21 Januari 2022

OFFICIAL INVESTIGASI HUKUM KRIMINAL

Tajam Mengungkap Fakta

Transit Di Batam, Ketua Forkom SeJateng, Fitriyanto Sambut Pesepeda Tujuan Magelang-Mekkah Untuk Naik Haji

BATAM | Ketua Forkom Sejateng Batam, Fitriyanto, ST. dan ketua paguyuban Magelang Batam, Humam bersama Slamet Munawar, M.Pd. sambut pesepeda asal Secang, Kabupaten Magelang Jawa Tengah yang tiba di Batam dengan mengayuh sepedanya menuju Mekkah untuk menunaikan ibadah haji.(14/1)

Pemuda bernama Muhammad Fauzan (28) itu memulai perjalanan seorang diri dari Magelang sejak 4 November 2021 lalu dan tiba di Batam pada Rabu(12/1/22)siang melalui pelabuhan Telaga Punggur kecamatan Nongsa.

Dari kampungnya, Fauzan menggowes sepedanya menyusuri jalur pantai utara(Pantura) yakni melalui Semarang, Cirebon hingga ke pelabuhan Merak, Cilegon Banten.

Lalu, menyebrang lautan ke pelabuhan Bakauheni Lampung, dan gowes kembali hingga Kuala Tungkal kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi menuju Batam.

Baca juga: 

Kapolri: Beri Rasa Aman Masyarakat , Saat Resmikan Tim Patroli Perintis Presisi

Ketua Forkom Sejateng, Fitriyanto sangat mengapresiasi tekad Fauzan, yang menurutnya sangat mulia yang tak semua orang mampu melakukannya.

Ketua Forkom SeJateng/Penasihat Paguyuban Magelang, Fitriyanto, ST., jajal sepeda yang bakal sampai kota Mekkah.

Terlebih yang menjadi kebanggaan bagi Fitriyanto, Fauzan berasal dari kota yang sama yakni dari Magelang.

“Luar biasa tekadnya(Fauzan), terlebih dengan niat yang suci dirinya akan tempuh Mekkah dengan ngontel sepeda dewekan(sendirian).” Kagum Fitriyanto.

Fitri juga do’kan, Fauzan selamat dan sehat sampai tujuan, dan terkabul apa yang telah di cita-citakan yaitu ibadah haji di tanah suci. Tutup Spv Yamaha Leo Batam itu saat dihubungi di The Kosek Penuin.

Di kesempatan yang sama, turut mendampingi Fitriyanto, ketua paguyuban Magelang Batam, Humam sangat bersyukur Fauzan telah sampai ke Batam dengan selamat.

“Alhamdulillah, saya bersyukur pak ustad(Fauzan) selamat sampai sini(Batam). dan salut saya akan semangatnya kepada beliau.” Ujarnya.

Memang terbukti, dengan semangat dan keyakinan yang kuat lalu action(bergerak), tidak ada hal yang tidak mungkin di dunia ini. yang tentunya ini bisa dijadikan motivasi kita semua. Tutupnya.

Semalam Fauzan, Fitriyanto, Humam beserta warga Magelang di jamu makan malam di ayam kampung The Ayam KOSEK Penuin.

Owner The Ayam Kosek, Aris(kemeja biru) berpose bersama M Fauzan(Pakai topi) goweser tujuan Mekkah.

Diketahui, Aris sebagai owner The Ayam KOSEK juga asli Magelang, yang ayam olahannya saat ini sedang jadi buah bibir pecinta kuliner di Batam, karena kelezatan ayam kampungnya.

Fauzan perkirakan apabila lancar, waktu tempuh perjalanannya sampai Mekkah sekitar 8 bulan atau pada musim haji pada Juni 2022 dirinya tiba di Saudi.

“Di setiap kota saya singgah dan beristirahat di sekretariat Paguyuban, sekretariat Muhammadiyah atau di masjid-masjid bahkan di komunitas sepeda. kondisional lah pak” Ujar Fauzan saat di wawancarai awak media IHK.COM.

Untuk rute, Ia akan melintasi jalur utara, dari Indonesia ke Malaysia, Thailand, Myanmar, lalu ke India, Pakistan, Iran dan berakhir di Mekkah Arab Saudi.

Dari Batam, Fauzan akan segera melanjutkan dengan menyeberang lautan ke negeri jiran asal upin ipin, Malaysia pada Sabtu(15/1/22)besok.

“Mempelajari rute itu sebenarnya sambil jalan kan bisa dipelajari. Jadi contoh yang telah saya lalui, dari Semarang mau ke mana? Misal ke Brebes, kan nanti ada plang di jalan atau bisa juga lihat google map ” Terangnya, dengan khas dialek jawa tengahnya.

Ia menjelaskan, nanti kalau sudah masuk negara lain juga begitu. Sambil juga mengumpulkan referensi rute yang sudah pernah dijelajahi orang lain,” pungkasnya.

Fauzan mengaku tidak ada persiapan khusus sebelumnya, yang penting niat baik yang kuat untuk ibadah bahkan bekal pun seadanya.

Baca juga: 

Berikan Semangat Anak-anak Untuk Divaksin, Inilah Yang Dilakukan Polisi

Lanjut dia, persiapan yang terpenting adalah paspor dan visa karena mau ke luar negeri, termasuk kartu vaksin Covid-19 mengingat situasi dunia saat ini masih masa pandemi. Tegasnya.

“Insya Allah tekad saya telah kuat dan bulat, artinya ini perjalanan panjang dan jauh. Pasti ada saja problem. Tapi problem itu sudah sayla niatkan karena Allah, semoga bisa teratasi atas izin-NYA hingga sampai di Makkah dengan selamat.” Tegas Fauzan optimistis.

Menurut suami dari Dian Ayu Rizki itu, motivasi terbesar dalam perjalanan ini karena keinginan yang kuat untuk menunaikan rukun Islam kelima, yaitu ibadah haji.

“Saya malu kalau perjuangan yang panjang dan banyak tantangan ini bukan karena Allah. lha…kalau sekadar buat jalan-jalan untuk apa?.” tutur Fauzan.

Dan saya begini, sudah mendapat izin orangtua, mertua dan istri. dan mereka Insya Allah mendoakan saya.

Tujuan utama perjalanannya itu memang berhaji. Selain itu, Fauzan juga berniat untuk menuntut ilmu di Tanah Suci.

Fauzan tidak terlalu memasang target bisa sampai ke Mekkah tepat waktu. Jika memang melampaui waktu perkiraannya, ia akan menunaikan umroh terlebih dahulu.

“Kalau ternyata estimasi waktunya tidak nyampe, ya minimal umrah dulu lah. yang jelas seorang muslim kan harus ke sana.” ungkap pria kelahiran 20 Juli 1993 itu.

Ia sejak kecil akrab dengan pendidikan pesantren. Lulus dari Madrasah Tsanawiyah(MTs), ia sekolah ke SMK Muhammadiyah 1 Salam, sambil menjadi santri di Srumbung, Kabupaten Magelang.

Jamuan makan malam The Ayam Kosek Penuin, spesial buat Fauzan dan warga Magelang Batam.

Lulus SMK, Fauzan melanjutkan studi ke Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab (STIBA) di Makassar, Sulawesi Selatan. lulus dari STIBA, Fauzan berdakwah dan mengajar di Kediri.

Diketahui, Fauzan malam tadi menginap di komunitas Federalist Batu Aji.

Sebagai support dari paguyuban Magelang Batam, Humam berikan bantuan bekal dalam perjalanan. (GAS)

error: Content is protected !!