Warga Lansia Tinggal di Rumah Nyaris Rubuh Masuk Desil 7 dan Tak Pernah Terima Bansos, Kebijakan Sensus Pemerintah Disorot

Draft Berita: Warga Lansia Tinggal di Rumah Nyaris Rubuh Masuk Desil 7 dan Tak Pernah Terima Bansos

investigasihukumkriminal CIANJUR – Kondisi memprihatinkan kembali ditemukan di Kampung Asem, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Sebuah rumah warga mengalami kerusakan parah dengan lantai bilik bambu yang jebol, rapuh, serta atap yang nyaris ambruk, mengancam keselamatan penghuninya setiap saat.

Di tengah kondisi bangunan yang sangat tidak layak huni tersebut, pemilik rumah yang merupakan seorang wanita lanjut usia (lansia) justru tercatat masuk dalam kategori desil 7. Ironisnya, meski berada dalam kondisi ekonomi yang memprihatinkan dan tinggal di tengah ancaman reruntuhan, ia dilaporkan belum pernah mendapatkan bantuan sosial (bansos) sama sekali.

Kritik Tajam Terhadap Validitas Data Sensus

Kasus ini menjadi kritikan pedas bagi pemerintah, khususnya terkait pelaksanaan pendataan sensus ekonomi. Perubahan status desil yang dinilai berubah drastis di lapangan kini banyak dipertanyakan oleh masyarakat.

Publik menuntut pertanggungjawaban pemerintah dan instansi terkait mengenai bagaimana para petugas mendata di lapangan. Dengan anggaran dan alokasi gaji besar yang diberikan kepada petugas sensus, faktanya masih banyak warga miskin yang luput atau justru salah dikategorikan, yang seolah-olah menunjukkan ketidakbecusan serta lemahnya pengawasan dalam proses validasi data warga yang benar-benar membutuhkan.

Warga dan keluarga korban bersama perangkat setempat sangat berharap adanya evaluasi total terhadap sistem pendataan ini, sekaligus mendesak pemerintah daerah mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga Bupati Cianjur untuk segera turun tangan memberikan bantuan nyata bagi perbaikan rumah warga tersebut.

About The Author

Tinggalkan komentar