Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan


investigasihukumkriminal JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan apel dan patroli cipta kondisi dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (7/10/2026) dini hari.

Kegiatan yang dipimpin oleh IPTU Suhendra, KBO Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok selaku Perwira Pengawas (Pawas), dengan melibatkan sebanyak 15 personel dan menggunakan tiga unit kendaraan dinas Polri.

Patroli menyasar sejumlah objek vital dan kawasan strategis di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, di antaranya Indonesia Power PLTU, PT Salim Ivomas, Pelabuhan Hinggom, Pelabuhan Nusantara, Terminal Penumpang Nusantara Pura, hingga kawasan JICT.

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga berdialog dengan petugas keamanan (security) yang bertugas di sejumlah lokasi.

Personel memberikan imbauan agar petugas keamanan meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melaksanakan tugas pada malam hari. Petugas juga diminta melakukan pemeriksaan secara rutin terhadap tamu maupun kendaraan yang keluar masuk kawasan.

“Kami mengimbau seluruh petugas keamanan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hari. Jangan bertugas seorang diri dan tetap menjalin komunikasi dengan rekan kerja agar dapat saling membantu apabila terjadi situasi yang tidak diinginkan,” ujar IPTU Suhendra.

Selain itu, personel mengingatkan petugas keamanan agar mengedepankan pendekatan persuasif dalam menangani setiap permasalahan serta menghindari tindakan kekerasan.

“Apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Utamakan pendekatan persuasif dan laksanakan tugas secara profesional, waspada, serta penuh tanggung jawab,” lanjutnya.

Kegiatan patroli cipta kondisi ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan yang memiliki aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan cukup tinggi.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga terus membangun sinergi dengan pihak keamanan di lingkungan objek vital dan kawasan pelabuhan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Hingga kegiatan patroli selesai dilaksanakan, situasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan patroli cipta kondisi akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Priok Sambangi Rumah ABK Korban Penganiayaan KM. Maulana 23, Berikan Bantuan dan Tegaskan Usut Kasus Hingga TPPO

investigasihukumkriminal Jakarta Utara – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri menyambangi kediaman orangtua Ilyas Salahuddin, salah satu korban penyiksaan ABK KM Maulana 23, di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/10/2026) malam.

Kedatangan Alrasyidin untuk menemui keluarga sekaligus menyampaikan perkembangan penanganan kasus yang menimpa Ilyas dan tiga ABK lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Alrasyidin menyampaikan bahwa keselamatan serta kondisi kesehatan fisik dan mental para korban menjadi prioritas kepolisian.

“Pada kesempatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok izin mendatangi rumah Ibu korban, atas nama Ilyas Salahuddin, yang kita kenal sebagai salah satu korban dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kapal penangkap cumi KM Maulana 23,” kata Alrasyidin, dikutip Senin (5/10/2026).

Alrasyidin juga menyampaikan, penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan berangkat ke Kepulauan Aru untuk melakukan pemeriksaan awal.

Setelah kondisi korban membaik dan pemeriksaan oleh Polres Kepulauan Aru selesai, polisi akan fokus memulangkan seluruh korban dugaan penganiayaan ke Jakarta.

Sementara itu, ibu Ilyas, Siti Nurhayati, mengatakan dirinya terakhir berkomunikasi dengan sang anak pada Minggu pagi sebelum kedatangan Kapolres ke rumahnya.

Dalam komunikasi tersebut, Ilyas mengatakan seluruh tubuhnya masih terasa sakit.

Ilyas juga mengeluhkan telinga kirinya tidak bisa mendengar, sakit pada bagian perut, serta rasa sakit di bagian kaki.

“Bagaimana keadaannya, Nak? Alhamdulillah baik, Umi, katanya gitu. Terus apa yang sakit? Seluruh badan sakit, dia bilang. Terus apa lagi yang sakit? Telinga kiri saya tidak bisa mendengar, lalu perut saya sakit. Terus di bagian kaki juga masih ada sakit,” ujar Siti menirukan percakapannya dengan Ilyas.

Siti mengaku sebelumnya belum melihat video penyiksaan secara utuh karena video yang diterimanya dari keponakan dalam kondisi dibuat buram.

Namun, setelah melihat video tersebut di kepolisian, Siti baru mengetahui anaknya mengalami kekerasan.

Ia melihat Ilyas dicelupkan kepala dan tubuhnya berulang kali ke dalam air.

Siti mengaku terpukul melihat kondisi anaknya dan berharap kasus tersebut segera diselesaikan oleh kepolisian.

