
investigasihukumkriminal CIANJUR – Program bantuan Becak Listrik (Betrik) gagasan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disambut antusias oleh para pengemudi beca konvensional di berbagai daerah. Program ini dinilai sebagai angin segar untuk meringankan beban para pekerja sektor informal di usia senja. Kendati demikian, di Kabupaten Cianjur, masih banyak pengemudi beca yang belum tersentuh bantuan tersebut dan harus gigih berjuang dengan cara lama.
Salah satu kisah yang mencerminkan realitas ini datang dari Bapak Jaja. Di usianya yang telah menginjak 53 tahun, Pak Jaja masih harus mengandalkan tenaga fisiknya untuk mengayuh beca manual demi menyambung hidup keluarganya sehari-hari di Cianjur.
Bertaruh Tenaga di Usia Senja
Setiap hari, di bawah terik matahari maupun derasnya hujan, Pak Jaja menyusuri jalanan Cianjur dengan beca tuanya. Tenaga yang tak lagi muda membuat setiap kayuhan pedal terasa semakin berat.
“Kangen juga ingin merasakan beca listrik seperti teman-teman yang lain, badan tidak terlalu lelah. Tapi mau bagaimana lagi, belum ada giliran atau informasi dapat bantuan untuk saya,” ujar Pak Jaja saat ditemui di pangkalan becanya, Selasa (13/10).
Bagi Pak Jaja dan sebagian pengemudi beca tradisional lainnya di Cianjur, kehadiran program Betrik bukan sekadar modernisasi alat transportasi, melainkan harapan besar untuk efisiensi energi, tenaga, dan peningkatan pendapatan bersih harian mereka yang selama ini tergerus biaya fisik dan usia.
Harapan Penyaluran yang Merata
Program Betrik yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto memang dirancang untuk mentransformasi beca manual menjadi beca ramah lingkungan yang lebih manusiawi bagi para pengemudinya. Namun, lambatnya pemerataan dan keterbatasan kuota tahap awal membuat sejumlah pengemudi senior seperti Pak Jaja masih tertinggal.
Para pengemudi beca di Cianjur berharap pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, serta pihak-pihak terkait dapat lebih jeli dan transparan dalam mendata para penerima manfaat. Tujuannya agar bantuan strategis ini bisa tepat sasaran dan benar-benar merangkul para pengemudi beca lansia dan prasejahtera yang paling membutuhkan.
Hingga berita ini diturunkan, para pengemudi beca manual di Cianjur, termasuk Pak Jaja, masih menaruh asa yang besar agar program pro-rakyat ini bisa segera menjangkau mereka di gelombang penyaluran berikutnya.(86)
#BetrikPrabowo #BecakListrik #Cianjur #KisahInspiratif #PejuangNafkah