1
1
1
2
3
investigasihukumkriminal, Jakarta Utara – Dalam upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi antarinstansi guna menjaga keamanan serta kelancaran aktivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si. melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor KSOP Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang didampingi Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Yudi Permadi, S.S., S.I.K., Kasat Intelkam AKP Mix Dimas Respati, S.Tr.K., S.I.K., Kasat Reskrim AKP A.A. Ngurah Made Pandu Prabawa, S.Tr.K., S.I.K., M.H.Li., serta Kasie Propam AKP Stephanus Sukoco, S.H.
Kedatangan rombongan Kapolres disambut langsung oleh Kepala KSOP Utama Pelabuhan Tanjung Priok Capt. Heru Susanto, didampingi Kabid Pengawasan dan Penindakan (P2) Kurniawan, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Laut Wim Hutajulu Pondang Parulian Hutajulu, S.E., M.M., Tr., Kabid Perkapalan dan Kepelautan Helmi Candra, serta Kabag Tata Usaha Widodo.
Dalam suasana penuh keakraban, kedua belah pihak melaksanakan dialog dan bertukar informasi terkait berbagai isu strategis yang berkaitan dengan operasional Pelabuhan Tanjung Priok. Salah satu pembahasan yang menjadi perhatian adalah pengalaman terjadinya “kemacetan horor” di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok pada pasca libur panjang Lebaran tahun 2025, yang menjadi bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Selain itu, dibahas pula peningkatan aktivitas pelabuhan pada masa “Libur Panjang Lebaran maupun Natal dan Tahun Baru”, yang kerap diwarnai kunjungan pejabat pemerintah, di antaranya dari Kementerian Perhubungan serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa kondisi “Yard Occupancy Ratio (YOR)” di Pelabuhan Tanjung Priok saat ini telah berada dalam kondisi yang lebih tertib sehingga mampu mengurangi potensi kepadatan kendaraan maupun penumpukan kontainer di kawasan pelabuhan.
Pembahasan juga menyoroti masih sering terjadinya kemacetan di sepanjang “Jalan Raya Cakung–Cilincing (Jalan Cacing)” yang dipengaruhi aktivitas keluar-masuk kendaraan dari sejumlah depo kontainer. Disampaikan pula bahwa perizinan pembangunan depo kontainer merupakan kewenangan pemerintah daerah, sedangkan mekanisme penetapan tarif penumpukan barang sepenuhnya bergantung pada kesepakatan kerja sama antara pengelola depo dengan perusahaan pelayaran (shipping line).
Selain persoalan lalu lintas, kedua pihak turut membahas masih adanya insiden “kecelakaan kontainer” yang berpotensi menimbulkan gangguan arus kendaraan di sekitar kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, sehingga diperlukan koordinasi lintas instansi untuk mempercepat penanganan apabila terjadi keadaan darurat.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Melalui kunjungan silaturahmi ini, diharapkan sinergi antara Polres Pelabuhan Tanjung Priok dengan KSOP Utama Pelabuhan Tanjung Priok semakin kuat dalam mendukung pengamanan objek vital nasional, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memastikan kelancaran aktivitas logistik dan transportasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Sinergi yang solid antarinstansi menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung kelancaran operasional Pelabuhan Tanjung Priok sebagai salah satu gerbang logistik nasional.