Arang Tempurung Kelapa Sultra Mulai Tembus Pasar Ekspor Tiongkok
1 min read

Arang Tempurung Kelapa Sultra Mulai Tembus Pasar Ekspor Tiongkok

investigasihukumkriminal, Kendari — Produk arang tempurung kelapa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai menembus pasar ekspor ke Tiongkok. Capaian ini menjadi langkah awal bagi pelaku usaha daerah dalam memperluas akses pasar internasional serta meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan Sultra.

Ekspor tersebut merupakan hasil kemitraan antara PT Kadsa Resources Maju dan UD Bombana Zakir Group, yang terbangun melalui misi dagang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Melalui kegiatan ini, pelaku usaha Sultra memperoleh akses langsung ke buyer dari Tiongkok.

Direktur PT Kadsa Resources Maju, Jafal Nur Sawal, menjelaskan bahwa peluang kerja sama ini berawal dari pertemuan bisnis dalam misi dagang tersebut, yang mempertemukan pihaknya dengan produsen arang tempurung kelapa dari Kabupaten Bombana yang memiliki kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan ekspor.

“Melalui misi dagang ini, kami menemukan mitra produksi yang sesuai dengan kebutuhan pasar Tiongkok. Dari situ kemudian dibangun kerja sama untuk memasok arang tempurung kelapa secara berkelanjutan,” ujar Jafal.

Saat ini, permintaan dari pembeli Tiongkok mencapai sekitar 2.000 metrik ton per bulan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PT Kadsa Resources Maju mendorong kolaborasi lebih luas dengan para pelaku usaha arang tempurung kelapa di Sulawesi Tenggara agar kapasitas pasokan dapat terjaga.

Jafal juga menyampaikan harapannya agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dapat memberikan dukungan, khususnya melalui fasilitasi ekspor langsung dari Pelabuhan Bungkutoko. Menurutnya, pengiriman langsung dari daerah asal akan meningkatkan efisiensi logistik dan daya saing produk di pasar internasional.
“Dengan adanya fasilitas ekspor langsung dari Sultra, biaya logistik dapat ditekan sehingga produk lokal lebih kompetitif,” katanya.

Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong komoditas unggulan Sulawesi Tenggara lainnya untuk masuk ke pasar ekspor serta memperkuat kontribusi sektor usaha daerah terhadap perekonomian regional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *