Investigasihukumkriminal Jakarta – Satuan Tugas Bhayangkara Jakarta Asri (Bang Jasri) Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan Masjid Baitul Latief KBN Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (23/2/2026) sore. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus mempererat sinergitas dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Yudi Permadi, S.S., S.I.K., para Pejabat Utama (PJU), serta diikuti oleh 60 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Ashar berjamaah di Masjid Baitul Latief. Selanjutnya Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kerja bakti dengan membersihkan area dalam dan sekitar masjid, termasuk halaman dan fasilitas umum lainnya.
Tidak hanya melakukan aksi bersih-bersih, juga dilaksanakan pembagian bantuan sembako kepada marbot masjid dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial Polri terhadap marbot masjid serta masyarakat di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Satgas Bhayangkara Jakarta Asri yang bertujuan membangun budaya peduli lingkungan serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan tempat ibadah, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan sinergi antara Polri dengan pengurus masjid serta masyarakat pelabuhan. Kami berharap suasana ibadah selama Ramadhan 1447 H dapat berlangsung aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan Polri yang humanis, peduli, dan selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan suasana kamtibmas yang kondusif
Investigasihukumkriminal Jakarta – Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Unit III Krimsus Satreskrim melaksanakan kegiatan monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, tepatnya di Pasar Muara Angke, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin (23/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatreskrim AKP. A.A. Ngurah Made Pandu, S.Tr.K., S.I.K., M.H.Li., dan Kanit III Krimsus IPTU Hary Indradjati, S.Tr.K., M.Si., bersama personel Unit III Krimsus serta perwakilan dari Dinas PPKUKM Disperindag, Kepala Pasar PD. Jaya Muara Angke, dan Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Muara Angke.
Dalam keterangannya, AKP. A.A. Ngurah Made Pandu, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan sembako, mengecek kelancaran distribusi, serta melakukan pengendalian harga di tingkat pasar.
“Monitoring dan pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan stok bahan pokok tetap tersedia dan harga yang beredar di pasaran masih dalam batas kewajaran sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar AKP Pandu.
Hasil pemantauan harga dan pengecekan di sejumlah toko sembako di Pasar Muara Angke, diperoleh data harga rata-rata beberapa komoditas sebagai berikut: Beras IR64 premium: Rp14.500/kg, Beras IR64 medium: Rp13.500/kg, Minyak goreng curah: Rp19.000 – Rp21.000/liter, Telur ayam: Rp33.000/kg, Gula pasir: Rp19.000/kg, Tepung terigu: Rp10.000/kg, Bawang putih: Rp42.000/kg.
Secara umum, harga komoditas di Pasar Muara Angke masih terpantau stabil, meskipun terdapat beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga.
“Komoditas yang mengalami kenaikan antara lain telur, gula pasir, bawang putih, beras, dan minyak goreng curah. Kenaikan ini dipengaruhi oleh naiknya harga dari distributor,” jelas AKP Pandu.
Berdasarkan informasi dari para pedagang, harga telur dari distributor mencapai Rp32.000/kg, gula pasir Rp18.000/kg, dan bawang putih Rp40.000/kg. Kenaikan di tingkat distributor tersebut berdampak langsung pada harga jual di pasar.
Selain itu, petugas juga memperoleh informasi bahwa Pasar PD Jaya Muara Angke belum mendapatkan kuota distribusi Minyak Kita maupun beras SPHP dari Bulog. “Untuk Minyak Kita dan beras SPHP, Pasar Muara Angke saat ini belum mendapatkan kuota distribusi dari Bulog,” ungkapnya.
Meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, secara keseluruhan stok bahan pokok di Pasar Muara Angke masih dalam kondisi aman dan tersedia bagi masyarakat. AKP Pandu menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan harga tetap mengikuti ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan distribusi berjalan lancar.
