1
1
investigasihukumkriminal, JAKARTA – Keberhasilan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam mengelola arus mudik Lebaran 2026 membuahkan hasil positif. Berkat situasi lalu lintas yang mulai melandai dan terkendali, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengisyaratkan bahwa sistem satu arah (one way) nasional dapat dihentikan lebih awal pada Jumat (20/3/2026) siang ini.
Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat kepolisian dalam menormalkan kembali akses jalan bagi seluruh pengguna jalan, seiring dengan menurunnya kepadatan kendaraan di jalur tol utama.
Berbicara di kawasan Bundaran HI, Jumat dini hari, Irjen Agus menjelaskan bahwa keputusan penghentian one way didasarkan pada evaluasi komprehensif menggunakan data traffic counting yang akurat.
”Kami mengedepankan efisiensi. Jika data menunjukkan arus kendaraan sudah lenggang dan volume menurun, maka siang ini one way akan kami cabut agar arus lalu lintas kembali normal di kedua arah,” ujar Agus dengan optimis.
Pihak kepolisian mencatat bahwa puncak arus mudik yang terjadi pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3) berhasil dikelola dengan sangat baik. Meskipun terdapat peningkatan volume kendaraan sebesar 4,2% dibandingkan tahun lalu—mencapai angka 270 ribu kendaraan dalam sehari—lalu lintas tetap bergerak dinamis tanpa kemacetan total.
Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi solid antara:
Normalisasi jalur ini merupakan bukti bahwa rekayasa lalu lintas yang diterapkan pemerintah bersifat adaptif dan tidak kaku. Fokus utama tetap pada kenyamanan pemudik agar bisa sampai ke kampung halaman dengan aman dan ceria.
Meski jalur akan segera dinormalkan, Polri tetap mengimbau masyarakat untuk:
Dengan evaluasi berkala yang berbasis data ini, Korlantas Polri optimis fase mudik tahun ini akan tercatat sebagai salah satu yang paling lancar, memberikan ketenangan bagi jutaan keluarga yang merayakan Idul fitri.