Kasus dugaan penyiksaan terhadap Ilyas dan tiga ABK lainnya sebelumnya mencuat setelah video kekerasan di atas KM Maulana 23 viral di media sosial.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan menggunakan metode scientific crime investigation, termasuk teknologi face recognition, untuk mengidentifikasi korban.

Hasil penyelidikan mengungkap terdapat empat ABK yang menjadi korban dugaan penganiayaan, yakni Ilyas Salahuddin, Oktavian Magreza, Johan Saputra, dan Syawal Suswono.

Keempat korban merupakan bagian dari awak KM Maulana 23 yang berangkat dari kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, menuju wilayah operasi penangkapan ikan di Kepulauan Aru, Maluku.

Dalam pengembangan kasus, polisi juga menemukan informasi bahwa keluarga Ilyas sempat diberi tahu oleh pihak kapal bahwa korban mengalami sakit beri-beri dan disebut menjalani perawatan di Rumah Sakit Dobo.

Namun, setelah didalami, polisi menemukan korban tidak mendapatkan perawatan seperti informasi yang disampaikan kepada keluarganya dan justru ditemukan dalam kondisi membutuhkan penanganan medis.

Para korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit di Dobo untuk mendapatkan perawatan.

Di sisi lain, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan KM Maulana 23 di Laut Aru setelah menerima informasi mengenai dugaan penyiksaan terhadap ABK.

KM Maulana 23 diketahui membawa 28 ABK dan diamankan kapal patroli KKP Hiu 14 pada 2 Oktober 2026.

Dari pemeriksaan awal KKP, dugaan kekerasan terhadap ABK berkaitan dengan target tangkapan cumi.

ABK disebut diwajibkan mendapatkan tangkapan cumi minimal dua kilogram dalam satu malam.

Selain dugaan penganiayaan, kepolisian kini mengembangkan kasus tersebut ke dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Saat ini kepolisian berkoordinasi dengan Polres Kepulauan Aru dan KKP untuk menuntaskan penyelidikan serta memastikan keselamatan empat korban.

Kondisi keempat korban dilaporkan mulai membaik dan mereka sudah dapat berkomunikasi dengan keluarga.

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sasar Sejumlah Objek Vital Antisipasi Gangguan Kamtibmas


investigasihukumkriminal JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polda Metro Jaya, melaksanakan patroli cipta kondisi dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Minggu (4/10/2026) dini hari.

Kegiatan patroli tersebut melibatkan 15 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan menggunakan empat unit kendaraan dinas Polri.

Patroli dipimpin oleh IPDA Rindo Sihotang, S.H., Kanit II Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, selaku Paping. Sejumlah lokasi yang menjadi rute patroli antara lain Indonesia Power PLTU, PT Salim Ivomas, Pelabuhan Inggom, Pelabuhan Nusantara, hingga kawasan JICT 1.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog dengan petugas keamanan (security) di sejumlah objek yang disambangi.

Petugas memberikan imbauan agar para security meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat menjalankan tugas pada malam hari. Mereka juga diminta melakukan pemeriksaan secara rutin terhadap tamu maupun kendaraan yang keluar-masuk area.

“Petugas keamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas, terutama pada malam hari. Laksanakan pemeriksaan secara rutin terhadap tamu maupun kendaraan dan jangan bertugas seorang diri agar dapat saling membantu apabila terjadi sesuatu,” ujar petugas dalam kegiatan patroli tersebut.

Selain itu, personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengingatkan para petugas keamanan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan menghindari tindakan kekerasan ketika menghadapi persoalan di lapangan.

“Apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Utamakan pendekatan persuasif dan laksanakan tugas secara profesional, waspada, serta penuh tanggung jawab,” lanjutnya.

Kepolisian juga mengajak seluruh pihak, khususnya pengelola dan petugas keamanan di kawasan pelabuhan maupun objek vital, untuk terus membangun sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Patroli cipta kondisi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus memastikan situasi di wilayah hukum tetap aman dan kondusif.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Antisipasi Kejahatan Jalanan, Balap Liar dan Tawuran



investigasihukumkriminal JAKARTA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, Patroli Perintis Presisi Satsamapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan patroli kewilayahan pada Sabtu (3/10/2026) dini hari.

Kegiatan patroli mulai menyasar sejumlah titik di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, di antaranya Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Padamarang, dan Jalan Sulawesi Ujung.

Patroli dipimpin oleh AIPTU Sumarno selaku Kepala Tim (Kateam) Patroli Perintis Presisi bersama enam personel lainnya. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua.