“Kami akan terus melakukan pengawasan agar distribusi bapokting tetap terkendali dan harga yang sampai ke masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, khususnya di wilayah Jakarta Utara, demi melindungi kepentingan masyarakat.
Investigasihukumkriminal Simalungun – Berani-beraninya! Seorang anak magang lapas berani menyelundupkan narkoba ke dalam Lapas Narkotika Pematang Siantar. Siehumas Polres Simalungun menjelaskan detail penangkapan DAD (22 tahun), peserta magang Batch II 2025 yang kedapatan membawa 15,76 gram sabu, 9,11 gram ganja, dan 4 pil ekstasi untuk dua narapidana.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi memberikan penjelasan lengkap kasus yang mencengangkan ini. “Saya sebagai Kasihumas Polres Simalungun perlu menjelaskan kepada publik bahwa ini adalah kasus yang sangat serius. Seorang peserta magang yang seharusnya belajar tentang sistem pemasyarakatan justru dimanfaatkan untuk menyelundupkan narkoba,” ujar AKP Verry membuka penjelasan. Minggu 22/02/2026
Kejadian bermula Sabtu pagi, 31 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB saat pegawai Lapas Kelas II-A Narkotika Pematang Siantar yang terletak di Pematang Raya menangkap basah DAD membawa paket mencurigakan. “Pegawai lapas sangat waspada. Mereka langsung mengamankan DAD dan menemukan narkoba yang akan diserahkan kepada narapidana berinisial AF dan AP,” ungkap AKP Verry.
“Setelah mendapat informasi dari pegawai lapas, personel Polres Simalungun segera meluncur ke lokasi. Ini adalah respons cepat kami dalam menangani kasus narkoba,” ujar AKP Verry menjelaskan langkah awal.
Personel Polres Simalungun tiba di TKP sekitar pukul 13.00 WIB. “Sesampainya di lokasi, tim langsung mengamankan DAD yang sudah diamankan pegawai lapas untuk diproses hukum dan dibawa ke Polres Simalungun,” ungkap AKP Verry.
Barang bukti yang disita sungguh mengejutkan. “Kami mengamankan satu bungkus ganja dibalut plastik biru seberat 9,11 gram, satu plastik klip sedang berisi sabu, satu plastik klip besar berisi sabu, dan satu plastik bungkus rokok berisi sabu dengan total berat 15,76 gram,” ujar AKP Verry merinci dengan detail.
“Tidak berhenti di situ, kami juga menyita satu plastik klip sedang berisi empat pil ekstasi seberat 1,91 gram, satu plastik besar berisi 11 lembar kertas tiktak yang biasa digunakan untuk membungkus narkoba, dan satu buah handphone merk iPhone warna coklat yang diduga digunakan untuk komunikasi dengan pemesan,” ungkap AKP Verry.
Saat diinterogasi, DAD akhirnya mengaku. “Pada saat dilakukan interogasi, DAD mengaku bahwa narkoba tersebut dibawanya dari Pematang Siantar atas arahan atau pesanan dari AF dan AP yang merupakan penghuni lapas. Ini adalah pengakuan yang sangat penting untuk mengembangkan kasus ini, dan mencari jaringan diatasnya,” ujar AKP Verry.
Sihumas Polres Simalungun menjelaskan bahwa modus ini sangat terencana. “DAD memanfaatkan statusnya sebagai peserta magang yang memiliki akses ke dalam lapas. Dia pikir tidak akan dicurigai karena sedang magang. Tapi kewaspadaan pegawai lapas berhasil menggagalkan aksi ini,” ungkap AKP Verry.
“Yang sangat mengkhawatirkan adalah dua narapidana yang memesan narkoba ini, AF dan AP, masih bisa memesan dari dalam lapas. Ini menunjukkan mereka masih memiliki jaringan di luar dan tidak kapok meski sudah di dalam lapas narkotika,” ujar AKP Verry dengan nada serius.
