Bukan Sekadar Mencalonkan Diri, Sutrimo Ingin Mengubah Masa Depan Desa Sambung

investigasihukumkriminal PURWODADI – Setiap orang memiliki perjalanan hidup dan impian yang berbeda. Ada yang memilih menetap di kampung halaman, ada pula yang harus meninggalkan tanah kelahirannya demi mengadu nasib dan memperjuangkan masa depan. Namun, tidak semua orang yang berhasil di perantauan melupakan tempat dari mana perjuangannya bermula.

Kisah itulah yang tergambar dalam perjalanan hidup Sutrimo, putra asli Desa Sambung, tepatnya dari Dusun Manggian, yang kini memberanikan diri maju sebagai Calon Kepala Desa Sambung periode 2027–2035.

Perjalanan Sutrimo bukanlah kisah yang dibangun dalam semalam. Berangkat dari kampung halaman dengan membawa harapan, ia merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib. Berbagai tantangan kehidupan harus dihadapi. Kerja keras, ketekunan, keberanian mengambil risiko, serta semangat pantang menyerah menjadi bekal dalam menapaki perjalanan hidupnya.

Waktu demi waktu dilalui dengan penuh perjuangan. Hingga akhirnya, melalui proses panjang dan kerja keras, Sutrimo berhasil mewujudkan salah satu impiannya menjadi seorang kontraktor.

Namun, keberhasilan dalam dunia usaha ternyata tidak membuatnya lupa terhadap kampung halaman. Justru dari perjalanan panjang itulah tumbuh kesadaran bahwa keberhasilan seseorang akan semakin bermakna apabila dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

PULANG BUKAN SEKADAR KEMBALI, TETAPI MEMBAWA HARAPAN

Keputusan Sutrimo untuk mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Sambung bukan sekadar keinginan menduduki jabatan. Ada kerinduan, kepedulian, dan harapan agar tanah kelahirannya dapat berkembang lebih baik.

Baginya, desa bukan hanya tempat seseorang dilahirkan, tetapi juga tempat masa depan generasi berikutnya harus diperjuangkan.

Dengan bekal pengalaman hidup, dunia usaha, serta perjalanan panjang menghadapi berbagai tantangan, Sutrimo ingin mengambil bagian dalam membangun Desa Sambung.

Ia memiliki cita-cita menghadirkan pemerintahan desa yang bersih, amanah, transparan, dan benar-benar berorientasi pada pelayanan masyarakat.

DELAPAN ARAH PERJUANGAN MENUJU DESA SAMBUNG YANG LEBIH BAIK

Mengusung semangat:

“BERSAMA MEMBANGUN DESA, BERSAMA MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN.”

Sutrimo membawa visi:

“Mewujudkan Desa Sambung yang maju, sejahtera, mandiri, aman, dan berkeadilan melalui pemerintahan desa yang jujur, transparan, amanah, dan melayani masyarakat.”

Untuk mewujudkan visi tersebut, terdapat delapan misi yang menjadi arah perjuangannya:

  1. Mewujudkan pemerintahan desa yang bersih dan amanah.
  2. Meningkatkan pembangunan dan infrastruktur desa.
  3. Meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.
  4. Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan.
  5. Meningkatkan pelayanan sosial dan kepedulian kepada masyarakat.
  6. Mewujudkan desa yang aman, rukun, dan harmonis.
  7. Mengembangkan pemberdayaan pemuda, perempuan, dan kelembagaan desa.
  8. Mewujudkan pembangunan desa yang adil dan merata.

Delapan misi tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan desa tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

DESA MAJU BUKAN HANYA SOAL JALAN, TETAPI KESEJAHTERAAN RAKYATNYA

Tantangan membangun desa ke depan tentu tidak sederhana. Dibutuhkan kepemimpinan yang mampu mendengar, memahami persoalan masyarakat, serta berani mencari solusi.

Desa yang maju bukan semata-mata desa yang memiliki jalan bagus dan bangunan megah. Lebih dari itu, desa yang maju adalah desa yang masyarakatnya memiliki kesempatan bekerja, pelaku UMKM berkembang, pemuda mendapatkan ruang berkarya, pelayanan publik berjalan baik, dan pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Pengalaman Sutrimo sebagai seorang perantau dan pelaku usaha diharapkan dapat menjadi bekal untuk mendorong semangat kewirausahaan, membuka peluang ekonomi, serta membangun kolaborasi demi kemajuan Desa Sambung.

Pada akhirnya, kepemimpinan bukan tentang seberapa tinggi jabatan yang diraih, melainkan seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

DARI DUSUN MANGGIAN, UNTUK SELURUH MASYARAKAT DESA SAMBUNG.

Sutrimo membawa sebuah harapan: bahwa kampung halaman yang pernah menjadi titik awal perjuangannya kelak dapat tumbuh menjadi desa yang lebih maju, mandiri, sejahtera, dan membanggakan.

Karena pulang ke kampung halaman bukan berarti mengakhiri perjalanan, melainkan bisa menjadi awal dari sebuah pengabdian.

SUTRIMO – CALON KEPALA DESA SAMBUNG
PERIODE 2027–2035

Bersama Membangun Desa, Bersama Mewujudkan Kesejahteraan.

About The Author

Tinggalkan komentar