Sebelum melaksanakan patroli, personel terlebih dahulu menerima arahan terkait kesiapan pelaksanaan kegiatan dan sasaran patroli di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Selanjutnya, sekitar pukul 01.30 WIB, personel memberikan imbauan kepada petugas keamanan di pintu masuk Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.

Patroli kemudian dilanjutkan ke kawasan Terminal Pelni. Di lokasi tersebut, petugas memberikan imbauan kepada para penumpang kapal agar selalu menjaga barang bawaan dan tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal guna mencegah terjadinya tindak kejahatan, termasuk penipuan dan aksi hipnotis.

Memasuki kawasan JICT 1, Jalan Sulawesi Ujung, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para kenek agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, seperti perjudian, mengonsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkoba maupun aksi tawuran.

“Patroli Perintis Presisi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan. Kami juga mengedepankan langkah preventif melalui patroli dan pemberian imbauan kepada masyarakat maupun para pekerja di kawasan pelabuhan,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya berbagai bentuk gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas atau tindak pidana, segera melaporkannya kepada petugas kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, patroli berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam mengantisipasi kejahatan jalanan, balap liar, aksi tawuran, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.

Polres Priok Ulurkan Tangan Untuk Sesama, Bakti Sosial di Panti Asuhan Yatim Piatu


investigasihukumkriminal Jakarta – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel, melaksanakan kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Yatim Piatu Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Anak, Misam Amanah di Tanjung Priok Jakarta Utara, Jumat (2/10/2026) Sore.

Bakti Sosial ini dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Acara dimulai dengan penyerahan paket sembako secara simbolis kepada Pimpinan Panti Asuhan Yatim Piatu Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Anak, Misam Amanah, Ustadz H. Ahcmad.

Penyerahan ini menjadi simbol komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dalam mendukung kesejahteraan anak-anak panti asuhan. Selanjutnya, 40 anak yatim piatu menerima paket  sembako dan snack makanan ringan yang telah disiapkan.

Suasana hangat dan penuh keceriaan tercipta saat personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, berinteraksi dengan anak-anak panti asuhan, menciptakan suasana penuh kebersamaan, keakrapan dan senyuman canda tawa dari anak-anak.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot, berharap kegiatan ini dapat menginspirasi sesama anggota Polri dan masyarakat untuk terus peduli dan berbuat baik terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih dari kita semua.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong personel Polri dan masyarakat untuk lebih peduli kepada anak-anak yatim piatu dan terus berbagi kebaikan,” ujar Dwi Dodot.

Aksi sosial ini disambut baik oleh pihak Panti Asuhan dan masyarakat sekitar, menunjukkan bahwa Kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat dan harmonis. “Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang peduli, kamtibmas aman, bebas narkoba dan saling mendukung untuk kebaikan serta kemajuan generasi bangsa Indonesia,” tutupnya.

Polsek Kawasan Kalibaru Gelar Jaga Jakarta On The Spot, Ajak Nelayan Bersinergi Jaga Kamtibmas


investigasihukumkriminal JAKARTA – Polsek Kawasan Kalibaru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di Pos Nelayan Dermaga Timur Kalibaru, Jakarta Utara, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Kapolsek Kawasan Kalibaru AKP Arga Arianda Sirgar, S.T.K., S.I.K., M.H., bersama sejumlah personel kepolisian dan diikuti oleh para nelayan Kalibaru.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Binmas Polsek Kawasan Kalibaru Iptu Mashudi, S.H., Panit Binmas Iptu Budi Alamsyah, personel piket Polsek Kawasan Kalibaru, serta para nelayan di kawasan tersebut.

Dalam kegiatan itu, personel kepolisian menyampaikan sejumlah imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pelabuhan. Para nelayan juga diajak untuk terus membangun sinergi dengan kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Kami mengajak para nelayan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar kawasan Pelabuhan Kalibaru. Apabila mengetahui atau mengalami adanya gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” demikian imbauan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, polisi memberikan penyuluhan mengenai kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, serta mengingatkan masyarakat agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan perjudian online.

Personel juga mengingatkan para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut dan memperhatikan kondisi serta keamanan sebelum melakukan aktivitas di laut.

“Utamakan keselamatan saat melaut dan segera laporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas. Masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam,” ujar petugas.

Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan kelompok nelayan.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kawasan Kalibaru berharap tercipta lingkungan pelabuhan yang aman dan kondusif serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan di wilayahnya.