Polres Simalungun sudah melakukan serangkaian langkah hukum. “Kami sudah membawa tersangka ke Mapolres, menerbitkan Laporan Polisi, menerbitkan mindik, melaksanakan gelar perkara, dan akan segera memproses lanjut ke JPU. Semua prosedur hukum berjalan sesuai ketentuan,” ungkap AKP Verry.
Sihumas juga menjelaskan bahwa kasus ini akan dikembangkan. “Kami tidak hanya menangkap DAD. Kami juga akan memproses AF dan AP yang memesan narkoba dari dalam lapas. Mereka akan ditambah kasusnya karena masih melakukan tindak pidana narkotika meski sudah menjalani hukuman,” tegas AKP Verry.
“Sebagai Sihumas, saya juga ingin mengapresiasi kewaspadaan pegawai Lapas Narkotika Pematang Siantar. Tanpa kewaspadaan mereka, narkoba ini bisa saja sampai ke tangan narapidana dan beredar di dalam lapas,” ujar AKP Verry.
Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak. “Ini adalah pengingat bahwa peredaran narkoba bisa terjadi di mana saja, bahkan di dalam lembaga pemasyarakatan. Semua pihak harus waspada dan bekerja sama memberantas narkoba,” ungkap AKP Verry.
“Saya sebagai perwakilan Kepolisian Resor Simalungun juga ingin mengingatkan kepada generasi muda: jangan pernah terlibat dalam peredaran narkoba dengan alasan apapun. Sekali terlibat, masa depan kalian hancur. DAD yang seharusnya belajar dan membangun karir, kini harus berurusan dengan hukum, yang bisa merugikan masa depanya” tegas AKP Verry menutup penjelasan.
Asahan – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan kegiatan yang penuh makna, Kodim 0208/Asahan di bawah komando Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P. melaksanakan kegiatan berbagi ta’jil kepada masyarakat, sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan di bulan yang penuh berkah. Jum’at, 20/02/2026
Kegiatan yang dilaksanakan menjelang waktu berbuka puasa tersebut dipimpin Kasdim 0208/Asahan Mayor Inf Abdul Haris Pane, bersama para perwira staf, prajurit. Pembagian ta’jil dilakukan kepada para pengguna jalan, pengendara roda dua dan roda empat, serta masyarakat sekitar yang melintas di depan Makodim 0208/Asahan.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ta’jil ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara prajurit dan warga binaan di wilayah teritorial Kodim 0208/Asahan.
“Momentum Ramadhan ini menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Dandim.
Masyarakat yang menerima ta’jil tampak antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Kodim 0208/Asahan yang secara konsisten hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan dan pembinaan teritorial, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan berbagi ta’jil ini diharapkan dapat terus mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di wilayah Kabupaten Asahan dan sekitarnya selama bulan suci Ramadhan.
Investigasihukumkriminal Jakarta – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama Bulan Suci Ramadhan, jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Polsek Kawasan Sunda Kelapa menggelar kegiatan tatap muka bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama wilayah Muara Angke.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 19 Februari 2025, pukul 13.30 WIB hingga 15.00 WIB, bertempat di Polsubsektor Muara Angke. Hadir dalam kegiatan ini Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hitler Naiptupulu, S.H., M.H., para Kanit Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Kapolsubsektor Muara Angke Iptu Sardi, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Dalam arahannya, Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa menekankan pentingnya sinergitas antara Polri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya selama bulan Ramadhan yang kerap diwarnai peningkatan aktivitas masyarakat pada malam hari.
“Sinergi dan kolaborasi antara kepolisian dengan para tokoh sangat dibutuhkan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Peran orang tua juga penting dalam mengawasi anak-anaknya, terutama setelah shalat tarawih dan menjelang sahur,” ujar Kapolsek.
Ia juga mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat turut mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti perang sarung, konvoi liar, penggunaan petasan, hingga aksi tawuran remaja yang dapat meresahkan warga.
Selain itu, Kapolsek mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan kembali kegiatan siskamling serta patroli bersama guna mempersempit ruang gerak pelaku gangguan keamanan.
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, para tokoh agama dan tokoh masyarakat menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah preventif yang dilakukan Polsek Kawasan Sunda Kelapa. Mereka juga mendorong pendekatan persuasif kepada para remaja melalui kegiatan positif seperti pesantren kilat, tadarus bersama, dan perlombaan keagamaan selama Ramadhan.
Para tokoh turut berharap agar patroli kepolisian dapat lebih ditingkatkan pada jam-jam rawan, khususnya pada malam hingga dini hari.
Kegiatan tatap muka tersebut ditutup dengan komitmen bersama antara kepolisian dan elemen masyarakat untuk menjaga keamanan serta mencegah terjadinya tawuran di wilayah Muara Angke selama Bulan Suci Ramadhan.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Terjalinnya komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat langkah-langkah pencegahan gangguan kamtibmas secara terpadu demi terciptanya suasana Ramadhan yang aman dan penuh khidmat di Muara Angke.
Investigasihukumkriminal Simalungun – Kerja cepat! Hanya dalam hitungan jam, personel Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun berhasil mengungkap dan mengamankan pelaku tindak pidana pembunuhan yang terjadi di sebuah cafe. Kasus yang bermula dari kesalahpahaman soal kunci motor ini berakhir tragis dengan korban ditemukan tewas di aliran sungai.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi Jumat sore (13/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB menjelaskan kronologi lengkap kasus yang mengguncang masyarakat Kecamatan Huta Bayu Raja ini. “Personel Polsek Tanah Jawa setelah mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan penyelidikan dan diketahui terduga pelaku berinisial BS berada di rumahnya, kemudian langsung mengamankan ke Polsek Tanah Jawa guna dilakukan pemeriksaan,” ujar AKP Verry.
Tragedi berdarah ini bermula Selasa malam (10/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban Chu Wen Lee Simanjuntak (37 tahun) bersama pelaku BS (42 tahun) dan saksi RS berangkat bersama dari rumah dengan mengendarai dua unit sepeda motor menuju Cafe Situmorang di Nagori Pulo Bayu.
“Sesampainya di lokasi, mereka memesan minuman tuak dan tiga pasang bir. Mereka minum bersama sekitar dua jam,” ungkap AKP Verry memaparkan awal kejadian.
Masalah muncul sekitar pukul 01.30 WIB dini hari Rabu (11/2/2026). Korban menanyakan dan meminta kunci sepeda motornya kepada pelaku. Padahal, kunci motor korban sejak awal ada pada korban sendiri, bukan pada pelaku. Kesalahpahaman inilah yang memicu kemarahan BS.
“Pelaku tersinggung dan langsung marah-marah serta emosi. Dia mengambil botol bir hitam yang isinya tinggal seperempat dari atas meja, lalu langsung memukulkannya sebanyak satu kali ke arah kepala bagian kiri korban,” ujar AKP Verry menjelaskan momen tragis tersebut.
Botol pecah dan kepala korban mengeluarkan darah. Saksi JS, pemilik cafe, langsung melerai dan menyuruh korban pulang ke rumahnya. Namun, dalam kondisi berdarah, korban pergi mengendarai sepeda motornya dan kehilangan kesadaran.
Pukul 06.50 WIB Rabu pagi, Unit Lantas Polsek Tanah Jawa mendapat informasi adanya kecelakaan lalu lintas di jalan umum Huta III Pulo Bayu. IPDA Okto Silitonga bersama Aipda Hengki Tambunan langsung menuju TKP sekitar pukul 08.00 WIB.
“Di TKP ditemukan satu unit sepeda motor jenis Revo BK 6160 LT warna hitam dalam kondisi rusak pada bagian kap depan dengan posisi berada di atas bahu jalan pinggir parit. Juga ditemukan bekas benturan di tebingan tanah dan serpihan kap sepeda motor,” ungkap AKP Verry merinci temuan di lokasi.
