsung kepada jajarannya dan para petani setempat. Irjen Pol. Rudi Setiawan menekankan peran strategis Polda Jabar dalam Gerakan 1 Juta Hektare Jagung, mencakup pengamanan, pendampingan petani, pengawalan distribusi pupuk, dan pencegahan praktik-praktik yang merugikan petani.

Dalam sambutannya, Kapolda Jabar menyampaikan harapannya agar hasil panen di kuartal II ini meningkat secara signifikan dibandingkan dengan capaian kuartal I yang telah menunjukkan hasil positif. Beliau juga menekankan pentingnya semangat gotong royong untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ini bukan sekadar panen, ini simbol kemandirian bangsa,” tegas Kapolda Jabar, Senin (22/9/2025)

Kehadiran Wakil Gubernur Jawa Barat, Bapak H. Erwan Setiawan, S.E., dan pejabat Forkopimda lainnya di lokasi panen raya di Indramayu semakin memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap program ini. Kegiatan di Indramayu diakhiri dengan penyerahan alat bantu pertanian, panen simbolis, dan pembagian paket sembako kepada kelompok tani, menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. Peran aktif Kapolda Jabar dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Jabar dalam mendukung program pemerintah dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.