14 Tahun Derita Sakit, Warga Cianjur Gadaikan Rumah Demi Cuci Darah
investigasihukumkriminal, Cianjur – Penderitaan panjang dialami Muhamad Amin, warga Kampung Bungbulang RT 001 RW 007, Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Selama 14 tahun ia berjuang melawan sakit yang dideritanya, dan lebih dari 6 tahun terakhir harus menjalani proses cuci darah rutin demi mempertahankan hidup.
Awalnya, Amin sempat terbantu dengan kepesertaan BPJS Kesehatan pemerintah. Namun, kartu tersebut kemudian dinyatakan nonaktif oleh pihak rumah sakit. Ia pun disarankan untuk beralih ke BPJS Mandiri berbayar, sebuah beban yang semakin berat di tengah kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan.
Kehidupan Amin semakin sulit setelah ia bercerai dengan istrinya. Kini, ia tinggal bersama ibu kandung dan harus menanggung kebutuhan dua anaknya. Untuk membiayai pengobatan dan kebutuhan sehari-hari, Amin bahkan terpaksa menggadaikan rumah yang menjadi satu-satunya harta keluarga.
“Biaya hidup saja sudah tidak mampu, apalagi harus membayar BPJS mandiri. Saya berharap ada bantuan dari pemerintah agar bisa terus berobat,” ungkap Amin dengan penuh harap.
Kisah Amin menjadi potret nyata betapa beratnya perjuangan masyarakat kecil dalam mengakses layanan kesehatan. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tetap berusaha bertahan demi keluarga, sambil menunggu perhatian dan uluran tangan dari pemerintah maupun pihak terkait.