Yang mengejutkan, korban belum ditemukan saat itu. Baru pada pukul 16.00 WIB sore harinya, warga menemukan jasad korban di aliran Bondar Sipangan Bolon, Nagori Pulo Bayu. Kapolsek Tanah Jawa bersama anggota dan tim Inafis langsung mendatangi TKP kedua.
“Kami langsung mengamankan TKP, melakukan cek dan olah TKP, mencatat saksi-saksi, serta membawa korban untuk dilakukan autopsi ke RSUD Djasamen Saragih,” ujar AKP Verry menjelaskan langkah investigasi.
Dari hasil autopsi dan penyelidikan, tim ahli forensik menyimpulkan korban mengalami pendarahan di kepala yang disebabkan oleh benturan keras akibat pemukulan oleh tersangka. “Berdasarkan simulasi dari keterangan-keterangan yang telah diambil, korban setelah dipukul dengan botol dalam keadaan berdarah pergi menggunakan sepeda motor dan kehilangan kesadaran sehingga terjatuh di pengairan sawah sekitar TKP,” ungkap AKP Verry.
Yang luar biasa, personel Polsek Tanah Jawa bergerak sangat cepat. Setelah mengetahui kejadian pembunuhan ini, mereka langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku BS di rumahnya pada hari yang sama.
“Ini adalah keberhasilan luar biasa Polres Simalungun dalam mengungkap dan mengamankan pelaku tindak pidana pembunuhan dalam hitungan jam,” ujar AKP Verry dengan bangga.
Barang bukti yang diamankan berupa pecahan botol bir hitam dan satu unit sepeda motor merek Revo warna hitam BK 6160 LT milik korban. Kasus ini telah dituangkan dalam Laporan Polisi Nomor A/01/II/2026/Sek Tanah Jawa/Res Simalungun/Polda Sumut tertanggal 11 Februari 2026.
“Motif pembunuhan ini diduga karena pelaku emosi dituduh bahwa kunci sepeda motor milik korban ada pada pelaku, padahal kunci ada pada korban sendiri,” ungkap AKP Verry menjelaskan pemicu tragedi.
Tersangka BS, warga Sipintu Pintu, Kelurahan Huta Bayu, kini ditahan dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polres Simalungun akan segera melaksanakan gelar perkara untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Korban Chu Wen Lee Simanjuntak meninggalkan seorang istri dan keluarga yang berduka. Kasus ini menjadi pengingat tragis bagaimana momen kebersamaan yang seharusnya menyenangkan bisa berakhir dengan tragedi akibat kesalahpahaman sepele dan emosi yang tidak terkontrol.
Investigasihukumkriminal Jakarta – Polres Pelabuhan Tanjung Priok, menggelar patroli skala besar KRYD dalam rangka mengantisipasi aksi tawuran dan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Priok. Minggu malam hingga Senin (16/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Perwira Pengawas Kasatlantas AKP Ginanjar Tejasasmita, SH., MH., dengan melibatkan sebanyak 27 personel.
Patroli difokuskan pada titik-titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul anak-anak muda pada malam hingga dini hari. Sejumlah kawasan yang disasar di antaranya area sekitar Plaza Kalibaru dan JICT.
Kasatlantas menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus mencegah potensi terjadinya tawuran remaja yang dapat meresahkan warga.
“Patroli rutin ini kami lakukan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya aksi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya,” ujar AKP Tejasasmita di sela kegiatan.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada para remaja dan masyarakat yang masih berkumpul agar segera kembali ke rumah masing-masing dan tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.
Dengan kehadiran aparat Kepolisian di lapangan, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok tetap terjaga serta aktivitas warga dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Investigasihukumkriminal Jakarta – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., melakukan pengecekan dan kontrol langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rawa Badak Utara Polres Pelabuhan Tanjung Priok, pada Jumat 13/02/2026
Kegiatan pengecekan dan pemantauan ini dilaksanakan di lokasi SPPG yang berada di wilayah Rawa Badak Utara Kec. Koja, Kota Jakarta Utara, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta memenuhi aspek keamanan pangan (food safety).
Dalam kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan zoom meeting Groundbreaking peresmian serentak SPPG Polri serta peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.
Momentum ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan peningkatan kualitas pemenuhan gizi masyarakat.
Dalam kunjungannya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., bersama Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Tanjung Priok, Wakapolres, Kabaglog, Kasiwas didampingi Kepala SPPG Rawa Badak Utara, melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari proses pengolahan bahan makanan, tahapan memasak, penyajian, pengemasan hingga mekanisme distribusi.
Selain itu, Kapolres juga berinteraksi langsung dengan para petugas untuk memastikan setiap tahapan kerja dilaksanakan sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan bahwa kualitas harus menjadi prioritas utama dalam operasional SPPG Rawa Badak Utara.
“SPPG “Kapolres Priok Turun Langsung Cek SPPG, Pastikan Food Safety dan Standar Operasional” Ia juga menambahkan bahwa pengawasan langsung ini merupakan bentuk tanggung jawab institusi dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap proses berjalan profesional dan higienis. Pengolahan makanan tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang standar kesehatan, keamanan, serta manfaat gizinya bagi penerima,” ujarnya. Dengan kontrol langsung tersebut, SPPG Rawa Badak Utara, diharapkan operasional SPPG Polres Pelabuhan Tanjung Priok semakin optimal, profesional, serta mampu mendukung program ketahanan pangan Polri secara berkelanjutan.
Investigasihukumkriminal Jakarta – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok mengikuti kegiatan “Peresmian dan Groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri serta Peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri” yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Zoom Meeting, pada Jumat (13/02/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Kantor SPPG Walang Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jalan Sakura, Rawabadak, Koja, Jakarta Utara, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Acara ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program strategis nasional “Makan Bergizi Gratis (MBG)” dalam rangka meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K., serta para pejabat utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, pengurus Bhayangkari, dan Ketua SPPG Polri Rawabadak Utara 04 (Walang).
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Presiden RI di SPPG Palmerah, Jakarta Barat, yang dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas dan kegiatan operasional SPPG. Acara kemudian dibuka dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta laporan Kapolri.
Dalam laporannya, Kapolri menyampaikan bahwa pembangunan 1.179 SPPG Polri di seluruh Indonesia merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa melalui pemenuhan gizi yang berkualitas. Selain itu, Polri juga membangun 18 Gudang Ketahanan Pangan guna menjaga stabilitas rantai pasok dan harga pangan.
Kapolri menegaskan bahwa seluruh SPPG Polri mengedepankan standar “food security” dan “food safety”, serta melibatkan pihak eksternal untuk menjaga mutu dan keamanan pangan. Polri juga bersinergi dengan petani dan peternak lokal dalam membangun ekosistem ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas dedikasi Polri dalam mendukung program MBG.
Presiden menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen bangsa agar program tersebut dapat berjalan sukses dan berkelanjutan.
“Kita harus bersyukur atas anugerah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Program ini adalah investasi bagi masa depan bangsa. Saya bangga atas prestasi Polri yang telah berperan aktif mendukung program ini,” ujar Presiden.
Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya pembangunan ekosistem rantai pasok bahan pangan dan gudang pangan guna mewujudkan swasembada pangan, khususnya beras dan jagung, serta membangkitkan perekonomian nasional. Acara dilanjutkan dengan penayangan video program MBG di SPPG Polri, penganugerahan tanda kehormatan dan bintang jasa, penandatanganan prasasti, serta sesi diskusi interaktif dengan sejumlah Polda dan Polres di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan peresmian dan groundbreaking yang diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran tersebut berakhir pada pukul 11.23 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Melalui peresmian ini, Polri menunjukkan komitmen dan sinergitas bersama Pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas gizi serta penguatan ketahanan pangan nasional.
