1
1
investigasihukumkriminal, JAKARTA TIMUR – Momentum pasca-Idulfitri 1447 H dimanfaatkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur untuk memperkuat hubungan kelembagaan dengan insan pers. Acara Halal Bihalal yang berlangsung hangat ini digelar di sebuah rumah makan di kawasan Cipinang Jaya, Jakarta Timur, pada Rabu (1/4/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara jajaran Korps Adhyaksa dengan para jurnalis yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, serta organisasi wartawan Pena Timur.
Acara dibuka oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Jakarta Timur, Yogi Sudharsono, S.H. Dalam sambutannya, Yogi menyampaikan apresiasi atas kehadiran para awak media di tengah padatnya jadwal liputan.
“Momentum Halal Bihalal ini menjadi ajang silaturahmi yang sangat berarti. Kami memohon maaf karena baru dapat meluangkan waktu saat ini. Ke depan, kami berharap sinergi antara Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dan media dapat terus terjalin dengan baik,” ujar Yogi di hadapan sekitar 15 jurnalis yang hadir.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Timur, Topik Gunawan, S.H., M.H., yang turut hadir didampingi jajarannya, menggunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan diri. Sebagai pejabat yang baru bertugas sekitar dua bulan di Jakarta Timur, ia menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik.
“Sebagai pejabat baru, saya berharap dapat menjalin hubungan yang baik dengan rekan-rekan media. Jika ada hal-hal yang perlu dipublikasikan, kami persilakan untuk berkoordinasi dan bertanya langsung,” tegas Topik.
Ia juga menambahkan bahwa pihak Kejaksaan akan selalu memberikan informasi secara resmi dan akurat untuk memastikan pemberitaan yang berkaitan dengan penegakan hukum dapat dipertanggungjawabkan.
Respons positif datang dari kalangan jurnalis. Ketua Pena Timur, Rio Manik, menyampaikan ucapan selamat atas jabatan baru yang diemban Topik Gunawan. Ia berharap kepemimpinan baru ini membawa angin segar bagi pola komunikasi antara institusi hukum dan media.
“Kami berharap ke depan dapat terus bersinergi dan menjalin hubungan yang erat serta profesional. Media dan institusi hukum harus berjalan beriringan sebagai bagian dari kontrol sosial yang konstruktif,” kata Rio.
Senada dengan Rio, Ketua Pokja PWI Kejaksaan dan PN Jakarta Timur, Erfan Pratama, juga mengapresiasi inisiatif Kejari Jakarta Timur dalam merangkul wartawan lokal.
Kegiatan yang diawali dengan makan siang bersama ini berlangsung cair dan dialogis. Lebih dari sekadar tradisi saling memaafkan, pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membangun kepercayaan publik melalui koordinasi yang solid.
Dengan komunikasi yang lebih terbuka, diharapkan informasi mengenai penegakan hukum di wilayah Jakarta Timur dapat tersampaikan kepada masyarakat secara akurat, berimbang, dan transparan.