Respons Cepat Layanan 110, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pulangkan Pemuda Hilang hingga ke Rumah Keluarga

investigasihukumkriminal JAKARTA – Respons cepat Kepolisian melalui Layanan 110 kembali memberikan hasil positif. Muhammad Kevin Deriansyah (21), warga Rusunawa Pinus Elok, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya, akhirnya berhasil ditemukan dan dipulangkan dengan selamat ke rumah orang tuanya.

Kevin sebelumnya berangkat bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) kapal ikan/cumi pada 29 Juli 2026 melalui pengurus bernama Casmono dan penyalur Leo Manalu dari wilayah Muara Baru.

Pada 29 Agustus 2026, Kevin sempat menghubungi keluarganya dan menyampaikan bahwa dirinya mengalami luka pada bagian kaki serta membutuhkan pengobatan. Setelah komunikasi tersebut, pihak keluarga semakin kesulitan menghubungi Kevin.

Khawatir dengan kondisi Kevin, keluarga kemudian melaporkan permasalahan tersebut ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok pada 18 September 2026. Laporan kehilangan tersebut juga diterima melalui Layanan 110 Polda/Mabes Polri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran kepolisian melakukan koordinasi lintas wilayah. Dari hasil penelusuran, Kevin diketahui berada di Polres Baubau, Sulawesi Tenggara, setelah diturunkan dari kapal karena tidak memiliki tiket dan identitas.

Polres Baubau kemudian berkoordinasi dengan pihak keluarga, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk memastikan proses pemulangan Kevin berjalan dengan aman.

Setelah melalui proses koordinasi, Kevin kemudian diberangkatkan menggunakan KM Dobonsolo dari Baubau menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

Pada Selasa, 29 September 2026 sekitar pukul 01.00 WIB, Kevin diperkirakan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok. Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok kemudian melakukan pendampingan dan mengantarkan Kevin menuju kediaman orang tuanya di wilayah Cakung, Jakarta Timur.

Sekitar pukul 03.10 WIB, Kevin akhirnya tiba di rumah dan bertemu kembali dengan keluarganya dalam keadaan aman.

Momen pertemuan tersebut menjadi akhir dari penantian keluarga yang sebelumnya cemas karena kehilangan komunikasi dengan Kevin.

“Kami memastikan yang bersangkutan tidak hanya ditemukan, tetapi juga dapat kembali dengan aman dan bertemu langsung dengan keluarganya. Ini merupakan bentuk pelayanan dan respons cepat Kepolisian melalui Layanan 110 dalam menangani laporan masyarakat,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.

Ia menambahkan, penanganan kasus tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas wilayah dengan melibatkan jajaran kepolisian dan instansi terkait.

“Kami melakukan koordinasi dengan Polres Baubau, pihak keluarga, serta instansi terkait untuk memastikan keberadaan, keselamatan, dan proses pemulangan Kevin sampai benar-benar tiba di rumah orang tuanya,” jelasnya.

Pihak keluarga pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Pelabuhan Tanjung Priok atas respons cepat serta pendampingan yang diberikan hingga Kevin dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.

Kepolisian menegaskan bahwa penanganan tersebut menjadi bagian dari komitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui Layanan 110, khususnya dalam situasi yang membutuhkan respons cepat dan koordinasi lintas wilayah.

“Kami berharap masyarakat tidak ragu memanfaatkan Layanan 110 ketika membutuhkan bantuan Kepolisian. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” pungkas Kapolres.

Dukung Rantai Pasok SPPG, Polda Metro Jaya Panen Raya di Muara Gembong


investigasihukumkriminal BEKASI — Polda Metro Jaya menggelar panen raya ikan dan udang di kawasan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Senin (28/9/2026). Panen ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem rantai pasok bahan baku untuk mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Metro Jaya.

Panen dilakukan dari 20 kolam ikan nila dan mujair, dua kolam ikan lele, serta 10 kolam udang. Hasil panen mencapai sekitar 10 ton komoditas perikanan, terdiri atas 5.000 kilogram ikan nila dan mujair, 3.000 kilogram ikan lele, 1.000 kilogram udang vaname, serta 1.000 kilogram udang pancet.

Selain hasil perikanan, kegiatan tersebut juga menghasilkan 4.000 butir telur ayam. Komoditas yang dipanen menjadi bagian dari pengembangan rantai pasok bahan pangan untuk mendukung kebutuhan bahan baku SPPG Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri mengatakan, pengembangan budidaya perikanan dan peternakan tersebut diarahkan untuk membangun ketersediaan bahan pangan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi yang ada di wilayah.