Investigasihukumkriminal Simalungun – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Simalungun membantah keras tudingan penelantaran penanganan kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun, AKP Herison Manullang, SH, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap kedua pelaku yang kini telah berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Kamis, 12/02/2026
Menanggapi pemberitaan yang menyebut penyidik menyuruh pelapor mencari pelaku sendiri, Kasat Reskrim memberikan klarifikasi tegas pada Sabtu, 6 Desember 2025, sekitar pukul 11.22 WIB. Sampai sekarang ini penyelidik Satreskrim Polres Simalungun terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku tersebut. Jika diketahui keberadaan pelaku akan segera dilakukan upaya paksa, dalam hal ini penangkapan terhadap pelaku tersebut dan akan diproses tuntas, ujar AKP Herison Manullang dengan tegas.
Kasat Reskrim menjelaskan bahwa penanganan kasus pencabulan dengan nomor laporan polisi LP/B/325/XL/2024/SPKT/Polres Simalungun/Polda Sumut yang dilaporkan pada 5 November 2024 tersebut telah ditangani secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kedua tersangka berinisial JD dan RS yang diduga melakukan pencabulan terhadap korban berinisial Mawar (14) pada 1 November 2024 dan 22 Oktober 2024, telah ditetapkan statusnya sebagai DPO atau Daftar Pencarian Orang. Untuk para tersangka sudah diterbitkan DPO, ungkap Kasat Reskrim, menegaskan keseriusan Polres Simalungun dalam menangani kasus ini. Terkait tudingan bahwa penyidik meminta keluarga korban untuk mencari alamat pelaku sendiri, AKP Herison Manullang menyatakan akan melakukan pemeriksaan internal. Terkait ucapan penyidik pembantu yang menangani perkara tersebut, akan dicek kebenarannya, ucapnya, menunjukkan komitmen institusi untuk memastikan seluruh anggota menjalankan tugas sesuai kode etik dan profesionalisme Polri.
Kasat Reskrim menjelaskan bahwa sulitnya penangkapan kedua pelaku bukan karena kelalaian atau diskriminasi terhadap pelapor yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Kendala utama dalam penangkapan adalah pelaku yang terus berpindah tempat dan menyembunyikan keberadaannya untuk menghindari penangkapan. Kami terus melakukan penyelidikan dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk melacak keberadaan kedua pelaku, ungkapnya. Pihak Polres Simalungun menegaskan bahwa tidak ada pembedaan perlakuan dalam penanganan kasus berdasarkan status ekonomi pelapor. Setiap laporan masyarakat ditangani secara profesional dan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kami memahami keresahan keluarga korban. Namun proses hukum memiliki tahapan yang harus dijalankan secara profesional. Status DPO yang sudah diterbitkan menunjukkan keseriusan kami dalam menangkap pelaku, ujar Kasat Reskrim meyakinkan.
AKP Herison Manullang juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan kedua pelaku untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian. Kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum sangat diperlukan dalam upaya penangkapan pelaku kejahatan, terutama dalam kasus yang menyangkut kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Polres Simalungun menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan hukum kepada seluruh masyarakat tanpa pandang bulu. Kami akan terus bekerja keras hingga pelaku tertangkap dan diproses secara hukum. Tidak ada kompromi dalam kasus kejahatan terhadap anak, ucap Kasat Reskrim menutup pernyataannya.
Pihak Polres Simalungun juga mengimbau kepada media massa untuk menyampaikan informasi yang berimbang dan tidak sepihak agar tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap kinerja institusi Polri yang terus berupaya maksimal dalam menangani setiap kasus yang dilaporkan masyarakat.