40 Ton Beras Dan Ribuan Produk Sembako Dalam  Gerakan Pangan Murah Polda Jabar Untuk Masyarakat

Jabar, investigasihukumkriminal – Biro Logistik Polda Jawa Barat menerima kiriman besar sembako dari dua perusahaan, yaitu Rose Brand dan Mekar Wangi, untuk kemudian diolah menjadi 10.000 paket bantuan bagi masyarakat. Pengiriman ini berlangsung pada Jumat (15/8/2025) mulai pukul 08.00 hingga 22.30 WIB di Aula Serbaguna Masjid Al-Aman Mapolda Jabar.

Dari perusahaan Rose Brand, bantuan yang diterima meliputi minyak goreng 1 liter sebanyak 833 dus ditambah 4 liter, gula pasir 1 kg sebanyak 500 dus, dan bihun rasa 3 pcs per kemasan sebanyak 750 dus. Sementara dari perusahaan beras Mekar Wangi, diterima 10.000 kantong beras dengan berat 4 kg per kantong, atau setara 40 ton.

Seluruh barang bantuan ini akan dikemas menjadi 10.000 paket sembako. Proses penerimaan dan persiapan dilakukan dengan koordinasi lintas satuan kerja, melibatkan Biro SDM, Ditreskrimsus, Dit Samapta, dan Dit Tahti Polda Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa harga sembako yang disiapkan lebih murah dibanding pasaran karena ongkos angkut dan ongkos buruh sepenuhnya ditanggung oleh Polri.

“Ini adalah wujud perhatian Polda Jabar kepada masyarakat, agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak penerima,” ujarnya, Sabtu (16/8/2025)

Kegiatan berjalan lancar dan sesuai harapan, dengan seluruh paket sembako siap untuk didistribusikan guna membantu masyarakat yang membutuhkan.

Klarifikasi Pembunuhan Seorang Wanita di Purwakarta

Jabar, investigasihukumkriminal – Duka mendalam dirasakan Ferry Riyana (38). Warga Mandalajati, Kota Bandung yang sudah lama menetap di Purwakarta itu kehilangan sang istri Dea Permata Karisma (27).

Ironisnya kematian Dea terjadi secara tidak wajar. Dea dibunuh Ade Mulyana (26) yang merupakan asisten rumah tangga (ART) di rumah dinas suaminya yang berada di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Selasa (12/8) siang.

Di tengah duka dan proses penanganan kasus, muncul isu yang beredar jika pelaporan yang dilakukan pihak korban tidak ditanggapi pihak kepolisian. Menanggapi isu itu Ferry memberikan klasifikasinya di Instagram miliknya dengan nama akun @feryriyana.

Berikut klarifikasinya:

Sehubungan dengan beredarnya pemberitaan di sejumlah media dan platform daring yang menyebutkan bahwa laporan polisi kami “tidak ditanggapi” serta adanya isu pelemparan cat ke rumah kami, berikut klarifikasi resmi kami:

1. Kronologi Kejadian
Dugaan pengancaman yang diterima istri saya melalui aplikasi WhatsApp terjadi pada 7 Juli 2025. Dengan demikian, pemberitaan yang menyebut seolah-olah kasus ini sudah berlangsung selama tiga bulan adalah tidak benar.

2. Tidak Ada Penolakan Laporan Polisi
Pada tahap awal, kami baru melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan TNI untuk mendapatkan arahan prosedur hukum yang tepat sebelum membuat laporan resmi. Tidak pernah ada penolakan dari pihak aparat.

3. Proses Penyampaian Informasi di Keluarga
Setelah melakukan konsultasi, saya menceritakan hasil pembicaraan tersebut kepada istri, dan istri menyampaikan kembali kepada keluarga. Dalam proses ini, kemungkinan terjadi perbedaan pemahaman sehingga berkembang menjadi informasi seolah-olah sudah ada laporan tertulis resmi, padahal masih dalam tahap konsultasi.

4. Isu Pelemparan Cat adalah Hoaks
Kami tegaskan bahwa informasi terkait adanya pelemparan cat ke rumah kami adalah tidak benar. Hingga saat ini, tidak pernah terjadi peristiwa tersebut.

5. Luka Sayatan Masih Menunggu Hasil Otopsi
Terkait luka sayatan yang ada, kami belum dapat memastikan penyebabnya dan masih menunggu hasil resmi dari proses otopsi rumah sakit.

6. Informasi Viral Baru Diketahui Sehari Setelah Kejadian
Saya baru mengetahui adanya pemberitaan viral di media sosial sehari setelah peristiwa pembunuhan terhadap istri saya, karena ponsel saya digunakan pihak kepolisian sebagai bagian dari proses pemeriksaan dan BAP.

7. Fakta Pengintaian adalah Rekayasa Pelaku
Berdasarkan hasil penyelidikan, dugaan adanya pengintaian ke rumah ternyata merupakan rekayasa pelaku. Setelah kami memasang CCTV terpasang pada tanggal 5 agustus 2025. sesuai saran pihak Kepolisian, rekaman tidak membuktikan adanya orang yang mengintai rumah. sejak pemasangan CCTV tersebut, tidak ada lagi ancaman yang dikirim melalui WhatsApp.

8. Proses Sudah Berjalan & Pelaku Tertangkap
Pihak Kepolisian Purwakarta, khususnya Unit Jatanras, merespons cepat dan melakukan penyelidikan mendalam. Berkat kerja profesional mereka, pelaku berhasil diamankan.

9. Apresiasi kepada Aparat
Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kepolisian Purwakarta, khususnya Unit Jatanras, yang telah bekerja keras membantu hingga proses penangkapan pelaku berjalan lancar.

Pihak Kepolisian menyarankan agar setiap kejadian serupa segera dilaporkan secara resmi dan rumah dilengkapi dengan perangkat keamanan seperti CCTV untuk membantu proses pengumpulan bukti jika insiden terjadi di kemudian hari.

Harapan Kami
Kami berharap semua pihak menunggu perkembangan resmi dari proses hukum yang sedang berjalan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, demi menghindari kesalahpahaman di masyarakat.

Demikian klarifikasi ini kami sampaikan untuk meluruskan pemberitaan yang kurang tepat, serta sebagai bentuk apresiasi kepada aparat penegak hukum yang telah bekerja dengan cepat dan profesional.

FERRY RIYANA suami almarhumah DEA PERMATA KARISMA

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, jika pelaku dalam kejadian ini sudah ditangkap dan dalam proses penyidikan atau pemeriksaan Satreskrim Polres Purwakarta.

Terkait laporan tidak ditanggapi polisi, Hendra sebut jika suami korban sudah mengklarifikasinya.

“CTT  telah dilakukan di akun yang menyebar hoax dan klarifikasi di akun suami,” ujarnya.

Kapolda Jabar Pimpin Pisah Sambut Dirreskrimum Dan Pelantikan Kayanma

Jabar, investigasihukumkriminal – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung acara pisah sambut Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jabar serta pelantikan Kepala Yanma (Kayanma) Polda Jabar. Acara dihadiri Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Irwasda Polda Jabar Brigjen Pol. Rinto Prastowo, para pejabat utama Polda Jabar, Kapolres jajaran, Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat beserta pengurus dan  seluruh personel Polda Jabar. Jumat, 15/08/2025

Dalam sambutannya, Kapolda Jabar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kombes Pol. Surawan, S.I.K., atas dedikasi dan kerja kerasnya selama memimpin Ditreskrimum Polda Jabar. Di bawah kepemimpinannya, berbagai kasus besar berhasil diungkap, mulai dari pembunuhan ibu dan anak di Subang, mafia tanah Dago Elos, aksi anarko pembakar mobil patroli Polsek Kiaracondong, kasus pemerkosaan oleh oknum dokter anestesi, pencurian perlengkapan KCIC di Plered Purwakarta, hingga penjualan bayi lintas negara.

Posisi Dirreskrimum Polda Jabar  kini dijabat oleh Kombes Pol. Ade Sapari, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai  Dirreskrimsus Polda Jabar. Kapolda menaruh harapan besar agar pejabat baru dapat melanjutkan program kerja yang sudah berjalan, sekaligus memperkuat fungsi penegakan hukum yang cepat, tuntas, dan profesional.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Jabar  juga melantik AKBP Dedi Hermayadi, S.I.P., M.I.P. sebagai Kayanma Polda Jabar. Ia berpesan agar jabatan tersebut dijadikan ladang pengabdian dengan menjaga integritas, mengoptimalkan pelayanan, serta memastikan seluruh sarana dan prasarana siap pakai untuk mendukung kelancaran tugas di lingkungan Polda Jabar.

Mengakhiri sambutannya, Kapolda Jabar  mengingatkan bahwa jabatan adalah kehormatan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Jadikan prestasi sebagai tradisi. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, perlindungan, dan keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.

Kapolda Jabar Hadiri Upacara Pengukuhan Paskibraka Provinsi Jawa Barat Tahun 2025

Jabar, investigasihukumkriminal – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menghadiri undangan Gubernur Jawa Barat pada Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025, yang digelar di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro No. 22, Bandung, pada Jumat (15/8/2025)

Acara  berlangsung khidmat, dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Barat, para pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga anggota Paskibraka. Sebanyak puluhan pelajar terbaik dari berbagai daerah di Jawa Barat dikukuhkan sebagai Paskibraka setelah melalui proses seleksi ketat dan pelatihan intensif.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, yang dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas dedikasi serta semangat juang para Paskibraka yang akan mengemban tugas suci pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80.

Kehadiran Kapolda Jabar menjadi bentuk dukungan penuh Polri terhadap generasi muda, khususnya para Paskibraka yang diharapkan dapat menjadi teladan dalam disiplin, nasionalisme, dan pengabdian kepada bangsa.