“Panen raya ini bukan sekadar melihat hasil budidaya, tetapi bagaimana kita membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. Hasil dari sektor perikanan dan peternakan ini kita arahkan untuk mendukung rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Menurutnya, keberlanjutan menjadi bagian penting dalam pengelolaan program tersebut, mulai dari proses budidaya, panen, hingga pemanfaatan hasilnya.

“Harapannya, ekosistem ini terus berjalan dan berkembang sehingga ketersediaan bahan baku dapat terjaga sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar lokasi budidaya,” pungkasnya.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jaga Jakarta On The Spot di Muara Baru, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Buruh

investigasihukumkriminal JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Polsek Kawasan Muara Baru melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di kawasan Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Dermaga Barat Pelabuhan Muara Baru dan dipimpin Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Zikri Adlika, S.T.K., S.I.K., didampingi Wakapolsek serta personel piket fungsi.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran kepolisian menyambangi dan berdialog langsung dengan para buruh bongkar muat serta pengurus kapal di kawasan Pelabuhan Muara Baru.

Kapolsek Kawasan Muara Baru menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengajak para buruh dan masyarakat pelabuhan untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap aman dan kondusif.

“Kami mengajak seluruh buruh bongkar muat dan masyarakat di kawasan Pelabuhan Muara Baru untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Apabila menemukan atau mengalami suatu kejadian, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Zikri Adlika.

Selain menyampaikan pesan kamtibmas, personel kepolisian juga mengingatkan para buruh mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta kebersihan diri dan lingkungan sekitar.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan dan turut menjaga kebersihan kawasan pelabuhan.

Dalam kesempatan tersebut, kepolisian turut memberikan imbauan agar para buruh bongkar muat maupun masyarakat lainnya tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang serta tidak mengonsumsi minuman beralkohol yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan berbagai kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan, baik dengan mendatangi kantor kepolisian secara langsung maupun melalui layanan kepolisian 110.

“Kami berharap masyarakat tidak segan untuk berkomunikasi dan menyampaikan setiap permasalahan yang terjadi di lingkungan pelabuhan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” katanya.

Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot merupakan salah satu upaya kepolisian untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, mendengarkan berbagai permasalahan yang dihadapi, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sebagai langkah preventif dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat komunikasi serta membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan.

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Sejumlah Kawasan Pelabuhan, Situasi Aman dan Kondusif


investigasihukumkriminal JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan patroli cipta kondisi dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di sejumlah wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Minggu (27/9/2026) dini hari.

Kegiatan patroli yang melibatkan sebanyak 15 personel gabungan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dengan menggunakan lima unit kendaraan roda empat dinas Polri.

Patroli dipimpin oleh Pawas IPTU Sukis Wibowo, S.H., yang menjabat sebagai Wakapolsek Kawasan Muara Baru Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Adapun sejumlah lokasi yang menjadi rute patroli meliputi Dermaga Inggom, Pelabuhan Nusantara, Terminal Penumpang Nusantara Pura, hingga kawasan JICT 1.

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan patroli secara mobile, tetapi juga melaksanakan patroli dialogis dengan petugas keamanan atau security di sejumlah kawasan pelabuhan.

Personel memberikan imbauan kepada petugas keamanan Dermaga Inggom serta Security Pelabuhan Nusantara 01 dan 06 agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, khususnya pada malam hari.

Petugas keamanan juga diingatkan untuk melaksanakan pemeriksaan secara rutin dan selektif terhadap tamu maupun kendaraan yang keluar-masuk kawasan pelabuhan.

“Kami mengimbau seluruh petugas keamanan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari. Pemeriksaan terhadap orang maupun kendaraan yang keluar masuk agar dilakukan secara rutin dan selektif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan,” ujar IPTU Sukis Wibowo.

Selain menyampaikan imbauan kepada petugas keamanan, personel patroli juga memberikan edukasi kepada para pekerja dan pengguna jasa Pelabuhan Nusantara 01 dan 06.

Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan keselamatan diri dan barang bawaan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas atau keadaan yang mencurigakan.

“Apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban, kami meminta masyarakat maupun pengguna jasa pelabuhan segera melaporkannya kepada pihak Kepolisian,” tambahnya.

Patroli cipta kondisi tersebut dilaksanakan secara mobile sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa kegiatan patroli cipta kondisi akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan.

“Kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif Kepolisian untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga serta memberikan rasa aman kepada pekerja dan pengguna jasa di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri.