Semarak HUT TNI 2026, Disjarahal Hadirkan Muspuspal Digital

investigasihukumkriminal JAKARTA | Dinas Sejarah TNI Angkatan Laut (Disjarahal) terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi  dalam pelestarian dan penyebarluasan sejarah dan tradisi TNI Angkatan Laut. Salah satunya melalui kehadiran memperkenalkan Aplikasi  Museum Pusat TNI Angkatan Laut (Muspusal) secara Digital pada Pameran HUT TNI Ke 81 Tahun 2026, yang digelar di Monas Sabtu (19/9/2026).



Melalui Digitalisasi Muspusal yg berada di Surabaya, masyarakat jika ingin melihat konten atau materi yg ada di museum Surabaya, tinggal mendownlod aplikasi tersebut.

Digital ini juga sebagai sarana untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai koleksi dan informasi sejarah TNI AL.

Muspuspal Digital menjadi bagian dari upaya Disjarahal dalam menghadirkan informasi sejarah secara lebih mudah, cepat, dan menarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Pemanfaatan teknologi digital juga diharapkan dapat mendukung proses edukasi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap warisan sejarah dan tradisi bahari Indonesia.

Melalui platform digital tersebut, berbagai informasi mengenai perjalanan sejarah, perjuangan, serta kiprah TNI Angkatan Laut dapat dikemas dalam bentuk yang lebih adaptif dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat saat ini.

Disjarahal menilai digitalisasi museum memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai sejarah. Selain menjadi media dokumentasi, Muspuspal Digital juga dapat menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai jejak sejarah kemaritiman dan pengabdian TNI AL.

Langkah digitalisaso ini, sekaligus menegaskan komitmen Disjarahal dalam memperkuat pelestarian sejarah dan tradisi bahari melalui inovasi teknologi, sehingga nilai-nilai perjuangan masa lalu tetap dapat dipahami dan diwariskan kepada setiap generasi mendatang.

Selsin menampilkam museum.digital, Disjarah dalm pemeran ini juga menampilkan informasi berkaitan dengan sejarah perang laut yg pernal  dilaksanakan TNI AL.

POLDA METRO JAYA BERHASIL MENGUNGKAP PEREDARAN 62,5 KILOGRAM GANJA, DI JAKARTA BARAT

investigasihukumkriminal Jakarta | Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja seberat 62,5 kilogram di wilayah Petamburan, Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.

Pengungkapan dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Penindakan berlangsung di Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Dua pria yang diamankan masing-masing berinisial P.P. (37) dan A.A. (62). Keduanya ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di kawasan Petamburan.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 59 bungkus ganja yang dikemas dalam kotak dan dilakban berwarna cokelat. Barang bukti tersebut disimpan di dalam tiga karung putih dengan total berat bruto mencapai 62.535 gram atau sekitar 62,5 kilogram.

Selain ganja, polisi turut mengamankan tiga buah lakban cokelat, satu buah kater, serta dua unit telepon seluler milik kedua tersangka yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Kanit Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Triyatno Pamungkas, S.E., S.I.K., M.H., mengatakan, “Kami dari direkotrat reserse narkoba polda metro jaya, pada hari kamis tanggal 7 september 2026 sekitar pukul 11.3o wib kami berhasil mengungkap peredaran tindak pidana narkotika jenis ganja seberat 62,5 kilogram diwilayah petamburan, jakarta barat. Dan mengamankan 2 orang pria berinisial P.P. 37 tahun dan A.A. 63 tahun. Dari tangan pelaku, kami berhasil menyita dan mengamankan 3 karung putih yang di dalam nya terdapat total 59 pack yang di lakban cokelat dengan berat keseluruhan adalah 62.535 gram atau 62,5 kilogram narkotika jenis ganja serta 2 buah handphone yang dipergunakan untuk transasksi narkotika. Dari keterangan yang diberiakan oleh para pelaku mengakui sudah 5 kali melakukan transaksi narkotika jenis ganja”.

Saat ini kedua pelaku dan seluruh barang bukti telah di bawa ke kantor direktorat reserse narkoba polda metro jaya untuk di proses lebih lanjut.

Jaga Rasa Aman Warga, Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan Pilkades di Kabupaten Bekasi


investigasihukumkriminal BEKASI | Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Bekasi dan TNI menyiapkan sekitar 5.000 personel untuk mendukung pengamanan tahap pemungutan dan penghitungan suara Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi di 154 desa, Minggu (20/9/2026). Pengamanan disiapkan untuk memastikan masyarakat dapat menggunakan hak pilih dengan aman, tertib, dan tanpa gangguan.

Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Pergeseran Pasukan Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan Wibawa Mukti Jaya 2026 di Lapangan Parkir Central Park Meikarta, Cikarang Selatan, Sabtu (19/9/2026). Apel dipimpin Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo dan dihadiri Karo Ops Polda Metro Jaya Brigjen Pol La Ode Aries El Fathar, unsur TNI, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Forkopimda, serta jajaran terkait.

Kekuatan pengamanan melibatkan personel Polres Metro Bekasi, BKO Polda Metro Jaya, BKO Polres jajaran, Brimob, Dalmas, Raimas, Patra Brimob, serta 795 personel TNI. Setelah apel, personel bergeser menuju wilayah penugasan masing-masing sesuai pola pengamanan yang telah disiapkan.

Karo Ops Polda Metro Jaya turut mengecek kesiapan personel dan penempatan kekuatan sebelum pelaksanaan pengamanan. Penempatan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi wilayah dan kebutuhan pengamanan agar potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo mengatakan pergeseran pasukan merupakan bagian dari kesiapan pengamanan pada tahapan pemungutan hingga penghitungan suara. Kehadiran personel diharapkan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga seluruh rangkaian Pilkades berlangsung tertib dan kondusif.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa netralitas personel Polri menjadi perhatian dalam seluruh rangkaian pengamanan. Masyarakat diharapkan dapat menentukan pilihannya secara bebas tanpa tekanan, intimidasi maupun gangguan dari pihak mana pun.

“Netralitas anggota Polri dalam pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi menjadi perhatian kami. Masyarakat harus dapat menggunakan hak pilih dengan aman dan tenang. Kami mengimbau seluruh pihak menghindari provokasi, intimidasi maupun ancaman, termasuk tidak melakukan praktik perjudian yang memanfaatkan momentum Pilkades,” ujar Budi.

Ia juga mengajak para calon, pendukung, dan masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan serta menghormati hasil pemilihan. Perbedaan pilihan diharapkan tidak menjadi pemicu perselisihan. Apabila terdapat keberatan terhadap proses maupun hasil Pilkades, penyelesaiannya diimbau ditempuh melalui mekanisme yang berlaku.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan dapat segera menyampaikan informasi kepada petugas atau menghubungi Layanan Polisi 110.

25 Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok Dikerahkan Amankan Pilkades di Kabupaten Bekasi

investigasihukumkriminal BEKASI | Sebanyak 25 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya diterjunkan untuk melaksanakan Bantuan Kendali Operasi (BKO) dalam rangka pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Operasi “Wibawa Mukti Jaya 2026” di wilayah hukum Polres Metro Bekasi, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan dan konsolidasi personel di Lapangan Meikarta, sebanyak 25 personel yang ditugaskan seluruhnya hadir dan dalam kondisi lengkap. Penugasan tersebut berdasarkan Surat Perintah Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok tanggal 17 September 2026 tentang BKO PAM TPS Operasi “Wibawa Mukti Jaya 2026” di wilayah hukum Polres Metro Bekasi.

Kegiatan BKO tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung pengamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

Pengamanan dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus memastikan seluruh tahapan pelaksanaan Pilkades dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta sesuai dengan prinsip langsung, umum, bebas, dan rahasia.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya, AKBP Alrasyidin Fajti, S.H., S.I.K., M.Si., melalui laporan pelaksanaan kegiatan menyampaikan bahwa seluruh personel yang ditugaskan telah hadir dan siap melaksanakan tugas pengamanan.

“Jumlah personel yang ditugaskan sebanyak 25 personel, seluruhnya hadir dan dalam kondisi lengkap untuk melaksanakan BKO pengamanan TPS Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Metro Bekasi,” demikian disampaikan dalam laporan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya.

Dengan dilibatkannya personel BKO tersebut, diharapkan pelaksanaan pengamanan Pilkades di Kabupaten Bekasi dapat berjalan secara optimal serta situasi Kamtibmas selama seluruh rangkaian kegiatan tetap aman dan kondusif.

Polri Ulurkan Tangan Untuk Sesama, Bakti Sosial di Panti Asuhan Yatim Piatu Nuruz Zahroh

investigasihukumkriminal Jakarta | Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel, melaksanakan kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Yatim Piatu Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Anak, Nuruz Zahroh di Koja Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026) Sore.

Bakti Sosial ini dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot dan Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Acara dimulai dengan penyerahan paket sembako secara simbolis kepada Pimpinan Panti Asuhan Yatim Piatu Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Anak, Nuruz Zahroh, Ustadz H. Agus Sultoni.

Penyerahan ini menjadi simbol komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dalam mendukung kesejahteraan anak-anak panti asuhan. Selanjutnya, 50 anak yatim piatu menerima paket  sembako, Alquran dan snack makanan ringan yang telah disiapkan.

Suasana hangat dan penuh keceriaan tercipta saat personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, berinteraksi dengan anak-anak panti asuhan, menciptakan suasana penuh kebersamaan, keakrapan dan senyuman canda tawa dari anak-anak.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Kasium IPTU Dwi Dodot, berharap kegiatan ini dapat menginspirasi sesama anggota Polri dan masyarakat untuk terus peduli dan berbuat baik terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih dari kita semua.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong personel Polri dan masyarakat untuk lebih peduli kepada anak-anak yatim piatu dan terus berbagi kebaikan,” ujar Dwi Dodot.

Aksi sosial ini disambut baik oleh pihak Panti Asuhan dan masyarakat sekitar, menunjukkan bahwa Kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat dan harmonis. “Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang peduli, kamtibmas aman, bebas narkoba dan saling mendukung untuk kebaikan serta kemajuan bangsa Indonesia,” tutupnya.

79 Desa Binaan Imigrasi di Jakarta Perkuat Cegah TPPO

investigasihukumkriminal JAKARTA | Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta memperkuat peran Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) dalam mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Perdagangan Migran (TPPM).

Penguatan tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis Penguatan Fungsi PIMPASA dalam Pencegahan TPPO dan TPPM melalui Edukasi dan Sinergi di Lingkungan Sekolah Tahun 2026 yang digelar di Hotel Groove Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Sebanyak 80 peserta dari Kanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta dan Kantor Imigrasi se-DKI Jakarta mengikuti kegiatan tersebut. Bimbingan teknis ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas PIMPASA dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap potensi kerawanan keimigrasian.

Direktur Intelijen Keimigrasian Agus Waluyo menegaskan, pengawasan keimigrasian perlu semakin dekat dengan masyarakat melalui pendekatan community-based monitoring.

PIMPASA, kata Agus, memiliki posisi strategis karena dapat membangun jejaring informasi hingga tingkat desa dan kelurahan.

“PIMPASA merupakan unit sensor terdepan yang mampu menangkap sinyal-sinyal kerawanan di tingkat tapak sebelum berkembang menjadi masalah hukum yang lebih kompleks,” ujar Agus.

Hingga 13 September 2026, tercatat sebanyak 1.215 Desa/Kelurahan Binaan Imigrasi telah terbentuk di seluruh Indonesia dengan dukungan 674 PIMPASA.

Di DKI Jakarta sendiri, sebanyak 79 Desa/Kelurahan Binaan Imigrasi telah terbentuk dan dimotori oleh 51 PIMPASA.

Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Raharja menegaskan bahwa pencegahan TPPO dan TPPM membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, terutama dalam memberikan edukasi kepada generasi muda.

Menurut Pamuji, sekolah menjadi salah satu ruang strategis untuk meningkatkan pemahaman mengenai modus perdagangan manusia, penggunaan dokumen perjalanan yang sah, serta kewaspadaan terhadap tawaran pekerjaan maupun perjalanan ke luar negeri yang berpotensi membahayakan.

“PIMPASA diharapkan mampu menjadi agen edukasi sekaligus garda terdepan dalam deteksi dini terhadap potensi terjadinya TPPO dan TPPM,” ujarnya.

Program tersebut tidak hanya diarahkan pada kegiatan sosialisasi. Kemampuan PIMPASA dalam membangun komunikasi dan jejaring bersama sekolah, pemerintah daerah, aparat keamanan, guru, orang tua, serta masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.

Melalui bimbingan teknis ini, PIMPASA didorong mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh secara nyata di lapangan. Pendekatan persuasif dan humanis diharapkan membuat masyarakat tidak sekadar menjadi sasaran edukasi, tetapi turut menjadi mitra aktif dalam mencegah TPPO, TPPM, serta berbagai bentuk kerawanan keimigrasian.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Kanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta untuk menghadirkan imigrasi yang semakin dekat dengan masyarakat melalui pengawasan, edukasi, pelayanan, dan perlindungan.

Kapolri Harap Kompolnas Awards Terus Digelar di Tahun-Tahun Mendatang

investigasihukumkriminal Jakarta | Kapolri berharap Kompolnas Awards dapat terus diselenggarakan setiap tahun sebagai ruang untuk memberikan apresiasi sekaligus mendorong peningkatan kinerja jajaran Polri.

Harapan tersebut disampaikan Kapolri dalam Kompolnas Awards 2026 di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Menurutnya, penghargaan tersebut memberikan manfaat bagi institusi karena membantu Polri menemukan personel-personel terbaik dari sekitar 400 ribu anggota Polri.

“Kompolnas Awards dilaksanakan setiap tahun dan tentunya kita harapkan terus dilanjutkan ke depan, termasuk oleh para pemimpin Polri selanjutnya,” kata Kapolri.

Kapolri berharap keberlanjutan Kompolnas Awards dapat menjadi motivasi bagi seluruh satuan kerja dan personel Polri untuk terus meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Terlebih, ekspektasi masyarakat terhadap kinerja Polri semakin tinggi. Perkembangan teknologi dan arus globalisasi juga menuntut jajaran kepolisian semakin cepat merespons setiap perkembangan dan dinamika yang terjadi.

Dalam situasi tersebut, Kapolri memandang evaluasi yang diberikan Kompolnas terhadap kinerja Polri maupun berbagai hal yang menjadi perhatian publik harus diterima sebagai masukan untuk terus melakukan perbaikan.

Kapolri juga mengapresiasi Kompolnas karena tidak hanya mengevaluasi kekurangan, tetapi turut memberikan penghargaan terhadap anggota-anggota Polri yang menunjukkan kinerja terbaik.

Menurutnya, mekanisme checks and balances diperlukan untuk mendorong Polri terus berbenah. Berbagai kekurangan harus diperbaiki, sementara kelebihan, prestasi, dan hal-hal positif yang telah dilakukan jajaran Polri perlu terus dimunculkan dan dikembangkan.

Hasil Kompolnas Awards juga akan menjadi catatan bagi Astamarena dan As SDM dalam penyusunan rencana kerja Satker, termasuk untuk menjadikan para pemenang sebagai salah satu prioritas ke depan.

Kapolri berharap keberlanjutan Kompolnas Awards dapat ikut mendorong terwujudnya Polri yang semakin adaptif dan profesional, serta kehadiran Polri yang semakin dekat dan dicintai masyarakat.

Kepada Satker dan personel yang terpilih, Kapolri menyampaikan selamat dan meminta penghargaan tersebut dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan kinerja. Sementara bagi yang belum terpilih, momentum ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan.

Pengamanan Embarkasi KM Labobar Tujuan Surabaya Berjalan Aman dan Lancar, 1.414 Penumpang Terlayani

investigasihukumkriminal JAKARTA | Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan pengamanan dan pengawasan kegiatan embarkasi penumpang Kapal Motor (KM) Labobar tujuan Surabaya pada Kamis, 17 September 2026.

Kegiatan pengamanan di area Terminal Penumpang Pelni. Sebanyak 1.414 penumpang tercatat melakukan embarkasi untuk keberangkatan KM Labobar menuju Surabaya.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsubsektor Pelni yang dipimpin Ka Polsubsektor Pelni, Iptu Ramli Wabula, memberikan pengamanan sekaligus imbauan kepada para calon penumpang agar tetap tertib selama proses memasuki ruang tunggu terminal.

“Personel mengarahkan calon penumpang untuk masuk secara tertib, satu baris, serta menjaga jarak demi keselamatan dan kelancaran proses embarkasi,” demikian disampaikan dalam laporan pengamanan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Selain pengaturan arus penumpang, petugas juga melakukan pengawasan terhadap barang bawaan para penumpang. Setiap barang diarahkan untuk melalui pemeriksaan menggunakan mesin X-ray sebagai bagian dari upaya mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam kapal.

Petugas juga memastikan proses pemeriksaan dan boarding tiket berjalan tertib sebelum penumpang melanjutkan perjalanan menuju kapal.

“Setelah penumpang berangsur-angsur memasuki ruang tunggu hingga menuju kapal, anggota terus mengarahkan penumpang agar memasukkan barang bawaan ke mesin X-ray serta melakukan boarding tiket sebelum naik ke atas kapal,” tulis laporan tersebut.

Hasil pengamanan dan pemeriksaan selama proses embarkasi KM Labobar tujuan Surabaya berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

KM Labobar dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis, 17 September 2026 pukul 13.00 WIB dengan tujuan Surabaya.

Pengamanan tersebut merupakan bagian dari upaya jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tingkatkan Pengamanan Objek Vital di PT PLN Indonesia Power UBP Priok

investigasihukumkriminal JAKARTA UTARA | Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Unit Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Satuan Samapta terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan di kawasan PT PLN Indonesia Power UBP Priok, Jakarta Utara, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan pengamanan melibatkan personel Unit Pam Obvit bersama petugas keamanan (security) PT PLN Indonesia Power UBP Priok. Pengamanan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan objek vital.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli di sejumlah titik, mulai dari pos gerbang, area pemeriksaan kendaraan, akses sepeda motor hingga posko pengamanan. Petugas juga menyisir Area Rumah Dinas (Rumdin) serta sejumlah kawasan di lingkungan PT PLN Indonesia Power UBP Priok.

Selain melaksanakan patroli, personel kepolisian turut memberikan arahan kepada petugas security di setiap pos jaga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap orang maupun aktivitas yang mencurigakan.

Petugas juga mengingatkan security agar segera melaporkan kepada petugas kepolisian apabila menemukan kejadian atau situasi menonjol yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Kami terus mengedepankan langkah preventif melalui patroli rutin, pemeriksaan, serta koordinasi bersama petugas security. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan di kawasan objek vital tetap terjaga,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.

Dalam kegiatan tersebut, petugas bersama security turut melakukan pemeriksaan terhadap orang, barang, dan kendaraan yang memasuki kawasan PT PLN Indonesia Power UBP Priok. Pemeriksaan juga dilakukan di area parkir, zona terlarang, serta zona tertutup guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Patroli dan pengamanan bersama tersebut merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan pihak keamanan internal perusahaan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan objek vital.

Dari hasil patroli dan pemeriksaan yang dilakukan selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya kejadian maupun hal menonjol yang dapat mengganggu situasi keamanan di kawasan PT PLN Indonesia Power UBP Priok.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan bahwa kegiatan pengamanan objek vital akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta memberikan rasa aman bagi seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan tersebut.

“Sinergi antara personel kepolisian dan security harus terus diperkuat. Kewaspadaan dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan,” tegasnya.

Lewat Police Goes to School, Polres Pelabuhan Priok Tangkap Predator Seksual yang Incar Anak Sekolah

investigasihukumkriminal Jakarta Utara | Program sambang sekolah bertajuk Police Goes to School yang digencarkan personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok membuahkan hasil.

Dalam program ini, polisi menyambangi sekolah-sekolah di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menggali informasi penting tentang berbagai hal dari para pelajar.

Mewakili Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP A. A. Ngurah Made Pandu Prabawa mengungkapkan, kegiatan ini juga diintensifkan untuk membuka ruang-ruang diskusi antara pihak kepolisian dengan masyarakat.

“Lewat program ini, kami membuka saluran-saluran untuk menyampaikan informasi apa pun yang mungkin dapat mengganggu situasi Kamtibmas,” ungkap Pandu, dikutip Kamis (17/9/2026).

Sambang sekolah ini membuahkan hasil.
Pada Agustus 2026 lalu, personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang terdiri dari petugas Satbinmas serta para Polwan menyambangi salah satu sekolah di kawasan Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.

Di sela-sela kunjungan, Polisi menerima laporan dari salah satu orangtua murid bahwa ada peserta didik yang perilakunya berubah drastis sejak bulan Juli.
Laporan itu lalu diteruskan ke Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Polisi menyelidiki laporan itu dan tepat pada tanggal 21 Agustus 2026, petugas akhirnya menangkap seorang pria berusia 26 tahun berinisial VIJAP dari kos-kosan di kawasan Muara Angke.

Saat ditangkap, VIJAP mengakui perbuatannya telah mencabuli salah satu siswi berusia 14 tahun yang merupakan peserta didik salah satu sekolah di Muara Angke itu.

“Kami lakukan penyelidikan, pendalaman bersama dengan orang tua dan pihak sekolah. Akhirnya kami berhasil mengungkap perkara ini. Jadi, kami sampaikan bahwa terdapat anak usia 14 tahun yang dieksploitasi secara seksual,” jelas Pandu.

Kepada polisi, tersangka predator seksual itu mengaku mengenal korban melalui media sosial.
VIJAP merayu dan membujuk korban sejak April 2026.
3 bulan kemudian, ia melakukan pencabulan kepada korban setelah berpindah kos-kosan di dekat tempat korban tinggal.

Tersangka dijerat Pasal 473 Ayat 3 Huruf A dan Ayat 4 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang KUHP dengan ancaman pidana minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun.

Komunikasi menjadi kunci dalam pengungkapan kasus ini.
Pandu menuturkan, anggota yang menyambangi sekolah-sekolah dalam program Police Goes to School membangun kepercayaan para pelajar, guru, dan orangtua murid dengan komunikasi yang baik dan intens.

Setelah rasa percaya itu tumbuh, di situlah terjadi pertukaran informasi.
“Pertama komunikasi dulu, rekan-rekan, yang selanjutnya mungkin tumbuh kepercayaan. Setelah kepercayaan, mulai bertukar informasi. Inilah hasilnya, seperti itu,” papar Pandu.

Pandu kemudian mengimbau orangtua untuk tetap mengawasi aktivitas anak saat menggunakan media sosial.
Menurutnya, akses media sosial yang tidak terpantau dapat membuka celah terjadinya komunikasi dengan orang yang berniat buruk dan jahat terhadap anak.

Ia menegaskan, pengawasan tetap diperlukan meski anak sudah memiliki kemampuan untuk mengakses berbagai informasi secara mandiri.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga akan terus mengintensifkan program Police Goes to School di sekolah-sekolah wilayah hukumnya.