1
1
JAKARTA – Dunia pers Indonesia berduka. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (53), meninggal dunia pada Sabtu (18/4) dini hari pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta. Almarhum wafat akibat serangan jantung.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting, Zulmansyah sempat menghadiri acara Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Jumat malam di Kampus LSPR, Jakarta. Usai kegiatan, ia bersama sejumlah pengurus PWI melanjutkan makan malam di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat.
Sekitar pukul 21.00 WIB, Zulmansyah mendadak mengalami sesak dada hebat, lemas, dan muntah-muntah. Ia segera dilarikan ke RS Budi Kemuliaan. Dokter mendiagnosis serangan jantung, sesuai dengan riwayat penyakit yang dimilikinya. Pihak rumah sakit sempat merekomendasikan rujukan ke RS Jantung Harapan Kita, namun upaya medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.
Sosok Aktivis Organisasi
Kepergian Zulmansyah meninggalkan duka mendalam bagi PWI dan komunitas pers nasional. Ia dikenal sebagai pribadi ramah, riang, dan berdedikasi tinggi terhadap dunia jurnalistik serta organisasi.
Rekam jejak pengabdiannya antara lain:
Dalam perjalanan organisasi, ia dikenal sebagai figur pemersatu yang berperan penting mengakhiri dualisme kepengurusan PWI Pusat melalui Kongres Persatuan.
Ungkapan Duka
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya sahabat sekaligus kolega terbaik.
“Kami kehilangan salah satu kader terbaik yang selalu total dalam bekerja untuk organisasi. Semangat dan dedikasi beliau akan selalu kami kenang,” ujarnya.
Pemulangan Jenazah
Jenazah almarhum Zulmansyah Sekedang rencananya akan diterbangkan ke Pekanbaru menggunakan Pesawat Pelita Air pada pukul 11.40 WIB. Keluarga besar PWI memohon doa dari seluruh pengurus, anggota, insan pers, serta masyarakat luas agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.