Bupati Cianjur Resmi Membuka Acara Gema Tunas V PKBM Dan SKB Jawa Barat 2026

investigasihukumkriminal Cianjur | Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, resmi membuka acara Gema Tunas V PKBM dan SKB Se-Jawa Barat yang digelar di Sarongge Valle Kabupaten Cianjur. Kegiatan bertema “Semangat Panca Waluya Menuju Jawa Barat Istimewa di Era Baru” ini menjadi ajang tahunan Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM) Jawa Barat. Jumat 18/09/2026

Gema Tunas merupakan kegiatan kepramukaan bagi warga belajar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) se-Provinsi Jawa Barat. Acara ini bertujuan memperkuat karakter, kepemimpinan, kerja sama, serta mengembangkan minat dan bakat peserta melalui berbagai lomba dan aktivitas outdoor.

Kabupaten Cianjur terpilih sebagai tuan rumah Gema Tunas V setelah kontingennya meraih predikat kontingen terbaik pada Gema Tunas IV tahun 2025 di Bandung Barat.Dalam sambutannya, Bupati Wahyu Ferdian menekankan pentingnya peran PKBM dan SKB sebagai garda terdepan pendidikan nonformal dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan mencetak sumber daya manusia yang berdaya saing. Ia mengapresiasi komitmen para pengelola, tutor, dan warga belajar yang terus berjuang memberikan akses pendidikan bagi masyarakat yang belum terjangkau pendidikan formal.

Bupati juga mengaitkan semangat Panca Waluya dengan visi Jawa Barat yang lebih maju dan istimewa di era baru. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat silaturahmi, persatuan, serta menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan dan karakter positif di kalangan generasi muda.

Kegiatan diikuti perwakilan PKBM dan SKB dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Barat, Banten , Lampung, Riau , Kalimantan, NTB dan Sulawesi. Selain upacara pembukaan, rangkaian acara meliputi berbagai lomba kepramukaan, materi pendidikan karakter, serta kegiatan yang mendukung pengembangan keterampilan warga belajar.Dengan digelarnya Gema Tunas V di Cianjur, pemerintah daerah berharap kegiatan ini semakin mengukuhkan posisi pendidikan nonformal sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat.

About The Author

Tinggalkan komentar